Account sekarang : Kinra Chan
Naruto milik kishimoto-sensei.
Love text milik miyuki-sensei.
Love Class punya kinra chan
Rated : T
PAIRING : ShikaIno slight SaiIno, NaruSaku
Genre : Romance, humor (garing) , friendship, little action
WARNING : OOC, AU, TYPO, GAJE, ABAL-ABAL,NEWBIE
Minna sama #sembah_sujud aku kembali lagi…. Hanya saja aku akan update lagi dari awal agar pembaca baru pun tau
HAPPY READING MINNA
TitaniaGirl : ehehehe, gapapa, yeni juga anak malesan kok, btw, keren juga ya, ditambah, yeni juga ikut KARATE lho hehehe #mode sombong : on# soal typo gomen ya, yeni coba perbaikin lagi deh, baca terus yaaaa.
Guest : sama-sama, review terus yaaaaaaa
Rendi Yulian : iya, ini dilanjutin, rencana update normal tiap minggu... dalam keadaan full charde body kemungkinan ASAP. tapi kalo molor ya berencana paling lama sebulan :p. mohon dukunganya yaaaaaaaaaaa... XD
Well, ga banyak ngomong langsung aja
HAPPY READING MINNA….
Chapter 3. Complain
"K….K..K… kau…!" ucap Ino tergagap melihat Shika.
"Ck, Mendokusei… BABI JELEK, sekali lagi, apa yang kau lakukan di sini saat jam pelajaran? aku akan memberimu hukuman jika kau tidak punya alasan yang jelas." Ucap Shika tegas dan mengancam.
"aku….aku… aku… aku mau ke ruang kepala sekolah." Jelas Ino terbata-bata. 'mana bisa kau menghukumku seenak jidat mu dasar rusa jelekkkkk' tambah Ino dalam hati.
"ck... Mendokusei, Kakashi-sensei, sebaiknya anda duluan saja, karena sepertinya aku masih ada urusan dengan BABI ini." Ucap Shika sopan pada wali kelasnya yang tak lain si-ero Kakashi dan menyebalkan didengar Ino.
"yare-yare, baiklah. Aku duluan, tapi sebaiknya jika kau sudah selesai, cepat kembali ke kelas ya… aku tidak mau murid terbaiku sampai ketinggalan, kalau begitu jaa-nee" ucap Kakashi SOK perhatian, secara gituuuuu Shika digolongkan murid kesayangan bukan Cuma modal IQ 200. Tapi juga karena ia adalah putra semata wayang Nara Yoshino a.k.a Direktur Konoha Gakuen. Kemudian Kakashi berlalu meninggalkan trio ShikInoYamato, well, kenapa ada Yamato? Tak lain dan tak bukan, Yamato ntu bodyguard khusus yang disewa menteri pertahanan Hi no Kuni a.k.a Nara Shikaku a.k.a ayah handanya Shikamaru.
"Dan untukmu, ikut dengan ku, kita akan banyak bicara." Ucap Shika mulai melangkah pergi dengan arah berlawanan dari Kakashi.
"Eh, tunggu-tunggu, apa maksudmu? Aku akan keruang kepala sekolah." ucap Ino masih stuck di tempatnya.
"Karena itulah, kau akan bicara denganku." ucap Shika kini menarik kerah blazer Ino, layaknya orang yang mengangkat kucing liar yang bau dan jelek.
"Ei… hei…. hei…. lepaskan aku, apa maksudnya ha….? Memangnya kau kepala sekolahnya? Lepaskan aku!" teriak Ino meronta-ronta.
"Ck, mendokusei, aku memang bukan kepala sekolah, tapi kurasa ada seorang wanita cerewet yang menjabatnya, dan kalau aku belum pikun wanita itu adalak orang yang kupanggil ibu." Ucap Shika datar ditambah dengan ekspresi tersenyum manis (baca : menyeringai)
"eh, m… ma….mak…. maksudmu, kepala sekolah itu adalah ibumu?" ucap Ino masih dengan gagap karena terkejut sekaligus tak percaya.
"well, kabar terakhir yang ku dengar dia sedang ada tugas ke Amegakure, sehingga selama ia tidak berada di singgasananya, secara resmi, aku yang akan menggantikan semua tugasnya." Ucap Shika masih dengan mempertahankan senyuman mautnya.
Mereka pergi keruang SOSIS, eh…. OSIS bukan ruang kepala sekolah, katanya Shika sich… tidak ada yang boleh memasuki sarang buaya (baca : yoshino) selama buayanya masih belum kembali.
"Jadi….. ada masalah apa, BABI JELEK." Ucap Shika dengan nada yang benar….benar….benar mengejek.
