'Aku sekarang berada di Seoul namun seperti nya hati ku masih ada di Perancis... apakah kau masih berada di Perancis... Kyuhyun?'
.
.
.
Is This A Love Story?
.
.
.
Kibum sedikit resah menunggu di luar supermarket itu. Sudah lima belas menit Kibum melihat ke kiri dan kanan tapi dia tidak dapat menemukan mobil hyung kesayangaan nya yang akan datang segera menjemput nya. Pipi Kibum mengembung dengan imut nya karena diri nya sudah merasa sangat kesal dan lelah terus berdiri namun tak lama setelah itu Kibum melihat sebuah mobil yang melaju ke arah nya.
Mobil itu tepat berhenti di depan Kibum dan perlahan kaca mobil itu turun menampakkan seseorang yang tengah tersenyum lebar dengan lesung pipi nya seperti yang tidak merasa bersalah sedikit pun karena telah membuat Kibum harus menunggu lama. Dengan kesal Kibum pun masuk ke dalam mobil dan duduk tepat di belakang kursi pengemudi yang diduduki Siwon.
"WONIE! KENAPA LAMA SEKALI?! AKU KAN SUDAH LAMA MENUNGGU SAMBIL BERDI-" Kibum kemudian terdiam saat disadari nya kalau ternyata dia tidak hanya berdua dengan Siwon namun ada seseorang yang tidak kalah tampan nya dengan Siwon memperhatikan nya dengan bingung. Namja itu langsung tersenyum manis saat dirinya terus saja diperhatikan oleh Kibum.
"Annyeong Kibum hyung." Kibum menatap Minho dengan tidak percaya lalu tangan nya pun terangkat untuk menampar pipi nya... dan terasa sedikit rasa sakit.
"HYAAAAA! MINHO! KAPAN KAU KE SINI?!" teriak Kibum dan langsung saja memeluk Minho dengan erat walaupun orang yang di peluk nya hampir terjatuh ke kursi belakang.
"Baru saja hehe…" jawab Minho lalu memasangkan earphone ke telinga nya dan mulai memutar lagu. "Hoam…. Hyung aku tidur dulu ya, kalau sudah sampai tolong bangunkan aku." Lalu Minho pun memejamkan mata nya dan mulai tidur. Siwon yang melihat dongsaeng nya sudah tertidur hanya dapat tersenyum simpul, lalu kepala Siwon melihat ke belakang ke arah Kibum yang sibuk melihat-lihat apa yang baru saja di beli nya. Kepala Siwon lalu teringat sesuatu… dia tidak melihat seseorang.
"Err… Bumie, mana Kyuhyun?" Tanya Siwon bingung lalu melihat ke sekeliling nya namun tidak melihat sosok Kyuhyun.
"O… o itu hehe Kyuhyun, dia sudah pulang duluan karena ada urusan penting kata nya" jawab Kibum kikuk sambil terus saja melihat hasil belanjaan nya. Siwon pun hanya mengangguk dan menjalankan mobil nya. Kibum kemudian terdiam dan teringat kejadian tadi di supermarket.
~Flashback~
"Terima kasih banyak... nama ku Seohyun" ucap yeoja itu-Seohyun- sambil mengangkat tangan nya untuk bersalaman. Kyuhyun menggapai tangan yeoja itu dan bersalaman.
"Aku Cho Kyuhyun."
Seohyun pun refleks kembali menjatuhkan belanjaan nya saat mendengar siapa nama orang yang baru saja ditabrak nya.
"E.. eh kau baik-baik sa-"
PLAK
Mata Kibum sontak melebar saat melihat Kyuhyun yang ditampar oleh yeoja yang ia tidak kenal. Kibum kemudian meninggalkan belanjaan nya dan berlari kea rah Kyuhyun yang masih memegangi pipi nya yang mulai memerah karena tamparan keras yeoja yang mereka berdua tidak kenal.
"YAK! APA YANG KAU LAKUKAN PADA KYUHYUN?!" teriak Kibum dan tidak di gubris sama sekali oleh Seohyun malah Seohyun masih asik memperhatikan wajah Kyuhyun.
"K-kau… jadi kau yang selama ini selalu tidak peka terhadap Changmin ya?!" teriak Seohyun dan mereka pun sekarang menjadi tontonan gratis di dalam supermarket itu. Kyuhyun yang mendengar nama sahabat nya pun menoleh pada Seohyun dan menatap nya bingung.
"Changmin? A-apa maksud mu?!"
