Reborn of The EXO Planet Legend: 12 Guardians
Chapter 43: Break the Curse
SamKang
enjoy ^^
maaf Typo
- Haloo semua readers yang setia nungguin ini cerita yang lama bener gak update-update. Maaf ya semua soalnya author sibuk UAS UAN acara sekolah dan lain-lain. Nanti selesai ini author bikin acara tebar pesona dan bales-balesin reviewnya readers, seakrang enjoy baca dulu yaa, selamat membaca-
Kembali hari ini terasa berat, awan hitam lagi-lagi menyelimuti langit angkasa biru. Awan putih seperti terpukul mundur oleh geruhnya awan-awan hitam yang terbawa angin kencang. D.O berdiri di bawah kumpulan awan tersebut. Berdiri di tengah pertempuran besar, mungkin terbesar yang pernah terjadi di alam semesta.
D.O menatap langit, tetesan air mengenai wajahnya. Berat.. rasanya berat berdiri di bawah awan hitam pekat diatas. Padahal tadi pagi D.O seperti disemangati oleh awan putih dan mentari hangat yang seakan memberikan energy semangat baru bagi D.O.
Namun kembali, D.O merasa berat, matahari hilang begitu saja meninggalkan D.O. Berat.. bagi D.O. Berat, kalian tau sendiri kan, perlukan author menjelaskan kembali?
Menjadi pahlawan tiba-tiba
Menjadi pelindung alam semesta tiba-tiba
Menentukan keselamatan galaksi tiba-tiba
Berlatih keras tanpa henti
Berperang terus menerus
Melawan dan menguras fisik dan mental
Belum lagi kehilangan seorang kekasih..
Kai.. Kim Jongin, kini berdiri didepannya.
D.O tidak mengerti apa yang terjadi dengannya, masih tidak mengerti. Hanya sang kegelepan dan author lah yang tau apa yang terjadi. Eh.. Tp bagaimana author tau? Tentu saja author tau, kan author yang buat..
D.O menatap lurus langsung kearah mata Kai. Kosong, gelap, dingin.. Tak ada ekspresi pada wajahnya, semua terasa gelap. Bukan kulit Kai yang gelap, karena emang udah dari sananya. Namun tatapan, ekspresi, dan mata. Mata yang biasa membuat D.O jatuh cinta, Mata bagai mentari yang selalu menghangatkan hati D.O yang tak pernah tenggelam tertelan malam. Namun saat ini mata itu lah malam, mata itu gelap.
"Kai.." D.O berusaha menempakan senyum beratnya.
"heii, ini aku D.O, Do Kyungsoo.. Kau,, kau ingatkan?"..
Hening.. tak ada jawaban dari Kai. D.O berusaha menelan ludahnya. Berat…
"Kai, ayolah kita pulang, kita pergi dari sini. Semua sudah rindu padamu, terutama aku, kau.. juga kan?"
Hening, lagi lagi gelap yang hanya terpancar dari mata Kai.
"Kai.."
Taeyeon sang pelatih pasangan KaiDo ini tak kuasa menahan adegan didepannya ini, Taeyeon melangkahkan kakinya kea rah D.O, "D.O sudahlah, dia bukan Kai yang kita kenal lagi, dia sudah tak ada, D.O sadarlah.. Kai yang kita kenal…"
"TIDAK!" bentak D.O keras. "Aku tau.. aku tau dia disana, aku tauu.." Ucap D.O, yang membuat kaki Taeyeon bergetar, Taeyeon mengembalikan langkah kakinya kembali.
"Kai, Kim Jongin, benarkan, kau, kau kan ituu.." ucap D.O yang juga bergetar nada suaranya. Air matanya mengalir dari sudut kedua mata indahnya.
Lagi.. tak ada jawaban dari Kai. Hening, gelap, kosong, hanya itu yang diterima D.O dan pasukan kusus yang menyaksikan adegan tersebut.
Halilintar dan Guntur terus semakin gencar menyambar, menandakan awan hitam telah mendominasi langit cakrawala.
Kai mengadahkan wajahnya ke atas, setetes air hujan turun kearah wajahnya. Air tersebut seperti jatuh perlahan lahan dari atas awan sampai menyentuh pipi Kai. Begitu tetesan air tersebut pecah membentur pipi Kai, sebegitu juga..
WOOSHHHHH…
Kai menghilang dari hadapan mereka.
Sentak, Hyunsik yang tau kekuatan Kaipun melompat menerjang tubuh D.O, "D.O awas!"
BAKKKKK..
Tubuh D.O terjatuh kearah kanan, membentur tanah. D.O merintih, tangan kirinya menggenggam tangan kanan yang terbentur tanah. Ia membuka matanya dan mengarahkannya ke depan.
"HYUNSIKK!"
Hyunsik terpental jauh dari jangkauan D.O. bermeter-meter jaraknya, dan tergeletak di tanah menahan rasa sakit di perut sebelah kanannya.
