Reborn of The EXO Planet Legend: 12 Guardians

Chapter 23: Under Attack, Battle Start!

SamKang

enjoy ^^

Mereka semua berkumpul di dalam ruang pertemuan istana Matoki. Ruangan ini masih utuh, sedangkan ruangan disebelahnya benar-benar sudah hancur terbelah menjadi dua. Entah kekuatan apa yang bisa membelah istana sebesar ini, yang pasti mengerikan.

"Sepertinya kami harus mengenal kalian terlebih dahulu," leader Yongguk mengawali pertemuan dengan perkenalan.

"Saya yang bertangung jawab untuk misi ini, saya Captain Choi." Ucap Siwon memperkenalkan diri, lalu berlanjut kesampingnya, "ini adalah Gaine Minho pasuka kusus kerajaan. Juga keduabelas pasukan Guardians, dipimpin Suho dan Kris, lalu ada Chanyeol, Sehun, Kai, Baekhyun, D.O, Lay, Luhan, Xiumin, Chen dan Tao." Ucap Siwon memperkenalkan mereka secara berurutan.

"Perkenalkan, kami pasukan warriors. Seharusnya ada 7 orang dari kami, namun penyerangan kemarin berhasil menewaskan 1 dari kami, kamilah yang tersisa. Kami adalah pasukan yang dibentuk saat mengetahui ancaman kegelapan itu akan datang, sangat mendadak." Ucap yongguk sedih, teringat akan temannya satu lagi yang kini sudah terkubur.

"Baiklah saya akan menjelaskan penyerangan kemarin." Himchan bersiap dan menarik nafasnya. 'Akhirnya! ini kesempatanku berbicara banyak' Pikiran Himchan selalu saja begitu.

"Penyerangan terjadi saat pagi hari pukul 7 pagi tepat menurut jam waktu utama planet matoki. Penyerangan dilakukan dengan sasaran utama energi source kami yaitu Diamond. Ada banyak pasukan yang terbagi menjadi 3 gelombang. Setiap gelombang berbeda-beda, dan semakin kuat di gelombang berikutnya." jelas Himchan.

"Berikutnya 13 orang yang mengawali serangan gelombang terakhir. Dititik yang berbeda di ibu kota, 13 orang itu muncul. Mereka berdatangan entah dari mana, tidak terdeteksi, dan kita baru menyadari setelah ada ledakan bersamaan dari 13 titik tersebut. Mereka sangat kuat, tingkat kekuatan mereka sederajat dengan jendral semuanya," tambah Himchan lagi.

Seharusnya Yongjae menjelaskan part ini, namun Himchan langsung nyerocos aja. Yongjaepun memasang muka datar. "Mereka punya lambang tersendiri di dahi mereka. Kekuatan mereka berbeda-beda tiap orangnya. Dari informasi yang kami dapat ada yang berkekuatan penuaan, bayangan, cahaya hitam, lulaby, super strength, racun, pemanggil arwah, api hitam, berubah bentuk, awan hitam, asap dan masih ada dua orang lagi, yang satu adalah penerus kegelapan, dan yang satu lagi adalah tangan kanannya. Masih belum diketahui benar-benar kekuatan mereka tapi 13 oraang itu menyebut diri mereka Termastimou. Namun 5 diantara mereka sudah berhasil kami kalahkan, yang lainnya berhasil lari, tapi sepertinya masih ada orang kuat yang akan menggantikan mereka, ku dengar terjadi penculikan di exo planet." Himchanpun menanyakan tentang kebenaran berita tersebut.

"Benar, terjadi penculikan, dan penduduk kami mereka jadikan zombie. Kekuatan sang kegelapan sangat mengerikan," ucap Kris menjawab pertanyaan Himchan.

"Aku penasaran dengan kekuatan kalian." Ucap Baekhyun yang tak sabar dan tertarik akan hal tersebut.

"Baiklah kami akan memperkenalkan kalian dengan matoki." Kata youngjae.

