Summary : Walau semua orang berpikir Kyuhyun itu 'si pembuat onar'. Namun bagi Sungmin Kyuhyun adalah penyelamatnya.
O*o*O*o*O
-KyuMin FanFiction- Genderswitch
Tittle : MARS remake
Pair : KyuMin
Slight : HanChul, YunJae.
Other Cast :
Kang HongDo songsaenim
Choi Siwon
-akan bermunculan seiring waktu-
By © Choi Hyo Joon
Genre : Genderswitch, Romance, angst(?)
Warning : typo(s), bahasa yang tidak sesuai dengan EyD, penulisan masih jauh di atas rata – rata. Yang tidak suka dengan FF GS, mohon tinggalkan! Jangan paksakan anda untuk membacanya.
Disclaimer : Semua nama cast hanya sebuah pinjaman(?) semata. Namun, FF ini murni dari pikiran cetek milik sang author tak berbakat.
a/n : FF ini adalah remake dari komik dan drama yang sama yaitu MARS. Saya hanya mengubah beberapa alurnya, namun tidak menghilangkan konsep cerita yang ada di cerita tersebut. Saya hanya ingin FF ini bisa sesuai dengan KyuMin #maklum penggila KyuMin XD
Saya menerima Kritikan untuk FF ini, bukan kepada Pair-nya, MOHON DIPAHAMI! BUKAN PAIR!
O*o*O*o*O
O
o
MARS
O
O*o*O*o*O
Sungmin membawa Kyuhyun ke ruangan club setelah kelas terlihat sepi. Ia berjalan terlebih dahulu, memantau keadaan kelas kalau-kalau masih ada orang yang berada di ruangan. Namja bermarga Cho itu mengekori langkah Sungmin, ia hanya bisa menerima keputusan yang sudah ditetapkan Sungmin, tapi mau bagaimnapun pemuda itu terlebih dahulu menawarkan tubuh-nya untuk Sungmin. Jadi…
"Duduklah." Sungmin mengambilkan sebuah bangku untuk Kyuhyun, Ia meletakkan bangku itu di tempat yang bisa ia jangkau pandangannya agar terfokus dengan Kyuhyun –di depannya.
Kyuhyun duduk setelahnya. Pemuda tampan itu terlihat gugup, berulang kali ia menghembuskan nafasnya melalui mulut sedikit mencoba menghilangkan kegugupan yang tengah ia rasakan. Yeah, walau bagaimanapun bukan akhir seperti ini yang Kyuhyun harapkan atas penawarannya akan tubuhnya. Ia sama sekali tidak berpikir bahwa Sungmin malah memilih menjadikannya objek lukisan.
"Tsk! Aku pikir kau ingin mengajakku berkencan seharian, kemudian kita memesan kamar hotel menghabiskan malam berdua, heuuh~ tidak tahunya kau menjadikanku objek lukisanmu." Mulut Kyuhyun memang sudah terbiasa berbicara gamblang, tak dihiraukannya Sungmin yang merunduk malu mendengarnya.
Sungmin mendudukkan dirinya tepat didepan sebuah kanvas besar yang hampir menutupi tubuh mungilnya. Ia memandang Kyuhyun yang terlihat gelisah, "Bisakah kau sedikit tenang?" ada nada tegas yang Sungmin sampaikan dalam ucapannya.
Mendengar peringatan dari Sungmin, Kyuhyunpun mulai tenang, Ia duduk diam mendengar instruksi dari Sungmin selanjutnya.
"Apa aku perlu membuka bajuku?" entah berniat menggoda atau memang keinginannya sendiri.
"Tidak perlu. Biarkan saja begitu." Jawab Sungmin cepat, Ia harus membiasakan diri meghadapi Kyuhyun yang bersikap begitu –errr– menggoda. Kyuhyun benar-benar tidak tahu malu.
Keheningan kembali mengisi ruangan itu, tak ada celah perbincangan yang dilakukan. Kyuhyun sebenarnya ingin berbicara, tapi melihat Sungmin yang benar-benar fokus menggerakkan pensil di atas kanvas, membuat Kyuhyun takut memecahkan konsentrasi Sungmin. Lelah rasanya harus tetap dengan posisi awal dengan ruang gerak yang dibatasi.
"Ehem." Sengaja Kyuhyun mengeluarkan sebuah 'deheman' untuk mengubah suasana canggung diantara mereka. "Ehm..., bolehkah aku bertanya?" sedikit canggung Kyuhyun mengeluarkan pertanyaan itu kepada Sungmin, tapi yeah seorang Cho Kyuhyun mengesampingkan hal seperti itu dalam hidupnya, karena itulah dirinya.
Tak ada respon apapun yang Sungmin berikan, Ia hanya menghentikkan sejenak kegiatan corat-coretnya.
Dengan begitu, Kyuhyun mengira itu adalah sebuah perizinan yang diberikan Sungmin secara tidak langsung. "Apa kau normal?" tanya Kyuhyun.
Seketika Sungmin menatap Kyuhyun dengan pandangan tak percaya. Ia terkejut dengan pertanyaan yang Kyuhyun lontarkan seperti itu, namun sedetik kemudian Sungmin kembali mencoba bersikap tenang.
Hembusan nafas kekecewaan terlepas dari mulut Kyuhyun. Ia sudah menebak respon sikap Sungmin atas pertanyaannya, lalu kenapa masih ditanyakan. "Ehm..., Aku hanya ingin tahu, kenapa kau tidak tertarik untuk bersenang-senang denganku? Kau malah menjadikanku objek lukisanmu! Sigh!"
"Kau tidak menyukainya?" walau bagaimanapun, Sungmin tidak ingin memaksakan keinginannya. Ia tidak akan memaksa Kyuhyun, jika Kyuhyun menolak menjadi objeknya.