WOSHHHH.. Kai kembali menghilang.
"SEMUANYAA! BERSIAPLAHH PASANG KEDUA MATA KALIAN BAIK BAIK!" Seru Victoria memperingatkan semuanya.
Semua pasukan kusus beserta Queen Pearls pun bersiap dengan kuda kuda dan senjata kekuatan mereka. Mengantisipasi semua yang buruk akan terjadi.
DUAKKK..
DARRRRR..
BOMMMM...
Tiga pasukan kusus tiba-tiba terjatuh tergeletak ditanah kesakitan..
"Sial.." umpat Suho.
DUAKK
BAKKK
DUARR.
Tak sampai disitu, para pasukan pun kembali berjatuhan satu persatu,
4..5..6..7..8..9..12..15..17..19..23..25..27..31..35..38..
Terus satu persatu jatuh merintih begitu cepatnya..
WOSHHH.. –Kai kembali muncul, menampakan dirinya dihadapan pasukan kusus yang tersisa. Taeyeon, Krystal, D.O, Kris, Yongguk, JB, Jackson, dan Sehun.
"WOW, kekuatan apa itu? Benar0benar dilevel yang berbeda." Ucap Jackson berkomentar selagi ia tercengang dengan kekuatan Kai.
"Kekuatannya teleportasi, tapi aku tidak tau bisa sampai seperti ini." Jawab Sehun sambil memperhatikan gerak-gerik Kai.
"Kami sudah berhadapan dengan ini sebelummnya, tapi sepertinya kekuatannya bertambah." Ucap Krystal yang mengobservasi penyerangannya barusan.
"Kita harus lebih hati-hati, dia bisa muncul dimana saja, jangan sampai terkena kontak fisik dengannya, menghindar lebih baik, jadikan mata kita satu, swaling menjaga yang lain, mengerti!" titah Taeyeon pada pasukan kusus tersisa.
"OISHHHH!" jawab semuanya.
D.O masih terpana melihat kekuatan Kai, ia tak menyangka Kai benar-benar menyerang teman-temannya.
Dipojok sana, Hyunsik kembali berdiri. Tinju Kai tadi tidak mengenai bagian tubuhnya. Pukulan Kai meleset, namun tinju Kai seperti diselimuti aura-aura sehingga aura tersebut memberikan jangkauan diameter lebih luas sehingga menyakiti Hyunsik.
"Hati-hati, aura ungu pada tinju Kai sangat berbahaya, kita harus menghindar lebih jauh dari tinjunya." Hyunsik mendekat pada pasukan yang tersisa.
"Kau taka pa?" Tanya D.O.
"Tentu, kau tak perlu khawatir."
…
"Baiklah, semua siap? Kita lakukan strategi yang tadi." Ucap Taeyeon yang berbicara melewati kekuatannya yang bisa mengintrol otak manusia. Taeyeon sudah sejak awal berusaha mengkntrol otak Kai, berusaha membuatnya kembali seperti semula. Namun entah mengapa kekuatan Taeyeon tidak bekerja pada Kai yang sekarang.
WOOSHHH..
Kai kembali berteleportasi, siap melancarkan serangannya..
Kesembilan pasukan kusus yang tersisa bersiap menyambut datangnya serangan Kai.
D.O berdiri disamping Hyunsik, menemaninya dan menjaga Hyunsik seperti apa yang Hyunsik sudah lakukan untuk D.O. dan dibelakang mereka berdua ada Sehun yang menjaga bagian belakang tubuh mereka.
Taeyeon berdiri disampingnya dan dibelakangnya ada Krytal menjaga bagian belakang Taeyeon.
Yongguk dan Krispun saling menjaga berdiri di samping Taeyeon dan Krystal.
Disampingnya berdiri Jackson dan JB yang juga bersebelahan lagi dengan D.O, Hyunsik, Sehun.
Kesembilan pasukan tersebut membentuk suatu pola, lingkaran dua sisi agar mereka bisa tau dan saling membantu memasang kedua pasang mata mereka agar mereka tau setiap kali dimana Kai akan muncul.
…
"D.O.. itu DO Kyungsoo! D.O!..
Dia terlihat kesakitan, terlihat bingung, terlihat shock. Apa? Apa karena aku? Karena sesuatu yang mengontrol tubuhku ini?
D.O!
Sial dia tidak bisa mendengarku..
Tunguu… itu Hyunsik, Sehun juga bersamanya, semoga mereka bisa menjaga D.O, menjaga dari.. dariku…"
WOSHHHH…
"sial tubuh ini bergerak lagi.
Taeyeon noona, tubuhku berteleportasi kea rah Teayeon noona. Siall..
NOOONAAAA menghindarr! NOONAA! SIALLLLL!"
BAMMMMM…
"akhhh.. tubuhku terpental..
