Hahahahaha….. Akhirnya update juga fict, maap kalo lama ya ! hehe. Biasa, penyakit males He-chan lagi kambuh, ga bisa diganggu-gugat penyakitnya… Okelah pokoknya capcus ~

.

~0OooooO0~

.

.

DISCLAIMER : Mbahku ! TITE KUBO, tapi cerita tetap punya He-Chan

PAIRING: ENGGAK ADA~

RATED : T (mungkin)

WARNING:OOC (selalu), GAJE, ABAL, TYPO(S), ANEH, PERMEN NANO-NANO, AU, GARING, MENCURIGAKAN, DE EL EL.

DON'T LIKE DON'T READ

.

"BLEACH VAN JAVA"

.

.

~0OooooO0~

.

Sebelumnya~

Akhirnya Ichigo berhasil 'menculik' baboon gede kita ini, ett.. tapi belum selesai, soalnya Ichigo belum mendapat orang buat figure tambahan. Dapatkah Ichigo mendapatkan figure tambahan? Let's Go deh kalo gitu ~

.

.

Story~

"Etttt… apa-apaan sih lo ! Jangan nyeret-nyeret gue dong !" kata Renji sambil ngamuk.

"Kalo ga diginiin, lo pasti kabur kan?" ujar Ichigo.

"Ya jelas lah, pekerjaan gue kan belom selese ! Nanti gue bisa dimarahin Kuchiki-taicho!" bantah Renji sambil narik kakinya yang diseret.

"Kenapa ga bilang dari tadi ! Rese' lo !"

"Gue udah bilang dari tadi o'on!"

"Ya udah, cepet balik gih sana ! Entar gue balik lagi, tapi pekerjaan lo musti selese lo ya!"

"Iya deh iya, Hush! Pergi kau setan!", kata Renji sambil melenggang pergi. Dan Ichigo? Ichigo tentunya nyari figure tambahan. Sambil lari malah.

Tiba-tiba BRUUUKKK ! Ichigo nambrak orang.

"Hueeee ! paperwork gue ! Terbang semua !" kata seseorang itu sambil ngasih Death glare ke Ichigo. "Cepetan pungut Kurosaki ! Jangan diem aja !", lanjut orang tadi.

"H..Hi..Hinamori?" kata Ichigo kaget, Momo kalo marah nyeremin ya?

"Iye, kenapa? Cepetan pungut bego!" perintah Momo sambil nendang Ichigo.

"Iya iya, ini juga lagi ngambil kan?", kata Ichigo sambil ngambil paperwork Momo yang berterbangan dan berserakan. Persis kayak orang kere yang makanan satu-satunya dibuang orang. "Uda nih !" lanjut Ichigo sambil ngasih paperworknya ke Momo.

"Ettt… la itu yang di atas pohon, di atas genteng, di rumah elo !" kata Momo lagi.

"Oke bos~!" jawab Ichigo sambil pergi ke atas pohon, ke atas genteng. Tapi Ichigo ga ngerti maksud kata-kata Momo yang '… di rumah elo !'.

"Eh, maksud lo? Yang di rumah gue tuh apaan?" Tanya Ichigo.

"Itu Tuh… di Kolong jembatan !" kata Momo sambil nunjuk paperworknya yang ada di rumah Ichigo. Ichigo mukanya udah merah kayak rambut Renji, terus siap nonjok Momo, tapi…

"Apaan ! Mau nonjok? Ini semua kan salah elo, kalo elo ga nabrak gue, gue ga bakal bilang kolong jembatan itu rumah elo kan?" kata Momo sambil menatap tajam ke Ichigo, nantang maksudnya. Ichigo ya ngalah, masak sama cewek berani nonjok, bisa-bisa Ichigo nanti di-cap ga gentleman dong.

"Iya iya, heh !" kata Ichigo sambil melenggang pergi ke 'rumah baru'-nya.

"Heh ! Lo bilang kayak gitu lagi gue bantai lo !" kata Ichigo marah.

