Bahkan Sampai saat ini masih terekam dalam memoriku

Aku melewatinya dengan cara ini

Kamu masih memegang aku erat, meskipun aku tidak bisa melihatmu lagi

Aku kehilangan arah

Aku berdoa pada langit aku ingin melihat dan memegangmu lagi

Aku yang ingin melihatmu dan memegangmu lagi

AUTHOR POV

Kini sudah satu tahun sejak bangunnya Yesung, meski begitu Yesung sudah janji tidak akan menjadi lemah dan menyusahkan orang lain, terutama Kyuhyun. Yesung yakin kalau dia akan selalu bersama Kyuhyun. Kyuhyun selalu disampingnya dan menjaganya. Tidak terasa sudah saatnya bagi Yesung menjalani wajib militer.

Kembalinya sang Heechul itu cukup membuat Yesung lega. Karena akan ada sang hyung yang menjaga dongsaengdeul. Selain itu, dia juga sudah menyelesaikan tugasnya. Karena Yesung berjanji kepada Leeteuk untuk menjaga member Super Junior sampai Heechul kembali. Kini sudah saatnya Yesung menjalani wajib militer.

Akan tetapi Yesung mempunyai satu keinginan sebelum dia benar – benar menjalani wajib militernya. Ya, dia ingin mengikuti Super Show yang terakhir kalinya di Seoul sebelum dia menjalani wajib militer. Meski banyak yang melarangnya, tapi Yesung tetep ngotot ingin mengikuti. Ya, semua orang tahu kalau tidak ada yang bisa menghentikan kemauan seorang Cho Jongwoon, kecuali Cho Kyuhyun. Akhirnya Yesung mengikuti dengan lancar konser itu.

oneuldo nae gieogeul ttarahemaeda
i gil kkeuteseo seoseongineun na
dasin bol sudo eomneun niga nareul butjaba
naneun tto i gireul mutneunda

Kemiliteran Korea Selatan, Jeonju

Yesung POV

Hari demi hari telah aku lalui menunggu Joonie datang. Kenapa semua ini terasa lama sekali. Tapi aku harus sabar, tinggal satu setengah tahun lagi. Ya, satu tahun, aku yakin akan bisa menunggu. Tapi apa kau tau Kyunnie, disini dihati ini masih terekam jelas kecelakaan itu. Kecelakaan yang merenggutmu dan anakku. Aku tidak tahu haruskah aku membenci tuhan yang telah merenggutmu dari sisiku? Apa aku harus menerima semua ini dengan sabar dan ikhlas. Mollayo~

Dorm Super junior, Seoul

Author POV

Disebuah kamar yang tampak penuh dengan hiasan ikan. Yach benar Fishy, sang pangeran fishy ini kini tengah terlelap dalam tidurnya. Tapi lihatlah peluh membanjiri sekujur tubuhnya. Dia sedang bermimpi, bermimpi bertemu dengan sang hyung yang baru 6 bulan meninggalkan dorm untuk menjalani wajib militer. Hyung sangat ia cintai dan sayangi setelah Leeteuk. Siapa lagi kalau bukan sang Lead Vocal Yesung.

"Sungie hyung,,,, Sungiee,, hyung,,,, andwaeeee,,,"igau sang pangeran Fishy.

"ANDWWAAAEEEEEEEEEE!"erang Donghae yang kini sudah terbangun dalam tidur malamnya.

"Hae-ah? Gwaenchanaseo?"tanya Eunhyuk yang kini sudah ada disamping Donghae.

*wajarlah kamar mereka kan bersebelahan*#gampar author,,, gangguin orang baca!*

"Sungie hyung, Sungie hyung. . ."ucap Donghae seperti orang Linglung.

"Ya, Donghae-ah,,, Yesungie hyung di Jeonju. Dia wajib militer sekarang. Ada apa? Kenapa kau berkeringat dingin seperti ini?"ucap Eunhyuk heran.

"Waeyo Donghae-ah?"ucap Ryewook dan Sungmin yang kini sudah ada didepan pintu kamar Donghae.

"Minumlah Hae.."ucap Eunhyuk. Setelah Donghae meminum air mineral dalam gelas itu terlihat Donghae sudah mulai tenang.

"Donghae-ah, kau bermimpi apa tentang Sungie hyung? Ceritakan pada kami."ucap Eunhyuk penasaran.

"Tapi..."ucap Donghae terpotong oleh Sungmin.

