_Secret Present_

Fairy Tail Hiro Mashima's propety

Warning: Fluffy inside, kinda OOC :3


Malamnya di Fairy Tail

"Natsu, ayolah..kita sudah sampai" kata Lucy sambil menggerakan tubuh Natsu yang "pingsan" itu.

"Oy, Flame head! Bangun! Sampai kapan kau akan tidur?" kata Gray dengan nada sedikit jengkel dan yap, itu membangunkan Natsu.

"Diam kau stipper! Suara mu lebih mengganggu dari pada kereta ini!" kata Natsu sambil menantang Gray.

"Kau berani huh?" kata Gray balas menantang Natsu."Hey,ayolah kita kan baru sampai ayo kita santai dulu ya.." kata Lucy mencoba menenangkan mereka.

"Cih..owh iya lucy, kau mau hadiah apa untuk ulang tahun mu?" Kata Gray tiba-tiba mendekati Lucy. Lucy hanya terdiam mendengar Gray. Natsu menghela nafasnya lalu pergi meninggalkan mereka.

"Natsu-san.." Kata Wendy agak berbisik. "Oy, Natsu kau tidak ke guild?" tanya Erza agak berteriak karena jarak, Natsu hanya melambaikan tangannya. "Natsu!"teriak Lucy sambil mengejar Natsu.

"Natsu, kau tidak mau pergi bersama?" kata Lucy dengan nada lembut, Natsu hanya menarik tangannya dan menggelang "sebaiknya kau pergi saja dengan pangeran mu itu, Ja Ne~" kata Natsu singkat lalu berlari kearah yang berlawanan.

(Lucy POV)

Semuanya diam melihat dengan tingkah Natsu, aku menghela nafas ku lalu mengucap kan selamat tinggal pada tim yang lain dan pulang.

Saat ku buka pintu rumah terasa hawa yang sepi, itu menandakan Natsu tidak disini..Ada apa ya dengannya? apa dia marah? huh..Natsu kau itu menyebalkan! sekarang yang kubutuhkan adalah ketengangan. Aku memustukan untuk masuk ke kamar mandi dan berendam

Mungkin besok dia akan ada di guild, aku akan bicara besok.

_Normal POV_

Esoknya Lucy memustukan untuk datang ke guild, saat dia sampai dia tidak melihat Natsu dimana pun. Lucy duduk di bar Mira sambil meletakan kepalaya di meja.

"Ohayo Lucy..kau terlihat sangat lemas pagi ini.." kata Mira lembut sambil mengeringkan gelas.

"Ohayo Mira-san, huh!aku hanya sedang memikirkan sesuatu" balas Lucy dengan nada tak bersemangat, "Natsu ya?" kata suara wanita dibelakang Lucy, Dia langsung menoleh kebelakangnya dan melihat Erza disana.

"Erza?" kata Lucy agak terkejut karena tebakannya tepat."Tenang saja, aku yakin dia akan baik-baik saja" kata Erza sambil duduk disebelah lucy. Lucy hanya diam "jangan khawatir Lucy..Natsu bisa menjaga dirinya kok" kata Mira menenangkan Lucy sambil memberikan Erza sepotong Cheese cake.

"Ya, kuharap begitu" jawab Lucy singkat sambil menghela nafasnya, "Lucy kau suka kue kan?" kata Mira tiba-tiba, Lucy hanya mengangguk bingung.."Besok ku buat kan kue ya" jawab Mira sambil mengedipkan mata kirinya, Lucy hanya tersenyum pada Mira.

"Besok Lu-chan ulang tahun ya?" kata Levy yang entah muncul darimana, "levy-chan?" kata Lucy sambil melirik Levy dengan wajah kaget. "Besok kita akan buat pesta besar-besaran ya?" kata Kinana sambil menepuk tangannya antusias.

"ahahah..terimakasih minna" kata Lucy sambil tersenyum lembut karena senang teman-temannya mengingat hari ulang tahunnya.

Dibalik kesenangan itu seorang perempuan berambut salmon tersenyum dari balik pintu guild lalu menghilang begitu saja, tidak ada yang menyadari kedatangannya.

{Lucy's birthday}

"OTANJOUBI OMEDETOU LUCY!" teriak semua mage FT serentak, "Arigato Minna" kata Lucy sambil tersenyum lebar

"Lu-chan, otanjoubie omedetou" kata Levy sambil memeluk Lucy ,"arigato levy-chan" jawab Lucy sambil memeluknya, "Ini kado dari ku..kuharap kau suka ya" Levy menyerahkan bungkusan berwarna pink pada Lucy, "huaah..Honto arigato ne~" jawab Lucy sambil mengambil hadiahnya.

Lucy mendapat sambutan dan banyak pelukan hangat dari teman-temanya, dia juga mendapatkan banyak kado, dari yang aneh sampai yang normal tetapi yang terpenting bagi Lucy adalah mereka mengingatnya.

"Lucy, apa kau lihat Natsu?" kata Mira tiba-tiba sambil meletakan minuman Lucy, "owh iya, aku juga belum melihatnya" jawab Levy sambil melihat sekeliling, "Dia tak mungkin lupa kan?" kata Lisanna sambil memakan kue-nya.

