disclaimer : Masashi Kishimoto

.

.

.

Warn : kerena penulis cukup menyadari karena cerita ini sedikit aneh dan benar-benar amatir. jadi mohon bantuanya !..

...

Bagian 2 : pantai dan musim panas.!

..

().1

hari ini aku dan Hinata akan pergi, jadi kami berjalan ke stasiun dengan hinata yang terus terusan memngomel soal segalanya, sudah ku bilang kalo tidak mau ikut diamlah di rumah seperti perliharaan yang baik

untuk hari ini kami akan pergi dengan kereta jadi kami berjalan ke arah stasiun kereta terdekat.

ohh ya untuk hari ini Hinata benar-benar terlihat tidak hinata, bagaimana tidak dia sekarang terlihat seperti wanita normal pada umumnya tanpa ekor putih lebatnya, dan juga telinga rubahnya yang sewarna rambutnya.

Dia terlihat sengat normal seperti wanita pada umumnya, dia memakai pakaian yang keren dan terlihat sangat cocok denganya dan lagi untuk saat ini rambut hitamnya yang panjang dia ikat pony tail, sekarang dia benar-benar terlihat seperti apa yang orang orang sebut sebagai bishoujo?, setidaknya mungkin seperti itu bila dia tidak menggantungkan headphone di lehernya

sampai akhirnya kami di depan stasiun kereta setelah jalan kaki yang sangat jauh(stidaknya itulah menurut hinata)

aku pun mengarahkan pengelihatanku ke beberapa tempat untuk mencari seseonag karena kami tidak hanya pergi berdua jadi akupun mencarinya dengan seksama, aku terus mengarahkan penglihatanku untuk ke setiap sudut yang ada.

Apa mungkin dia belum datang?

sampai aku melihat seseorang berdiri di bawah pohon yang rindang dia memakai topi sailor yang menutupi sebagian rambutnya, dia mengenakan umm... apa ya semacam gaun chiffon putih dengan sedikit renda di ujungnya, benar benar pakain yang sederhana dan biasa di pakai saat musim panas tapi entah kenapa dia terlihat sangat manis !?

tak ingin membuatnya menunggu lama, aku pun langsung berjalan ke arahnya

"maaf membuatmu menunggu Sara!" aku mengatakan permintaan maaf ku samnbil membungkukkan badan ku, bagaimanapun membuat seseorang menunggu adalah hal yang tidak bagus bukan?, Oh ya Sara adalah teman masa kecilku, dulu kami sering main di kuil bersama-sama saat masih kecil.

"ahh tidak, aku juga baru sampai kok!, Jadi tidak usah di pikirkan !" huwaah kau memang orang yang baik dan pengertian

"hmm baiklah kalo begitu, ayo kita berangkat !" kami bertiga hari ini akan pergi ke pantai, karena ini masih hari libur dan juga sudah memasuki musim panas jadi berlibur ke pantai adalah pilihan yang tepat,

Dan lagi dengan hal sepeti ini setidaknya aku bisa mengeluarkan Hinata dari kamarku untuk beberapa saat karena yang aku tahu dia selalu mengurung diri di kamarku dengan bermain game jadi aku sedikit khwatir denganya

Benar benar rencana liburan yang hebat bukan? .

"ahhhh. Panas sekali ini benar-benar tidak nyaman!" apaan sihh, kau benar-benar merusak suasana

"apa-apaan sikap mu ini bukankah saat di rumah tadi kau sangat bersemangat !" aku memarahinya, dasar youkai pemalas bukankah sudah kubilang kalo memang tidak mau ikut kenapa tidak diam di rumah saja !

"ahh tapi jalan lagi kerumah benar-benar melelahkan " benar-benar menyusahkan

"ini Hinata- san, kebetulan aku membawa minuman dingin" Sambil tersenyum dengan senyuman yang sangat manis Sara menyerahkan minumanya pada Hinata

"fuhh., ini sedikit lebih baik,.. kurasa.!" Seriusan Hinata memangya keluar rumah segitu beratnya untukmu ?

