Title : Super Unexpected Couple

Length : Chapter

Genre : Romance/Drama, Fantasy

Warning : Genderswitch, EYD bertebaran tidak pada tempatnya (?), to many abal-abal

Cast:

(Main Cast):

Yesung (Namja)

Ryeowook (Yeoja)

(Other Cast):

All of Super Junior member – (all uke as yeoja)

All SHINee member (Key and Taemin as yeoja)

Jessica, Sunny, Hyoyeon, Taeyeon, Seohyun, Tiffany SNSD

Sehun EXO-K

Luhan EXO-M (as yeoja~numpang lewat)

Summary :

Seorang namja yang 'datar' dan yeoja yang ditindas diawal sekolah, dipertemukan dan diutus oleh orang-orang yang tidak jelas dari mana asalnya dan memberi mereka tawaran misi serta ditentukan sebagai pasangan dalam misi ini. YeWook!

Disclaimer : Semua tokoh disini milik tuhannya, mamanya, papanya, dan warga sekampung. Sedangkan cerita abal bin iwak peyek ini punya author nan minta dikunyah

Author : chokyubias, author baru yang merupakan readers yang (lumayan) lama berteduh disini~

Let's not~ (?)

CHAPTER 3


"Nyu, kok warna sayap nya beda gini?" Yesung yang hanya mengikuti 2 makhluk didepan nya sambil penasaran akan warna sayapnya yang berbeda dari yang lain.

"Itu sementara hyung, cuma buat bantu hyung terbang, nanti warna sama bentuk aslinya menyusul." Onew terus terbang dengan watadosnya sambil menjelaskan dengan nggak terlalu singkat, nggak terlalu padat, dan nggak terlalu jelas.

"Udah hyung diem aja, nanti tau sendiri, nanti si Wookie juga beda kok sayapnya.. Kayak sayap kupu – kupu gitu gak salah.." Ujar Minho.

"Kok bagusan sayapnya si Wookie? Lah aku gimana? Warnanya gimana? Bentuknya kayak belalang gak?" Yesung masih saja bertanya sampai tidak memperdulikan kata-kata 'udah hyung diem aja'. Minho yang sudah siap-siap melempar sepatu yang entah dari mana asalnya dan akhirnya membungkam Yesung yang hanya nyengir lebar.

"Hyung yang sabar ya, nanti kita masukin dia ke sumur bareng-bareng" Onew yang kesal dengan tingkah Minho –yang menurutnya- buat malu itu dan mengajak Yesung untuk melaksanakan niatnya kepada Minho.

"Ya! Hyung! Harusnya aku yang sabar, kok ke datar-hyung sih." Yesung hanya terkekeh melihat kakak adik yang sepertinya akan memulai perang mulut gara – gara dia ini. Matanya beralih kepada Wookie yang ia bopong dari tadi. Dia tidak merasa terlalu berat saat menggendong yeoja itu, malah dia sangat suka membopong Wookie. Menurutnya, membopong Wookie itu seperti membawa 3 buku setebal 7 cm. (itu udah berat Yeppa -_-v)

Onew mengajak Yesung untuk kebawah, tepatnya disebuah taman yang memiliki banyak semak – semak. Onew dan Minho turun di depan semak – semak yang berbentuk seperti dinding tebal dan panjang. Ternyata di semak – semak tersebut terdapat pintu yang terbuka otomatis karena Onew ucapkan sebuah mantra, kode, atau apalah itu. Minho mengisyaratkan Yesung dan Wookie yang dibawanya untuk mengikutinya. Di balik semak – semak tersebut terdapat sebuah istana yang tidak seperti di dongeng manapun. Bentuknya minimalis (kayak gimana ya -_-) dan tidak norak, warna catnya abu – abu kristal transparan seperti istana kaca dan terdapat taman besar serta air terjun di sebelah istana tersebut.

"Heyyoo Sehun-ah! Mana Kyu-hyung evil tertampan sejagat raya?" Minho berteriak kepada seorang namja tinggi dan tampan dengan sayap tosca muda yang sedang melatih kekuatannya didekat taman besar yang diketahui bernama Sehun ini. Kemudian Minho meniru gaya orang muntah setelah mengucapkan kata-kata 'tertampan sejagat raya'.

