Hallo minna~ Gimana? Uda pada kangen sama He-chan (digotong rame2 sama readers ke sungai) Walaupun He-chan sudah fokus ke fict, tetep aja updatenya lemot. Biasa males ngetik ! Capeekk ! Tanganku udah keriting niihh bak cabe2 yang ada di toko2. Tapi tanpa basa basi, ba bi bu, ka ki ku, ma mi mu… lanjutkan ceritanya !
~0OooooO0~
.
.
.
DISCLAIMER : TITE KUBO, tapi cerita tetap punya He-Chan
PAIRING: HITSURUKI
WARNING:OOC (selalu), GAJE, ABAL, TYPO(S), ect
DON'T LIKE DON'T READ
"CINTA YANG MEMBINGUNGKAN"
.
.
.
~0OooooO0~
Sebelumnya~
Toshiro akhirnya sampai di Mansion Kuchiki, ketemu sama Rukia Kuchiki, dan memulai pertengkaran-pertangkaran yang sepertinya ga bisa dibilang kecil, karena ada bom di setiap pertengkaran-pertengkaran itu. Yang satu tuyul, yang satu nenek lampir, yang satu tua, yang Satu Baka. Penasaran ? langsung aja baca !
~0OooooO0~
Keesokan harinya ~
"UmmmmHHhh….." kata Toshiro sambil menggeliat di tempat tidur King Size yang super empuk itu. Toshiro mengerjap-ngerjakan matanya, udah mulai kebuka eh- nutup lagi. "Hhhhh…. Aku mimpi buruk" gumam Toshiro, lalu JreeennGGg…. Toshiro melihat sekitar, lalu ngucek matanya, tanda di kaget. "Hueeee~ ini semua bukan mimpii~ !" kata Toshiro sambil nangis-nangis gaje.
Toshiro pun sadar atas tangisan gajenya itu, "Ngapain gue ngelakuin hal kayak gini, ga mbois blas !" katanya sambil ngusap-ngusap mata. "Hufft…Mandi dulu ahh~", kata Toshiro sambil melenggang pergi.
Beberapa ratus detik kemudian, keluarlah Toshiro dengan "!", hanya selembar handuk di tubuhnya ! Author anak baek, author ga boleh liat, author ga liat, sumpah author ga liat ! / tapi ngintip dikit gapapa kan. Hehehehe…..
Toshiro yang hanya dengan selembar daun, eh daun eh daun.. maksudnya handuk, di tubuhnya pergi ke lemari buat ngambil pakaian. Ya iyalah, masak ngambil sayur di lemari. Setelah ngebuka lemarinya, Toshiro langsung, "~!" ber-!-ria. "Sumpriit ! Apa-apaan neh, dikira gue banci Haahh !" kata Toshiro mengetahui ternyata seragam yang ada di lemarinya, itu seragam buat cewek ! dan terlihatlah seonggok perempatan di jidat mulus milik Toshiro.
Akhirnya Toshiro ya pake bajunya sendiri, celana jeans item ke biru-biruan yang agak kepanjangan, tapi terlihat pas di tubuh mungil Toshiro (di jewer Toshiro), yee Toshiro ma pake apa aja cocok, pake baju cewek aja cocok kok. Sama baju kaos putih dengan tulisan kecil di pojok kiri bawah baju itu yang berbunyi, 'You Look at Me and I will Kill You' sadis banget bunyinya. Dipadukan dengan jaket tipis, bukan jemper, berwarna biru malam. Ikkhh… keliatan kereenn bangett…
Terus Toshiro melenggang ke meja rias, bukan buat tapi Cuma buat nyisir rambut ubanannya (digiles Toshiro n ToshiroFc).
.
Trililit… trililit….
Suara jam weker warna biru muda dengan gambar naga, yah mirip-miriplah sama Hyorinmaru, dengan suara serak bak nenek lampir rambut hitam legam (a.k.a. Rukia Kuchiki) sukses ngagetin Toshiro yang lagi nyisir. Yang jelas nyisir rambut di kepala buakan nyisir rambut di badan, emank lo kira Toshiro tuh Renji ? (baca:baboon).
