aPandoraHeartsFanfiction.

Pandora Hearts © Jun Mochizuki

Teenage Stories © Siebte Gloxinia

.

.

.

EAEA! Sok formal Glo nulis pake gituan! XD *ehm*


Balesin ripiu dulu ya ^^

Yosukegalih: yo mamen! thanks for the review! reQ yosu sama loh kayak punya tavia! *lirik tapia* iyaa aku insyallah aku bikin! Itu dikit tau untuk itungan sebulan... apalagi Teenage Stories mandek #nangis ehm, oke, hope you like this story and thanks for the review!

Taviabeta-Primavera: HALO WAKIL KETUA OSIS! HAHAHAHA XD Hai beta! thanks for the review yapp! Senyum siwon? aduh lebih manis dari es buah! bisa bikin eke batal puasa omigoddd XO BUSET NIH FICT KAGA APDET TERAKHIR GUA KE SPORE? LAMA BENER BERARTI HAHHAAHAH (?) ehm oke. typo... iya, musuh bebuyutan saya -.- Makasih ya koreksi dan reviewnya! hope you like diz story!

salmahimahi: HAII! :3 Mahiiii! REQ SALMA NIH~! inget kan PM - PM kita? :3 *pasang muka genit* *eh* makasi ya ripiunya~! EIT TIDAK BIZA! Gil itupacar saya nomor 3 :3 (?) oke oke, Glo ngelantur. ...Kak Joni salah apa? selama ini kan... dia cuma ngomong blak blakan D'8 *ehm* oke... THANKS FOR THE REVIEW YAPPP~! and I hope you enjoy this story!

Rin . aichii: HAIOOOO! Thanks for the ripiu yappp! :3 a-apa... Elliot terlalu nonjol? SEKARANG JACK LOH~ XD Iya maafin Glo ya kalo Elliot ngambil alih cerita ini... T_T eh iya, req anda nih! :D~ soooo~! Hpe you enjoy this chapter and thanks for the ripiuuuuh~! XD

hana-chan kirei: HAIIII! Thanks for da ripiu hana-chan! :3 IYA GLO NAKSIR LOH SAMA JINYOUNG BAHAHAHAHA cakep T_T ga... Jinyoung gaboleh jadi banci! gaboleh! takbisa! taksudi! :O (?) Apa terlalu dikit? saya habis ide T_T gomene! *ditendang* Yo~ soo semoga hana suka chapter ini and thanks for the ripiu! :D

Dinlok: HAI! aduh tauga Glo udah ngepublish sebelum bales review anda... *aduh stupid* untung baru beberap menit dan Glo sadar T_t *curcolz* emm thanks for de ripiu! jadiii semua Dinlok suka chapter ini yap! :D


CAST:

Jung Soo Yeon as Jessica (FC)

Im Yoon Ah as Yoona (FC)


WARNING: BANYAK TYPO KARENA GLO KETETERAN HAHAHHAH diuber terus T_T jadi untuk yang baca... sabar ya kalo berantakan!

based on request by... Rin . Aichii, faricaLucy, Katy Starcatcher, and salmahimahi.

untuk yang lain ditunggu aja ya~!

Okeee, langsung ajaaa! Setelah searching info sana – sini… Akhirnya! a Trip With Love!

Je t'aime!

/je te a imah!/

/...tunggu, kenapa jadi bahasa sunda?/

*uhuktugasosisbanyakuhuk*

... untuk Taviabeta-Primavera yang kepilih jadi Wakil ketua osis~! Tapi saya tim sukses nomor 2 B^) #eh jadi ini fict buat anda~

tentunya, untuk semua yang baca juga, dong! :D

Oke, hope you like this story!

.

.

.

.

.

.

.


"YIIIIIHAAAA! INI BARU NAMANYA LIBURAN!"

Lotti terpekik begitu menginjakkan kakinya di Bandar Udara di Paris.

Apa?

Paris?

"Hih Lotti! Masa di bandara aja udah teriak – teriak sih?" tutur Break yang malu melihat Lotti jejeritan dengan noraknya di bandara.

"AIIIHHH PINTUNYA KEBUKA SENDIRI!" tunjuk Eida sambil lompat – lompat.

"Di Indonesia juga banyak kali…" sela Oz yang menginterupsi kegembiraan Eida.