Kris.. syukurlah ada Kris…."
...
"Kerja bagus Kris!" sambut Krystal.
"Tentu, tetap berjaga Krystal." Balas Kris.
"Dia berdiri lagi," ucap JB.
"Selanjutnya ketika dia muncul, semua siap serang!" ucap D.O.
Taeyeon menatap kearah D.O, memastikan apa benar D.O siap melihat dan melakukannya. Namun tak ada keraguan diwajah D.O.
"Baiklah, siap semua!" seru Taeyeon.
WOSSHHHHH..
Kai menghilang lagi.
'dimana, dimana, dimana, dimana Kai akan keluar' D.O menatap keseluruh arah, dan tiba-tiba.
BAMMMMMM..
"D.O focus!" seru Hyunsik yang baru saja menangkis tendangan Kai dengan pedangnya.
"Sehun! Semuanya!" seru Taeyeon.
"Yeheett!" Sehun melompat melewatu Hyunsik dan D.O membentuk sebuah pergerakan tangan yang diikuti oleh kekuatan angin yang Sehun kendalikan dan..
BUUUSHHHH.. Kai terpental oleh angin Sehun. Namun tak samoai disitu, para pasukan lainnya pun sudah siap dengan posisi mereka. JB dan Jackson dengan kemampuan akrobatik mereka membuat serangan tendangan combo seperti adegan tokoh Rock Lee di komik Naruto.
Kris dan Yongguk pun memberikan serangan terakhir dengan serangan api dan laser ruby Yongguk. Dan tak lupaaa..
"HOAAAAA!" BAMMMMM tinju D.O tertanam diperut Kai membuat Kai jatuh keras ke tanah.
Para pasukan kembali berkumpul, mereka terengah-engah, berdiri terus menatap kearah Kai yang tergeletak disana tertutp terhalangi kabut.
Krystal yang mempunya kekuatan Super Sensesnya terus memperhatikan apa yang terjadi dikabut itu.
"Krystal? Apa yang kau lihat?" Tanya Taeyeon terengah lelah.
Seketika itu juga ekspresi wajah Krystal berubah, ia seperti terkejut, tak percaya dengan apa yang dia lihat "Kai.. Dia berdiri kembali!"
Para pasukan tiba-tiba merasakan bulu kuduk mereka berdiri.
"aura, ada aura ungu yang mengelilinginya, aku tak tau itu apa, tp itu sangat gelap, evil." Krystal berusaha menjelaskan apa yang dilihatnya.
Krystal tersentak "Semuanya menghindar!"
"AKKKHHHHHHH!" WOOSHHHH..
Kai berteriak, diikuti oleh suatu sinar ungu melesat kearah mereka dan meledak begitu menyentuh tanah.
BBAAAAMMMMM.. DUUARRRRR..
WOOSHHHHHH..
angin kencang terhempas oleh tembakan sinar ungu yang Kai lancarkan.
Para pasukan semua sudah berada dipinggir, melompat menghindar dari tempat asal mereka.
"sial, senjata apa itu?" keluh JB.
"apa semuanya baik-baik saja?" Tanya Hyunsik.
"Kriss! Sial Kris tak terlihat!" seru Yongguk yang sadar partnernya tak ada di sisinya.
Kabut dari hasil ledakan serangan sinar ungu tadi perlahan menghilang.
Krystal terkejut menutup mulutnya dengan kedua tangannya.
Kabut semakin hilang, dan semakin terlihat apa yang terjadi dibalik kabut tersebut.
Kai, berdiri disana, dengan leher Kris ditangannya. Kaki Kris tidak berpijak pada tanah, tubuhnya terangkat dengan hanya satu genggaman tangan Kai. Kris tampak babak belur, ada darah yang mencuat dari mulutnya. Kedua tangan Kris berusaha melepaskan genggaman tangan Kai dilehernya. Namun kekuatan Kris sudah tak sebanding dengan kekuatan Kai.
Tak ada ekspresi belas kasihan dari wajah Kai, tangannya terus mencekik leher Kris kencang.
"Ka..i.." kata terakhir dari Kris "ja..ngan.. ka..lah.. da..ri.. .. .. .lahh"
PTSSSSS..
Kepala Kris melayang dari tubuhnya. Tubuh Krispun tergeletak jatuh, tak bertenaga, tak hidup, tak bernyawa.
Kedelapan pasukan tersebut menyaksikan dengan ekspresi horror, tak percaya dengan apa yang mereka lihat. Krystal jatuh berlutut air matanya mengalir sambil kedua tangannya terus menutup mulutnya. D.O memberikan tatapan tak percaya, Kriss.. ketua, ayah Guardian mereka, apa benar-benar sekarang sudah tiada? Kris.. Kris telah mati..
sial...