Merekapun berjalan memasuki sebuah ruangan. Tampak seperti laboraturium. Zelo si lelaki yang sangat menjulang tinggi itu berjalan ke arah 6 tabung, disebelahnya ada tombol yang bertuliskan 'eject'. Tombol merah itu ditekan, dan tiba-tiba muncul mahkluk kecil dan lucu meloncat dari tabung-tabung tersebut..

"Kyaaa.. Neomu kyeoo" Baekhyun memekik gemas melihat mahkluk lucu ini.

"Biar kuperkenalkan, yang bermasker merah ini adalah matokiku namanya Shisimato, iya berkukatan diamond ruby. Lambang pembawa cahaya." Yongguk memperkenalkan Shisimoto yang kini sedang memeragakan gerakan salute !

"Yang berwarna hitam - merah muda ini namanya Tatsmato, Diamond Amethys lambang kebebasan." Tatsmato matoki Himchan kini juga memberi hormat, salute!

"Dadamato, Dyamond Jade berwarna hijau, lambang keseimbangan". Ucap jongup memperkenalkan dadamato yang kini juga memberi salute !

"Aku Yongjae, dan yang kuning ini Jokomato berdiamond Beryl lambang kecerdasan." Jokomato lalu memberikan salute.

"Aku Daehyun, bersama Kekemato, diamond Garnet lambang kasih sayang." Kekemato juga tak mau kalah, ia dengan tegapnya memberik salute!

"Yang terakhir aku dan Totomato kami magnae, diamond kami sapphire, lambang kejujuran." Ucap Zelo lalu bersama Totomato memberi salute!

Kini berdiri di depan mereka deretan mahkluk-mahkluk lucu dengan berbagai warna. Tinggi mereka sekitar lutut manusia. Mereka adalah sumber kekuatan individu si pengguna. Biasanya para mahkluk ini akan memilih majikannya sendiri sesuai dengan karakter yang terpancar dari sang majikan dan bila cocok, maka mereka akan menjadi pasangan. Mahkluk-mahkluk ini walaupun kecil namun terlihat tangguh, mereka sangat disiplin. merekapun sekarang sedang berbaris sejajar, membusungkan dada dan memberikan hormat, salute!

"Ahh.. Neomu kyeooo.." Ucapp Chen.

"Lalu apa yang bisa kalian lakukan?" Tanya Baekki penasaran dengan apa yang bisa dilakukan mahkluk imut ini.

"Kami bisa bergabung, kekuatan kami adalah diamond kami, kami bisa berubah dan mengendalikan diamond kami sesuka hati, Matoki ini adalah source energi individu kami, jadi mereka adalah bagian dari kami." Jelas Daehyun.

"Aku tidak begitu mengerti, tapi tak apalah." Kata Baekki.

"Kalau begitu kami akan menunjukan kekuatan kami." Ucap Yongguk bersemangat.

...Kini di lapangan luas...

"Begini, kami dan para matoki kami akan bergabung."

Kemudian para Matoki pun naik ke atas kepala masing-masing warriors lalu tiba-tiba para Matoki bersinar melebur dan menjadi baju armor untuk para warriors.

"Beginilah jadinya, seragam kami disesuaikan dengan warna diamond kami, merah, pink, kuning, hijau, putih dan biru," Jelas Yongguk.

"Kekuatan kami adalah batu diamond berlian, masing-masing memiliki jenis diamondnya sendiri dan mempunyai lambang yang dipresentasikan tadi, seperti aku sang leader mempresentasikan pembawa cahaya, dan yang lain punya sendiri-sendiri," Ucap Yongguk.

"Presentasi tersebut diambil dari tiap kepribadian kami yang menonjol lalu terbentuklah diamond yang sesuai dengan kepribadian kami tersebut, dan lalu menjadi kekuatan kami," jelas Himchan.

"Wah kekuatan kalian sangat hebat sekali, sedikit ribet," ucap Suho.

"Ya begitulah, tapi kekuatannya akan jadi sangat kuat sekali," jelas Daehyun.

