Title: Strom of Love

Author: Bluedevil9293 Dean_Choi09

Chap: 2 / 3

Rated: M.

Main Cast:

Jung Yunho

Kim Jaejoong

Tan Hangeng

Kim Heechul

Choi Siwon

Kim Kibum

Genre: Romance, Angst, NC, Hurt.

Warning: Yaoi, Shounen-ai, Boy Lover, Boy x Boy. Don't Like Don't Read.

Note: Dean Udah Bilang nggak suka nggak usah baca, jadi dean ga terima flame atau comment yang membetekan. Kalau ga suka ceritanya, ga suka pairnya, ga suka authornya atau apa lah itu mending jangan baca dari pada kamu dean sumpahin, mau? Yang ga comment Dean do'ain gagal… terserah mau gagal apa aja.

Disclaimer: This story pure make me.

*** Strom of Love ***

Author Pov…

Choi Siwon namja tampan yang sudah berhasil mencuri hati si bungsu keluarga Kim dan juga namja yang sudah berhasil menghancurkan perasaan Kibum ini tampak terdiam di tempatnya sejak tadi. Ia melihat semuanya, kemarahan Jaejoong dan Heechul serta pertengkaran hebat kedua namja namja cantik dengan sepupunya Yunho dan Hangeng, dan ia pun bisa melihat bagaimana tubuh lamah Kibum terbaring tak sadarkan diri dengan banyak alat bantu kedokteran ditubuhnya. Ya dia sadar, semua yang terjadi murni karena kesalahannya. Iya menyesal? Tentu saja. Ia benar-benar tak mengira semua akan jadi seperti ini padahal sejak awal ia hanya ingin membuat Kibum berhenti mengejar-ngejarnya saja tanpa memikirkan apa yang dia perbuat itu benar atau salah.

Siwon menghela nafasnya panjang lalu mengusap wajahnya dengan kedua tangannya seraya meningat-ingat apa saja yang sudah terjadi selama ini antara ia dan Kibum sampai hari dimana ia mengajak kedua sepupunya untuk mengerjai Kibum dan hari dimana ia di datangi dan akhirnya ia tahu apa yang sudah terjadi pada namja cantik yang terus mencintai dan mengaguminya tadi.

Siwon sadar dia benar-benar namja yang jahat dengan tega sudah menghancurkan harapan dan mimpi-mimpi Kibum. Apa lagi dia juga sudah menyeret kedua sepupunya ke dalam masalahnya ini. Yunho dan Hangeng tak sepenuhnya salah karena mereka melakukan semua itu atas paksaan Siwon bukan karena memang mereka ingin. Awalnya Yunho dan Hangeng menolak tapi Siwon malah mengancam keduanya dan apa boleh buat karena Siwon mengetahui rahasia keduanya dan memang keduanya mempunya kesalahan yang teramat besar pada Siwon karena itu lah Yunho dan Hangeng mengikuti semua kemauan Siwon dengan setengah hati.

*** Strom Of Love ***

Flashback…

Seorang namja berparas cantik bak seorang yeoja bahkan kecantikannya ini jauh melebihi kecantikan para yeoja pada umumnya tampak sedang berdiri di depan pintu lapangan basket indoor di kampusnya. Namja cantik ini yang tak lain adalah Kibum tampak sedang menunggu seseorang. Siapa lagi yang dia tunggu selain si kapten team basket yang sudah mencuri hatinya, Choi Siwon. Menunggu Siwon selesai latihan atau pun menonton Siwon saat sedang berlatih seperti ini sudah menjadi kebiasaan sehari-hari Kibum sepulang dari kampus dan kebiasaannya itu sudah ada sejak ia mulai jatuh hati pada Siwon di awal semester lalu saat Siwon membantunya ketika ia sedang di jahili oleh para preman-preman di halte bus.

