Title : Trouble Love
Part : 6/?
Cast : Eunhyuk(19 tahun), Donghae(24 tahun), Kyuhyun(23 tahun), Sungmin(24 tahun), Jeesica(22tahun) dan nyusul XD
Rated : T
Genre : Romance, Comedy, Family.
Author : KHaHee aka ( Kartika2412 #in twitter)
Warning: Yaoi, Shonen-ai, Boys Love, BoyXBoy, Typo(s) bertebaran, Gaje, Alur membosankan, OOC besar-besaran.
FF ini mungkin akan membosankan, karna Kha yang bikin juga merasa bosan dan bingung, meskipun sebenarnya jalan cerita semua sudah tersusun. Sebagian cast akan dibuat OOC besar-besaran, dan bila tidak menyukainya diharap jangan membaca. Dan jangan ketipu dengan summary #plak
Summary: Pertemuan dan perpisahan bukankah suatu partikel yang saling tarik menarik dan saling berhubungan dan tidak akan pernah putus!
Don't Like Don't Read !
\(^_^\)\(^_^)/(/^_^)/
[Preview]
Kyuhyun menarik tengkuk Sungmin dan mencium bibir Sungmin. Sungmin yang kaget segera mendorong Kyuhyun namun tangan Sungmin digenggam oleh Kyuhyun dengan kuat. Entah kekuatan dari mana sehingga tangan Sungmin terlepas dari cengkraman Kyuhyun dan Sungmin yang kesal segera menampar wajah Kyuhyun dengan amarahnya.
Kyuhyun menarik kembali tangan Sungmin dan berbisik ditelinga Sungmin, "malam ini kau milikku Lee Hyukjae," racau Kyuhyun.
Sungmin yang mendengar penuturan Kyuhyun tentu saja kaget dan tubuhnya kaku dan perlahan air mata turun dari mata bulatnya. Kyuhyun yang tidak sadar segera membalikkan posisi sehingga Sungmin sekarang berada di bawahnya lalu kembali menempelkan kedua bibir mereka.
[Part 6]
Eunhyuk berdiri didepan pintu apatemen Kyuhyun. Eunhyuk tersenyum sembari menghirup aroma makan dengan membuka sedikit tutup kotak makanan yang berada di tanggannya. Eunhyuk menutup kotak bekalnya, lalu membuka pintu apartement Kyuhyun.
See! Eunhyuk tidak memelurkan seseorang untuk membukakan pintunya karna dia tau password apartemen kekasihnya. Lagipula Eunhyuk sudah terbiasa berkunjung ke apartement Kyuhyun untuk meminta Kyuhyun membantunya dalam hal pelajaran ataupun hanya sekedar untuk bermain dan bermanja-manja dengan kekasihnya.
Eunhyuk mengeryitkan dahinya ketika meihat apartemen Kyuhyun dalam keadaan sepi. Eunhyuk tersenyum dalam hatinya mengira –pasti Kyuhyun hyung masih tidur-.
Eunhyuk menaruhkan kotak bekalnya di mini bar yang terdapat di dapur Kyuhyun, kemudian melangkahkan kakinya menuju kamar Kyuhyun.
Badan Eunhyuk seketika membeku ketika melihat kamar kekasihnya yang berantakkan dengan baju yang berserakan berada di lantai. Eunhyuk mencengkram kuat gagang pintu tersebut, lalu berjalan perlahan melewati pakaian tersebut.
Tak dapat dipungkiri air mata Eunhyuk perlahan turun dari mata indahnya dan membasahi pipinya. Eunhyuk terisak pelan dan dia menutup mulutnya dengan tangannya agar isakannya tidak terdengar. Namun karna kakinya yang sudah tidak kuat menopang berat badanya, Eunhyukpun jatuh terduuk dengan masih terisak.
Kyuhyun dan Sungmin yang mendengar suara isakan tersebut mulai mengeliat dari tidurnya. Kyuhyun terbangun terlebih dahulu dan matanya langsung membulat ketika melihat Eunhyuk menangis terisak sambil mencengkram karpet dikamar Kyuhyun dengan wajah yang menunduk dan hal itu membuat hati Kyuhyun terasa tercabit-cabit mendengarkan suara isakan yang keluar dari mulut Eunhyuk.
Niat Kyuhyun untuk menghampiri Eunhyuk diurungkan ketika merasakan kehadiran seseorang yang baru terbangun dari tidurnya sambil mengucek[?] mataya.
