SQUEL : Meet Last Under The Tree

'Hobi dan Taehyung mereka mempunyai sebuah kenangan di bawah pohon yang sangat manis dan romantis sehingga mereka berdua memiliki perasaan yang sama sama mencintai. Hobi meninggalkan taehyung saat musim gugur pada tahun 2014 yang terjadi 2 tahun lalu dan pada 2016 hobi kembali ke Seoul Korea Selatan untuk kembali menemui taehyung tapi hobi mengalami kecelakaan saat dia mau menuju tempat lapangan rahasia nya . Dia di nyatakan meninggal seorang grim reaper bertemu dengan hobi dan mengabulkan permintaan hobi yaitu bereinkarnasi menjadi jimin agar dia bisa mengucapkan selamat tinggal dengan taehyung sebelum musim gugur berakhir..'

'Apakah hobi bisa mengucapkan selamat tinggal dengan taehyung karna dia seorang jimin ? Apakah hobi bisa menyakinkan taehyung bahwa dia adalah hobinya bukan seseorang yang tidak di kenal taehyung yaitu jimin?'

-HobiHope14- -JungRin-

Cast

Jung Hoseok/Hobi as Jimin

Kim Taehyung as Taehyung

Park Jimin as Jimin

Min Yonggi as Yonggi

Selamat membaca \^0^/


Meet Last Under The Tree

Yonggi pun menggendong jimin ala bridal style menuju kamarnya agar kekasihnya bisa tidur lebih nyaman di kasurnya.

"Tidurlah.. Jaljayo"

Ucap yonggi lembut

Namja surai peach red ini pun mengelus pucuk kepala hobi pelan. Yonggi pun menarik selimut dan memakaikan nya dengan namja di depan nya agar bisa tidur dengan nyenyak.


"Pssstttt hobi.."

"Hobi.."

"Hei bangunn.."

Namja hazel biru ini terus memanggil hobi yang sedang terlelap di atas kasur.

Karena seseorang terus memanggil namanya ,hobi pun merasa terganggu dia pun bangun dari kegiatan tidurnya. Dengan posisi kepala masih tertunduk sebenarnya namja ini masih mengantuk &terus menguapkan mulut nya dan sambil mengusap matanya agar penglihatan nya tidak kabur karena efek bangun tidurnya.

"Hmm.."

"Ini aku jimin !"

Hobi pun langsung mengehentikan aktivitas mengusap matanya sebenarnya namja ini tidak percaya bahwa jimin ada di depannya ,dia pikir tidak mungkin jimin kembali ke dunia. Karna ingin menyakinkan apa benar yang di katakan namja di depan hobi ini adalah jimin, dia pun mendongkakkan kepala sedikit. Namja ini langsung membelalakkan matanya ternyata benar Park Ji Min alias Jimin benar benar ada di depannya.

"Kau kena-

"KYAA HANTUUU !"

Hobi berteriak dengan keras di dalam kamar sehingga suaranya menggema dan terdengar sampai ke luar kamar bakhan sampai ke mendengar suara kekasihnya berteriak di dalam kamar namja surai peach red ini merasa terganggu dengan kegiatan memasak nya.

"Ck ,Kenapa pagi-pagi harus berteriak?"

Ucap yonggi berdecak kesal memandang pintu kamarnya

"Kkau jjjimin.."

"Ne, ini aku"

Hobi sebenarnya tidak percaya apa yang dia lihat ya Jimin as Park Jimin namja memakai t-shirt putih lengan panjang dan celana kain hitam panjang tanpa alas kaki sedang berdiri di depan kasurnya. Ya semua fisik nya sama dengan hobi hanya ada satu yang membedakan jimin dan hobi , hazel mata jimin berwarna biru sedangkan hobi hanya berhazel hitam ke coklatan.

"Kkenapa kau bisa kesini? Apa yyang kau lakukan di sini? Kau mau raga mu kembali? Aak-

"Psssttt diam hyung.. Yonggi bisa mendengar suara mu karna terlalu keras.."

Jimin pun meletakkan jari telunjuknya di depan bibir hobi ,hobi pun langsung diam dan menatap namja di depannya ini dengan rasa tidak percayanya dan takutnya. Rasa tidak percaya karna jimin kembali ke dunia karna hobi pikir jimin sudah berada di alam baka , Rasa takutnya karna hobi memang penakut dengan hal mistis atau hantu.

"Dengar baik-baik hyung.. Aku ke kembali hanya saja mungkin karena aku ingin permohonanku itu terwujud.."