"Kami juga ingin mendengarnya."ucap Sungmin.

"Ne,,, akan aku ceritakan."ucap Donghae

Flashback Mimpi Donghae ON

Donghae POV

Aku seperti berjalan menelusuri sebuah tempat yang sangat asing bagi hidupku. Namun, sayup sayup aku mendengar sebuah suara. Suara yang sangat aku kenali, suara yang dimiliki oleh namja yang 5 tahun lalu telah meninggalkan sebuah luka untuk kami. Ya, sang evil Magnae dengan anak Sungie hyung Dongsoo terlihat mereka sedang latihan vocal.

ibyeolhamyeon apeudago hadeonde
geureongeotdo neukkilsuga eobseotjyo
geujeo geunyang geureongabwa hamyeo damdamhaenneunde

ureotjyo uuu sigani gamyeonseo naegejun
aswiume geuriume naetteutgwaneun dareun
naui mameul bomyeonseo
cheoeumen chinguro daeumeneun yeoninsairo
heeojimyeon gakkaseuro chingusairaneun
geu mal jeongmal matneunde

Masih sama seperti yang dulu saat aku menemuinya untuk terakhir kalinya di pernikahannya dengan Sungie hyung. Tampan, indah, sempurna dengan kejahilan yang masih melekat dalam senyuman itu. Namun sekarang berbeda, tatapan yang dulu penuh dengan keceriaan berubah menjadi sebuah tatapan sendu. Aku tahu ini tidak mudah, tapi ini semua takdir dan mereka harus menjalaninya.

"Nuguseyo?"ucap Dongsoo.

"Ech.."cekat Kyuhyun.

"Donghae hyung?"ucap Kyuhyun lagi.

"Appa mengenal namja ini?"tanya Dongsoo.

"Ne,, appa mengenalnya. Dia Lee Donghae, anggota Lead dancer super junior dan dia juga memiliki suara terbaik nomor 5 di Super Junior setelah Sungmin hyung. Dan lagi, dia adalah Dongsaeng kesayangan eomma. Apakah aku sudah melupakannya Dongsoo?"ucap Kyuhyun menjelaskan.

"Berarti appa kalah dong? Appa kan cuma memiliki suara terbaik nomor dua dan itu dibawah eomma. Ne, aku mengingatnya... bukankah dia namjachingu manusia kera ittu?"ucap Dongsoo polos.

_TWICH_

"APA KATAMU! CEPAT SELESAIKAN LATIHANMU ATAU AKU KURUNG KAU DI KAMAR SEMINGGU!"

_EECCHHH_

'Ha ha ha ha,,, kasihan sekali kau hyung, mempunyai anak seperti Kyuhyun.'batinku meratap kasihan.

"Tapi, kenapa Donghae-ssi bisa kesini?"ucap Dongsoo yang masih mengacuhkan Kyuhyun.

_TWICH_

'Donghae,,, -ssi? Oh, kasihan sekali kau hyung..'batin Donghae meratap pilu.

"Ak,,, Aku hanya mampir sebentar, aku akan kembali lagi kok."ucap Donghae.

"Baguslah."ucap Dongsoo lalu melanjutkan latihannya.

_TWICH_

"APA KATAMU! TADI KAU MENGATAI EUNHYUK SEKARANG KAU MENGATAIKU HAAA!"teriakku didepan Kyuhyun dan Dongsoo, aku sudah tidak peduli lagi dia keponakanku atau bukan. Keterlaluan!

"Ahahahahahahaha,"tawa Kyuhyun menggema.

"Apa yang kau tertawakan Kyunnie? Itu tidak lucu!"bentakku.

"Ahahahaha,,, Sudah lama,,, hahahha,,, Sudah lama aku tidak mendengarmu membentakku hyung. Aku merindukanmu."ucap Kyuhyun tersenyum nanar.

"Ne,,, Sudah lebih dari 5 tahun bukan? Lama sekali aku tak melihat kalian. Mianhae, aku masih belum ingin menemui Sungie hyung lagi."ucap Kyuhyun sedih.

"Waeyo? Sungie hyung sangat ingin bertemu denganmu Kyunnie. Dan mengapa hanya aku yang kau temui Kyu?"tanyaku penasaran.

"Ne,, kau benar,, aku ingin menemuimu baru nanti setelah keputusan itu datang aku akan menemui kalian."ucap Kyuhyun dengan senyum dipaksakan.

