Reborn of The EXO Planet Legend: 12 Guardians
Chapter 27: Forced Duty
SamKang
enjoy ^^
Pada ngerti kan Chaper 26 sebelumnya? wkwk.. sekarang Misi baru untuk The Guardians. enjoyy
Kini di ruangan bernuansa putih bersih dan steril, semua para pasukan memenuhi ruangan tersebut. Suara teriakan, erangan, ricuh, teriakan, eluhan mewarnai keadaan di ruangan medical kerajaan itu. Para pasukan sedang dirawat di bagian Medical Kerajaan, rumah sakit kusus untuk warga istana imperium termasuk para prajurit.
Disampingnya ada ruangan lebih private, tempat untuk para pasukan kusus. Suasananya jauh lebih tenang dari pada ruangan sebelah. Terdengar hembusan alat yang menseterilkan ruangan itu, bunyi alat detak jantung juga terus berbunyi saling membalas. Semuanya dijadikan satu ruangan, ruangan satuan private tidak bisa digunakan, karena jumlah terbatas terpaksa ruangan tersebut menjadi ruangan unit gawat darurat. Jumlah orang yang terluka parah terlalu banyak. Terpaksa ruangan private yang ada digunakan jadi ruangan operasi.
Di ruangan ini, berjejer tempat tidur disana untuk para pasukan kusus yang mengalami luka parah, dan belum bisa menyadarkan diri. Disana terlihat nama dan data pasien di depan tempat tidurnya. Onew, Donghae, Eunhyuk, Yesung, Sooyoung, Sunny, Victoria, Luna, Dana, Stephanie, Jaejoong, Kai, Lay. Zelo dan Daehyun juga ada disana.
15 orang belum sadarkan diri, yang lainnya juga mengalami luka berat. Parahnya lagi, Raja sekarat, masih dalam ruangan operasi. Ratu dari tadi sangat resah, Yunho berusaha menenangkan Ratu, namun Jaejoongnya juga sekarat dan belum sadarkan diri. Suho juga tidak bisa memperhatikan satu persatu anggota guardiansnya. Kris kini menggantikan peran Suho, memeriksa satu persatu anggota dan membuat laporan nantinya. Suho kini sedang menemani Lay, ia sudah tertidur disamping Lay. Tentu seperti biasa pasangan Kaisoo juga disana, disamping Lay berbaring Kai dan D.O juga disana. Para warriors pun juga disana, menjaga Zelo dan Daehyun.
Tidak terdengar banyak suara disana. "Suho, D.O makanlah dulu, kalian tidak boleh ikutan sakit." Luhan dan Sehun datang mengingatkan Suho dan D.O sudah 2 hari mereka disana.
"Iyaa baiklah" jawab Suho.
Sehun lalu menghampiri D.O, "hyung, Kai akan baik-baik saja, ayo makanlah dengan kami." Ajak Sehun.
Dengan berat hati D.O pun akhirnya berdiri. D.O ingin ketika Kai bangun nanti, dirinya ada disampingnya. Namun akhirnya ia menuruti kata Sehun.
"Teman-teman lebih baik kita makan dulu, ayoo," Luhan lalu juga mengajak para warriors.
Kali ini semua makan di ruangan tengah. Kursi Raja terlihat kosong. Ratu hadir disana berusaha menutupi kesedihannya, entah Raja akan selamat atau tidak, jurus yang ia gunakan membalikan waktu terlalu beresiko. Perdana Mentri Yunho juga berharap dirinya tidak disana, namun dirinya adalah perdana mentri, dan Raja sedang tidak ada disana. Suasana seperti ini selalu hadir ketika selesai perang, meskipun pohon kehidupan tidak sepenuhnya mati. Karena kekuatan Raja semua menjadi lebih baik, dengan membalikan waktu para prajurit jadi memiliki kesempatan memperbaiki keadaan, melawan dan menang. Karena kekuatan raja jugalah pohon kehidupan masih hidup, meskipun setengah tubuhnya sudah mati.
Ratu lalu berdiri mengangkat gelas dan garpunya. TING TING bunyi benturan antar garpu dan gelas kaca terdengar. "Ehmm.. Pertama saya Ratu EXO Planet ingin berterima kasih atas bantuan dari Warriors planet Matoki, dan juga rekan-rekan pasukan semua. Kejadian buruk yang sudah kita tunggu pun akhirnya telah terlewati. Namun tidak berarti ini sudah selesai. Raja masih terbaring, namun kita tetap harus melanjutkan misi mengehentikan sang kegelapan. Dimohon kepala pemimpin tiap kelompok untuk bertemu setelah makan. Sekarang mari kita nikmati hidangan kita, bagaimanapun juga kita telah berhasil memukul mundur sang kegelapan dan menyelamatkan setengah dari pohon kehidupan. Kita belum mati! Sang kegelepan akan menerima balasannya."
Kata-kata Ratu membuat para pasukan bersemangat. Benar, mereka belum mati, bahkan mereka sekarang sedang menikmati makanan mereka. Bukankah ini sesuatu yang hebat? Setengah pasukan Termatismoú sudah mati. Sang Kegelapanpun kabur ditengah pertempuran. Bukankah ini berita baik?