"Jadi aku meminta pertolongan mu agar permohonan ku itu terwujud..

Lanjutnya lagi

Namja di depan jimin ini sudah paham jadi jimin kembali karna ingin permohonan nya terwujud dan meminta pertolongannya agar bisa terwujud.

"Permohonan? Apa itu?"

Tanya hobi pelan agar suaranya tidak terdengar sampai keluar kamar. Jimin pun memasang pose berpikirnya mencoba mengingat apa permohonannya.

"Itu.. Akhh aku melupakannya ?!"

"Aishhh mana mungkin bisa terwujud kalau permohonan nya saja tidak tau !"

"Sebenarnya, apa, ya hyung?"

Hobi sekarang kesal dengan namja di depannya terlihat dari raut wajah hobi memandang jimin sekarang terlihat kesal, ya hobi kesal dengan jimin karena dia ingin permohonannya terwujud tapi dia melupakan apa permohonannya sendiri.

"Mana kutahu !"

Ucap hobi sedikit keras

"Yang penting, ingat ingatlah dulu permohonanmu itu jimin.."

Lanjutnya lagi..

Brakk'

Namja surai peach red ini membuka pintu kamarnya dengan kasar membuat hobi terkejut karna kehadiran yonggi secara tiba-tiba.

"Kau tidak apa-apa ?"

Ucap yonggi sambil berlari dia langsung mendekati hobi sedang duduk di kasur dan mengelus pipinya pelan.

"Aku tidak apa-apa^^ hanya mimpi buruk.."

Hobi sengaja berbohong agar yonggi tidak mencurigai nya , Hobi memegang tangan yonggi yang berada di pipinya mencoba menenangkan namja di depannya agar tidak terlalu khawatir dengannya.

"Kau pasti lapar ? Makanlah^^ Aku harus pergi bekerja sekarang.."

Ucap yonggi lembut mengelus pucuk surai namja di depannya ini. Dan hobi hanya tersenyum melihat perlakuan yonggi sangat lembut dengan nya tiba-tiba namja ini teringat dengan taehyung.

'Taehyung..'

Batin hobi melihat wajah namja di depan nya sedang tersenyum.

Yonggi meninggalkan hobi yang masih duduk di atas kasur dan melangkahkan kakinya menuju lemari pakaian. Dia mengambil jaket tebal bape x puma motif tentaranya, yonggi harus bekerja sekarang terlihat dia memakai pakaian rapi yang di tutupi jaket hodie bape x puma motif tentara yang dia pakai.

"Aku akan kembali lebih awal ^^ Annyeong.."

Ucap Namja surai peach red ini dia pun menutup pintu kamarnya pelan. Karna jimin merasa yonggi sudah meninggalkan rumah ,jimin pun mendekati hobi yang sedang terdiam.

"Dia sangat baik.. Aku iri dengan mu hyung"

"Dia sangat baik dengan mu, bukan dengan ku jimin.."

Hobi pun beranjak dari kasurnya meninggalkan jimin sendirian di kamar. Karna suasana hati namja ini sangat sedih sekarang mengingat Tehyung dan kenyataan nya dia bukan Hobi melainkan dia adalah Park Ji Min yang tidak di kenal Taehyung ini sangat sulit untuk mengucapkan selamat tinggal baginya.

"Aku tau ini akan sangat sulit.."

Ucap jimin pelan melihat pintu kamar yang baru saja hobi tutup, jimin pun melihat sekeliling kamar yonggi yang berdominan bercat warna putih.

"Ku kira kau menggantinya warna nya.."

Jimin melangkahkan kakinya pelan mendekati meja studio kekasihnya ya Min Yonggi dia menekan tuts piano itu dia sangat merindukan yongginya memainkan alat musik ini.

"Aku merindukan mu.."

Jimin pun beralih melihat foto nya dengan yonggi yang berada di atas meja studio.


Hobi melangkahkan kakinya pelan namja ini kembali ke lapangan untuk melihat taehyung nya , karna hobi yakin pasti taehyung hari ini ke lapangan karna dia mendengar taehyung berjanji akan kembali ke lapangan hari ini.

"Hyung aku bisa menolong mu.."

"Kau tidak akan bisa jimin"

"Aku bisa hyung"

"Kau tidak akan bisa bahkan kau saja tidak terlihat jimin !"

"Hhyung.."

