Reborn of The EXO Planet Legend: 12 Guardians

Chapter 14: Hard Training

SamKang

enjoy ^^

Di ruangan lainnya, berdiri seorang namja yang sedang melihat pemandangan diluar.

"Anyeong Gaine Donghae" munculah seorang namja chubby yang lebih muda, berjalan mendekatinya.

"Wah kau hafal namaku ?"

"Tentu Gaine, aku akan memperkenalkan diriku, Xiumin imnida, Ice power, mohon bimbingannya" Xiumin membungkuk memberikan salam.

" .." jawab Donghae sambil melambaikan tangannya.

"Baiklah, jadi Xiumin, kau tau kekuatan ku apa?"

"Tanah ! Gaine" jawab Xiumin tanpa ragu.

"Panggil hyung saja"

"Baikk"

"Ya dan kekuatan mu es, kedua kekuatan ini adalah kekuatan terpadat diantara lainnya, yang pasti kekuatan ini lebih cocok untuk bertahan dari pada menyerang." jelas Donghae.

"Begitukah? Lalu bagaimana?"

"Yang pertama, kau pasti akan jadi sumber defense bagi yang lain. Kita akan melatih itu, dan kelebihan es itu, kau bisa membuat es menjadi berbagai bentuk"

"Berbagai bentuk?"

"Yaa.. Kau tau? sebenarnya disini ada pasukan berkekuatan es, tapi dia adalah pasukan kusus Ratu, sulit untuk menemui mereka."

"Benarkah? Kalau begitu kenapa aku tak dilatih olehnya?" tanya Xiumin dengan suara bersemangat.

"Kan sudahku bilang sulit untuk menemui mereka, mereka terlalu sibuk."

"Ahh, baiklah, kalau begitu mohon ajari aku."

"Oke karena keahlianku di bagian defense, aku akan mengajarimu agar membuat pertahanan mu lebih baik."

"Baiklah"

"Oke buat pertahanan terbaikmu"

"Hiaa," Xiumin mengayunkan tanganya, ZUNGG tembok es pun muncul.

"Baik, akan ku serang"

Donghae mengangkat batu dan melemparkannya ke arah XiuMin, dengan sekali hantam es xiumin pecah.

"Lihat kau terlalu lemah"

"Tanah memang terlalu keras hyung!"

"Tidak, kalau tanah saja tak bisa kau tahan, bagaimana kau akan melawan api?"

"Aku akan meminta Chanyeol untuk membantu latihan mu, targetmu adalah untuk bertahan dari semburan apiChanyeol, mengerti?"

"Baiklahh.."

"Baik, untuk membuat dinding yang kuat kau juga harus memiliki kuda-kuda yang kuat. Semua senjata yang dikeluarkan tergantung dari dirimu sendiri, ohh ya satu lg, kau juga harus memiliki hati yang kuat."

"Hati? Apa hubungannya"

"Tentu saja ada, kau akan mengerti nanti"

...

"Eunhyuk Gaine," Chen menghampiri Eunhyuk

"Hyung !" Eunhyuk masih gak denger, Chenpun menggoyang-goyangkan pudak Eunhyuk..

"Hyunggg !"

"Ahh.. Tampannyaa.." Kata Eunhyuk bergumam

"Tampan?" Chen pun melihat kearah mana Eunhyuk menatap."Gaine Donghae?"

"Ahh.. Apa yang kau lakukan disini?"

"Bukankah harusnya kau mengajari ku?"

"Ahh menggagu saja -_-"

"Baiklah, aku juga bisa latihan sendiri"

"Jangan sombong kau bocah."

"Hmm -_- kau mau menonton donghae saja? Tak masalah"

"Sudah diam"

(¬_¬")

"Jadi apa kekuatanmu?"

"Listrik"

"Ohh, kau tau ciri-ciri listrik?"

"Merambat, cepat, nyetrum pastinya."

"Kau tau kan listrik juga dapat menyebabkan api?"

"Hmm.. Aku tak terlalu mengerti sih."

"Kau ini kukira kau pintar"

"Eunhyuk hyung memangnya kau pintar?"

"Tak ku sangka wajah sepertimu bisa berkata begitu."

"Maaf"

"Heh, coba serang sambar pohon itu."

Zrttt... Chen mengarahkan telunjuknya ke arah pohon itu."

"Payah, tak ada api yang keluar"

"Heh? Memangnya harusnya ada?"

"Kalau kau kuat harusnya bisa."

"Apa maksudmu?"

"Oops, maaf tak bermaksud menjelekkanu"

"Memangnya ppenting bisa keluar api, terkena listrik saja kau bisa tersetrum, gak bisa bergerak."

"Memangnya setelah tak bisa bergerak mau kau apakan?"

"Aku hancurkan"

"Bagaimana?"