...
Kini tiap pemimpin telah berkumpul dengan Ratu. Perdana Mentri Yunho, Jendral Kangin, MeyJen Junsu, Brigjen Changmin dan Yoochun. Captain Siwon dan Gaine Kibum mewakili divisi kusus kerajaan. Taeyeon dan Tiffany mewakili Queen Pearls, Suho dan Kris mewakili the Guardians. Juga Yongguk dan Himchan ada disana.
"Baiklah, semua sudah berkumpul," ucap Ratu seraya turun dari tempat duduk tahtanya. "Bisa tolong laporkan pertarungan kemarin, dan bagaimana raja bisa jadi seperti itu?"
"Saya akan memulai duluan Ratu. Ehmm.. Serangan dibagi jadi 5 golongan. Saya bersama Taeyeon dan Raja berada di ruangan kontrol. The Guardians dan Warriors datang dari planet Matoki pada saat gelombang ke 4, mereka datang dan langsung menyerang menghabiskan pasukan musuh. Kemudian mereka dan bersama Yongguk dari Warriors ditantang oleh 13 pasukan kusus kegelapan termatismoú. Mereka melakukan one on one battle dan terkurung dalam suatu ruangan sampai salah satu diantara mereka mati. Golongan ke 5 sang Kegelapan dan pasukan barunya datang. Entah bagaimana ia berhasil masuk langsung ke Pohon Kehidupan. Setelah itu Raja pun memaksa untuk bertemu langsung dengan sang kegelapan. Setelah itu tadinya aku hampir mati, namun terselematkan dengan kekuatan raja, memutar kembali waktu, dan lalu rajaa.." Yunho menghentikan kata-katanya. Tidak ada pasukan yang terkejut mendengar penjelasan Yunho, seakan mereka semua tau apa yang telah terjadi.
"Stamina Raja memburuk, dan terjatuh. Entah bagaimana sepertinya sang kegelapan mengetahui apa yang dilakukan Raja. Ia lalu mengeluarkan serangannya mengarah pada Raja, saat itu LetJen Jae disana menghadang serangan langsung Sang Kegelapan. Namun kekuatannya terlalu besar, Jae terhempas dan raja terkena radiasi kekuatan tersebut. Tak lama kemudian sebagian guardians dan Queen Pearls datang, berhasil memukul mundur Sang Kegelapan, Pohon Kehidupanpun berhasil diselamatkan walau hanya tinggal setengah," Yunho menutup penjelasannya.
Sang Ratu mencerna setiap perkataan Yunho, kembali duduk tenang memejamkan matanya. Menarik dan mengehembuskan nafasnya. "Bagaimana dengan keadaan musuh?"
"Kami tidak membiarkan para prajurit musuh lari, dan sepertinya sang kegelapan sengaja meninggalkan mereka. Sedangkan pasukan kusus Termatismoú 8 orang berhasil dikalahkan, dan 7 lainnya berhasil lari termasuk yang menemani sang kegelapan di area pohon kehidupan saat itu. Menurut Taeyeon ada sesuatu pada sang kegelapanyang aneh," jelas Yunho.
"Sesuatu?" Sang Ratu melepaskan pandangannya pada Taeyeon.
"Benar ratu, menurut saya ada sesuatu yang menahan sang kegelapan mengeluarkan kekuatannya. Sepertinya kekuatannya belum pulih Ratu," jelas Taeyeon.
"Belum pulih?" Tanya Ratu.
"Tepatnya belum terkumpul dari pada pulih Ratu. Kekuatan Sang Kegelapan benar-benar di bawah ekspektasi yang mulia, menurut legenda harusnya kekuatan kegelapan tidak selemah ini." Jelas Taeyeon.
"Lalu?"
"Yang menyerang kita bukanlah sang kegelapan, namun Sang Penerus kegelapan, ia muncul ditengah kami waktu itu. Sang penerus kini mengumpulkan energi planet berpenghuni untuk membangkit Sang Kegelapan yang sebenarnya kembali, dan yang seperti kita semua tau, bumi adalah sasaran selanjutnya." Jelas Taeyeon.
"Baiklah semua kelompok bersiap, aku akan memberikan misi baru," titah Ratu.
...
"Keadaannya masih sangat buruk, serangan yang mengenai kepalanya benar-benar dalam jarak sangat dekat, kita akan melakukan operasi lagi secepatnya, aku harus pergi dahulu, maaf permisi" seorang pria dengan pakaian hijau bermasker baru saja berjalan meninggalkan D.O.
D.O benar-benar tidak tau apa yang harus ia lakukan. Kai masih terbaring, entah selamat atau tidak, D.O lalu berjalan kembali ke kamarnya. Terlihat ada frame foto, 2 namja terlihat disana membuat simbol v(˘⌣˘) tersenyum lebar. Namja yang satu terlihat sangat cool, badan tinggi, rambut hitam, senyum mempesona. Disebelahnya ada namja bermatakan bulat, namun tidak begitu terlihat besar difoto itu. Senyum kecil terbentuk dari bibir mungilnya, imut sekali.