"BIAADAAABBB KAUUUU!" Sehun meluncur dengan cepat bagai peluru kearah Kai. Amarahnya terhadap Kai telah memuncak. Ia tak menyangka Kai akan benar-benar membunuh Kris, Kris yang sudah bagaikan ayah bagi mereka, ayah the Guardians EXO. Tangan Sehun siap menyerang Kai, kepalan tinjunya siap ditanamkan dalam-dalam pada tubuh Kai.
WOSSHHHHH.. -Kai berteleportasi lagi dengan cepat.
Tinju Sehun hanya mengenai angin, Kai menghilang kembali.
"SIAALL KAUU PENGECUTT! KELUAR KAUUU!"
BAKKK.. Diwaktu dan tempat tak disangka-sangka munculah Kai dengan lutusnya terayun melukai punggung Sehun. Sehun terguncang kedepan, namun ia menguatkan tubuhnya. Mengendalikan angin dan mendorong tubuhnya agar tetap bertahan. Sehun membalikan badannya dan siap menyerang Kai dengan kekuatan anginnya.
BAMMMM, DUUAKKK..
Serangan tak disangka akhirnya berhasil menghempaskan Kai.
"SIALL SIALL SIALL!" Taeyeon frustasi, sebagai pelatih ia benar-benar tak percaya anak didiknya menjadi seperti ini. Taeyeon lalu mengeluarkan pedangnya dan berlari siap menebas Kai.
BAKKKK..
Pedang Taeyeon dihempas begitu saja oleh Kai yang sudah dalam posisi siap. Kai kemudian meluncurkan tinjunya lagi. Namun ada JB dan Jackson disana yang siap menahan serangan Kai. JB dengan keahlian fisiknya menepis tinju Kai, dan Jackson menarik tubuh Taeyeon, menyelamatkannya dari jangkauan Kai. Lagi, tak disia-siakan Yongguk serangan sinar Rubynya menghempas angin menerobos tubuh Kai, menghempaskannya mental jauh kebelakang.
"Noona, kau tak apa?" seru Jackson.
"Sial, dia tidak bisa dikalahkan." Keluh Taeyeon.
Terlihat Kai berdiri kembali, terdapat luka pada bagian tubuh dada dan perutnya namun luka itu seperti tidak memberikan efek apa-apa pada Kai. Kai seperti tidak bisa merasakan rasa sakit, lagi.. hanya tatapan kosong yang dipancarkan dari wajah Kai.
"Bagaimana kita bisa mengalahkannya?" Tanya Jackson lagi.
"Hati." Ucap D.O
"Apa maksudmu D.O?" tanya Sehun yang frustasi dan menganggap bicara mengrlantur.
"kekuatan hati, kekuatan cinta." Ucap D.O lagi yang menampakan mata harapan memandang kearah Kai.
Taeyeon yang mulai mengerti lalu menanyakan kepastian pada D.O. "Kau yakin?" Tanya Taeyeon menatap D.O.
"Aku yakin, aku bisa merasakannya Kai masih ada disana, masih ada detak jantung Kai, masih ada hatinya disana." Tegas D.O yang tak melepaskan pandangannya pada Kai.
"Lakukan apa yang kau yakini untuk mengembalikan Kai. Kami akan menjagamu, memberikanmu back up disini." ungkap Taeyeon menyetujui.
…
"D.O.. Apa yang dia lakukan? Dia berjalan sendiri kearahku. Apa.. apa yang kau lakukan? Jangan melakukan hal-hal bodoh! TAeyeon noona! Apa yang kau lakukan? Kenapa kau membiarkan D.O berjalan sendiri. YAA! D.O pergii dari sini! SIALL.. Tubuhku akan bergerak lagi, sial sial sial! D.O cepat pergii! DO KYUNGSOO! Sial, aku tidak bisa melakukan apapun, sial sial sial, sial tubuhku, tubuhku mulai bergerak."
...
Tubuh Kai perlahan bergerak, berbarengan dengan D.O yang terus tanpa ada rasa ragu berjalan semakin dekat, semakin dekat, dan semakin dekat kearah Kai. Tubuh Kai juga berjalan, ia berlari kearah D.O. berlari siap melakukan serangan kembali.
Jarak diantara mereka semakin hilang, jarak diantara mereka semakin mengecil, jarak diantara mereka semakin tipis. Mereka mendekat, satu meter, ¾ meter, ½ meter, ¼ meter. Tangan Kai siap melepaskan tinjunya, dan D.O masih terus mendekat kearah Kai. Tinju Kai semakin mendekat kearah wajah D.O, dan D.O pun mengangkat kedua tangannya. Begitu jarak diantara mereka hilang, dengan cepat D.O menunduk kebawah, melewati tinju Kai dan kembali keatas, dan tubuh mereka bertemu.