"Pakai listrik"

"Listrik punya daya hancur yang kuat, tapi hanya bisa melumpuhkan, tak bisa kau buat lenyap, kecuali dengan api"

"Jadi maksudmu apa?"

"Kau bisa lebih hebat dari api biasa, listrik itu cepat, melumpuhkan, bila ditambah api pasti akan sempurna"

"Yasudah terserah kau saja."

"Apa maksudmu? Kalau begitu kau bersedia mendengar semua perkataanku?"

"Ya kalau hanya mendengar aku bersedia"

"Sial kau bocah, maksudku mendengar dan menaati."

"Yahh lihat saja nanti"

"Kurang ajar kau bocah, beraninya, kau mau matii?" Kata Eunhyuk sambil nada suaranya lebih tinggi dari pada high

notes nya Chen.

...

"Ada apa disana?" tanya Xiumin

"Yeobo ! Kenapa kau marah-marah?" Tanya Donghae.

"Maaf tampan, ini muridku satu ini sangat keras kepala, apa kabarmu disana?" Kata Eunhyuk, suaranya langsungjadi suara lemah lembut."

"Aku baik-baik saja, muridku sangat mudah diajak bekerja sama" balas Donghae.

"Ahh beruntungnya dirimu, hwaiting !" Kata eunhyuk

"Hwaiting" jawab donghae

"Lihat temanmu disebelah sana, dan tempat lainnya, sepertinya tak ada yang seperti kau"

"Maaf aku spesial"

"Apa spesialnya? Kalian semua itu sama"

"Sudah, kau mau mengajariku tidak?"

"Ahh bocah ini, cepat serang aku? Aku akan menghancurkanmu dengan pasir-pasir ku."

Hiaaaa DUAARRR terjadi ledakan karena Chen dan Eunhyuk.

...

"Seru sekali yang disebelah sana, beginikah sambutanya? Aku baru saja sampai sudah diberi tugas lagi"

"Anyeong"

"Oo anyeong, Suho?"

"Ne, anyoeng, aku Gaine Kibum"

"Gaine Kimbum? Ahh anyeong, maaf tapi saya tidak melihat anda kemarin"

"Ya begitulah, aku baru menyelesaikan misiku, panggil hyung saja, aku tidak biasa dipanggil Gaine seperti itu."

"Ahh baik hyung"

"Jadi kau berkekuatan air?"

"Benar hyung"

"Ohh, baguslah kalau begitu kita sama, akan jadi lebih mudah nantinya?"

"Wahh.. Itu hal yang bagus"

"Begini, Air itu kadang-kadang sering diremehkan, padahal Air adalah molekul kehidupan, dan elemen terpenting,jadi Air itu harusnya kuat" jelas Kibum

"Hmm mengerti"

"Air adalah elemen yang bisa kau bentuk sesuka hatimu, kau tau kan?"

"Aku belum pernah mencobanya, selama ini aku menyerang dengan massa lebih banyak agar lebih kuat."

"Ohh begitu, kau tau kualitas lebih baik dri pada kuantitas, kau bisa membentuknya, bahkan bentuk pedang sekalipun, kau bisa membelah sesuatu dengan air?"

"Sampai segitunya?"

"Yap benar, selain itu kita juga harus melatih kualitas airmu, kau harus bisa mengeluarkan air yang murni."

"Murni?"

"Ahh kau benar-benar masih baru. Air murni adalah air yang bisa tahan api tanpa menguap, air yang tak bisadiubah jadi es, air yang takkan bisa menghantarkan serangan listrik"

"Wahh apakah bisa?"

"Tentu bisa, itu harus dilatih, semua berasal dari si pengendali kan?"

"Kalau begitu mohon ajari aku, aku ingin jadi yang terkuat."

"Semangat yang bagus, tenang saja, aku tau kau punya potensi, kau anak Captain Siwon kan?"

"Ahh benar.."

"Kalau begitu aku akan melatihmu agar lebih hebat dari ayahmu, percayakan ppadaku" kata Kimbum sambilmengacak-ngacak rambut Suho

"Baik, aku akan bekerja keras jugaa.." Kata Suho mantap 'aku ingin menjadi Guardian, ya.. Guardian yang melindungi semua orang' kata Suho dalam hati.

"Aku dapat merasakannya, kau tau, 70% tubuh kita mengandung air, aku tau hatimu sangat kuat, air dalam tubuhmu yang mengatakannya padaku" kata Kimbum.

"Ehh? Sampai sebegitunya?"

"Yapp.. Jadi jangan pernah memandang dirimu rendah lagi, air itu kuat."

"Baikk hyung" kata Suho 'air itu kuat, aku kuat' kata Suho menyemangatkan diri.
'Anak ini yang akan jadi pemimpin, aku dapat merasakannnya' kata Kimbum dalam hati.

"Baiklah latihan dimulai !"

...