Jimin menghentikan langkahnya mengikuti hobi, mendengar perkataan hobi membuat namja ini sangat sedih. hazel mata biru jimin yang sangat indah sekarang berkaca-kaca, pernyataan hobi memang benar dia tidak terlihat oleh siapa pun terkecuali hanya hobi yang bisa melihatnya.

"Hiks kkau beruntung hyung hiks.."

"kau tau aku juga ingin seperti mu hyung.. hiks"

Hobi hanya diam mendengarkan pembicaraan jimin tanpa memalingkan posisi nya melihat jimin yang sedang menangis karena perkataan nya sendiri. Sebenarnya namja ini ingin memalingkan posisi nya dan memeluk jimin agar berhenti menangis karna ini salah dirinya sendiri tapi ego nya lebih mendominasi di hati dan pikiran namja ini dan menepis keinginan nya tadi.

"Bisa Bereinkarnasi hiks.. aku juga ingin mengucapkan selamat tinggal dengan teman hiks.. keluarga dan seseorang yang aku cintai hiks.."

Hobi terkejut mendengar perkataan jimin, dia baru menyadari bahwa dirinya lebih beruntung bisa bereinkarnasi sedangkan jimin tidak bisa. Entah kenapa dia bisa merasakan kesedihan jimin, mendengar kata 'Seseorang yang aku cintai..' benar hobi bahkan ingin mengucapkan selamat tinggal dengan taehyung.

''Grepp

"Mian aku membentak mu tadi jiminn.."

Jimin terus menangis di dada bidangnya hobi dan hobi terus mencoba menenangkan jimin dengan memeluknya erat, Akhirnya hobi bisa menepis ego di hati dan pikiran nya. Suasana di lapangan sangat sunyi dan sepi hanya terdengar suara angin musim gugur berhembus membuat pohon pohon bergoyang pelan. Untungnya tidak ada siapa-siapa di lapangan jadi hobi tidak mungkin di anggap gila karna berbicara sendirian.

"Hiks grim reapper itu tidak memperbolehkan ku bereinkarnasi hiks.."

"Grim reapper ?"

"Hmm hiks"

"Maksud mu seseorang yang berlesung pipit itu ?"

"Nne hyung hiks.."

Hobi ingat dia juga pernah bertemu dengan seseorang berlesung pipit itu. Saat itu di ruangan mayat dan dia lah yang mengabulkan permintaan hobi waktu itu ahh namja ini paham sekarang jadi dia itu grim reapper.

"Hyung apa yang kau lakukan di sini ?"

Jimin pun melepas pelukan nya dengan hobi, namja ini baru menyadari dia sekarang berada di tengah lapangan yang di penuhi rumput liar dan tumbuhan ilalang. Lapangan yang di kelilingi hutan ada pohon gingko, pohon cemara, pohon maple dan lain-lain. Tapi kenapa dia baru mengetahui bahwa di daerah sini ada lapangan padahal dia dulu cukup sering ke rumah yonggi dan sangat hafal daerah dan wilayah di sini.

"Aku ingin bertemu seseorang^^"

"Seseorang ? Siapa nama dia hyung?"

Hobi melangkahkan kakinya menuju pohon yang berada di ujung lapangan dan di iringi jimin di belakang nya, ya dia ingin kesana dan menunggu taehyung di bawah pohon nya.

"Kim Taehyung"

Jimin menganggukkan kepala nya pelan ,Kim Taehyung ? Jimin sama sekali tidak mengenali nama itu bahkan dia baru mendengar nama Kim Taehyung dari hobi namja di depan nya. Pemandangan di hutan sangat indah sekarang kala musim gugur datang, daun-daun pepohonan gingko beralih warna menjadi kuning,coklat dan merah. Saat musim gugur datang daun-daun pohon gingko yang beralih warna akan melepaskan dirinya dari pohon.

"Hobi hyung.."

"Hmm"

"Kapan reinkarnasi mu berakhir hyung?"

"Terakhir hari musim gugur dan saat hari pertama musim semi aku akan pergi ke alam baka.."

"Berarti waktu ku hanya sebentar sama seperti mu hyung"

"Benarkah?"

"Ne hyung grim reapper itu memperbolehkan ku menemani mu sampai kau pergi ke alam baka.."

'Brukk

Jimin tidak sengaja menabrak bahu belakang hobi, jimin mengerutkan dahi nya heran kenapa namja di depan nya tiba-tiba berhenti melangkahkan kakinya.

"Akhh kenapa berhenti hyung?"

"Hyung.."