"Dia lagi bermuram durja sambil main game Minho-hyung, katanya kangen Sungmin-noona. Ah, Annyeong! Cho Sehun imnida, sepupu Onew hyung dan Minho hyung." Sehun cepat – cepat membungkukan badannya saat melihat namja yang sedang membopong yeoja dibelakang Minho yang ia ketahui -dari Minho- sebagai orang yang dipilih untuk misi. Namja dengan sayap tosca muda itu tersenyum kepada Yesung *author pingsan* dan dibalas pula dengan senyuman oleh Yesung. (Marga Sehun diubah karna jadi adik kandung Kyuhyun. ^,^)

"Kim Jong Woon imnida, panggil saja Yesung" Yesung memamerkan gigi putih bersih pe**odent nya kepada Sehun. Sehun mengangguk sambil tersenyum. Lalu Sehun dan Minho masuk kedalam istana itu bersamaan setelah pamit pada Yesung. Sebelumnya Minho menyuruh Yesung untuk menunggu sebentar didepan. Yesung berjongkok dan menidurkan Wookie di rerumputan depan istana yang bersih.

"Hyung, bukankah yeoja yang dibopong itu adik Sungmin-noona, yeojachingu Kyuhyun hyung yang pernah diutus juga?" Setelah berada didalam istana, Sehun bertanya pada Minho dengan volume suara kecil.

"Yang fotonya ada didompet Minnie-noona yang pernah kucuri ya? Dia gaktau apapun kalau noona-nya itu orang yang pernah bantu misi sebelum – sebelumnya disini? Lagian Minnie-noona suka main kesini kan ya…" Minho tampak berfikir sambil memegang dagunya. Sehun hanya mengedikan bahunya.

"Kyu~ Aku tadi kasih serbuk tidur ke yeoja ini, tapi aku nggak tahu cara bangunin dia!" Terdengar sahutan Onew dari dalam istana itu yang membuat Yesung yang diluar maupun Minho-Sehun yang didalam sweatdrop.

Tak lama kemudian Onew datang dengan namja dengan sayap tosca muda seperti Sehun yang dipanggil Kyu tadi. Kyu membungkukan badan nya dan tersenyum kepada Yesung tanpa memperkenalkan diri. Tangannya menaburi Wookie dengan serbuk berwarna putih dan langsung melesat pergi.

"Kenapa dia?" Yesung hanya mengernyit dengan tingkah aneh Kyuhyun.

"Kyuhyun giginya lagi sakit makanya gak ngomong, terus dia cepet – cepet balik soalnya tadi lagi main game hyung.." Onew menjelaskan dengan muka watados dan Yesung hanya mengangguk tanda mengerti. Mereka menatap Wookie yang mulai bangun dari tidur tiba – tibanya. Wookie mengubah posisinya menjadi duduk dan mengucek matanya dengan gaya imut yang langsung membuat Yesung tidak berkedip menatap yeoja imut ini.

"Nggh.. Dimana ini oppa?" Wookie bertanya kepada Yesung yang menatap tanpa kedip tadi.

"Di halaman depan rumah ku wahai yeoja kecil. Kau juga dipilih dalam misi ini." Onew menjawab dengan watados dan Wookie melihat ke sekelilingnya, mulai berpikir dan…

"YA! Memangnya aku sudah menyetujui tawaran mu wahai Onew-ah?" Wookie bertanya dengan suara keras membentak nan merdu dan berdiri dari duduknya tadi.

"YA! Jangan teriak Wookie-ah/noona!" Jerit Onew dan Minho bersamaan dari tempat yang berbeda –Onew diluar istana dan Minho didalam istana- Minho melongokan kepalanya keluar jendela istana dengan tampang sengaknya.

"Kenapa memanggil ku noona? Kita seangkatan kan?" Wookie yang kebingungan dengan Minho yang memanggilnya noona menaikan sebelah alisnya. Disebelah Minho ada Sehun yang belum Wookie kenal.

"Aku belum cerita ya kalau aku kecepatan masuk SD? Haah, aku Cuma 1 tahun dibawah mu kok." Sosok Minho menjauh dari jendela itu untuk melanjutkan ritual nonton TV bersama Sehun.