"tapi ngomong-ngomong apa kau bawa makanan juga.!.? " sialan youkai setidaknya tunjukan rasa malu walaupun sedikit, kau benar-benar membuat malu

"kalo soal itu aku membawa beberapa, karena kemarin Naruto bilang Hinata-san akan ikut, jadi aku membawa beberapa makanan untuk di perjalanan" maaf bila youkai tidak tahu malu ini merepotkanmu, kau benar-benar orang yang baik jadi tolong jangan memanjakanya karena youkai rubah ini pasti akan meminta yang lebih.

"fuh..fuuh.., baguslah , ayo segera berangkat tunggu apa lagi" kenapa kau tiba tiba semangat sekali, kau benar-benar membuat kesal dasar youkai, setidaknya ucapkanlah terima kasih

Ya biarlah kuarasa ini tidak apa-apa pada akhirnya, setidaknya kami akan benar-benar liburan jadi itu cukup membuatku lega untuk sesaat.

Walaupun aku tetap khwatir dia akan menumbuk sampah di rumah lagi setelah liburan ini selesai

Kami pun akhirnya masuk ke dalam stasiun, Di luar dugaan, aku kira akan bakalan sangat ramai ternyata tidak terlalu ramai seperti perkiraan ku pada awalnya mengingat di luar cukup ramai.

berarti keramaian di luar hanya orang-orang yang memutuskan untuk janjian bertemu di depan stasiun agar lebih mudah mengorganisasi saja walupun tidak berencana utnuk pergi dengan kereta

Kami pun mengantri untuk membeli tiket, Karena panjang antrianya tidak cukup panjang untuk bisa di sebut panjang, kami dapat denggan mudah mendapatkan tiket kereta yang akan kami gunakan.

Selang beberapa menit seletah kami mendapatkan tiket masing-masing, yang sebelumnya Sara bagikan untuk Hinata dan aku, kereta kami pun sampai di peron yang sudah tertera di tiket kami tingkat ketepatan waktu di sini benar-benar mengerikan.

Ohh ya ngomong-ngomong tiket kami memakai uang milik Sara karena dia bilang mendapatkan kupon harga dari kartu kereta miliknya jadi akupun setuju saja, walaupun pada awalnya aku berikeras untuk membyar kan milikinya tapi kerena dia sangat keras kepala dan berakhirlah dia yang membayar milik ku dan hinata, ini membuat ku untung tapi kenapa aku tidak bahagia ?.

Setelah kereta itu berhenti dengan sempurna dan membuka pintu masing-masing gerbong beberpa penumpang yang akan turun di stasiun ini keluar satu persatu, beberapa dari mereka terlihat cukup lelah ataupun memilki warna kulit yang terpapar matahari atau dengan kata lain yaitu tampilan orang yang telah menikmati liburan musim panas di pantai dengan gembira tapi ini kan masih pagi apa memang cukup banyak yang memilih menginap di pantai? Benar-benar gaya hidup Riaju !?.

Tapi entah kenapa hal seperti ini semakin membuat ku bersemangat dan begitu juga saat aku melihat wajah Sara dan, ughh lupakan untuk Hinata dia kembali memasang wajah sebalnya lagi, bukankah barusan kau sangat bersemangat, apa ini semacam wajah default saat di luar rumah atau atau semacamnya.

Dan lagi apa kau punya mode hening atau getar karena kau cukup mengganggu akhir akhir ini.

Setelah kerumunana dari orang-orang sedikit berkurang dan pintu kereta dapat di masuki dengan mudah kami pun masuk ke dalam dan mengambil tempat duduk yang cukup strategis, maksudnya tidak terlalu jauh dari kamar mandi dan pintu keluar.

karena perjalan ini akan cukup lama mengingat kota ini tidak terlalu dekat dengan laut .