"Bukan. Aku hanya merasa aneh denganmu, seharusnya kau tertarik bersenang-senang diluar sana. Menghabiskan waktumu dengan orang-orang yang bersikap 'seolah-olah' baik padamu."
Sungmin memandang lekat raut wajah Kyuhyun, ada air muka berbeda yang ia perlihatkan saat menyampaikan kalimat itu, seperti sebuah kebencian.
"Apa seperti itu kau mengartikan hidupmu? Hanya sebatas sebuah kesenangan?" Sungmin menjadi fokus dengan Kyuhyun, ia bahkan lupa untuk melanjutkan goresan pensil itu diatas kanvasnya. Ada hal yang lebih menarik dengan apa yang diucapkan Kyuhyun, entah mengapa pemuda itu mampu menarik perhatiannya.
Kyuhyun mengulum senyum tipis di bibir tebalnya, "Seperti itulah hidup. Hanya membutuhkan sebuah kebahagiaan didalamnya untuk orang-orang itu datang padamu. Mereka datang karena kau bahagia, tapi mereka akan pergi saat kau sedang sedih dan membutuhkan pertolongannya."
Pancaran dari kedua orbs itu begitu kelam tak bercahaya, seperti ada sebuah kesakitan yang sulit terungkapkan, Sungmin dapat menangkap itu. "Tidak semua orang yang kau maksud datang disaat kau bahagia dan pergi disaat kau membutuhkannya." Sungmin menyangkal ucapan Kyuhyun, walaupun ia bukanlah orang yang mudah bersosialisasi namun dia tidak pernah menganggap semua orang adalah jahat.
Lengkungan senyum Kyuhyun semakin tertarik keatas, membuatnya menyunggingkan sebuah seringai menakutkan, "Sigh..., mereka hanya membutuhkan senyumanmu, tapi disaat senyuman itu berubah menjadi sebuah tangisan, mereka akan meninggalkanmu begitu saja." Nada bicaranya terdengar dingin.
Sungmin memandang takjub dengan apa yang diucapkan Kyuhyun. Ia sama sekali tidak menyangka Kyuhyun yang memiliki banyak teman diluar sana, ternyata memandang mereka tidak lebih dari seseorang tempatnya berbagi kesenangan.
Helaan nafas Sungmin terdengar cukup kuat saat ia menghembukannya melalui bibir 'M' miliknya, "Kau tidak bisa begitu saja menilai semua orang begitu. Ada orang-orang yang nantinya akan mau berbahagi kesedihan denganmu. Hidup ini tidak hanya membicarakan kebahagiaan didalamnya, tapi ada kesedihan serta rasa sakit yang tidak bisa kita tahan sendiri. Kita butuh seseorang untuk bisa membagi luka it—" ucapan Sungmin terhenti kala ia melihat Kyuhyun yang malah tertidur lelap disana.
Sungmin mengerutkan dahinya —bingung, 'Bisa-bisanya dia tertidur dengan posisi seperti itu.' Sungmin menggumam pelan.
"Kyuhyun-ah!" panggil Sungmin.
"..." tak ada sahutan untuk panggilan itu.
"Kyuhyun-ah!" nampaknya percuma Sungmin memanggilnya. Pemuda itu benar-benar sudah terlelap dengan dunia mimpinya. Begitulah Kyuhyun tak peduli disituasi seperti apapun. Ia akan dengan senang hati melelapkan dirinya pada suasana yang menurutnya membosankan.
Perlahan, Sungmin mengayunkan kedua kakinya melangkah mendekati sosok pemuda itu. Sungmin berdiri memperhatikan garis-garis di wajah stoic itu, ada gurat-gurat kelelahan yang terpancar diwajah tampan Kyuhyun, seperti ada beban yang sulit ia ucapkan.
Tanpa Sungmin sadari tangannya seakan terulur dengan sendirinya tanpa adanya perintah. Jemari-jemarinya ingin menyentuh setiap bagian diwajah tampan itu, wajah yang terlihat sempurna dengan gambaran hidung bangir tegas miliknya ditambah dengan sebuah bibir tebal kemerahan.
Seandainya kelopak mata itu mengerjap dan kemudian terbuka dapat dibayangkan setampan apa pemuda itu, kedua orbs-nya selalu bisa memberikan tatapan menusuk pada setiap orang yang menatapnya.
"Kau tampan." Sepertinya seluruh indera ditubuh Sungmin bereaksi tanpa adanya perintah dari dirinya. Otaknya merangsang setiap respon dari indera penglihatan yang tertangkap matanya. Begitulah ucapan yang Sungmin gumamkan melihat wajah Kyuhyun. Entah apa yang ia rasakan saat ini, tak ada sedikitpun rasa takut atau canggung kala matanya memandang wajah stoic itu.
Wajah itu, wajah yang selalu menjadi decak kagum setiap orang yang melihatnya. Wajah yang selalu menjadi incaran para yeoja-yeoja yang menginginkannya. Begitulah cara Kyuhyun memanfaatkan kehidupan. Ia habiskan waktunya untuk menikmati setiap sentuhan-sentuhan wanita yang menginginkannya, yeah ia hanya akan melakukannya dengan yeoja-yeoja yang juga menginginkan sentuhan serta belaian darinya. Tanpa adanya paksaan.
Banyak orang berpikir, kehidupan yang dijalani Kyuhyun adalah kehidupan yang menyenangkan. Namun pada nyatanya bukanlah kehidupan yang terlihat santai, seperti apa yang orang pikirkan tentang dirinya. Hidupnya lebih banyak memendam rasa sakit dari apa yang dibayangkan. Pemuda itu mampu menahan sakitnya sendiri, menumpukkan luka dihatinya, tanpa ada seseorang yang ia berikan celah untuk membagi rasa sakit yang ia rasakan.