Youngjae si bocah jenius pun penasaran dengan kekuatan para exo planet bertanya, "Bagaimana dengan kekuatan kalian?"

"Kekuatan kami sangat berbeda, ada yang pengendali elemen ada juga seperti teleportasi, telekinensis, time controller dan masih banyak lagi," jelas Suho.

"Wah pasti seru sekali punya kekuatan yang berbeda-beda, kalau kami cenderung sama," kata Jongup.

Disaat mereka sedang asik berbincang dari kejauhan muncul seorang wanita berlari ke arah mereka.

"Ne? Jieun sunbaenim?" Zelo memandang ke arah wanita itu.

"Ada apa noona?" Tanya Yongguk.

"Kami mendapat laporan," jawab Jieun kehabisan nafas setelah berlari agak jauh, lalu melanjutkan kata-katanya "EXo planet diserang."

"Ne? Secepat itukah?" Tanya Siwon.

"Sial, apa yang harus kita lakukan?" Tanya Kai panik mendengar berita tersebut.

"Hyung, kita harus kembali sekarang," jawab Minho ke Siwon.

"Kami akan ikut dengan kalian!"

"Ne?"

"Kami ingin membalaskan dendam kami, tolong ijinkan kami, sunbae tak apakan?" Tanya Yongguk meminta ijin pada Jieun.

"Sepertinya Ratu tidak akan keberetan, cepat kalian harus berangkat." Jawab Jieun.

"Kalau menggunakan pesawat terlalu lama, butuh dua hari," Siwon berpikir keras bagaimana mereka bisa kembali dengan cepat.

"Biar aku!" Kai mengangkat tangannya, "aku belum pernah mencobanya dengan jarak sejauh ini dan membawa orang sebanyak ini sekaligus, tapi akan lebih cepat. Kita bisa mencobanya."

"Baiklah, nyonya Jieun bisakah kau menyampaikan salam kami pada Ratu? Kami harus segera kembali," pinta Siwon.

"Tentu, ratu juga mengerti keadaanya, dan kalian warriors, kembali lah dengan selamat." Perintah Jieun.

"Baik!" Para warriors pun menjawab serempak dan memberikan salute. Jieun membalas salute mereka.

"Baiklah semua, berpegangan tangan buat lingkaran," perintah Kai.

Semuanya pun tanpa banyak komentar segera berpengan tangan. "Apapun yang terjadi jangan lepaskan tangan kalian, aku akan memulainya." Sebelum Kai memulai ia memandang D.O disebelahnya, D.O menggengam tangan Kai erat lalu menganggukkan kepalanya sambil tersenyum memberi semangat untuk Kai.

Kai memejamkan matanya ia berkonsentrasi melepaskan kekuatannya. Seketika itu juga para pasukan lainnya merasa ada sesuatu yang menarik mereka kuat, mereka seperti terhisap lalu mereka dapat merasakan benturan dan mereka terjatuh.

"Kita sampai, kau hebat Kai!" Ucap Kris terkagum dengan kekuatan Kai.

"Planet EXO memang luar biasa," kata Himchan lagi.

DuaRRr terdengar suara ledakan dimana-mana. Mereka dapat merasakan planet itu berkuncang seperti ada gempa. Kini mereka menuju ruangan penyimpanan militer.

"Ini adalah seragam kalian" ucap Siwon lalu menunjukan pakaian yang terpampang rapih di sana, ada 12 baju berwarna hitam, terlihat sangat hebat dan gagah. Terpampang tulisan lambang 88 di samping kanan dada seragam tersebut.

Para Guardians pun berjalan ke arah seragam mereka masing-masing. Terdapat lambang dari kekuatan masing-masing guardians di dada sebelah kiri seragam tersebut. Pakaian tersebut sudah disesuaikan dengan kekuatan masing-masing guardians.

"Lambang apa ini?" Luhan menyentuh bagian dada sebalah kanan seragam tersebut.

"88 itu adalah lambang Bersatu, lambang the Guardians dimana orang yang dengan kekuatan berbeda-beda bersatu demi kedamaian. Itulah kalian," jelas Siwon.

