Disclaimer : saya yang punya hae-oppa, ada masalah?- dikeroyok Elfishy-

Main cast : Lee donghae and Kim kibum

Rate : T

Genre : friendship/drama

Notes : aku tak ingin banyak bicara, hanya ingin mengucapkan terima kasih ^^

Dan untuk kesalahan mengenai 'evil smile' nya, mianhae …

Ini dia chapter 4 dan akan semakin mendekati akhir…

TYPO, OOC, GAJE DLL HARAP DIMAKLUMI XD

FISH

.

.

.

.

Chapter 4

Sorry-sorry

Author POV

Hari ini sekolah diliburkan karena acara drama yang menguras tenaga selama beberapa hari. Kibum masih berbaring di ranjangnya, berkutat dengan pikirannya sendiri tentang percakapan dengan para produser itu.

" saya akan memikirkannya dulu…. " jawab Kibum ragu

" jangan terlalu banyak berpikir, ini kesempatan emas untukmu. Kami juga harus segera melakukan syuting, wajahmu dan juga bakatmu itu sayang kalau disia-siakan…." Ungkap seorang produser

Ia menyingkap selimut yang menutupi tubuhnya

" ahh….hyung sudah bangun " ia menyisir rambutnya dengan jari-jemari

" aku harus menceritakannya pada teman-teman…. Akan kumulai dari Donghae…" Kibum beranjak ke kamar mandi untuk cuci muka dan menggosok gigi lantas ia menuju kamar Donghae yang ada di paling ujung ,bersebelahan dengan kamar Leeteuk dan Kangin

Langkahnya berhenti di depan pintu kamar Donghae karena ia mendengar isakan yang ditahan dari balik pintu yang sedikit terbuka itu. Apakah ada sesuatu yang terjadi pada Donghae-nya tapi, dia tidak menceritakan apa-apa pada Kibum. Sebagai teman yang baik ia akan bertanya dan tidak menunggu untuk diberi tahu, ia hendak mendorong pintu saat mendengar suara yang ia kenali sebagai suara Donghae.

" tolong rahasiakan ini….." pintanya pada seseorang dengan suara yang lembut membuat Kibum mengurungkan niatnya dan hanya mendengarkan dari luar

" ne, nado al-a….." ucap suara lain yang Kibum yakin itu adalah suara Eunhyuk

Kibum mengepalkan tangannya dan berlalu menuju ruang tengah, ia melihat segerombolan orang yang terdiri dari Ryewook, Sungmin, Kangin, Kyuhyun, Shindong dan Yesung sedang beradu mulut.

" yaa…kenapa kalian semua ikut? " protes Yesung

" kami juga ingin jalan-jalan hyung…." Rengek Kyuhyun

" sekalian saja kita pergi ke taman bermain…" ide Sungmin langsung disetujui semua orang kecuali Yesung

" kalian semua mau kemana? " Kibum mengeraskan suaranya agar terdengar oleh mereka

" ahh….. Bummie, apa kamu mau ikut juga? " ajakan Yesung terdengar ketus

" anni….aku ingin nonton TV saja dirumah.."

" kami mau pergi ke supermarket untuk membeli strawberry, karena sepertinya Donghae-hyung dan Eunhyuk-hyung tidak akan segera keluar kamar " sahut Ryewook

"ahh…."

" kamu jadi ingin ikut kan? ' Tanya Yesung masih dengan nada sarat emosi

" hyung… ada apa denganmu? Kami kan berjalan sendiri…" sela Shindong

" itu karena kita sudah merusak rencananya berduaan dengan Ryewook-hyung " goda Kyuhyun

" mwo? " teriak Yesung yang seketika mendapat lemparan bantal dari Leeteuk

" cepat pergi, kalian berisik sekali aku jadi tidak bisa mendengar suara TV nya.." Leeteuk berkacak pinggang

" ya…kami akan berangkat…" Yesung membalas melempar bantal yang tepat mengenai wajah Leeteuk,mereka langsung berlari keluar rumah

" hyung…aku sudah menyiapkan makanan untukmu " teriak Ryewook pada Kibum

Leeteuk kembali keposisinya didepan TV sementara Kibum mengambil minum didapur

" hyung…. Kemana perginya Heenim-hyung dan Hangeng-hyung? " Tanya Kibum yang kembali dari dapur dengan membawa sebotol air mineral

" molla…" Leeteuk memindah-mindah channelnya

Kibum mengambil duduk disebelah Leeteuk, ia berniat bercerita padanya dulu.

" ada apa Bummie? Wajahmu aneh…." Leeteuk justru yang bertanya lebih dulu

" nde?" Kibum melihat kearah Leeteuk yang masih asik mencari acara TV yang bagus " ahh….annimida…."

" hyung…." Panggil Kibum " apa ada sesuatu yang terjadi pada Donghae yang tak kuketahui? "

" wae? " Leeteuk sudah menemukan acara yang bagus

" entahlah….hanya saja aku merasa ada yang aneh "

" aku juga tidak tahu….tapi sejak pementasan drama kemarin dia kelihatan murung "

" apa dia tidak bercerita padamu ? " imbuh Leeteuk

" anni…."