Hampir tiga puluh menit Kibum menunggu Siwon ditempatnya dengan setia. Sudah sejak setengah jam yang lalu Siwon dan teman-teman seteamnya selesai berlatih dan kini mereka semua sedang berkemas-kemas. Kibum masih terus menunggu Siwon sambil menatap apa yang namja tampan tadi lakukan tak jauh darinya. Siwon pun tahu keberadaan Kibum karena memang sudah menjadi rutinitas namja cantik tadi menganggunya jadi tak heran kalau Siwon mendapati sosok Kibum di dekat pintu keluar sana. Siwon tahu Kibum menunggunya karena itu dia sengaja memperlama apa yang sedang ia lakukan sekedar untuk membuat Kibum bosan terus menunggu tapi yang ada Kibum malah tetap setia menunggu dirinya. Huft… Siwon menghela nafasnya panjang melihat kegigihan namja cantik tadi.

Siwon bukannya benci pada Kibum, dia hanya tak suka namja cantik tadi terus mengejar-ngejarnya padahal sudah dengan jelas ia menolak Kibum. Bukan sekali dua kali Kibum menyatakan cinta padanya, bayangkan saja hampir setiap hari Kibum mengatakan cinta dan meminta dirinya menjadi kekasih namja cantik tadi. Dan sudah berkali-kali pula Siwon menolak Kibum tapi yang ada Kibum malah semakin gencar mendekatinya dan dia tak suka itu karena gara-gara ulah Kibum itu sekarang semua teman-temannya tahu tentang kisah keduanya. Siwon benar-benar tak suka menjadi bahan omongan teman-temannya bahkan teman-temannya sering mengodanya dengan membawa-bawa nama Kibum. Siwon benar-benar tak suka itu.

Siwon yang tamkap kesal pun akhirnya melangkah pergi keluar dari lapangan basket. Tak mengkin dia berada di sana terus menerus hanya untuk menghindari Kibum sedanghan di semakin lama lapangan basket tadi semakin sepi. Semua teman-temannya sudah pulang terlebih dahulu sejak beberapa menit yang lalu menyisakan dirinya bersama Kibum yang masih setia menunggunya.

"Siwon hyung." Panggil Kibum pada sunbae-nya tadi yang berjalan mendekatinya. Siwon berusaha acuh pada panggilan Kibum dan terus berjalan meninggalkan namja cantik tadi tapi yang ada Kibum malah mengikutinya sambil mebursaha mensejajarkan tubuh mereka. "Aku tadi melihat permainan hyung. Bagus sekali seperti biasa." Ucap Kibum senang. Siwon menghentikan langkahnya membuat Kibum juga ikut berhenti, ditatapnya namja cantik ini tajam.

"Apa kau tak pernah bosan mengangguku terus Kibum-ssi?" Tanya Siwon dingin.

"Mianhae kalau hyung merasa terganggu. Aku… Aku melakukan ini karena aku suka pada hyung dan ku harap dengan begini perlahan tapi pasti hyung bisa menyukaiku juga." Jawab Kibum sambil menundukan wajahnya tak berani menatap kearah wajah Siwon. Siwon menghela nafasnya panjang, alasan yang sama yang selalu Kibum berikan padanya untuk pertanyaan yang sama juga. Siwon sudah tak tahu harus bagaimana lagi menghadapi Kibum dan mungkin cara satu-satunya menjauhkan namja cantik ini darinya ya hanya dengan cara itu saja. Cara yang sudah ia rencanakan dengan kedua sepupunya beberapa hari yang lalu. Sebenarnya rencana ini murni ide dari Siwon dan kedua sepupunya itu hanya sekedar membantu setelah berhasil ia ancam sebelumnya.

"Kau benar-benar menyukaiku dan berharap bisa menjadi kekasihku?" Tanya Siwon pada Kibum yang langsung mengangkat wajahnya menatap wajah Siwon, perlahan Kibum menganggukan kepalanya pelan.