"Sudah cepat kenakan pakaian kalian. Planet ini membutuhkan kalian." Kata Minho.

Para Guardians pun bersiap menuju medan pertempuran.

"Jongin, kau pasti kehabisan tenaga setelah menggunakan kekuatanmu tadi." Tutur D.O khawatir, ia dapat merasakan sesuatu dari kekasihnya ini. D.O benar-benar khawatir, seertinya hatinya sudah menyatu dengan Kai, dadapa merasakan apa yang Kai rasakan, dan itu membuatnya sangat khawatir.

"Aku tidak apa-apa Kyungsoo." Jawab Kai menenangkan D.O

"Aku akan meminta bantuan Lay mentransferkan energi padamu." D.O pun lalu berjalan bermaksud menemui Lay. Namun tangan D.O ditahan oleh Kai.

"Tidak usah Kyungsoo, berjanjilah kau tetap disisiku," pinta Kai.

D.O tersenyum, ia menganggukan kepalanya, "tidak usah kau pinta pun, aku memang akan selalu ada untukmu." Balas D.O, lalu ia berdiri menghadap Kai, ia meletakkan bibirnya di depan bibir Kai. Kai mendekati bibir D.O melumatnya dengan penuh kasih sayang. Ciuman sebelum pergi bertumpur. Pertempuran besar dan dahsyat sepanjang sejarah. Tidak akan ada yang tau apa yang akan terjadi setelah perang ini terjadi. Tapi Kai merasa siap dengan apapun yang akan dihadapinya, ciuman D.O ini membuat adrenalinnya menjadi siap. Apapun yang terjadi akan selalu ada D.O disampingnya, itu semua cukup baginya.

Kini perang berlangsung panas, sebagian penduduk sudah mengungsi, sebagian penduduk pemberani turut membantu melawan. Terlihat Taeyeon sedang berada di tempat pengawasan, ia menjadi penyambung komunikasi dan pengatur strategi, ada Ratu, Raja, Yunho, dan tim strategi di atas sana dibantu dengan Youngjae anggota warriors yang biasa dikenal si jenius, ia membagikan informasi serangan di planet matoki sebelumnya dan memikirkan jalan keluar bersama yang lainnya. Sedangkan yang lainnya turun ke medan perang. Terlihat ledakan berhasil menghempas HyukJae dan Donghae. Disebbelahsana Onew dan kopral Dana sudah terkulai tidak dapat berbuat apa-apa. Kota Imperium yang adalah distrik 1 kini sudah hancur, tidak terlihat ada gedung yang masih utuh. Semua gedung pencakar langit, dan gedung besar kini sudah kehilangan kemegahannya. Banyak prajurit yang sudah tidak bergerak, mereka jatuh menumpuk di kota imperium. EXO Planet kini dalam posisi tertekan.

"The Guardians, captain Choi, Gaine Minho dan 6 anggota warriors planet matoki telah tiba. Mereka sedang berjalan keluar istana." Laporan Taeyeon kepada prajurit di medan perang menggunakan telepathy nya.

"Bagus! Cepat suruh mereka kesini." Ucap Jessica yang baru saja membekukan musuhnya.

"Mereka terlihat seerti pahlawan skarang dibandingkan bocah." Ucap Hyoyeon berkomentar melihat kedatangan the Guardians.

"Lihat musuh berdatangan dari gerbang kota imperium" lapor seorang tim strategi.

"Bersiaplah kalian barisan gelombang musuh yang ke4 datang." Kata-kata Taeyeon terngiang di otak para pasukan EXO planet.

"Baiklah, aku siap!" Ucap Shindong bersemangat baru saja menghancurkan satu kepala musuh.

Terdengar hentakan kaki pasukan musuh sangat kencang.
"Jumlahnya banyak sekali, sial" ucap Tiffany melihat pasukan musuh yang dua kali lebih banyak dari sebelumnya.

