"DRRTT..DRTTT "
(Panggilan masuk ke 9)

"Shitt".

TAP
(Mengangkat panggilan)

"Pagi Jungkook-ah"

"Ah.. Kris Hyung.
Pa-pagi!".

"Apa kau sudah
sarapan kookie?"

"Mm.. anu be-belum,hyung.
Aku baru bangun.
Hyung, untuk apa
Menelpon?"

" Aku hanya ingin
dekat dengan juniorku.
Boleh?"

"Ah.. ne".

Ini sudah ke 9 kalinya dalam seminggu Kris Hyung (Ketua Tim Basket) menelponku tanpa sebab dan tujuan.

"... Ke pulau Jeju atau
Pulau Nami?"

"Nami"

"Harusnya kau
Memilih Jeju, Kookie.
Karena Jeju... ".

Sangat membosankan dengan nada dingin dan pembahasan yang hampa. tetapi tetap saja, semembosankan apapun aku tidak bisa mengabaikannya karena jika aku melakukannya, mungkin genk EXO. Genk paling berkuasa di sekolah akan menyerangku habis habisan karena telah menyepelekan tuannya. Terlebih lagi ada rumor yang mengatakan bahwa Chanyeol Hyung (Wakil ketua basket sekaligus pemilik sekolah) menyukai Kris Hyung dan akan menuruti apapun yang Kris Hyung katakan. Ya, meski aku bisa melawan dengan beberapa koneksi tapi tetap saja aku tak ingin terjerat masalah dan menunjukan siapa diriku yang sebenarnya. Aku hanya ingin menjadi Jeon Jungkook yang penuh tanda tanya.

"Hyung...
Aku mau mandi
dan sarapan.
Boleh?"

"Ini masih pukul 6 pagi.
Kau sudah lapar?"

"Emm..."

"Kau mencoba
Menjauhiku
Jeon jungkook?"

"Ti-tidak..
Hyung"

"Baguslah.
Temani aku berbicara
30 menit lagi".

"Hmm".

Pasrah. Itu hal yang bisa kulakukan sambil membaringkan kembali tubuhku ke ranjang, menatap langit langit kamar, mendengarkan ocehan Kris Hyung dari hetset yang kupasang. bosan, bosan dan bosan jika seandainya yang kudengarkan adalah suara seksi Kim Taehyung mungkin akan beda cerita lagi kkkk...

Ngomong-ngomong soal Kim Taehyung aku jadi ingin bertemu dengan wujud aslinya. Ingin menyentuh tubuhnya yang kekar, mencium bibirnya yang kenyal, mengecap lehernya dengan tanda kepemilikan atau meremas kejantanannya dengan holeku yang perawan.

Ahh.. sungguh gila tapi sedikit merangsang.

"Kookie... kookie
Apa kau mendengarku?".

"A-a..Ne... Hyung".

Ah, Kris Hyung. Mengganggu saja.

Saat ini aku sedang merangkai imajinasi liarku bersama bajingan itu (Siapa lagi, jika bukan Kim Taehyung). Fantasi yang membuatku sedikit horny dan nghh... aku tidak bisa mengucapkannya. Aku dan otakku terlalu sibuk mencari vibrator yang kuletakan di laci paling dalam yang tertutup dengan buku buku lalu tumpukan mainan (sex toys). tapi akhirnya setelah beberapa menit, barang berharga itu berhasil kugenggam.

Vibrator yang padat dan kenyal sama seperti penis manusia dan penis sesorang tentunya (Kim Taehyung .). Penis yang membuat pipiku memerah sambil meremas-remasnya menggoda seperti pelacur yang memuaskan pelangganya. Sampai akhirnya, nafsuku mulai menggebu dan langsung mengulum vibrator itu lapar. rasanya hambar tapi terasa nikmat saat hatiku berkali kali berkata bahwa yang kukulum adalah penis Kim Taehyung. Penis Kim Taehyung yang kujilat, kukulum sampai kugigit dengan saliva kental disekitarnya. ungh.. lalu kim Taehyung akan akan mendesahkan namaku berkali kali sambil mendorong penisnya lebih ke dalam mulutku dan memuncratkan sperma panas pada mulutku.