"Ih, norak ba –SEMPAK! GUA NABRAK KACA!" bentak Elliot yang sebenernya lebih norak dari Eida karena gabisa bedain pintu sama kaca.

Suasana mendadak keruh… eh, ricuh saat mereka menginjak tempat itu.

.

.

.

"Pak Rufus Barma dan rombongan!"

"Disini! Disini!"

Suara dua orang yang terdengar halus, membuat orang yang mendengarnya klepek – klepek.

.

.

.

"Yoona! Jessica!"

Pak Rufus Barma berjalan menuju mereka berdua –tentunya anak – anak PanCo mengekor dong. Nanti nyasar– kearah kedua orang tersebut.

"Hiiiih! Apa kabar lo berdua? Sehat?" Rufus Barma dengan santainya bercipika – cipiki.

"Rufus! Sehat, elo?" tanya salah seorang gadis.

"Sehat juga! Wetseh! Elo terkenal ya sekarang? Makin langsing aja lo!"

"Ah, bisaan aja lo!" Rufus Barma dan kedua gadis itu tertawa.

.

.

.

"AAAH! ANDA… ANDA KAN…!"

Sharon terpekik setelah melihat Yoona dan Jessica.

"Pst, pst. Gua ada feeling buruk, kenapa ya?" tanya Michelle.

"Ih cantik banget! Gua merasa tersaingi." keluh Alyss.

"Pasti dari es en es di. Benar, kan?" tuding Reo.

"Aidih! Kok elo bisa tau?" tanya Vince curiga.

"JI JI JI JI BEIBE BEIBE JI JI JI JI~" Reo dan Gil (yang tiba – tiba ikutan) joget di depan Aéroport Paris - Charles de Gaulle langsung mendapat tatapan 'ih-apaan-tuh' dari orang – orang yang tak sengaja melihat pemandangan menyeramkan tersebut.

"I'm genie for your wish~" kini giliran Liam dan Break (yang ternyata juga Sone*) ikutan joget.

"Iih cewek, cantik bener." goda Jack dengan genit.

"Waah, saya jadi terharu kalian tau lagu – lagu kami." ujar Yoona.

"Yosh~! Pantat gua tepos nih." keluh Oz ganyambung.

"Terus? Salah gue? Salah temen – temen gue?" bentak Alice.

KRUUUUUUKKK!

.

.

.

"Lapar." keluh Echo.

Semua saling pandang.


.

.

.

"Makan apa?" tanya Eida kebingungan sambil memandangi menu.

"MENEKETEHE!" sentak Alice yang juga kebingungan.

Semua memasang raut kebingungan di wajahnya. Minus Pak Rufus Barma, Yoona dan Jessica.

"Jadi, pada mau makan apa?" tanya Pak Rufus Barma.

"Samain aja." keluh Break sambil memandangi menunya.

"Iyedah, bahasa apaan nih?" Elliot kesal sendiri melihat menu tanpa bahasa inggris.

"Prancis lah!" jawab Jack.

"Gimana kalo… escargot?" tanya Yoona.

"Terserah!" sentak Lotti yang otaknya udah 'low battery' dipaksa baca bahasa alien.

"minumnya?" tanya Jessica manis.

"WINEEEEE!" teriak Pak Rufus Barma.

"Kalian?"

"SAMAIN AJAAA!" sahut anak – anak PanCo emosi –minus Reo dan Eida malah bengong sebentar.

"Emm… Anu…" Reo berjalan menuju Pak Rufus Barma lalu berbisik.

.

.

.

"Hmm. Oke, take care. Kalo udah selesai balik lagi kesini." ujar Pak Rufus Barma.

"Sip!" ujar Reo dan ia langsung keluar dari restoran tersebut.

"Kemana dia?" tanya Gil.

"Entahlah~ jadi pesenannya wine sama escargot kan?" tanya Vince.

"Iya ajadeh… abisnya gua kaga ngerti begituan." kini Michelle yang gemes.

"Eh, emangnya escargot itu apa?" tanya Eida polos.

"Hmm, nanti cobain aja." ujar Jessica.

"Aduhhh si eneng Jess, bikin penasaran aja." goda Jack.

"Ehm, Jack, ada yang marah." sindir Sharon sambil melirik Alyss.

"…" Jack pun kicep seketika.

