Tittle : HOPE

Warning : Yaoi, M-Preg, Typos, OOC, Alur tak menentu.

Rating : PG 17/ #Chapter 2

Cast : Cho Kyuhyun, Shim Changmin, Choi Siwon, Ki Bum, Dll

Genre : Tragedy, Drama, Angst

Author : Ichie1004

Disclaimer : Cast milik mereka sendiri.

A/N : Saya masih Newbie, jadi jika banyak kesalahan FF dibawah saya mohon maaf. ^_^

DON'T LIKE DON'T READ :)

HAPPY READING.

Summary : Jika memang hidupku ditakdirkan untuk seperti ini perlukah aku untuk menjalaninya ? apa harapan baik memang bukan ditakdirkan unntukku.

~.~

Kyuhyun masih menatap changmin dengan intens. Lalu berjalan mendekat pada changmin.

"Kau seorang penguntit ?"

Changmin yang mendengar itu sedikit tertegun dengan ucapan Kyuhyun. Dia terdiam menatap manik coklat Kyuhyun. Kyuhyun tersenyum kembali lalu pergi meninggalkan café itu. Changmin masih terdiam lalu melepaskan appronnya dan meninggalkan café milik hyung-nya. Dia terus berlari mengejar Kyuhyun. Entah apa yang telah Kyuhyun lakukan tapi sekarang Changmin sudah terlalu terhipnotis manik mata itu milik seorang Kyuhyun.

Changmin terus berlari dan menemukan orang yang dicarinya. Tepat seperti pemikiran Changmin, taman yang selalu didatangi Kyuhyun setiap malam dan dia selalu duduk di bangku panjang berwarna biru laut didepan sebuah air mancur dan disebelah kirinya adalah mawar putih kesukaan pria itu. Kyuhyun ya bahkan tempat favorit Kyuhyun pun Changmin tau. Changmin menuju tempat Kyuhyun duduk, lalu duduk tepat disebelah Kyuhyun. Kyuhyun menatap Changmin dengan ekspresi kaget sedetik kemudian ekspresi itu berubah menjadi sebuah senyum lembut.

"Kau memang penguntit professional Changmin-ssi" Changmin menatap lembut Kyuhyun lalu mengalihkan pandangannya karena dia merasa hatinya mulai memanas menahan gejolak aneh di dadanya.

"Mworrago.. ?" Tanya Kyuhyun.

"Ani, aku boleh bertanya sesuatu ?"

"Mwoyya ?" Kyuhyun menatap Changmin bingung.

"Kenapa taman ini yang kau jadikan tempat keluh kesah" Tanya Changmin sambil berusaha menatap Kyuhyun.

"Taman ini.. Mungkin karena cuma taman ini yang mau menerima tetesan air mataku" Kyuhyun tersenyum sambil memandang air mancur yang ada di depannya. Lalu menyandarkan tubuhnya di kursi itu.

"Cuma taman ini satu-satunya yang memberikanku sedikit harapan untuk hidup hari ini, memberikan kepercayaan jika memang dunia ini adil, dan membuatku percaya bahwa didunia ini masih ada sebuah kehidupan yang indah yang bisa kujalani.."

Changmin terdiam mendengar kata-kata Kyuhyun. Tiba-tiba Kyuhyun bangkit dari duduknya.

"Ya, Changmin-ssi satu pertanyaan saja ya aku harus segera pulang sebelum suamiku pulang"

"Tapi.. Tapi..Arraseo.. !"

"Ne, anyeong sampai ketemu lagi.." Kyuhyun melambaikan tangan dan senyumnya pada Changmin. Changmin membalas lambaian itu dan ikut tersenyum walaupun terpaksa.

Kyuhyun berjalan meninggalkan Changmin yang masih bertahan di taman itu. Taman yang bisa memberikan sebuah harapan untuk seseorang walaupun sedikit.

"Sekarang aku yang akan menjadi pengganti taman ini untukmu,Kyu .." Changmin berdiri dan baranjak pergi meninggalkan kesunyian di taman itu.

~.~

Seoul, 18 September 2011 08.00pm

"Changmin-ah ..!" teriak seorang namja dari dalam sebuah Café saat melihat changmin melawati Café itu.