"Kenapa kau berada disini?" tanya Kyuhyun.
"Apa yang aku lakukan!" runtuk Kyuhyun dan Sungmin yang mendengar penuturan Kyuhyun merasa bersalah apalagi ketika mata Sungmin menangkap sosok rapuh Eunhyuk yang sedang menangis terisak.
Kyuhyun segera beranjak dari ranjangnya dan segera menghapiri Eunhyuk dan memeluknya erat namun Eunhyuk berontak, tapi tenaga Kyuhyun lebih besar dari Eunhyuk sehingga Eunhyuk hanya bisa memukul dada bidang Kyuhyun, dan Kyuhyun berkali-kali mengucapkan kata maaf.
Sungmin yang melihat kejadian tersebut merasa sangat bersalah dan bangun dari ranjang Kyuhyun dan berjalan menghampiri Eunhyuk dan Kyuhyun.
Namun langkahnya terhenti ketika melihat Eunhyuk yang dengan sekuat tenaga mendorong Kyuhyun hingga terlepas pelukan mereka.
Eunhyuk perlahan berdiri dari menghapus air matanya dan tersenyum. Justru senyumnya membuat dia terlihat meyedihkan. Seberapa keras Eunhyuk mencoba tersenyum manis, tetap saja air mata keluar dari mata indahnya.
"GREPP" Kyuhyun memeluk Eunhyuk dari belakang ketika Eunhyuk berniat mengahpiri Sungmin yang berdiri membeku.
"Aku minta maaf. Aku semalam tidak sadar saat…." ucapan Kyuhyun terhenti ketika melepaskan cengkraman tangan Kyuhyun dari pinggangnya dan berjalan mengahampiri Sungmin.
Sungmin menunduk merasa bersalah dan dia meruntuki dirinya dalam hatinya. Baru saja dia ingin mengeluarkan suaranya tangannya sudah digenggam oleh Eunhyuk.
Eunhyuk perlahan melepas cincin pemberian Kyuhyun dan memasangkannya dijari manis Sungmin. Eunhyuk tersenyum meski air mata kembali turun dari mata indahnya. Eunhyuk kembali menghapus kasar air matanya.
"Lihat ini sangat pas dan cocok bukan?" tanya Eunhyuk dengan suara parau.
Sungmin menggelengkan kepalanya dan berniat melepaskan cincin tersebut namun gerakannya ditahan oleh Eunhyuk.
"Ini sangat indah dijari hyung. Bila hyung melepasnya aku akan marah!" ujar Eunhyuk dengan nada yang memerintah dan manja.
Eunhyuk menarik nafas dalam, "Kyuhyun hyung sangat manja loh hyung hiks jadi hyung harus menjaganya baik-baik dan hiks hiks hiks," ucapan Eunhyuk terpotong karna dia tak kuasa menahan tangisnya. Dadanya sesak menahan tangis dan akhirnya isakannya pun lolos lagi. Sungmin tak kuasa menahan air matanya.
"Stop hyung!" ujar Eunhyuk memerintah dengan suara parau ketika Kyuhyun yang berniat memeluk dirinya yang sedang menangis-seperti biasanya-.
Eunhyuk membalikan badanya, "hyung tidak boleh memeluk orang sembarangan dan kebiasaan itu harus kau rubah oke!" ujar Eunhyuk sambil tersenyum.
"Berhenti memperlihatkan senyummu. Itu terlihat menyedihkan!" seru Kyuhyun
"Sungguh? Tapi kenyataanya sperti itu bukan hiks hiks," ujarnya dan kembali menarik nafas, "sepertinya aku menggangu ya hyung? Maaf hiks aku akan pergi sekarang!" ujar Eunhyuk dan segera berlari keluar dari kamar itu dan keluar dari apartement Kyuhyun.
"BRUKK" terdengar suara hantaman ketika Eunhyuk terjatuh ketika kakinya tersandung karpet yang bergelombang di lobi apartement tersebut.
"Hiks hiks kenapa hiks," ujar Eunhyuk sambil terisak. Dan Eunhyukpun kembali bangun dan berjalan perlahan keluar gedung tersebut.
Tatapan matanya redup dan terlihat kosong yang sangat kontras terlihat tidak cocok dengn karakter cerianya.
…::::::…
"Maaf!" uajar Kyuhyun canggung ketika Eunhyuk sudah keluar dari apartementnya.
