Akhirnya UN selesai ! Hip Hip Horraaayy ~ xD
Sorry baru update, masih mikir UN sihH… Sekarang He-chan akan lebih fokus ke fict ini
Walaupun mungkin ga ada yang tertarik buat ngebaca fict ini … =3=
Tapi, He-chan akan berusaha di ch ke-2 ini !
Mohon di Review lagi ya ! xd~
~0OooooO0~
DISCLAIMER : TITE KUBO, tapi cerita tetap punya He-Chan
PAIRING: HITSURUKI
WARNING:OOC (selalu), GAJE, ABAL, TYPO(S), ect
DON'T LIKE DON'T READ
"CINTA YANG MEMBINGUNGKAN"
~0OooooO0~
Sebelumnya~
Selagi Yamamoto-Soutaicho memberi penjelasan panjang, lebar, kali tinggi(?), mengenai misi yang dijalankan Toshiro untuk menjadi BG(Body Guard) seorang adik dari pemilik Kuchiki Corp yang tersebar di seluruh dunia, yang bernama Rukia Kuchiki. Dan pemilik Kuchiki Corp sendiri bernama Byakuya Kuchiki yang juga bersandang sebagai Komandan Divisi 6, dan wakilnya adalah Renji Abarai.- errr
Kok sampai mana-mana sih…
Setelah mendengar penjelasan Yamamoto-soutaicho yang lebih panjang dan lebih berliku daripada sungai Amazon, entah kenapa Toshiro ingin menemui Rangiku, wakil ketua dari divisi 10, untuk bertanya sesuatu, tapi tiba-tiba….
Rangiku sudah tidak ! Dimanakah Rangiku? Apakah Rangiku dibawa kabur? Atau malah dia-nya yang memang ingin kabur? Tapi, kemanakah perginya Rangiku? Ayo kita cari tempee ! – Eh, salah maksudnya, Ayo kita cari tahu !
~0OooooO0~
"Loh, Hitsugaya-taicho, dimana Rangiku-fukutaicho", Tanya Yamamoto-soutaicho penasaran.
"Taok, ke salon paling, atau nggak ya ke Mall yang baru jadi minggu lalu itu", jawab Toshiro cuek bebek. Toshiro memang sudah terbiasa dengan kelakuan fukutaicho-nya itu. Yah, kelakuan paling aneh bin ajib diantara orang yang akrab dengannya (digempur Rangiku dan RangikuFc). Ternyata eh ternyata, Rangiku bukan dibawa kabur tapi emang pingin kabur ! Cuma mau enaknya tuh…
"Mmm… Pernah ke sana ya?" Tanya Yamamoto-soutaicho 'polos'.
"Sudah, nyari semangka. Tapi rasanya nggak enak". Gubrak ! Ke mall Cuma nyari semangka ! Apa kata dunia !
.
.
Akhirnya Toshiro keluar dari ruangan Yamamoto-soutaicho yang super nyumpekin itu buat bernapas-ria dan juga ingin mengepak barang-barangnya, agar segera pergi dari Soul Society ke Karakura Town. Tunggu,,.. pengen cepet-cepet pergi? Ehem ehem.. Cieee~ pengen cepet-cepet ketemu sama Rukia nihh, suit suit. (ditampar kanan-kiri sama Toshiro). Oke oke ralat deh, Toshiro sebenarnya berpikir, mungkin di Karakura dia akan sedikit lebih tenang, lebih tepatnya refreshing. Bebas dari paperwork dan terutama bebas dari RANGIKU(dikeroyok Rangiku dan RangikuFc). Tapi sepertinya Toshiro tidak memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi di Karakura. Lagipula, sebelum menerima misi ini, Toshiro kan sempat merinding. Kekekeke….
By the way, kenapa musti Toshiro yang harus ngejalanin misi, bukan ketua lainnya? Toshiro sih cuek-cuek aja, ya kalau ada misi ya jalanin aja, dengan hati yang bersih penuh dengan keimanan. Tapi penjelasan ini Cuma buat yang penasaran. Jawabannya ialah …
Eeng… engG… ingG… EnggG…
Tentu saja karena Toshiro tokoh utamanya ! kalo bukan Toshiro yang ngejalanin misi,.. ceritanya tamattt donkK…
Yang di atas jawaban utama, tapi kalo pembaca belum puas… tenang aja ada jawaban cadangan kok ~
Ini dia jawaban cadangannya….