"Weker berisikk!", kata Toshiro sambil ngebanting tuh weker ke lantai, di injek-injek, di cincang, di gergaji, di giles, di blender, di masukin ke gelas, dan terakhir di beri nama "JUS WEKER RASA BLUEBERRY, Wkwkwkwkwkw…." Kata Toshiro sambil ketawa gaje. Kayaknya Toshiro masih trauma sama baju seragam cewek di lemarinya itu.
Weker berbunyi, berarti tandanya udah jam 5 pagi. Akhirnya Toshiro memutuskan untuk pergi menuju ruang makan. Setelah ngebuka pintu putih, berlapis perak dan gagang pintu yang berlapis Belgian coklat, lo ! maksudnya emas 24 karat. Toshiro melihat ada 2 pilihan di depannya, antara hidup dan mati. Saat, Toshiro milih hidup, terdapat pilihan lagi, antara ke kanan ato ke kiri. Menurut insting, Toshiro harus belok kanan, jadi Toshiro ya belok kanan dan berjalan menusuri jalan penuh duri, penuh dengan cobaan, dan penuh dengan liku.
~0OooooO0~
Di Ruang Makan~
" Udah jam 6, tapi kok Rukia sama Hitsugaya belum bangun ya, kalo Rukia sih ga heran, tapi kalo Hitsugaya? Masa' sih bisa kesiangan?" Tanya Byakuya entah pada siapa.
" Biar saya saja yang membangunkan mereka berdua, Byakuya-san", kata Hisana dengan senyum termanis. Author tepar seketika dan Byakuya, masih dengan tampang cool, tapi itu di luar beda lagi sama di dalam. Kalo di dalam sih gini, ' Hisana ! Jangan senyum kayak gitu ! Gue lama-lama bisa makan lo !,' dengan perasaan permen nano-nano, manis asam asin, rame rasanya !
Tunggu ! Rasanya ada kegenapan di sini (Toshiro:Keganjilan bego!). Toshiro bukannya udah keluar dari kamar dari jam 5 tadi? Kok sampe jam 6 belum sampe di Ruang Makan sih? Anak kecil emank gampang ilang ya -_-b. (ditelen idup-idup sama Toshiro)
Di Kamar Rukia~
Hisana masuk kamar Rukia dengan gaya putri Solo, alias lemot banget ! Hisana mengguncang-guncangkan tubuh adiknya itu. Sampe suara Hisana udah seret kayak abis nelen kadal, Rukia masih aja ber-tidur-ria di tempat tidur so pasti, ga mungkin di tempat mandi, soalnya nanti jadi ber-mandi-ria.
"Tidak ada cara lain, aku harus menggunakan cara 'itu'," kata Hisana semangat ! Kayaknya kalo nyangkut ngejailin orang, Hisana yang kalem bisa jadi Hiruma Yoichi di Eyeshield21. Widdiiiihh…. Nyeremiiiinn….
Hisana pergi ke dapur untuk ngambil air. Pasti readers ngira ntu air bakal disiramin ke Rukia, iya kan ?
SALAH BESAR, BEGOO! (digiles sama Readers)
Orang Hisana Cuma mau minum kok. Terus Hisana kembali ke kamar Rukia dengan seringai seram terpatri di wajahnya, dan saat mendekati Rukia, wajah Hisana berubah menjadi mirip wajahnya Sasuke Uchiha di Naruto, dengan mata onyx yang menyeramkan.
Dan dengan aba-aba DOR ! Hisana dengan tidak berpri-keRukiaan, sang kakak menampar adik dengan sarung tinju warna merah, yang baru dipinjem dari Krisjon (terserah author mau nulis apa ! Jangan protes !) . Ga Cuma sekali, Hisana ngelakuinnya 9 kali saat Rukia masih tidur, dan 6 kali saat mata Rukia ngerjip-ngerjip.
Alhasil, Rukia bangun dengan pipi lebih gede 10 kali lipat dari sebelumnya. Dan setelah terbangun, Hisana berubah ke sifat aslinya, dan melenggang pergi.
Di Kamar Toshiro~
Setelah Hisana masuk, kepalanya celingak celinguk kayak orang mau nyolong, sambil berkata "Pssstt…. Hitsugaya-san" dengan suara super lemah, sampe-sampe semut aja ga bisa denger. Setelah diperhatikan, ternyata Toshiro udah ga ada di tempat. "Mungkin Hitsugaya-san sudah ke Ruang Makan" sahutnya dalam hati. Akhirnya melenggang kembali ke Ruang Makan.