"Bummie-ah ..!sedang apa kau disini ? " Pria yang dipanggil "Bummie" itu tersenyum pada Changmin.

"Kajja !" Changmin ditarik paksa oleh Bummie atau yang bernama asli Kim Ki Bum memasuki Café yang tadi sempat menjadi tempat santainya.

"Kau ingin makan apa ? akan ku pesankan" Ki bum tersenyum pada Changmin.

"Ani, aku sedang tidak ingin memakan apapun !"

Ki Bum mendengus sebal. Changmin mengamati sekeliling Café yang hari ini terlihat penuh.

"Apa yang kau lihat ?" Tanya Kibum sambil menggoyangkan tangannya di depan muka Changmin.

"Ani, Gwenchana !"

DRETTT..DRETTT ..

"Yoboseyo .." Sahut Ki Bum setelah menggangkat handphonenya.

"Ne, Arraseo aku akan segera pulang .." Ki Bum mengakhiri panggilannya dengan muka muram.

"Changmin-ah aku harus pulang ada yang harus kulakukan dirumah ..!"

"Mwo ! Tapi kau yang membawaku masuk ke Café ini.."

"Ne mianhae, umma sedang membutuhkan aku sekarang !"

"Arraseo pergilah, gwenchana !" Changmin memberikan sebuah senyum pada Ki Bum.

"Ne anyeong, Changmin-ah"

Ki Bum pergi meninggalkan Changmin sendiri di Café itu. Dia terlihat kecewa karena harus meninggalkan Changmin sendirian di Café itu. Sedangkan Changmin kini masih duduk manis ditempat yang sama sendirian dengan hanya di temani dengan segelas orange juice. Changmin menenggelamkan kepalanya diantara kedua tangannya. Dia bingung dengan perasaannya dan membuat sedikit lelah dan mungkin hanya tidur yang akan memberikan ruang untuk membuatnya lebih nyaman. Pelan-pelan dia mulai memasuki alam tidurnya sebelum sebuah suara membangunkannya.

"Selamat malam Para pengunjung hari ini adalah hari special yaitu hari ulang tahun Café kami Café bbaishitta"

"…"

Changmin mengangkat kepalanya melihat seorang dengan baju pelayan sedang menyapa seluruh pengunjung Café hari itu. Changmin terlihat malas menanggapinya hari ini sungguh terlalu lelah untuknya.

"Karena hari ini adalah hari yang special kami akan menghibur anda semua dengan sebuah pertunjukkan musik yang akan dibawakan oleh seorang namja tampan yang bernama Cho Kyuhyun"

"…"

"Mwoo ..!" Changmin langsung menegakkan tubuhnya mendengar sebuah nama yang tampak tak asing baginya.

"Ya kita sambut Cho Kyuhyun ..!"

Pelayan tadi beranjak dengan diikuti seorang namja tampan menuju stage kecil didepan meja kasir pria dengan kemeja berwarna biru laut dan dipadukan dengan celana jeans berwarna hitam membuat semua pengunjung terkesima dengan ketampanannya. Termasuk Changmin yang masih tak percaya dengan apa yang dilihat didepannya. Cho Kyuhyun sekarang sedang ada di hadapannya untuk menyanyikan sebuah lagu.

"Anyeonghaseo, Cho Kyuhyun imnida bangapsumnida..!"

Kyuhyun mengangkat gitar yang sudah disediakan ke pangkuannya. Dia memulai lagu dengan sebuah intro yang terkesan sangat lembut ditelinga.

Neul baraman boneyo
Haruga jinagago tto haruga jinado
Geudae sumsori geudae useumsori
Ajikdo nareul heundeuljyo

Tto nunmuri heureujyo
Apeun naemam moreunche geudaen utgo inneyo
Babo gateun na cheoreopneun motnan nareul
Hanbeonjjeum geudae dorabwa jul su eopneunji

Algo itjyo nae baraemdeureul
Geudaeegen amureon euimieoptan geol

Nayeosseumyeon geudae saranghaneun saram
Nayeosseumyeon sueopshi manheun nareul na gidohaewatjyo
Hureureun namucheoreom mareopshi bitnan byeolcheoreom
Tto baraman bogoinneun nareul geudaen algo innayo

