Reborn of The EXO Planet Legend: 12 Guardians
Chapter 18: KAISOO Fight as One
SamKang
enjoy ^^
Maaf yaa.. Chapter kali sampai beberapa kedepan dipenuhi crita laithan Kai, soalnya author mau nekanin gimana Kai ingin berusaha menjadi kuat, bukan karena dia gila kekuatan, tapi untuk melindungi orang-orang disekitarnya, terutama orang yang dicintainya D.O, begitu juga dengan kita, yang masih sekolah belajar yang keras, yang sudah bekerja, bekerjalah dengan keras, ini selain untuk diri kita sendiri tapi juga untuk orang yang kita cintai dan jadi berkat untuk orang disekeliling kita. (Cieee... Author keren gak?) Eh banyak Taeyeonnya juga, male readers pada ada gak sih? Ntar yang lain juga latihan kok, ntar author buat gimana caranya biar mengejutkan juga deh, oke? Let's Start Chapter 18.
Day 15
Kai melanjutkan latihannya.
"Perasaan aku pernah melakukan ini, entah kapan aku melakukannya, sepertinya saat itu aku tidak sadar." Kata Kai yang bingung, bertanya-tanya pada dirinya sendiri. Sebenernya waktu itu Kai pernah melakukannya pas di tes awal, tapi sepertinya itu tanpa sadar dilakukannya, soalnya waktu itu si Kai emosi ngeliat D.O babak belur.
"Sudah sampai mana latihanmu?"
"Kau ini dari kemarin hanya makan saja, datang selalu telat, niat tidak sih?"
"Aku niat kok." Jawab Taeyeon santai, lalu kembali menikmati ice cream nya.
"Dari kemarin kau hanya bisa memerintah saja"
"Enak saja, ya mau bagaimana? Kekuatan ku kan bukan teleportasi atau demensi. Aku tidak bisa memberi contoh"
"Jadi apa maksudmu? Aku salah memilih guru?"
"Salah, justru kau butuh guru cerdas sepertiku."
"Cerdas -_- aku benar benar tidak mengerti"
"Sudah, jangan cerewet, ku kira kau sangat cool, tapi cerewet juga."
"Ahh kauuuu -_- "
"Aku punya ide, aku pernah lihat seseorang yang dapat melakukan hal tersebut, akan ku transfer ingatanku padamu."
"Wahh ada yang punya kekuatan teleportasi? Siapa? Lebih baik kau pertemukan dia dengan aku."
"Kau ini berisik, sudah lihat saja"
Semeriwingg semeriwingg semeriwingg.. Ada penglihatan dari otak Kai, Kai melihat seorang Pria berdiri tegap, disisi lain ada seorang dengan jubah hitam dan ada lambang pusaran awan dipunggungnya.
"Kau tidak akan menang melawan kami!" Kata si pria berjubah hitam itu.
"Kalian terlalu percaya diri." Kata si pria.
Si jubah hitam mengeluarkan kekuatannya, sekumpulan asap hitam merambat ke arah si Pria, si Pria pun bersiap, tangannya mengarah pada asap hitam tersebut, WOOT WOOT asap hitam itu tiba-tiba menghilang.
"Kemana asap hitamku?"
"Lihat dirimu sendiri bodoh."
"Ahhh... Sialan kauu ! Bagaimana kau bisa melakukannya."
Lalu si jubahpun menghilang, ketika awan hitam itu menghilang, yang tersisa hanyalah tengkorak dari si manusia jubah itu.
"Kalian terlalu cerewet."
"Taennie, kau tak apa-apa?" Kata si pria itu.
"Sudah cukup."
"Itu, ayahmu?"
Hening sejenak.
"Iya benar, itu ayahku, dua hari setelah kejadian itu ayah ku menghilang, aku tak tau dimana dia sekarang, umurku masih 3 tahun waktu itu"
"3 tahun? Kau bisa mengingat kejadian ini? Memangnya umur 3 tahun sudah ngerti apa?"
BUAKKK Kai dijitak lagi.
"Aduhhh..." Kai menggosok kepalanya.
"Ini kan kekuatanku juga bodoh."
"Benar-benar mengerikan dirimu noona, pantas saja Gaine pun takut pada mu."
"Bicara tentang ayah, sepertinya kau tidak mengetahui betul tentang ayahmu."
