Love Is As Cold As Ice
Chapter 4 : Summer Vication
Sudah Beberapa bulan semenjak aku sekolah di SMA Seiei. Hari ini adalah liburan musim panas.
"Yahooo~ Akhirnya liburan musim panas!" Nishikiori seperti biasanya terlalu bersemangat.
"Nishikiori , turunkan suaramu!Norak tahu! Lagian singkirin senyum bodohmu itu dari mukamu!"
"Biarkan saja,Kazune-kun!Micchi memang seperti ini...Tapi benar juga...libur musim panas ya...?"
"Hei,hei...Lagi ngomongin apa nih?" Tiba-tiba Kuga apa sih dia?
"Jin-kun! Besok kan liburan,Jin-kun mau kemana?"
"Aku?aku ada siaran LIVE khusus buat liburan musim panas...Jadi aku nggak bisa ikut kalian liburan deh..." Kuga jangan-jangan ingin mempermudah situasi padaku agar aku mendapatkan hati Karin,ya? Aku bilang kan jangan ngalah sama aku.
"hmm...Kalo Kazune-kun? Kamu mau kemana?"
"Aku rencananya ingin pergi liburan ke pantai bersama Himeka dan Kazusa" Kataku dengan menatap Karin.
"Ehhh~... Ke pantai kayaknya enak tuh..."
"Kamu mau ikut,Karin? Kalo mau boleh kok...Nishikiori juga boleh..."
"Beneran?Boleh nih?Horeeee~...!"Karin tampaknya ini tahap yang tepat untuk memenangkan hati ! aku siap-siap untuk berangkat besok.
.
.
.
Keesokan harinya Aku,Karin,Himeka,Kazusa, dan Nishikiori pergi ke Okinawa dengan pesawat.
"Kazune-kun,anak kecil yang kamu pangku itu siapa?" Aku lupa untuk menganalkannya pada Karin.
"Dia adikku yang Suzune."Aku lupa memberi tahu Karin kalau aku ini tiga bersaudara dan aku yang paling tua.
"Oh...pastas mirip...Salam kenal,Suzune!berapa umurmu?"
"li...lima tahun..."Sebentar lagi kata-kata yang biasa diucapkan orang saat menanyakan hal itu dan Suzune menjawabnya.
Lima...
Empat...
Tiga...
Dua...
Satu...
"IMUTNYAAAA~" Sudah kuduga. Jarang ada orang yang bisa menahan keimutan Suzune.
Kami bercanda dan tertawa membicarakan banyak kami tidak sadar kalau kami sudah sampai.
"WAAAHHH~Okinawa indah sekali ya..."Karin melihat keluar jendela dan melihat pemandangan laut yang tepat ada di samping rel kereta.
"Kalau kalian mau berenang hati-hati ya...Musim panas ini mataharinya sangat panas dan mengundang banyak ubur-ubur di permukaan laut." Kalau aku sih , nggak bakal berenang. Bukannya aku nggak bisa renang ya...tapi kulitku sensitif di terik panas matahari.
"Kakak,kita nanti disana mau ngapain? Kali ini ada banyak orang biasanya cuma aku,kakak dan Suzune."Kata Kazusa kepadaku.
"Kamu jangan terlalu paksakan diri ya...Kamu baru agak siuman jadi jangan terlalu banyak main dan tetap di tempat teduh jauh dari terik matahari."Kataku tegas.
"Ihhh...Kakak! Aku bukan anak kecil lagi!"Kazusa selalu dia mau menjadi orang dewasa kalau begini terus.
"Bukannya begitu, sudah beberapa tahun tidak keluar dari rumah sakit."
"Sudahlah,Kazune-chan...Kazusa-chan kan sudah besar bukan anak kecil dia bermain diluar untuk sementara saja."Kata Himeka kepadaku.
"Aku juga khawatir kepadamu,Himeka."
"Eh?Kenapa?"