"Keputasan? Keputusan apa?"tanyaku tak mengerti.

"Nanti kau juga akan tau."ucap Kyuhyun.

"Oh ya Kyu,, kenapa kau hadir dalam mimpiku? Bukankah kau bisa datang menemuiku?"ucap Donghae.

"Kau benar Hae Hyung, tapi aku hanya tidak ingin orang lain tahu. Makanya aku akan memberitahumu."ucap Kyuhyun.

"Maksudmu apa Kyu-,"ucap Donghae terhenti saat melihat sekilas bayangan putih melewati mereka.

"Joonie Nuna,,"teriak Dongso senang.

"Joonie Nuna."ucap Kyuhyun.

"Joo- Joonie?"ucap Donghae.

"Ne, Donghae-ah."ucap Joonie.

"Lee Rae Joon Imnida. Nae namdongsaeng."ucap Joonie.

"Nuunnnaaaaaaa.."teriak Donghae sambil memeluk Joonie, sedangkan Kyuhyun dan Dongsoo hanya melongo melihat kedua insan ini.

"Nam? Namdongsaeng? Jad- Jadi,, Donghae Hyung?"ucap Kyuhyun tidak percaya.

"Ne, dia nae nuna yang sudah meninggal sejak 15tahun yang lalu, saat pernikahan yang diselenggarakan ia selenggarakan dengan Lee Eun Jung. Saat itu, saat resepsi pernikahan dia dan suaminya tertembak oleh mantan sang suami yang bernama Choi Min Yung. Dan saat itu juga Min Yung nuna mengakhiri hidupnya."ucap Donghae menahan airmatanya.

"Sudahlah Hae, itu sudah lama. Jangan diingat lagi ne? Sekarang nuna sudah tenang disini."ucap Joonie sambil memeluk dan menenangkan Donghae.

"Nuna~, cheongmal bogoshiepo. Neomu neomu neomu bogoshiepo."ucap Donghae meneteskan airmatanya.

"Ajhussi,, Uljimaa."ucap Dongsoo polos.

"Ne, Gwaenchanayo Dongsoo."ucap donghae.

"Lalu kenapa Nuna ada disini?"tanya Donghae.

"Aku hanya ingin menemuimu sebentar, dan memberitahu kalau sudah waktunya aku dan Kyuhyun menjemput Jong Woon."ucap Joonie.

"Mwo?"ucap Kyuhyun dan Dongsoo.

"Horeee,, aku akan bersama dengan eomma."teriak Dongsoo girang.

"Tap,, Tapi.. tunggu nuna, kenapa menjemput Yesung Hyung? Bukankah nuna sudah tenang disini? Dan kami masih membutuhkan Yesung hyung nuna, jebal jangan bawa dia pergi."ucap Donghae.

"Ne, memang aku sudah tenang Hae. Tapi disini aku berperan sebagai Scedhuller. Karena saat perang yang akan terjadi beberapa waktu kedepan akan membawa Yesung pergi. Bukankah kau bisa melihatnya Hae?"ucap Joonie.

"Anniyo, aku hanya bisa melihat roh orang yang sudah tidak bernyawa. Aku tidak bisa melihat masa de-,"ucap Donghae terpotong saat Joonie menutup telapak tangan Donghae.

"Diam dan perhatikan Hae."ucap Joonie.

"N,,, Ne."ucap Donghae kaget.

~ Kim Rae Joon ~

Author POV

"Apa semua peralatan sudah siap?"tanya Yesung.

"Lapor, sudah kami persiapkan semuanya komandan."ucap prajurit lain.

"Sudahlah In Ha, tidak perlu formal seperti itu. Aku tahu sekarang kita dalam perang. Kalau saja Korea Utara mau menandatangi perjanjian itu bukan malah menyerang perbatasan. Mungkin perang ini tidak akan terjadi."ucap yesung.

"Kau benar Jong Woon. Kalau saja perjanjian itu terlaksana, pasti kita masih dalam basecamp sekarang."ucap In Ha.

"Kau tahu In Ha, kau mengingatkanku pada suamiku yang sudah meninggal 6,5tahun yang lalu."ucap Yesung.

"Kyuhyun? Aku sudah melihat beritanya. Aku juga turut berduka cita atas meningganya suamimu Jong Woon."ucap In Ha.

"Ne, gomawo."ucap Yesung sambil tersenyum simpul.