"Aku tau kok, ayah ku itu orang sok sibuk sedunia, katanya dia ada pekerjaan bisnis, selalu tidak dirumah, kalau dirumah hanya hari libur, kadang juga tak dirumah."
"Kau ini bodoh, apakah kau tak tau kalau ayamu ada disini?"
"Ne?"
"Ahh.. Sudahlah, tak ada gunanya membicarakan ini, biar waktu yang akan menjawab." Kata taeyeon jengkel. "Ayo berdiri, kata BrigJen Changmin sebelumnya kau sudah pernah menteleportasikan benda mati saat melawannya"
"Ahh benarkah?"
"Iya benar bodoh, masa kau tak ingat."
"Aku tak tau, mungkin alam bawah sadarku."
"Aku benar-benar tak tau harus bilang apa, entah kau genius atau terlalu bodoh Kai."
"Kenapa bicaramu begitu Noona?" Si Kai bete lagi.
"Sudahlah, kau sudah bisa menteleportasikan benda kan?"
"Sudah"
"Kalau begitu sekarang benda yang bergerak, aku akan melemparkan batu-batu ini kearah mu. Buat batu ini jadi berpindah menumpuk disana ya!" Perintah Taeyeon sambil menunjuk ke arah kanannya.
"Baik."
"Yang pertamaa" wusss.. Taeyeon melemper batu dengan cara manual.
"Ehh tunggu." Woott.. Batu itu hilang. Tapii...
"Wadawww ! Batu sialan ! Kenapa kau jatuh diatas kepala ku?" Si Batu pun hanya terdiam.
"Dasar Kai, bodoh sekali, cobalah konsentrasi sedikit." Kata Taeyeon "aku bilang kan disana, kumpulkan batunya disana."
"Iya-iya baiklahh.."
Laithan pun berlanjut,
Ternyata, para Guardians gak malu-malu minta pertolongan Queen Pearls untuk didikan.
Kini Xiumin dan Jessica sudah bersama di tempat kesukaan Jessica, Krystal pun ikut membantu latihan mereka.
Si Kris dan Chanyeol kembali berlatih dengan Jendral Kangin.
Si Lay, berlatih dengan Seohyun dan Sulli. Si Lay ingin belajar untuk membuat ledakan.
Si Suho berlatih dengan Victoria dan Kimbum.
Si Tao dapet kesempatan latihan kusus dengan Raja.
Si Luhan berlatih dengan Yuri dan Tiffany, sesama kekuatan otak, jadi mereka bisa saling berbagi.
Si Sehun latihan dengan Yesung dan Yoona yang memiliki gelombang Kejut, jadi mereka bisa saling beradu.
Si Chen berlatih dengan Jaejoong dan Hyoyeon, entah apa yang dipikran Chen memilih Hyoyeon sebagai pelatih, sepertinya si Chen mau mengasah kemampuan menarinya (?)
Si Baekhyun berlatih dengan Sunny, Sunny yang bisa menembus dan menghilang bisa jadi tantangan tersendiri buat Baekki.
Jadi begitulah hari ke 15 diistana, semuanya bekerja keras. Dan hal mengejutkan terjadi. 12 Guardians bertambah kuat !
Hari ke 16
"Noona, aku siap hari ini, ide apa lagi yang akan kau berikan?" Si Kai melakukan senam pagi meregangkan otot-ototnya.
"Lihat siapa yang ku bawa."
"Anyeong, I'm Amber yo."
"Anyeong" Kai memberikan hormat.
"Amber ini punya kekuatan menghilangkan, jadi kau harus belajar timing yang tepat untuk menghilangkan serangan."
"Ahh arraseo, mohon bantuannya"
"Iya, mohon bantuannya juga."
"Oh ya Kai aku masih ada lagi, lihat siapa yang sudah siuman."
Terlihat ada seorang laki-laki cute, dengan senyum yang memapang kan giginya berjalan kearah Kai. "Anyeong Kai."
"D.O hyung ! Kau sudah sadar? Apakah kau baik-baik saja?" Tanya Kai langsung menghampiri D.O, lalu memeriksa setiap inci tubuh D.O "Hyung gwencana? Apa tidak apaapa? Apa kau benar-benar sudah sembuh? Apa kepalamu sudah membaik? Kau tidak lupa ingatan kan? Kau ingat siapa aku? Sebut namaku hyung" Beribu pertanyaan keluar dari mulut Kai menanyakan tentang D.O,
"Kau siapa?" D.O dengan wajah kosong bertanya.