Hobi menghiraukan pertanyaan jimin , namja ini hanya diam memandang hasil pahatan nya di pohon. Mengingat perkataan taehyung yang terus menunggunya di bawah pohon ini selama 2 tahun itu waktu yang cukup lama tapi taehyung tetap menunggu hobi dengan setia kembali ya kembali di bawah pohon ini.

"Hiks.."

Jimin terkejut kenapa tiba-tiba dia mendengar isakan menangis namja di depan nya.

"Hyungg.."

"Aku takut hiks dia tidak mengenalku jiminn hiks"

Hobi pun terduduk kakinya terasa sangat lemas untuk berdiri bulir mata itu terus keluar dan di iringi suara isakan tangisnya , dia merasa sangat bersalah meninggalkan taehyung sendirian. Tentu saja hobi takut dia ingin sekali menghabiskan sisa waktunya reinkarnasi bersama taehyung sebelum musim gugur berakhir. tapi dia takut taehyung tidak akan percaya dengan nya bahwa dirinya adalah Jung Hoseok as Hobi bukan seorang Park Jimin as Jimin.

"Uljima hyung kim taehyung pasti mengenal mu hyungg.."

Jimin langsung mendekati hobi dan menggenggam tangan hobi erat.

"Hiks bbenarkah"

"Ne Aku tau ini pasti sangat sulit.. tapi dia pasti sangat mengenalmu hyung"

"Hmm hiks.."

Hobi terus menangis air matanya tidak bisa di bendung lagi ,jimin mengelus surai rambut hobi pelan entahlah namja ini merasakan bahwa hobi membutuhkan pertolongan nya.

'Meski pun aku tidak terlihat.. aku akan menolong mu hyung.. aku berjanji'

Batin jimin

Jimin pun memeluk hobi dan mengelus surai rambut namja yang dia peluk.


"Kenapa kita ke hutan hyung.."

Yap ,mereka sekarang berada di dalam hutan mereka berdua hanya jalan-jalan karena taehyung orang yang hobi tunggu tidak menampakkan dirinya sama sekali. Dan mungkin ini terlalu pagi karna sekarang jam 08:56 KST jadi hobi pikir taehyung mungkin masih tidur, Hobi pun mengajak jimin ke hutan untuk menghilangkan rasa bosan nya karena menunggu taehyung terlalu lama di bawah pohon.

Jimin terus mengikuti langkah hobi di depan nya, jalan yang mereka lewati sekarang hanya jalan setapak yang di penuhi daun-daun yang berguguran dari pohon gingko dan maple.

"Hyung bagaimana jika kita tersesat melewati hutan ini.. Aniyoo aku tidak mau tersesat hyung"

"Kita tidak akan tersesat jimin.. percayalah.."

"Hmm ne baiklah aku percaya.."

Hazel biru jimin terus melihat sekeliling nya hanya pohon pohon yang dia lihat ya pohon-pohon tapi pemandangan di hutan sangat indah sekarang pohon-pohon gingko dan maple menjatuhkan daunnya saat musim gugur tiba daun-daun itu berserakan di mana-mana membuat pemandangat terlihat indah seperti lukisan Pantulan cahaya sinar matahari mengenai daun-daun pohon seperti membuat sorotan cahaya yang indah.

"Wahh ini sangat keren hyung.."

"Tentu saja , aku yang menemukan nya"

"Kau terlalu sombong hyung.."

"Kkk~"

Jimin mendengus kesal ya dia kesal dengan hobi namja di depan nya ini terlalu sombong menurut nya hanya menemukan hutan, jimin juga bisa menemukan hutan LOL jimin. Hobi hanya tertawa melihat jimin terlihat sedang kesal dengan nya tapi hobi heran kenapa hantu seperti jimin terlihat imut mungkin menurut hobi jimin itu imut.

"Kau imut jiminn.. kkk~"

"Aku tidak imut hyung.."

Hobi mencoba menggoda jimin tapi apa yang dia dapat hanya tatapan dead glare dari jimin seperti mengatakan sesuatu 'Kau ingin aku bunuh !?' ya seperti kata itu yang bisa hobi artikan dari tatapan dead glare jimin. Tapi hobi tidak menanggap serius tatapan jimin malah namja ini tertawa puas melihat ekspresi jimin.

Jimin melihat cahaya yang begitu terang di ujung jalan setapak yang dia lewati sekarang seperti jalan keluar dari hutan ini. Karna cahaya jalan keluar begitu terang jimin tidak bisa melihat dengan jelas dia memegang jaket hoodie hitam hobi di belakang dan menutup matanya. Hobi tidak sadar jimin menggenggam jaketnya di belakang dia hanya fokus berjalan ke depan dan di iringi jimin di belakang nya.


