Queen: akhirnya, update telat lagi ^^" gomen karena kelamaan nunggunya m(_ _)m mohon dimaklumi, saya sekarang punya aktivitas baru, hehe XD.
Sisyphus : ya udah, aku dah nggak sabar nih, pengen liat peranku kayak gimana :D
Queen : *siepin payung anti panah* ahh~ oke oke! enjoy! tapi sebelumnya, flashback dulu, hahay XD
Previous chapter:
Sisyphus : Regulus… kau… *masang tatapan iblis*
Regulus : *gulped* i-iya… paman…
Sisyphus : kau benar – benar…
.
.
.
Chapter 4 : Masalah?
Suasana di kuil Virgo semakin mencekam. Keringat mengucur dengan derasnya, membasahi wajah Regulus yang super imut. Jantungnya berdetak dengan cepat bagaikan lagu Metallica yang nggak ada jedanya XD. Manigoldo, Dohko dan Kardia juga merasakan hal yang sama. Mereka tak berani mengeluarkan sepatah kata pun untuk melawan sang 'leader'.
Sisyphus : kau benar – benar… sudah dewasa, Regulus! Aku bangga padamu! *sambil ngacungin jempolnya + masang senyum pepsodent*
GUBRAK…
Manigoldo : (weeks.. ternyata dia cuman mau bilang itu doang toh, astaghfirullah! ==")
Kardia : (ya ampun… kirain mau bilang apaan… ternyata cuman mau bilang gitu doang? Ngapain pake aura pembunuh segala? Grrr…)
Dohko : (apa – apaan ini? 'sudah dewasa' katanya? Jadi selama ini…?)
Asmita : *masih sibuk dengerin music[?]*
Sisyphus : sebenarnya, aku kecewa dengan kalian. Kalian sebagai gold saint seharusnya kalo ada acara kayak beginian ngajak – ngajak dong caranya… *langsung duduk bersila dibelakang mereka*
Kardia, Manigoldo: m-maaf… kami lupa mengajak sesepuh… *sambil garuk – garuk kepala yang nggak gatal* ^^"
Sisyphus : hhmm… ya ya… baiklah, aku sekarang hanya akan mengawasi kalian… *sambil manggut – manggut*
Kemudian, kembali ke acara utama. Suasana kembali menjadi 'tegang'[semuanya pada tegang karena filmnya]. Dan tiba – tiba…
Regulus : ahh~ oohh~ yeah~ waahh~ LUAR BIASA! *tiba – tiba berseru*
Sisyphus dibuat jengkel oleh Regulus karena mengganggu kenyamanannya dalam menonton. Ditambah lagi dengan kepala Asmita yang kepalanya menutupi layar TV. Manigoldo dan Kardia juga dianggap menghalangi pandangan.
Sisyphus : REGULUS! DIAM! *bentak Sisyphus* KARDIA, MANIGOLDO! KEPALA KALIAN, SANAAN DIKIT! ASMITA! KEPALAMU GESERIN DIKIT!
Kardia, Manigoldo, Regulus: … (dasar om – om cabul… taunya marah – marah aja =3=)
Asmita : *cuek, seakan telinganya sudah tuli karena kelamaan ditempel di TV* #Queen: wah… kasian Dohko, keberadaannya terasa hampa… ckckck XD
.
.
.
Kemudian disebuah taman bunga, dari kejauhan terlihat seorang wanita sedang menanam bunga. Ternyata, setelah di zoom in, orang itu dadanya rata dan dia adalah seorang laki – laki yang bernama… Albafica. Ia sedang asyik – asyiknya menanam bunga sambil bernyanyi…
Albafica : *sing* lihat kebunku~ penuh dengan bunga~ *sambil menyiram bunga*
Namun, ia tersadar bahwa alat penyiram bunganya bocor.
Albafica : wah… gawat nih! Aku harus cepat – cepat pinjam alat penyiramnya Kardia! *sambil pergi menuju kuil Scorpio*
.
.
.
Sesampainya di kuil Scorpio, ia bertemu dengan Dègel yang sedang sibuk mengoperasi kodok milik Kardia. #Queen: Kardia ternyata pembohong! Katanya yang dioperasi kalajengking, ternyata yang dioperasi sama Dègel itu kodok! [lihat chapter 1, Kardia mengatakan hewan peliharaannya kalajengking] ==".
Albafica : bolehkah aku meminjam alat penyiram bunga milik Kardia?
Dègel : oh ya, silahkan… cari sendiri… *sambil ngutak – atik e'eknya[?] kodok*
Albafica kemudian langsung membongkar semua peralatan yang ada di tempat penyimpanan.
Albafica : wah, nggak ketemu…
Dègel : coba kau tanyakan langsung ke Kardia. Kalo nggak salah, dia bilang dia mau ke kuil Cancer…
Albafica : baiklah kalo begitu, ane langsung ke-TKP aja, gan!
Dègel : oh, iya… (sejak kapan dia make logat kaskuser ==")
.
.
.
To be continued…
Queen: apakah yang akan terjadi selanjutnya? akankah Albafica terpengaruh oleh setan - setan nyata di kuil Virgo?
tunggu chapter selanjunya ye~ ^o^
Sisyphus: sial! aku kira, peranku disana jadi pahlawan gitu, tau - taunya...
Queen: biasanya, aku cocokin dulu peran n tampangnya, kalo tampang - tampangnya Sisyphus-san sih cocoknya emang jadi om - o- oops! hampir aja, ^^ baiklah, chapter selanjunya akan saya usahakan diupdate secepatnya, jaa~