PUKKKKK…
Tinju Kai sudah melewati D.O, tidak mengenai dirinya, dan tangan D.O melingkar pada pinggang Kai. Tubuh mereka saling melekat, Detak Jantung mereka saling berdekatan, paru-paru nafas mereka saling berhadapan. Dan sebuah pelukan, hanya sebuah pelukan yang D.O bisa lakukan.
D.O dapat kembali merasakan detak jantung Kai. Detak Jantung mereka berdetak bersamaan. Dada mereka mengembang mengempis secara bersamaan. Hembusan nafas mereka dan juga detak jantung mereka berdua, membentuk suatu kesatuan alunan yang sama. Sebuah kecupanpun melengkapi adegan hangat tersebut.
CHU~
...
"Kyungsoo.. ini.. hangat.. ini.. aku seperti.. seperti bertenaga kembali.., aku seperti.. aku seperti….. Hidup.."
...
Seperti film-film Disney akhir-akhir ini. True Love Kiss..
Sebuah sinar ungu disekeliling Kai terangkat keatas menghilang punah tergantikan dengan sinar kuning magical yang hangat, yang menguapkan dan melenyapkan semua kegelapan dalam diri Kai.
"APA? APA-APAAN INI?" dari kejauhan sang kegelapan meyaksikan melewati dengan kekuatan virtualnya. "KEKUATAN APA ITU? KEKUATAN YANG DAPAT MELENYAPKAN KEGELAPAN?"
"Kyungsoo…" Kai akhirnya mengucapkan sebuah kata.
"Jongin?." Sahut D.O. terlihat Kai seperti letih, nafasnya terengah-engah. Ia menatap kearah D.O. dan D.O menatap kearah Kai.
"Aku tau kau akan kembali," ucap D.O dengan senyumnya. Senyum yang tak ada beban. Senyum tulus bahagia yang sudah lama tak pernah terlihat oleh kita.
"Terima Kasih, kau tidak menyerah untukku," ucap Kai, tatapan Kai lalu sayu, "maafkan aku, aku.. aku.." air mata kini berganti mengucur dari mata Kai. "Aku berusah memperingatkanmu.. Hiks.." Kai terisak tangis, "tapi suaraku, kau tak dapat mendengarku. Aku sudah melakukan hal buruk pada kalian, terutama padamu.. Akuu.. Aku.. Aku tak berguna..."
"Jangan berkata seperti itu Kai. Aku tau kau disana, aku dapat merasakanmu. Sudah Tak, apaa.. Kau tau kan, aku mencintaimu" ucap D.O jelas terdengar ditelinga Kai, membuat Kai semakin tidak dapat menahan air matanya yang semakin bercucuran. Sebuah kecupan kembali mendarat di kening Kai.
Chu~
Taeyeon, Krystal, Sehun, Hyunsik dan lainnya pun ikut menghampiri pasangan sejoli kesayangan author, KAISOO.
Taeyeon tersenyum, ia ikut memeluk Kai yang kini sudah jatuh berlutut dalam pelukan D.O. Taeyeon memeluk Kai, brusaha membuat dia nyaman. Hyunsik pun juga berlutut, memeluk keduanya. Tentunya juga Sehun…
"Yeheeett!" Sehun berlutut dan juga ikut dalam group hug dengan sahabat lamanya itu, sahabat sejak jaman masih sekolah. Amarah ya berubah menjadi lembut, tak kuasa ia menahan tangis bahagia karena sahabatnya ini telah kembali.
Krystal, Yongguk, JB dan Jackson berdiri mengelilingi mereka, ikut terharu dan bahagia pada reunion ini. Reuni yang menyatakan betapa kuatnya kekuatan Cinta itu, kekuatan untuk Believe, Keep Faith, Trust, and Love, There are no greater power than a power of true Love.
…
"TRUE LOVE HAH? TRUE LOVE DOES NOT EXIST! NEVVEEERRRR!" Seru sang kegelapan dari istana markasnya.
"Sepertinya kau harus menerimanya, Sang Kegelapan.." TA-DAH Perdana Mentri Yunho beserta pasukan lainnya sudah tiba di markas sang kegelapan (ini pasukannya beda ya bukan pasukan kusus, kalian ngertikan?)
"APAAA? KALIAN BERHASIL KESINI?" Seru sang kegelepan terkejut.
"Sepertinya kau terlalu terfokus pada adegan kisah cinta muda disana, coba lihatlah disekelilingmu." Balas Yunho sambil memberikan smirk peleleh hatinya.
"APAAA?" sentak Sang Kegelapan melihat kearah medan pertempuran, para pasukan kegelepan telah terpukul mundur, dan tak sedikit pula yang sudah gugur. Beberapa diantara mereka telah pergi kabur, dan beberapa sedang berusaha masuk kembali ke istana atau markas. Sayangnya dalam markas tersebut sudah ada Perdana Mentri beserta gaine-gaine lainnya yang telah berhasil menyusup karena kurangnya penjagaan. Sepertinya sang kegelapan terlalu percaya diri untuk menang, sampai ia tidak memerhatikan keadaan istananya sendiri.