O*o*O*o*O*o*O
O
o
MARS
O
O*o*O*o*O*o*O
Berulang kali Hangeng menyenggol bahu Kyuhyun yang berada disampingnya. Tidak hanya diruang seni saja Kyuhyun menikmati tidurnya. Bahkan di lab bahasa ia sanggup melanjutkan tidurnya. Yeah, bila semua orang tahu apa yang ia jalani setiap malam, mereka pasti tidak akan berpikir Kyuhyun adalah seorang pemalas. Kyuhyun menghidupi dirinya sendiri, ia bekerja disalah satu pembangunan jalan raya yang dikerjakan saat malam hari. Wajar jika raut muka lelah terlihat jelas diwajahnya.
Di depan kelas, saat pria berstatus pengajar itu tengah menjelaskan. Ia terlihat kesal dengan sikap Kyuhyun yang tidak menghargainya sama sekali. Wajah kekesalannya tidak ia perlihatkan, namun ia selalu melirik Kyuhyun dengan tatapan menyepelekan.
"Apa kalian sudah mengerti?"
Semua mengangguk paham atas apa yang sudah dijelaskan Jung songsaeng pada mereka.
"Baiklah kalau begitu, bisakah salah satu dari kalian menuliskan kalimat tentang sebuah profesi? Aku rasa Kyuhyun bisa melakukannya." Jung songsaeng sengaja menunjuk Kyuhyun yang sedang tertidur lelap dalam kelasnya.
Hangeng semakin gencar menyenggol bahu sahabatnya itu, "Kyuhyun bangun! Hei! Songsaeng memanggilmu! Hei!" Ia berusaha membangunkan Kyuhyun, namun pada akhirnya namja tampan itupun terbangun. Kyuhyun membuka kedua orbs-nya secara perlahan, membiasakan bias cahaya yang terang dari lampu ruangan masuk menusuk indera penglihatannya. Ia benar-benar tidur dengan sangat lelap.
"Hei! Sadarlah! Songsaeng menyuruhmu mengerjakan tugas dipapan tulis!' suara Hangeng terdengar berbisik-bisik. Hangeng terlihat risih dengan tatapan semua orang yang tertuju pada mereka berdua, bagaimanapun juga ia duduk disamping Kyuhyun, mau tak mau ia mendapatkan 'getah' akibat ulah Kyuhyun.
"Songsaeng biar aku saja yang mengerjakannya!" Heechul, yang menyadari keadaan yang tidak cukup baik untuk Kyuhyun, melayangkan tangannya ke udara, mencoba membantu Kyuhyun —orang yang ia sukai— untuk mengerjalkan apa yang diperintah Jung songsaeng.
"Tidak perlu Chullie. Aku rasa Kyuhyun bisa mengerjakannya. Sedari tadi ia mendengarkan 'dongeng'-ku dengan sangat baik. Pasti dia bisa mengerjakannya. Betul kan Kyuhyun?" Jung songsaeng sengaja menyindir Kyuhyun, Ia tersenyum sinis dengan tatapan mata yang tajam memandang Kyuhyun.
Sepasang mata foxy terlihat tengah menatap Kyuhyun dengan iba, Ia tahu Jung songsaeng melakukan ini karena kejadian yang menyangkutnya kemarin. Karena tidak biasanya pengajar itu menunjuk bahkan merasa terganggu dengan sikap Kyuhyun. Mata foxy itu tidak tahu harus melakukan apa, bahkan untuk melindungi dirinya sendiri ia lemah. Ia tertunduk menyesal membayangkan orang lain yang terkena imbas atas sikapnya yang 'penakut' itu.
"Bagaimana Kyuhyun kau bisa mengerjakannya?" Jung songsaeng mengeluarkan kalimat tanya menantang kepada Kyuhyun. Setelah kesadarannya terkumpul secara utuh, Kyuhyun memandang Jung songsaeng dengan tatapan menantang, dan kemudian ia tersenyum sinis kepada pria itu.
"Cuman menuliskan kalimat berupa profesi seseorang." Hangeng menutup mulutnya, membisikkan dari balik tangan itu apa tugas yang harus dilakukan Kyuhyun.
Kyuhyun melengkungkan smirk-nya, Ia bahkan masih sempat merenggangkan otot-otot tubuhnya yang menegang akibat tidur dengan keadaan terduduk. Ia berjalan dengan langkah pelan, indera penglihatannya sempat menangkap sosok Sungmin yang tengah memandangnya, namun saat tatapan mata itu saling bertemu seketika Sungmin menghapus kontak mata itu. Kyuhyun hanya tersenyum melihatnya, ia kembali berjalan menuju depan kelas.
"Bagaimana 'dongeng'-ku tadi Cho Kyuhyun? Apa begitu menyenangkannya sampai kau bisa tertidur pulas begitu? Sekarang tulislah apa yang aku dongeng-kan dimimpimu tadi?" masih dengan kalimat-kalimat menyepelekannya, Jung songsaeng tak henti-hentinya membuat malu Kyuhyun.
Mendengar guyonan ala Jung songsaeng semua orang ikut menertawakan Kyuhyun disana, hanya beberapaorang yang mengenal Kyuhyun yang tidak ikut terbawa dalam suasana itu, Hangeng, Heechul dan..., Sungmin.
Kyuhyun menoleh kesamping ditempat Jung songsaeng duduk, kembali ia sematkan sebuah smirk diwajahnya, "Kau yang membangunkanku. Jangan salahkan aku setelah ini ne?"
Mendengar Kyuhyn mengancamnya Jung songsaeng hanya bisa menggelengkan kepalanya. Bagaimanapun juga Kyuhyun sudah tidak lulus dalam mata kuliahnya 2x, jadi apa yang perlu ia takutkan. Pemuda bermarga Cho itu tidak tahu apa-apa dimatanya.