"Lalu, apa yang meningatkanmu pada suamimu yang ada didalam diriku?"tanya In Ha.

"Tingkah lakumu, perhatianmu, dan kejahilanmu."ucap yesung tertawa kecil.

"Ya! Jangan samakan aku dengan Evil!"ucap In Ha kesal.

"ahahahahaha,"tawa Yesung terhenti saat mendengar sebuah ledakan.

_JJDDDUUUUAAARRRR_

"ADA PENYERANGAAANNNNN!"teriak salah seorang prajurit.

"KITA BERTAHAN DAN MENYERANG! KEMBALI KE FORMASI!"teriak Yesung.

"Ayo Inha, hidup dan mati kita, kita serahkan pada tuhan. Dan jika kita akan gugur disini, pasti akan ada posisi yang pantas untuk kita."ucap Yesung.

"Henm."ucap In Ha mantap.

Yesung dan In Ha kemudian kembali keformasi yang telah diarahkan yesung tadi sore. Baku tembak pun tak terelakan. Sampai pada akhirnya menjelang pagi, karena baku tempak sudah berhenti sejak 30 menit yang lalu. Yesung mengumumkan untuk mundur. Namun sayang, ada seorang penyusup yang mampu menembus benteng pertahan Yesung.

Yesung yang melihat penyusup itu bersiap untuk menembak In Ha yang berada dibelakangnya. Dengan cepat Yesung memeluk In Ha dan kini dialah yang tertembak, tepat dijantungnya. Dengan sigap, In Ha menembakkan peluru pistol yang dia bawa tepat mengenai kepala penyusup itu.

"Jong Woon-ah, Ireona.."ucap In Ha sambil menangis.

"Uhuk Uhuk,"erang Yesung mengeluarkan darah yang ada ditenggorokannya.

"Jong Woon-ah, jebal. Bertahanlah, kita menuju rumah sakit sekarang."ucap In Ha.

"..." Yesung hanya terdiam dan tersenyum.

Tiga jam berlalu, saat itu seluruh member super junior minus Kyuhyun, sang Manajer, Cho Ahra dan presdir Lee So Man datang dan menunggu hasil operasi Yesung. Tak lama setelah itu, dokter keluar.

"Bagaimana dengan Jong Woon dokter?"tanya Ahra.

"Maafkan kami Ahra-ssi. Keadaan Jongwoon-ssi sangat mengkhawatirkan. Meski peluru yang ada di punggungnya sudah kami angkat. Tapi peluru itu berhasil menembus kulit jantung Jongwoon-ssi. Selain itu, penyakit jantung yang dia derita juga menambah parah keadaannya. Bisa dibilang dia sekarang Kritis."ucap sang Dokter.

"Apakah masih bisa sembuh dokter?"tanya sang presdir.

"Kemungkinan untuk sembuh sangat kecil Soo Man-ssi. Jika dipresentasikan mungkin hanya sekitar 5%."ucap Dokter.

"Baiklah, terima kasih dokter."ucap sang manajer.

"Tidak mungkin. Tidak mungkin Sungie hyung akan pergi. Ini mimpi kan? Ya pasti ini mimpi. Yesung hyung.. Jebaal Ireonaaaaa."teriak Donghae.

"Sungie hyung,,,, Sungiee,, hyung,,,, andwaeeee,,,"teriak Donghae.

"Ini bohongkan Minnie hyung?"tanya Wookie yang kini tengah menangis dipelukan Sungmin.

"Sungie-ah,,, Wae? Wae? Kenapa kau yang begini? Wae?"tanya Leeteuk entah pada siapa.

"ANNNNDDDWWWAAEEEEEE!"teriak Donghae.

~ Kim Rae Joon ~

"Begitulah Minnie, Wookie, Hyukjae. Aku bermimpi perang ini akan merengut nyawa Sungie hyung."ucap Donghae.

"Huustttt! Kamu ngomong apasich! Ngaco! Itu hanya mim-"ucap Minnie terpotong saat sang menager berteriak dan menyuruh semua member berkumpul.

"Semuanya berkumpul diruang tengah."teriak sang manajer.

"Ada apa manager?"tanya Leeteuk.

"Sudah kumpulkan semua member, aku akan memberi pengumuman dari presdir."ucap sang Manager.

