Disclaimer: bukan punya saya kecuali cerita ini

lupa kasih tau ini
Sora:17 tahun tingginya 174 cm .berhubung saya gak tau tingginya jadi saya pake tinggi badan saya aja
Kairi:16 tahun tingginya 170 cm .kalo Kairi tinggi badannya diambil dari temen saya

sekarang summary-nya dah diganti soalnya kurang menarik perhatian, judulnya juga dan hasilnya pun begini (bahasa Latin karna lagi ngetren di otak saya)

dan oh ya, bagi yang pernah bikin fict lemon, kasih tau tata caranya boleh? bukan bermaksud ngeres tapi berhubung punya foto yang bagus sayang kalo gak di pake paling pake bahasa inggris biar gak terlalu


Amor Numquam Mori

Sebelumnya di Amor Numquam Mori:

Sora dan Kairi pergi ke Super Market terdekat lalu ada perampok "BANG"

"GYAAAA!" Kairi berteriak ketakutan, lalu sang perampok pun menembak Kairi tepat di perut,

"BANG"

Kairi mulai tak sadarkan diri barulah ambulans datang

(gak pinter bikin flashback jadi mohon di maklumin)


Lux emergit de tenebris

Saat dalam perjalanan menuju rumah sakit, dia menelpon kedua orang tua Kairi. Sesampainya di rumah sakit, Kairi langsung dibawa ke UGD, Sora tidak diperbolehkan ikut dan diminta untuk menunggu diluar, akhirnya Sora hanya menunggu dan menunggu, air matanya terus mengalir, dia masih terpukul tentang apa yang sedang terjadi, kedua Orangtua Kairi yaitu Serah dan Noel tiba dirumah sakit dengan panik,wajah mereka terlihat seperti 'semoga tidak terjadi apa-apa yang mengancam nyawanya', Sora menjelaskannya semuanya sambil menangis, Serah yang mendengar itu langsung menangis dan terjatuh lemas, Noel juga mulai menangis dan memeluk istrinya

"Maafkan aku, aku tak bisa melindunginya, maafkan aku ini semua salahku" Sora berkata kepada kedua orang tua Kairi, dia selalu menyalahkan dirinya sendiri, hingga akhirnya semua sudah mulai tenang, mereka duduk dan menunggu hasil dari Dokter

"Maafkan aku bu, ini semua salahku" kata Sora pada Serah, hubungan Sora dan kedua Orangtua Kairi sangat dekat, sehingga Sora sudah biasa saling memanggil mereka Ibu dan Ayah

"Jangan begitu nak, kumohon berhentilah menyalahkan dirimu sendiri!" kata Serah sambil mengelus pipi Sora, lalu akhirnya dokter pun keluar, wajahnya terlihat sedih lalu...

"Apakah anda orangtua wanita ini?" kata dokter

"iya dok, saya ayahnya, jadi apakah dia baik-baik saja?" tanya Noel

dokter mendesah lalu memegang pundak Noel 'uh-oh pertanda buruk' batin Sora

"dia koma"

*jegerr* itulah gambaran tentang rasa yang dirasakan mereka bertiga

"k-k-koma?"

bersambung


maaf yang ini pendek banget soalnya yang muncul malah ide lain

balasan review:

LunarMetacore: Eh... makasih kak,(wow apa bener itu mengharukan? well bagus deh kalo begitu)

the rest, i already reply them with pm

semoga para reader suka jika berkenan tolong review