Title : Trouble Love

Part : 1/?

Cast : Eunhyuk(19 tahun), Donghae(24 tahubn), Kyuhyun(23 tahun), SungMin(24 tahun), dan nyusul XD
Rated : T
Genre : Romance, Comedy, Family.

Author : KHaHee aka (Kartika2412 #in twitter)

Warning: Yaoi, Shonen-ai, Boys Love, BoyXBoy, Typo(s) bertebaran, Gaje, Alur membosankan, OOC besar-besaran.

Warning: FF ini mugkin akan membosankan, karna Kha yang bikin juga merasa bosan dan bingung, miskipun sebenarnya jalan crita semua sudah tersusun. Sebagian cast akan dibuat OOC besar-besaran, dan bila tidak menyukainya diharap jangan membaca. Dan jangan ketipu dengan summary #plak

Summary: Pertemuan dan perpisahan bukankah suatu partikel yang saling tarik menarik dan saling berhubungan dan tidak akan pernah putus!

Don't Like Don't Read !

\(^_^\)\(^_^)/(/^_^)/

Seorang namja cantik dengan senyum yang lebar sehingga menampilkan gummy-smilenya yang dapat memikat namja maupun yeoja, berjalan dengan riang ketika melihat gedung yang ditujunya sudah terlihat di depan matanya. Terik matahari tidak menyurutkan semangatnya. Dia berjalan atau berlari kecil lebih tepatnya ketika sudah menginjakkan kaki di halaman gedung perkantoran tersebut. Di tangannya terdapat kotak bekal berwarna hijau yang dipeluknya ketika berlari, menjaganya agar isinya tidak berantakkan.

"Siang Eunhyuk-ssi," sapa scurity menyambut namja cantik tersebut, sedangkan yang disapa, balas tersenyum lebar.

"Siang juga ahjussi."

"Siang Eunhyuk-ssi!"

"Siang Eunhyukkie!"

"Bagaimana kuliahmu hari ini? Menyenangkan," begitulah kurang lebih sapaan hampir seluruh isi kantor tersebut terhadap namja manis bernama lengkap Lee HyukJae atau yang sering dipanggil Eunhyuk itu.

Well, setiap ada yang 'disukai' tentu saja ada yang 'tidak disukai'.

Yapss, beberapa dari mereka sejujurnya tidak menyukai Eunhyuk, tapi sebagian ada yang berpura-pura menyukai Eunhyuk agar mereka tidak mendapat ancaman dari direktur tempat mereka bekerja, Cho Kyuhyun yang merupakan namja chingu Eunhyuk. Tapi ada pula yang secara terang-terangan tidak menyukai Eunhyuk.

Eunhyuk sudah berganti dengan seragam Office Boy yang biasa digunakannya, dia melihat pantulan dirinya di cermin yang terletak diruang ganti karyawan teresebut. Tercetak senyum yang membuat kadar manis di wajahnya bertambah.

'Memulai dengan senyum. Fighting Lee HyukJae!' batinnya.

Eunhyuk berjalan menuju ruangan Direktur utaman dengan membawa kotak bekal yang memang sedari tadi dia siapkan untuk makan siang sang kekasih. Baru saja tangan mulusnya menyentuh gagang pintu -tanpa sempat memutarnya-, sebuah suara mengintrupsinya.

"Eunhyuk-ssi bisa kau buatkan aku Teh Hijau," pinta seorang yeoja cantik berambut pirang dengan senyum yang terpatri di wajahnya. Tapi bila kalian perhatikkan dengan seksama justru senyumna lebih tepat mengejek kearah Eunhyuk.

"Tapi, aku ingin memberikan ini du…"

"Apa mentang-mentang kau adalah kekasih Direktur Cho? Sehingga kau membantah Jessica yang jabatannya jauh di atasmu?" tanya namja manis dengan senyum yang meremehkan.

"Bukan itu maksudku, tapi…"

"Tapi apa Eunhyuk-ssi?" balas yeoja cantik yang diketahui bernama Jessica Jung itu.

"Ah, tidak. Tunggu sebentar aku akan membuatkanmu Teh Hijau," ucap Eunhyuk pasrah, dan akhirnya dia kembali ke pantry.

Terlihat senyum puas dari namja dan yeoja yang sempat beragument dengan Eunhyuk, "oppa sikapmu itu sangat keren!" puji yeoja cantik sambil bergelayut manja di tangan namja cantik itu.