De reng deng denggg.. Suara note piano horror terngiang di telinga Kai, suara petir menyambar, Kai merasakan langit runtuh. Kaipun jatuh tertunduk.
"Dia benar-benar berlebihan unnie" bisik Amber.
"Memang, dia itu benar-benar bodoh, jadi kau harus sabar mengajari dia." Jawab Taeyeon berbisik.
"Heii.. Aku hanya bercanda" D.O berjongkok menghampiri Kai. "Kai ! Kau Kai dongsaeng yang paling aku sayangi"
Lalala.. Lalalalaaa... Haejoyoo... (Bener gk kata-katany?) Suara lagu bahagia langsung menggantikan suara petir menyambar.
"Hyungg..." Kai menitikan air mata "jangan pernah bercanda sperti itu lagi!"
"Iya Kai maaf."
Kai pun langsung memeluk D.O menangis dipelukannya.
"Hyungg jangan pernah bertindak bodoh sendirian lagi!" Kata Kai tersedu-sedu.
"Bodoh bukannya dia juga melakukan hal bodoh waktu itu." Bisik amber lagi.
"Memang, aku juga tak mengerti entah dia memang polos atau bodoh." Kata Taeyeon sangat annoyed dengan kelakuan Kai.
"Iya Kai, makanya kita akan berlatih, aku akan membantumu berlatih kali ini."
"Benarkah?"
"Iyaa.. Kata D.O mengangguk. Sudah jangan menangis, kau ini kan kuat, katanya mau melindungiku?"
"Hikss.. Iya, aku senang kau sudah siuman hyung."
"Sudahh ceppatt ! Kau ini cengeng sekali."
"Hyaaa ! Noona sakittt ! Yaaa !"
Si taeyeon menarik rambut Kai. D.O hanya tersenyum melihatnya.
"Oke D.O akan ditemani Captain Siwon, iya juga akan berlatih sambil membantumu berlatih, karena lemparanku lemah, aku berpikiran agar D.O yang super strength ini."
"Lalu?" Kai masih mengusap air mata bahagianya.
"Jadi D.O akan melemparkan batuan besar kearahmu, tugas mu menteleportasikan batu tersebut lalu mengarahkannya pada D.O"
"Hah? Kenapa begitu? Aku tidak mau."
BUAKKK
kepala kai dijitak lagi.
"Kau ini sudah bagus D.O mau menolongmu, dia akan berlatih juga, dia akan menghancurkan bebatuan besar itu, sekalian melatih otot-ototnya, lagipula dia itu kuat, dan lebih pintar, kau tak usah khawatir."
"Lebih pintar? Apa maksudmu? Maksudmu aku bodoh?"
"Ya memang D.O lebih pintar kan? Memangnya aku salah?"
"Ahh benar sih, memang D.O itu seorang genius."
"Dasar kau ini bodoh."
"Yaa ! Berhenti mengatai ku bodoh."
"Sepertinya mereka sudah saling mengenal ya?" Kata D.O
"Benar, sepertinya Taeyeon unnie juga senang mendapatkan dongsaeng pria." Kata Amber.
"Baiklah pertama silahkan Amber kau mentori dia." Kata Taeyeon.
"Maaf aku datang terlambat!"
"Captain Choi, kenapa bisa-bisanya terlambat? Ini anak didikmu"
"Ahh maaf, wah D.O kau sudah yakin siap?"
"Tentu captain"
"Baiklah, begini ini mudah, kau harus fokus, memusatkan kekuatanmu pada kakimu."
"Begini?"
"Benar, nah kita memang sudah punya kekuatan otot yang super, tapi kita tidak hanya sekedar otot, bila kau fokuskan tenaga dan kekuatanmu di tiap pukulanmu maka kekuatannya akan lebih besar."
"Bisa dicontohkan?"
"Begini, kita akan membuat tanah ini bergetar, sehingga tanah ini akan jadi potongan batuan nah bila kau hanya menggunakan kekuatan mu yang biasa hasilnya akan seperti ini."
DAKKK...
"Retakan tanah, ini sangat kuat captain."
"Bandingkan dengan ini"
DUARRR... Terjadi getaran yang sangat kencang.
"Wahh apa itu barusan?" Si Kai terjatuh, tanah yang dipijaknya sudah tidak rata lagi.
"Yaa ! Captain ! Apa yang kau lakukan?" Si hyukjae keluar dari dalam istana.
"Ahh maaf.."