"Sekarang bersiaplah menerima kekalahanmu Kegelapan.." PM Yunho, melompat dari menerjang sang kegelapan, dan HAP..
Sayangnya sang kegelepan menyulap dirinya dan berpindah pada tempat lain.
"Sial, sudah capek-capek kesini si kegelapannya malah pergi," ucap Yunho yang tak dapat menangkap apa-apa selain udara yang diterjangnya.
"PM Yunho! Gawat, dia pergi ke tempat dimana pasukan kusus berada!" seru Minho.
"APA?" PM Yunho berdiri dan membersihkan pakaiannya. "Yoochun, Junsu, Changmin, Dana dan Stephanie, kalian telusuri bangunan ini, dan bersihkan semuanya bawa pasukan kalian." Titah Yunho.
"Baiklah Yunho," jawab Junsu.
"Kapten Kangin, Kapten Siwon, dan semua Gaine, juga…. Kamu sayangku Jaejong ah.. kita akan ke tempat dimana para guardians berada. Sampai disana bantu para pasukan yang terluka, Minho, bawa kita pergi dari sini. Kupercayakan istana ini pada kau Junsu."
"Baiklah, ayo semua bergadengan, siap? Kita pergi" WOOTTTT.. Minho membawa Yunho, Kangin, Jaejoong, serta Gaine lainnya ketempat dimana KaiSoo berada. Dengan kekuatan dimensi Minho, berpindah tempat secara cepat bukan masalah baginya.
WOOOTTTT..
Sampailah mereka di tempat lokasi.
Para pasukan kusus sudah bersiap pada posisi mereka. Para pasukan yang tadi terluka karena serangan Kaipun juga sudah terjaga. Didepan mereka berdirilah sang Kegelapan sendiri.
"Heii.. lihatlah sepertinya kau kabur kearah yang salah sang kegelepan.." ucap Yunho yang bermaksud mengejek sang kegelepan.
"Ohh, Kau pikir begitu?" Tanya sang kegelepan, sambil membawa tongkatnya berjalan kearah kanan.
"Tentu saja, apalagi namanya selain kabur? Sayangnya kau malah menuju kesini, ketempat pasukan kusus terhebat berada," ungkap Yunho yang sambil berjalan kearah depan melindungi semua pasukan kusus dibelakangnya.
"aku memang ingin kesini. Aku ingin menghabisi mereka," jari telunjuk kanan sang kegelapan terangkat kedepan, menunjuk kearah Kai dan D.O yang berdiri berdampingan dan siap dengan apapun yang terjadi.
Yunho lalu malah terbahak, melepas dahaga tawanya "Haha.. apakah kau masih tidak belajar? Kegelapan sampai kapanpun kau tak akan menang."
"HAHAHAHA.. Kalian lah YANG TAK PERNAH MENYADARINYA" disaat itu juga, dengan cepat Sang kegelapan menusuk tongkat hitamnya kedalam tanah. Seketika itu juga terpancar sinar ungu dari dalam tanah, merambat terus ke kanan dan ke kiriya. Membentuk suatu lingkaran besar bila dilihat dari atas. setelah membentuk lingkarN yang mengelilingi para pasukan kusus, dari sinar tersebut munculah zombie-zombie, dan tampak pakaian mereka seakan seragam, yaitu putih.
"TERMATISMOU?!" Seru Sehun. "Mereka bangkit?"
"Semua persiapkan diri kalian!" seru Taeyeon.
"Tunggu ada yang aneh dari mereka," Tiffany yang baru membaik menelaah keadaan termatismou.
"apa yang aneh?" Tanya Jessica.
"Tongkat, sebelumnya mereka tidak menggunakan tongkat." Jawab Tiffany.
Terlihat masing masing dari termatismou memegang sebuah tongkat. Tongkat hitam yang sama seperti milik sang kegelepan, namun ukurannya lebih kecil.
"Tunggu, pertahankan pola bertahan! Tungggu sampai mereka menyerang!" titah Yunho.
Sang Kegelapan memberikan smirknya "Dasar Bodoh," begitu ucapnya "Ritual, MULAI!"
Bersamaan dengan sang kegelapan, para zombie termatismou yang berjumlah 14, dan 15 bersama sang kegelapan menancapkan ujung tongkat mereka ke dalam tanah pada posisi mereka yang membentuk pola lingkaran yang besar dengan para pasukan kusus berada didalam lingkarannya.
Dan dari ujung tongkat lainnya muncul sinar ungu yang melonjak ke atas awan. Mengunpulkan awan hitam semakin menggumpal dan semmakin keruh. Awan awan itu menyebabkan halilintar dan Guntur berderu seru membuat para pasukan kusus terkejut.