GRRRRR….
Marah… ya INO benar-benar marah, wajahnya saja sudah sangat merah, bila dibandingkan dengan kepiting rebus tentu lebih merah kepiting rebus, apa lagi kalo dikasih saos tomat #plak back to the story.
Wajahnya merah menahan marah, ia menggeram dan tanganya mengepal, ia mengarahkan tanganya ke atas… kemudian
BRAKH…
KREKH…. -_-'
Ia memukul meja di depan Shika dengan sangat keras hingga terdengar suara retakan(?) yang memilukan.
"Hei, kau! Hentikan semua omong kosongmu ini, aku punya nama, dan dan jelas namaku bukan BABI JELEK." Teriak Ino mulai kehilangan kendali karena tingkah laku Shika yang menurut Ino sudah kelewatan.
'Manisnya….. wah….. wajahnya saat marah benar-benar KAWAIIIIIIII…' batin Yamato nyeleneh menatap wajah Ino yang dihiasi mulut berkerut (baca: cemberut) dengan pipi yang sukses menggembung.
Shika sendiri hanya melongo dengan mulut sedikit terbuka. ' Ko... kowaaaa, benar-benar seperti Kaa-san.' Batin Shika merinding melihat Ino yang mengamuk dan membanding-bandingkan Ino dengan Ibunya sendiri.
*Di suatu tempat terdapat nyonya besar tengah bersin hebat.*
"Eh?! Baiklah kalau begitu bab….ERRR… Yamanaka-san, ada masalah apa?" Tanya shika sekali lagi, hampir menyebut Ino dengan BABI, Ino sendiri yang menyadari Shika yang nyaris menyebutnya babi hanya menghela nafas.
"Haahhhhhh….. Kau menyebalkan, aku mau protes." Ucap Ino yang mulai kembali tenang.
"Menyebalkan? Aku yakin itu bukan suatu kesalahan nyata melainkan pendapat tidak logis milikmu kan? Tapi aku adalah ketua yang ramah dan selalu mendengarkan keluhan rakyat jelata." #TWITCH "Jadi, apa yang jadi masalah, Yamanaka-san?" Tanya Shika tidak singkat namun berat(?)
Kata-kata Shikamaru yang benar-benar terdengar layaknya raja dunia rusa #plak hanya membuat muka Ino tidak semakin baik.
"Aku seharusnya masuk dan terdaftar di spad…." Ucapan Ino kini dipotong oleh Shika sebelum Ino menyelesaikan kata-katanya.
"Yamanaka Ino, 16 th, pindahan dari sword art school academy ( namanya maksa ) kelas dua, di spade class, tapi dengan tujuan mencari cinta sejatimu. Sehingga pihak sekolah memasukanmu ke heart class. Ada masalah dengan keputusan ini?" ucapan Shika panjang kali lebar kali tinggi sama dengan volume, eh….jelas Shika dan memberi pertanyaan pendek.
"Eh….ba….ba…. bagaimana kau bisa tahu? Aku rasa di sana kau tidak ada saat pendaftaraan."ucap lno masih dengan bodohnya yang ga ketulungan, hell no…. secara gituuuuu, Shika kan ketua SOSIS, eh… osis maksudnya, sehingga kalau bukan Ino yang kudet, berarti Shika yang kuper? It's impposible.
"Ck, mendokusei, jelas sekali kau yang kudet, daser cewek bodoh." Ucap Shika bosan.
"Eh, maksudmu? Aku ketinggalan jaman gitu?" ucap Ino ga terima, kan dia sebelum sekolah di konoha gakuen, ia terkenal sebagai GOSIPH QUEEN di sekolah lamanya, so…. Jelas dong kalau Ino tersinggung, dia kan ga pernah kudet.
"Pemikiran yang sangat dangkal… bodoh, aku adalah ketua OSIS, PRESIDENT KONOHA GAKUEN, bagaimana mungkin aku tidak tahu seluk beluk sekolah ini? Jika sampai aku tidak tahu segala tentang sekolah ini, apa kata dunia?" ucap Shika mulai kambuh LEBAYnya.
"Ck. Ya…ya…a…. kau memang segala tahu kaichou-sama, bahkan segala tempe(?)" ucap Ino menimpali keLEBAYan Shika.
"Terserah kau sajalah, dari pada kau, udah kudet, cerewet pula." Balas Shika mengejek. Tidak terima dengan gurauan Ino.
"Eh, kau sendiri? Udah judes, serem, bikin merinding kaya setan aja, weekkkk." Timpal Ino ditambah dengan menjulurkan lidahnya.