Di Lorong yang Gelap~
"Hueeee ~ lama-lama kok nyeremin gini sih, ini tuh mansion apa haunted mansion sih ?" kata Toshiro agak merinding. Terus ada pintu misterius yang ada di depan Toshiro. Hati paling dalam Toshiro mengatakan agar Toshiro mbuka tuh pintu. Ya dibuka beneran. Saat detik-detik pembukaan gerbang maut alias pintu misterius tadi…..
Count Down
3…
2…
1…
"HYAAAAAA~", suara tereakan seorang gadis yang ada dalam ruangan misterius itu yang tak lain dan tak bukan si nenek lampir yang udah sekarat alias Rukia Kuchiki ! Ternyata ruangan misterius itu, kamarnya Rukia toh.
"Sialan lo ! Gue kira tuyul yang mau nyolong uang gue, eh ternyata tuyul yang mau nyuri keperawanan gue !" tereak Rukia lagi.
"Cuih ~ Amit amit jabang bayi deh ! Gue ngeliat lo aja ogah seumur idup kok, apalagi…" Toshiro diem, terus membulatkan mata. Dia jongkok dan ngusrek-ngusrek rambut putih jabriknya.
"Sialan ! Tidur disini sehari aja udah buat otak suci gue dimasukin roh-roh pervert yang…. Akkkhhhh…. Hentikan ini, pokonya gue musti pindah dari haunted Mansion ini!" tereak Toshiro histeris.
DUAAKK !
1 set bantal chappy melesat tepat di wajah Toshiro yang lagi stress berat itu dan membuat seonggok anak kecil terpental ke belakang. "Enak aja ngatain rumah gue Haunted Mansion, gue santet tau rasa lo!"
"Emang bener kok ! Nyatanya gue bisa jadi stress kayak gini ni pasti ulah temen-temen lo yang kasat mata itu kan !" kata Toshiro sambil melihat bantal Chappy itu sambil bengong.
"Ehh…. Itu kan emang elo yang dari sananya uda st….", seonggok bantal chappy kembali melesat, tapi di beda muka.
"Hoeekk… najis gue kena bantal lo ! iler semua ! Gue musti mandi kembang 7 rupa nih ! Biar ngebalikkin kesucian gue !" kata Toshiro masih dengan kehisterisannya.
"Udah cukup ! Lo sebenernya mau ngapain sih ke sini?" Tanya Rukia, curiga.
"Gue nyasar tau ! Gue nyari-nyari Ruang makan ga ketemu-ketemu, padahal gue nyarinya udah sejak jam 5 !" bentak Toshiro.
"Hadduuuhh ! Biar gue tebak, pas dari kamar elo, lo pasti belok kanan kan?" selidik Rukia.
"I…Iya emank kenapa? Lo ngintip gue ya!" kata Toshiro sambil nyilangin tangannya di depan badannya, tanda pertahan.
"Najis gue ngintip lo ! Lagian lo bego banget sih ! Mustinya dari kamar lo, lo itu belok kiri bukan kanan, kalo belok kiri elo langsung nyampek ke ruang makan, bukan malah nyasar di sini !" kata Rukia blak-blakan.
Toshiro berpikir, 'kenapa tadi aku nurutin insting aku ya? Liat aja biar kubejeg-bejeg tu insting kalo dia muncul lagi di hadapan gue !'
"Udah, lo tungguin gue ! Entar gue anter ke Ruang Makan !" perintah Rukia
"Elo mau ke mana?"
"Mandi !" bentak Rukia sambil ngebanting pintu di depan Toshiro dan meninggalkan Toshiro kecil di lorong gelap bin nyeremin binti angker, menurut Toshiro.
Dengan jaw drop, Toshiro berkata, "K… Ku… Kuchiki?". Ga ada jawaban. Tiba-tiba, tap tap tap.
"Si…Siapa di sana!" Tanya Toshiro gemeteran. Suara semakin mendekat, tap tap tap.
"SETAAAANNN~ !" tanpa pikir pendek lagi, Toshiro langsung melesat ke kamar Rukia. BRAAKKK ! suara pintu dibanting dengan sadisnya.