"Apa ini?" Tanya Mark dari GOT7
"Sial, apakah kita terperangkap?"Tanya Suho.
"Guys, apapun yang akan terjadi aku mencintai kalian semua, dan ini adalah pengalaman paling menakjubkan yang pernah terjadi dalam hidupku, suatu kehormatan bisa berjuang bersama kalian, aku mencintai kalian, kalian tau kan?" seru Chanyeol yang seakan siap mati.
"Jangan berisik Chanyeol, kau semakin membuat telingaku sakit." Balas Baekhyun.
"BAekkiee, kau tegaa!?"
"CUKUP PERMAINANNYA BERHENTI DISINI!" bentak sang kegelapan. "KALIAN AKAN MERASAKAN KUTUKAN KEGELAPAN! KUTUKAN YANG SEHARUSNYA ADA SEJAK 100 TAHUN YANG LALU!"
"Apa maksudnya?" seru Himchan, "benar-benar menjengkelkan caranya berbicara."
"Tenang Himchan, berhati-hatilah.." ucap Yongguk.
"Bagaimana kita menghentikan ini? Anginnya semakin kencang!" seru N VIXX
Angin yang tercipta dari sihir kegelapan membuat badai semakin kencang, angin begitu kencang sampai-sampai pohon bangunan dan segala yang ada dibawahnya terangkat.
Para pasukanpun menunduk, mempertahankan keseimbangan tubuh mereka agar tidak terangkat keatas oleh angin besar ini.
"Apa yang harus kita lakukan?" Tanya Youngjae yang berseru sambil menunduk mempertahankan posisinya.
"Ada yang punya ide?" balas Yunho berseru.
"Kita lawan saja! Mau bagaimana lagi?" seru Chen. Chen kemudian berusaha mengendalikan petir yang menyambar diatasnya. "HAAAAAAAAA…"
WOOOZZZZZ DUAARRRR..
Petir tersebut terarah pada sang kegelapan namun..
BUAKKKKKKKKKK…
"BAHAHAHAA.. Lingkaran ini, lingkaran sinar ungu yang sudah membatasi kita, kalian tidak aka ada yang bisa menembus sinar ini. Sinar ini sudah mengelilingi kalian, dan kalian terperangkap didalamnya. HAHAHAHAHA…" gelar tawa sang kegelapan diikuti oleh sambaran petir yang makin menggila, sama kayak otaknya sang kegelapan yang gila dan haus akan kekuasaan.
"Sial, Bagaimana ini?" Tanya Chen lagi.
Dan saat itu juga, Taeyeon teringat akan sesuatu, "Love.."
"Love?" Tanya Yunho.
"Iya benar, cinta, True Love, Big Heart, Believe, Faith and Trust. A TEAM!" seru Taeyeon cerah seakan menemukan cara agar sinar matahari dapat bangun kembali.
"Benarr, seprti yang kau lakukan Kyungsoo." Ucap Kai mengenggam tangan D.O manis.
Mendengar kata-kata Kai, D.O kembali tersenyum. Ia mengangguk dan mulai memberikan intruksi. "Benar, Semuanya mendekatlah! Gandeng pasangan kalian, gandeng tangan teman kalian, gandeng tangan Tim kita. Kita satukan Hati! Bentuk linkaran besar untuk mencegah kutukan ini!" seru D.O.
"WHUT?" Sang Kegelapan tak percaya mendengar ucapan D.O.
Semua yang D.O lakukan adalah bukti, dan bukti itu yang meyakinkan para pasukan kusus. Terlihat senyum diantara mereka, terlihat kehangatan diantara mereka. Mereka berusaha berjalan saling mendekat. Menggengam dan menahan tubuh mereka bersama. Bergandeng dengan orang yang mereka cintai.
Terlihat Chanyeol dan Baekhyun bergandeng bersama disebelahnya ada Suho dan Lay, diikuti Xiumin-Chen couple, lalu Chen menggandeng Tao, yang telah kehilangan Kris untuk selamanya, dan disebalah Tao ada Kangin ayah dari Kris yang juga turut kehilangan. Disebelah Kangin ada Yunho dan kekasih Jaejoongnya, dan Jaejoong bergandengan dengan Siwon, para Gaine dan diikuti Queen Pearls lainnya. Chanyeol menggandeng Luhan dan Sehun, disebelah Sehun ada Kai dan tentunya ada D.O. tersenyum ia disebelah kirinha ia menggandeng Hyunsik, dan Hyunsik berlanjut ke kelompok BTOB. Di sebelah lain para kelompok Warrior B.A.P juga berjalan mendekat bergandengan dengan orang tersayang mereka, melanjutkan dari sana group lainnya GOT7, WINNER, 100% SPICA, AOA, AJAX, NU'EST, BTS, VIXX dan kembali menyatu dengan ujung Queen Pearls lainnya. Dan demikianlah, tangan mereka telah disatukan membentuk rangkaian lingkaran yang teguh, yang menyatukan setiap hati mereka.