"Jangan pura-pura tidak tau! Selama ini dia selalu mencintai mu, menjaga mu bukan? Tapi kau.. malah terus membuat hati nya semakin retak! Apa kau tidak pernah lihat dia menangis karena mu hah?!"
DEG DEG DEG
'A… apa kata yeoja ini? Changmin selama ini mencinta ku?'
Kyuhyun pun terdiam selama beberapa saat, masih memproses apa yang baru di katakan Seohyun tadi kepada nya sedangkan Kibum dia tidak mengerti dengan keadaan sekarang. Di otak Kibum terus saja berulang kata-kata seperti Siapa-Sebenarnya-Changmin. Seohyun pun terus saja menatap Kyuhyun yang seperti nya sedang berpikir dengan serius.
"Tunggu… apa jangan-jangan kau belum tau tentang perasaan Changmin pada mu?" Tanya Seohyun ragu lalu Kyuhyun pun menoleh pada Seohyun dan menggelengkan kepala nya lemas. Reflek tangan Seohyun pun langsung menutup mulut nya yang tiba-tiba terbuka lebar saat mengetahui nya kalau ternyata Kyuhyun belum tau kalau selama ini Changmin menyukai nya. Seohyun pun segera berlari dari keramaian di supermarket itu dan memasuki salah satu gang sempit di sana. Air mata Seohyun pun langsung meluncur setelah dia pergi dari supermarket itu.
'Hiks… Changmin oppa, apa yang baru saja ku lakukan?! Aku benar-benar bodoh' sesal Seohyun dan tangisan nya pun semakin pecah. Sementara itu di supermarket, Kyuhyun masih diam mematung dan Kibum yang menatap bingung kepergian Seohyun.
"Eung… Kyu, kurasa sudah semua nya kita beli. Bagaimana kalau kita segera ke kasir?" Tanya Kibum lembut dan Kyuhyun pun tidak menjawab melainkan langsung mengambil alih troli yang di bawa Kibum lalu mendorong nya menuju kasir. Tidak lama menunggu mereka pun keluar setelah semua belanjaan nya di beli. Mereka berdua pun diam membisu di depan supermarket itu.
"Apa kau di jemput?" suara Kyuhyun yang sangat kecil pun terdengar di telinga Kibum. Kibum menoleh sebentar dan mendapati Kyuhyun yang menundukkan kepala nya.
"Ah.. se-seperti nya iya."
"Baiklah kalau begitu aku pulang duluan ya." Kyuhyun pun mulai melangkah menjauhi Kibum tapi langkah nya terhenti saat tiba-tiba saja Kibum memanggilnya.
"Terima kasih untuk hari ini ya Kyu!" ucap Kibum. Kyuhyun pun membalikkan tubuh nya dan memberikkan senyum hangat pada Kibum lalu kembali berjalan pulang menuju rumah nya. Kibum pun tidak dapat menghentikkan senyum nya saat melihat senyuman hangat dari Kyuhyun tadi.
'Dia terlihat sangat manis kalau sudah tersenyum.'
~Flashback End~
Kibum menghela nafas panjang setelah mengingat kejadian tadi di supermarket yang sama sekali tidak ia mengerti. Sedangkan seseorang yang daritadi pura-pura tertidur terus menguping pembicaraan hyung-hyung nya.
'Siwon hyung tadi bilang Kyuhyun? Apakah Kyuhyun sudah… ah mungkin saja ini Kyuhyun yang lain.'
.
.
.
BRUK
Kyuhyun pun menidurkan diri nya dengan kasar di atas kasur nya setelah sampai di rumah nya. Tangan nya yang indah terangkat untuk memijat dahi nya yang terus saja berkedut pusing. Ya, Kyuhyun masih saja memikirkan kejadian tadi di supermarket. Kyuhyun menatap langit-langit kamar nya dengan tidak bersemangat. Tubuh nya pun dia guling-gulingkan ke sana kemari agar kantuk segera menghampiri nya namun tidak lah datang sama sekali.
"Min… Changmin… Maaf kan aku…."
Tiba-tiba saja air mata Kyuhyun pun mulai menetes dan jantung nya pun kembali terasa sakit.
"Sakit… kenapa sakit sekali? Obat uh… obat" Kyuhyun mulai meracau sendiri dan membuka laci meja yang berantakan. Tangan nya bergerak kasar kesana kemari mencari obat nya dan setelah di temukan langsung saja dia telan dengan cepat.