"ahh shit"

fantasi ini sungguh menggila. sangat gila hingga membuatku tanpa sadar menyingkap bajuku keatas. memperlihatkan dua gundukan dadaku yang semakin besar dengan puting tegak yang menantang. kuremas remas dada ini sensual sambil kutarik dan kupilin putingnya yang semakin merangsang. andai seseorang menghisapnya mungkin tubuhku akan menggelinjang tak karuan.

"akh"

pekikan tertahan lolos dari bibirku. cepat cepat kulucuti celanaku sampai tak tersisa sehelai benangpun, kulebarkan pahaku sampai hole mungilku terpampang dengan bebas. lalu, kuraba bibir holeku yang berkedut liar, meminta sesuatu yang nikmat dan padat untuk menghujamnya dengan berutal. mm.. kutarik vibrator dari kulumanku dan kugesekan di pintu holeku.

'ahh... nikmat. aku ingin lebih'

batinku sambil mendorong kepala vibrator masuk kedalam bibir holeku. Sesak sekali, tapi aku terus mendorongnya lebih kuat , menikmati perih dan nikmat yang menyiksa. kudorong vibrator itu lebih kuat lalu kuhentakan kasar hingga ujungnya memukul titik spotku dan mebuat tubuhku menggelinjang. sshh ahhh.. ingin sekali aku mendesah tapi bagaimanapun aku sadar sekaligus takut karena ada seseorang yang sedang menelponku di sebrang. sehingga aku harus membungkam mulutku dengan gigitan sambil membayangkan penis kim taehyung yang terus menghujam saat aku memaju mundurkan vibrator terkutuk ini. tapi sayangnya ketakutan itu semakin merangsang tubuhku. membuatku mengehentakan vibrator itu lebih cepat sambil menaikan volume getarnya hingga pantatku ikut naik dan bergetar kuat dengan cairan bening yang melumer dari bibir holeku. tubuhku memanas, keringat bercucuran disetiap jengkal tubuh indahku dan kejantananku telah berdiri tegak dengan pre-cum yang siap meledak dengan beberapa tusukuan lagi dan dadaku terus kuremas remas merangsang tubuhku yang sudah terangsang hebat. semuanya terlalu nikmat untuk kudustakan. sungguh!

"mmppjjh..mm"

kugigit bibirku kuat. menahan kejantananku yang berkedut menggila, sedangkan pahaku kubuka semakin lebar agar aku bisa dengan mudah memompa holeku yang semakin kelaparan. terlebih lagi bayangan kim taehyung yang menghujam penisnya dalam holeku semakin terasa nyata. aku bisa merasakan, nafsunya sexnya, panas tubuhnya, penis tegasnya yang menusuk nusuk holeku. semua terasa dari dari vibrator yang semakinku hentak hentakan kelaparan.

hentakan penis kim taehyung (vibrator) yang semakin cepat dan kasar membuatku tenggelam dalam eurofia yang menyenangkan. hingga aku, hanya bisa merasakan nikmat

nikmat

nikmat

dan

nikmat..

"ARGHHH... KIM TAEHYUNGG...ahhh ahhhnghh ahh shitt ah"

Aku berteriak keras dengan penis yang menyemburkan sperma dengan hebat. sungguh ini sangat nikmat sampai aku meneteskan air mata tanpa sadar. ahh shitt. ingin rasanya aku berkata 'kim taehyung penismu sungguh hebat. memperkosaku tiap haripun aku siap ahh'. kkk.. rasanya seperti seorang pelacur tapi aku sangat menikmatinya sampai sebuah suara terdengar lagi ditelingaku.

"Kim Taehyung?

