Heii! Ini adalah chapter…. Tauk dah berapa
Saya minta ma'ap pada author tercinta *muntah* saya, Risa. Saya tidak bisa memenuh'I perminta'an anda untuk lagu opening yaitu; (kalo gak salah) abracadabra en Mr. Simple.
Atas penggantinya, saya akan berikan anda hadiah (?) untuk opening kali dan ending kali ini adalah, Girls Generation
Warning: full of music gila, (author ngganti lyricsnya orang lain nyanyi, entah mengapa *?*) geje, alur cepet, TYPOs , very OOC characters, OC and maybe more ._. oh ya.. mungkin chapter-chapter depanya akan ada pairings. XD
Opening:
Mr. Taxi (Suju ama SNSD janjian judul y? Mr. Taxi sama Mr. Simple, kapan Mrs. Taxi ama Mrs. Simple?) by Girls Generation
Tokyo, Seoul, London, New York
Taxinya, semuanya lambat
Taxinya, smua gak punya style
Itu.. sangatlah membosankan
Taxi-taxi-taxi manggilnya lama banget
Ano, kok gak nyadar sih kalo lambat banget
You're so slow
Mr. Taxi taxi taxi sangat lambat lambat lambat
30 km/jam
Sangat lambat kan?
Mr. Taxi taxi taxi sangat lambat lambat lambat
Selambat siput, ganti dong engine nya
Masa sih supersonic n' hypertonic
Minta jam 10, datengnya jam 1
Mr. Taxi taxi taxi sangat lambat lambat lambat
Sadar plis, jangan kelambat-an
Bukan bermaksud nge-bash yah.. aku suka kok ama lagunya ^_^ Cuma buat fun aja, lagian ini humor kn ._. juga ini ngingrtin ama temen q yg kalo pengen ke rumahku janjianya jam 10 datengnya jam 12 lebih -.- keturunan Kakashi tapi perasaan orangnya kalah jauh di banding Kakashi *pikiranya Kakashi terus neh ._.
Oh ya, 'Uma! Nan Baegope ne~!' itu artinya 'Ibu! Aku lapar!'
Naruto-Kiba
Naruto berjalan dengan Kiba di malam yang sepi sambil menyombongkan apa yang kedua punya
"Dari pada elu, jelek. Gua kan ganteng." Kata Kiba.
"Enak aja! Elu tuh yang jelek!" Protes Naruto.
"Elu jelek kali! Udah orangnya jelek, otaknya itu jua ikut jelek pasti."
"Eh enak aja!" Nah, begitulah, saling 'menyombongkan' mereka.
"Hihihihi…" Suara cekikikan (?) seorang berbaju putih dengan rambut hitam yang panjang dan lalala, siapa lagi bukan kunti the kunti?
BRAK!
Tiba-tiba si kunti melihat ke bawah, kepada dua laki-laki yang barusan saja pingsan tiba-tiba. "Cowok muda jaman sekarang…" Bisik Kunti itu, Kurenai.
Shino-Arisa
Shino dan Arisa berjalan santai. Malam ini memang malam yang sangat dingin. Udah tau dingin kayak gitu malah Arisa gak bawa jacket! Kamu aneh Arisa *digaplokin risa* Arisa, memegangi tanganya yang mulai dingin karena tubuhnya mengarahkan panas tubuh ke dadanya (karena organ-organ loh..). Shino melirik Arisa sesaat, saat ia sadar bahwa Arisa kedinginan, Shino berhenti.
"Kenapa?" Tanya Arisa melihat Shino berrrhenti.
"Ini." Kata Shino sambil menyerahkan jacket yang dipakainya untuk Arisa.
"A-a? A-arigato…" Dengan muka bersemu merah Arisa mngambil jacketnya Shino dan memakainya. (BGS: CIEEE!) Obito yang sebenarnya ingin menganggeti kedua muridnya gak jadi, gara-gara dia iri Shino bisa deket banget ama Arisa, kalo dia pengen deket ama Rin? Rinya kan dari dulu suka ama Kakashi.. tpi skarang udah enggak sih… ._. tapi masih aja kagum XD.
Setelah Camping mereka selesai, murid-murid hari selanjutnya di adakan acara berenang bersama. Bayangkan sendiri apa yang mereka pakai, Author sama Narrator (Yuki: emang gw punya Narrator? Sapa narrator w?)akan pikirin sendiri! Nanti kalo gini-gitu di marah'in deh..
Sasuke dengan santainya berenang. Dia berenang bolak-balik sebanyak 20-25 kali tanpa berhenti. Ia berenang sesuai lebar kolam renang. Sasuke berhenti dengan napas terenggah-enggah. Lalu Kiba tiba-tiba muncul di belakangnya dan berkata, "Sasuke apa yang kamu lakukan baka." Tanya Kiba
"Aku sedang berenang. Gue udah berenang bolak-balik 20-25 kali loh.. hebat kan gue?" Kata Sasuke dengan pedenya.