"Aish, namja itu. Yang disebelah mata besar tadi siapa oppa?" Pertanyaan yang ia tujukan kepada Yesung langsung menyadarkan acara namja itu memperhatikan yeoja disebelahnya tanpa sepengetahuannya.

"Ah… Itu Sehun, sepupunya Onew." Yesung membalas dengan singkat dan menatap kearah rumput karena gugup seraya menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Tak lama kemudian Minho dan Sehun ikut keluar ketempat Yesung, Wookie, dan Onew. Minho tujuan nya mau ikut nimbrung karna bosan nonton drama telenovela. Sedangkan Sehun… Matanya berbinar menatap pada satu arah dan…

"LUHAN-NOONA~" Sehun berteriak lebay dan berlari slowmotion kearah seorang yeoja berambut panjang keemasan yang sedang membaca buku dibawah pohon rindang dengan arah menghadap pohon(?). Yeoja yang dipanggil Luhan menoleh kebelakang dengan slowmotion, rambutnya berkibar slowmotion juga, lalu ia berdiri dari duduk santainya dibawah pohon.

"SEHUNNIE~" Yeoja itu ikut berlari slowmotion kearah Sehun, lalu mereka saling menggenggam tangan dan berputar – putar, Yesung-Ryeowook yang disuguhi drama india secara gratis itu hanya cengo sedangkan Onew-Minho sedang terharu sambil sesenggukan (oke ini lebay -_-).

"Itu siapanya Sehun, nyu?" Yesung yang berhenti cengo bertanya kepada Onew yang habis mengusap air matanya.

"Yeojachingu nya hyung, mengharukan.. Ah sudahlah, ayo ikut kami ke dalam" Onew memimpin untuk masuk kedalam istana abu – abu kristal itu. Minho mengikutinya dan mengisyaratkan dua manusia imut dibelakangnya untuk masuk bersama mereka. Istana ini cukup besar, dengan langit – langit yang tinggi dan dinding bening yang menampakan pemandangan luar, tapi dari luar mereka tidak bisa melihat apa – apa, yah sejenis kaca satu arah. Mereka –Yesung dan Ryeowook– disuruh untuk duduk di sofa panjang berwarna hitam legam. Tak lama setelah mereka duduk, sofa diseberang mereka dipenuhi cahaya perak dan memunculkan dua orang yang sepertinya sudah tua dan dikenal oleh Yesung dan Wookie. Ya, mereka adalah kepala sekolah Kangin, dan istrinya Leeteuk. Yesung dan Wookie terperangah seketika melihat guru dan kepala sekolah yang merupakan appa dan umma dari Onew-Minho muncul tiba – tiba seperti Kai yang muncul dengan teleportnya *abaikan*. Siapa mereka sebenarnya?

"Annyeong, anak – anak. Kalian tau tujuan sebenarnya kalian dituntun kemari?" Kangin bertanya to the point sambil melempar senyum kepada 2 murid sekolah yang dipilih putranya di sofa seberang. Kedua orang yang ditanya menggelengkan kepala sebagai jawaban. Yang mereka tahu, mereka diutus untuk misi dan mereka tidak tahu apa misi yang dimaksud.

"Jadi kalian akan diberi kekuatan masing – masing dan menjalankan misi yang penting. Kalian harus mengambil 3 kalung dengan batu safir biru kecil yang dicuri musuh kami pada jantung 3 orang yang menjadi anak buah musuh bebuyutan kami yang telah meninggal saat perang sebulan yang lalu. Sebelum meninggal, dia sempat mencuri 3 kalung yang penting bagi negeri kami tersebut dan meletakkannya pada jantung ketiga anak buah yang ia percayai dan memasukan kalungnya dengan kekuatannya. Yang dapat mengetahui di jantung siapa dan mengeluarkan kalung – kalung tersebut hanyalah manusia utusan, bukan orang – orang seperti di negeri kami ini. Kalian adalah orang yang kami perlukan untuk itu, setuju atau tidak setuju kalian sudah kami pilih. Karena kalian dapat dipercaya dan lagi, Kim Heechul dan Kim Sungmin dulu pernah membantu disini, Kim Ryeowook." Kangin menjelaskan panjang lebar. Yesung mengangguk mengerti, Ryeowook juga mengerti tetapi dia langsung heran saat nama umma dan eonnie-nya dibawa – bawa.