"Acaciaaah si akang Jack, kena marah istriiii~" ejek Break.

"Diem lo."

.

.

.

"Waaah, kayaknya enak ya." Yoona ngences (?) saat melihat escargot miliknya sambil menyikut Jessica.

"Iyanih…" balas Jessica.

"Oi, oi, elap dulu tuh ilernya." Pak Rufus Barma sweatdropped.

"Okeee! Met makan semua!" ujar Liam gak sabaran.

"Bon Appétit!"

.

.

.

"Waaa! Enak ya!" seru Eida.

"Prancis geto lochhh~" sahut Michelle norak.

"Ini bekicot kan?" tanya Echo.

.

.

.

PRAKKKKK!

"WUAPAAAAAAAA?"

"KENAPHHH GAHH BIL DARITADHHH?" sentak Elliot sambil makan cangkang yang ke-7.

"Kan barusan Echo udah bilang…" jawab Echo polos.

"…" Michelle dan Eida membatu ditempat.

"Pantes kok rada – rada ya rasanya." keluh Liam.

"Enak sih… tapi… tapi…" Gil gemeteran.

"Kenyel – kenyel…" Vince mengunyah bekicotnya.

"HUAAAAA KANGEN RENDANG BUATAN EMAK!" protes Lotti.

"Yang penting daging." sahut Alice.

"Anjir, Pak Rufus Barma. Lo, gue, enth." cetus Sharon.

"Enak tau!" bela Pak Rufus Barma sambil mengunyah bekicot yang malang tersebut.

"Hhh, gue minum aja deh." Ujar Alyss.

"Gue juga!" Vincent gelagapan sambil memandangi bekicotnya dengan jijik.

"Hmmm, padahal escargotnya enak loh."

.

.

.

"HUANJERRR APAAN NIH?"

Anak – anak PanCo gemeteran mencicipi minuman mereka. Yeah, bon appétit, guys.

"BODO AH! GUA HAUS!" dengan kasar Elliot menegak habis winenya.

"Hih! Daripada gua makan bekicot mending gua minum jus!" sentak Gil sambil meminum winenya.

"Err… Jus?" tanya Yoona.

"Itu… bukan…" sahut Pak Rufus Barma yang masih mengunyah 'bekicot' nya. Oke salah, escargotnya.

"Kok rasanya…" Alice mengangkat alisnya.

.

.

.

"Aduh kok di Paris makanannya aneh bin gaje sih…" keluh Michelle sambil memegangi perutnya.

"Terus? Salah gue? Salah nenek gua?" Gil mabok.

"Akuuu ingin terbang bebas bersama paus akrobatissss~!" Lotti ikutan mabok abis minum "JUS" nya.

"Hik! Lilyyyyy~ Hik!" seru Liam sambil mencakar – cakar meja makan. Oh gini toh kalo Liam mabok.

"Lha ini kenapa pada semaput?" tanya Break.

"Kenapa cuma dia yang ga mabok?" tanya Jessica bingung sambil menunjuk kearah Break.

"Itu wine, stupid." Pak Rufus Barma menepuk jidatnya.

"Gua kira anak didik lo tahan sama alkohol semua." ujar Yoona bete.

.

"ARGHHHH! PERGI LOO! TERKUTUK! TERKUTUK!" bentak Oz sambil nunjuk – nunjuk waiter di restoran naas tersebut.

"HUAPAAAA? SARINI ULANG TAHUN? MIAPA LOEE? MAIGADHHHH!" Sharon teriak mencak – mencak sambil mengacak – ngacak meja makan.

"OMAIGADHHH! MORGENTH! LO KECE ABIS GILA!" Vincent ngamuk.

"GUE YANG PUNYA SEKOLAH INI! LO, WE, ENTH!" bentak Elliot.

.

"Anak didik lo kenapa deh? Sarap semua ya? Abis makan beling?" tanya Jessica ke Rufus Barma.

"Pada bener – bener mabok ya?" Yoona sweatdrop.

"Au amat dah. Gak – gak gakuat, ga ga gakuat." bales Pak Rufus Barma.

"EEEEH CEMAND – CEMAND CHILLA! BOLA APA YANG AJAIB HAYOOO?" tanya Jack.

"BOLAEMOOOONNN!" jawab anak – anak PanCo serentak.