"Maaf? Hanya itu?" tanya Sungmin setengah berbisik di dua kata terakhir.
"Lalu apa yang ingin kau dengar dariku? 'Aku menyesal dan aku akan bertanggung jawab' atau aku harus berkata 'semalam adalah kesalahan dan aku tidak sadar. Kita lupakan saja'. Kau pilih mana yang kau ingin dengar," ujar Kyuhyun dengan wajah tanpa ekspressinya.
'Bukan seperti ini yang kuinginkan' batin Sungmin. Kyuhyun berjalan kearah kamar mandi ketika dilihatnya Sungmin sedang melamun. Sungmin menatap kepergian Kyuhyun dengan tatapan sendunya. Lalu dia mengambil bajunya yang berserakan dan memakainya.
…:::HaeHyuKyu:::…
Eunhyuk terduduk dengan pandangan kosong disebuah halte bus yang cukup sepi itu. Tidak ada lagi air mata yng mengalir dari mata indahnya namun jejeak-jejak air mata dipipinya masih teliht sangat jelas. Eunhyuk tidak memperdulikan beberapa orang yang sedang berdiri di halte tersebut yang sedang menatapnya dengan pandangan iba.
Bus yang ditunggu akhirnyapun tiba di halte tersebut, orang-orang tersebutpun segera memasuki bus tersebut. Eunhyuk hanya diam menatap bus tersebut.
"Nona apa kau tidak ingin menaiki bus ini? Bus ini akan seger berangkat," tanya sang supir yang melihat Eunhyuk hanya melamun.
"Ah, maafkan saya," ujar Eunhyuk sembari membungkuk dan bergegas masuk kedalam bus terebut. Hei, bahkan Eunhyuk tidak menyadari bahwa supir bus tersebut baru saja memanggilnya nona. Sebuah kata keramat yang biasanya mampu membuatnya marah.
Eunhyuk memandang keluar jendela bus tersebut, tanpa bisa dipungkiri hatinya sakit dan kecewa dan perlahan air matapun kembali keluar dari kedua bola mata indahnya saat mengingat kenangan bersama kekasihnya.
.
.
Eunhyuk berjalan menuju apartementnya dengan langkah gontai, sesekali di menabrak penguna jalan yang sedang berlalu lalang untuk pergi kekantor. Tanpa ada niatan meminta maaf. Ck, hebat kau Cho kyuhyun dapat membuat seeorang berubah drastis seperti ini.
"Kau pikir ini jalan pribadi? Gunakan matamu ketika sedang berjalan!" ujar namja bertubuh besar yang baru saja Eunhyuk tabrak.
Eunhyuk yang tidak mau mencari ribut hanya membungkukan tubuhnya, "maafkan saya tuan," ujarnya dengan suara lirih. Namja bertubuh besar itupun langsung pergi meninggalkan Eunhyuk yang masih membungkuk.
Eunhyuk membangunkan tubuhnya secara perlahan dan menghembuskan nafas berat. Lalu da menolehkan kepalanya kearah kiri dan kanan, "salah jalan!" gumamnya lirih.
…::::…
Eunhyuk membuka pintu apartement kecilnya dan kembali menutupnya secara perlahan. Eunhyuk membiarkan tasnya terjatuh dilantai. Pikirannya sekarang kacau, bukan hanya tubuhnya yang lelah tapi hatinyapun juga. Ada rasa kecewa dihatinya.
Eunhyuk berjalan kearah kamar dengan langkah sempoyongan, kemudian meringkukan tubuhnya diranjangnya sambil memeluk boneka monyet yang berada di ranjangnya. Perlahan mulai terdengar isakan kecil dari mulut Eunhyuk.
…:::HaeHyuKyu:::…
Donghae terlihat mondar-mandir diruangannya ketika melihat meja Eunhyuk yang masih kosong. Sesekali dia melirik jam di dindingnya yang sudah menunjukkan pukul 10.00 yang berarti ini sudah telat 2 jam dari jam masuk kantor.
Donghae mengeluarkan Iphonenya dan menekan beberapa nomor di layar Iphonenya.
Niat Donghae untuk menelfone Eunhyuk diurungakn ketika melihat nama sahabatnya sekaligus orang yang dianggapnya dongsaeng itu sedang tertera di layar Iphonenya.
"Hyung kita perlu bicara!" ujar Kyuhyun di sebrang telfone.