Eeng… engG… ingG… EnggG… (lagi).
Yamamoto-soutaicho : Udah tua, ga mungkin disuruh ngejalanin misi, lagian dia kan ketua komandan
Soi Fon-taicho : Ngilang sama Yoruichi
Ichimaru-taicho : Dilarang Rangiku ngejalanin misi yang tempat ngejalanin misinya tuh jauh dari Rangiku.
Unohana-taicho : Sebagai seorang dokter, dia dilarang keluyuran, kasian pasiennya…
Aizen-taicho : Dipenjara Broo~
Kuchiki-taicho : Kan client-nya, weleehh bahasanya
Komamura-taicho : Ada misi laen
Tousen-taicho : Ga mungkin nyuruh orang mati ngejalanin misi kan?
Kyoraku-taicho : Malah makin bahaya
Hitsugaya-taicho : Karena dirasa dialah yang paling santai dan yang paling sabar dan yang paling bisa diandalkan, makanya dia yang disuruh ngejalanin misi
Kenpachi-taicho: Dia ga suka misi yang tidak menggunakan kekerasan, walaupun dalam misi kali ini ada kekerasannya, tapi dia ga suka musuh yang jauh lebih lemah dari dia, wiihhh~ sombooonng~
Mayuri-taicho : Nanti Rukia-nya malah dijadiin chappy percobaan
Ukitake-taicho : Ketua penyakitan ga bisa diandalkan (di deathglare.i sama UkitakeFc)
Itulah jawaban cadangannya. Sudah puas kan? Apa? Belum puas? Kalo belum puas masih ada sih jawaban laen, baca ya…
Eeng… engG… ingG… EnggG…(lagi, lagi, dan lagi)
Jawabannya adalah…. CARI AJA ALASAN NDIRII !
Sekarang puas kan ^v^
~0OooooO0~
Langsung ke Karakura Town ! Kita kembali lihat si taicho,- ehem, imut kita ini sedang berjalan di jalanan, ga mungkin bershunpo tentunya, dengan peluh yang bercucuran di sekujur tubuhnya, mmm kenapa ya? Ya karena, Toshiro juga yang salah, udah tau badannya kecil, yee malah bawa koper yang, eeehh, bisa dibilang 2 kali lebih besar dari dirinya itu, ehh nggaaakk, nggak selebay itu kalee (lebay mode on), yah pokonya lebih besar deh, udah gitu pake acara nyasar ! Perhatikan ! NYASAARR! Toshiro yang super jenius kayak gitu aja bisa nyasar ! Bisa dibayangkan kan, bagaimana sang pencipta mencoretkan tinta ke sebuah kertas suci untuk membuat peta, dengan kelihaiannya membuat KERUWETAN yang membuat orang bisa kehilangan mata hanya dengan mengintip kertas tersebut. Tapi untung mata emerald super indah milik Toshiro ga copot dari tempatnya, walau hampir katarak, Jangaaaann!
Akhiranya Toshiro sampai di rumah, ehem, uhuk uhuk, yang kemewahannya nggak bias diomongin lewat kata-kata, soalnya gimana ya, rumahnya itu lo, ngalah-ngalahin rumahnya pangeran William ! tapi, bener ga tuh ? ya bener lahh, orang kaya gitu loHh…
Toshiro pun mulai mencari dimana bel rumah atau lebih tepatnya mansion itu berada. 1 jam 1 menit 1 seperempat detik kemudian, dengan peluh yang sudah udah banyak jatuh ke tanah, dan udah membuat rumah semut kebanjiran akhirnya Toshiro…. Eettt…. ternyata belnya belum ketemu ! mansion segede itu aja susah nyarinya, apalagi nyari bel yang super kecuuiill pake buaangget itu. Fyuuhh… Akhirnya setelah bertapa di gunung bromo dan mendapat ilham dari sang pencipta (?) Toshiro pun menemukan bel yang bertahun-tahun dicarinya. (Lebaynya kan belum aku )
Tanpa nasi basi lagi, Toshiro dengan sweatdrop-nya langsung menekan bel yang terbuat dari emas 24 karat yang di taburi dengan berlian-berlian kecil berwarna-warni yang membuat bel kecil itu sangat menawan dan siap untuk dinikahkan (Loh?). Readers dapat membayangkan kan bagaimana indahnya mansion kuchiki tersebut. Belnya aja udah kayak gitu kan.
