Balasan Review^^ jeongmal gamsahamnida yang sudah membaca&mereview FF saya yang abal ini^^)

a. kyumin shipper

Miaaaan terlalu singkat nee? OnKey, di part2 selanjutnya aku panjangin dehh ;)

Aktifitas yadongnya KyuMin? Mian banget, aku gk bisa bikin NC ._.v tapi kalo Siwon cemburu, diusahakan ne^^ gomawo sudah review^^

b. Jung Seonnie

Aku umur 10 tahun kaka^^ *sok aegyo* *digebok sendal sama Umin* hehe boong deh, aku umur 14 Januari tahun ini^^ panggilnya Ran aja, ne, onnie :D gwenchana^^

Kkkkkk~~ XD kalo ada pelajarannya, bisa gawattt XD tapi aku mau masuk situ kalo beneran ada pelajarannya XP *yadong akut* jahahaha

Wuahhh…. Mianhaeeee aku gaktau… m(_ _)m

Ne, kekeke~~~ XD

Kyu pahlawan kesiangan yaa? Kyknya bisa, soalnya yg nyelamatin Minnie pertama kali itu bukan Kyu XP hehehe…

FF akan kuusahakan jadi romantis yang bikin sakit gigi (?) kekekekeke

gamsahamnida sudah review^^

c. jung hana cassie

kita lihat saja nanti khukhukhu…. *author sok misterius* XD

d. KyuMinnie

miannnn waktu itu lagi gak ada inspirasi , makanya pendek ._.v

Mianhae lagi, gak ada ._.v soalnya aku gk bisa bikin NC straight… ._.v

Minnie nanti selamat kok ^^ kekeke

Wookie^^ sama2 :D maachi udah mau review^^

e. Mimiyeon

nee^^ gwenchana :D Wookieee :D Makasi udah review^^

f. Shin Ri Young

nee, mianhae chingu aku lg gaada inspirasi ._.V wookieee :D kubikin manis jd bikin sakit gigi (?) XD haaha gamsahamnida sudah review^^

g. ak

kkkk~~ XD kita lihat saja nanti khukhukhu… *author sok misterius lagi*

Ne okee^^ diusahakan :D kekkee~~ aku nulis ngasal loh XD

Wookiieee :D gamsa udah review^^

h. Chikyumin

hayo hayo tebaaak XP okee^^ kuusahakan :D sippooo~~ ^^ gamsa sudah review :D

i. anon

oke^^ Gamsa sudah review :D

j. Hana Kimie

kkkk~~ sorry4x XD

Ne, ada^^ okeeee^^b diusahakan ,ne^^

Gwenchana, gamsahamnida for review! :D

k. hanahana

*tebar bunga* chukae chukae XD Nee gwenchanayo chingu-ya^^

Maklum yah, XDv aku yg istri sahnya aja ikutan yadong grgr dia XD

Kajja ditebak ditebaaaak :P menurutmu siapa? :P

Gomawo udah review^^

l. Sang hyun-kim

Mau dibully._.V *ditampar Pumpkins*

Nee :D kira" siapa pendobraknya? :P

Gomawo udah review^^

m. Choshinya

Gomawo^^ menurutmu dia ya? XD *evil smirk*

Ne ini lanjutannya^^ silakan bacaaaa :D

Gomawo udah review^^

n. GithaKyuMin

Min? kamu kenal saya tah? ._.a Gomawoooo :D tapi konfliknya kurang berasa yah? ._.a

Well, gomawo udah review^^

o. Ainiwookie

Chingu kenal saya ya? XDa Ne^^ ini lanjutannya , silakan bacaaaa :D *sodorin part 3*

Gomawo udah review^^

*** :D

FF : Kiss Kiss Kiss -Part 3-

kimsyifa13

Main cast :

1. Cho Kyuhyun (as Evil Prince in school, rival of Siwon. Not playboy guy)

2. Lee Sungmin (as cute and aegyo and innocent girl who everyone love her) (as Aku)

3. Choi Siwon (as very playboy guy)

Rated : T

Genre : ROMANCE!