.
Sedangkan seorang maid yang baru datang ke tempat itu malah, garuk-garuk kepala yang ga gatal, sambil geleng-geleng dan berkata, "dasar ga sopan."
Di Kamar Rukia~
"Eh setan copot, setan copot, setan copot !" kata Rukia gagap karena kaget dengan bantingan pintu dari Toshiro. Lalu ngeliat ada gundukan besar di balik selimut ber-gambar chappy-nya. Dengan pelan-pelan pake banget terus ditambah slow motion, sambil ngebatin, 'Kami-sama, bantuin gue, jangan ambil dulu nyawa gue, bekal gue belom banyak', Rukia ngebuka selimutnya, terus tereak, "TUYUUULLL !"
"Gue bukan tuyul ! nenek lampir buta !". jawab Toshiro kesel.
"Eh, elo lagi, udah dibilangin tungguin gue, malah masuk ke kamar gue, lo jangan harap bisa ngintip gue ya !"
"Gue ini masih sayang ama mata gue sendiri ! Males gue ngintip elo, ga ada untungnya, malah rugi-nya segunung !" Tiba-tiba, Sreeeetttt !
"Woi, apaan nehh !" kata Toshiro. Rukia diem aja, dia tetep konsen sama apa yang sedang dia lakuin, yaitu nutup mata Toshiro pake kain, trus ngiket tangan Toshiro pake Rumput Indonesia.
"Buat jaga-jaga biar lo ga ngintip gue." Kata Rukia sambil melenggang pergi ke kamar mandi.
.
Berlama-lama-lama-lama-lama kemudian, akhirnya Rukia selesai dengan ritual mandinya.
"Lo ngapain aja di dalem, lagi semedi?", Tanya Toshiro sambil berkutat dengan TV 42 inch yang ada di kamar Rukia, sambil bergumam, 'siapa ya pelakunya?', penasaran apa yang diliat Toshiro, yang diliat tuh, Detective Conan !
"Eh, lo kok… Udah deh. Gue mandi lah, masak semedi !", jawab Rukia ketus.
"Mandi kembang ya? Lama amat.", jawab Toshiro dengan kebiasaan awal, cuek bebek nyekek ketek(Renji). Rukia yang dikatai kayak gitu ya hanya bisa diem, soalnya itu kenyataan. "Udah ayo cepet ke Ruang Makan."
"Bentar, lagi seru-serunya nih ! Bentar lagi selesai kok !". Bantah Toshiro.
"Cepetaann ! Nanti telat ! Tau ga yang ngajar pertama tuh Kenpachi Zaraki-sensei tau ! O ya lo ga tau ya?" kata Rukia innocent. Toshiro terbelalak, 'tunggu apa maksudnya semua ini! Kenpachi Zaraki? Dan apa lagi itu, sensei? Bukannya Zaraki-taicho ada di Soul Society sekarang?' gumam Toshiro penasaran.
"Lo kenapa, ayo cepetan!" perintah Rukia, yang hanya dijawab dengan anggukan kecil dari Toshiro, yang masih ngebawa tanda tangan,- ehhhh tanda Tanya gede di kepala mungilnya (ditusuk Toshiro).
Di Ruang Makan~
"Loh, kenapa anda tidak memakai seragam anda, Hitsugaya-san?" Tanya Byakuya. Tiba-tiba suhu ruangan turun 10 derajat. Ini semua gara-gara Toshiro inget dengan seragam cewek yang ada di lemari kamar(sementaranya)-nya. Wajah Toshiro pun berubah jadi kayak wajah zombie yang lagi sakit perut lalu ditambrak truck dan nyemplung ke sawah dengan posisi wajah duluan, ancur-ancuran.
"Bagaimana bisa saya memakai seragam itu, padahal seragamnya hanya dikhususkan untuk perempuan !" Toshiro balik nanya sambil nahan kemarahannya agar kesopanan dalam berbicaranya ga ikut-ikutan ancur.
"Maksudnya seragam khusus wanita !" Tanya Byakuya. Perasaan dari tadi bolak balik Tanya mulu, ga di jawab-jawab. Haduh be hem parah.. ngik.