Dan akhirnya beginilah susunanya aku duduk di dekat jendela dan Hinata duduk di sebelah ku, karena dia bilang benci silau dari sinar matahari pagi, sedangkan Sara duduk di sebelah jendela tepat menghadap ke arahku

Yoshh bagus dengan begini aku bisa memandangi wajah manis Sara,,.. ehh bukan maksudku berbicara denganya, kerena berbicara denganya itu cukup penting bagiku walaupun kami teman sejak kecil tapi ada kejadian di masa lalu yang membuat kami jadi tidak saling mengenal setelah keajdian itu.

Walaupun aku jadi akrab lagi denganya semnejak kami kebetulan masuk ke Sekolah yang sama, tapi Sara memang benar-benar manis sih ..!

"silahkan ini Hinata-san" setelah kami duduk dengan nyaman dan menaruh bawaan kami Sara menyodorkan beberapa makanan untuk Hinata yang sedang sibuk dengan console game portablenya jadi untuk ini ya? aku jadi tameng !

"ahh ya juga, kau benar-benar jadi gadis yang baik, tapi tolong bisakah kau masukkan benda itu ke mulut ku "dasar bodoh jangan ucapkan kata-kata yang bisa membuat orang salah paham, walaupun saat ini tidak telalu ramai tapi bisa saja orang berpikir hal yang tidak-tidak kan?

"baiklah ini silahkan" Sara menyodorkan makanan ke mulut Hinata seperti yang Hinata suruh, dan lagi Sara kenapa kau mau di bodohi youkai bodoh ini?

Hal itu pun terus-terusan berlangsung sampai jadi seperti kebiasaan

"bilang ahhh."walaupun adegan ini terlihat seperti seorang adik manis menyuapi kakak bishoujo nya yang sedikit kekanakan walaupun ini terlihat sangat manis dan penuh rasa cinta dan kasih sayang

Tapi karena aku tahu kalo sang kakak bishoujo hanya pemalas yang terus terusan bermain game itu membuat semua perasaan itu hancur seketika.

"ahh lagi"baiklah ini entah yang ke berapa kali Sara menyuapi makanan ke mulut Hinata aku sudah tidak menghitunya lagi, Ini benar-benar membuatku kesal, iri dan malu dalam waktu yang bersaamaan.

Yaa walaupun aku tahu kalo ini reuni mereka setelah lama tidak bertemu, tapi ini benar benar memalukan untukku, karena aku yang mengajaknya malah merepotkan Sara..!

"nom nom*, knau bnar bnar menbantu" setidaknya telan dulu, telan! Makananmu, baru bicara dasar rubah bodoh!'

"ahh,.. lagi.! " kali ini Hinata yang mengatakan agar Sara memasukkan makanan ke mulutnya

Sial Ini sudah tak terkendali aku tahu kalo Sara membawa makanan yang cukup banyak tapi ini benar benar sudah berlebihan dan membuatku benar-benar iri !

"Ambilah makanan dengan tanganmu sendiri itu benar-benar merepotkan orang lain tahu...!" aku pun membentaknya karena ini benar-benar menyebalkan untuk di lihat (olehku) dan lagi aku merasa tidak enak kepada Sara

"huuhh, kenanpa knau menynebalkan senkanli..." yang menyebalkan itu kau, dan lagi telan dulu, telan ! makananmu sebelum bicara,

"kau benar benar menggangu hush hush, dan lagian tanganku sangat sibuk sekarang ini jadi hal itu mustahil untukku" itulah masalahnya tinggalkan dulu game bodod mu !

"lagian bila kau mau hanya ingin main game kenapa tidak di rumah saja !"

"bila aku tetap di rumah dan tidak ikut pasti aku bakalan kelaparan nantinya, kau kan tidak membuat Sarapan tadi" aku tahu hinata mengatakanya dengan nada yang sangat menjengkelkan yang seakan tidak peduli tapi entah kenapa aku dapat mengerti apa yang dia maksud,

Kau hanya benci di tinggal sendirian saja kan?, dasar youkai bodoh !