"Wahh radiusnya beratus kilometer." Kata D.O
"Ya benar, jadi ketika kau fokuskan kekuatanmu disatu titik, kau akan mendapat kekuatan lebih besar, tidak hanya tanah lihat disekelilingmu, angin juga terhempas."Kata kapten Choi menjelaskan.
"Wah benar, pohon-pohon disana banyak yang habis daunnya." Jawab D.O
"Dasar kekuatan fisik yang merepotkan." Kata Taeyeon.
"Baiklah aku mengerti." Kata D.O
"Yaa ! Kai ! Apa kau siap?" Tanya Taeyeon berteriak ke arah Kai yang jaraknya agak jauh dari tempatnya bersama D.O dan captain Choi.
"Iyaa aku siapp !" Jawab Kai.
"Baiklah, akan aku mulai." D.O lalu menginjak tanah dibawahnya, tanah itu berguncang sampai ada batu besar yang meloncat, dan Hap.. Langsung di tangkap.
Lalu D.O melemparkan batu itu kearah Kai sekuat tenaga,
WUZZZZ... Cepat sekali.
"Wahh anak ini genius, cepat sekali belajarnya." Kata Taeyeon.
"Eee.. Eee.. Eehh.. Apa yang harus aku lakukan." Kai panik.
"Huh sudah kukira" kata Taeyeon.
"Gunakan instingmu saja Kai! Konsentrasi!" Si Amber berteriak mengarahkan Kai.
WOOTTT.. Batu itu menghilang,
"Huah? Luar biasa !" Kata Siwon.
D.O pun juga speechless, Kai dengan kerennya mengangkat tanganya dan menghilangkan si batu.
"Wah tak kusangka, ini diluar ekspektasiku," kata Taeyeon. "Tapi dimana batunya sekarang?"
"Noona ! Awas kearahmu!" Kata D.O berteriak
"Wahh, kurang ajar kau Kai!" DUARRR.. Batunya menghantam Taeyeon. Si Taeyeon pun berdiri kembali, "HIAAaHHH!" Lalu mengahampiri Kai "Apa maksudmu? Kau dendam padaku hah?"
"Ma..maaff.."
"Apa maksudmu dengan berkata maaf hah? Jadi begini balesanmu setelah aku membantumu?"
"Tidak, bukan begitu, aku masih belum bisa megontrolnya dengn baik" jawab Kai ketakutan.
"Kau mau aku menghancurkan otakmu hingga lenyap hah?"
" jangann.." Kata Kai melas.
"Lakukan yang benar !" Kata Taeyeon.
"Hari ini akan jadi hari yang panjang" kata D.O sambil tersenyum agak ngenes.
"Ini mengerikan." Amber gak sanggup melihat amukan Taeyeon.
"Bagaimana perkembangan anakmu Gaine Minho?" Si Raja datang ke balkon yang mengarah ke lapangan.
"Sepertinya banyak perkembangan Raja." Kata Minho.
"Kenapa kau menyamar jadi muda begini?"
"Ahh.. Tidak, aku kan selama ini beralibi pada Kai, semua pasukan kerajaan juga hampir begitukan semua kan Raja?"
"Iya, tapi sekarang anakmu sudah bisa melindungi dirinya sendiri, jadi kau tak perlu beralibi lagi."
"Iya benar, akan kuberitau dia nanti."
Hari itu penuh dengan suara ledakan dan lapangan kerajaan kini sudah tidak berbentuk, walaupun masih sering berantem, Taeyeon, Kai, D.O, Amber, Siwon menikmati waktu bersma mereka, Kai dan D.O pun terus berlatih keras.
Next Up - bagaimana dengan yang lainnya? Aakah akn mengejutkan? :o dan senangnya D.O sudah kembali, jadi jangan lupa baca chapter selanjutnya yaa..-
"Author makasih telah mengembalikan D.O ku!"
"Iya sama-sama Kai."
"Author ! Aku juga mau dibuatkan kisah drmatis dengan Luhan hyung!"
"Tunngu ya Sehun kalo muat, pasti dibuat,"
"Aku juga mau author !"
"Aku juga!"
"Iyaa deh ntar SuLay sama ChanBaek kalo bisa dibuatin juga, kris Chen gk mau?"
"Bikin happy ending aku nikah sama Tao aja cukup kok author."
"Kyaaaa" fangirls siapp..
Leave your comment.
Thanks for reading
-TBC-