"Anyeong, kau siap?"

"Siap hyung"

"Baiklah Lay, kau tau kan kekuatanku?"

"Tentu, tumbuhan kan?"

"Benar, begini kau energi kan?

"Benar"

"Energi itu merupakan sumber daya yang kuat, kau tau setiap benda mempunyai energi di dalamnya, nah kau bisa mengambil energi mereka."

"Mengambil energi."

"Ya. Kau bisa mengambil dan kau bisa memberi energi kepada benda, baik mati maupun hidup, seperti tumbuhan ini, tumbuhan biasanya memiliki energi yang lebih banyak dari lainnya, kau bisa mengambil energinya, dan menjadi kan itu sumber kekuatanmu untuk menyerang"

"Wahh.. Aku baru tau."

"Selama ini kau hanya menggunakan energi yang ada dalam dirimu, tapi itu akan mengurangi jumlah stamina mu, maka dari itu, kau harus mengisinya kembali dengan mengambil energi disekitarmu."

"Ohh begitu? Caranya?"

"Caranya ya mudah, kau kan pengendalinya, kau printahkan saja untuk menyerap energinya, pasti energinya juga akan menurut, begini, kau punya batasan dalam menyerap energi, yang akan kita lakukan adalah membuat agar kau bisa menyerap energi sebanyak-banyaknya, dan kau bisa mengeluarkan energi tersebut menjadi serangan yang amat sangat kuat."

"Baiklah, aku harus mulai dari mana?"

"Menyerap energi dulu lahh.. Memangnya kau sudah bisa?"

"Ya belumm.."

"Yasudah cepat lakukan"

"Ahh baiklah..

...

"Baiklah Tao begini, kau tau kan kekuatan ku?"

"Kecepatan?"

"Benar, apa yang bisa kau lakukan?"

"Aku mengendalikan waktu."

"Aku tau, maksudku apa yang bisa kau lakukan dengan mengendalikan waktu."

"Aku bisa memberhentikan waktu."

"Salah, kau tidak bisa memberhentikan waktu, tidak ada yang bisa, raja sekalipun tak bisa."

"Maksud Jendral Jae?"

"Sebenarnya yang bisa kau lakukan itu memerlambat waktu."

"Ahh benarkah?"

"Benarr, begini aku telah berpikir kau akan berlatih menggunakan kecepatanku sebagai objek."

"Maksudnya?"

"Begini aku akan bergerak secepat-cepatnya, dan kau harus mengotrol waktu agar aku menjadi bergerak paling lambat, selambat-lambatnya"

"Lalu?"

"Nah bila kau bisa menahan gerakan ku yang sangat cepat, kau bisa menahan gerakan orang dengan berkecepatan biasa sehingga terlihat seperti sama sekali tidak melakukan pergerakan dan bisa dibilang memberhentikan waktu."

"Ahh.. Aku mengerti."

"Bagus, selain itu, kau tidak hanya bisa memperlambat waktu, tapi kau juga sebenernya bisa mengembalikan waktu, tapi itu membutuhkan kekuatan yang sangat besar"

"Baiklah, kalau begitu aku siap"

"Tunggu ada taruhannya, untuk mengembalikan waktu, tergantung dari banyaknya waktu yang kau kembalikan, bila hanya sebentar mungkin kau akan kehabisan stamina, tapi bila dalam jangka waktu yang panjang, nyawamu taruhannya."

"Nyawaa ?" Zengg Zengg.. Tao kaget ekspresinya kayak di sinetron-sinetron. :p

"Benar, kau mau melatihnya?"

"Tentu"

"Kau yakin?"

"Iya, tentu saja"

"Baiklah, jangan kau salah gunakan kekuatan ini, mungkin ini akan jadi kekuatan terkuat yang pernah ada, kau harus memikirnya dengan bijak, jangan malah nanti lawanmu menikmati manfaatnya juga."

"Baiklah aku mengerti."

"Kris."

"Ayahh"

"Senang bertemu denganmu."

"Kau kemana saja? Kupikir kau sudah tidak ingat ibu?"

"Maaf.. Banyak yang harus ku pertaruhkan."

"Aku mengalami banyak hal sulit."

"Aku tau, dan aku juga tau kau bisa melewatinya."

"Bagaimana kau bisa seyakin itu?"

"Karena kau anakku" cieeeee dalem banget (˘̩̩̩.˘̩ƪ) author sedih.

"Ayahh.." Kris juga jadi bersedih.. Ternyata kris juga bisa nangis.

"Kemarilah Kris" Kangin melebarkan tangannya. Krispun sambil mengusap air matanya berjalan mendekati Kangin.

BUKK..! Tiba-tiba perut kangin kena serangan "Aduhh.."

"Ayah tetap saja ini keterlaluan" ternyata Kris yang meninju ayahnya, ada apa dengan Kris?

