Disclaimer : saya yang punya hae-oppa, ada masalah?- dikeroyok Elfishy-

Main cast : Lee donghae and Kim kibum

Rate : T

Genre : friendship/drama

Notes : ini dia….endingnya!

Terima kasih untuk reviewnya selama ini *terharu*

Aku memang kurang ramah ya…..hehehehe

Pokoknya terima kasih banyak sudah mau membaca karyaku….^_^

TYPO, OOC, GAJE DLL HARAP DIMAKLUMI XD

FISH

.

.

.

.

Chapter 7

Perfection

Kibum POV

Takdir itu sesuatu yang sangat misterius, ketika kita berpikir segalanya akan berjalan mulus bisa saja takdir itu membuatnya berbelok, sangat menakutkan. Tapi, aku bahagia pada takdir yang sudah mempertemukan kita pada waktu itu sehingga aku bisa melihat senyumanmu, sesuatu yang sangat berharga.

Walau saat ini keadaannya benar-benar berbeda dari yang aku harapkan, akan tetapi aku tak ingin berhenti berharap sampai itu terwujud. Kita hanya terpisahkan oleh jarak, oleh rasa bersalahku yang menumpuk. Namun, aku juga merasakan ketakutan jika harus bertemu lagi denganmu, aku mungkin saja akan kehilangan kata dan hanya mampu melarikan diri seperti dulu lagi.

Aku merindukanmu, sangat merindukanmu hyung….apakah kamu juga berpikir tentang hal yang sama? Ataukah segalanya tentang diriku sudah menghilang? Saat itu…..meskipun hanya sedikit, aku berharap kamu menemuiku.

Author POV

" Bummie-ah….." Kibum menoleh kearah suara yang memanggilnya

" hyung….." teriaknya sembari berlari menghampiri orang itu, lalu memeluknya

" apa kabarmu hyung? " tanyanya begitu pelukan mereka sudah lepas, mengajaknya duduk di tempat ia beristirahat tadi

" baik….dan kamu? "

" ahh….lumayan….." Kibum menundukkan kepala " ahh….bagaimana kabar semuanya? "

" mereka baik….kami dalam proyek rahasia…hahahaha " jawab pria itu yang tak lain adalah sang ketua, Leeteuk

" proyek rahasia? " Kibum melihat penuh antusias

" kamu tidak perlu tahu..…"

Mereka diam beberapa saat

" ngomong-ngomong…aku melihat wawancaramu kemarin…." Leeteuk tersenyum

" ahh…itu….."

" kamu membuatnya menangis….padahal kamu tahu kan kalau dia itu cengeng " Leeteuk memukul bahu Kibum

" apa dia menonton?"

" hm….."

" karena mungkin hanya itu kesempatanku….."

" geullaseo? "

" Kibum-sshi….kita harus take…." Seorang kru menyela pembicaraan mereka

" hyung mianhae aku harus meninggalkanmu….." ratap Kibum menyesal

" anio…."

Lantas keduanya berpisah, sebelum itu mereka saling berpelukan erat. Leeteuk menepuk-nepuk pundak Kibum sebagai bentuk dukungan atas pencapaian yang telah ia peroleh saat ini.


Kibum sampai di apartemen hampir pukul 02.00 AM, ia sangat lelah dan ingin segera beristirahat. Seusai berganti piyama dan mencuci muka ia langsung menghambur ke tempat tidur, belum sempat ia merasakan empuknya bantal tiba-tiba ponselnya berbunyi.

Sebuah pesan…

" Hyungnim…" bisik Kibum dan membukanya

From : Manajer hyung

05 Nov 20XX 02.37 AM

Besok datanglah…ada yang ingin kubicarakan-

" padahal baru semenit yang lalu kami berpisah " gerutu Kibum dan melempar ponselnya, rasa letih membuat ia langsung terlelap

" huaamm…." Kibum menguap lebar-lebar

Disinilah ia, pagi-pagi buta berada di kantor manajernya. Entah seberapa penting hal yang ingin manajernya bicarakan hingga menyeret Kibum yang masih dalam keadaan tidur nyenyak bahkan sekarang ia hanya memakai jaket diatas piyamanya, tidak sempat berganti pakaian.