10 Menit berselang semua member sudah berada di ruang tengah. Tempat mereka biasa berkumpul.

"Baru saja, kami mendapat kabar dari Ahra. Kalau Yesungie tertembak oleh musuh. Dan sekarang keadaanya kritis."ucap sang Manajer hati – hati.

"MWOOOOO?"teriak semua member tidak percaya.

"Dan 15 menit dari sekarang kita akan menuju rumah sakit."ucap sang Manajer.

"Ne,"ucap mereka serempak dan bergegas mengambil jaket.

Tiga jam berlalu, semua orang sedang menunggu hasil operasi Yesung. Tak lama setelah itu, dokter keluar.

"Bagaimana dengan Jong Woon dokter?"tanya Ahra.

"Maafkan kami Ahra-ssi. Keadaan Jongwoon-ssi sangat mengkhawatirkan. Meski peluru yang ada di punggungnya sudah kami angkat. Tapi peluru itu berhasil menembus kulit jantung Jongwoon-ssi. Selain itu, penyakit jantung yang dia derita juga menambah parah keadaannya. Bisa dibilang dia sekarang Kritis."ucap sang Dokter.

"Apakah masih bisa sembuh dokter?"tanya sang presdir.

"Kemungkinan untuk sembuh sangat kecil Soo Man-ssi. Jika dipresentasikan mungkin hanya sekitar 5%."ucap Dokter.

"Baiklah, terima kasih dokter."ucap sang manajer.

"Tidak mungkin. Tidak mungkin Sungie hyung akan pergi. Ini mimpi kan? Ya pasti ini mimpi. Yesung hyung.. Jebaal Ireonaaaaa."teriak Donghae.

"Sungie hyung,,,, Sungiee,, hyung,,,, andwaeeee,,,"teriak Donghae.

"Ini bohongkan Minnie hyung?"tanya Wookie yang kini tengah menangis dipelukan Sungmin.

"Sungie-ah,,, Wae? Wae? Kenapa kau yang begini? Wae?"tanya Leeteuk entah pada siapa.

"ANNNNDDDWWWAAEEEEEE!"teriak Donghae.

'Tolong, jangan bawa Yesung pergi sekarang'batin Donghae yang kini terperosok jatuh dari pelukan Eunhyuk.

Semua member sangat terpukul dengan keadaan Yesung saat ini. Tapi yang lebih terpukul adalah In Ha. Jika dia saja yang tertembak. Jika saja Yesung tidak menoleh kebelakang. Jika saja Yesung tidak menyelamatkannya. Mungkin dia akan senang. Tapi kenapa? Kenapa orang seperti Yesung harus pergi? Bukan orang jahat seperti dia.

Terlihat Ahra masih saja duduk terpaku dan tegang di koridor tempat Yesung dioperasi. Pikirannya sedang kacau? Apa dia harus kehilangan orang yang disayang lagi? Apakah dia harus kehilangan Dongsaeng lagi? Untuk memikirkan itu jelas dia tidak sanggup. Dia begitu menyayangi Yesung seperti dia menyayangi Kyuhyun.

Sedangkan appa dan eomma Yesung sudah pasrah dengan keadaaan Yesung yang masih Kritis. Mereka terus berdoa, agar mereka bisa melihat Yesung tersenyum ceria seperti biasanya. Mereka ingin sekali melihat Yesung tersenyum lagi, seperti saat pernikahannya dengan Kyuhyun. Sedangkan Jongjin, dia hanya bisa menatap getir hyung semata wayangnya yang kini tengah terbaring tak berdaya dikamar sebuah rumah sakit.

Sedangkan Donghae, dia merasa kalau mimpinya itu benar – benar nyata. Dan dia tahu kalau mimpinya itu adalah gerbang masa depan yang diberikan oleh Joonie nuna untuknya. Donghae terpaku tidak tahu harus berbuat apa. Karena seperti biasa kenapa dia harus menerima sesuatu yang sebenarnya tidak dia inginkan. Dia ingin sekali menutup mata dan berharap indra keenam itu tidak pernah dia miliki.

Kini masa kritis Yesung sudah terlewati, tapi tetap saja dia masih belum bisa dipendahkan dari tempat ICU. Semakin hari, tubuh Yesung semakin kurus. Dan itu membuat semua orang juga ELF terutama CLOUDS sangat khawatir. Sekarang adalah waktu jaga Donghae dan Leeteuk.

"hae, aku kekamar kecil sebentar ya."ucap Leeteuk.