"Hiks hiks… Maafkan aku Changmin hiks… sahabat macam apa aku ini… hiks…"
Kyuhyun pun menarik selimut nya dengan kasar sampai menutupi seluruh tubuh nya. Di dalam sana Kyuhyun mengeluarkan semua ke sedihan nya sebagai seorang sahabat yang ternyata selalu menyakiti perasaan orang lain. Dan setelah puas mengeluarkan semua emosi nya akhirnya kantuk pun mulai mendatangi Kyuhyun yang tak lama kemudian terdengar dengkuran halus di dalam kamar itu.
.
.
.
Next Morning
At SM University
Langkah kaki namja manis terhenti tepat di depan gerbang universitas nya. Mata nya yang indah pun melirik takut-takut ke dalam universitas nya. Di rasa nya sudah aman, kaki nya kembali melangkah masuk ke dalam universitas nya tapi langkah nya kembali terhenti saat seseorang yang sangat ia kenal memanggil nya dari jauh.
"Kyuhyun!"
Jantung Kyuhyun berdetak semakin kencang saat mendengar suara sahabat nya satu itu. Langkah kaki Changmin pun mulai terdengar mendekat ke arah Kyuhyun. Entah kenapa Kyuhyun merasa takut dan tiba-tiba kaki nya pun membawa nya berlari masuk ke gedung universitas nya.
"Eh Kyuhyun! Tunggu!"
Kyuhyun semakin mempercepat langkah kaki nya tapi pasti tidak bisa di kalahkan oleh langkah kaki Changmin yang lebih besar dari nya. Tangan kekar Changmin langsung terangkat mencekal tangan Kyuhyun dengan keras sehingga mereka berdua pun akhirnya berhenti.
"LEPASKAN!" ronta Kyuhyun saat Changmin berhasil memegang tangan nya dan dengan sekuat tenaga Kyuhyun mencoba melepaskan nya namun tetap saja gagal.
"Ada apa dengan mu?! Kenapa kau tidak mau menatap ku, Kyu?!" Changmin berusaha meminta penjelasan tapi bagaimana bisa kalau yang ditanya bahkan tidak melihat pada nya. Changmin masih menatap serius ke arah Kyuhyun yang tidak memperdulikan dia sama sekali.
"Apa… kau masih memikirkan kejadian kemarin, Kyu?" Kyuhyun pun hanya bungkam tidak menjawab nya sama sekali karena memang benar apa yang Changmin katakan tadi.
"Apa kau tidak bisa memaafkan ku?" Dan lalu dengan sekali hentakan Kyuhyun berhasil melepaskan genggaman tangan Changmin.
"Maaf Min tapi… aku sedang ingin sendirian."
Kyuhyun kemudian berjalan meninggalkan Changmin yang hanya bisa diam membatu sekarang. Kyuhyun kemudian berlari menuju toilet namja dan mengunci diri nya di salah satu bilik di sana. Sejadi nya disana Kyuhyun kembali menangis dalam diam, sesekali isakan keluar dari mulut nya. Setelah sekitar sepuluh menit Kyuhyun mengeluarkan seluruh air mata nya di sana, akhirnya Kyuhyun memberanikan diri untuk keluar.
Kyuhyun berjalan menuju wastafel dan membasuh wajah nya. Kyuhyun menatap pantulan wajah nya dan mata nya benar-benar terlihat sendu sekaligus membengkak. Kaki nya pun berjalan malas menuju kelas nya sekarang. Kyuhyun pun duduk di salah satu bangku yang lumayan jauh dengan Changmin. Tapi Changmin sedaritadi terus memperhatikkan Kyuhyun yang sejak tadi memasuki kelas. Changmin menatap sendu kea rah Kyuhyun yang mengelap mata nya dengan tisu.
'Apakah aku benar-benar salah, Kyu?'
.
.
.
~SKIP~
Kyuhyun segera saja membereskan semua buku-buku nya dengan cepat saat di lihat nya kalau Changmin mulai mendekati nya. Tangan Changmin terangkat akan memegang tangan Kyuhyun lagi tapi dengan cepat Kyuhyun pun menepis nya. Kyuhyun segera saja berlari meninggalkan Changmin dan langkah kaki nya pun membawa nya menuju kantin.
Kyuhyun segera saja terduduk di salah satu bangku kantin yang kosong dan menatap seisi kantin yang tidak terlalu banyak di penuhi orang. Kyuhyun mengeluarkan botol minum nya yang berisi air mineral dan mulai meneguk nya. Dan Kyuhyun hampir saja tersedak saat tiba-tiba saja ada seseorang yang menepuk pundak nya pelan.