Crossgender, sedikit YADONG, adegan kisseu.

Sedikit cuplikan part 2~

Kulihat cahaya yang merembes masuk ke dalam ruang sains yang gelap.

-..-

"Minnie!" Kudengar dua suara memanggilku. Aku menengadah dan menemukan sosok Eunhyuk dan Donghae sedang menatapku dengan tatapan khawatir.

"H... Hyu... Hyukkie…" panggilku terbata. Eunhyuk dan Donghae mendekatiku. Kurasakan badan Eunhyuk merapat kepadaku dan kehangatan pelukannya. "Tenanglah, Minnie.. Kau sudah bisa keluar sekarang," kata Donghae menenangkanku. Aku mengangguk sambil mengusap air mataku yang mengalir.

"Ah... Hmppph~~ Haeee! Sshh~~ Gimme more honeeeey~~"

Kudengar moan mesum yang kuketahui pasti dari pasangan HaeHyuk. Aku menengadah dan mendapati Donghae sedang membelitkan lidahnya bersama Eunhyuk. Tak lupa, tangan kanan Donghae meremas *sensor* kiri Eunhyuk. Ah, tak lama lagi pasti mereka NC'an! Cepat-cepat aku menutup mataku. Sedikit mengintip lewat celah jariku, aku melihat Eunhyuk yang hampir topless. Brrrrr!~~

"Minnie noona!"

Suara yang sudah akrab di telingaku memanggil, sedikit menenangkanku dari situasi mesum ini. Aku menoleh ke arah suara dan menemukan sosok Kyuhyun sedang berlari ke arahku dengan wajah cemas. Kyuhyun menghampiriku dan langsung memelukku. "Noona! Kau tidak apa-apa?" Tanyanya cemas. Aku mengangguk.

"UH~ ahhh~~ Haeeeee~~~~"

Terdengar moan nyaring (lagi) dari Eunhyuk. Aku menoleh -Kyuhyun juga-. Kutemukan dua sosok manusia, Eunhyuk dan Donghae, sedang *sensor*an. Kami tercengang, sangat. Beberapa detik kemudian Kyuhyun sadar dan langsung memendam kepalaku ke dalam pelukannya.

"Ssh~~ Noona, kita keluar saja, ya…" ajak Kyuhyun dengan satu tangan menggandengku dan satu tangan lagi menutup kedua mataku. Aku menurutinya dan berjalan bersamanya.

Atap Sekolah, SMA Kyung Won, Senin, 2 Januari 2012 11:35 AM

"Noona," panggil Kyuhyun. Aku menengadah. "Ne?"

"Aku… mencintaimu... Jangan hilang lagi, ne?" Ucap Kyuhyun tulus. Aku yang mendengarnya tanpa sadar meneteskan air mata.

"Ssssh~~ uljima, noona, jebal..." Katanya lembut sambil menyeka air mataku. Aku malah tambah terisak. Kyuhyun menggandengku menuju pojok atap sekolah.

"Noona, uljima... Please~" katanya lagi. Aku menyeka air mataku. Sedikit isakan kecil keluar dari bibirku.

"Kyu... Apakah aku salah mencintaimu?" Tanyaku sambil menangkupkan kepalaku dalam kedua tangan. Dapat kurasakan Kyuhyun merangkulku. "Noona, kau tak salah. Setiap orang berhak mencintai orang lain. Ssh~~ uljima, noona... Saranghaeyo~" bisiknya. Aku mengangguk lalu menengadah. Dan~

CHUUU~~!

Kyuhyun mencium bibirku. Dia juga sedikit melumat bibirku. Aku hanya diam, tak membalas dan hanya menutup kedua mataku.

3 menit kemudian~

Aku tersadar saat bibir Kyuhyun yang basah tidak menempel di bibirku. Aku membuka mata dan dapat kurasakan saliva yang mengalir di sudut bibirku. Aku menyekanya.

"Noona," panggil Kyuhyun. Aku mendongak dan menatap matanya. "Apa?"