Apa yang kau lakukan dengan si brengsek itu?

kau sedang bersetubuh dengannya? Hah?"

shit. supershit bagaimana bisa aku lupa jika Kris Hyung masih menelponku. apa yang harus kukatakan?

"a..aa..aku

sendiri. hyung!

aahh.. mmm berhentilah ahh"

Lagi, lagi aku mendesah karena vibrator yang menancap dalam holeku tiba tiba bergetar kuat.

"apa yang?

FUCK YOU!

KAU MENCOBA MEMBODOHIKU,

JUNGKOOK!"

"aa.. Hyung.

aku ahh aku bisa jelaskan"

"SHUT UP.

KAU MENGHANCURKAN MOODKU,

BITCH"

pip-

(Panggilan diputus)

"Hyung.. hyung

aku bisa jelasakan. hyung..

hyung..

hyung..

DAMN".

Ku remas spreiku kuat, ada rasa takut besar didadaku yang menjalar keseluruh tubuhku hingga merinding. kurasa Kris Hyung akan membuat perhitungan besar padaku terlebih lagi akhir pekan minggu ini ada latihan basket, mungkin dia akan menghukumku habis habisan.

"Arghh..."

Kuacak rambut frustasi. bagaimana ini bisa terjadi? ketika aku tak pernah bertemu dengan Kim Taehyung tapi aku bisa menggilainya seperti ini sampai membuat masalah dalam hidupku. bagaimana bisa aku bertingkah seperti seorang pelacur begitu mudah hanya dengan menyebut dan mengingat suaranya. sepertinya aku mulai kehilangan prinsip dan peraturanku sebagi seorang Jeon Jungkook. ahh.. kepalaku mulai pusing memikirkannya dan tubuhku mulai lemas (efek klimaks). kutarik vibrator dari holeku lalu kubuang jauh juah dengan frustasi. lalu, kubaringkan tubuhku dikasur, siap menuju mimpi yang akan menghapus kejadian saat ini.

"Jeon Jungkook. Jangan sampai kehilangan peraturan yang kau buat sendiri."

kemudian aku tertidur dengan pulasnya. mengingat kelelahan yang melanda.

.

.

.

.

.

Akhir pekan minggu ke 4 telah datang dan selama ini aku mencoba menjauhi Kris Hyung setelah kejadian itu. aku juga mencoba menjauhi toilet lama itu agar tidak bertemu Kim Taehyung yang menggangu hidupku. tapi tetap saja kelinci tetaplah kelinci yang akan kalah dengan singa yang penuh kuasa seperti Kris Hyung. hingga pada sore itu Kris Hyung mengirimiku pesan.

"Tiga kali kau tidak latihan. kau tahu konsekuensinya, bukan?

setelah kelas, temui aku dilapangan basket. ada pelajaran yang harus kuajarkan untuk anak nakal sepertimu

jika tidak datang.

kau tau akibatnya"

-Kris.

hanya sebuh pesan singkat. tapi cukup menakutkan. terlebih lagi, sebelum aku, ada anggota basket yang 2 kali tidak ikut latihan dan besoknya dia harus mengelilingi lapangan dengan telanjang, puting terjepit penjepit baju sambil mendrible bola 500 kali. jika hanya 2 kali tidak latihan bisa dihukum seberat itu, bagaimana denganku?

Mengulum kejantanan ketua brengsek dan antek anteknya?

maybe. yes...

arghh... shittt! aku tidak mau

.

.

.

TBC

Huff ngesex terus. maklumlah Jungkook lagi kebayang bayang sama sosok TaeHyung yang entah kapan bakal ketemu. tapi pasti ketemu yakan..

btw, sorry baru update. sibuk sama tugas dan uts yang makin dekat hahaha

makasih juga buat reader yang udah voment dan follow. seneng gua liat followers gua nambah sebiji dan biji.

buat chap 4 enaknya jungkook dikerjain gimana ya ? :3