" aku kan menyuruhmu datang kemari.." omel manajernya sembari menyiapkan teh

" aku tahu hyung…tapi tak kusangka harus sepagi ini, sebenarnya ada apa? "

Ia menyerahkan secangkir teh pada Kibum

" jadwalmu berubah…" jawab manajernya

" lantas? "

" ya..berubah. "

" hanya itu? Hanya karena itu kau menyeret paksa aku kemari hyung, hua….jinjjayo "

" jangan marah dulu, sebaiknya kau segera membersihkan diri. Ada yang ingin bertemu denganmu "

" ahhh…tidak..sebaiknya kita langsung pergi saja, palli " ajak manajernya, Kibum meneguk tehnya dan mengikuti sang manajer

Dalam perjalanan Kibum bertanya kemana mereka akan pergi atau siapa orang yang ingin bertemu dengannya, tapi manajernya tak mau member tahu.

" kau akan tahu sebentar lagi "

Karena pertanyaannya tak dijawab Kibum memilih untuk diam dan menikmati angin dari jendela mobil, samar-samar ia mengingat rute yang ia tempuh.

" apa….kita akan ke sana? " tanyanya lagi yang kini mendapat anggukan dari sang manajer

Kibum menghela napas, merasa takut. Tapi, bukankah mereka semua sudah lulus? Lantas kenapa harus kesana sepagi ini? Pikirannya kalut.

Saat Kibum masih sibuk berkutat dengan pikirannya sendiri , mobil telah memasuki halaman SMent Art School. Manajer menyuruh Kibum untuk turun sementara ia memarkirkan mobilnya. Kibum menunggu di depan pintu masuk asrama, sepi karena jam masih menunjukkan pukul tujuh lewat. Sambil mengamati sekelilig Kibum tersenyum, ingatan tentang kawan-kawannya muncul kembali, yang membuat ia mau tak mau agak merasa sedih.

Seseorang menepuk-nepuk bahu Kibum pelan

" Bummie….." panggil orang itu, Kibum berbalik, ia berbalik melihat orng yang berdiri di hadapannya sekarang ia merasa terharu sekaligus senang.

" hyung…" teriak Kibum menghambur memeluk sosok itu yang tak lain adalah Eunhyuk

" bagaimana kabarmu? " tanya Eunhyuk begitu Kibum melepaskan pelukannya

" baik, kau sendiri hyung? "

" nado " jawab Eunhyuk sambil nyengir " kajja " diseretnya Kibum menuju gedung sebelah

" eh? Kita mau kemana? " tanyanya bingung, tapi Eunhyuk hanya tersenyum menyambut pertanyaan itu.

Beberapa menit berlari ditarik oleh Eunhyuk, sampailah mereka di depan pintu ruang latihan.

" apa kau siap? " tanya Eunhyuk pada Kibum yang masih berwajah bingung

" buka " perintah Eunhyuk padanya

Kibum mendorong pintu itu, dan bersamaan dengan pintu terbuka sura terompet bersahut-sahutan, potongan-potongan kertas berhamburan.

" cukhae…." Teriak orang-orang yang ada di sana bahkan manajer yang katanya memarkirkan mobil sudah ada disana. Akan tetapi Kibum masih kelihatan ling-lung.

" ada apa ini? " tanya Kibum

" selamat datang, Bummie…." Donghae muncul entah dari mana sambil membawa sebuah cake lengkap dengan lilin yang menyala

" Donghae-ya…" gumam Kibum, dia merasa sangat bahagia melihat Donghae lagi, bahkan sekarang ia kelihatan lebih manis. Melihat Kibum diam saja ia menunjuk kue dengan dagunya maksudnya menyuruh Kibum untuk meniup lilin itu.

Semua bertepuk tangan begitu Kibum sudah meniup lilinnya

" pengumuman semuanya…" teriak seorang laki-laki yang tak lain adalah Hyoon Woo gamdognim " karena semua sudah berkumpul lebih baik kita segera mulai saja " ia berdehem sebentar

" Kalian semua, para alumni SMent Art School…mulai saat ini kalian harus berjuang keras, kalian akan bersama-sama diatas panggung, bersatu dalam sebuah nama SUPER JUNIOR, dibawah naungan SM Entertaintment "

Maka sejak hari itu 06 November sebuah boy group resmi terbentuk, tahun-tahun berikutnya mereka semakin terkenal tidak hanya di Korea, atau Asia melainkan Eropa.

END

Yaikksss…mian, endingnya aneh ya….

Mollayo..aku tak bisa berkata apa-apa lagi, demikianlah akhir kisah ini

Terima kasih dukungannya

Salam

bububu