"Iya", jawab Toshiro ketus. Yah.. akhirnya dijawab juga.
"Loh ! Anda laki-laki toh?" Tanya Hisana kaget sejadi-jadinya. Shiiiinngggg… Krik… krik… "Pfffttttt…" kata Rukia menahan tawa dan mukanya jadi merah banget. "Ehem…." Kata Byakuya masih dengan ke-cool-annya.
Bluusshhh…. Wajah Toshiro langsung merah seketika, "Maaf, tapi saya sejak lahir memang sudah jadi laki-laki, sejak kapan saya pernah jadi wanita?" kata Toshiro sambil nahan marah yang teramat sangat marah.
"Aduuhh… kalau begitu gomen ya? Saya benar-benar tidak tahu ! Nanti jika sampai di sekolah anda bisa meminta seragam baru kepada Kepala Sekolahnya. Hehehhehe…" kata Hisana sambil cengengesan.
"Oh ya? Ngomong-ngomong, kenapa anda baru sampai di sini Hitsugaya-san?" Tanya Byakuya tiba-tiba.
"Orang ini nyasar Nii-chan, dia malah nyasar ke kamarku, padahal katanya, dia udah nyari Ruang Makan sejak jam 5 tadi." Kata Rukia, jujur.
"Uhuk.. uhuk… !" Hisana tersedak mendengar penjelasan Rukia tadi.
"Hisana !" kata Byakuya dengan nada agak tinggi, soalnya emank ga sopan sih.
"Maafkan saya Byakuya-san," kata Hisana sambil tersenyum polos.
"Apakah benar anda keliling rumah ini selam 1 jam lebih, Hitsugaya-san?" Tanya Byakuya, dan Toshiro hanya mengangguk kecil.
"Sudah kuduga hal ini pasti akan terjadi. Makanya saya sudah menyiapkan ini dari kemarin." Kata Byakuya sambil menyodorkan kertas kecil kepada Tsohiro. Toshiro melihat isi kertas itu, tapi belum ada 1 detik melihatnya, Toshiro langsung menutup kertas itu kembali. 'kenapa peta ruwet ini lagi!' kata Toshiro dalam hati sambil memasang wajah dengan jaw drop. Dan bertanya,
"Ini apa?"
"Oh, itu peta tempat yang akan anda tinggali, nanti anda akan tinggal di apartemen, agar anda tidak terlambat ke Sekolah seperti ini." Kata Byakuya. Rukia agak kaget dengan kata Nii-channya dan melihat jamnya. Lalu jaw drop.
"HWAAAAA~ ! UDAH TELAAATT !" kata Rukia dengan tereak tentunya. Rukia lansung mengambil roti bakarnya, dan langsung menggeret Toshiro keluar menuju limousine-nya. Byakuya kaget dengan tingkah adiknya lalu ngomong,
"Histugaya-san ! Jangan kaget dengan apapun yang anda lihat ! Nanti akan saya jelaskan semuanya !" dan dijawab anggukan dari Toshiro.
.
Toshiro cengo melihat limousine di depannya, dan dengan marahnya dia berkata seterang-terang lebih terang dari lampu 350 watt.
"Gue ga mau kalo di suruh naek ginian, nek !"
"La terus maunya apaan ! Jalan kaki! Lo mau kaki lo ilang sebelum jadi murid di sana !" gantian Rukia ngebentak Toshiro.
"Ya apa kek ! Pokoknya jangan benda segede ini ! Pantes lo jadi inceran ! Bawaan lo aja kaya ginian ! Ada motor ga !
"Tolong ambilkan motor !" Perintah Rukia pada salah satu pengawalnya.
"Baik, Nona Rukia" ujar pengawal patuh. Setelah pengawal Rukia mengambil motor, dengan tanpa degan—eh segan-segan, Toshiro nyomot tuh motor.
"Cepetan naek," perintah Toshiro, dan dengan malasmya Rukia menuruti.
"Pegangan!" perintah Toshiro lagi.
"Ogah !"
"P-E-G-A-N-G-A-N !" kata Toshiro menekankan bentakannya.
"Lo budeg ya? Dibilangin nggak ya enggak ! Koma !" kata Rukia bersikeras.