Namja cantik itu balas tersenyum dan mengacak-ngacak rambut yeoja cantik yang sudah dianggapnya dongsaeng itu. Jessica mempoutkan bibirnya ketika tatanan rambut yang sudah dia susun rapih-rapih Selama berjam-jam harus rusak ditangan sahabatnya itu.

"Ya oppa! Jangan merusak rambutku," teriak Jessica.

"Maaf Sicca. Oppa terlalu senang."

"Tentu saja, membully orang kampungan itukan sangat menyenangkan bukan?"

Muncul seringaian kecil di wajah namja cantik itu, "tentu saja menyenangkan. Dan aku sangat membenci orang yang merebut hak milikku," ucapnya, dan entah mengapa tersirat kebencian dari matanya.

"Oppa harus berjuang merebut Direktur Cho dari tangan namja kampungan itu," ujar Jessica memberi semangat.

"Tentu saja. Aku Lee Sungmin tidak akan menyerah dari namja kapungan itu. Jika aku yang lebih dulu mengenal Direktur Cho, aku jamin Direktur Cho akan menjadi milikku sekarang," ucap namja cantik bernama Sungmin dengan paercaya diri.

:::HaeHyukKyu::

Eunhyuk membawa nampan berisikan Teh Hijau yang dipesan Jessica tersebut. Disamping nampannya tetap tersedia kotak bekal tersebut. Sungmin yang melihat kedatangan Eunhyuk menatap tidak suka kearah Eunhyuk. Mata Sungmin menatap kotak bekal yang sedari tadi Eunhyuk bawa, perlahan tersungging seringaian di wajahnya yang cantik.

"Kau membuatku takut oppa," decak Jessica yang melihat seringaian Sungmin.

"Kau akan melihat pertunjukan gratis hari ini," balas Sungmin.

Ketika Eunhyuk hampir sampai dimeja Jessica, tiba-tiba sebuah kaki yang dengan sengaja diulurka. Dan hasilnya Eunhyuk jatuh dengan tidak elitnya. Sebelum jatuh Eunhyuk sempat menarik kertas-kertas yang ada di meja Jessica, sehingga kertas tersebut jatuh berceceran dan kotor karna terkena tumpahan tehnya.

Seluruh penghuni yang melihat kejadiaan tersebut tertawa melihat adegan yang menurutnya lucu itu. Tapi tidak dengan pelakunya, dia menundukkan kepalanya menyembunyikan matanya yang mulia berkaca-kaca ingin menangis karna malu.

"YA! APA YANG KAU LAKUKAN HAH?" sontak semua mengecilkan volume tertawa mereka ketika mendengar makian yang keluar dari Sungmin itu. Namun mereka tetap terkikik melihat Eunhyuk yang masih terduduk di lantai itu.

"Maaf aku tidak sengaja, aku akan membuat Teh yang baru," ucap Eunhyuk menahan air matanya agar tak keluar.

"Bukan itu bodoh, apa kau tidak mengerti? Kertas yang kau kotori itu laporan tahunan milik Sungmin oppa yang harus segera di serahkan kepada Direktur Cho!" sambung Jessica.

"Aku aku.." ucap Eunhyuk gugup.

"Bukankah ini masih waktu kerja. Kenapa disini sangat ribut?" terdengar sebuah suara bas dan membuat ruangan itu hening seketika.

Cho Kyuhyun, seorang Direktur muda yang terkenal sangat disiplin membuat semua karyawan tunduk dihadapannya dan tidak berani berkata-kata atau melawan perintahnya. Mata Kyuhyun melirik namja manis yang terduduk di lantai dengan wajah menunduk, dan dia yakini namja itu sedang terisak kecil. Kyuhyun hanya bisa membuang nafas berat lalu berjalan menghampiri namja manis itu. Kyuhyun mengelus kepala namja manis itu.

"Kau tak apa?" tanya Kyuhyun lembut, dan hanya dibalas dengan anggukkan kecil dari Eunhyuk.

Sungmin mendengus kesal melihat pemandangan yang membuatnya muak itu. Sungmin menarik nafas dalam, kemudian dia tersenyum manis kearah Eunhyuk dan ikut terjongkok men-sejajarkan posisinya dengan Eunhyuk.

"Kau tak apa Eunhyuk-ssi?" tanyanya dengan senyum manis.

"I… iya, Maafkan aku Sungmin-ssi karna merusak laporanmu!" ucap Eunhyuk dengan menundukkan kepalanya.

"Tidak masalah, aku bisa mencetak ulang. Kau pikir aku orang bodoh yang tidak menyimpan data-data penting seperti ini," ujar Sungmin dengan menekankan kata 'bodoh'.