Setelah dipencet, terdengar suara nyanyian sangat merdu dan dapat membuat seseorang yang memakannya… ehh, mendengarnya dapat tertidur. Setelah nyanyian merdu itu selesai, terdengan suara JrengG JRenng jrEeNG… suara lagu rock, tapi instrumennya doank. Toshiro kembali bermain dengan sweatdropnya. Tapi bukan itu saja ada yang lain, Klinting klinting, Ctaarrr, Blaarrr, Kruyuk kruyuk, ring ding dong, hihihihi (ala kuntilanak), dan yang terakhir GEDEBUUMM ! toshiro yang kaget, refleks jongkok dan meletakkan tangannya di atas kepalanya dan berkata "ampun ampun ampun… sumpah bang gue ga nyolong !" (loh?), takut ada bom beneran.
Setelah 32,6 menit kemudian, mucullah seorang gadis manis dengan rambut hitam legam dan wajahnya yang sangat cute, dan kelihatannya agak kalem. Tapi pikir deh, masak ada suara bom, ngebukain pintanya 30 menit lebih kemudian sih. Toshiro pun mendekati gadis tersebut dan bertanya dalam hati, ' diakah Rukia Kuchiki?' dan setelah mendekat, Toshiro malah melongo, hayoo kenapa? .
Toshiro melongo bukan karena kekawaiian gadis tersebut, tapi karena ternyata si gadis, lebih tinggi dari Toshiro, dan dia berkata lagi dalam dirinya, 'Heehhh, kata Kuchiki-taicho, adiknya seumuran sama aku, tapi kok dia tinggi banget ya?' yee.. Toshiro malah nyalahin orang karena kependekannya (di bom Toshiro).
(PS : dulu waktu Byakuya pergi ke Soul Society, dia pernah cerita ke Toshiro tentang adiknya yang seumuran dengannya, tapi sebelum Byakuya menyebutkan nama adiknya, Byakuya keburu pergi. Dia juga belum bilang kalau dia punya istri yang bernama Hisana)
" A.. apakah anda Rukia Kuchiki-san?", akhirnya Toshiro buka mulut. Gadis yang diajak bicara malah ketawa sendiri, "Fufufu, saya bukan Rukia, tapi saya adalah kakaknya Rukia, perkenalkan nama saya Hisana Kuchiki, anda pasti Hitsugaya-taicho-sama kan, Byakuya-san sudah menunggu anda di dalam," . toshiro hanya mengangguk pelan dan mengikuti Hisana masuk ke dalam mansion mewah tersebut. 'Fuh, untung bukan si Rukia Kuchiki, soalnya aku punya firasat, kalo si Rukia itu ga lebih tinggi dariku' pikir Toshiro.
Sampai di ruang tengah di mansion Kuchiki tersebut, Toshiro melongo lagi, dan kali ini rahanngnya hampir lepas. Semua orang pasti juga bakal melongo kalau ngeliat ruang tengah yang gedenya ngalah-ngalahin bandara Soekarno-Hatta. ' ampun deh, seumur-umur baru pertama kali aku masuk rumah segede gunung kayak gini' kata Toshiro kenceng-kenceng. -mmm, kayaknya kalau kenceng-kenceng ga enak deh, makanya ganti aja ya, jadi di dalam hati. Gengsi gitu loh.
Tiba-tiba terdengar suara serak bak nenek lampir yang menjerit pake toa, yang memanggil, "NEE-CHAAANN, NII-CHAAANN, I'M HOOOUUUSSSEE," si nenek lampir pake bahasa inggris, iya kalo bener, la ini kenceng salah pisan (kok jadi logat jawa?)
Toshiro otomatis nutup mata, eehh…. Nutup telinga ding, lagian Ngapain ada ada suara gunung meletus malah tutup mata, Kurang kerjaan banget. Toshiro kaget melihat reaksi Byakuya sama Hisana yang masih duduk manis di sofa dengan tenangnnya, seperti ga terjadi apa-apa. Karena penasaran, Toshiro angkat bicara " kenapa kalian tetap tenang denger nenek lampir nyanyi pake mic digabung sama toa?".
Shiiiiiinngg…..
1 menit….
4,9 menit….