Lucy terus melihat sekeliling tapi tak berhasil menemukannya, Lucy hanya tersenyum asam "Tak apa lah..mungkin dia sedang sibuk" kata Lucy sambil terus memakan kue nya.

#Malamnya#[ Lucy POV]

"Benar-benar hari yang menyenangkan" kata ku sambil membawa beberapa bingkisan kado ku, aku masih memikirkan Natsu…Entah kenapa aku merasa ada yang kurang tanpanya..lagipula ini sudah 2 hari aku tidak melihatnya. Aku harap dia baik-baik saja.

Aku membuka pintu kamar ku dan meletakan kado-kado itu di tempat tidur, aku langsung beranjak ke kamar mandi untuk sedang asik-asiknya aku berendam tiba-tiba terdengar suara yang ganjil di kamar ku.

"eh? Siapa itu? Pencuri?" pikir ku sambil membilas tubuh ku dan memakai handuk lalu keluar dari kamar mandi. Aku melihat sekeliling tapi tidak ada siapa pun, tiba-tiba kurasakan tangan hangat yang memegang pundak ku,..

"kyaaaa!" teriak ku spontan sambil meringkuk di pojokan, kami-sama,..Mati aku! jika dia datang untuk membunuh ku bagaimana?

Oy, Luce..apa aku menakutimu? gomene" terdengar suara yang tak asing bagi ku, aku membuka perlahan mata ku dan kulihat Natsu? dia terlihat kaget dan agak khawatir

"Na-Natsu? i-itu kau?" Kata ku masih terkejut lalu dia tertawa sambil menggaruk bagian belakang kepalanya. "Aye! gomene kalau aku menakuti mu" entah kenapa tapi aku sangat rindu dengan senyumannya…Tunggu? Apa? tidak-tidak! ayo sadar Lucy!

"apa yang kau lakukan disini? Aku kira ka-" Kata-kata ku terpotong saat dia menunjukan Kalung dengan tali perak dan Lambang Fairy Tail berwarna emas ditengahnya.

"Otanjoubi Omedetou, Luce..Maaf aku terlambat" Katanya dengan muka agak terdiam tanpa kata-kata, lalu dia membuka mulutnya lagi

"ehm..ini tidak mahal sih, aku membuatnya beberapa hari yang lalu..hehehe..maaf ternyata memakan waktu yang lama ya?" kata Natsu dengan grins nya, aku bisa merasakan pipi ku memerah dan sekarang mataku mulai berkaca-kaca entah kenapa.

"Luce, oy..apa kau baik-baik saja? Kenapa kau menangis? Apa aku mengatakan sesuatu yang salah?" kata Natsu mulai panic, dia sangat manis dan lucu ya..

Aku menghapus air mata ku dan tersenyum padanya "Natsu, ini sangat indah..ahahaha..terimakasih ya" Jawab ku sambil memeluknya, aku merasakan tangan hangatnya merangkul tubuh ku. "Ya, aku senang kau menyukainya luce" kata Natsu terdengar lega.

Dia memakaikan kalung itu di leher ku lalu tersenyum pada ku. "Kau terlihat cantik Luce" katanya dengan grinsnya yang khas itu.."Aahahahahha..arigato Natsu" jawab ku dengan blushing.

"ehm, Luce..apa kau tidak lupa sesuatu?" kata Natsu dengan muka memerah namun dia tertawa, aku memberikan pandangan bingung ku padanya "aku rasa tidak, kenapa Natsu?" jawab ku dengan polosnya,..

Natsu tidak bisa menahan tawanya dia tertawa dengan muka yang memerah "luce..kau-kau masih memakai handuk tahu? Ahahahaha".

Lanjutnya yang 100% telah membuat wajah ku memanas Kami –sam! aku lupa! sangking senangnya aku karena dia datang aku lupa kalau aku masih memakai handuk! Bodohnya aku!

"DIAM KAU BODOH!" teriak ku padanya sambil melempar beberapa bantal. "ahahaha, ganti dulu sana…atau.." katanya tiba-tiba membuat ku mengangkat sebelah alis ku "atau?" kata ku penasaran dengan lanjutannya..

Tiba-tiba dia berdiri dari lantai dan mendekati ku "atau kau memang sengaja ingin menggoda ku?" kata Natsu dengan wajah jahilnya, "DASAR PERVENT!" Kata ku sambil memukulnya dengan kamus bahasa baku yang entah darimana aku dapat. Dia hanya tertawa melihat wajah ku yang sudah semerah kepiting rebus,.

Dia benar-benar menyebalkan!

*Normal POV*

Diluar kehangatan rumah Lucy, seorang perempuan mengawasi dari jendela kamarnya dia hanya tersenyum.."sudah hampir waktunya, ya?" katanya berbisik, lalu tiba-tiba dia menghilang bagai ditelan gelapnya malam.


So Minna-san ^^ bagaimana menurut kalian? hehehe Gomene kalau ada salah-salah kata ya XD aku juga masih pemula ^^ Please R n R Minna-saaan ^0^/