"Sebetulnya… aku juga ingin seperti Donghae hyung dan Eunhyuk noona…" akunya. Aku terkejut mendengar pernyataannya itu. Heeey, darimana Kyuhyun mengetahui tentang hal 'itu'?

"A… apa?" Gawat! Aku harus segera mengubah pikiran mesum itu!

Kyuhyun mengangguk pelan, lalu wajahnya kembali mendekat ke wajahku. Aku menutup mata, merasa enggan untuk menatap wajahnya, matanya. Tidakkkk! O *Sungmin's scream*

CHUUUU~~!

Lagi, dia mengecup bibirku. Tapi… aku merasakan sesuatu yang berbeda dari ciumannya yang sekarang. Kalau kemarin dan tadi aku hanya merasakan cinta dan kasih sayang tulus di dalam ciumannya, sekarang aku merasakan… nafsu yang membara di dalam ciumannya kali ini. Ugh… Badan Kyuhyun makin menghimpitku, begitu pula bibirnya yang seperti memaksa untuk terus bersatu dengan bibirku. Mau tak mau aku terpaksa membuka mulut, berusaha mengambil nafas *Author gak bisa bayangin gimana caranya ambil nafas pake mulut pas kissu-an._.*. Kesempatan itu tidak disia-siakan oleh Kyuhyun yang langsung memasukan lidahnya ke dalam mulutku, seakan hendak mengeksplorasi rongga mulutku. Tidak! Ini bukan Kyuhyun yang kukenal! Ini KYUHYUN YANG MENYERAMKAN!

Tangannya menekan kepalaku agar ciumannya lebih dalam. Uffh…. Aku tak bisa nafas! Andwae! Aku harus melepaskan diri dari Kyuhyun!

Dan, tepat ketika aku sedang mendorong-dorong dada Kyuhyun (pastinya aku tidak bisa melepaskan ciumannya, kekuatan kami berbeda), pintu yang menghubungkan antara atap sekolah dan gudang terbuka. Omo! Tepat sekali, itu adalah Siwon! Dia melihat Kyuhyun yang seakan ingin memakanku dan aku–wajahku–yang kurasa terlihat menderita. Sempat dia tercengang, lalu ketika sadar dia langsung meninju keras rahang Kyuhyun yang langsung terjatuh. Kurasakan bibirku sakit, karena saat Siwon meninju Kyuhyun, bibirku sedang digigit olehnya. Sakit sekali…

"YA!"

Siwon menatapku, "gwenchana?" tanyanya lembut. Aku mengangguk gugup sambil menutup mulutku, berusaha untuk tidak menangis. Kulihat Siwon yang sedang mengambil ancang-ancang untuk memukul Kyuhyun lagi; dan Kyuhyun yang sedang mengusap sudut bibirnya. Kuperhatikan di sudut kiri bibirnya itu berdarah. O…omo!

"Rasakan ini, Cho Kyuhyun!" seru Siwon sambil meninju sudut kiri bibir Kyuhyun. Darah mengalir dari kedua sudut bibirnya. Dia tidak melawan, entahlah kenapa. Berkali-kali Siwon melayangkan tinjunya ke beberapa bagian tubuh Kyuhyun : bahu, perut, dada, punggung, pipi, dan dia tidak membalas apapun! Ketika Siwon hendak menendang tubuh Kyuhyun, aku reflek memeluk tubuh babak belur Kyuhyun. Tangisanku tak dapat kutahan lagi, aku menangis sejadinya. Aku mencintai Kyuhyun, aku sangat cinta padanya! Takkan kubiarkan sesuatu menyakitinya!

"ANDWAE!" teriakku, menghentikan Siwon. Kugigit sudut kiri bibirku hingga berdarah, lalu berbalik dan mencium bibir Kyuhyun. Biarlah darah ini menyatu. Biarlah darah ini menjadi bukti aku mencintainya. Biarlah aku sedikit merasakan sakitnya!

Kucium bibir Kyuhyun lama, ± 5 menit. Kubiarkan dia mengeksplorasi rongga mulutku. Dan kali ini aku lah yang menekan kepalanya. Aku tak peduli apakah aku akan mati sekarang atau image-ku sebagai anak manis yang polos hilang. Yang terpenting aku bisa membalas kebaikannya, membuktikan kalau aku mencintainya. Mungkin aku ini memang yeoja bodoh, tapi… ah sudahlah!