"Ah maaf Kyu! Aku tidak tau kalau kau sedang minum!" ucap Siwon lalu mendudukkan diri nya di depan Kyuhyun yang mengelus-ngelus dada nya.
"Ani hehe.. gwenchana hyung." Kyuhyun pun tersenyum kikuk dan memasukkan kembali botol minum nya ke dalam tas nya.
"Jadi… kenapa kau kemarin tidak menunggu Kibum?"
"A-ah! Itu kemarin aku ada urusan penting jadi aku harus meninggalkan Kibum.. tidak apa-apa kan hyung?" Tanya Kyuhyun dengan Kitty Eyes nya dan Siwon harus dengan susah payah menelan ludah nya.
"Y.. ya, tidak apa-apa" jawab Siwon sambil mengalihkan pandangan nya dari Kyuhyun sedangkan Kyuhyun hanya terkikik geli. Kyuhyun kemudian teringat akan sesuatu dan senyum atau lebih tepat nya seringai pun tercetak jelas di wajah Kyuhyun.
"Hyunggggg~ Masih ingat janji mu tidak?"
"Hem.. janji apa?"
PLAK
"Appo! Tentu saja aku ingat Kyu!" rengek Siwon saat Kyuhyun berhasil memukul kepala nya dengan tas nya yang berisi banyak sekali buku. Kyuhyun pun tersenyum hm… menyeringai ke arah Siwon yang masih mengelus-elus sayang kepala nya.
"Jadi kau mau apa hm?"
"Eum… bagaimana kalau hyung besok menemani ku jalan-jalan?" Kyuhyun menundukkan kepala nya sedikit malu-malu saat mengatakan itu sedangkan Siwon yang daritadi terus melihat pada Kyuhyun pun hanya tersenyum kecil.
"Tentu saja aku mau hehe… bagaimana kalau kita ketemuan di taman sekitar sini?" saran Siwon sambil melebarkan senyum nya dan menampakkan lesung pipi nya. Kyuhyun pun tersenyum malu dan mereka berdua pun segera berpisah saat waktu kelas di mulai kembali.
"Sampai bertemu besok hyungggggg~"
"Jangan sampai terlambat okey, Kyu!"
.
.
.
Tak terasa hari sudah sore, semua mahasiswa dan mahasiswi di SM University pun mulai berjalan meninggalkan universitas nya. Tapi tidak dengan Changmin yang masih setia menunggui Kyuhyun di depan gerbang universitas nya. Tanpa dia ketahui bahwa Kyuhyun memperhatikkan Changmin dari jauh dengan tatapan yang tidak bisa di artikan. Kyuhyun menghela nafas panjang dan berjalan memutar dari sana.
'Kurasa pulang lewat gerbang belakang lebih baik' pikir Kyuhyun dan kaki nya mulai berjalan menuju gerbang belakang.
Saat ini entah kenapa Kyuhyun sama sekali tidak ingin bertemu Changmin, lebih baik menjauh dari pada hati mu terasa sakit terus… atau mungkin jantung nya kembali bermasalah? Entahlah, tapi lebih baik menghindar untuk sementara waktu.
Karena Kyuhyun juga tidak ingin menghancurkan mood nya yang sudah bagus karena besok dia akan jalan-jalan dengan Siwon. Kyuhyun jadi tersenyum sendiri saat memikirkan apa saja yang besok dia dan Siwon akan lakukan. Kyuhyun kemudian berlari pelan menuju rumah nya, seperti nya dia tidak sabar menunggu besok sedangkan Changmin mulai gelisah menunggu Kyuhyun karena langit mulai mendung.
"Seperti nya akan hujan."
.
.
.
~SKIP TIME~
MORNING
PIPIP PIPIP PIPIP
Tangan seorang namja manis pun terangkat untuk mematikan alarm yang berasal dari handphone nya. Mata nya menyipit saat melihat note yang tertera di handphone nya lalu tersenyum indah.
'Waktu nya berjalan-jalan dengan Siwon.'
Kyuhyun kemudian bangun dengan semangat dan berjalan menuju lemari nya. Tangan nya dengan gesit memilih-milih pakaian mana yang cocok di pakai nya berjalan-jalan dengan Siwon. Semua pakaian yang menurutnya tidak cocok di lemparkan dengan asal ke sembarang arah. Ahra yang kebetulan lewat kamar Kyuhyun sedikit tersentak kaget saat mendengar suara gaduh dari kamar adik nya. Ahra kemudian membuka pintu kamar adik nya dan langsung membelalakan mata nya saat melihat banyak sekali pakaian yang berceceran dimana-mana.