10 menit 22 detik….
" Ehh… Hallo?" Tanya Toshiro lagi.
Shiiiiiinngg….. Masih ga ada jawaban. Akhirnya Toshiro pasrah dan melambaikan tangannya di depan Byakuya dan Hisana. Byakuya dan Hisana baru sadar, dan Byakuya tanya "Oh.. maaf ada apa Hitsugaya-taicho?" sambil ngelepas kapas super tebel yang ada di telinganya. Toshiro bingung, lalu dia Tanya, " kalian ngapain?" sambil nunjuk kapas tebel tadi.
"Oh.. ini. Maafkan kami ya Hitsugaya-san. Ini sebenarnya hanya untuk antisipasi dengan datangnya adik kami, yang ga pernah bosen buat orang" kata Hisana sambil cengengesan. 'Astagfirullah, Kami-sama… kenapa aku selalu aja ketemu, malah kenal sama orang yang ga waras?' Tanya Toshiro dalam hati sambil nangis gaje, dalam hati juga tentunya.
Oh ya, readers pasti sudah tau kan siapa adik Byakuya dan Hisana. Yupz, dialah Rukia Kuchiki.
Setelah masuk ke ruang tengah, Rukia kaget melihat Byakuya dan Hisana ngobrol sama orang yang ga dikenal, dan entah kenapa Rukia malah teriak " HWAAAAA ! ADAAA TUYUUUULLL !", imut kayak gitu kok dibilang tuyul sih, hadehh Rukia rukia. Byakuya dan Hisana yang telah melihat adik mereka , sebelum teriak(Rukianya) pun nutup telinga pake kapas lagi sebelum Rukia tereak. Dan Toshiro yang ga punya pertahanan pun, tewas seketika. Eehh… jangan dulu! readers tenang aja, Toshiro ga bakal mati kok. maksudnya tuh, pingsan seketika.
Akhirnya keluarga besar Kuchiki pun sepakat, akan menggotong Toshiro ke kamarnya. " Huft… kecil-kecil kok berat sihh" kata Rukia ketus. (Rukia sama Author digebugin Toshiro)
~0OooooO0~
Tiba-tiba Toshiro bangun dalam kamar bernuansa klasik dengan cat tembok berwarna krem dengan hiasan-hiasan berwarna biru malam, seperti kasur King Size yang ia duduki sekarang, Gorden yang sangat besar, dan masih banyak lagi barang-barang berwarna biru malam lainnya. Dan dia melihat seorang wanita dengan rambut sebahu dan warna rambut hitam legam, sedang melihat TV 42 inch di kamar tadi. Saat wanita itu menoleh ke arah Toshiro, dia kaget dan tereak (untuk ke sekian kalinya) " NII-CHAAANN, TEMENNYA UDAH SADAR NEEEHHH," kata Rukia tanpa ada rasa bersalah dalam dirinya.
Toshiro yang udah ga tahan dengan tereakan Rukia, malah ngebentak Rukia, " Oi ! Bisa berenti tereak ga, lw ga sadar ya udah buat telinga orang hampir budeg !" Sama orang yang baru kenal aja, Toshiro udah berani ngebentak, apalagi yang udah jadi sohib. " Emang kenapa hah ! suka-suka gue dong, rumah juga rumah gue, mau gue tereak kek, jungkir balik kek, bunuh diri kek, jadi monyet kek, suka-suka gue taok ! WeekK !" kata Rukia ngebentak balik Toshiro ples dengan peletannya.
" Eh, lw jadi cewek kok ga ada sopan-sopannya sih? Jaga tuh mulut, jangan nyerocos aja kayak bebek. Mending kalo suaranya kayak suara ayu ting ting, masih enak didengerin, la ini, suaranya nenek lampir yang udah sekarat!
"Eh lw ga tau ya? Suaranya ayu ting ting kalo udah tua tuh kayak gue tau ga sih lw ? lagian yang udah tua itu lw kali, coba liat, rambut udah ubanan kayak gitu aja kok dijagain. Gue bilangin ya, kalo ga mau dibilang tua, tuh, rambut lw digundul aja, biar kayak temen gue, botak kincling-kincling" kata Rukia sambil cekikikan sendiri.
Toshiro yang ga terima dikatai udah tua, terus aja ngebales, " Lw ga mikir ya? Udah tau rambut gue putih udah dari sononya. Lagian rambut gue masih mending, daripada lw, item kayak gitu, pasaran tau !" sambil tersenyum penuh kemenangan.