"Sekarang? Aku tidak bisa."
"Ku tunggu di café Miracle 30 menit lagi!" ujar kyuhyun.
"YA!" teriak Donghae namun tetap tidak akan didengar oleh Kyuhyun karna Kyuhyun sudah lebih dahulu mematikan sambungan telfone tersebut.
Donghae mendengus kesal karna dia sudah hapal denga watak sahabatnya tersebut. Dan Donghae mau tak mau pergi menemui sahabatnya itu.
.
.
Terlihat Donghae yang sedang menatap kyuyun kesal karna sedari tadi dia hanya mengaduk minumannya tanpa mengeluarkan suara sedikitpun. Donghae melihat jam di tangannya dan kemudian berdiri dari kursi café tersebut.
"Kau tau hyung! Eunhyuk itu sangat polos dan manis," ujar Kyuhyun ketika Donghae ingin beranjak. Dan Donghae yang mendngar ucapan Kyuhyun kembali mendudukan dirnya.
Donghae hanya dim menatap Kyuhyun yang masih mengaduk minumannya. Tidak ingin menyela ucapan Kyuhyun, karna dia tau Kyuhyun belum selesai berbicara.
"Dia cukup ceroboh tapi dapat membuat orang menyayanginya karna ketulusan hatinya…."
"…dan aku tau hyung menyukainya kan? Tidak dari mata hyung menjelaskan kalo hyung tidak sekedar meyukainya. Tapi hyung mencintainya," lanjut Kyuhyun.
"Maaf!" ujar Donghae.
Tedengar suara tawa dari Kyuhyun dan Konghae hanya henya menatap sahabatnya bingung. Perlahan suara tawa itu hilang dan tergantikkan dengan seringaian di wajah Kyuhyun, "bila kau menyukainya, ambillah!" ujar Kyuhyun, dan Donghae hanya membuatkan matanya karna kaget mendengarkan penuturan Kyuhyun.
"…orang manis itu lama-lama membosankan. Dan lagi dia itu sangat polos tidak sesuai dengan diriku. Kau tau dia itu sangat membosankan dan berisik. Dia hanya anak kecil yang membuatku bosan dan di tidak bisa memuaskanku karna pikirannya masih terlalu lurus. Bila kau ingin, kau bisa mengambilnya," ujar Kyuhyun santai sambil menyandarkan tubuhnya dikursi tersebut dan melipat tangannya di dada.
"…dan kau tau! Bahkan dia hanya tersenyum melihatku tidur dengan namja lain. Dia itu sangat bodoh dan tidak peka!" lanjutnya.
Donghae mengepalkan kedua tangannya kesal mendengar penuturan Kyuhyun. nafasnya memburu dan detik berikutnya dia sudah berdiri dan dia sudah menarik kerah baju Kyhuhyun. Kyuhyun hanya tersenyum meremehkan melihat Donghae yang marah.
Donghae langsung memukul wajah Kyuhyun ketika melihat Kyuhyun yang tersenyum meremehkan. Lalu Donghae kembali memukul perut Kyuhyun dengan dengkulnya dan membuat Kyuhyun terhuyung dan menabrak meja dibelakanya. Pengunjung café tersebut sekarang sedang melihat kearah mereka.
Donghae tidak perduli dan kembali menghantam wajah Kyuhyun dengan tangannya dan membuat sudut bibir Kyuhyun mengeluarkan darah.
Tak lama security datang dan segera menahan Donghae yang berniat kembali melayangkan pukulan terhadap Kyuhyun.
"Saya bisa melaporkan anda dengan tuduhan kekerasan dan membuat keributan ditempat umum tuan," ujar salah satu security yang menahan Donghae yang terus berontak.
Donghae diam ketika mendengar penuturan tersebut. kemudin dia menarik kedua tangganya yang digenggam oleh security tersebut dan kemudian merapihkan pakaiannya dan berjalan dengan angkuhnya keluar dari café tersebut.
Security itupun membantu Kyuhyun untuk berdiri. Kyuhyun hanya tersenyum dan menyuruh security itu pergi. Kyuhyun menghapus darah disudut bibirnya dengan ibu jarinya, "kau orang yang tepat untuk menjaganya," gumam Kyuhyun.