"selain itu Sara juga kelihatan gak keberatan kok, iya kan Sara ?" Hinata mengatakanya dengan nada menuntut yang malah telihat seperti ancaman yang biasa di lontarkan pembully pada korban

kau akan membuat membuat Sara merasa terancam bodoh

"itu pasti merepotkan, bukan? " suara ku tidak terlihat seperti ancaman juga kan?.

"ahh ahh tidak sama sekali aku suka melakukanya kok!, lagipula aku juga ingin jadi akrab denagn Hinata-san seperti dulu lagi."apa-apaan jawaban yang sangat baik dan penuh pengertian yang di iringi senyuman sangat manis seperi itu, apa kau benar-benar malaikat ?, tolong katakan kalo kau malaikat aku akan langsung percaya dan berdoa di depanmu!

"tuh kan kau dengar sendiri !"apa-apaan ini, entah kenapa aku jadi tidak mau membahasnya lagi setelah melihat senyuman malaikat milik Sara.

"aa, hmm ya " sial aku jadi gugup dan kehilangan kata kurasa aku sebaiknya diam saja dan menenangkan pikiranku dulu untuk saat ini

"silahkan ini hinata-san" selang beberapa saat Sara kembali menyodorkan makanan ke Hinata seperti yang sebelum-sebelumnya

Ahh mereka akan melakukanya lagi, tapi aku tidak peduli lagi, senyuman itu benar-benar membuat ku tenang jadi aku akan membiarkanya saja untuk sekarang

"hmm..., Tidak perlu aku akan mengambilnya sendiri nanti, ini sedang di saat yang tidak tepat untuk makan.!" Apa itu barusan..?, Apa itu beneran keluar dari mulut mu Hinata ?

Terima kasih mau mengerti Hinata..!, tapi kau benar-benar melakukanya karena mengerti itu menyusahkan orang lain kan!, bukan karena perutmua sudah kenyang kan?

"jadi begitu ya, aku letak kan di sini saja ya!" Sara pun meletakkan makanan itu di bangku sebelah Hinata

Setelah penolakan dari Hianta yang membuatku cukup terkejut barusan tak ada pembicaraan lagi di antara kami bertiga hanya terdengar bunyi tombol yang samakin lama semakin intens dari console game portable milik Hinata, beneran apa kau sedang melawan boss atau semacamnya yang mengharuskan mu untuk menekan tombol sebanyak itu ?

"emm Sara hari ini cukup cerah ya!" apaan tuh, aku memang berinisiatif untuk membuka pembicaraan agar tidak hanya terdengar suara tombol menyebalkan itu.!

"emm... ya, cukup cerah" dia mengambil jeda sejenak seakan berpikir sesuatu, Benar-benar canggung !...

Dia pasti akan beranggapan kalo aku kaku dan kolot seperti orang tua karena mengangkat topik tentang cuaca dalam pembicaraan dan terus terusan memarahi Hinata seperti anak kecil, tapi setidaknya aku tidak membahas bonsai kan?

Ughhh, aku benar-benar merasa sangat malu dan putus asa sekarang di saat seperti ini apa yang harus aku lakukan ?, apa aku harus jawab oke atau ya ?, aku jadi ingin pulang, ayo kita pulang saja sekarang Hinata!

"ohh ya Naruto" ehh apa ?, kau tidak akan membahas bonsai kan?.

"emm apa kau masih membaca manga yang sering kita baca saat kecil dulu..?" huhh manga, apa yang bertema fantasy itu?

"apa maksudmu manga fantasy yang penuh dengan karakter bertelinga hewan itu?" akupun memastikanya walaupun aku masih mengingatnya dengan jelas

"ya yang itu, apa kau masih menyukainya" tentu saja kerena aku masih terus membeli volume terbarunya tiap bulan.

"ya mau bagaimana lagi aku sudah membacanya sejak lama jadi sulit untuk berhenti sekarang, dan lagi Beny Usagi sangat moe aku jadi ingin mengusap telinga kelincinya" huwaahh aku jadi tiba tiba membicarakan fetish ku, kuharap dia tidak terlalu mengerti apa yang aku maksudkan.