Entah apa yang dituliskan Kyuhyun, membuat semua tatapan mata terperangah menatapnya. Kyuhyun begitu lafal menuliskan apa yang ia inginkan, dan hal itu belum disadari Jung songsaeng. Mendengar bisikan-bisikan yang cukup mengganggu membuat kepala pengajar itu terangkat menatap ke seluruh mahasiswa-nya.
Ternyata semua tengah fokus menatap apa yang sudah ditulis Kyuhyun.
"Selesai!" Kyuhyun menutup kembali tutup spidol itu pada tempatnya, membuat Jung songsaeng menoleh dan ingin tahu apa yang telah ditulis oleh pemuda bermarga Cho itu.
Kyuhyun membacakan dengan lantang apa yang ia tulis dipapan tulis itu...
"A teacherwholooksgoodand decentturnssexually abusingstudents."
Mata Jung songsaeng seketika terbelalak penuh, Ia sama sekali tidak menyangka dengan tulisan Kyuhyun itu. Kyuhyun mengartikan apa yang ia tulis, "Seorang pengajar yang terlihat baik dan santun ternyata melakukan pelecehan seksual terhadap mahasiswanya." Kyuhyun menyebutkan arti kalimat yang telah ia buat dengan suara dan tatapan mata yang tertuju pada satu orang —Jung songsaeng.
"Kau salah jika menantangku dalam bahasa inggris. Kau tahu, aku tinggal di L.A selama lebih dari 8 tahun. Bayangkan 8 tahun!" ucapo Kyuhyun sembari mengangkat kedua tangannya, mendirikan jari-jarinya hingga terhitung jumlahnya sesuai dengan tahun yang Kyuhyun sebutkan.
Kyuhyun pun kembali meletakkan spidol itu ditempatnya, sedang Jung songsaeng terlihat kalang kabut berusaha menghapus tulisan itu dari papan tulis. "Sudah! Sudah!" pria itu mencoba menenangkan kembali suasana kelas yang terlihat ricuh akibat Kyuhyun.
Kyuhyun berjalan kembali ke bangkunya, Ia sempat melintasi Sungmin yang terlihat melengkungkan sedikit senyuman di bibir tipisnya —hanya sedikit.
"Gimmi five!" Kyuhyun memberikan tangan kanannya kepada Sungmin, menunggu balasan dari yeoja berjaket tebal itu. Entah keberanian apa yang ada dibenak Sungmin, ia pun membalas sambutan tanga Kyuhyun, menepuk tangan itu hingga menimbulkan bunyi...
'Tos'
Sungmin tersenyum lega. Ia merasa benar-benar senang Kyuhyun melakukan iu pada pria itu. ini pertama kalinya ada orang yang melindunginya seperti ini. Sungmin senang.
Dua pasang mata tengah menatap kedua insan yang sempat tersenyum bersama dengan tatapan yang berbeda artiannya. Salah seorang pria memandang dengan tatapan sedih, Ia begitu tidak menyangka, Ia sudah ketinggalan banyak langkah dengan Kyuhyun. Secepat itu Kyuhyun bisa dekat dengan yeoja yang sedari dulu ia cintai.
Sedangkan sepasang mata lain, tengah membidik Sungmin dengan tatapan tidak sukanya. Bagaimanapun ia tidak suka Kyuhyun begitu perhatian dengan Sungmin. 'Sial!' yeoja cantik itu hanya mampu mengumpat dalam hati.
O*o*O*o*O*o*O
O
o
MARS
O
O*o*O*o*O*o*O
"Kyuhyun!"
Panggilan untuknya itu, membuat ia urung menggunakan helmet-nya. Yeah, Kyuhyun tengah bersiap menaiki motornya jika saja tidak ada orang yang datang mengganggunya. Namja yang memanggil Kyuhyun itupun berlari mendekati Kyuhyun.
"Hei! Apa kau buru-buru?" pria berseragam team basket itu menepuk bahu Kyuhyun, seolah-olah ia akrab dengan Kyuhyun, padahal mereka hanya bertemu kemarin saat taruhan basket antara team-nya dan Kyuhyun beserta Hangeng didalamnya.
"Ne..., kebetulan aku ada urusan penting. Ada apa kau memanggilku?"
"Begini, aku ada penawaran untukmu. Apa kau mau masuk ke team basket kami?" tanya pria itu ramah. Yeah, sangat menguntungkan jika Kyuhyun masuk kedalam team-nya mengingat Kyuhyun yang sangat handal memasukkan 'si bundar' itu ke dalam ring.
Kyuhyun tersenyum mendengar penawaran itu, waktunya terusik dengan pertanyaan yang sebenarnya sudah diketahui oleh namja sebayanya itu, karena bukan kali ini saja ada yang mengajaknya masuk ke dalam team basket.
"Maaf, aku tidak berminat." Tolak Kyuhyun, ia kembali menggunakan helmet-nya yang sempat tertunda. Kyuhyun segera menaiki sepeda motornya, menyalakan starter miliknya. Kyuhyun membuka helmet-nya, "Apa aku bisa mendapatkan uang?" tanya Kyuhyun semangat.
Namja itu terkejut mendengar Kyuhyun, "Tentu saja tidak." Jawabnya masih merasa aneh dengan pertanyaan Kyuhyun.
Kyuhyun kembali tersenyum, "Kalua begitu jawabanku tidak!" Kyuhyun pergi setelah mengatakan hal itu. Ia menjalankan sepeda motornya dengan kecepatan yang tinggi di area kampus, dan lagi-lagi sebuah pelanggaran ia lakukan.
"Heh~" Namja itu harus melengos kecewa dengan penolakan Kyuhyun, padahal ia sudah cukup bersemangat untuk membuat Kyuhyun masuk ke dalam team -nya.
Tepat di sebuah pohon besar yang tertanam tidak jauh dari parking area, terlihat sosok pria tengah mengulum sebuah seringai tajam. Ia tampaknya senang, Kyuhyun membawa motor-nya dengan kecepatan tinggi seperti itu. "Tamatlah riwayatmu Cho Kyuhyun!" senyum kepuasan tercetak jelas dari bibir miliknya.