"Ne hyung, aku sangat mencintaimu. Ku mohon jadilah kekasihku." Pinta Kibum.

"Kau ingin ku terima?" Tanya Siwon lagi, Kibum menganggukan kepalanya pelan. "Kalau begitu datanglah ke rumahku nanti jam tujuh malam. Aku akan menjawab pertanyaanmu itu." Ucap Siwon lalu segera beranjak pergi meninggalkan Kibum yang masih mematung di tempatnya. Tampak raut kebahagiaan di wajah Kibum kini.

"Siwon hyung mengundangku ke rumahnya. Apa ini pertanda kalau dia mau menerimaku?" Tanya Kibum pada diri sendiri. Betapa senangnya hati Kibum saat ini tanpa tahu hal buruk apa yang akan menimpanya nanti. Kibum pun segera pulang ke rumah sambil sesekali bersenandung senang. Sesampai di rumah ia segera mempersiapkan semuanya, Kibum hanya punya waktu dua jam untuk berdandan sebelum jam tepat menunjukan pukul tujuh malam.

Kibum tampak binggung harus merdandan seperti apa untuk datang ke rumah Siwon, bahkan seluruh lemarinya sudah habis ia bongkar semua hanya sekedar untuk mencari baju yang cocok untuk ia kenakan malam ini. Menurut Kibum undangan Siwon sama saja dengan ajakan kencan secara tak langsung. Jangan salahkan Kibum, namanya juga orang yang sedang jatuh cinta yang hatinya sedang berbunga-bunga jadi dia tak dapat berpikir dengan logis saat ini. Yang Kibum pikirkan saat ini bagaimana caranya membuat Siwon terpesona padanya dan membuat namja tampan tadi mau menjadi kekasihnya.

Setelah lebih dari sejam Kibum mencoba seluruh koleksi bajunya akhirnya kini ia siap menemui Siwon di rumahnya. Tak mau membuat Siwon menunggu lama Kibum pun bergegas menuju rumah Siwon mengunakan mobil miliknya yang sudah jarang ia gunakan karena dia terlalu bisa berbergian mengunakan bus. Kibum benar-benar tampak senang sekarang, pikirannya hanya tertuju pada Siwon saja bahkan tadi saat ia hendak keluar rumah kedua hyungnya menyapa tapi tak di hiraukan oleh Kibum.

Tepat jam tujuh malam Kibum pun sampai di depan rumah Siwon. Dengan perasaan deg-degan Kibum melangkahkan kakinya menuju pintu rumah Siwon bahkan rasanya Kibum tak dapat bernafas lagi saat jemari kecilnya memencet bel rumah Siwon saking gugupnya. Tak lama menunggu pintu rumah pun terbuka dan akhirnya Kibum bisa melihat sosok Siwon yang hampir saja membutanya pingsan di tempat. Oke, intinya penampilan Siwon terlalu menyilaukan mata Kibum padahal pada dasarnya penamilan Siwon biasa saja seperti kesehariannya. Karena yang melihat adalah Kibum jadi segala sesuatu yang ada pada Siwon pun terlihat berlebihan.

"Kau datang juga ternyata, masuklah." Ucap Siwon sambil membukakan pintu rumahnya lebar dan menyuruh Kibum masuk. Dengan canggung akhirnya Kibum pun melangkahkan kakinya memasuki rumah Siwon yang terbilang cukup mewah itu. Kibum tak henti-hentinya memandang takjub pada rumah Siwon yang memang terlalu mewah dari rumahnya itu. Maklum saja, Siwon kan memang anak orang berada. "Duduklah dulu, kau mau minum apa?" Tanya Siwon berbasa-basi pada Kibum.

"Apa saja hyung, terserah." Jawab Kibum malu sambil mendudukan tubuhnya di salah satu sofa di ruang tamu. Siwon mengangguk paham lalu segera menghilang ke dapur dan kembali lagi dengan dua gelas Jus ditangannya.