Terlihat ada cahaya kuning terpancar dari dada mereka, terpancar dari 101 Pasukan bersamaan melayang ketas dan menjadi satu. Menjadi satu dan kuat menembus dan melawan sinar ungu kutukan sang kegelapan.
"KURANG AJARRRR! TIDAK BISA DIBIARKAN KALIANN!" sang kegelapan pun bermaksud menyerang para pasukan yang berada didalam lingkarannya, namun syangnya dinding sinar ungu pembatas antara mereka juga tidak bisa ditembus oleh sang kegelapan sendiri.
"KURANG AJARR! KURANG AJARR!" begitulah umpatan sang kegelapan berulang kali.
Sinar kuning satuan jiwa para pasukan makin lama makin mendorong sinar ungu kembali keatas. Hangatnya sinar kuning tersebut membuat sinar ungu tersebut menguap kembali keatas awan hitam dan meresap kembali ke dalam tanah.
"TIDAAKKK! TIDAAAKKKKKKKKKKKKK!" umpat sang kegelapan lagi dan lagi.
…
Awan hitam seakan lari terbirit, layaknya seakan mereka berusaha menyelamatkan diri mereka sebelum matahari melenyapkan mereka. Awan putih dan langit biru terbentang di angkasa cakrawala. Jelas langit kini kembali membawa kehangatan, senyum, dan harapan kembali.
Terlihat di belakang sana, sang kegelapan lumpuh, berjalan tak mantap, seakan tulang pada kakinya rapuh, sang kegelapan berubah menjadi tua, ia terlihat kering kerontang dibalik jubah kebesarannya, yang kini tampak seperti selmut yang jelas terlalu besar untuknya.
Tak mampu berjalan, sang kegelapanpun merangkak, atupun ngesot,, berusaha menjauh dari para pasukan galaxy.
"Umurmu sudah terlalu tua kegelapan. Pardox, itulah nama asli mu kan?" PM Yunho menghampiri sang kegelepan yang malang.
"si.. sial kau.." ucap sang kegelepan yang masih saja bisa mengumpat dikeadaannya yang seperti itu.
Namun tampaknya sang kegelapan tidak akan lama-lama mengumpat. Tubuhnya lama-kelamaan semakin rapuh dan rapuh hingga ia tak mampu bergerak, dan detak jantungnyapun berhenti berdetak.. Umurnya sudah ratusan tahun, dan dengan hilangnya kekuatan kegelapan, tak ada lagi kekuatan yang bisa menopang tubuh tua sang kegelapan. Para termatismoupun berubah menjadi abu dan tanah. Tersisa 14 jubah putih dan satu jubah hitam ungu tergeletak diatas tanah. Sang kegelapan dan segala pasukannya, akhirnyapun lenyap dari seantera jagat raya..
menandakan usainya perang jagat raya.
AKHIRNYA PERANGNYA SELESAI CHINGGUDEUL
BUT THIS IS NOT THE END OF THE WHOLE STORY
PENASARNKAN GIMANA HIDUPNYA MEREKA SELANJUTNYA
AUTHOR JANJI BAKAL LANGSUNG UPDATE. PALINGAN BESOK KALO GAK LUSA.
SEKALIAN MAU UPDATE RAMYUN COUPLE JUGA.
OKE AUTHOR MAU SESI PENDEKATAN DENGAN REVIEWERS.
hwangpark106: makasih loh udah komen banyak banget. maaf ya baru update sekarang, semangat banget lanjutin ini ff pas baca komen-komennya, tadinya udah lupa kalo pernah nulis ff ini, LOL. Kalo Suho Lay ya gitu deh, Suho nya emang author bikin malu malu. ntar author bikin KYUMIN deh selanjutnya chapter abis beagle line apaan yak?
Retnoelf: ya kurang lebih gitu, jadi jahat, tp udah jelaskan disini, hehe thanks udah nungguin.
VanessaAngel: Thanks a Lot! sorry lamaaa...
jung hye yoo: sorry ya baru update sekarang.
Baby Cho Brannick: hehe thanks yaaaa
hyejink303: kok Minhyuk, Hyunsik dong, mereka kan di real-life emang temen lama juga. ato author ada salah nulis waktu itu ya? Hyunsik jdi Minhyuk?
kyungsoo O.O: Hai Hai Updated nih..
dan makasih untuk semua reviewers yang uda review dan komen yaa.. thanks a lott. bener-bener berarti banget buat gua sebagai author.
untuk CHAPTER 44 lebih ke NC yaa kayaknya, cerita after war mereka. ada yang mau request? buruan komen dibawah yaa!
sebelum gua selesai bikin ceritanya, jadi cepet2 ya...
thanks a lot guys
sorry kalo banyak typo
-TBC-
Thanks For Reading
Leave Your Comment