"ahh begitu ya memang telinga kelinci milik Beny Usagi terlihat sangat lembut aku juga ingin mengusapnya !" sial dia mengerti, kuharap dia tidak memandangku sebagai orang mesum sekarang.

Sampai akhirnya kamipun teurs membeicarakan banyak hal selama di perjalanan

Ini benar benar menyenangkan, maksudnya pembicaraan kami, kami telibat pembicaraan yang cukup mengasyikan(bagiku), karena tenyata dia juga menonton anime dan membaca manga lainya sehingga membuat pebicaraan kami tiba-tiba jadi sangat luas dan menyenangkan

Untuk hinata aku tidak peduli lagi untuk saat ini karena sekarang dia benar-benar memalukan, maksudku setelah makan banyak, main game, dan sekarang dia tertidur dengan posisi terlentang yang sangat tidak terlihat manis untuk seorang wanita.

Tapi walupun begitu dia telihat cukup nyaman dan menikmatinya..

Akibat pembicaraan kami juga aku jadi sedikit lebih akrab denganya dan tahu cukup banyak tentangnya, murutku dia hampir tidak berubah karena dia sama seperti seingatku dulu xD...

Ohh ya ternyata di juga penggemar karakter bertelinga hewan juga lho!s

,...

()2

Sampai akhirnya suara dari dalam kereta yang memberitahukan stasiun tempat kami akan turun tetrdengar di telinga, kami pun menyiapkan barang-barang bawaan kami agar mempemudah di saat kami keluar nanti,

Ohh ya hinata masih teritudr dengan posisi yang sama saat terakhir kali aku melihatnya, karena dia hanya membawa sedikit barang bawaan dan tidak sebanyak yang aku bawa jadi mungkin aku akan membangunkanya saat kereta berhenti saja nanti.

Atau mungkin aku akan tinggalkan saja dia karena dia benar-benar membuatku kesal seharian ini !

Setelah membawa barang bawaan kami dan turun dari kereta kami bergegas ke luar dari stasiun ini

Sesampai di luar kami langsung di suguhi pemandangan dan aroma khas dari laut yang merembes masuk masuk ke penciumanku, sudah ku duga laut musim panas adalah yang terbaik..!

Karena tempat ini tidak bersebelahan langung di tepi pantai jadi mengharuskan kami untuk berjalan lagi ke pantai, Kuharap Hinata tidak cerewet

Aku merasa bodoh mencemaskan hal itu karena Hinata kelihatanya tidak terlalu mempoermasalahkan hal itu sekarang

dia terlihat berjalan dengan kami dengan wajah yang benar-benar senang, mungkin karena di sini masih banyak pepohonan dan lagi di sini bukan perkotaan jadi udaranya tidak sepanas di kota jadi dia tidak memliki hal yang dapat di keluhkan lagi padaku.

Ternyata membawa peliharaan ke tempat asalnya benar-benar berguna..!

setelah berjalan beberapa menit kami pun akhirnya sampai di bibir pantai ternyata pantainya tidak terlalu ramai atau terlalu sepi, benar-benar jumlah rata-rata pengunjung pantai musim panas?

Saat kami sudah menginjakkan kaki kami di pasir pantai yang hangat aku menengok ke sekliling untuk memastikan tempat yang bagus untuk menyiapkan Super Ultimate Perlengkapan Pantai v.1, sedangkan Hinata dan Sara bilang akan mengganti pakain mereka, jadi aku pun menyiapkanya sendiri

Ultimate Perlengkapan Pantai v.1 adalah perlengkapan lengkap untuk ke pantai yang sudah aku siapkan jauh jauh hari bila mungkin aku ke pantai.

Untuk namanya aku baru kepikiran sih, tapi ini benar-benar perlngkapan yang cocok bila kau ingin berlibur ke pantai (menurutku) karena ini berisi payung anti UV, matras anti pasir, sampai pendingin minuman portable bertenaga matahari oh ya ada juga panggangan serta kursi santai lipat yang khusus aku pesan dari internet lho..!,

Huhh kau pikir cuma kau saja ya youkai yang membawa benda portable..!