Namun seketika itu juga ada angin kencang yang membentuk pusaran angin. Kini terlihat ada tiga pusaran angin tornado mengobrak-abrik, menghabisi semua barisan musuh yang sedang menuju kota imperium.

"Sehunnie!" Pekik Yoona bahagia, mengetahui itu anak didiknya yang melakukannya.

Awan hitam tiba-tiba berkumpul di atas para pasukan musuh, petir pun menyambar dari langit membakar semua pasukan. Melihat itu Yesung pun membuat semakin banyak awan hitam. "Chen!" Ucap yesung sambil tersenyum.

Kemudian munculah hujan, dan..
"Eh? Ada hujan es juga?" Jessica terkejut.
"Unnie Xiumin sepertinya lebih kreatif dari mu." Kata krystal menggoda kakaknya.

Es yang jatuh dari langit membentuk sesuatu yang tajam, membunuh para pasukan musuh.
Kemudian entah ombak dari mana berdiri sangat tinggi siap menerpa pasukan musuh.

Lalu seohyun membantu para kekuatan the Guardians, ia membuat bintang berjatuhan menimpa dan meledakkan para pasukan musuh.

Para Warriorspun merasa mereka butuh segera bergabung. Kini para warriors sudah berbaris di atas dinding perbatasan Kota Imperium. Mereka berbaris sejajar dan menyiapkan sesuatu ditangan mereka. Bazooka!

"dalam hitunganku!" ucap Yongguk memberi perintah. "satu... dua... tigaa.."

BAAAM WOSSHHHHH DOAAARRRRR~

Terlihat ada 5 sinar warna-warni bergabung melebur menjadi sangat besar. Sungguh indah warna-warnanya, namun jangan tertipu. Saat itu juga sinar itu berhasil menghancurkan para pasukan yang masih selamat dari serangan combo guardians dan pasukan exo lainnya.

Dengan serangan kombo, para pasukan musuh gelombang 4 sama sekali tidak bisa melewati gerbang menuju kota imperium.

"Daebakk.. Mereka hebat" sorak Sooyoung.

Namun kesenangan itu tidak berlangsung lama. Tiba-tiba ada 13 orang yang berdiri di depan dinding batas kota imperium. Kemudian tiba-tiba ada suatu black hole besar, dan dari sana keluar pasukan monster berwarna ungu gelap keluar menyerang.

Terlihat ke 13 orang tadi turun dari dinding dan ikut menuju pertempuran.

"Itu mereka ! Termatismou ! Pasukan setara dengan Jendral!" ucap Youngjae memberi tau Taeyeon.

"Ne?" Tayeon terkejut "setara dengan level Jendral?"

"Tenang noona, kan ada kami, biar kami yang mengurusi." Terdengar suara Kai yang muncul etah dari mana.

"Jangan bertindak bodoh, mereka setingkat Jendral, Kai!" Bentak Taeyeon.

"Lalu kenapa?, kau tau noona, guru yang mengajariku itu adalah pasukan kusus yang sudah dilatih sejak ia masih kecil, bahkan dia lebih kuat dari tingkat Jendral," ucap Kai. "Tenang, kau bersantai saja disini dan urus yang lain. Percayakan yang ini pada muridmu noona, jaa.. Aku pergi" WOOTT Kai menghilang lagi.

"Apa tidak masalah?" Tanya Youngjae.

Raut wajah Taeyeon berubah setelah mendengar ucapan Kai.

"Tidak masalah, mereka sudah bukan bocah, lagipula ini sudah menjadi takdir mereka." Taeyeon pun tersenyum.

Next Up - Bagaimana kelanjutannya? Apa yang akan terjadi? Bagaimana pertarungan akan berlangsung? Saksikan di Chapter selanjutnya.

Lee MingKyu : Sorry ya banyak trollingnya. Jujur kalo romance author suka, tapi kalo sexx.. hmmm.. wkwk.. B.A.P ada kok nihh.. next chap lebih banyak problem Yongguk dibanding warriors lainnya, wkwk Himchan pasti ngambek tau ini, :p

-TBC-

Thanks For Reading

Leave Your Comment