"Minumlah." Ucap Siwon pada Kibum sambil menyodorkan segelas jus apel pada Kibum.

"Gomawo hyung." Balas Kibum yang langsung meraik gelas yang diberikan Siwon lalu menyerup isi di dalamnya. "Hyung sendiri yang buat? Apa di rumah sebesar ini tak ada maid-nya?" Tanya Kibum sambil menatap Siwon yang duduk di sampingnya. Jujur, jantung Kibum berdetak dua kali lebih cepat karena baru kali ini ia bisa duduk dalam jarak yang begitu dekat dengan namja yang di sukainya itu.

"Ada, tapi mereka sedang ambil cuti semua." Jawab Siwon sambil meletakkan gelas jusnya di atas meja. Siwon menatap Kibum tajam membuat namja cantik tadi semakin gugup saja. "Kau terlihat cantik dari biasanya Bummie." Rayu Siwon sambil memainkan poni Kibum membuat jantung Kibum semakin berdetak cepat dan nyaris behenti bekerja saat tanpa permisi Siwon akhirnya mengecup bibir Kibum. Kibum terdiam membatu dengan kedua mata yang terbelalak saat lagi-lagi Siwon mengecup bibirnya bahkan kini Siwon mulai menciumnya.

Nyawa Kibum seolah-olah melayang dari raganya saat bibir lembut Siwon benar-benar terasa di atas bibirnya bahkan ia juga bisa merasakan lidah Siwon yang menyapu seluruh permukaan bibirnya tadi dan meminta akses masuk ke dalam bibirnya. Jujur saja ini adalah ciuman petama yang Kibum lakukan selain dengan keluarganya. Kibum yang masih terlihat kaku pun perlahan membuka sedikit mulutnya karena merasa lidah Siwon yang terus mendesak ini masuk. Setelah bibir kecil Kibum terbuka sedikit tanpa menunggu lagi Siwon langsung memasukan lidahnya ke dalam rongga mulut Kibum.

"Mmmppp… Aaahhh… MMMppp…" Desahan tertahan keluar dari bibir Kibum bersama dengan suara decakan kedua bibir mereka. Siwon masih terus menjelajahi rongga mulut Kibum dengan lidahnya bahkan ia juga menarik tengkuk Kibum agar ciuman keduanya semakin dalam dan panas. Kibum yang tampak kaku hanya bisa mencengkram kemeja yang Siwon kenakan di bagian dadannya dan sesekali membalas tindakan Siwon dengan lidahnya juga hingga akhirnya terjadi perang lidah di dalam rongga mulut Kibum membuat Siwon tersenyum senang dalam hati. Suasana di ruangan itu pun mendadak semakin panas. Tak lama ciuman panas tadi pun berakhir saat Siwon tahu Kibum pasti sudah kehabisan pasokan oksigen di paru-parunya.

"Hyung…" Ucap Kibum pelan dengan wajah yang memerah dan nafasnya masih terengah-engah. Siwon tak membalas perkataan Kibum tadi, yang ada Siwon langsung menarik tangan Kibum menuju ke lantai atas. Kibum yang tak tahu maksud dari Siwon pun hanya mengikuti namja tampan tadi pasrah. Ternyata Siwon membawa Kibum ke kemarnya. Sesampainya di dalam kamar, Siwon lansgung mendorong tubuh Kibum keatas ranjang.

"Hyung…" Panggil Kibum lagi sambil menatap Siwon yang sedang melepaskan baju yang ia kenakan. Setelahnya Siwon kembali mendekati Kibum bahkan kini Siwon menindih Kibum di bawah tubuhnya. "Hyung…" Panggil Kibum lagi. Jujur saja dia sedikit takut dan jantungnya semakin berdetak tak karuan apa lagi saat ia bisa melihat tubuh bagian atas Siwon yang sudah polos tanpa selembar benang pun itu dari dekat. Kibum memang sudah pernah melihat tubuh Siwon sebelumnya setelah latihan basket di kampus tapi ia pun melihatnya dari jauh berbeda dari sekarang jadi jangan salahkan dia kalau kini wajahnya mulai memanas dan memerah karena malu.