"Umma dan Eonnie ku? Kok aku tidak pernah tahu? Lalu kenapa tidak umma dan eonnie saja yang membantu misi ini? Dan lagi, mencari 3 orang diantara seluruh orang – orang di bumi itu tidaklah mudah sonsaengnim.." Wookie bertanya dan mengeluh dengan sopan (?) Leeteuk dan Kangin tersenyum dengan kepolosan anak Kim Heechul yang merupakan teman kuliah Leeteuk dan termasuk orang yang pernah membantu mereka saat perang dengan musuh bebuyutan yang merupakan suami Heechul sendiri, Hangeng.

Heechul terpaksa melakukannya untuk ketentraman, tetapi ia bohong kepada Wookie dan berkata bahwa Hangeng meninggal dalam kecelakaan. Kangin sendiri sengaja tidak memberitahu nama musuhnya yang dulu adalah teman baiknya yang dimanfaatkan Sooman, orang yang berusaha menghancurkan negeri Kangin karena tidak ingin Wookie membenci appa nya.

"Kangin lupa memberi tahu, kalau 3 orang tersebut tersebar sebagai murid di SM International High School dan sampai sekarang kami tidak bisa mengetahui siapa ketiga orang itu. Dan Wookie…" Leeteuk berbicara dengan lembut sambil menggantungkan kalimatnya dan beranjak dari tempat duduk nya lalu mengambil tempat duduk disebelah Ryeowook. "Umma dan eonnie mu banyak berjasa di negeri kami. Mereka tidak bisa diikutkan dalam misi ini karena sudah pernah mengikuti misi sebelumnya…" Leeteuk mengusap rambut Wookie penuh sayang. Wookie membalasnya dengan senyuman tulus, sedikit rasa penasaran dan ingin bertanya pada umma dan eonnienya saat pulang dari tempat ini.

"Ah, sonsaengnim? Boleh Aku bertanya? Apa pengaruh kalung tersebut pada negeri ini?" Yesung bertanya ingin tahu. Kangin menopang dagunya dengan kedua tangannya yang dikatupkan.

"Kalau sampai 5 bulan kalung itu masih berada dijantung mereka, maka negeri ku dan sekolah SM International High School akan berada dibawah kendali mereka. Belum lagi dengan Sooman yang akan bangkit dari mantra yang sudah kami berikan. Sedangkan waktu sudah berjalan selama 1 bulan. Kangin agak risih saat menjelaskan hal itu. Wookie yang mendengar mem-poutkan bibir dan memiringkan kepalanya, dia dan Yesung tidak tahu siapa Sooman itu.

Yesung tersenyum menatap Wookie yang imut disampingnya. Hari ini Yesung banyak tersenyum karena Wookie dan dia tidak tahu mengapa. Ia mengalihkan pandangannya dari Wookie dan beralih menatap Kangin. Setelah Leeteuk berbalik ketempatnya semula, Kangin mengeluarkan gumpalan cahaya perak dan mengarahkannya kepada Yesung dan Wookie. Mereka tidak merasakan efek apapun dari cahaya yang Kangin berikan tadi.

"Kami memberikan kalian masing – masing 3 kekuatan dan kami membiarkan kalian menyadari kekuatan kalian sendiri. Kekuatan mu Yesung, mengarah kepada penyerangan, sedangkan Wookie kepada pengendalian tanpa serangan. Kalian akan memulai misi jika kalian sudah tahu dengan kekuatan masing – masing. Sekarang kalian boleh kembali kerumah masing – masing, besok putra ku akan mengantar kalian kembali kesini. Ah, dan maaf atas perilaku keponakan ku tadi pagi Jessica, Hyoyeon, dan Sunny yang sudah membentak dan menampar mu, Ryeowook. Itu untuk mempertemukanmu dengan Yesung, walau caranya kasar. Minho yang menyuruh mereka." Kangin menjelaskan dengan tegas dan membuat dua orang diseberangnya penasaran akan kekuatan membuat mereka yang tidak menggubris beberapa kalimat terakhir Kangin. Setelah pamit, Yesung dan Wookie keluar dari istana itu dan didepan istana sudah ada Onew dan Minho yang nongkrong menunggu Yesung dan Wookie juga ada Sehun yang lagi bermesraan dengan Luhan.

