Queen: fufufu~ akhirnya update juga...
Sisyphus: ... *ngambek*
Queen: kenapa you, Phus pus? mau ikan? *nyodorin ikan*
Sisyphus: NGGAK! emang aku kayak Regulus apa?
Queen: ahh... kirain ponakan & paman sama - sama suka ikan hihihi XD
Sisyphus: =="
Queen: langsung aja, happy reading!

Previous chapter:

Albafica : wah, nggak ketemu…

Dègel : coba kau tanyakan langsung ke Kardia. Kalo nggak salah, dia bilang dia mau ke kuil Cancer…

Albafica : baiklah kalo begitu, ane langsung ke-TKP aja, gan!

Dègel : oh, iya…

.

.

.

Chapter 5: La Ùltima


Tap tap tap. Albafica melangkah dengan anggunnya menuju kuil Cancer. Tetapi, saat ia berada kira – kira 3 meter dari kuil Virgo, ia mendengar suara berisik yang berasal dari Virgo. saking penasarannya ia kemudian melangkah masuk kedalamm kuil Virgo. "Perasaan, kuil Virgo dari zaman baheula sampe sekarang, sepi… kok tumben ada suara ribut – ribut?" pikir Albafica. Ia pun melangkah perlahan – lahan tapi pasti bagaikan maling yang hendak mencuri[?]. setibanya di tempat para gold saint mesum…

Kardia : nahh… ini adegan paling seru…!

All : *terdiam dengan khusyuk bagaikan orang yang sedang bersemedi*

Albafica : hei, apa yang sedang kalian lakukan?

Semua gold saint cabul seketika mengalihkan pandangannya ke suara misterius tersebut. mereka serempak bilang "wah, ada korban lagi nih… heuheuheu~" dalam hati XD.

Manigoldo : *evil grinned* err… kami sedang menonton pertunjukan seni. Apakah kau mau bergabung?

Albafica kemudian memperhatikan tontonan para gold saint. Karena tidak pernah dekat dengan manusia, terutama cewek… dia merasa bingung dengan adegan di film tersebut.

Albafica : eh, ini…? *sambil mengerutkan alisnya dan ia pun mendekatkan wajahnya ke arah TV*

Dohko : sudah… tonton saja…

Manigoldo :*bisik ke Kardia* kena dehh…

Kardia : *cekikikan* kikikikukiukheuheuhkoka~ #Queen: cekikikan yang aneh =3=

Semakin lama albafca menatap film tersebut, semakin lama wajahnya berubah menjadi merah. Ternyata, nalurinya yang selama ini terpendam akhirnya bangkit. Tiba – tiba… BHUAAAAAKK… Albafica terpental sambil mengeluarkan mimisan dari hidungnya. Para gold saint pun kocar – kacir dibuatnya…

All : HUAAAA…! KAAABUUUURR…

Kardia : AAAAAAAAAARRRRGGGGGHHHHH….!

Dohko : KYAAAAAAA~

Regulus : OEEEKK… OEEEKKK… OEEEEKK… #Queen: suara nangis bayi ato lagi (maaf) e'ek tuh? XD

Sisyphus : HUAAAAANJRIIIIIIIITTT…!

Asmita : ? =="

Albafica pun bangun dan dia melihat Asmita yang sudah tergeletak di depan TV karena terkena darah Albafica yang beracun. Maklum nggak sempet kabur, karena keasyikan tempelin kupingnya di TV XD.

Albafica : ah! Asmita! Kau tidak apa – apa? *sambil berusaha menyadarkan Asmita*

Kemudian, Albafica tanpa sengaja menoleh ke arah TV dan ia pun kembali mengeluarkan darah dari hidungnya (mimisan). Dan akhirnya Albafica pun pingsan karena kekurangan darah. Sisyphus dan Regulus yang sedang bersembunyi lalu menghampiri dua gold saint yang sudah K.O. tersebut. Kardia dan Manigoldo yang sedang berusaha membersihkan percikan darah di cloth mereka pun akhirnya pink sun alias pingsan XD. Tiba – tiba, Dègel pun datang karena ia merasa terganggu oleh suara yang sangat berisik yang berasal dari kuil Virgo.

Dègel : Astaga… apa – apaan ini? *kaget melihat Albafica dan Asmita yang tergeletak*

Kemudian, ia pun melihat ke arah Televisi yang masih menyala. "Acara apa ini?" dan… "AURORA EXECUTION!" ia pun menghantam TV itu dengan jurus andalannya. "Sebenarnya apa yang terjadi disini?"

Sisyphus : *hanya terdiam dan bilang* itu itu anu anu…

Regulus : *terdiam dan membisu* #eeaa

Dohko : *tiba – tiba nongol* GAWAAT… GAWAAAT! Kardia dan Manigoldo pingsan! Aku butuh bantuan kalian!

