"The Girl"
Fairy Tail Hiro Mashima's Propety
Warning: Fluffy inside :3
#Magnolia West Flores#
"BEBAAAAAAAAASSSS!", kata Natsu sambil tersenyum lebar.
"Natsu! Berhentilah berteriak!" kata Lucy agak jengkel sambil menutup telinganya. "Kau seperti gak tau Flame head saja, dia kan bawel" kata gray sambil tersenyum jahil, "Apa kau bilang Stipper?" kata Natsu sambil glare kearah Gray.
"Kau itu mengganggu! PUAS?"balas Gray dengan glare nya."Kau ingin bertarung underwear prince?" tantang Natsu sambil menarik "baju" Gray.
"Ayo siapa takut ash brain" , balas Gray sambil menarik syal Natsu. "HENTIKAN SEKARANG JUGAA!" balas Erza lebih garang dari mereka ber-dua, Natsu dan Gray saling berpelukan karena takut akan glare yang Erza berikan.
"Ya ampun, mereka tidak pernah berubah ya, Charle?" kata Wendy dengan sweat dropnya, Charle hanya mengangguk. Dia masih memikirkan tentang pengelihatannya. "Natsu, Lucy!" panggil Charle tiba-tiba. Mereka semua serentak menoleh pada Charle.
"ada apa charle?" tanya Lucy dengan wajah bingung, Charle hanya menunjuk jalan didepannya." Jalan kesana dengan mata tertutup. Natsu kau ikuti dia dari belakang tapi jangan tutup matamu,mengerti?" kata Charles memberikan perintah, tetapi Lucy dan Natsu mengikuti perintahnya.
*Lucy POV*
Aku mengikuti perintah Charle, entah apa yang dia rencanakan atau coba buktikan. Sudahlah turuti saja. Tetapi inikan Hutan kalau aku terus berjalan dengan mata tertutup bisa-bisa aku..
Tunggu kenapa pijakannya tidak ada, gawat jangan-jangan..JURANG! KYAAA—
Tiba-tiba kurasakan tangan hangat merangkul di pingggang ku, dia menarik tubuh ku perlahan. Aku yakin kami sangat dekat sekarang karena aku bisa merasakan panas nafasnya di tungku ku.
"Luce, kau baik-baik saja?" kata suara yang tak lain adalah Natsu yang masih merangkul pergelangan pinggang ku. Aku membuka perlahan mataku dan aku menoleh padanya..Kyaa! wajah kami terlalu dekat.
Aku bisa merasakan wajah ku memanas kali ini, Natsu hanya tersenyum padaku "Tadi nyaris ya?" Katanya sambil menunjukan grinsnya yang manis itu..Tunggu maksudku bukan manis tapi keren, tunggu itu juga bukan..maksud ku menawan..arrgh! kenapa aku selalu memujinyaa
"NATSU! LUCY! KALIAN BAIK-BAIK SAJA?" teriak wanita berambut scarlet sambil berlari kearah kami. "Tadi kau tiba-tiba kau berjalan kearah kanan lucy, lalu Natsu mengejar mu. Untung kau tidak jatuh ke jurang" kata Gray sambil menghela nafas lega.
"Lucy-san , Natsu-san kalian baik-baik saja?" kata Wendy yang masih terdengar khawatir, "ya terimakasih Wendy" kata ku sambil tersenyum padanya, lalu baru terlihat lagi biang keladi semua ini.
"Oy! Apa maksud mu menyuruh Luce melakukan itu? tadi dia hampir jatuh kejurang! apa kau tidak khawatir?" kata Natsu terdengar agak marah. Charle hanya tersenyum sambil melipat tangannya "tidak, karena aku tahu kau akan menolongnya. Yap kau selalu melakukannya". Aku melirik kearah Natsu, Kami-saaamaaa..Apa ini nyata? wajahnya memerah? Natsu blushing?
"Lucy..Sebaiknya kau menutup mulut mu dan sadarlah" kata Erza sambil tertawa meledek ku, tanpa sadar aku memperhatikan wajah Natsu begitu lama…Sadarlah Lucy! ada apa dengan kau? dia hanya Natsu..Yap Natsu teman mu..Nakama mu, tidak lebih..
Tidak lebih, huh? entah kata-kata itu jadi menyakitkan..
(Normal POV)
"Baiklah ayo kita bergegas sebelum matahari terbenam" kata Erza sambil melanjutkan perjalanan. Tak lama setelah itu mereka melihat menara hitam yang tinggi dan besar, dan mereka telah disambut oleh mage-mage dengan Lambang Petir hitam ditubuh mereka.
"Mereka tau kita akan datang?" kata Wendy terdengar agak khawatir.
"Jangan takut, mereka bukan tandingan kita kok." kata Charle dengan nada santai.
"Sambutannya meriah, aku tersanjung" tambah Gray sambil tersenyum sinis.
"I'm All fired up!" kata Natsu dengan Api ditangan kanannya.
"Baiklah!" kata Lucy sambil mengeluarkan kuncinya"The gate of the lion I open you! LEO!"
~1 Menit kemudian~
Pemandangan menara besar itu kini telah rata dengan tanah, Fairy Tail strongest team dalam perjalanan mereka pulang. "Huaah, tadi itu lumayan seru" kata Wendy sambil tersenyum lebar.
"aku tak menyangka 3.000.000 jewel didapatkan semudah ini" kata Lucy sambil menepuk kedua tangannya.
"Lucy, 2 hari lagi adalah hari ulang tahun mu kan?" kata Erza tiba-tiba, "benarkah? Wah..Waktu terasa cepat berjalan ya?" kata Lucy sambil tertawa kecil.
"Kita buat saja pesta ulangtahun di guild..Bagaimana?" kata Gray sambil tersenyum lebar.
"Kau membongkar rahasianya tau?" kata Charle sambil menghela nafasnya.
"Oh iya ya? Maaf keceplosan" kata Gray salting sambil menggaruk kepalanya.
Kali ini Natsu yang diam, dia sedang berfikir tentang sesuatu."Baiklah..Kita masih sempat naik kereta ke Magnolia..Ayo cepat!" kata Lucy tiba-tiba."APA? KERETA LAGI? NO WAY!" kata Natsu sambil menyilang tangannya.
"Cepat kereta tak akan menunggu kita tau?" kata Erza sambil menyeret Natsu "TIDAAAK" teriak Natsu sambil menangis karena diseret oleh iblis yang akan membawanya ke neraka. Yang lain tak bisa menahan tawa mereka.
Tetapi…Mereka tak menyadari satu hal…Di tempat Yang dulunya Guild lightning..
"Sial! aku tak akan memaafkan mereka!" teriak salah satu mage Lightning Guild yang selamat, "lalu apa yang kau ingin kan? Mereka menderita?" tiba-tiba Tanya seorang perempuan dari balik gelapnya hutan.
"Ya! Terutama yang berambut salmon itu!" jawab mage itu lagi, perempuan itu hanya tersenyum "siapa nama mu kawan?" tanya perempuan itu."Laster" jawab mage muda itu singkat.
"aku bisa membantu mu Laster, aku akan memenuhi permintaan mu" jawab perempuan itu sambil tersenyum.
Perempuan itu memilik Rambut panjang yang diikat satu kebelakang berwarna warna salmon dan dua pasang mata berwarna honey brown(Coklat lembut).
Tadaaa XDD Siapa ya perempuan berambut salmon itu? XD
Gomenasai Minna-san atas keterlambatannya ^^ karena sekolah jadi telat XDD Minna-san..mohon R n R nya ^^