"Nah, ayo kami antar sampai sekolah. Besok kita kesini lagi." Ucapan Onew dibalas anggukan ringan dari YeWook. Taklama keluarlah sayap abu – abu dari punggung YeWook untuk membantu terbang sampai kesekolah.

.

.

.

Ryeowook POV

Aku dan Yesung-oppa sudah diantar sampai gerbang sekolah, Onew dan Minho yang tadi mengantar pamit dan kembali terbang, saat diperjalanan kesekolah aku baru tahu kalau 3 sunbae cantik yang membully ku tadi pagi itu sepupu Onew dan Minho yang kayak preman, Minho yang merencanakan semua ini, tapi aku tidak tahu mengapa ia melakukan ini. Padahal tadi kepala sekolah juga membicarakan masalah ini, tapi tidak kudengar. Ah biarlah berlalu. Yesung-oppa menggenggam tanganku untuk pulang bersama sampai halte bus. Entah kenapa ada perasaan hangat saat tanganku digenggam Yesung-oppa. Padahal kan kami baru bertemu hari ini.

Ryeowook POV End

.

.

.

Normal POV

"Jadi Wookie utusan keluarga mereka? Kenapa harus Wookie? Aku tidak mau sahabat baruku menjadi musuh ku…" Sebuah suara yeoja yang tadi melihat Onew-Minho mengantar YeWook. Yeoja yang tadi menghilang itu menampakkan dirinya setelah YeWook berjalan meninggalkan sekolah (Tadi dia invisible gitu). Yeoja itu tersenyum miris mengetahui kenyataan tersebut.

.

.

.


Tu Bi Kontinyuh~

Jeongmal mianhae ya readerdeul . atas keterlambatan author buat update :( soalnya kompi author lagi rusak, ini updatenya di warnet ( ._.) chapt 4 dan 5 udah ada, tapi semuanya di kompi ._. cuma 1, 2, 3 yang di flashdisk -.- #curcol. Maaf juga kalo kata - kata fanfict ini berbelitbelit...

Untuk Jessica, Hyoyeon, dan Sunny termasuk orang baik di ff ini :D mereka bertiga itu keponakan Kangin yang agak preman dan disuruh Minho untuk bikin Yesung mau nyelamatin Wookie dengan cara kasar :D |Wookie: Author sama Minho tega! *lemparin sendal*|Author: *bawa kabur Minho*|

Balesan ripiu:

UthyDianRyeosomnia

Itu sayap sementara buat bantu terbang ketempat Onew-Minho kok ^^.

Aku 98line :D terserah mau manggil apa :D panggil 'istri sehun' juga boleh :p *PLAK*

Ahehe iyaa udah di enable ^^ Ini udah update, tapi mian telat yaa :D Gomawo udah RnR yaa ^^

cloud3024

Sayapnya cuma buat bantu terbang :D sayap sungie yang aslinya beda juga, tapi lebih bagus ^^ tunggu aja lanjutannya, ne ^^.

Gomawo udah RnR ya ;)

park min mi

Misinya udah dikasih tau :D tinggal tunggu kekuatan mereka aja ^^.

Onew-Minho ituu sejenis malaikat blasteran peri dari negerinya Kangin (?)

Maaf kalau updatenya telat ne? ^^ Gomawo udah RnR :D

Mochi's YeWook

Onew jadi malaikat blaster peri :o

Gomawo udah RnR ya ^^ tunggu lanjutan nya :D

kikihanni

Aku juga gituu, lebih suka ke GS hehe :D

Sama niih kitaa *tos*

mereka jadi malaikat blasteran peri gituu ^^ Ayok kita ngerujak bareng bang onew /(_o_)\

Gomawo atas RnR nyaa ^.^


Untuk chapter 4 nanti langsung update sama chapter 5 ya :D tapi agak lama -_-.

Buat yang udah baca semuanya, makasiih banyak :D Ditunggu lanjutan chapter selanjutnya, ne? *dadah-dadah bareng Sehun*