"Resiko tanggung penumpang lo ya?" kata Toshiro Pasrah, tanpa menunggu jawaban lemot Rukia, Toshiro langsung melesat melebihi kecepatan cahaya ples suara, dan dibaringi suara nek lampir…
"HWAAAAA ! BERENTIIIII !" bukannya berhenti, Toshiro malah menambah kecepatan.
TBC
Wkwkwkwkwkwk…..
Akhirnya selesai ! Fuhh, ini He-chan dengan males ples ogah-ogahan ngetiknya, cuapeekk bangeett, makanya jadinya Cuma dikit. Tapi ini juga dengan PD-nya He-chan buat fict laen. Tetep setia di Bleach ! Soalnya yang buat, Kakeknya He-chan siihh! Si Mbah Tite. Kalo sempet baca fict baru He-chan ya ! (promosi). Sekian RnR plissss….
(LITTLE HEAVEN OF HE-CHAN'S FICT) kalo ga ada kerjaan nyapu rumah He-chan aja, eh- keceplosan. Maksudnya baca ceplas-ceplos dari kite-kite ya.
Toshiro : HehhHh ! Apaan tuh ! Kenapa ada gue pake acara-acara takut segala ! Author sialan ! Lo ngancurin image gue tau ga !
He-chan : Ngga tuh ! (sambil ngupil)
Toshiro : Soten Ni Saze, Hyorinmaru !
He-chan : (nodong pake obor)
Hyourinmaru : (jaw drop + lari ngibrit)
Toshiro : Hyo-chan~, lo malu-maluin gue !
Hyourinmaru : Sorry ya, My White Penguin Prince from William's Kingdom Master (cengengesan)
Toshiro : Author sialan ! Lo ngapain Hyo-chan gue ! Dia sampe manggil gue kayak gitu hehh !
Ichigo : Hhhhhh,… Ketemu orang pacaran lagi deehh….
He-chan + Toshiro : (blushing)
Hyourinmaru : Gue ga terima ! Heh, jeruk Busuk, lo ngomong kayak gitu lagi, gue makan lo !
Ichigo : Gue jadiin es serut strawberry rasa orange baru tau rasa lo !
Rukia : Akhirnya lo mau ngakuin profesi baru lo, Ichi. (dateng tiba-tiba di belakang Ichigo sambil megang pundak Ichigo)
Ichigo : COPOOOOTT !
Toshiro : Pala lo copot ya?
He-chan : Otaknya kali yang copot.
Ichigo : Jantung Gue yang copot taok !
Toshiro+He-chan+Rukia : mati dong !
Ichigo : (Jleb !)
Rukia : O ya, shinigami kalo ga mati, malah hebat kan !
Ichigo : Gue 1/3 !
Toshiro : Elo segede itu 1/3 ? la kalo ketiga-tiganya digabung, lo nanti kayak yummy donk (espada)
Ichigo : Bukan gitu maksudnya o'on !
Toshiro : (mendeathglare.i Ichigo ples dengan wajah horror)
Ichigo : Becanda doank kok ! Maksudnya gue tuh 1/3 shinigami 1/3 manusia nan 1/3 hollow.
He-chan : Hollow? Musuh donk.
Toshiro : Soten Ni Saze, Hyourinmaru !
Rukia : Sode No Shirayuki !
He-chan : Change, KuroHana !
He-chan + Toshiro + Rukia : Serbuuuuu !
Ichigo : STOOOOPPP ! ADA RIPIUW NOHH !
He-Chan : Iya to?
Rukia : Bener tuh, dari Ray Kousen7.
Toshiro : Wiiihhh…. Katanya fict gaje lo ini lucu loh. Tapi lucu apaan ! Image gue diancurin begitu saja ! Sadis tuh author, pake acara OOC segala lagi.
Rukia : Iyaa ! Image gue juga ancur !
He-chan + Toshiro + Ichigo : Lo kan ga punya image !
Rukia : (Jleb ! langsung lari ke pojokan) inget gue ga punya image, ga punya, ga punya …
He-chan : Soalnya kalo ga OOC tuh ga bisa jadi lucu, oya ini juga udah apdet. Hehehehehe….
Rukia : Udaaahhhh ! hiks~ hiks~… pliss ripiuw…. Hiks~ Huueeeeeeeeeee ~!
