_Sayonara..My memories_
Fairy Tail Hiro Mashima's property
Warning: Fluffy, OOC *mohon dimaklum*, Hurts
#LUCY POV#
1 minggu telah berlalu sejak hari ulang tahun ku, sejak itu pula aku dan Natsu semakin dekat. Kalung yang dia berikan selalu setia menemani ku. Saat aku memakainya ke guild dia melihat kearah ku dan menunjukan grinsnya. Entah kenapa jika aku di dekatnya detak jantung ku makin gak karuan.
Aku rasa…Aku menyukainya..
Namun, apa mungkin aku akan mendapatkannya? Itu pertanyaan yang selalu berdering dikepala ku.
Hari itu seperti biasa kami bersantai di guild, karena tidak terlalu banyak request yang ditawarkan, kami memutuskan untuk bersantai sejenak. Aku, Erza, Mira, Levy sedang duduk di bar. Kami berbincang tentang hal perempuan..lalu Mirajanne tiba-tiba memanggil ku
"eh, Lucy..aku lupa" kata Mira mengagetkan ku. Aku mengangkat sebelah alis ku menanggapi pertanyaan Mira. "Kalung itu, dari Natsu kan?" sambungnya dengan wajah jahil, wajah ku mulai memanas saat dia menyebutkan nama orang itu, "Lu-chan! Jangan pingsaan! kita cuma nyebut namanya lho.." kata Levy sambil tertawa kecil, "Ish! Apa sih? Kami itu hanya teman!" jawab ku agak jengkel.
Tiba-tiba terdengar suara dari belakang ku, "Hanya teman? Sama siapa?" tanya suara yang tak asing itu, aku menolehkan kepala ku dan melihat Natsu yang sedang tersenyum dibelakang ku.
"Waktu mu tepat Natsu! Karna nona ini tak bisa diajak kompromi, lebih baik kau yang membantu kami." kata Erza menekankan pada kata nona yang tak lain adalah aku.
"Eh? Bantu apa?" tanya Natsu bingung pada mereka, "Kau yang memberikan kalung itu pada Lucy kan?" potong Levy dengan mata yang berbinar-binar, Natsu menunjukan grinsnya dan merangkul bahu ku "Yap! Terlihat bagus kan pada Lucy?" katanya dengan wajah percaya diri. Gerak-geriknya membuat detak jantung ku tak karuan, lalu tiba-tiba ada seseorang yang memanggil Natsu.
"Natsu!" panggil seorang wanita, yang ternyata adalah Lisanna. Natsu langsung berdiri tegak menghadap Lisanna, karena tadi dia membungkuk untuk memeluk ku.
"Ehm, kau ingat janji mu kan?" kata Lisanna tersenyum lembut pada Natsu. Natsu mengangguk dan berjalan pergi bersama Lisanna, tapi saat dia didepan pintu guild dia terdiam dan melihat kearah ku "Ja Ne~ Lucee" Katanya lalu dia diberlari keluar.
Aku tersenyum padanya, tapi ada rasa penasaran yang mengganggu hati ku. Aku memutuskan untuk mengikuti mereka. "Lu-chan? KAU MAU KEMANA?" terdengar suara teriakan Levy, tapi aku tak menghiraukannya dan berlari keluar mengikuti jejak Natsu dan Lisanna.
*Taman Kota Magnolia*
Kami tiba ditaman Kota Magnolia yang indah, Lisanna membawa Natsu ke dekat danau. Aku bersembunyi dibalik semak-semak dan pohon yang lebat jadi mereka tak akan melihat ku.
"ehm, Natsu..ada yang ingin aku bicarakan pada mu" kata Lisanna sambil menghentikan langkahnya dan melihat kearah Natsu. "Apa yang ingin kau bicarakan?" jawab Natsu sambil tersenyum santai.
Aku melihat wajah Lisanna memerah, dan aku sudah menebak apa yang ingin dia sampaikan. "Kami-sama..aku mohon, semoga tebakan ku salah!" pikir ku dalam hati.