"Karena ada Nishikiori,kalian pasti dekat-dekatan untuk Nishikiori...Jika kamu berani melakukan sesuatu yang tidak seharusnya dilakukan pada sepupu kesayanganku , AKU TIDAK AKAN MEMAAFKANMU!"
"Tenang...tenang Kazune...aku nggak akan melakukan sesuatu yang seperti itu...Ah!ngomong-ngomong kita sudah mau sampai nih!Keretanya pasti mau berhenti sebentar lagi."
Nishikiori memang sudah ,sampai juga...
"WAAAAHHH~LAUTNYA INDAH~!"Karin berlari menuju ?Berarti aku bisa lihat Karin memakai baju renang dong!Terima kasih Kami-sama...
"Hei!Jangan main kesana!Duh!Karin itu kenak-kanakkan banget sih"Kataku dengan melipat tanganku.
"Biarkan saja Kazune...Hanazono-san itu... Dia selalu orang tuanya berpisah dia tidak pernah tersenyum dan selalu terpaksa untuk ini...Aku bisa melihat Hanazono-san tersenyum dengan tulus dan menikmati waktu dengan senang."
Nishikiori sepertinya sangat mengerti Karin dan sangat ingin membuat dia tersenyum. Sebenarnya aku juga ingin seperti itu... Aku ingin membuat Karin tersenyum dan melupakan masa lalunya yang pahit.
"Nishikiori..."
"Kenapa,Kazune?"
"Kamu sepertinya sangat peduli terhadap Karin dan memperlakukannya hampir seperti keluargamu sendiri."
"maksudmu?"
"Ingin membuatnya tersenyum...Ingin membuat dia bahagia... Kamu selalu berusaha keras untuk membuatnya tersenyum dan bahagia. Maaf ya aku pernah menyebutmu berisik dan sedikit norak... Padahal itu semua adalah usahamu untuk membuat Karin melupakan masa lalunya..."Kataku tertunduk
"Tidak apa-apa...Aku memang selalu menganggap Hanazono-san seperti keluargaku sendiri. Nasib kami sama..."
"Eh?" Aku terkejut dengan ucapan Nishikiori.
"Aku...Kehilangan kedua orang tuaku dalam kecelakaan mobil yang tragis. Aku pun hampir tidak bisa selamat... Tapi aku diselamatkan oleh seorang dokter. Dan aku berjanji akan mencari dokter ini dan membelas budinya."
"Nishikiori..."
"Sudah,sudah dulu cerita dukanya!LAAAAUUUTTT~AKU DATAAAANGGG~!"
"Hwoi! Nishikiori! Dasar..." Sudahlah... biarkan saja... tak ada salahnya untuk bersenang-senang sebentar... Aku sebaiknya menyusul yang lain di pantai.
.
.
.
Aku hanya melepas atasanku dan memakai celana pendek dengan jaket tanpa lengan. Aku segera menyusul Nishikiori , Karin , Kazusa , Himeka , dan Suzune.
"Kazuneee-kuuunnn~!" Karin memanggilku dari jauh yang sedang berlari. Aku sampai mau pingsan melihat penampilan Karin. Rambutnya diikat dan dia memakai bajua renang berwarna kuning dengan model baju renang sekolah tapi ada tambahan renda berwarna putih dan pita berwarna putih.
"Kazune-kun kenapa?"tanya Karin mendekatiku.
"Ng-nggak! Ng-nggak ke-kenapa-napa!" Kataku terbata-bata.
"ooohhh...kakak mungkin terpesona melihat penampilan kak Karin..."
"Da-dasar! Bukan begitu tahu!" Kazusa tahu dari mana sih? Apa mukaku segitunya gampang ditebak?
"Ya sudah! Ayo yang mau berenang sama main air ikut aku!" Haaahh... beruntung Himeka mengajak Karin untuk ikut berenang. Aku dan Nishikioti tetap di bawah payung dekat laut.