…:::HaeHyuKyu:::…
Donghae sedari tadi mengutuk pintu apartement sederhana Eunhyuk namun tidak mendapatkan respon sama sekali dari sang pemilik. Donghae yang geram mencoba membuka pintu dengan mendobraknya, namun niatna diurungkan ketika pintunya terbuka ketika dia mendoronnya. Donghae segera memasuki ruangan tersebut dan matanya menangkap sosok rapuh Eunhyuk dengan jejak-jejak air mata dan mata sembabnya baru membuka pintu kamarnya.
"Donghae hyung! Bagaimana hyung bisa masuk?" tanya Eunhyuk sambari berusaha tersenyum manis.
"Hanya orang idiot yang lupa mengunci pintunya," ujar Donghae dan Eunhyuk kembali tersenyum manis.
"Berhenti tersenyum seperti itu Lee Hyukjae, itu menyedihkan!" lanjutnya.
Eunhyuk hanya menundukan kepalanya dan perlahan tubuhnya bergetar dan mulai terdengar isakan kecil. Hati donghae terasa teriris melihat orang yang dicintainya serapuh ini. Donghae segera berajak dan memeluk Eunhyuk. Bukannya berhenti Eunhyuk justru menangis semakin kencang, Donghae hanya mengelus punggug Eunhyuk dan sesekali mencium puncuk kepala Eunhyuk. Sedangkan Eunhyuk memeluk Donghae dengan erat seperti anak kecil yang takut ditinggalkan sendiri oleh orang tuanya
.
.
Donghae menaruh Eunhyuk secara perlahan di atas ranjangnya. Dia tidak mau malaikat rapuh ini terbangun setelah puas menangis –hal yang bodoh menurut Donghae-.
Donghae menarik selimut dan segera menyelimuti tubuh Eunhyuk dan kemudian mengecup kening Eunhyuk.
"Hebat kau Cho Kyuhyun dapat membuat malaikat rapuh ini menjadi serpihan kaca yang hancur," gumam Donghae dan berniat meninggalkan Eunhyuk.
"Hae hyung jangan pergi! Aku takut sendiri," ujar Eunhyuk lirih. Donghae tak bisa menolak keinginan Eunhyuk, lalu dia menarik kursi dan mendudukan dirinya disebelah ranjang Eunhyuk.
"Hyung kenapa duduk disitu? Temani aku tidur," ujar Eunhyuk.
Donghae menatap ranjang Eunhyuk yang kecil itu, "tapi…"
"Ais bodoh Lee Hyukjae! Dia itu siapamu hingga berani menyuruhnya tidur bersamamu hiks," ujar Eunhyuk. Donghae yang mendengar ucapan Eunhyuk segera memposisikan tubunya untuk tidur di samping Eunhyuk. Eunhyukpun segera mengeser tubuhnya untuk memberi Donghae lebih banyak tempat. Entah apa yang merasuki Donghae, hingga Donghae segera memeluk Eunhyuk.
…:::HaeHyuKyu:::…
Kyuhyun mengangkat alisnya ketika Sungmin menaruh cincin yang diberi Eunhyuk tadi pagi terhadapnya.
"Maaf Diektur Cho saya hanya ingin mngembalikan ini," ujar Sungmin.
"Kau pake itu. Minggu depan kita akan menikah!"
"Tapi.."
"Aku tidak ingin merusak nama baikku dan dicap sebagai namja brengsek!" lanjutnya tanpa memangdang Sungmin.
"Ada yang lain?" tanya Kyuhyun sembari melirik Sungmin yang hanya terdiam.
"Tidak Direktuktur. Saya permisi," ujar Sungmin dan tak lupa membungkukan badannya.
~TBC~ or EnD
Akhirnya selesai juga chap ini.
Eh siapa yang bilang chap ini tamat? Kan Kha biang Chap 7. Nah yg pertama itu prolog jadi gak masuk chap 1^^
Heheh, maaf lanjutinnya lama karna seseorang yang buat mood Kha ilang semua-_-
Oh iya mau kelanjutan chap depan? Kha mohon banget reviewnya. Jujur Kha paling gak nafsu ngetik kalo liat reviewnya yang sedikit-,- bukannya sok sok'an. Tapi hargain karya seseorang oke^^
Kira2 di chap ini ada gak a 25 orang yg review kaya chap sebelumnya? #berharap
Maaf gak bisa bales review lagi, Kha mau pergi dulu
Hahah, ini ngetik dadakan, maaf soal typo(s)-,-V
::KhaHee::
