Queen: yo, minna... gomen! updatenya telat mulu nih m(_ _)m. Sesuai judul chapternya, hari ini bintang tamunya[ce elah] Sisyphus sang pemanah cinta err... maksudnya, Sisyphus Sagittarius ^^"
Sisyphus: yaah... kok aku muncul sih, Queen-chan?
Queen: ya jelas muncul lah, aku masih dendam sama kamunya gara - gara aku kalah main panah - panahan[?] kemarin :p
Sisyphus: kan manahnya kehatimu, Queen-chan~ #ngegombal
Queen: maaf ya, jangan asal main gombal gembel[?], aku nggak minat sama orang tua, hahaha XD ya udah, langsung baca aja deh, tapi buat ngingetin cerita chapter sebelumnya, flashback dulu... haha :D
Previous chapter:
Suasana kuil Virgo berubah menjadi gaduh seketika. Hal itu membuat Asmita yang sedang sibuk meditasi (read: tidur) terbangun. Mereka yang sedang asyik – asyiknya menonton tak menyadari Asmita yang sudah berdiri dengan anggunnya[?] dibelakang mereka berempat. Dengan sedikit keras, Asmita berkata…
"Apa yang sedang kalian lakukan disini?"
.
.
.
Chapter 3 : Kedatangan Sisyphus
DEG. Keringat dingin membasahi wajah Manigoldo dan Kardia. Rasanya mereka ingin kabur dengan kecepatan cahaya, tapi tidak bisa karena badan mereka terasa seperti terkunci mati. Pengen juga teriak di depan mukanya Dohko dan Regulus karena mereka masih berteriak "ooh baby yeah~" dengan wajah 'mupeng' tentunya XD.
Kardia : *keringetan 1 ember* (arrghh… sial! Tamatlah riwayatku… oh, bukan riwayatku, tapi riwayat kita bersama XD)
Manigoldo : *berusaha menenangkan diri* (jiaah… tour guide ke neraka udah bangkit rupanya, tenang… tenang, Manigoldo… neraka sih, bukan masalah yang kecil, Do… kamu kan sering masuk neraka[?]) #Queen: kebanyakan dosa lu, Manigoldo =="
Dohko : *masih khyusuk nonton* ahh~ ooh yes~ noo~
Regulus : *pandangannya tak teralihkan* ooh~ ahh~ yeah baby~ *berseru sambil mengepalkan tangannya*yosh! Aku akan memegangnya benda 'itu' hari ini juga, tidak! Aku tidak ingin memegangnya, tapi aku mau meremasnya seperti itu! #Queen: wha-what…? Regulus… TTᴖTT *tepar*
Mendengar suara Dohko dan Regulus yang ribut (saking ributnya, suara filmnya aja nggak kedengeran XD).
Asmita : *senyum* Oh? Benda apa yang ingin kau pegang itu, Regulus?
Regulus : *berapi – api* benda yang dimiliki oleh para wanita, Asmita-san! Ehh? A-asmi… A… ASMITA-SAN? *noleh kebelakang + jawdropped*
Suasana menjadi hening seketika dan hanya menyisakan suara filmnya doang. Dohko yang dari tadi berdesah – desahan[?] langsung diam bagai patung yang tak bicara (ya iyalah namanya juga patung XD) waktu mendengar Regulus berkata 'Asmita'.
Dohko : … (waduh! Gawaat… Asmita, jangan cabut nyawaku donk, aku belum sempet ngelakuin 'itu' TTᴖTT)
Kardia : *mau ngakak liat ekspresinya Dohko & Regulus* (hahahaha… mangfus kalian sekarang… untungnya aku udah mandi kembang tujuh rupa[?] semalem, jadi bisa antisipasi serangannya si buta XD)
Manigoldo : *komat – kamit baca do'a* (oh Thanatos-sama yang agung, selamatkan nyawa hamba…) #Queen: lahh… sekejap langsung berkhianat kau, Manigoldo =="
Regulus : *masih jawdropped* (Asmita-san… jangan hukum aku karena telah mengganggu jam bermeditasimu )
Asmita kemudian mulai berjalan mendekati sumber suara[TV] karena ia tertarik mendengar suara desahan si Miyabi.
Asmita : *mengernyitkan dahi* suara apa itu? Kedengarannya menarik sekali… film apa yang kalian sedang tonton?
Regulus : eto… err… film bo-
Kardia : film drama!
Asmita : oh… bolehkah aku ikut menonton… maksudku, mendengarkan. Kau tahu kan kalau aku ini buta, jadi aku hanya ingin mendengarkan saja… *sambil senyum*
Regulus, Dohko, Kardia dan Manigoldo diam sejenak, sepertinya mereka butuh sedikit waktu untuk menerima Asmita masuk ke klub nonton mereka.
Kardia : *cengo denger kata – katanya Asmita* (astaga… apakah dia benar – benar serius untuk ikut menonton?)
Dohko : *jawdropped* (OMG… masa sih "the man closest to god" mau ikutan nonton bokep? Kalo dia ketahuan sama Buddha, bakalan dia yang masuk neraka XD)
Regulus : … (TIDAAAAAK… ntar kalo Asmita-san ikut nonton, sainganku buat ngeremas benda 'itu' tambah banyak donk, noooo~ eits! Tunggu dulu… Asmita-san kan buta, haha… aman posisiku…)
Manigoldo : *grinned* Tentu saja, Asmita! Dengan senang hati… (buahahaha… mangsa baru rupanya… Thanatos-sama, do'a yang tadi nggak jadi deh, buahahahaha XD)
Asmita : terima kasih, Manigoldo…
Kemudian, Asmita langsung duduk didepan TV sambil menempelkan telinga kanannya di speaker. Saat mendengar suara Miyabi yang errr… menggoda, dia langsung tersenyum lebar.