Setlah semuanya sudah siap aku pun memilih duduk di kursi santai lipat dan juga menikmati minumna dingin dari pendingin portable bertenaga matahari yang aku bawa, sudah ku duga Ultimate Perlengkapan Pantai v.1 lebih berguna dari Hinata !

Sampai tiba-tiba aku mendengar suara seseorang terdenfar di telingaku

"waaahh banyak sekali ya bendanya" suara itu beraal dari Sara yang saat ini memakai pakaian renang yang yang telihat sangat manis dan cocok untuknya, sial aku terlalu menikmati sampai lupa kalo aku tidak datang sendirian,

Untuk hinata aku tidak tahu apa ya sebutanya kerena yang dia kenakan benar-benar bukanlah pilihan yang umum di kenakan orang di pantai, jacket olahraga ?, kurasa bagi Hinata yang terpenting di pikiranya adalah memilih pakaian yang nyaman..!

"hahh apaan-ini kenapa banyak sekali benda tidak bergunanya " apaan sih dasar youkai bodoh ini semua sangat berguna tahu, setidaknya lebih berguna daripada barang bawaanmu.!.

"aku tidak mau mendengarnya dari orang yang ke pantai membawa console game portable dan headphone seperti mu" akupun membentak Hinata karena aku tidak terima Ultimate Perlengkapan Pantai v.1 di hina seperti ini !

"wahh ada pendingin minumanya juga.!" Tentu saja Sara!, bagaimana mungkin bisa menikmati pantai tanpa minuman dingin.

"hmm baguslah kalo begitu"akhirnya kau mengerti juga dasar youkai pemalas

"Naruto apa kamu tidak ganti baju juga..?"aku terlalu serius membantah omelan hinata sampai lupa kalo Cuma aku saja yang belum ganti baju !

Aku pun menyerahkan semua pada Sara dan pergi ke tempat mengganti pakaian !.

Saat aku kembali aku melihat Hinata sudah menyamankan dirinya di di kursi lipat yang aku bawa dan sedang bermain gamenya dengan headphone yang terpasang.

Apa-apaan ini, bukankah kita datang kesini untuk bermain di pantai.

"hoii berhentilah bermain game terus kita kesini bukan untuk main game kan?"akupun membentaknya

" .-_-' " Dia mengabaikanku, sialan aku yakin suara ku cukup keras untuk bisa di dengar walaupun sedang memakai headphone

"heei Hinata bodoh..! " aku membentaknya lagi, kali ini dengan suara yang sedikit lebih keras dari sebelumnya.!

"apaan sih, kenapa kau berisik sekali tidak bisakah kau menikmati pemandangan yang indah ini, sana pergi hush hush carilah kerang atau mengali tulang sana !" apaan memangnya aku anjing apa?, bukankah seharusnya hal itu di lakukan oleh youkai sepertimu ?.

"sudahlah!.. naruto, hinata-san pasti sangat kelelahan kerena perjalan tadi, jadi hanya kita berdua saja yang bermain di pantainya duluan tidak apa kan ?" bagaimana munngkin dia kelelahan saat yang di lakukanya di perjalanan tadi adalah tidur

"baiklah kalo begitu kau diam saja di sini ya Hinata! " kurasa walaupun aku tidak menyuruhnya dia juga tidak akan kemana-mana

Seletahnya aku dan Sara memutuskan untuk bermain pasir dan hal yang normal untuk di mainkan saat di pantai.

Sampai akhirnya aku dan Sara memutuskan untuk berenang di laut sehingga kami pun meceburkan diri kami di air, ternyata air musim panas benar-benar nyaman ini terrasa dingin tapi juga nyaman di saat yang bersamaan.