"Ne, hyung. Aku akan menjaga Sungie hyung disini."ucap Donghae.

Sesaat setelah Leeteuk keluar. Terlihatlah Kyuhyun dan Dongsoo datang. Mereka tersenyum tulus kepada Donghae.

"Kenapa kalian ada disini?"tanya Donghae.

"Aku hanya akan memberikan sebuah surat yang dijanjikan Joonie nuna pada Sungie hyung."ucap Kyuhyun sambil membangunkan Yesung.

"Hyungie,, Ireonna,, Ireonna,, kami datang menjemputmu."ucap Kyuhyun lirih.

"Eomma,, ayo bangun.. kami ada disini, apa eomma tidak mau tinggal bersama kami?"tanya Dongsoo.

"Ya... Wae? Kenapa kalian membangunkan hyungku! Dia masih sangat lelah."ucap Donghae yang tahu apa yang sedang Kyuhyun dan Dongsoo lakukan.

"Mianhae Donghae Hyung, aku harus membangunkannya sekarang."ucap Kyuhyun.

Saat Donghae akan mengucapkan sebuah kata, Yesung kini telah bangun dari masa kritisnya. Yesung kini tengah terduduk dan mengerjap – ngerjapkan matanya. Donghae yang melihat Yesung terbangun pun terisak. Dia tidak tahu harus bagaimana lagi.

"Kyunnie, kenapa kau disini?"tanya Yesung pada Kyuhyun.

"Aku hanya ingin menjemputmu Hyungie. Surat dariku yang dikatakan Joonie nuna adalah sebuah surat panggilan untukmu karena masamu disini telah habis."ucap Kyuhyun.

"Choengmal? Tapi bukankah aku masih butuh waktu 1,5tahun lagi?"tanya Yesung polos.

"Itu dilakukan karena Joonie ingin melihat seberapa gigih kamu menungguku hyungie."ucap Kyuhyun.

"Dan sekarang, kami datang menjemputmu."ucap Dongsoo.

"Ne, tunggu sebentar. Aku ingin pamitan dulu dengan Leeteuk hyung dan Donghae."ucap Yesung.

Yesung kemudian menuliskan sebuah surat untuk member super junior dan dia berikan pada Donghae.

"Shireo!"ucap Donghae.

"Hae-ah, aku tahu kau tidak mau hyung pergi. Tapi hyung harus pergi. Jebal, yung menitipkan ini padamu. Hyung janji akan sering mengunjungimu ke dorm."ucap Yesung.

"Sungie hyung, Jebaal. Jangan pergi. Dorawajwo..."ucap Donghae yang kini sudah menangis.

"Kau juga sudah membacanyakan? Aku harus pergi sekarang Hae."ucap yesung berdiri dan hendak pergi bersama Kyuhyun sebelum pintu itu terbuka dan Leeteuk melihat Donghae menangis.

"Waeyo Hae?"tanya Leeteuk.

"Kyuu, bolehkan aku pamitan dulu dengan Leeteuk hyung?"tanya Yesung.

"Ne,"ucap Kyuhyun.

Sebuah keajaiban Leeteuk yang dipeluk Yesung bisa melihat Kyuhyun dan Dongsoo. Kini dia juga tahu, kenapa Donghae menangis.

"Sung-Sungie.."ucap Leeteuk.

"Ne, Hyung. Aku hanya ingin berpamitan denganmu. Karena waktuku telah habis. Kini Kyuhyun dan Dongsoo telah menjemputku. Mianhae, aku hanya bisa bertahan sampai sekarang."ucap Yesung lalu melepaskan pelukannya pada Leeteuk dan kembali keposisinya tadi disamping Kyuhyun.

"Mianhae Teuki hyung, sekarang saatnya aku membawa istriku bersamaku. Gomawo, cheongmal gomawo sudah merawatnya saat aku tidak ada."ucap Kyuhyun.

"Annyeonggie-gaseo.."ucap Kyuhyun, Yesung, dan Dongsoo.

"Jebal,,, jangan bawa Yesungie,, Jebal... Sungie-ahh Teonajjima... JJJEBBBBAAAAAAAAAAAAAAALLLLLLLLLLLLLL"teriak Leeteuk menatap kepergian Yesung bersama Kyuhyun dan Dongsoo dengan nanar.