"Nishikiori , kamu nggak main? Bukannya kamu tadi yang paling bersemangat?" Tanyaku kepada Nishikiori.
"Nggak bisa renang."
"Sendirinya tadi bilang 'Laut aku datang' tapi nggak bisa renang."
"Berisik! Sendirinya?"
"Aku nggak suka panas sama kulitku gampang merah kalau di terik matahari." Aku dan Nishikiori duduk diam sampai Karin mengahampiriku.
"Kazune-kuuunnn~! Kita makan dulu yuk!" Karin duduk di bawah payung dekatku. GAAAHHH! Udah pake baju renang abis itu duduk dekatku lagi!
"Hanazono-san,sandwitchnya lezat! Kamu yang bikin?''
"Iya! Aku baru nyobain sandwitch in dekat kota dan rasanya enak , jadi aku coba membuatnya!"
"Karin-chan hebat!" Kata Himeka kepada Karin
"Terima kasih! Himeka-chan kamu umurnya sama dengan Micchi kan? Kalo nggak masalah boleh aku tanya kapan kalian pacaran?"
"Ha-Hanazono-san!"
"Sudahlah,Michiru. Tidak apa-apa kok! Aku bertemu Michiru waktu aku sekolah di Inggris bersamanya. Dari awal aku memang sudah suka padanya. Tapi karena dia selalu deikelilingi cewek , aku nggak berani mendekatinya. Pada akhirnya , Michiru yang bilang suka padaku dan aku menjadi pacarnya."Kata Himeka setelah selesai bercerita.
"Waaahhh...sepertinya kamu mendapatkan pacar yang setia tuh...Iya kan,Micchi?"
"Hanazono-san apaan sih? Udah ah!"
Kami tertawa bersama dan makan bersama. Tak lama kemudian aku mendengar suara dari belakangku.
"Lho? Kalian sedang apa disini?"
"Ku-Kuga?" Ternyata itu Kuga! Sedang apa dia disini?
"Jin-kun? Kamu sedang apa disini? Bukannya kamu ada siaran LIVE?"
"Siarannya disini. Aku lupa bilang kalau di Okinawa. Kalian liburan disini? Kebetulan banget!" Haahhh...Ternyata ada Kuga...Tunggu dulu! Ada Kazusa disini! Kalau Kazusa sampai melihat Kuga...
"JIIINNN~KUUUUNNN!" Sudah kuduga. Kazusa itu fans beratnya Kuga. Setiap malam minggu dia nggak pernah ketinggalan siaran radionya.
"Kujyou , siapa dia?"
"dia adikku , Kazusa dan kebetulan fans beratmu."
"Jin-kun , a-aku yang mengirimkan surat fans ke acara radiomu dan yang kamu bacakan minggu kasih sudah membaca suratku!"
"ohhh...Kamu itu yang pakai nama samaran 'KazuKy' ya? Sama-sama , waktu aku pertama kali baca suratmu aku sangat terinspirasi dan membuatku semangat! Aku seharusnya yang berterima kasih!"
" KYYYAAA~! Kamu dengar nggak , kak? Jin bilang terima kasih kepadaku!" Hwoi , Kazusa! Berhenti memelukku! Aku nggak bisa nafas!
"I-iya! Aku denger! Lepasin ! aku ng-nggak bisa na..nafas.."
"eh? Maaf ya..."
"haah...haahh..o-o iya...Kuga...Kamu nggak siaran lagi apa?"Tanyaku dengan nafas terbata-bata.
"Hm?nggak , aku udah selesai. Aku mau kembali ke penginapan. Capek banget~...!"
"Kalau begitu kita juga kembali ke penginapan yuk!" Aku mengajak yang lainnya kembali ke penginapan.
-TO BE CONTINUED-
AUTHORS NOTE: PLEASE REVIEW AND STAY TUNE FOR THE NEXT CHAPTER! CHAPTER 5: FIREWORKS PARTY NIGHT