Bantai aja kalo berani, week !

"Sapa tuh?" Tanya Momo.

"Taok, orang gila paling." Kata Ichigo cuek sambil ngasih paperworknya Momo.

"Oh, iya. Makasih ya Kurosaki-san" kata Momo yang kembali ke sifat kalemnya sambil senyum tentunya, biasa, Momo kan sering banget ngejual senyum dengan diskon 100 persen.

"Eh… Tunggu dulu !" kata Ichigo sambil narik tangan Momo yang lagi ngebawa paperwork, alhasil paperwork Momo jatuh lagi. Momo nunjukkin wajah zombie-nya dan Ichigo Cuma bisa jaw drop.

"KUROSAKIIII !" kata Momo sambil mencak-meencak. Dan BLETTAAKK. Jitakan Momo mendarat di kepala Ichigo.

"Apa-apaan sih lo, Hinamori"

"Liat perbuatan lo ! Paperwork gue nyebar lagi noh !"

"Iye.. iye maap !" kata Ichigo ngambil paperwork itu lagi sambil merutuki kebodohannya. " Nyoh ! Uda ga ada lagi yang ketinngalan kan ?" kata Ichigo setelah memunguti paperwork Momo lagi.

"Hehehehe, iya. Terus ada apa Kurosaki-san?" kata Momo dengan sifat aslinya tentunya.

"Nnnnn… Itu…" kata Ichigo sambil nunduk sama mainin tangan telunjuknya, persis kayak Hinata Hyuuga kalo lagi shy shy cat.

"Hn?" balas Momo dengan senyum seratus ribu volt.

"Itu lo !"

Haahhhh… Pantes ga pernah lulus sekolah, ngomong aj kayak gitu, lo sodaranya Hinata ya Jeruk?

"Diem aja lo !" kata Ichigo sambil ngasih death glare ke… mana ya? Momo malah asik bengong.

Biar gue aja yang ngo….

"Ga usah ! Nanti jadi tambah ribet kalo lo yang ngomong !" kata Ichigo lagi.

"Pokonya lo nanti ikut gue ya !" kata Ichigo sambil ngasih puppy eyes.

"Ga akan mempan Kurosaki-san, walau anda menunjukkan puppy eyes stadium 4 juga ga akan mempan, saya kan guru dari semua puppy eyes." Kata Momo sambil senyam-senyum terus.

"Terserah deh, pokonya lo musti ikut !" bentak Kurosaki.

"Kalo ga, kenapa ?"

"Kalo ga… Unnn.. Ah ! Kalo ga, lo bisa dimatiin din fict ini !"

Fitnah Tuhh !

"Lo bo'ong ya ?" Tanya Hinamori dengan wajah curiga, kayak lagi ngomong ke maling.

"Ga suwer ! Kalo bo'ong gue bakal disamber… jangan, dicium banci !" kata Ichigo dengan mata blink-blink.

"Alah, ga percaya !" kata Momo sambil melenggang pergi.

"Dasar BAKA CEPOOL !" teriak Ichigo, dan seketika itu mata Momo langsung berkilat.

"Iya ? Kenapa Kurosaki-san ?" kata Momo dengan seringai khas Retsu Unohana.

"Hehehe, ga apa-apa kok…" kata Ichigo dengan jaw drop.

Mission Failed.

"Belon O'on !"

La nyatanya sama Momo aja takut. Sampe akhir ga bakal dapet orang nanti lo !

"Enak aja ! Liat aja pasti gue bakal dapet pemain figure !"

Mau taruhan ?

"Siapa takut ! Kalo lo kalah, lo musti ngganti peran gue !

Gampang, tapi kalo lo kalah, lo musti.. Ummm… enaknya… Lo musti sembah sujud ke gue di depan semua shinigami sama temen-temen elo !

"Oke !"

Yak, permainannya ! Lo musti dapet pemain selama 5 menit ! Cepetaann !

"WHAAATT ! 5 MENIT ! LO GILA !"