Adegan saling menghinapun terus dijalankan tanpa memperdulikan Yamato yang menutup mulut dengan tubuh bergetar tampak menahan tawa 'khu…khu…khu….. tuan muda tampak lucu sekali, beradu mulut dengan seorang gadis, hihihihi... kaya ibu-ibu rebutan baju diskon di pasar aja, benar-benar pemandangan yang tak boleh dilewatkan hahaha' batin Yamato menistakan tuan mudanya sediri.
DzZZZTTT... DZZTTT.,, DZZZTTT Tiba tiba ponsel Yamato bergetar, menahan khayalan nistanya untuk sementara, dia melihat dari flip ponselnya, terdapat pesan dari ratu buaya #plak hm hm, Yoshino-sama. Dan dengan berat hati, dia harus menyela perdebatan melelahkan itu.
"Ehm ehm ehm, mohon maaf menyela perbincangan anda tuan muda, namun baru saja ada berita dari Yoshino-sama." Ucap Yamato dengan nada sopan. Dengan muka Masam, Shikamaru memutar pandangan ke-arah Yamata yang mendekat dari pojok ruangan.
"Apa katanya?" Tanya singkat Shikamaru. Biasanya dia mengabaikan pesan menyebalkan orang orang di sekelilingnya, mengingat kebanyakan dari mereka hanyalah penjilat yang mencoba mendekati kekuasaan klan Nara. dan baginya jikalau itu penting dia berpikir, lebih baik langsung menghadap, bahkan termasuk Ayah handanya sendiri. Hanya saja berbeda bagi Ibundanya yang Shikamaru sendiri wataknya tak jauh berbeda dari Babi manis di depanya itu, bila diabaikan, entah apa yang akan terjadi.
"Yoshino-sama menginginkan segera data persiapan untuk acara tedekat musim ini, beliau sangat serius mengingat saingan yayasan beliau mulai lebih maju, dia ingin kita bertindak cepat." Jawab Yamato sekenanya.
"Disaat seperti ini, Mendokusei.. Yamato, cepat panggil setiap ketua asrama besar sekarang, aku harus segera membicarakanya." Ucap sekaligus perintah Shikamaru formal. Ino yang kini hawa keberadaanya memudar mengingat percakapan serius itu hanya bisa diam dan melihat menunggu apa informasi apa sajakah yang bisa didapatinya, mengingat perubahan suasana yang begitu drastis begitu nama Yoshino disebut.
"Wakari mas shita, segera saya laksanakan." Ucap Yamato. Segera dia meninggalkan ruangan.
Sementara Yamato pergi, Ino hanya menatap Shikamaru intens, setelah kepergian Yamato pun kebereadaan ino mulai mengental, dan Shikamaru pun kembali menatap Ino. perdebatan ShikaIno pun terus berlanjut.
Sementara itu, di sisi lain dunia Shika dan Ino. Yamato yang telah memanggil ketua asrama pun, bersama mereka dia berjalan kembali. Di koridor sekolah tampak tiga orang pemuda sedang berbincang-bincang mengikuti Yamato yang berjalan di depan.
"Jadi, kira-kira kenapa Shika ingin bertemu kita ya, Naru-chan?" ucap Salah seorang pemuda yang tenyata adalah Sai. Ia berucap lembut, namun dirasa menjengkelkan bagi Naruto yang mendengarkan.
"Ish… Sai, aku benar-benar putus asa menghadapimu Sai, ck. Dari pada itu, Yamato memanggil kita karena perintah Kaichou, dia bilang akan ada pengumuman secara langsung , dan katanya ini hal yang penting." Terang naruto
"Tapi kenapa hanya ketua ketua asrama saja yang dipanggil, yang lainya tidak?" Kali ini, pemuda dengan blazer hijau angkat bicara.
"Well, aku rasa ini tidak jauh-jauh dengan acar festival 3rd live." Jelas Naruto membalas rasa penasaran cowok itu.
.
.
.
TBC
A/N hehehe, sedikit ya...? gomen ne, soalnya kinra chan lagi males ngetik nih #plak , pegel hehehe, gimana masih adakah typo, kalau masih ada maaf yaaaaaaaaaaa. menurut kalian siapakah cowok dengan blazer hijau itu? apa itu festival 3rd live? simak terus yaaaaa kelanjutanya...
dan Kinra chan masih butuh reader semua untuk mendukung, tolong kritik dan saran, masih adakah typo bertebaran? kalimat gaje yang menyebalkan? segala perihal saya terima mohon review yaaaaaaaaaaaaaaaaaa minaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa :D
.
.
.
.
.
V