"Ayah jangan pernah tinggalkan aku lagi"

Cieeeee...
Author senyum bahagia, kalian juga kan?
Kangin juga tersenyum "iya iyaaa..." Lalu Kangin memeluk erat Kris..

"Wahhh.. Ini mengharukan sekali." Gaine Donghae menangis.

"Iya benarr.." Kata Kyuhyun.

"Selamat ya Kris" Suho ikut2an nangis.

Ternyata semuanya ikut terharuuu...

"Heii heii cukup terharunya, cepat kembali berlatih" kata Kangin -_- "merusak suasana saja mereka, baiklah Kris, kita mulai, kau tau kekuatanmu apa?"

"Terbang"

"Bahahhaha.. Kekuatan macam apa itu?"

"Heii kau menghina anakmu"

"Bukan.. Kau tau, kau lebih besar dari itu."

"Memangnya apa?"

"Bahahhaha..."

"Ayah -_-"

"Tunggu, aku tak bisa berhenti tertawa" Kangin jatuh terpingkal-pingkal, sambil muter-muter bergelinding di tanah.

"Bahahaahha.."

"Ayahhh !" Kris menginjak perut ayahnya.

"Weduhh, iya iyaaa..." Kangin pun berdiri mengusap air mata karena ketawanya, lalu membuka matanya menatap

serius..
Sssshhhhh..~
Kris jadi merinding "Ayah kau lebih baik tertawa lagi saja."

"Apa maksudmu? Dengar, kau ini Naga!"

"Naga? Apa itu?"

"Nagaa, binatang universal ditiap belahan alam semseta ini ada legenda Naganya."

"Benarkah?"

"Benar, Naga itu sosok mahkluk ppaling kuat, dia dapat terbang, otot-otot mereka kuat, dan mereka juga bisamengeluarkan api."

"Api?"

"Benar Api, itu bagian yang pasti dari mereka."

"Benarkah? Jadi aku juga bisa mengeluarkan api?"

"Kau belum tau? Tentu bisa, memangnya kau belum pernah mencobanya?"

"Ya belom, aku kan tak tau."

"Kasihan sekali, lihat lambang yang ada di tanganmu, itu bentuk Naga."

"Bentuk Naga?"

"Iyaa.. Kau belum pernah kan lihat naga? Ya kira-kira gitu deh yang ada di tanganmu."

"Ouu.."

"Kekuatan naga ini sangat kuno, tidak ada orang yang punya setelah 100 tahun ini, pemelik terakhir adalah Raja

Eric"

"Raja Eric?"

"Iyaa Raja, ituloh Raja yang terkenal karena berhasil memusnahkan suatu planet yang pernah menginvasi planet kita?"

"Ahh benarkah?"

"Kau perlu banyak belajar sejarah Kris."

"Ahh maaf, memangnya kuat sekali?"

"Ya tentu saja, Naga itu monster kuat, jadi kau harus menggunakannya dengan baik."

"Ahh baiklah."

"Okelah kita sudah terlalu lama, pembaca juga pasti capek bacanya, kita mulai aja biar chapter 14 ini segeraberakhir."

"Ahh baiklah terserah ayah saja."

"Baiklah SamKang !" Author dipanggil.

"Ya Jendrall?"

"Sudah tutup chapter 14 nya, aku akan mulai latihan."

"Baiklah Jendral."

Next Up "baiklah readers, capek gak bacanya? Wkwk.. Jadi bagaimana kelangsungan dari guardians kita ini? Apakah mereka bisa mencapai target mereka? Kita lihat di chappter selanjutnya."
"Sepertinya kita akan muncul." Kata Yoona..
"Kyaa.. Iya unnie, Jessica Unnie kau tadi disebut-sebut Donghae Oppa" kata Krystal
"Kyaa.. Ciee Siccaa" kata Sunny.
"Ahh apa-apaan akan kubekukan dia di chapter selanjutnya" kata Jessica.

-penasaran kannn? Chapter 15: The Pearls Queen showing up next on Reborn of The EXO Planet Legend: 12 Guardians-

Makasih reviewsnya.

Menjawab pertanyaan readers.

Q: B.A.P temen apa musuh?

A: hmmmm... ditunggu aja :p temen kok.

Jujur ya, Author agak gak yakin sebenernya post cerita ini, karena isinya tuh bener-bener fantasy Author banget. Ini cerita bukan cuman romance atau Skinship, tapi ini cerita ribet banget, banyak actionnya. Pasti bosen kan? Tapi Author tetep suka kalo ada romancenya. Author selalu adain romance. Masalahnya gak semua chapter ada romancenya, begitu ada romance blak-blakan. hehe.. jadi mungkin author bakal post Chapter langsung 3/2 aja.. hhe.. Gomawoo..

Thanks For Reading
Leave Your Comment
-TBC-