O
o
O
o
O
Sepeda motor Ducati itu dikendarai dengan kecepatan maksimal oleh pengendaranya. Untungnya jalanan terlihat lengah siang hari ini. Yeah, beruntungnya pemuda itu tidak ada petugas berwajib yang mengikutinya. Cukup mendengar dari suara deru mesin yang sepersekian detik 'hinggap' di indera pendengarmu pastinya kau sudah bisa menebak seberapa kencangnya pemuda itu membawa sepeda motornya.
Ia bahkan masih bisa menstabilkan kecepatan yang ia bawa saat harus berbelok melewati tikungan dan melewati beberapa kendaraan lain yang berada di depannya. Yeah, ia suka dengan kecepatan. Baginya kecepatan itu adalah kemenangan saat kau berada didepan, dan mengalahkan lawanmu. Kecepatan memicu adrenalin-nya membuat dirinya begitu menyukai dunia balap.
Saat berada di persimpangan sebuah truk besar dengan ukuran yang cukup panjang melintas. Truk itu sudah membunyikan klakson sebelumnya, untuk memperingati beberapa kendaraan yang berada di kanan dan kirinya untuk tidak memotong atau berhenti sejenak.
Pemuda bermarga Cho itupun segera menginjak pedal rem yang berada di sebelah kanan, saat dirasanya jarak antara motor dan truk itu sudah semakin dekat. Namun, kecepatan itu tidak berkurang sama sekali, rem yang seharusnya bisa langsung menghentikan gerak ban bagian belakang itu sama sekali tidak berfungsi. Ia pun mencoba untuk menggerakkan rem yang berada di pegangan bagian kanan, tapi lagi-lagi rem itu juga tak menghentikan gerak untuk ban bagian depan. Kyuhyun semakin dekat dengan truk itu. kecepatan sepeda motrnya sudah tidak bisa terelakkan lagi.
Truk itupun semakin kuat menyalakan klaksonnya. Hingga akhirnya...
Ckiiit...
Praakk...
Sreett...
Helmet yang digunakan Kyuhyun terlepas dari kepala yang seharusnya ia lindungi. Helmet itu terpelanting tepat dibawah truk.
.
.
.
Kyuhyun memandang naas dengan apa yang telah terjadi. Ia tak menyangka dewi fortuna masih berpihak padanya. Untungnya ia cukup handal dalam hal ini. Kyuhyun hanya kehilangan helmet-nya saat ia harus melewati dengan kecepatan maksimal melalui bawah kolong truk tersebut, helmet itu sempat menyangkut pada penyanggah besi truk tersebut. Sedikit saja dalam hitungan persekian detik jika Kyuhyun tidak pandai mengatur kecepatannya, mungkin saja saat ini tubuhnya sudah habis dilindas oleh ban dari truk besar itu.
Kyuhyun mengatur nafasnya yang memburu cepat. Bagaimanapun ini kali pertamanya pengalaman 'buruk' ini menimpanya. Hampir saja nyawanya lenyap. Kyuhyun memandang helmet-nya yang tergelinding hancur.
O
o
O
o
O
"Wah kau bahaya sekali! Ada yang memutus kabel rem-mu! Untung saja kau selamat. Tsk! Ini pasti ulah orang yang tidak menyukaimu! Apa kau tahu siapa yang tidak menyukaimu?" seseorang terus bertanya dari bawah sepeda motor Kyuhyun. Yeah, orang ersebut tengah membongkar sepeda motor Kyuhyun. Ia amati sepeda motor itu dan mendapatkan kabel rem Kyuhyun yang terputus.
Kyuhyun tersenyum sinis mendengarnya. "Cheongmal? Wah! Bisa-bisa aku harus membuat daftar siapa-siapa saja yang membenciku?" dibalik ucapan 'tidak serius'-nya itu, Ia sudah menyimpan satu nama yang ia pastikan sebagai dalang dibalik semua ini. Senyum smirk itupun tercetak jelas diwajahnya.
O*o*O*o*O*o*O
O
o
MARS
O
O*o*O*o*O*o*O
"Pagi Jung songsaeng!"
"Pagi!"
"Pagi songsaeng!"
"Pagi!"
Senyum ramah pria itu tergambar jelas diwajahnya, manakala seluruh mahasiswa yang berlalu lalang sembari menyapanya. Pribadinya yang hangat dan santun disegani banyak mahasiswa disana, kecuali...
"Annyeong songsaeng!" sapa seorang pemuda tampan berwajah stoic itu. Ia segera menyambar bahu pengajar itu, membawanya berjalan beriringan dengannya dalam tempo langkah yang terkesan cepat.
Wajah Jung songsaeng berubah pucat, manakala bertemu dengan namja itu. Songsaeng sama sekali tidak menyangka bahwa ia masih bisa bertemu namja itu.
"Apa kabarmu hari ini Jung songsaeng? Kau terlihat sangat bersemangat hari ini!" ucap namja itu, Ia semakin mengeratkan pegangannya pada bahu Jung songsaeng yang semakin bergetar hebat karena ketakutan.
"Hwaaa!" pengajar itu memekik kuat manakala Kyuhyun membawanya ke tepi tangga, berniat menjatuhkan pria itu dari tempatnya berdiri. Kyuhyun membawanya cukup jauh dari keramaian.
Kyuhyun mencoba mendorong tubuh pria itu, membuatnya sempat tergelincir akan jatuh, namun secepatnya ditarik oleh Kyuhyun. Berkali-kali pekik jerit ketakutan itu melesat dari mulutnya, "Apa kau takut mati, hmm?" Kyuhyun mendorong terus menerus tubuh itu agar semakin dekat dengan 'marabahaya'. Tak dipedulikannya botol minuman yang sudah tergelinding jatuh dari tangan Jung songsaeng.