D.O belom sempat membersihkan badannya lagi. Luka di paha kirinya itu benar-benar terasa perih, lukanya belum menutup benar, tapi sudah tidak masalah untuk terkena air. D.O lalu melepaskan pakaiannya, memutar keran air panas. Kembali D.O sedang berada ditempat favoritnya, kamar mandi. Tempat yang bisa menenangkan hati dan pikiran. Tempat dimana ide-ide muncul. Tempat dimana biasanya D.O berpikir bagaimana caranya memecahkan masalah.
Apa yang akan terjadi kalau operasi nanti gagal? Apa Kai akan menghilang? D.O benar-benar tidak mengerti. Setelah berendam ia harus pergi mengobati kembali lukanya, dan mengucapkan salam perpisahan pada Kai.
D.O merasa sudah cukup berendam, ia tidak mau perasaanya berlarut-larut. Ia harus segera bangkit, perang ini belum selesai.
...
"Hyung.." Panggil Sehun.
"Iya, aku sudah selesai." D.O berdiri dari posisi berlututnya. Ia lalu menaruh sepucuk surat dan bunga mawar merah darah kesukaan Kai. Ia berdiri, menutup matanya dan tersenyum. "Sampai nanti, Jonginiee. Saranghae" lalu mengecup dahi Kai.
Sehun sudah menunggu diluar, "ayo kita harus pergi."
"Baiklah"
KLEKK
Pintu tertutup.
"Chagiie, aku senang kau disini kita ini memang jodoh yaa" Chanyeol kini sedang berjalan berdampingan dengan Baekhyun menuju pangkalan pesawat EXO Planet.
"Chaggie ingat yaa kau tak boleh jauh-jauh dari ku!" Kata Baekki.
"Tentu Byun Baekhyun, memangnya aku mau kemana lagi?" Jawab Chanyeol.
"Heii.. Sudah cukup, aku tidak mau dengar." Suara Suho terdengar dibelakang mereka.
"Hyungg.. Kenapa? Kau iri? Kau baru saja menangis ya? Dasar cengeng!" Seru Baekhyun.
"Jangan bilang kau menangis karena Lay? Dia kan baik-baik saja, bahkan dia sudah bisa ikut misi ini, kenapa kau menangis?" Tanya Chanyeol.
"Dia terlalu berlebihan, dia menangis karena Lay sudah siuman dari kemaren. Suho kira Lay akan mati, benar benar berlebihan" Baekhyun mengeleng geleng kan kepalanya.
"Kalian, jangan begitu, aku bisa nangis lagi." Suhopun memasang tampang jelek.
"Sudahh.. Repot kan kalo Suho nangis" Luhan datang menghamppiri mereka dilorong.
"Ne? Luhan hyung? Dimana Sehun?" Tanya Chanyeol.
"Dia sedang menemui D.O, Kai akan dioperasi lagi malam ini." Jawab Luhan.
"Ne? Lagi?" Pekik Baekhyun.
"Iyaa, sepertinya sangat gawat sekali. D.O tidak bisa menunggu Kai, jadi dia harus memberi salam perpisahan dulu kan." Kata Luhan.
"Kita sangat keterlaluan, bahkan kita belum mengucapkan selamat tinggal." Chanyeol nyadar diri.
"Mau bagaimana lagi, ini kan dakdakan Yeolli, pasti Kai bisa memaklumi, yang penting kan D.O" ucap Baekhyun.
"D.O pasti sedang sedih sekali, ia yang seharusnya nangis hyung! Bukan kau!" Ejek Baekhyun lagi.
"Huaaa kalian jangan begitu" Suho menghentikan langkahnya, menunduk dan mengucap matanya.
"Sudahlah baekki, jangan iseng gtu." Luhan berusaha membela Suho.
"Weee.. Biarin, ayo Yeolli!" Baekhyun menarik tangan Chanyeol dan segera berlari.
Next Up -kemana mereka ppergi? Apakah Kai baik-baik saja? Cek di chapter selanjutnya.-
Author mau coment tentang GROWL! Gilaaa kerenn bangeettt.. hot hot hot... gak sabar nunggu drama versionnya omo :o. How about you guys,?
btw, pada ngerti gak cerita ff Author ini? wkwk... commentnya yaa.. thanks.
ArRuSwari96: wahh wahh.. pasti, ntar ditambahin scene Zelo dehh.. wkwk.. Jujur ya, sering denger saint saiya, tapi lupa ya yang mana. yang jelas inspirasinya bukan dari itu, wkwk.. Thanks banget yaa.. ayoo diikutin terus ceritanya. :)
chairun: nahh udah ketauan kok. D.O itu favorit Author, kalo mati, Author juga bunuh diri :o :p, gaklahh.. gak mungkin D.O author bikin mati wkwk...
Lee MingKyu: sudah dijawab rasa penasarannya. haha.. kalo kebanyakan fighting scenes takutnya pada bosen. Readers disini banyakan maunya romance.
GIMANA READERS? KALIAN LEBIH SUKA ROMANCE OR ACTIONS? Tell me in the review section below. Leave your comment pleasee..
Leave Your Comment
Thanks For Reading
-TBC-