"A-aku..sebenarnya me-menyukai mu" kata Lisanna dengan wajah merah padam, wajah Natsu terlihat kaget namun wajahnya agak memerah. Melihat ekspresi Natsu entah kenapa hati ku sakit.
"Li-Lisanna?" kata Natsu sambil menatap Lisanna lekat-lekat. Aku memalingkan wajah ku dari mereka. Aku merasakan air mata yang hangat mulai mengalir ke pipiku. Aku menahan nafas ku agar suara ku tak keluar, saat aku memutuskan untuk melihat kearah mereka. Aku tak mempercayai mataku.
Lisanna mencium pipi Natsu dengan wajah yang sangat merah, aku berlari menjauh dari tempat itu. Air mata mulai mengalir deras dari mataku. Nafasku mulai sesak. Kenapa..ini begitu menyakitkan?
!Normal POV!
Lucy berlari menjauh dari taman sambil menangis. Dia berlari tak tentu arah, dia tak menyadari seseorang meperhatikannya dari atas pohon yang lebat, "ganbatte kudasai…" bisik perempuan itu lalu dia menghilang.
*Fairy Tail Guild*
Di dalam guild semua orang sedang berkumpul, lalu tiba-tiba Brukk! Suara tubrukan yang keras dari Jet dan Droy yang memperebutkan Levy.
" Aku sudah bilang! Levy akan pergi dengan ku!" kata Jet dengan glarenya kearah Droy."Cih! Levy tentu saja akan ikut dengan ku!" jawab Droy tidak mau kalah dari Jet. Akhirnya mereka bergulat dan menyenggol Gray dan membuat bir yang diminumnya tumpah.
"Lihat yang telah kalian lakukan pada minuman ku!" kata Gray dengan hawa dingin membunuh, "Jika kau laki-laki bertarunglaah!" teriak Elfman entah muncul dari mana.
"Diam kau!" teriak Gray sambil memukul Elfman dan itu membuatnya melayang menabrak meja Erza yang sedang makan cheese cake.
Semua anggota guild diam, tak ada yang berani bergerak. Semua mematung di posisi mereka.
"Siapa yang berani mengganggu cheese cake ku?" terdengar suara iblis yang siap mengamuk. Gray menahan nafasnya melihat Erza yang diselimuti demon aura.
"Gray! Jet! Droy! Elfman! Kalian akan membayarnyaa!" kata Erza sambil melempar Elfman kearah Gray, Jet, dan Droy. Mereka semua tak kuasa menghadapi sang iblis yang mengamuk itu. (author lagi sadis, gomenasai minna)
Tak lama setelah itu Natsu dan Lisanna masuk kedalam guild. "Guah! Ada pertarungan ak-" Natsu mendadak berhenti saat melihat Jet, Droy, dan Elfman yang sudah pingsan dan Gray yang sedang di "hukum" oleh iblis Erza, "aku kehilangan mood ku" kata Natsu dengan sweatdropnya.
"Tunggu! Dimana Lucy?" kata Mira tiba-tiba sambil melihat sekelilingnya. Semua anggota guild mulai melihat sekeliling mereka.
"Lucy-san? Ada yang melihatnya?" tanya Wendy terdengar khawatir. Erza melihat kearah Natsu dan Lisanna dengan wajah curiga.
"Natsu, Lisanna apa kalian tidak melihatnya?" tanya Erza sambil melepas Gray. Natsu dan Lisanna menggeleng, lalu tiba-tiba terdengar suara jatuh yang sangat kencang, semua melihat kearah suara itu. Ternyata Charle jatuh dari meja. Dia menutup telinga dan matanya "Lu-Lucy!KUMOHON! LARILAH!" teriaknya sambil memejamkan matanya.
Wendy menghampiri Charle lalu memeluknya.