Break, Rufus Barma, Yoona dan Jessica facepalm.

.

.

.

"Ada apaan sih? Suara kalian sampe kedengeran keluar tau." keluh Reo yang baru masuk ke restoran itu.

"Tuh." Pak Rufus Barma menunjuk kearah anak – anak PanCo.

"Kok elo gak ikutan mabok?" sindir Reo ke Break.

"Auk! Abis darimana lo?" balas Break.

"Makan kebab di luar." jawab Reo santai.

"Mending gua makan kebab daripada makan bekicot." keluh Break.

.

"BOLA APA YANG AJAIBBBB?"

"BOLAEMONNNN!"

"BOLA APAAAAA?"

"BOLAEMOOOOOOOONN!"

.

"Ampun dah berisik banget, daritadi sahut – sahutan." keluh Yoona.

"Pura – pura gakenal aja deh." cetus Reo.

.

.

.

BRAKKK!

Jack naik keatas meja makan.

"BOLA APAAAA YANG AJAIBBBB?" tanya Jack.

"IIIIHHH ELOO BUDEG YAAAA?" jawab Michelle sambil guling – guling.

"JONIIIIII!" teriak Gil.

"INI SEMUA GAK ADIL. AKU JUGA MAU NAIK MEJA!" Elliot nangis.

.

.

.

Waiter pun udah mulai panik, karena biasanya tamu mabok ga separah ini.

"TURUN WOII!" Break menarik kaki Jack.

"Kamu apaan sih? AKU KAN PENGEN NAIK MEJA!" bentak Jack.

"AKU JUGA MAU NAIK MEJA!" bentak Vincent.

"AKU DULUAN!" sela Elliot.

"AKU!" Oz ikutan ribut sambil mendorong bahu Gilbert. Sumpah ga nyambung abis.

"Ceweee, cantik banget!" goda Sharon… ke Echo.

"…"

.

.

.

"TURUN WOIIII!" gantian Pak Rufus Barma yang emosi.

"NAIK MEJA! NAIK MEJA!"

"WOIIII!"

"Mending kita bawa keluar satu – satu deh…" usul Yoona sambil membawa Alice yang semaput keluar dari restoran itu.

"Betul juga." Jessica keluar sambil menggaet (?) Sharon dan Echo.

"Haah~ kenapa ga daritadi?" tanya Reo sambil mendorong Liam dan Michelle keluar.

"Hih!" Break ngedumel ngedorong Jack yang masih ngomong 'bola-apa-yang-ajaib-hayoooooo?'


.

.

.

"BANGUNNNNN!"

"Eh hah? Apaan sih?" tanya Jack.

"Lah, ini dimana?" tanya Eida bingung.

"Di hotel! Elo semua mabok tadi sore!" ejek Break.

"Hngggg apaan sih bangun – bangun! Nggatau apa gua lagi sibuk meluncur bersama paus akrobatis di alam mimpi?" Lotti marah – marah sendiri.

.

.

.

"YESSS HAHAHAHA!"

"AH GUA KALAH!"

"YES! MAMAM TUHHH!"

"Ck, apaan sih?" tanya Sharon yang mulai kebangun.

"Oh iya, kata Pak Rufus Barma kita mau ke Eiffel Tower loh." ujar Reo.

"MAU!"

"Tuh kan langsung pada bangun." Reo tersenyum penuh kemenangan.

.

.

.

BRAK!

"Anak – anak…" ujar Pak Rufus Barma dengan muka seasem keteknya Jack. Tatapan anak – anak PanCo langsung mengarah kearahnya.

"Kalian boleh ke Eiffel Tower, tapi…"

"Tapi?" anak – anak PanCo udah ngerasa ada hawa buruk.

.

.

.

.

.


"YA TAPI GA GINI JUGA KALI!"

"UDAHLAH BACOT AMAT! YANG PENTING KE EIFFEL!"

"Tapi kan dingin!" Gilbert menggigil.

"Bukan kamu doang yang kena, saya juga kena nih." Pak Rufus Barma mengeluh.

"Untung bukan kita yang kena!" ujar Sharon bahagia.

"YEAH! HIDUP KAK JESSY! HIDUP KAK YOONA!" anak – anak PanCo yang perempuan bersyukur atas keberuntungan yang berpihak kepada mereka.