"Hebat apanya! Lu dari tadi berenang bolak-balik kolam anak kecil yang Cuma 5mX3m! itu aja lu berenang ikutan lebarnya! Ya kagak hebat nak! Apa-apaan itu!" Teriak Kiba.
"Biariiinnn! WEEEEKKKK!" Sasuke menjulurkan lidahnya pada kiba. Karena Kiba tidak tahan, ia langsung memasukan kepala Sasuke kedalam air dan langsung meninggalkanya, dasar orang capek tapi aneh batinya *Author udah mati gara-gara bilang kalo Sasuke itu aneh*.
Tidak jauh dengan kolam anak kecil itu, guru-guru berkumpul di tempatnya sendiri. Sudah jelas, Tobi menatap iri pada guru lain yang asyik berenang.
"Tobi, kau tidak berenang, un?" Tanya soul matenya *?* Deidara.
"Err… S-senpai…" Tobi menggeliat-geliat (?)
"Ga brenang? Jangan bilang kalau kau lagi menstruasi!" Tuduh Deidara
"WOI! GUA COWOK OI!" Suara Toi yang tadinya terdengar seperti anak kecil sekarang terdengar seperti preman pasar.
"Iye, nyate napa? Brenang yuk!" Ajak Deidara. Tobi hanya diam
"Oke deh! Tobi berenang!"
-tak lama kemudian-
"Lho, Tobi. Kamu mau brenang menggunakan topeng?" Tanya Konan. Tobi tersenyum evil. (emang keliatan?) Tanganya memegang topengnya, perlahan ia membuka topeng dan akhirnya terlepas. Terlihat wajahnya yang…
Sunyi
.
.
.
"KYAAA!" Teriak para wanita.
"DEMI APAPUN! TOBI LEBIH GANTENG DARI PADA SHINO- eh keceplosan" Arisa menutup mulutnya dengan tangan setelah berkata seperti itu.
"Gyaaa~! Tobi! Be mine please ahh!" Jerit Sakura, Karin, dan Ino bersamaan.
"Tobi! Bukanya mukamu jelek keriput kayak kakek-kakek kecebur got ya? Kok lo bisa ganteng tiba-tiba gini sih?" Tanya Itachi sewot.
"Iya dong. Aku kan operasi plastic di Korea. Gila harganya mantaff bo. Muka gua jadi 'Too perfect to be true' gini! Lo oplas di sana, gua yakin keriput lo ilang!" Cerocos tobi.
Semua perempuan yang melihati Tobi langsung berbalik kepada pekerjaan mereka masing-masing, tiba-tiba mereka ingat, masih ada satu guru…
"Kenapa kalian melihatiku seperti itu?" Tanya Kakashi yang merasa dan tahu kalau di lihati semua guru dan muridnya.
"Ano.. Kakashi-kuun~ bolehkah kita semua melihat mukamu?" Tanya Anko dengan nada entah itu menggoda atau, sok sexy atau yang lain -.-
Kakashi hanya melihati Anko yang sedang mencobna untuk mendapatkan Kakashi dan ia pun berbalik ke bukunya dan dengan kebiasaanya dari kecil, ia mengeluarkan suara nan imutnya dan berkata "Ga mau.".
"Ayolah Shi-kun~" mohon Anko lagi.
"Aku gak suka di panggil 'kun' dan kalo aku gak mau ya gak mau! Pergi sonoh~!" Kata Kakashi dengan nada yang ia biasa pakai. Setelah Kakashi berkata itu, Anko langsung lari minta peluk Iruka (dari mana ntuh manusia?).
Para murid dan guru hanya melihat Anko yang lari bergeje-geje. Dan menganggapnya bahwa Kakashi tidak akan menunjukan mukanya pada sembarang orang. Sekali lagi, mereka kembali kepada pekerjaan mereka sebelumnya.
Ending: Black and White by
Black Black Black White
Black Black Black White
Black and white
Black and white
penglihatanku Black and white
males banget ama item putih
Couple-in item putih
item putih item putih
smua gak enak, smua gak enak
Mataku kelainan
Aku buta warna
gak enak banget
item putih smua
item putih item putih
smua gak enak, smua gak enak
Hey boy relakan matamu padaku
hey Come on boy
please please
Kick it Kick it Kick it
Oh no oh no oh no oh no
mataku kelainan
smuanya Black and white
se-semuanya Black and White Oh
Item putih membosankan semuanya
pengen warna pengen warna pengen!
smuanya Black and white
se-semuanya Black and White Oh
gimana dong gak seru kan kalo 'tem putih
please please please warna dong!
Black Black Black White
Black Black Black White
Please Review!