Berita duka kini tengah menyelimuti keluarga besar Yesung, Super Junior, dan ELF. Kehilangan Kyuhyun dan Yesung sebagai Lead Vokal Super Junior membuat mereka seakan mati. Namun, jika mereka seperti ini, itu sama saja mereka tidak mengabulkan permintaan terakhir Yesung. Mereka yakin, saat Konser, di dorm dan dihati para ELF. Mereka masih hidup dan abadi. Dan bila ada konser, dimanapun itu pasti ada saja yang membawakan banner yang bertuliskan tentang Yesung dan Kyuhyun.

Cho Jong Woon dan Cho Kyuhyun, Kami akan terus mencintamu.

Walau raga kalian telah mati, tapi jiwa kalian tetap hadir bersama kami dan tinggal dihati kami.

Kini terlihat sebuah keluarga kecil yang sedang bahagia, meski mereka sekarang tidak bisa tinggal lagi dibumi. Tapi mereka meyakini kelak pasti ada sebuah tempat terindah yang dihadiahkan tuhan untuk mereka.

~ The End ~

Dear, Hyungnim dan Deongsaengnim.

Mianhae, cheongmal mianhae. Aku harus pergi sekarang, Kyuhyun sudah menjemputku. Ini adalah batasku bertahan dan menemani kalian. Terima kasih kalian sudah menyemangatiku. Memberiku kasih sayang, dan memberiku sebuah keluarga yang indah. Aku mohon jangan membenci Kyuhyun, karena dia memang mengkhususkan datang untuk menjemputku. Aku yang meminta kepada tuhan agar aku bisa dengan tenang pergi.

Wookie, tolong berikan ddangkoma bersaudara pada Jongjin. Dan bilang padanya hyung minta tolong untuk merawat mereka. Minnie, gantikan Hyung ne, setelah Kyuhyun dan hyung pergi aku yakin Suju akan terlantar untuk sementara waktu. Jadi aku mohon tolong buat hidup suju lagi ne. Shindong dan Eunhyuk, aku tahu kalian memang yang terbaik, tapi jaga pola makan kalian, kasihan wookie kalau harus memasak terus untuk kalian. Kangin hyung, tolong jaga Suju untukku ne. Mianhae, aku tidak bisa menghiburmu lagi kalau kau sedang sedih. Wonnie, Bummie, dan Chullie hyung, aku titip memberdeul ne, aku yakin kalian pasti bisa menjaga dan melindungi mereka. Hangkyung-ah, bolehkan aku meminta kamu kembali menjadi bagian dari kami. Aku yakin, setelah kehilanganku dan Kyuhyun, suju akan terkoyak. Jadi aku mohon kembalilah jadi benteng untuk Suju. Teukie hyung, cheongmal mianhae aku harus pergi. Bukanya aku tega meninggalkanmu. Tapi aku hanya tidak ingin melihat kalian terlalu khawatir lagi dengan keadaanku. Donghae-ah, mianhae, hyung tidak bisa terus menjagamu seperti janji hyung pada mendiang appamu. Cheongmal mianhae. Hyung sudah lelah dengan kehidupan ini. Cheongmal mianhae, kalau Kyuhyun datang dan menjemputku. Namun hyung janji akan datang menemuimu.

ELF, gomawoyo sudah mencintaiku. Kalian sudah menyayangiku dan menjadikanku bagian dari hidup kalian, cheongmal gomawoyo. Aku tahu kalian akan bersedih, tapi aku mohon, tetaplah hadir untuk memberi semangat kepada para member Super Junior. Clouds dan Sparkyu, aku dan Kyuhyun sangat berterima kasih atas kasih sayang dan perhatian yang kalian berikan untuk kami. Bolehkan aku meminta kalian untuk tetap mendukung Super Junior? Tolong bawakan nama kami disetiap konser Super Junior. Karena kami pasti akan hadir disana.

Akhir kata, semuanya gomawo,, saranghaeyo... saranghamnida.

Orang yang selalu mencintai kalian

Cho Jong Woon a.k.a Yesung Super Junior

FIN

Joonie : Fiuuuhhhh akhirnya selesai juga...

_BUK_BUK_BUK_BUK_

#Joonie dihajar readers.

Joonie : Waeyo? Adahal kan Joonie udah update?

Reader : Kelamaan!

Joonie : heheheheh Mian, Mian..

Sekarang Joonie minta review ne,, saran dan Kritik juga boleh, tapi jika ingin memberi kritikan tolong PM saja... gomawo...

Joonie tunggu reviewnya...