Sedangkan Yoona dan Jessica hanya tersenyum jahil.

"Dipake terus yaa bikininya~" ejek Alyss.

Err…

Mari kita lihat baju anak – anak PanCo.

Yang cewek – cewek dengan kecenya memakai beret, rok, baju lengan panjang dan stocking warna hitam serta boots yang senada dengan warna bajunya.

Sedangkan yang laki – laki…

"Yaelah pak! Ngapain juga sih kita pake bikini malem – malem?" Liam malu sambil menutupi bagian badannya yang terekspos.

"Saya kalah main truth or dare sama Jessy dan Yoona." keluh Pak Rufus Barma.

"Kok satpamnya ga marah ya ngeliat mereka pake bikini malem – malem?" tanya Michelle bingung.

"Kan satpamnya temen Kak Jessy!" seru Lotti heboh.

"Yup!" sahut Jessica sambil menjentikkan jarinya.

"Mau foto?" tanya Echo datar.

"MAU!"

"GAK!"

"Oke, satu, dua…" Echo mengambil ancang – ancang.

JEPRET.

"Yang cowok pada sibuk nutupin perut." ejek Alyss.

"Bukannya kalo pake bikini malah lebih leluasa gerak?" cetus Alice polos.

"BUKAN ITU MASALAHNYA!" Gil ngamuk.

"Eh, sini masuk!" ujar Yoona yang udah ada di dalem lift.

.

.

.


At least, capek dan malu mereka tergantikan dengan pemandangan spektakuler dari atas Menara Eiffel.

"…"

"Najis, keren."

"Wowww~!"

"Eh iya." Yoona nyeletuk, spontan semua melihat kearah Yoona.

"Di Eiffel ini banyak yang ngelamar ataupun nembak pasangannya loh!" sambung Yoona.

.

.

.

Tanpa ba-bi-bu muka mereka langsung memerah.

"Emm…" Elliot berdehem sebentar.

"GUA TAU! ELO MAU NEMBAK REO KAN?" Alyss semangat 45.

"SOTOY LO KAYAK DUKUN!" balas Elliot sensi.

"Bukannya Elliot mau nembak E—" omongan Oz terputus.

"EDAN!" sahut Elliot cepat.

"Aaaah cinta – cintaan!" cibir Alice.

"Tembak gak yaaa tembak gak ya…" keluh Michelle yang dilanda kegalauan malam (?).

"Aaah aku kan udah punya yayang Break!" sahut Sharon.

"YAYANG BERAK KALEEEE!" cibir Jack.

"Aah kamu, kita kan lagi di Eiffel, kok kamu ga mesra sih sama akuuu?" tanya Alyss ke Jack dengan manja.

"Kalo gitu saya aja deh yang nembak." sahut Pak Rufus Barma.

.

.

.

"PASTI ECHO!"

"Echo? Gadis mungil ini?" tunjuk Yoona dengan pandangan iba.

"Kasihan sekali dirimu menjadi korban pedopil orang bejat itu." cibir Jessica.

"TOLAK! TOLAK! TOLAK!"

"ECHOOO KALO DITEMBAK PAK RUFUS BARMA JANGAN MAU YA!"

"TOLAK AJA!"

"DECLINE!"

.

.

.

"KALIAN KALO GABISA DIEM SAYA LEPAS BIKINI KALIAN SATU - SATU! MAU?"

Suara Pak Rufus Barma menggelegar di menara Eiffel.

"…ampun pak."

.

.

.


Hai!

bertemu dengan Glo!~

sekilas aja yaa~!

*Sone: fansnya SNSD :)

Oke maafin Glo updatenya telat mantap~! karena eh karena Glo sakit T_T dan wb melanda.

apalagi abis raker, BEH, semaput.

OH IYA! GLO MINTA MAAF BILA PUNYA SALAH BAIK DISENGAJA MAUPUN TIDAK YA! :D

met menjalankan ibadah puasa ya cyinnn~!

dan sekali lagi, congrats for Taviabeta-Primavera! *Glo diuber terus wakakaka*

AND FOR YOU! THANKS FOR READING! ALERTING! FAVE-ING! REVIEWING! DAN ING ING ING SEJENISNYA!

TUNGGU PART 10NYA YAA! GLO SAYANG KALIAN!