Saat berenang kami banyak di selingi tentang obrolan(walaupun kebanyakan aku yang berbicara)

Samapai akhirnya aku menyadari seseatu ini cukup aneh karena dari tadi yang aktif berbicara Cuma aku, maksudnya yang dia lakukan hanya sedikit membalas dengan ya atau sekedar anggukan kepala, sedakan dia sedang menutupi suatu hal ,,!

dan hal itu juga di dukung oleh wajahnya yang terlihat cemas atau semacamya, ini tidak akan terjadi hal yang mengerikan seperti dulu kan?..

"ada apa Sara? " karena ini membuat ku agak khawatir ada sesuatu jadi aku putuskan untuk bertanya padanya

"umm.,, ini,,," dia mengatakan hal itu dengan wajah yang benar-benar aku tidak pahami, sudah ku duga pasti ada sesuatu

"katakan saja apa ada hal yang menggagnggu mu !" karena aku sangat khawatir sekarang, aku pun tanpa sadar jadi sedikit mendesaknya, mungkin saja aku bisa membantu kan, dan lagi yang memiliki ide untuk berlibur ke sini adalah aku jadi setidaknya aku harus bertanggung jawab bukan?.

"emm itu,, bisakah kau sedikit mendekat kemari!,,. "Ini cukup aneh karena jarak kita dari tadi tidak terlalu jauh, bahkan walaupun Sara mengatakan sesuatu dengan pelan aku akan tetap dapat mendengar apa yang dia katakan

Tapi karena dia terlihat sangat serius akan hal itu dan lagi sepertinya ini sangat penting jadi aku pun menuruti apa yang dia katakan

Aku pun mendekat ke arahnya, saat semakin dekat aku menggerti apa yang sebenarnya terjadi, ini benar-benar hal yang buruk dan sangat jahat,!

Ya benar sekali ini adalah pelecehan yang biasa di dapat di pantai ataupun tempat wisata yang memiliki menu untuk berenang di dalamnya, dimana korbannya berada pada posisis yang tidak bisa menolong dirinya sendiri

tapi siapa yang melakuknaya ini benar-benar jahat, modusnya simpel dengan sengaja melonggarkan ikatan pakaian renang korban dengan tujuan agar terlepas saat berenang atau semacamnya dan membuat korban tidak pergi kemana-mana dengan memaksanya tetap berada di dalam air.

Dan bila saatnya sudah tepat akan berpura-pura menawarkan bantuan, ini benar-benar jahat tapi kapan siapa apa mungkin saat di keramain tadi, atau saat kami mengantri untuk membeli takoyaki atau minuman di pinggir pantai, aku tidak tahu.

Tapi saat ini yang lebih penting adalah menolong Sara yang sebagian tubuhnya tadi tertutupi pakaian renang yang sengat manis sudah tak tertutupi apa-apa lagi, ini benar-benar membuatku marah aku tahu kalo dia sangat manis dan cantik sehingga menarik perhatian tapi ini benar-benar buruk dan tidak bisa di maafkan

kenapa orang sebaik dan se manis Sara di perlakukan seperti ini, hal itu benar-benar membuatku sangat mearah, tapi apa yang bisa aku lakukan sekarang !

apa aku harus kembali ke pantai dan mengambilkan sesuatu untuknya ataupun menacari pakaian renangnya yeang entah di mana, apalah aku sudah tidak tahu lagi dan sangat marah untuk saat ini

"Bi.. kau mengantarku ke pantai untuk saat ini.."Sara mengatakanya dengan nada suara yang sangat pelan yang bahkan lebih terdengar seperti bisikan

Ini sangat mengejutkanku sehinggga kepala ku benar-benar terasa kosong, bukan karena apa yang dia katakan melainkan kerena apa yangs sedang dia lakukan sekarang.!

Apa yang dia lakukan ?, ,,. Maksudku apa maksudnya ini ?, aku tidak mengerti karena yang dia lakukan sekarang adalah merapatakan tubuh bagian depanya pada punggungku.