Neul na oneulkkajiman
Honja yeonseubhaewatteon sarangeui gobaekdeuldo
Seulpeun dwitmoseub geujeo oneulkkajiman
Ireon naemameul moreunche sara galtejyo

Kidarimi ijhyeojimboda
Swibdaneungeol seulpeuge jal algo itjyo

Nayeosseumyeon geudae saranghaneun saram
Nayeosseumyeon suepshi manheun nareul na gidohaewatjyo
Hureureun namucheoreom mareopshi bitnan byeolcheoreom
Tto baraman bogoinneun nareul geudaen algo innayo

Mudgoshipjyo geudaen jal jinaeneun gayo
Hamkkehaneun geu sarami geudaeege jal haejunayo
Babogateun geokjeongdo bujileoptangeol aljiman
Nunmureopshi kkokhanbeoneun malhago shipeotjyo
Saranghandago…

Kyuhyun membuka matanya yang terpejam saat menghayati lagu yang dia nyanyikan. Seluruh pengunjung café itu berdiri dan memberikan applause yang sangat meriah pada kyuhyun. Kyuhyun tersenyum lalu berjalan meninggalkan stage yang disediakan. Changmin pun ikut tersenyum prihatin pada Kyuhyun.

"Lagu ini membuatku tau sesakit apa hatimu sekarang, Kyu !"

Changmin meninggalkan café itu. Dia berjalan menuju apartemennya.

~.~

Seoul, 20 September 2011 07.00 am

Jaejoong masih sibuk dengan sebuah Ramyeon yang sedang dimasaknya. Sedangkan Heechul sibuk dengan cermin dan peralatan riasnya. Pagi ini tampaknya ketiga kakak-beradik ini sedang dalam mood yang baik. Termasuk Changmin dirinya kini sedang duduk manis menghabiskan sebuah pudding vanilla yang dimasakan Jaejoong tadi malam.

"Minnie,selama dua hari ini kulihat kau tidak pernah pulang malam lagi ? Waeyo, apa kau sudah menyerah akan Kyuhyun?"

Heechul memandang aneh pada Changmin yang tampak seperti bukan Changmin 5 bulan belakangan ini yang selalu pergi malam untuk mengikuti lebih tepatnya menguntiit pria bernama Kyuhyun.

"Ania ! nyam..nyam aku seorang Changmin tidak mungkin menyerah nyam..nyamm, Hyung ..!"

"Apa sih kelebihan Cho Kyuhyunmu itu sampai kau berbuat sejauh ini ?"

"Akupun tak tau,Jaejoong hyung ! tapi aku terlanjur terhipnotis oleh kesempurnaan yang dia miliki" Jaejoong menggangukan kepalanya mencoba ikut dalam pemikiran Changmin tentang Kyuhyun.

"Tapi kau tak boleh menggangu rumah tangga orang lain,Minnie-ah.. !"

"Mereka itu hanya terpaksa menikah, Chullie Hyung ! dan laki-laki brengsek seperti seorang Choi Siwon itu tak pantas untuk Kyuhyun.."

"Lalu apa yang kau ingin lakukan, hah ?"

Tanya Jaejoong. Dia bingung harus membenarkan sikap Changmin ini atau menyalahkannya. Di sisi lain dia juga tau bahwa Siwon bukan pria baik tapi disisi lain bagaimanapun Siwon tetap saja suami dari Kyuhyun kan.

"Mollayyo, jika aku orang jahat mungkin akau akan membunuh Choi Siwon dan merebut paksa Kyuhyun dari tangannya tapi jika aku orang baik aku akan membuat seorang Choi Siwon menyesal telah membuat Kyuhyun menjadi seperti sekarang ..!"

"Dan sekarang kau berada dimana, Jahat atau Baik ?"

Tanya Heechul memandang Changmin. Changmin tersenyum ketir.

"Jahat atau Baik, aku membiarkan waktu yang menjawab ..!"

Jaejoong dan Heechul saling memandang satu sama lain. Lalu memandang Changmin yang kembali melanjutkan aktivitasnya memakan Pudding Vanillanya.