Wusshhhhh

Angin laut dan musim gugur menjadi satu menghembus mengenai kedua namja ini, mereka berdua baru saja keluar dari hutan.

'Eh?'

Hobi terkejut melihat jimin sedang memejamkan matanya dan menggenggam jaket nya di belakang. Hobi hanya tersenyum dia pun melepas genggaman tangan jimin dari jaketnya dengan pelan.

"Jiminn buka lah mata mu.. lihat ! Indah bukan kkk~"

Jimin pun membuka matanya secara perlahan karena teman nya meminta membuka matanya. Hazel biru itu terus memandangi setiap pemandangan nya yang sekarang dia lihat , dia berada di lapangan hijau yang cukup luas di kelilingi pohon cemara di sekitar nya ada bebatuan besar di seberang lapangan bebatuan itu berada dekat laut.

"Wahhh ini kerenn hyung.."

"Ne benar , aku sudah lama tidak ke sini.."

Hobi hanya tersenyum melihat tempat ini ya tempat ini tetap sama, sama seperti terakhir kalinya dia ke sini bersama taehyungnya 2 tahun yang lalu.

Jimin merebahkan badan nya pelan di hamparan rumput hijau, angin terus menghembus pelan membuat surai rambut jimin bergerak pelan dan hobi hanya duduk di samping jimin, mereka berdua memandang langit biru yang sangat cerah sekarang yang di hiasi awan putih sedang lewat di langit.

"Ini sangat kerenn.. aku tidak pernah sebahagia ini hyung"

"Benarkah.. tentu saja karna aku yang menemukan nya kkk~"

"Kau sombong lagi hyung hmm.."

"Kkk~"

Hobi hanya tertawa biasa sebenarnya dia sangat merindukan taehyung bersama nya dulu di sini berjalan menuju batu karang , kejar-kejaran di lapangan , dan membuatkan taehyung mahkota dari ranting. Berada di tempat ini seperti memutar memori hobi bersama taehyung dulu di sini 2 tahun yang lalu.

Hobi pun memejamkan matanya membiarkan memori itu kembali berputar..


Flashback On

'Musim panas berlibur dengan nya sangat menyenangkan'

Musim panas adalah dimana terik matahari lebih bersinar dari biasanya.

Taehyung dan hobi sudah berada di lapangan

"Hyung apa kau tidak liburan ? Ini musim panas"

Tanya taehyung duduk di samping hobi sambil mengayunkan kakinya

"Ya sekarang aku sedang liburan.. liburan di sini aku sudah cukup senang ^^"

Ucap hobi sambil tersenyum menatap lurus ke depan

"Aaa baiklah baiklah"

Taehyung pun baangun dari tempat duduk nya dan berjalan menuju pohon tempat kesukaan nya sekarang

Taehyung mengeluarkan pisau kecil di saku nya yang dia bawa dari rumah dan hobi hany memandang taehyung heran dari kejauhan

'Apa yang dia lakukan..' batin hobi heran

Karna kegiatan nya sudah selesai taehyung memanggil hobi dari kejauhan

"Hyungggg..."

Teriak taehyung memanggil hobi

"Apa?"

"Kemarilah hyung.."

"Aishhh anak itu"

Ucap hobi kesal karna taehyung menggangu kegiatan main game piano tiles di handphone nya , hobi pun bangun dari posisi duduknya dan menyusul taehyung

"Lihat ^^"

Taehyung menunjuk hasil pahatan nya dengan hobi , ya pahatan "Hobi & Taehyung" itu hanya nama mereka

"Bagus tae^^"

"Tentu saja itu buatan ku.."

"Tapi kau sudah menyakiti pohon nya dan terima lah akibat nya ini rasakan !"

Pletakk''

Hobi memukul memukul kepala taehyung dengan ranting pohon

"Akhh hyung itu sakit"

"Kkkk Rasakan itu"

Ucap hobi meledek taehyung dan lari menuju hutan meninggalkan taehyung sendirian

"Ya ! Hyungg kemari kau"

Ucap taehyung teriak memanggil hobi dan menyusul hobi ke hutan

Hobi terus belari ternyata taehyung mengikuti nya di belakang

"Hyungg kemari kau hahh !"