Kyuhyun melepas bibirku dan mengulum senyum. "Gomawo, noona," lalu dia menutup mata.

Aku terbelalak. Kuperiksa pergelangan tangannya, masih ada denyut. Itu berarti dia hanya pingsan. Aku berbalik lagi, menatap Siwon tajam. "Kau yang membuatnya pingsan! Kau menyakitinya! KAU MENYAKITI ADIKMU SENDIRI!" jeritku tanpa sadar. Kini Siwon yang terbelalak mendengar jeritanku.

"A… Adik?" gumamnya. Aku menyeka air mataku dan berbalik memeluk Kyuhyun.

BRUK!

Tiba-tiba Siwon terduduk, menangis? Sambil berusaha menghentikan tangisnya, dia berkata–menggumam. "A… Aku tak pernah tahu kalau… kalau… dia adikku… Ta… tapi… tapi… appa pernah mengatakan…" dia berhenti untuk mengambil nafas, lalu dihembuskannya perlahan lewat mulut, aku tahu dia sedang berusaha untuk mengatur nafasnya agar lebih normal, tapi tetap saja tidak bisa. Dia mengusap matanya, lalu kembali bercerita setelah merasa nafasnya sudah lebih normal.

"Appa dulu pernah mengatakan padaku, 'kau harus menjadi contoh yang baik untuk adikmu', ta… tapi aku tak pernah mengetahui kalau Kyuhyun lah adikku…" dia mengambil nafas lagi. "Aku tahu, aku tahu aku memiliki seorang ibu angkat. Ibu kandungku sendiri sudah meninggal ketika melahirkanku. Tapi… yang paling tidak kusangka adalah… aku dan ibu angkatku serumah, dan aku tidak mengetahui siapa adik tiriku… Jadi… kau kah adikku, Kyuhyun-ie?" suara Siwon melunak. Dipandanginya wajah Kyuhyun yang ada di pangkuanku. Lalu dia menangis lagi, ketika mengusap pipi Kyuhyun yang lebam karena pukulannya.

"Siwon-ssi," panggilku. Suaraku lebih lembut. Siwon mengangkat wajahnya yang sudah banjir air mata. "Lebih baik kau bantu aku membawa Kyuhyun ke UKS. Kau tak mau, kan, kalau adikmu mati kedinginan di sini?" tanyaku. Angin berembus kuat ketika aku mengucapkan 'mati kedinginan'. Siwon menggeleng lalu menggendong Kyuhyun di punggungnya.

Tanpa kusadari, Kyuhyun ternyata tidak pingsan! Ketika hampir di dekat pintu, dia mengeluarkan sebilah pisau dari saku celananya, dan menusukkannya ke punggung Siwon, berkali-kali. Aku terbelalak melihat hal itu. Siwon menggelepar di lantai, seperti ikan yang baru dikeluarkan dari air. Setelah Siwon tidak bergerak, Kyuhyun mengukir senyuman khasnya, evil smile. Dipandanginya tubuh sang kakak yang sudah kaku, lalu dengan kejamnya ditusukkannya pisau itu ke jantung Siwon, ke kepala Siwon.

"Kini si pengganggu sudah mati."

END!

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

(*di backstage(?)* Author : itu bukan endingnya, oppa ==… endingnya semua cast bahagia.

Kyu : begitu? Mian thor miaaan…

Author : yesungdah, ulang lagi, ya, oppa.

Kyu : okeee (y) )

ULANG, YA! HANA, DUL, SET, ACTION! *cklakk*

"Siwon-ssi," panggilku. Suaraku terdengar lebih lembut. Siwon mengangkat wajahnya yang sudah banjir air mata. "Lebih baik kau bantu aku membawa Kyuhyun ke UKS. Kau tak mau, kan, kalau adikmu mati kedinginan di sini?" tanyaku. Angin berembus kuat ketika aku mengucapkan 'mati kedinginan'. Siwon menggeleng lalu menggendong Kyuhyun di punggungnya.