"Sssttt… Jangan menolak Bummie, nikmati saja." Bisik Siwon di telingga Kibum. Siwon dengan perlahan membuka satu persatu kancing kemeja Kibum, tentu saja Kibum tak menolaknya. Kibum tahu apa yang Siwon inginkan dan dia pun sudah memutuskan untuk memberikannya karena itulah Kibum hanya diam saja saat Siwon mulai membuka bajunya.

"Hyung… aaahhh… aaahhh… ugghhh… aaahhh… eeeggghhh.." Erang Kibum saat Siwon mulai menjelajahi leher mulusnya dan meninggalkan beberapa jejak di sana. Siwon mengigit leher Kibum seperti vampire yang haus akan darah lalu menghidapnya dengan kuat hingga meninggalkan jejak berwarna merah keunguan di sekital leber dan bahu Kibum yang sudah ia jelajahi.

"ARRGGHH… Hyuunggg… aaahh… pelannn… aaahhh… pelannn… sakkkiiitt… uugghhh…" Erang Kibum saat Siwon mulai melumat nipple kanannya dan memainkan nipple kirinya dengan tangan. Erangan Kibum semakin terdengar saat Siwon dengan sengaja mengigit dan menghisap nipple kanan Kibum tadi. Harus Siwon akui kalau dia benar-benar suka mendengar desahan Kibum tadi yang membuat hasrat seksualnya meninggi.

"Tenanglah Bummie, nikmati saja." Ucap Siwon yang mulai membuka celana Kibum dan melemparkannya ke sembarang arah seperti baju Kibum tadi. Kini Siwon pun bisa melihat tubuh polos Kibum yang begitu mulus tanpa celah itu dengan leluasa. Wajah Kibum bersemu malu saat ia tahu Siwon tengah memperhatikan tubuh polosnya saat ini. "Tubuhmu indah Bummie." Puji Siwon di telinga Kibum sambil sesekali menjilati dan mengigit salah satu titik sensitive Kibum tadi.

"Hyung… aaahhhh… ugghh…" Erang Kibum akibat rangsangan-rangsangan yang Siwon berikan padanya. Ini merupakan pengalaman pertama bagi Kibum jadi wajar saja kalau tubuhnya masih terlalu sensitive dengan sentuhan-sentuhan Siwon tadi.

"UUGGGHHHHTTT… HYYYUUUNNGGG… MMPPPPHHHTTT…" Erang Kibum saat dengan tiba-tiba saja Siwon meremas miliknya di bawah sana yang masih setengah terbangun. Siwon langsung membekap bibir Kibum dengan bibirnya dan membawa namja cantik tadi terlarut dalam ciuman panas. Di bawah saja tangan Siwon dengan cekatan memainkan milik Kibum. Siwon meremas dan mengocok milik Kibum tadi yang akhirnya menegang sempurna dengan precum yang terus keluar membasahi tangan Siwon dan mempermudah Siwon untuk mengocoknya. Siwon melepaskan lumatannya pada bibir Kibum dan mulai menjelajahi tubuh Kibum seraya memberikan kecupan-kecupan kecil di setiap sudut tubuh namja cantik tadi.

"Hyungg… aaahhh… ugghhh… aaahh… aahh… ugghh.. eegghh.." Erangan Kibum semakin jelas terdengar. Namja cantik tadi tampak keenakan dan tanpa sadar meremas rambut Siwon dan menekan kepana namja tampan tadi keselangkangannya. Siwon kini tengah asik mengecupi milik Kibum dan sesekali menjilatinya sebelum akhirnya ia benar-benar memasukan milik Kibum tadi ke dalam mulutnya sendiri.