"Hei! Kenapa kau ketakutan seperti ini? Tidak seru!" Kyuhyun langsung menghentikan aksi dorongnya pada tubuh pengajar itu. Ia memegang kuat kedua bahu pengajar itu, kemudian membisikkan sesuatu, "Jangan pernah berani bermain-main denganku! Arraseo?" tersirat jelas ada nada ancaman pada ucapannya itu. Kyuhyun akhirnya menyudahi aksinya itu, Ia menepuk bahu songsaeng dan meninggalkan pria yang tengah kaku ketakutan itu disana. Kyuhyunpun menuruni anak tangga itu perlahan.
"Ah iya! Kalau aku tidak salah mobilmu yang berwarna putih itu bukan? Ehm.., berhati-hatilah saat kau membawanya." Kyuhyun menyunggingkan senyum menawannya pada pria yang melototkan matanya mendengar penuturan Kyuhyun.
O
o
O
o
O
Tidak perlu menunggu waktu esok. Pengumuman telah terpampang dengan sangat jelas tentang pengunduran diri seorang Jung songsaeng. Semua mahasiswa sempat tercengang mendengar kabar itu. Tak ada yang tahu sebab maupun kejadian sebenarnya yang terjadi. Menjadi sebuah rahasia bagi seorang Lee Sungmin yang mengetahui pasal dibalik tragedy resign-nya seorang Jung songsaeng.
O*o*O*o*O*o*O
O
o
MARS
O
O*o*O*o*O*o*O
Sungmin terlihat tengah menajamkan pensil-pensilnya dengan pisau kecil miliknya. Semua pensil-pensil itu ia rundingkan kembali ujungnya, agar mempermudah dirinya untuk melukis. Itulah kegiatan yang ia lakukan di dalam kelas saat ini, menunggu jam kelasnya dimulai.
Dari arah pintu terlihat adanya aksi kejar-kejaran dari seorang yeoja kepada seorang namja yang sepertinya 'cuek' menanggapi yeoja itu.
"Ayolah Kyuhyun-ah~, bawa aku naik motormu ne? Ayolah~, kali ini saja ne? Jebaaal~," yeoja cantik itu terus merengek mengejar namja bernama Kyuhyun agar mengizinkannya naik sepeda motor milik Kyuhyun itu.
Yeah, belum ada satu orangpun yang Kyuhyun beri izin untuk naik bersamanya di atas sepeda motor kesayangannya, alasan yang sama selalu ia lontarkan, "Tidak! Bisa-bisa nanti motorku cemburu aku membawa orang lain."
Puas rasanya, saat melihat wajah seorang Kim Heechul merenggut kesal. Sudah berung kali ia ditolak, dan terus ditolak, tapi bukan Kim Heechul namanya jika menyerah begitu saja. Hangeng, pria yang berjalan bersama Kyuhyun ikut menertawai perubahan ekspresi Heechul. Hangeng sebenarnya cukup risih melihat sikap Heechul yang terlalu agresif untuk menarik perhatian Kyuhyun.
"Ayolah~" rengek Heechul.
"Tidak!" Kyuhyun menolak, Ia mengedarkan pandangannya dan memilih duduk disamping bangku Sungmin yang kosong. Kyuhyun menyunggingkan senyumnya kala ia melihat Sungmin yang sedang sibuk 'meraut' pensil. Sungmin menyadari sosok Kyuhyun yang datang iapun membalas senyuman itu dengan senyuman yang tak kalah manis miliknya. Kyuhyun meletakkan tasnya dimeja disamping Sungmin, iapun mendudukkan dirinya disana.
Entahlah, Heechul tak suka senyum itu. Senyum yang terlihat begitu tulus, bahkan Kyuhyun tak pernah menunjukkan senyum itu barang sedetikpun untuknya. Heechul benci itu. seketika Heechul menghentakkan kakinya, ia berjalan melalui deretan belakang kursi Sungmin untuk bisa duduk disamping Kyuhyun. Saat melintasi kursi itu, Heechul sengaja menyenggol bahu Sungmin.
Insiden kecil itu pun terjadi, jari telunjuk Sungmin tersayat oleh pisau itu, membuatnya mengeluarkan caian merah segar darisana.
"Apa-apaan kau Chullie!"kesal Kyuhyun, ia memandang Heechul dengan tatapan tak senang. Seketika semua pandangan tertumpu pada adegan kerusuhan yang sedang terjadi itu.
Sungmin hanya diam, memndangi darah yang keluar dari tangannya itu, tak ada reaksi bahkan tindakan yang ia perbuat untuk menghentikan darah segar itu keluar dari tangannya. Kyuhyunpun tak tega melihat wajah sendu yang terlihat ingin menangis itu.
"Tsk! Kenapa kau diam saja? Kemarikan!" Kyuhyun langsung menarik tangan Sungmin, ia arahkan telunjuk itu masuk kedalam mulutnya, ia hisap darah yang keluar dari jari itu.
Semua tercengan melihatnya. Kyuhyun dengan sikap spontan-nya tak menyadari tatapan terperangah orang-orang yang menatapnya, tak terkecuali Hangeng. Ia memandang tak percaya dengan apa yang dilakukan Kyuhyun. Pemuda bermarga Cho itu begitu nekat melakukan hal seperti itu didepan semua orang. Sedangkan Heechul, semakin memandang tajam, tangannya terkepal kuat menahan amarah yang mendidih hampir mencapai puncaknya.
Kedua bola mata foxy itu tak kalah terkejutnya dengan tindakan Kyuhyun. Sungmin segera menarik tangannya dari Kyuhyun. Kepalanya tertunduk malu dengan apa yang dilakukan Kyuhyun. Sungmin sama sekali tidak menyangka Kyuhyun mau melakukan itu untuknya. Bagaimanapun ia masih terlalu takut untuk dekat dengan namja. Dan tindakan Kyuhyun itu termasuk dalam kategori yang yeah 'sedikit' intim.