Rukia yang agak blushing ngeliat senyumnya Toshiro, malah membuang muka, sambil mikir. Soalnya Rukia belum konek sama kata-katanya Toshiro. Akhirnya Rukia sadar, " Lw ngejek kakak gue ya !" sambil ngelinting lengan bajunya, buat nunjukkin otot-ototnya pada Toshiro.
" Lw punya otak di pake buat apaan sih? Masak gitu aja ga nyadar, gue tuh ngejek lw bukan kakak lw ! dasar Nenek Lampir Baka !" kata Toshiro ketus.
" Gue ga baka, gue pinter taok !" jawab Rukia ga mau kalah.
" Darimana lo tau kalo lo pinter, wong ngomong aku pulang aja, I'm house, mana ada orang pinter kayak gitu. Lagian kalo orang pinter kayak lw, orang bego-nya kayak apa !"
"Ya elo itu orang bego-nya ! emank lo siapa? Lw ga berhak ngata-ngatain gue bego tau !"
" Lo ga tau siapa gw?" Tanya Toshiro agak kaget.
"Emank lw artis ya, gw harus kenal sama lw, hah !"
"Ternyata ! kakak lw aja ga mau ngomong sama orang bego kayak lw ! gw bilangin ya, gue ini disuruh kakak lw buat jadi BG lw !"
"Oh.. BG gue toh," kata Rukia santai, sepertinya penjelasan tadi belum sampai ke otak Rukia, tapi tiba-tiba Rukia membulatkan matanya, tanda kalo dia kaget, terus tereak lagi " NANIIIII ! Kenapa musti anak tuyul yang jadi BG guee ! Gue kan pengennya Pangeran William yang jadi BG gue, hiks~" kata Rukia sambil nangis-nangis gaje.
" Dipenjara seumur idup baru tau rasa lw !"
" STOOOOPPP !" tiba-tiba terdengar suara dari luar ruangan , yang tak lain dan tak bukan, si Byakuya Kuchiki. Dan jeweran cinta dari sang kakak pun menempel di telinga Rukia. Rukia pun Meringis "Adu du duuhh… Kak sakitt !" kata Rukia memelas dengan jurus andalannya, Chappy face, dan akhirnya Byakuya menghentingkan aksi jewer menjewernya.
"Anda sebaiknya tidur Hitsugaya-san, besok ada hal yang ingin saya bicarakan kepada anda. Oh ya, jangan lupa setelah mandi, pakailah seragam yang ada di lemari, karena besok anda akan masuk Karakura SHS, bersama dengan Rukia." Jelas Byakuya.
Toshiro membelalakkan matanya, dan Rukia bersama Byakuya pergi meninggalkan kamar Toshiro. Tapi sebelumnya, Rukia masih sempet melet ke Toshiro, alhasil, 1 set bantal berwarna biru malam mendarat di muka Rukia. Tapi tunggu, 'Sekolah? aku juga harus sekolah ya? Haduh pusing' kata Toshiro dalam hati dan langsung merebahkan diri di kasur King Size-nya itu. Satu hari yang menyenangkan buat Author tapi ga, buat Toshiro pun terlewatkan.
Good Night Toshiro~
TBC
Akhirnya selesai deh ch 2, fict ini. Dan ch ini jauh lebih panjang dari ch sebelumnya (walau belum bisa dibilang panjang juga sih) hehehe… .
Gimana, diminta pendapatnya kepada para senpai sekalian (ga hemat kata banget sih)..
RnR Please …..
(LITTLE HEAVEN OF HE-CHAN'S FICT) yang sempet baca ya ~
He-chan : akhirnya selesai juga ni chapter, ni tuh ch istimewa tau. Soalnya lebih panjang dari ch 1 Wkwkwkwk !
Toshiro : panjang dari mana, gue aja baca fict yang laen, panjangnya berpuluh-puluh kali lipat dari fict GJ lo ini. (sambil makan semangka dari mall yang di atas). Anjrit ! apaan nehh ! Kan gue bilang semangka dari tuh mall kaga ada enak2nya. (sambil nyemburin semangka ke muka Ichigo).
Ichigo : HYAAAA ! Ada darah di muka guee !