Asmita : waaahh… seperti dugaanku! Film ini benar – benar menarik dan… menegangkan!
Kardia : *natap Asmita horror* … (ternyata, dia sudah menduganya… oh Buddha-sama[?])
Manigoldo : *evil grinned* … (buahahahaha… nambah lagi deh penghuni neraka di sanctuary… buahahahahaha~) #Queen: salah satu contoh setan nyata, jangan ditiru ya ^^"
Dohko : *konsentrasi ke film + masang mupeng* oooh baby~ ahhh… sooo hot yeah~
Regulus : *makin semangat* ahh~ yeahh~ (pokonya, aku harus ngelakuin itu hari ini juga! Apapun yang terjadi…)
Sementara mereka berlima sedang menikmati film drama[baca: bokep], ayo kita lihat penderitaan Sisyphus yang sedang mondar – mandir di kuil Leo buat nyariin ponakannya yang "bokep addicted". "Argh… Regulus dimana sih? Dicariin kemana – mana kok nggak ada? Biasanya juga sering nongol disini. Di kuil Taurus juga nggak ada… mana Aldebaran ditanyain tentang Regulus malah langsung pucat gitu mukanya,". Namun, ia mendengar suara gaduh yang berasal dari kuil Virgo. "waahh… tumben rame tuh kuil, biasanya sepi seperti tak berpenghuni. Hhmm… mungkin Regulus lagi main disana kali yah… coba cek dulu ahh…". Kemudian ia berjalan menyusuri tangga, menuju kuil Virgo.
.
.
.
2 menit kemudian, Sisyphus sampai ditempat tujuan. Lalu ia melangkah memasuki ruangan kuil Virgo, berjalan menuju pusat keributan. Samar – samar ia mendengar suara desahan gadis di dalam ruangan itu. "hm, kok ada suara cewek sih? Perasaan, Asmita nggak pernah keliatan main sama cewek, kecuali Lady Athena… aneh… sepertinya ada yang tidak beres…" pikir Sisyphus. Sisyphus langsung mempercepat langkah kakinya dan sesampainya ia di tempat klub nonton berkumpul, ia langsung ternganga melihat ponakannya yang imut nan luthu[?] sedang nosebleed tingkat dewa. Ia langsung menghampiri Regulus dan mencengkram kepalanya.
Sisyphus : *masang deathglare + aura pembunuh* Regulus… kau…
Regulus : *keringat dingin* i-iya… paman… (mangfus gue!)
Setelah menyadari kedatangan Sisyphus, Manigoldo, Kardia dan Dohko langsung ambil 1000 langkah dan bersembunyi dari Sisyphus yang auranya udah kayak Hades.
Sisyphus : Kardia, Manigoldo, Dohko! Kalian jangan kabur! Kembali ke tempat duduk kalian! *masang aura pembunuh*
Manigoldo : *gulped* ba-baik… (me-menge… mengerikan…)
Kardia : *jantungan* i-iya, Sisyphus… (benar – benar menyeramkan…)
Dohko : *keringetan seember* b… ba… baik… (mudahan nggak gigit[?] ya tuhan… -,-)
Manigoldo, Kardia dan Dohko kemudian menuruti perintah Sisyphus. Mereka benar – benar jantungan tingkat dewa ngeliatin Sisyphus ngamuk – ngamuk kayak gitu. Namun tiba – tiba Asmita yang lagi belajar 'listening' nyahut… "HOY! BISA DIEM NGGAK SIH? RIBUT BANGET…! LAGI TEGANG – TEGANGNYA NI…!"
JLEB. Semuanya(kecuali Regulus) pada ngeliat Asmita. Mereka pada heran ngeliat Asmita yang nempelin telinga kanannya sambil masang ekspresi yang senyam – senyum gaje XD.
Dohko : *sweatdropped* (bisa – bisanya dia tenang seperti itu ==")
Sisyphus : *masih cengkram kepalanya Regulus* (sedekat – dekatnya dia dengan tuhan, tetep aja dia manusia ==")
Manigoldo :*natap Asmita horror* (gile… khusyuk banget nih biksu O.o)
Kardia : *sweatdropped* (nyawa diujung tanduk, masih aja ngamuk – ngamuk gara – gara bokep ==")
Suasana menegangkan tercipta karena aura pembunuh Sisyphus yang semakin meningkat. Regulus udah cenat – cenut, jantungnya mau copot pula. Kardia, Manigoldo dan Dohko cuman nunduk, mereka nggak berani natap Sisyphus yang wajahnya menjadi menyeramkan layaknya Kisame. Asmita sih, cuek bebek aja dia…
Sisyphus : Regulus… kau… *masang tatapan iblis*
Regulus : *gulped* i-iya… paman…
Sisyphus : kau benar – benar…
.
.
.
To be continued...
Sisyphus: *cengo* scriptnya kayaknya salah deh, Queen-chan... masa sih ponakanku jadi maniak bokep? takkan kumaafkan! *deathglare*
Queen: piiiisss...! Regulusnya aja nggak marah kok weeekk... berani gangguin aku lagi, bakalan aku kerjain kau, Sisyphus pus :p
Sisyphus: aku nggak takut!
Queen: ya udah! nggak peduli juga aku ma you! mana ayank ku?
Sisyphus: ayank? maks-
Queen: Regulus ku mana!
Sisyphus: aku suruh pergi dia, ntar digigit ma kau! :p
Queen: *nampolin Sisyphus pake sepatu* bisa diem nggak? ==" RnR ya ^^"