Aku menggenggam tangan Kyuhyun, berusaha menghangatkan tangannya. Ah… Dia pasti sangat kedinginan sekarang.

UKS, SMA Kyung Won, Senin, 2 Januari 2012 12:35 PM

Sampai di UKS, kami disambut oleh kemarahan Heechul seonsaeng. "YA! Kenapa kalian baru membawanya ke sini sekarang? Kalau kau baru datang lima menit lagi, dia pasti sudah koma karena kedinginan!" tukasnya. Aku menunduk minta maaf. "Jeongmal mianhamnida, seonsaengnim…" Heechul seonsaeng tidak menggubrisku. Dia sibuk mengobati Kyuhyun. Tak lupa, dia juga mengompres Kyuhyun dengan menggunakan air hangat yang dituang ke dalam plastik, lalu diletakkan di dahinya. Aku berpaling ke Siwon. Namja tinggi itu sedang memandangi adiknya. Dapat kulihat butiran air mata yang jatuh ke pipinya.

"Min-ie, aku kembali ke kelas dulu…" dia pamit. Aku mengangguk membiarkan dia pergi. Tatapanku beralih ke Heechul seonsaeng yang dengan cekatan mengoleskan gel yang kutahu itu adalah gel untuk meredakan sakit pada lebam. Setelah selesai, Heechul seonsaeng menatapku. "Kau ingin menjaganya?" tanya beliau. Aku mengangguk. "Err… baiklah. Dia demam tinggi. Sebaiknya dia di bawa pulang sekarang. Kau tahu di mana rumah Kyuhyun, Sungmin-ssi?" tanya beliau lagi. Aku menggeleng. Heechul seonsaeng menghembuskan nafas lewat mulut. "Kalau begitu bawa ke rumahmu. Rumahmu 'kan dekat dari sekolah," perintah Heechul seonsaeng. Aku mengangguk.

"Ne, seonsaengnim."

Kulihat beliau mengangguk. "Aku harus kembali mengajar. Kau kuberikan izin untuk pulang sekarang. Nih," katanya sambil menyerahkan selembar kertas yang kuketahui kalau itu adalah surat permohonan izin untuk pulang. Aku berterima kasih sambil membungkuk 90°. Heechul seonsaeng mengangguk lalu keluar dari UKS. Aku menatapi Kyuhyun, menunggunya bangun. Kutelusuri tiap inci wajahnya mengunakan telunjukku. Aih… wajah yang indah hehe… Kembali berputar dalam ingatanku ketika kami pertama kali bertemu, itu adalah suatu kebetulan. Ketika kami berdua sedang dilanda kesedihan karena dicampakkan oleh kekasih kami masing-masing. Ketika aku yang kesakitan karena dahiku terhantam bola tenis yang ternyata dia lempar secara tak sengaja, lalu hidung kami yang bersentuhan, dan aku yang terjatuh karena terkejut. Hahaha~

"Hmmp…" terdengar gumaman pelan yang membuyarkan lamunanku dan memfokuskan pikiranku kepada Kyuhyun. Eh? Kulihat mata Kyuhyun bergerak perlahan, lalu sedikit demi sedikit membuka. Aku terbelalak sekaligus senang. Akhirnya Kyuhyun sadar juga!

"Kyu? Kau sudah sadar?" tanyaku semangat. Kyuhyun memandangku. "Di… mana?" tanyanya terbata lalu berusaha duduk. "Ukh! Sakit sekali~" rintihnya. Melihat itu, aku langsung memegangi punggungnya, melarangnya untuk tidak duduk dulu. "Kyu, kau masih lebam-lebam. Sudahlah, tiduran dulu. Ini di UKS," jawabku sambil tersenyum, "ah, Kyu-ya, hari ini kau menginap di rumahku, ya? Badanmu panas, terlebih lagi kau kan habis dipukuli Siwon. Ya?" aku bertanya lagi. Kyuhyun tampak berpikir.