Semua mata masih setia menatap mereka, hingga pada akhirnya Kang songsaeng masuk ke dalam kelas.
O*o*O*o*O*o*O
O
o
MARS
O
O*o*O*o*O*o*O
Sungmin dibawa oleh dua orang teman heechul kea tap gedung. Ternyata Heechul menunggu disana. Mereka memegang Sungmin dengan sangat erat di kanan dan di kirinya. Percuma saja rsanya Sungmin memberontak, menolak ajakan mereka saat ia berada di kamar mandi tadi. Ia berhadapan dengan lawan yang tak sebanding 2:1, tentu ia tidak akan menang.
Setelah berada dihadapan Heechul, kedua yeoja itu sengaja menghempaskan tubuh mungil Sungmin di depan Heechul, membuat Heechulpun ikut mendorong tubuh itu saat sampai dihadapannya. Sungminpun terjatuh dilantai.
Melihat air muka Sungmin yang terlihat ketakutan, entah kenapa Heechul benci iu. Heechul berjongkok mensejajarkan tubuhnya dengan Sungmin, menarik dagu runcing SUngmin agar wajah itu dapat ia dapat menatap raut wajah maranya.
"Kau tahu kenapa aku membawamu kesini oeh?" tanya Heechul sarkastik.
"..." tak ada jawaban dari bibir mungil itu. Pancaran mata Sungmin semakin meredup, ia benar-benar takut dengan sikap Heecul padanya.
"Heh! Kau berpura-pura menjadi orang bodoh oeh! Apa perlu kuberitahu apa kesalahanmu?" Heechul semakin kuat menekan dagu tegas Sungmin.
Sungmin semakin ketakutan melihat sorot mata kemarahan Heechul kepadanya, bibirnya terasa kelu untuk menjawab semua pertanyaan Heechul.
"Baiklah! Kau yang memintanya!" Heechul menghempaskan wajah Sungmin dengan kasar, kemudian ia kembali berdiri.
"Baik, kita lihat apa yang ada dibalik jaket tebal itu!"
Sungmin mebelalakkan matanya dengan ucapan Heechul itu, "Andwee!" Sungmin segera berdiri, berniat untuk melarikan diri. Tapi langkahnya tertahan oleh dua orang teman Heechul yang menghadang. Sungmin akhirnya hanya sanggup melangkah mundur, semakin mundur saat Heechul berusaha semakin dekat dengannya.
"ANDWEEE!" teriakan itu semakin terdengar kuat, tapi sayangnya tidak ada siapapun disana yang dapat mendengar bahkan mengetahui apa yang terjadi.
O*o*O*o*O*o*O
O
o
TBC
O
O*o*O*o*O*o*O
Annyeong chingudeul ^o^)/
Aku kembali lagi membawa FF Chap 3 ini! Begimana? Begimana? #kedip-kedipin mata (^_~)
Makin g jelas bukan (_ _") #sadar diri…
.
.
My Kyu : Gomawo review-nya chingu ^_^. Sebelumnya aku minta maaf, aku emang terlalu sering ngadain typo(s) di dalam tulisan. #kebiasaan g pernah ngedit... -_-
Untuk masalah 'meledak kembali pecah' aku lupa aku nulis dibagian apa itu, kalau memang tulisanku kurang dipahami aku mohon maaf ya chingu. Maklum masih belajar #kiss fly ^ )3^~*
Rima KyuMin Elf : Iya iya iya XD
Fullmoon: Gomawo chingu. #kiss fly ^ )3^~*
nam seulmi : #tutup kuping *sumpel kuping pake kapas… r(-_-)7
Suaramu mengoyakkan kantong halmoeni chagiya #plaakkk XD, hahahaha. 'Kelamin berjalan'?
Kelamin berjalan itu istilah untuk seorang playboy chagiya ^_^ #kiss fly ^ )3^~*
Shywona489 : Yeshaaannnnn (^O^) #pinjam toak pak RT…XD
Hahaha~ ne…, aku suka banget-banget sama FF ini ^o^)d
#kiss fly ^ )3^~*
lee hyo hwa : Annyeong chagiya ^_^)/
Gomawo udah review ne…, ehmmm oenni memang belakangan ini keseringan nimbul(?) di FFn, tapi g bakal melupakan FB. Kan disana oenni mulai nulis *^*)/
#kiss fly ^ )3^~*
HyunMing joo : gomawo buat reviewnya chingu #bow…
Untuk masalah pairing HanMin ehmm…, Mungkin karena cuman bisanya buat KyuMin jadi KyuMin aja deh yach XD #kiss fly ^ )3^~*
Secret BlackHeart : Gomawo chagiya… iya…iya…iya… XD #kiss fly ^ )3^~*
EvilBungsu Kyuminbaby137 : Ne cucuku sayang #kiss fly ^ )3^~*
farchanie01 : Ayo buat apa #towel-towel dagu chingu… XD
Udah Piktor(?)i Korea duluan itu… Nyehahahaha #disumpel sandal -_- #kiss fly ^ )3^~*
Lee soo hyun : Annyeong chingu ^_^)/
Gomawo buat reviewnya yach. Buat tebakan chingu, kenapa siwon oppa? T_T
Kenapa nae soebang selalu menjadi orang ketiga…, kenapa? Kenapa? #drama telenovela Chiripa…
Hahaha~ bukan kok chingu, bukan Siwon. Review terus yach chingu ^o^d #kiss fly ^ )3^~*
Mrs Yeo : Gomawo chingu buat Reviewnya. Ne mianhae, kemarin g sempat tulis nama-nama yang review karena update-nya udah kemalaman, dan mata g mau diajak bersahabat(?) #alyaaasyyaaannn sajaaaa~ XD
Ini udah dilanjut chingu, g pake asap, debu, polusi. -_- #kiss fly ^ )3^~*
AnakKyuMin : Ne ini udah dilanjut chagiya ^o^)d #kiss fly ^ )3^~*
kyuminlinz92 : Linzzzoooooooo~ XD/
#nemplok ke linzo… Hai apa kabar? #digepla linzo…. -_-
Hahaha~ kalo mau tanya jawab lewat Fb aja #sarkastik =_=)/ #kiss fly ^ )3^~*
Chikyumin : Wah chingu nonton aja. Drama Mars ditonton berkali-kali juga g bakal ngebosenin kok ^o^)d #kiss fly ^ )3^~*
Hanamichi : Ne ini udah dilanjut chagi ^o^)d #kiss fly ^ )3^~*
kyumin forever : gomawo buat review-nya chingu. Ehmm…, cerita ini 80% mirip dengan drama yang ada di Mars. Ada bagian-bagian kecil-nya yang aku ubah 'sedikit'. Karena dari total cerita. Alur ceritanya cakep banget soalnya sayang kalau diganti-ganti.