Mereka berkonsentrasi pada acara TV yang sedang menayangkan acara music

" hyung…." Panggilnya lagi

" waeyo? Kenapa cara bicaramu jadi aneh, apa kamu sakit? " Leeteuk memegangi jidat Kibum dan jidatnya sendiri untuk membedakan suhu mereka " kurasa tidak ada yang salah….."

" aku mendapat tawaran bermain drama… " Leeteuk menarik tangannya

" lantas? "

" kamu tahu hyung…..bagiku ini adalah pilihan yang sangat sulit "

" apa maksudmu? " Leeteuk mematikan TV dan menarik bahu Kibum sehingga mereka berhadapan " dengarkan aku…..bukankah ini adalah kesempatan langka untuk mewujudkan impianmu? Kenapa kamu masih merasa…"

" hyung…." potong Kibum " tempat ini bagiku sudah seperti rumahku sendiri dan kalian adalah keluargaku yang sangat berharga….kau tahu mungkin aku tidak akan punya cukup waktu untuk bersama kalian lagi bahkan mungkin aku harus meninggalkan sekolah ini… "

" yaa…. Bummie, siapa sebenarnya yang kamu khawatirkan? Kesempatan ini….tidak banyak orang yang memiliki kesempatan sepertimu, mereka harus berlatih keras untuk mendapatkannya. Bukankah ini berarti produser itu melihat bakat darimu? " Leeteuk memegangi pipi Kibum

" lakukanlah debutmu….Kibum-ah. Asrama ini adalah tempatmu pulang dan kami semua disini adalah keluargamu jadi sampai kapanpun kami akan menunggumu "

" hyung…." Kibum tidak kuat menahan air mata mendengar ucapan hyung-nya " gamsahabnida…..jeongmal gamsahabnida hyung…." Leeteuk memeluk dongsaengnya itu dan menepuk-nepuk kepalanya " aku akan memikirkannya lagi…" tambahnya


Kibum masih belum bisa mengambil keputusan mengenai kontrak itu, ia tidak akan merasa tenang sebelum menceritakannya pada Donghae tapi masalahnya adalah dia bahkan belum melihat Donghae keluar kamar. Kibum mengambil sebotol susu di dalam kulkas, membawakannya untuk Donghae. Dia berpapasan dengan Eunhyuk yang menuju ruang tengah.

" Bummie…. Apa kamu mau membawa itu untuk Donghae? " Eunhyuk menunjuk sebotol susu di tangan kiri Kibum dengan telunjuknya

" ne, hyung….." Eunhyuk menepuk bahu Kibum dan melanjutkan langkahnya

Setelah mengetuk beberapa kali Kibum membuka pintunya pelan.

" ahh…Bummie…." Donghae tersenyum riang meski tidak bisa menutupi matanya yang agak bengkak karena air mata, Kibum menyodorkan botol susu yang langsung diterima oleh Donghae

Kibum memegangi wajah Donghae.

" ada apa dengan matamu? "

" anni…." Donghae menyingkirkan tangan Kibum dari wajahnya lalu meneguk susu itu

Kibum duduk di ranjang Eunhyuk sehingga mereka saling berhadapan.

" apa kamu tidak bisa mempercayaiku? " pertanyaan Kibum membuat Donghae tersedak, ia meletakkan botol susunya

" bukankah aku sudah berjanji, sebagai hyungmu aku akan menjagamu. Apa kamu tidak bisa bersandar padaku? "

" Bummie…."

" kamu bukan actor yang bagus dalam hal ini "

Mereka membisu beberapa menit.

" uli appa…..dia sakit " Donghae meneteskan air mata

" sakit? " Kibum memandangi wajah Donghae

" ne….aku tak bisa berbuat apa-apa untuknya, itulah kenapa rasanya hatiku sangat terluka…."

" dia sakit apa? "

" kanker…ya…kanker yang sewaktu-waktu bisa merenggut ayah dariku " air mata Donghae semakin deras mengalir membuat Kibum ikut menangis " aku hanya perlu membawanya ke dokter tapi…apa yang kulakukan sekarang? Bahkan aku tak punya kemampuan untuk itu " Kibum pindah kesebelah hyungnya, dan meraih punggung Donghae membiarkan sang hyung menangis di bahunya.


Semudah inikah ia mengambil keputusan, padahal sebelumnya ia terlalu takut. Jadi, sampai seperti inikah arti air mata Donghae baginya, sekarang bahkan tanpa sedikitpun keraguan ia mengetuk ruang kepala sekolah.

" jadi…itu keputusanmu? " tanya wongeum

" ne….aku akan menerimanya " jawab Kibum tegas

TBC

Kurasa setelah karya ini selesai, aku akan hiatus dari ffn karena belakangan aku jadi susah tidur, hehehehe

Tinggal beberapa chapter lagi, update kilat….:D

Terima kasih sudah membaca

Salam

bububu