"Apa tidak apa-apa, noona, kalau aku menginap di rumahmu?" tanyanya. Aku mengangguk dan tersenyum. "Ne, tak apa, kok!". Aku mengedipkan sebelah mataku. Kyuhyun tersenyum lalu berusaha bangkit lagi. Ajaibnya, dia bisa langsung duduk! Aku memandangnya dengan perasaan bercampur, antara senang, heran, sekaligus was-was. Was-was karena aku takut dia akan sakit lagi.

"Sudahlah, noona. Tak usah melihatku seperti itu. Aku sudah terbiasa dipukuli seperti ini. Dan, untuk undangan menginap di rumahmu, terima kasih," jelasnya sambil mengulum senyum manis yang langsung membuatku melted. Aku pun menelepon sopirku untuk menjemputku sekarang.

-Beberapa Menit Kemudian-

Gerbang Sekolah, SMA Kyung Won, Senin, 2 Januari 2012 01:15 PM

"Ayo, Kyu. Kau bisa jalan tidak?" tanyaku. Kyuhyun menggeleng. "Ani, noona. Kakiku masih sakit," jawabnya. Lantas aku langsung memapah Kyuhyun sampai ke depan gerbang.

Di depan gerbang, aku memanggil sopirku yang langsung membantu mendudukkan Kyuhyun di jok tengah, bersamaku. Sepanjang perjalanan, kami bergandengan tangan. Aku menyuruhnya tidur, tapi dia tak mau tidur. Akhirnya kami pun hanya bergandengan tangan, tanpa bicara sampai mobilku memasuki gerbang rumahku dan berhenti.

Rumah Sungmin, 2 Januari 2012 01:25 PM

"Nah, Kyuhyun, selamat datang di rumahku\(^^)/" kataku sambil menggandengnya. CKLEKK. Kubuka pintu rumah, kudapati ibuku sedang memakan buah ceri sambil membaca majalah fashion langganannya. Ei, jangan salah sangka, ya, walaupun keluargaku tergolong keluarga kaya, tapi ayah ibuku mengajarkan aku untuk selalu bersifat sederhana. Saat ini saja ibu hanya memakai rok, t-shirt, dan rambutnya dikuncir ekor kuda. Ibu memang terbiasa memakai pakaian dan berdandan seperti itu di rumah. Menurut beliau, jika hanya di rumah, lebih baik memakai pakaian sederhana seperti itu. Ibu juga hanya sedikit memoles bedak dan lipstik. Walaupun begitu, beliau tetap cantik.

Ibu berhenti membaca. Beliau tersenyum ketika melihatku dan Kyuhyun. "Okaeri, Min-chan," sambut beliau. Di rumah kami, kami terbiasa berbicara menggunakan bahasa Jepang. Aku mengangguk. "Ha-chan, ini temanku di sekolah, Kyuhyun," aku mengenalkan Kyuhyun kepada ibu. Ibu memperhatikan Kyuhyun, dari tatapannya aku tahu kalau beliau suka dengan Kyuhyun. Ibu angkat bicara. "Benarkah dia temanmu? Aku rasa…" ibu memberi jeda, tersenyum menggoda. Pipiku memerah karenanya. Ibu mendeham, melanjutkan perkataannya yang belum selesai, "Aku rasa, dia pacarmu? Bukankah begitu, Min-chaaaan?" tanya beliau sambil tersenyum menggoda. Wajahku memerah, malu. "Ha-chaaaaaaan!" teriakku. Ibu hanya tertawa melihatku. Untung saja kami memakai bahasa Jepang, Kyuhyun tidak begitu mengerti. Kalau saja pakai bahasa Korea, wajahku mau ditaruh dimanaaaaaa?

Aku menghela nafas berat. "Ha-chan, sudahlah. Masih ada kamar kosong, kan?" tanyaku. Ibu mengangguk. Aku pun segera menyeret Kyuhyun ke kamar kosong yang terletak di samping kamarku, di lantai dua.