Ucap taehyung terengah-engah akibat kegiatan mengerjar hobinya

Hobi terus berlari meninggalkan taehyung lebih jauh dan taehyung memperlambat larinya dia kelelahan

"Hhyungg tunggu hahh hah"

Ucap taehyung terengah-engah dan menatap hobi dari jauh

Taehyung hanya berjalan santai dan mengatur nafas nya sesampainya di lapangan dekat bebatuan tapi dia tidak menemukan hobi di sana

"Hobi hyunggg..."

Teriak taehyung tapi tidak ada jawaban hanya bunyi burung dan ombak laut

"Kau mencari ku ?"

Ucap hobi ada di belakang taehyung , dan taehyung terkejut

"Ya ! HYUNGG.."

Taehyung mencekik leher hobi ,dan hobi hanya tertawa

"Tae diam.."

Taehyung pun langsung diam tapi tangan nya masih mencekik leher hobi , dan hobi menaruh seperti mahkota tapi dari ranting daun

"Nah ^^"

Taehyung memandang mahkota di atas kepala nya dia sekarang gugup dan heran kenapa hobi menaruh mahkota daun di kepala nya

"Kau menyukainya tae^^"

"Terima kasih hyungg aku sangat menyukainya^^"

Ucap taehyung gembira sambil memeluk erat hobi , dan namja yang di peluknya pun membalas pelukan taehyung

Flashback Off


'Sama-sama taehyung' batin hobi

Namja ini tersenyum mengingat memori nya dulu bersama taehyung.


"Aishh eomma selalu saja memarahi ku jika aku terlalu lambat bangun pagi.."

Namja surai coklat ini memakai jaket hitam puma nya sambil berjalan di atas trotoar. Mood taehyung sangat hancur sekarang karena eomma nya tadi memarahi nya karena taehyung terlalu lambat bangun dan sekarang sudah jam 10:34 KST pagi. Tentu saja eomma mu marah tae

Srettt

Restliting jaket hodie nya dia naikan hingga jaket menutupinya setengah dan memakai hodie jaketnya. Udara musim gugur memang sangat dingin bukan kah harus kita memakai jaket tebal jika musim gugur datang agar tidak kedinginan tapi taehyung hanya memakai jaket hodie puma hitam nya dia sama sekali tidak kedinginan.

Taehyung berlari cepat di atas trotoar dia harus ke lapangan dia ingin melampiaskan emosi nya yang membuat mood namja ini hancur.

Setiba nya di lapangan..

"Aaarrgghhh.."

Ucap taehyung berteriak dan menendang rumput liar yang tidak bersalah /?

Karena dia merasa sudah mengeluarkan semua emosi nya, taehyung pun duduk di tengah lapangan namja surai coklat ini pun memeluk lutut nya dan memandang rumput yang dia sakiti tadi.

"Mianhae aku menyakiti kalian.."

Ucap taehyung pelan dia merasa sangat bersalah menyakiti rumput yang baru saja dia tendang beberapa menit lalu.

"Hyungg.."

"Cepatlah kembali.."

Taehyung pun menolehkan kepala nya ke kanan melihat pohon nya yang berada di ujung lapangan. Namja ini pun merebahkan badannya dan menutup matanya di tengah lapangan dia sengaja melakukan ini dia hanya berharap dalam hatinya saat dia membuka matanya hobi sudah membungkuk dan menyapa nya.

"Hai^^ apa yang kau lakukan di sini.."

Taehyung sebenarnya sangat senang dalam hatinya bahwa Tuhan mengabulkan harapan hatinya tadi , namja surai coklat ini pun membuka matanya perlahan tapi sekarang dia kecewa sangat kecewa orang yang menyapa nya tadi bukan hobinya.

"Ahh ternyata kau.."

Sebenarnya harapan taehyung terkabulkan hobi menyapanya tadi tapi dia sedang berada di raga jimin.

"Hehe apakah aku mengganggu mu.."

"Ani kau tidak mengganggu ku"

"Nama ku Jimin semoga kita menjadi teman yang baik^^"

"Jadi nama mu Jimin?"


TBC ?

Haii HobiHope14 kembali ^^

Maaf terlalu lama up :' karena berkas ff ku kehapus semua :'" *Curhat

Aku sudah membaca review kalian ^^ Gomawo

Ahh ne Selamat Hari Raya ^^ Mohon Maaf Lahir Batin^^

Author hanya minta Review, Favorit , dan Follow dari kalian tidak lebih ^^

Sampai jumpa ^^ lagi..