~.~

Seoul, 20 September 2011 08.00 am

KYUHYUN POV

Aku membawa secangkir minuman pekat berwarna hitam menuju ruang tamu. Dia sedang duduk sambil membaca koran paginya. Wah, sungguh dia sangat tampan andaikan aku bisa menyentuh lembut wajah itu. Aku masih terus berjalan menujunya menuju suamiku Choi Siwon dengan sebuah senyum indah. Aku menaruh secangkir minuman itu di depannya. Dia tidak merespon apa-apa aku lalu berdiri untuk pergi.

"Chamkka ..!"

Siwon memotong langkahku dengan sebuah kata berkonotasi datar padaku.

"Tidak usah membuatkan kopi untukku lagi,aku bisa membuatnya sendiri, dan .."

"Tidak usah melihatkan wajahmu itu didepanku lagi, arra"

Aku cukup terkejut dengan kata-kata itu walaupun menyakitkan namun suara Siwon, suara itu adalah suara terlembut yang pernah dia ucapkan padaku tidak ada kata kasar,tidak ada penghinaan, tidak ada cacian. Yah, walaupun tetap menyakitkan paling tidak pagi ini aku tak mengeluarkan air mata lagi. Aku melihat Siwon meninggalkan tempatnya favoritnya setiap pagi berlalu menuju mobilnya untuk kembali ke aktivitasnya bekerja.

"Gomawo, woonie-ah ..!" Aku tersenyum saat melihat mobil itu menjauh dari halaman parkir rumahku dan Siwon.

KYUHYUN POV END

~.~

AUTHOR POV

Kini Ki Bum dan Changmin sedang berjalan-jalan santai setelah pulang kuliah. Mereka asyik dengan candaan yang keluar dari satu sama lain. Ki Bum tampak sangat senang jauh didalam lubuk hatinya ada rasa yang lebih istimewa untuk . Ki Bum memang mencintai Changmin semenjak dia bertemu dengan sangat tidak sengaja di Café Bbaisitta saat dia dalam masa keterpurukannnya 5 bulan lalu. Changmin adalah orang yang menguatkannya. Ingin sekali menyatakan cintanya namun semuanya terlambat saat Changmin bilang bahwa dia sedang mencintai orang lain 4 bulan yang lalu. Walaupun Ki Bum tidak tahu siapa orangnya namun yang Ki Bum tahu bahwa orang yang telah merebut hati Changmin adalah seorang Namja.

Changmin sedanga asyik melihat-lihat sekelilingnya namun tiba-tiba matanya terfokus pada seseorang. Seseorang yang sangat dikenalnya Kyuhyun. Changmin lalu tersenyum lebar.

"Bummie-ah ?"

Changmin menyenggol lengan Ki Bum dan membuat Ki Bum sadar dari Lamunannya.

"Waeyo, Minnie-ah ?"

"Kau mau tau pria yang pernah kuceritakan itu tidak pria yang sudah membuatku jatuh cinta .."

Ki Bum membulatkan matanya menatap Changmin. Rasa ingin tahu Ki Bum membuatnya menggangukan kepalanya. Jari changmin lalu menunjuk seseorang yang ada di arah jam 2. Mata Ki Bum mengikuti kearah yang ditunjukkan Changmin yang menunjuk seorang pria berkulit putih pucat yang sedang ada didepan Toko baju anak-anak.

"Namanya itu Ch– .."

"Cho Kyuhyun .." Changmin membulatkan matanya.

"Kau Mengenalnya ?"

To Be Continued

~.~

CHAPTER 2 UPDATE ^_^

Anyeong readers, gomawoyo untuk yang review berapapun yang meriview FF saya ini saya benar-benar mengucapkan terima kasih.^_^
Saya tau FF ini memang banyak kekurangannya karena saya memang masih Newbie. Jadi mohon bantuannya yya. Dan jika kalian ingin tau lagu yang di chapter 2 ini adalah lagu Kyuhyun yang berjudul If It Was Me.

Jika berkenan dan tidak merepotkan readers yang membaca FF ichie harap readers mau meninggalkan jejaknya ..

GOMAWO #TebarKyuhyun