Sisyphus : biar aku dan Regulus yang menangani Asmita dan Albafica. Kalian berdua cepat tolong Kardia dan Manigoldo.

Tanpa basa – basi, Dohko dan Dègel langsung ke-TKP. Kemudian, mereka pun membawa empat orang korban ke Pope Sage. Karena hanya dia yang bisa mengatasi racun dari Albafica.

.

.

.

3 hari kemudian…

Para gold saint dikumpulkan di ruangan Pope Sage.

Pope Sage : Apakah kalian tahu kenapa kalian dikumpulkan disini?

Para gold saint pun terdiam tanpa mengeluarkan sepatah kata pun.

Pope Sage : aku telah mendengar semuanya dari Al… *sambil menoleh ke arah Aldebaran*

Aldebaran : (waduh gawat! Jangan sebut namaku! Jangan sebut namaku! Ya Allah… tolongin Ba'im ya Allah… ehh, salah… maksudnya, tolongin Aldebaran ya Allah…) *sambil berdadah ria ke arah Pope*

Sontak, para gold saint yang terlibat dalam kasus nonton bareng pun menoleh ke arah Aldebaran dengan deathglare.

Pope Sage : eh ehm… *ngeluarin batuk bohongan XD* Aku kecewa pada kalian… kalian sebagai gold saint seharusnya bisa menjadi contoh yang baik bagi para saint yang lain. Terutama, kau Sisyphus…

Sisyphus : maafkan aku, Pope-sama… aku disini dipaksa sama Regulus dkk…! *sambil nujuk ke Regulus*

Regulus : APAA? Kau sendiri kan yang tiba – tiba datang dan tanpa diundang…

Manigoldo : sudah sudah! Jangan saling menyalahkan…

Regulus & Sisyphus: DIAM KAU!

Seketika, para gold saint pun ribut dan saling menyalahkan. Pope Sage yang kehilangan kesabarannya pun berkata "KALIAN SEMUA, DIAM!" semua gold saint pun terdiam. Ruangan kembali sunyi.

Pope sage : kalian tidak perlu saling menyalahkan. Sebenarnya, akulah yang salah… aku tidak mampu membimbing kalian ke arah yang benar… *sambil menitikkan air mata* MAAFKAN AKU!

Para gold saint pun terharu mendengar kata – kata Pope Sage.

Sisyphus : tidak! Aku sebagai pemimpin para gold saint-lah yang harus bertanggung jawab atas semua ini… jadi, maafkanlah para gold saint yang lain… *sambil membungkuk*

Pope Sage : aku tidak akan akan menghukum kalian. Aku hanya memberi peringatan kepada kalian. Kalau bisa, jangan sampai kejadian memalukan itu terulang kembali menyebar dan di dengar oleh Lady Athena. Kalian tahu sendiri kan, apa yang akan terjadi bila Athena-sama mendengar ini…

Tiba – tiba… awan gelap muncul dan suara petir menggelegar. Dan para gold saint pun merasakan kengerian dari Athena, sambil menelan ludah mereka sendiri *gulp*. Kompak, para gold saint berkata "Kami mengerti, Pope-sama!".

Pope Sage : baiklah… aku akan menyita film sesat ini… sekarang, kalian boleh bubar…

Akhirnya, para gold saint pun meninggalkan ruangan tersebut. dan kemudian, Pope Sage pun melangkah menuju ke kamarnya. Ia pun membuka pintu kamarnya, dan ternyata… dindingnya kamarnya penuh dengan gambar porno dan lemarinya dihiasi dengan setumpuk film – film bokep. Ia pun berkata " huahahahaha… akhirnya, dapet juga nih yang baru! Sekarang, koleksi film Miyabi ku sudah lengkap! Waktunya good time~"

.

.

.

~FIN~


Queen: selesai juga! Horray! hikmah yang bisa kita ambil dari fic ini, "buah jatuh tidak jauh dari pohonnya... kalau matang ya diambil, kalo busuk biarin aja.."
Sisyphus: itu sih bukan hikmah namanya =="
Queen: terserah donk, weeek :p
Regulus: *tiba - tiba nongol* kok aku dibilang cabul, mesum, apalah… aku NGGAK TERIMA!
Queen: lah... ini kan cuma ske - na - ri - o! ngerti?
Regulus: NGGAK!
Queen: *nendang Regulus ke langit* PERGI KAU KE NERAKA!
Regulus: TIDAAAAAAAAAK...! *cling*
All: *sweatdrop*
Dègel: peranku paling bagus, Dègel emang orang yang selalu... ke - ren!
All: *nampolin Dègel pake tomat* huuu...
Queen: sampai jumpa di fic selanjutnya, ya... RnR yo~ ^^