"Kau ikut aku," ucap Kyuhyun sambil menarik tangan Eunhyuk, Eunhyuk berdiri dan mengikuti Kyuhyun dan tidak lupa membawa kotak bekalnya.

Sungmin menatap mereka berdua masih denga senyum manis di bibirnya, ketika sosok mereka berdua hilang dibalik pintu ruangan yang bertuliskan Direktur Cho, senyumnya pudar dan tergantikkan dengan tatapan kesalnya.

'Dari aku kecil aku selalu kehilangan hal-hal yang aku inginkan. Mulai sekarang aku bukan Sungmin yang dulu lagi. Aku Lee Sungmin yang akan mendapatkan yang aku inginkan' batin Sungmin.

:::HaeHyukKyu::

Kyuhyun menuntun tangan Eunhyuk dan menyuruh Eunhyuk duduk di sofa yang terdapat diruang kerjanya.

"Kenapa kau hanya diam saja saat mereka memperlakukanmu dengan buruk?"

"Mereka mungkin menganggap kejadian itu menyenangkan," ucap Eunhyuk sembari menyeka air matanya.

"Ck, tapi kenapa kau menangis?" tanya Kyuhyun yang pasrah melihat kepolosan sang kekasih.

"Aku.. aku.. hiks, bekal yang sudah aku susun dengan cantik jadi rusak karna terjatuh tadi. Padahal aku sengaja menyiapkan ini untuk hyung," ucap Eunhyuk mulai teriak ketika mengingat bekal makanan yang sudah susah ia buat harus rusak.

Kyuhyun tersenyum melihat kekasihnya, "kemarikan kotak bekalnya!" Eunhyukpun menyerahkan kotak bekalnya tersebut.

"Masih enak, walaupun sudah tak berbentuk lagi," seru Kyuhyun ketika memakan sedikt bekal yang dibuat Eunhyuk.

"Kenap dimakan hyung? Itu sudah rusak. Nanti kalau kau sakit bagaimana?" cecar Eunhyuk

"Kau membuat ini tidak dengan racun bukan? Kecuali kau membuatnya dengan racun, akan membuatku sakit. Yang kuharapkan kau membuat ini dengaan cinta," ujar Kyuhyun tersenyum ketika melihat wajah Eunhyuk yang tersipu dengan gombalan Kyuhyun walau terlihat kaku.

"Ya hyung, kau jahat," ucap Eunhyuk menggembungkan pipinya.

"Tapi kau cinta denganku bukan?"

"Tidak," jawab Eunhyuk refreks ketika mendengar gombalan lagi dari mulut Kyuhyun.

"Jadi kau tidak mencintiku? Yasudah terserah kau saja," ucap Kyuhyun dengan nada kesalnya dan memutar kursi kerjanya membelakangi Eunhyuk.

"Bu.. bukan itu maksudku hyung. Aku hanya malu mendengar rayuanmu," ucap Eunhyuk sambil menutup wajahnya yang memerah. Kyuhyun melirik sekilas kearah Eunhyuk, tersungging senyum dibibirnya.

'Kau terlalu polos untuk menjadi orang dikota keras ini Hyukkie. Pantas mereka sering membullymu' batin Kyuhyun.

Kyuhyun membalikkan kursi kerjanya, namun tetap dengan wajah datarnya. Sepertinya uri Kyuhyun cocok menjadi pemain drama, karna dia sangat ahli menyembunyikan ekspresinya, "Lalu?" tanya Kyuhyun.

"Aku cinta hyung, aku sayang hyung," ucap Eunhyuk dengan senyum dan dan membuat bentuk love dengan tangannya.

Kyuhyun tersenyum kecil melihat tingkah kekasihnya yang terlihat seperti anak berumur 5tahun itu, "Sungguh?" tanyanya lagi dengan nada jailnya. Eunhyuk tetap mengangguk sebagai jawabannya.

"Cium aku bila kau mencintaiku," muncul seringaian kecil dari Kyuhyun yang kurang disadari Eunhyuk.

Eunhyuk berjalan dengan polosnya kearah Kyuhyun lalu mengecup pipi Kuhyun sekilas, walaupun sekilas mampu membut rona merah menyeruak di pipi putih Eunhyuk.

Kyuhyun terenyum setelah mendapatkan ciuman walau hanya dipipi dari Eunhyuk. Kyuhyun mengelus kepala Eunhyuk, sedangkan Eunhyuk menikmati sentuhan dari kekasihnya. Tanpa mereka sadari kegiatan mereka di perhatikan oleh Sungmin. Sungmin mengepal tangannya dengan kuat.