"Aahhh… aaaahh… hyyuunnnggg… aaahh.. aaah…" Erang Kibum tanpa bisa ia tahan lagi. Sensasi yang Siwon berikan pada tubuhnya terlalu nikmat apa lagi ini kali pertama Kibum merasakan hal seperti ini. Baru sebentar Siwon memberikan blow job pada Kibum, namja cantik tadi sudah bisa merasakan kalau perutnya mulai menengang dan ada sesuatu yang mendesak ingin keluar dari dalam miliknya yang sedang diemut dan dihisap oleh Siwon tadi.

"SIWONNN HHYYYUUNNNGGG…" Teriak Kibum lantang saat ia mencapai klimaksnya dan memuntahkan semua hasratnya tadi di dalam mulut Siwon. Tanpa ragu Siwon menelan semua sari-sari Kibum tadi tanpa bersisa. Kibum tampak masih terngah-engah pasca klimaks pertamanya tadi. Sedangkan Siwon masih tampak asik membersihkan milik Kibum dari sperma namja cantik tadi. Siwon kembali melumat bibir Kibum membuat namja cantik itu bisa merasakan rasa dirinya sendiri yang masih tertinggal di bibir Siwon.

"Sekarang puaskan aku ne." Pinta Siwon pada Kibum yang terengah-engah di atas ranjang dan terlihat begitu lelah. Kibum menganggukan kepalanya pelan sabagai jawaban dan menutup matanya, ia lelah tentu saja karena ini baru pertama kali ia rasakan jadi klimaks tadi benar-benar menghabiskan tenaganya. Siwon tak memperdulikan Kibum yang kelelahan akibat namja cantik tadi miliknya yang masih terbungkus rapi di dalam celananya pun jadi ikut terbangun dan meminta di manjakan juga. Siwon segera membuka celananya sebatas paha lalu mengeluarkan miliknya yang sudah menegang sempurna itu. Setelahnya ia langsung melebarkan kaki Kibum hingga ia bisa melihat lubang kecil namja cantik tadi yang merekah seperti meminta untuk segera ia rasuki.

"Hyung?" Kibum membuka matanya saat merasa ada yang ganjil di bagian bawah tubuhnya. Kibum merasa ada benda yang mencoba masuk ke dalam tubuhnya dari bawah sana. Dan benar saja, Kibum bisa melihat Siwon yang sedang mengesek-gesekkan ujung milik namja tampan tadi di hole sempit Kibum yang masih steril dan belum pernah terjamah itu. "Hy-Hyung… pelan-pelan sakkkiitt… AARRRGGHHTTT…" Teriak Kibum kencang saat dalam sekali hentakan Siwon menyatukan tubuh mereka berdua. Siwon memang tak mencintai Kibum dan untuk kali ini Siwon mau melakukannya karena ia sedang bernafsu saja, karena itulah Siwon melakukannya dengan Kibum dengan sedikit kasar tanpa pemanasan dan rayuan-rayuan penenang lainya. Bahkan Siwon tak membiarkan Kibum terbiasa dengan ukuran miliknya dulu. Siwon sudah terlalu bernafsu.

"Sa… saakkkiiittt hhyyuunnggg… hikss… pelannn… aaahhh… aaahhh… Hyung…" Kibum mencengkram bahu Siwon kencang hingga kuku-kuku jarinya menancap di bahu namja tampan tadi dan melukainya. Siwon tak mendengarkan kata-kata kesakitan Kibum yang ada dia malah mempercepat gerakan tubuhnya menghentak-hentakan miliknya ke dalam hole Kibum yang awal tadi mengelurarkan darah dan mencengkram miliknya dengan kencang. Siwon tahu tadinya Kibum pasti masih Virgin dan kini ia sudah merampas semuanya dengan kasar dan lebih parahnya lagi tanpa cinta hanya sekedar nafsu saja.