Sehingga kulit kami saling bersentuhan,..,,~ apaan ini (~_~)"''

Butuh beberapa saat untuk aku menyadarinya bahwa dia ingin aku untuk menutupi tubunya yang tidak terlindungi apa-apa dengan tubuhku, kenapa aku sebodoh ini !

"ugh Naruto ..!" akupun mengulurkan tanganku ke belakang agar aku dapat menggendonya karena bila kami hanya berjalan dalam posisi sperti ini, itu tidak terlalu efektif dan banyak memiliki celah , jadi kurasa ini adalah hal yang paling tepat unutk saat ini ..!

Dan sepertinya Sara tidak terlalu keberatan akan hal itu karena kami juga tidak memilki banyak pilihan untuk saat ini,

Aku cukup lega karena pada akhirnya kami sampai di tepi pantai juga walaupun dengan posisi Sara berada di punggungku seperti ini..!

Akupun langsung menghampiri Hinata dan memintanya untuk mengambilkkan sesuatu untuk menutupi tubuh Sara

"Hinata, ayo pulang..!" aku mengatakan nya ke hinata sambil menggendong Sara di punggungku, walaupun bukan itu sebenarnya yang ingin aku katakan..!

"heeh.. baru saja bebearapa saat kita sampai..! kenap... " Hinata terlihat akan membantah tapi kurasa karena dia melihat ke arahku dan mengerti apa yang sedang terjadi sehingga menelan kembali kata-katanya

"ini Sara aku akan menemanimu ke ruang ganti" Hinata mengatakanya samabil menutupi handuk ketubuh Sara

Apa kau benar-benar Hinata ?, karena sekarang kau terlihat seperti kakak yang sangat baik hati aku jadi ragu bila kau orang yang sama seperti beberapa saat tadi.!

Saat hinata dan Sara ke ruang ganti aku pun juga pergi kesana, karena setelah kami berganti baju kurasa pilihan yang tersedia untuk saat ini hanya pulang, jadi akupun mengemas kembali Super Ultimate Perlengkapan Pantai v.1, walaupun aku hanya menikmatimu untuk sejenak tapi kau benar-benar membantu terima kasih atas pelayananya

Selang beberapa saat kami semua sudah berganti ke pakain semua, dan berkumpul kembali di tempat yang tadi untuk mengemas barang untuk yang terakhir kali..

Suasananya benar-benar canggung dan terasa menyesakkan

"ayo kita pulang..!"setidaknya aku mengatakan apa yang harus ku katakan

"hmm.."itu adalah respon yang Sara berikan sepertinya dia benar-benar terguncang untuk saat ini sedangkan hinata masih tetap pada consolenya kurasa walaupun dunia berakhir tidak akan ada yang berpengaruh padanya..!

Saat kami berada di dalam kereta tidak ada pembicaraan sama sekali, sehingga suasananya terasa sangat canggung dan tidak mengenakan, yang berdampak Perjalanan pulang kami terasa beberapa kali lebih lama dari saat kami datang kemari,

"sampai bertemu lagi Naruto .." akhirnya ada yang membuka pembicaraan, walaupun di saat yang terakhir kali di mana kami sudah turun dari kereta dan keluar dari stasiun, dengan kata lain jalan pulang dari arah stasiun yang memisahkan jalan menuju rumahku dan rumah Sara

Ughh sial liburanku kali ini benar-benar berantakan dan lagi setelah yang terjadi pada Sara membuat ku ragu apa yang harus aku katakan saat bertemu denganya lagi,,.!

Sudah ku duga liburanku dengan youkai rubah pengangguran dan teman masa kecilku yang manis tidak akan berjalan seperti yang aku rencanakan...!

...

Afterword..

huwaah...!, aku sangat kaget karena ini jadi sangat panjang dan membosankan, jadi sedikit ragu mau di post atau enggak, tapi karena ini sedikit penting untuk kelanjutan cerita(menurutku), jadi mau gimana lagi..!.silahkan di baca (ehh bukankah ini harusnya ada di atas ya)...!

to be continued..