'Tunggu saatnya kau akan menjadi milikku Direktur Cho. Dan kau namja kampungan akan menikmati rasa sakitnya' batin Sungmin lalu kembali melanjutkan tugasnya, dan meletakka kembali laporan yang seharusnya diserahkan untuk atasannya itu,

_OOOoooOOO_

.Hari Sabtu, hari dimana sebagian mahasiswa liburan memilih bersantai-santai dirumah atau berjalan-jalan dengan kekasih atau teman mereka. Namun tidak dengan Eunhyuk, dia harus tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Justru hari ini jadwal kerjanya penuh dari pagi hingga sore. Jangan kalian fikir Eunhyuk pacar dari direktur tempat dia bekerja dia memanfaatkannya. Dia bukan orang licik yang suka memanfaatkan .

Eunhyuk mengendarai sepedanya dengan pelan sesekali menikmati angin musim semi yang menerpa wajahnya. Eunhyuk berhenti sejenak digerbang perkantoran tersebut.

Dari dalam gedung yang hampir seluruhnya berlapiskan kaca itu terlihat namja tampan denagan senyum khas 'evil'nya memandang kekasihnya yang sedang berbicara dengan security di dekat kantor security tersebut. Kyuhyun memandangin Eunhyuk dan tanpa sadar melupakkan rekan sekaligus sahabatnya yang sedari tadi duduk dikursinya dengan tidak elitnya, yaitu kaki di naikkan di atas meja yang bertuliskan Direktur Cho tersebut. (N/b: bayangin ruangan tempat Siwon suka diri di Skip Beat ya!)

"Berhenti tersenyum, kau membuatku ingin melemparmu dengan gelas ini," ucap namja tersebut dengan tidak sopannya.

Kyuhyun tidak mengindahkan ucapan sahabatnya tersebut, dia mengeluarkan Iphon dari kantong celananya dan mengetik beberapa digit angka yang sudah dihapalnya diluar kepala.

'Tutt Tutt Cklekk'

"Yeobseo!" sapa Eunhyuk ditelfon.

"Apa kau bekerja hanya untuk berbicara dengan penjaga keamanan tersebut," seru Kyuhyun.

Sedangkan Eunhyuk yang sedang berbincang-bincang itu kaget dengan ucapan Kyuhyun dan dia langsung menolehkan kepalanya kekanan-kiri mencari sosok Kyuhyun. Kuhyun tersenyum melihat reaksi Eunhyuk.

"Kau mencariku chagi? Aku ada di ruanganku," mendengar ucapan itu sontak Eunhyuk mendongakkan kepalanya kearah ruangan Kyuhyun dan di dapatkannya Kyuhyun yang sedang melambaikan tangannya.

Eunhyuk mematikkan sambungan telfon tersebut dan balas melambai kearah Kyuhyun. Dia mengayuh sepedanya dengan semangat ke arah parkiran sepeda itu.

"BRAKKK" karna terburu-buru Eunhyuk tidak sengaja menyenggol mobil yang terparkir sembarangan oleh pemiliknya itu. Eunhyuk meringis sakit ketika tangannya terluka. Kyuhyun yang melihat kejadiaan itu sontak melebarkan matanya dan berlari keluar dari ruangannya menuju kekasihnya tanpa memperduikkan ocehan sahabatnya.

Sahabatnya dibuat bingung oleh kelakuan Kyuhyun tersebut. Namja tersebut berjalan kearah kaca. Matanya sontak melebar ketika dilihatnya seorang namja yang dengan tidak elitnya jatuh didekat mobilnya. Matanya membulat ketika mendapatan benda asing –kotak bekal- yang berceceran di atas mobilnya.

Namja tampan tersebut berjalan tergesa-gesa kearah mobilnya itu. Ketika sudah sampai didepan mobilnya, dilihatnya Kyuhyun yang sedang membantu berdiri namja manis tersebut. Eunhyuk bersembunyi dibalik punggung kekar Kyuhyun. Namja tampan pemilik mobil itu meraba-raba mobilnya yang sudah kotor itu. Tangannya berenti di sebuah goresan yang terapat di mobilnya itu.

"Ya apa kau tidak punya mata? Lihat ini mobil keluaran terbaru yang baru kudapatkan kemarin dan kau dengan suksesnya merusak mobil ini," teriak Donghae.