"Aaahhh… aaahh… aaahh… uugghhh.. uggghh,… aaaahh… eeeghhh.. aaahh…" Erang Kibum yang mulai merasakan kenikmatan dan melupakan rasa sakitnya tadi. Kibum pun mulai bisa mengimbangi permainan kasar Siwon dan mencari kenikmatannya sendiri. "Aaahhh… aaahh… ugghh.." Kibum terus mengerang saat milik Siwon menyentuh titik sensitive di dalam tubuhnya berkali-kali bahkan Siwon melakukannya terus menerus hingga membuat Kibum merasa semakin melayang. Dan perasaan akan klimans lagi pun Kibum rasakan. Perutnya semakin menegang, holenya pun berdenyut-denyut meremas milik Siwon hingga membuat namja tampan tadi merasa semakin nikmat. Siwon mempercepat gerakannya karena ia pun merasakan hal yang sama dengan Kibum.

"AARRGGGHHTTT…" Erang keduanya hampir bersamaan. Kibum untuk kedua kalinya mengeluarkan sari-sari cintanya yang membasahi tubuh Siwon sedangkan Siwon mengeluarkan hasratnya di dalam tubuh Kibum. "Aaahh.." Erang Kibum lagi saat Siwon mengeluarkan miliknya dari dalam hole Kibum, Siwon bisa melihat cairan cintanya merembes keluar dari dalam hole sempit Kibum tadi. Kibum yang kelelahan tampak terbaring lemas di atas ranjang sedangkan Siwon sudah beranjank dari atas tubuhnya dan kembali merapikan celananya tadi.

"Tubuhmu benar-benar nikmat Kibum, sayang kalau Cuma aku saja yang merasakannya karena itu aku sengaja membawa teman-temanku." Ucap Siwon sambil bersender di samping pintu yang tak lama kemudian terbuka dan masuk lah dua namja tampan yang tak lain adalah Yunho dan Hangeng ke dalam kamar tadi. Kibum membelakan matanya mendengar perkataan Siwon tadi.

"A-apa maksud ini semua hyung?" Tanya Kibum takut, ia sudah menutupi tubuh polosnya dengan selimut. Sedikit sulit memang bagi Kibum untuk melakukan pergerakan kecil saja karena bagian bawah tubuhnya yang barus di rasuki Siwon tadi berdenyut-denyut sakit.

"Kau akan tahu nanti Bummie." Ucap Siwon tanpa perasaan, kini ditangan namja tampan tadi sudah tergengam sebuah handycame yang akan Siwon gunakan untuk merekam semua kejadian yang akan menimpa Kibum nantinya. "Yack! Hyung tunggu apa lagi. Cepat lakukan." Perintah Siwon pada Hangeng dan Yunho yang mulai bergerak mendekati Kibum. Jujur, mereka melakukan semua karena terpaksa dan dibwah kendali serta ancama Siwon.

"Kalian mau apa? Pergi! Jangan dekati aku! Aku bilang pergi!" Ucap Kibum takut saat Yunho dan Hangeng semakin mendekatinya. Ia tak pernah mengira Siwon akan setega ini padanya. "Ku mohon jangan. Siwon hyung hentikan ini, ku mohon." Pinta Kibum yang berusaha meronta-ronta dari Yunho dan Hangeng. Siwon tak bereaksi dia sibuk merekam apa yang kedua sepupunya lakukan pada Kibum kini. Seolah-olah tuli akan semua teriakan Kibum, Siwon tersenyum senang melihat apa yang sedang terjadi di depan matanya kini, kedua sepupunya sedang mengilir namja cantik yang selama ini terus menganggunya.

*** To Be Continue ***

Kaga kuat Buat scene NC lebih dari ini jadi cukup sampai di sini saja. jangan lupa RCL lengkap ya yg udah baca. tingal 1 chap lagi tamat nih cerita.