"NATSU!" teriak Lisanna kearah luar guild, ternyata Natsu telah berlari keluar guild, "Gray, Wendy! Kalian ikut aku! Kita harus menemukan Lucy!" kata Erza sambil berlari keluar guild di ikuti Gray dan Wendy. Canna membuka kartunya dan terlihat terkejut dengan apa yang dilihatnya "Sesuatu yang besar akan datang.." katanya dalam hati.
_Magnolia Town_
"Lucy! Dimana kau?" tanya Natsu dalam hatinya sambil keliling kota mencari jejak Lucy. Tiba-tiba Natsu melihat seorang wanita berambut pirang dengan baju yang mirip Lucy. "Luce!" panggil Natsu sambil memegang bahunya.
#Lucy POV#
Setelah pikiran ku tenang, aku baru sadar aku telah berkeliling dikota. Aku menghela nafas ku frustasi, aku masih belum bisa melupakan apa yang kulihat. Lisanna mencium pipi Natsu, ikh! Aku menggelengkan kepala ku untuk menghapus bayangan itu, tiba-tiba aku merasakan ada tangan yang memegang bahu ku.
Aku menolehkan kepala ku, dan aku melihat dia.
*Normal POV*
Wanita berambut pirang itu menoleh kearah Natsu, namun ternyata dia bukan Lucy. "Maaf anda siapa ya?" tanya perempuan itu. Natsu menggelengkan kepalanya "Maaf saya salah orang." jawab Natsu sambil membungkuk kan badannya, wanita itu hanya tersenyum.
"Lucy! Dimana kau?" tanya Natsu pada dirinya sambil berlari lagi mencari Lucy.
Lucy menoleh kebelakang dan melihat seseorang yang lumayan tinggi dengan jubah berwarna coklat muda. "Nona, apa kau punya keinginan?" tanya perempuan itu tiba-tiba. Lucy hanya terdiam melihat perempuan itu, "dia siapa ya? Kenapa memakai jubah saat panas seperti ini?" pikir Lucy dalam hatinya.
"Apa kau ingin melupakan sesuatu nona?" tanya perempuan itu yang membuat Lucy tercengang, Lucy terdiam. Dia teringat kejadian Natsu dan Lisanna ditaman tadi.
"Ak-aku memang ingin melupakan sesuatu" jawab Lucy dengan nada lemas, perempuan itu menundukan kepalanya."Aku bisa membantu mu." Katanya singkat. "Apa kau benar-benar ingin melupakannya?" tanya perempuan itu lagi.
Lucy terdiam sejenak lalu dia mengangguk. "Baiklah, genggam tangan ku nona!" kata perempuan itu sambil menjulurkan kedua tangannya, Lucy meraih tangannya seperti yang dia minta. "Sekarang, pikir kan lah seseorang yang ingin kau lupakan..pikirkan dia didalam pikiran dan hati mu." Perintah perempuan itu lagi.
Lucy memejamkan matanya, "Natsu, aku ingin melupakannya..aku ingin melupakan semua tentangnya..perasaan ku..semuanya!" kata Lucy dalam hatinya. Tiba-tiba circle magic muncul di kaki mereka, circle magic itu mengeluarkan cahaya yang menyilaukan.
*Lucy POV*
Aku mencoba membuka mata ku, tapi sangat silau. Cahaya yang dikeluarkan terlalu terang. Tak lama kemudian mataku mulai buram. Genggaman tangan perempuan itu semakin erat, "Gomenasai.." bisik perempuan itu.
"LUCE!" teriak seseorang dari kejauhan, dia adalah Natsu! Aku melihatnya dengan samar-samar berlari kearah ku. Pandangan ku mulai buyar. Saat aku melihat kearah perempuan itu aku melihat ada air mata mengalir dipipinya, tak lama setelah itu..Pandangan ku menjadi gelap..
Natsu…to-tolong aku..Nat-Su…
Tu-tunggu..
Natsu?
Si-siapa dia?
Tadaaaa! XDD
Minna, bagaimana menurut pendapat kalian? baguskah? aneh kah? perlu kulanjutkan? Please R n R minna...
NB: aku akan update setiap jum'at malam ^^v Arigato ne~