"Aku minta maaf atas namanya Donghae hyung, tapi bisa kah kau tidak berteriak-teriak seperti itu? Kau membuatnya takut!" ucap Kyuhyun ketika dirasakan Eunhyuk menggenggam kuat ujung belakang kemejanya.

Alis Donghae terangkat, setahunya Kyuhyun bukan tipe oang yang akan berbaik hati dengan orang lain, "Kenapa kau membelanya? Itu bukan karaktermu Cho Kyuhyun!"

"Dia kekasihku hyung. Jadi bisa kah kau memperlakukannya dengan baik?"

"Aku tidak peduli dia kekasihmu, yang aku pedulikkan adalah keadaan mobilku," lanjut Donghae.

Eunhyuk yang merasa sudah terkumpul keberaniaannya keluar dari balik punggung Kyuhyun. Dia menarik nafas mengurangi detak jantung yang sedari tadi berolahraga itu.

"Maa… maafkan saya tuan. Saya tidak sengaja menabrak mobil anda, lagi pula tuan sendiri yang menaruh mobil sembarangan," ucap Eunhyuk. Eunhyuk yang menyadari ucapannya yang justru memperkeruh keadaan langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya.

Donghae mendelik sebal kearah Eunhyuk. Diperhatikkannya Eunhyuk dari atas sampai bawah berkali-kali sehingga tercetak seringaian kecil di wajah Donghae.

"Akan kubunuh kau berani menyentuh kekasihku," ucap Kyuhyun yang melihat gearak-gerik mencurigakan Donghae.

Donghae mendengus, "Kau cukup manis juga," ujar Donghae.

"Dan kau cukup waktu untuk kembali ke neraka," ujar Kyuhyun, Eunhyuk tersenyum mendengar ocehan kyuhyun.

'Manis bila tersenyum, lucu bila sedang ketakutan. GOD bibirnya merah merekah seperti minta dihisap, Tahan Donghae' batin Donghae.

"Aku tidak akan merebutnya darimu Direktur Cho. Tapi kau harus mengganti biyaya untuk men-cat ulangmobilku yang kau buat tergores manis," ucap Donghae melirik Eunhyuk.

'Dari mana aku punya uang sebanyak itu untuk menggantinya. Beli sepeda ini saja aku harus menyisihkan duit gajihku berbulan-bulan. Eotteokkeh?' batin Eunhyuk merana.

"Berapa saja yang kau inginkan akan ku ganti hyung," ucap Kyuhyun.

"Aku tidak memintamu. Yang kuminta namja manis ini!" ucap Donghae.

"Saya tidak punya uang sebanyak itu. Untuk membeli sepeda itu saja saya harus menabung berbulan-bulan," ucap Eunhyuk apa adanya.

'Terlalu polos. Mudah sekali untuk memanfaatkannya, menarik!' batin Donghae lagi.

"Itu bukan urusanku. Aku tidak peduli dengan sepedahmu. Yang kupedulikkan adalah 'Kau harus mengganti biyaya cat mobilku'!"

"Akan ku anggap semuanya lunas bila…" ucap Donghae menggantungkan kaimatnya sembari tersenyum.

"Akan kujadikkan kau makanan anjingku bila berani macam-macam hyung," sela Kyuhyun.

"Wow, tenang dongsaengku yang tidak punya sopan santun, aku tidak…"

"Saya akan melakukan apa saja untuk menggantikkan biyaya cat mobl anda," ujar Eunhyuk dengan percaya diri.

"Bagus, kau memang anak manis," ucap Donghae sembari tersenyum puas. Sedangkan kyuhyun mentap Eunhyuk dengan tatapan yang sulit diartikkan.

~TBC~

Wah sambutannya lumayan juga~~

Ini FF yang dibuat dadakan, karna niatnya mau sekolah eh temen Kha semua pada gak sekolah, ya iseng2 aja ngetik dan jadilah ini #curcol#

Yang udah baca jangan lupa reviwnya ya^^

Review itu semangat buat Kha~~

Kalo mau kelanjutannya di tag add FB (Tikka Kyumin Shawolelforever) inbox aja kalo yang mau di tag, soalnya notenya Kha privasi~

Mungkin banyak yang bilang Kha author sok2an, tapi Kha bosen ama SIDERS~

Dan lagi Kha juga suka lupa post #ditimpuk readers.

Jangan lupa add sama inbox FB Kha ya~~

Tanks yang udah Review, jangan lupa review lagi ya^^

Adkah yang mau FF KyuWook atau FF NC HaeHyuk? Tapi janji review disini dan di FF itu~~

Ayo pilih mana yang mau di post dulu~~

::KhaHee::