Cepetan ! Waktu berjalan !

"GA MAU !"

Cemen Lo ! Tadi nantangi sekarang ga mau ! HUUU !

"Gue ga mau kalo cuman 5 menit !"

Pokoknya 5 menit, kalo ga taruhan batal !

"Batal ya Batal ! Dasar Dalang Begoo !"

Lo itu yang Bego ! Strawberry rambut Duren rasa Jeruk !

"Maksa Banget Lo !"

Biarin ! Udah cepetan gue mau liat yang Laen ! Jaa~

"Pergi Sana ! HUSSH ~ !"

.

MISI RUKIA MEMANGGIL ORIHIME

Rukia udah dari subuh tadi -sampe ayam kalah cepet bangunnya sama Rukia- nge-ting tongin bel pintu Rumah Orihime.

Bel yang udah dari tadi di-ting tongin malah ga mau ngebuka.

Rukia~

"Pa'an?" Tanya Rukia.

Jangan ning tongin bel mulu dong.

"Masak musti di dobrak!"

Dari tadi di-ting tongin ga mau ngebuka kan?

"Terus kenapa?"

Ganti aja ning tongin Pintunya, dari tadi yang di-ting tongin bel-nya mulu. Ya jelas ga mau kebuka. Kan yang musti di-ting tonging pintunya.

"Oh iya ya, kenapa yang di-ting tongin enggak pintunya aja. Sampe mati juga bel kagak bisa kebuka." Dan akhirnya Rukia dengan sigap langsung mijit-mijitin Pintu-nya.

"Eh! Ga mau bunyi nih pintu! Rusak ya?"

Ya elah~ Kalo pintu yan diketuk neng, bukan di-ting tong. Kagak bakal bisa bunyi deh~ Suwer

"Sesat lo! Tadi bilang suruh ning tongin eh sekarang nyuruh ngetuk gimana sehh? Penganut ajaran DJ ya lo?"

Di sini yang bego ini lo apa gue sih?

"Ya elo lah!"

Yah~ Gue juga sih~ Dimana-mana orang waras kalo ditanya Yang bego nih lo apa gue sih, pasti jawabnya elo.

"Makanya gue bilang elo tuh bego!"

Iya-iya gue bego. Puas?

"Belon! Gue baru puas, pas elo ngomong 'Gue Bego' 10 kali!"

Fine! Elo Bego 10 kali!

"WOI! Gue bilang, 'Gue bego' bukan 'Elo Bego'!"

Ya bener kan! Elo Bego!

"HAAHH! Ganti! Bilang 'Elo Bego' !"

Oke! Elo Bego!

"WTF!" Dasar Sinting!"

WTF! Dasar Sinting!

"Udah jangan diikutin!"

Udah jangan diikutin!

"AAAAKKKKKKHHHHHHHH!"

AAAAKKKKKKHHHHHHHH!

Cklek! Pintu terbuka.

Cklek! Pin…. Loh?

"Eh, Rukia-chan. Ayo masuk." Kata Orihime yang baru keluar dari liang lahat *PlaKked.

"Nggak usah di sini aja!" Kata Rukia menolak.

"Tapi ga enak kalo bicara di luar. Ayo masuk!" Kata Orihime lagi.

"Nggak usah!"

"Masuk!"

"Nggak!"

"Masuk!"

"Nggak!"

"Masuk!"

Dan akhirnya Orihime sama Rukia tarik-tarikan tangan kanan Rukia sampe 3 jam, dan Cuma ngedumel Masuk sama Nggak.

Biar Adil! Digabung aja jadi 'Nggak Masuk'.

"DIEM!" Kata mereka berdua kompak, dan He-chan diem seketika.

"Hime-chan, kok lama sih?" Kata seseorang dari dalam Rumah.

"Siapa tuh?" Tanya Rukia yang nengok ke Rumah tapi ga keliatan, jadinya ya Masuk lah.