Untuk masalah fallin in love KyuMin, mungkin di chap ini walau g begitu banyak moment yang terlihat, tapi yeah benih-benih itu mulai bermekaranlah XD #kiss fly ^ )3^~*
Hyeri : Dipinjem buat objek lukisan kok chingu._.a
Hehehe~ #kiss fly ^ )3^~*
leenahanwoo: Hehehe~ Iya chingu aku suka banget drama itu, sampai detailnya adegan itu g bakal aku lupain. Terus rewiew yach chingu ^o^)d #kiss fly ^ )3^~*
Ha min jae : Sama chagi, aku juga suka ^o^)d #kiss fly ^ )3^~*
JiYoo861015 : #hug Jiyoo…
Gomawo buat review-nya ne.. ^o^)d Lanjut juga FFmu yach #malah nagih -_-
#kiss fly ^ )3^~*
LoveKyuMin : Gomawo buat reviewnya…, KyuMin udah mulai merasakan musim cinta #jiaahhh bahasanya -_-")a
Hehehe~ #kiss fly ^ )3^~*
KYUMIN IS REAL : Itu Capslock-nya keinjek apaan chingu, napa tulisan huruf besar semua O_O)a
#kaget… hahaha gomawo buat ripiu-nya… #kiss fly ^ )3^~*
Melani KyuminElfSha137: Melaniiiiii~ #nemplok ke Mel… Kalau mau nanya, tanya aja ke FB #nada ketus ala nenek-nenek ._.)/ #kiss fly ^ )3^~*
Cho Miku : Iya chingu yang Drama Taiwan itu ^o^)d Nanti ne perlahan bakal aku certain trauma yang dialamin mereka berdua. Masalah kembaran Kyupil, ehmm pastinya ada ^_^)d #kiss fly ^ )3^~*
Evilevigne : hahahaa~ #ketawa nista bareng chingu…
Mari kita kerjain Cho Kyuhyun #dibanting Sparkyu (*_+)#kiss fly ^ )3^~*
choi hyekyung : Chagiyaaaa~…
#nemplok ke hyekyung XD gomawo buat Reviewnya chagi… ^o^) #kalau mau tanya2 ke FB aja #ambeien kumat #duaaghhh XD #kiss fly ^ )3^~*
ShippoChan : Aku bingung mau jawab pertanyaan chingu mulai dari yang mana .-.a
Ok aku mulai jawab … ^_^)/
Masa lalu Kyuhyun itu lebih suram daripada masalalu Sungmin sebenarnya, tapi untuk jelasnya ikuti terus FF ini yach chagi ^o^)d
Kalo Sungmin lebih ke ehmmm…yeaahh…, apa yah? #pllaakkk ikuti aja terus pokoknya, satu per satu bakal ketahuan kok ^o^)d
Hangeng ketemu duluan sama Sungmin. Kan udah aku jelasin sedikit, dia0nya teman sekolah Sungmin. ^o^)d
YunJae itu yeah ada hubungan kekerabatan sama Kyuhyun. Nanti disalah satu chapter bakal aku jelasin kok ^o^)d #kiss fly ^ )3^~*
Hyekung : Hahaha~ Emang Kyupil cocoknya dapet karakter evil, chingu #smirk… XD
#kiss fly ^ )3^~*
Cho Hyemi : gomawo chagiya, udah ripiu… #kiss fly ^ )3^~*
Nurmakyuminelf : ne chagi 80% ceritanya sama dengan Dramanya. Alurnya terlalu 'cakep' buat diubah ^0^)d #kiss fly ^ )3^~*
kikihanni : Ne…ne… #angguk-angguk penuh semangat. Yang main emang Vic (Zhai-Zhai) sama Barbie (Da S) couple straight fave author ini chagiya, tapi na'as kandas ditengah jalan T oT
#kiss fly ^ )3^~*
kyurin Minnie : Kita lihat aja seiring cerita ini berlanjut yach chingu… ^o^)d
hilang atau tidak rasa trauma Sungmin? #kiss fly ^ )3^~*
rikha-chan : O_O) #kaget…
membuka diri? Huwaaa bugil dong #plaakkk
hahaha~ ne chingu sedikit demi sedikit Sungmin mau nerima kehadiran Kyuhyun ^o^)d
#kiss fly ^ )3^~*
desysaranghaesuju : Ne chingu udah dilanjut, gomawo buat ripiu-nya. Terus ripiuya ^o^)d
#kiss fly ^ )3^~*
.
.
#Ngeregangin otot…
Pegel (~_~)a
Hahaha~
Gomawo buat review-nya chingu, terus review yach…?
.
.
Review please?
|(^O^)/