Kamar Tamu, Rumah Sungmin, 2 Januari 2012 01:30 PM

Sesampainya di kamar khusus tamu, aku menghempaskan tubuhku di kasur. Ah, kasur yang empuk kekekeke~~

"Noona," Kyuhyun memanggilku. OMO! Aku lupa kalau Kyuhyun ada di sini! Dan tadi, dengan enaknya aku tiduran di depan matanya… Aku pun langsung terduduk.

"N… ne, Kyu?"

Kyuhyun duduk di sampingku, membelai lembut rambutku yang sedikit terurai. Aku sedikit gemetaran, mengingat tadi siang. Eh, kurasa tadi Heechul seonsaeng mengatakan kalau Kyuhyun terkena demam tinggi? Aku tak sadar kalau wajah Kyuhyun sudah berjarak hanya ± 5 cm dari wajahku. Ketika aku menoleh, bibirku sudah dicium olehnya. Aku terkejut karena ciuman mendadak itu. Kyuhyun tidak mempedulikanku dan terus menciumku, melumat bibirku. Dia sama sekali tak memberiku kesempatan untuk bernapas, apalagi menolak.

"Kyuhhh~ henti...kann~" pintaku. Kyuhyun melepas ciumannya, menatapku seakan bertanya, 'Kenapa? Apa ada yang salah?'. Aku menghembuskan nafas lalu meraba dahinya. Rupanya tidak terlalu panas. Tapi tetap saja dia demam, kan? *Ming ngotot*

Aku beranjak, mengambil mangkuk medis berisi air es dan lap khusus untuk mengompres. "Kyu, lebih baik kau tidur. Kau kan sedang demam. Atau kau mau makan dulu?" Tanyaku. Kyuhyun menggeleng sambil tiduran. "Ani, noona. Aku mau tidur saja," jawabnya. Sambil memeras lap, aku memikirkan Siwon. Apa yang akan terjadi padanya setelah dia tahu kalau Kyuhyun adalah adik tirinya?

Kuletakkan lap ke atas dahi Kyuhyun. Setelah itu aku keluar, mengganti bajuku.

*skip time!*

Ketika aku sedang mengompres wajah Kyuhyun yang lebam-lebam, tiba-tiba dia terbangun. Aku tersenyum, "Kau sudah bangun. Ah, ayo makan dulu!" Perintahku. Kyuhyun tidak bergeming. Aku bingung, kenapa anak ini? Dan ketika aku masih terlarut dalam perasaan bingung, Kyuhyun menarikku hingga aku ada di bawahnya. Jadilah posisiku telentang di bawah tubuh Kyuhyun, dan Kyuhyun di atasku menghadap wajahku. Aku kaget! Wuaaaaaaaaa! ,"

"K... Kyu? Ma... Mau apa kau?" Tanyaku terbata. Dia mengulum senyuman khasnya, evil, lalu mengecup leherku. "Kan sudah kubilang, aku ingin seperti Donghae hyung dan Eunhyuk noona," jawabnya yang membuatku ketakutan. Sorot matanya bukan seperti Kyuhyun yang biasa. Dia... Sudah dirasuki setan! DX

Ketika aku sedang berusaha melepaskan diriku, tiba-tiba pintu kamar terbuka.

TBC! XD

Yoshiiiiiieeee! Aku kembali dengan Kiss Kiss Kiss part 3! XDd part ini banyak yadongnya, ya? XD gara-gara HaeHyuk tuuuh-3- *tunjuk" HaeHyuk* *ditojos HaeHyuk shipper*

O ya, bocoran part 4, PoV-nya mungkin diganti sama PoV Kyuhyun^^ NC? Jangan terlalu berharap, ya._.V soalnya aku gak jago bikin ensi straight! DX

Well, kira" siapa yaa yang ngebuka pintu? Setiap KyuMin mesra"an pasti selalu digangguin XD hahahaha! Apa mereka jadi NC-an? Itu terserah aku :P *dijitak* oke, udah dulu yaa kata" penutupnya XDa aku mau mikir yg ZhouRy nih u,u paipai!

Eh! Tunggu!

Review dulu doooong ! XDd GAMSAHAMNIDAAAAAA! *deep bow* m(^0^)m