"Oh, perkenalkan Namanya Akane. Dia keponakannya Ukitake-taicho." Kata Orihime sambil mengenalkan OC yang bernama Akane Ukitake.

"Dapet dari mana tuh OC?" Tanya Rukia.

Dia yang minta!

"Masak sih?" Tanya Orihime penuh kecurigaan.

Yee~ Sumpeh ga bo'ong!

"Nggak! Dia bohong! Dia ngancem katanya mau nembak aku kalo ga ikut." Kata Akane.

Enak aja! Gue Straight tauk!

"Yah~ Maksudnya bukan nembak yang itu, tapi nembak JDOR JDOR!" Terang Akane.

"Aihhh~ Kasian kamu Nak! Heh, Author bego! Kasian anak orang tauk!" Kata Rukia.

Lo kira gue bukan anak orang!

"Iya, lo anak orang, tapi lo bukan orang." Kata Rukia lagi.

"Maksudnya Ortunya orang tapi dia-nya setan gitu?" Tanya Orihime.

"Yup." Kata Akane sambil menjentikkan jari.

Whatever! Rukia, cepetan ngomong!

"Oh iya!" Kata Rukia sambil nimpuk keningnya sendiri.

"Orihime…." Kata Rukia kayak cowok yang lagi nembak cewek, soalnya pake acara pegang-pegang tangan.

"I…iya." Kata Orihime gugup.

WOI! BUKAN YURI!

"Sssstttt…. Biar menghayati!" Kata Akane sambil naruh telunjuknya di depan mulutnya, terus makan Pop Corn sambil ngeliatin DramaQueen di depannya.

"Mau enggak lo…" Kata Rukia yang katanya digantung mulu dari tadi.

"I…iya?" Tanya Orihime.

"Lah tuh, dia bilang Iya! Berarti selesai kan!" Kata Rukia.

Dia Tanya O'on!

"Ck! Orihime… mau enggak lo…." Kata Rukia putus nyambung putus nyambung. "Jadi…"

"Ayo lanjutkan!" Kata Akane sambil ngeremes Pop Corn-nya.

"Azis!" Kata Rukia enteng menghilangkan suasana Romantis abal-abal tadi.

DWEEENNGG!

Akane cengo seketika. Orihime masih di posisinya yang ga bergeming masih sambil senyum en mikir, karna otaknya belom konek.

"A..ano bisa ulang?" Tanya Orihime ga percaya ama kupingnya sendiri.

"Iya! Mau enggak jadi Azis?" Tanya Rukia lagi, tanpa ada suasana Romantis sepeser pun.

"Tunggu bentar, Azis kan laki la Hime-chan kan cewek. Kok bisa gitu sih?" Tanya Akane yang kehilangan napsu makan pas ngeliat Pop Corn-nya udah remuk gara-gara dia remes.

Kan tema-nya gitu!

"Tema apaan?" Tanya Akane.

"Udah deh ikut aja! Akane-chan sekalian ya?" Tanya Rukia.

"Unn… Iya deh." Kata Akane.

"Ya deh, aku pasrah, diajak ya ikut." Kata Orihime.

"Yes! Mission aku dah Complete! Horray~ !" Kata Rukia girang sambil lunjank-lunjak.

Omede…..

"Tapi, ada syaratnya…." Kata Orihime lagi.

"Glek! Apaan?" Tanya Rukia takut-takut.

"Kita pesta makan di sini!" Kata Orihime girang.

'Oh My God.' Batin Rukia sama Akane bareng.

"Kalo ga, aku ga bakal mau main loh?" Kata Orihime sambil make trade mark-nya Gin.

"Ukh… Iya deh." Akhirnya Rukia ngalah. Dan mereka bertiga makan dengan riang kecuali Rukia sama Akane.

.

TBC~

Fuuhh~ Sudah berapa taunkah aku ga apdet?
Dan untuk Akane Ukitake, Nyoh udah aku masukin kan.
Waktu Review, minta jadi tukang sapu? Oke aku kabulin!

RnR plissssss…..