Toshiro : Bego, itu bukan darah, tapi semangka (sambil melet)
Ichigo : Anjrit lo ! Author sialaan ! Gue kok ga ada !
He-chan : Sabar, habis bulan puasa gue keluarin, janji (sambil pose piece)
Ichigo : Lama amaatt !
Toshiro : Berissiiiikk ! Gue mau tidur ! Kurosaki, lo mau gue semprot lagi hehh ? sama elo, author sialan ! jangan macem2 lo ya kalo buat fict, bisa2 gue bantai lo !
Rukia : Gue keluar-nya dikit amat ~ (sambil ngeluarin puppy eyes)
Toshiro : Kuchiki ! dibilangin berisik masih ngeyel aja (mau ngeluarin Hyorinmaru)
He-chan : Sabaarr Shiro-chaann ! (sambil meluk Toshiro dari belakang *hehehe kasempatan dalam kesempitan nih)
Toshiro : Lo juga jangan panggil gue Shiro-chan napa?
He-chan : Masih mending, daripada gue panggil tuyul. Tapi sebenernya gue udah nyiapin nama yang bagus buat elo shiro-chan, dan namanya adalah….
"White Penguin Prince from William's Kingdom"
Dan buat Rukia adalah…
"Cute Chappy Snow Ball Girl"
Buat Ichigo…
"Kelinci Item Tukang Es Serut Strawberry rasa Orange"
Dan buat He-Chan sendiri….
"The Super Cute Girl from Milky Way"
Toshiro : Apaan tuhh ! Orang sarap ! ngapain lo nyama-nyamain gue sama Penguin ! Gila Lo! (Shiro-chan with zombie face)
He-chan : Kan cocok, coba liat kan banyak persamaan, antara elo sama penguin, sama-sama pendek dan unyu-unyu (ketawa ngakak)
Toshiro : Soten Ni Saze, Hyorinmaru !
He-chan : (jaw drop, lari ngibrit !) Haduuuuhh ! ga bisa ngelawan neehh! Zanpaku gue ketinggalann ! KuroHana tolongin gue !
KuroHana : Zzzzz.. (ngorok, PS ini nih Zanpaku gue ! Hehehe)
Ichigo : Bentaran ! apa maksudnya gue kelinci item ? Terus Cuma si author gila itu doank yang julukan-nya bagus ! Ga Fear neeehh !
Rukia : Kan Kurosaki tuh artinya kelinci item, dari kata kuro=item dan usagi=kelinci.
Ichigo : Glekk ! T.. Terus juga apaan tuh Strawberry rasa Orange ?
Rukia : Hadeehh ! Uda jelas kan nama lo kan Ichigo yang artinya Strawberry, dan karena rambut lo warnanya orange, ya dijulukin kayak gitu !
Ichigo : K… kau kenapa ga marah dijulukin Snow Ball ?
Rukia : Soalnya ada …
Ohhh… Chappy ku tercinta ! (cengengesan)
Ichigo : Haduuuhh…..Tinggal aja mereka berdua yang sedang kejar-kejaran (a.k.a. He-Chan sama Shiro-chan) dan satu orang lagi yang sedang menghayati julukan barunya (a.k.a. Rukia) , dan buat para readers, ripiuw pliss.
Toshiro : Katrok banget sih lo, ada juga review bukan ripiuw. (Ngos-ngosan)
Rukia : Bacanya juga ripiuw kale.
Toshiro : Makanya pas ada acara bagi otak tuh dateng, pengennya bolos mulu !
He-chan : Sudah sudah~ (ala sule) yang penting sekarang…
Lepasin gue dulu shiro-chan (meronta-ronta karena diiket di pohon)
Toshiro : Ogah… O ya Btw, ada review tuh.
Ichigo : Heem, dari Ray Kousen7, oh, ini buat elo nih, si author sialan.
He-chan : Ya jelas buat Gue lah ! Iya, iya ini uda apdet noh !
Rukia : Eeeettt… nama gue disebut-sebut nih ! (baca review), Author Brengsek ! lo ngancurin harga diri gue di depan readers !
Toshiro : Eh, chotto… apaan nih maksudnya ngejagain Rangiku ! Najis dunia akerat deehh !
He-chan : Ettt… Udah dong ah ! yang penting sekarang…..
All : Review Plisss….. (nyengir semua, kecuali Toshiro)