"Mwo?! Apa-apaan ini?!" Ahra kemudian berjalan masuk menuju ke arah Kyuhyun yang sedang berbaring di lantai sambil menutup mata nya.
"Kyunie.. kenapa kamar mu menjadi seperti kapal pecah huh?" Tanya Ahra dan Kyuhyun pun akhirnya menampakkan kedua mata indah nya.
"Aku bingung mau memakai pakaian mana untuk berjalan-jalan nanti Noona" jawab Kyuhyun sambil mengembungkan pipi nya imut. Ahra kemudian berpikir sebentar dan mengerutkan dahi nya.
'Tapi kan Kyuhyun biasa nya tidak terlalu memilih dalam fashion… Ooo! Apa jangan-jangan…'
Ahra kemudian menatap serius ke arah Kyuhyun yang masih asik menutup mata nya sambil menghela nafas berat. Ahra menyeringai kecil saat akhirnya dia mengetahui penyebab kenapa adik satu-satu nya menjadi seperti ini.
"Ah… Kyunie mau kencan ya?"
SRET
Kyuhyun spontan langsung saja terduduk dan menatap ke arah noona nya dengan horror. Ahra tertawa lepas saat melihat rona merah di kedua pipi gembul adik nya.
"Y-ya! Jangan tertawa seperti itu noona! Aku tidak kencan kok!" Kyuhyun mengeluarkan protes nya sambil memalingkan wajah nya dari noona nya. Tapi Ahra masih dapat melihat kalau adik nya menyembunyikan wajah nya yang sudah memerah semerah tomat.
"Ah kau ini… mandilah sana aku yang akan menyiapkan pakaian untuk mu oke" suruh Ahra dan kemudian Ahra membantu Kyuhyun untuk bangun.
"Ta-tapi pakaian nya yang manly ya Noona."
"Ne ne… mandi sana!" Ahra lalu mendorong Kyuhyun masuk ke arah kamar mandi dan menutup pintu nya. Ahra menghela nafas saat membalikkan badan nya dan melihat kekacauan yang telah adik nya perbuat. Tangan nya satu persatu mulai mengambil pakaian yang berserakan dan melihat-lihat baju mana yang cocok untuk di pakai oleh adik nya. Ahra mengambil satu pakaian yang langsung membuat nya menyeringai lebar.
"Manly ya?"
.
.
.
TING TONG
"Eh.. ada tamu" Ahra langsung menaruh pakaian yang telah di ambilkan nya untuk Kyuhyun ke atas ranjang, Ahra berhenti tepat di pintu sebelum menyuruh atau lebih tepat nya membentak ke arah Kyuhyun.
"Yak! Kyunie aku telah menyimpan baju nya di atas ranjang mu, pokok nya kau harus memakai itu! Awas kalau tidak!"
Ahra langsung berlari menuruni tangga saat bel rumah nya tidak berhenti berbunyi. Ahra membetulkan rambut nya yang sedikit berantakan dan membuka pintu menampakkan satu sosok namja yang terlalu tampan. Namja itu tersenyum menampakkan kedua lesung pipi nya saat melihat kalau Noona nya Kyuhyun lah yang membukakan pintu.
"Annyeong." Sapa Siwon sambil membungkukkan badan nya.
"Ah Siwon-ssi, ada apa anda kemari?" Tanya Ahra ramah sambil membalas senyuman Siwon.
"Aku di sini untuk-"
"YAK NOONA!"
Kata-kata Siwon pun tiba-tiba terputus saat Cho Kyuhyun datang sambil berteriak—lebih tepat nya memekik—dan juga menghentak-hentakkan kaki nya. Ahra yang melihat tingkah adik nya hanya dapat tersenyum kecil sambil menyuruh adik nya mendekat.
"Ada apa Kyunie?" Tanya Ahra polos saat aura evil adik nya sedang menguar.
"ADA APA?! NOONA, TADI KAN KU BILANG PAKAIAN NYA YANG MANLY! TAPI KENAPA MALAH BEGINI!" protes Kyuhyun masih sambil menghentakkan kaki nya.
"Tapi kau tidak cocok dengan pakaian manly Kyunie sayang~ Kau lebih cocok seperti ini" ucap Ahra sambil menyeringai kepada adik nya.
"AKU TIDAK COCOK DENGAN PAKAIAN INI!"
Kedua kaka-beradik itu terus saja beradu mulut tanpa menyadari bahwa sedari tadi Siwon terus saja memperhatikan Kyuhyun dengan pandangan lapar. Bagaimana tidak Siwon menatap Kyuhyun seperti itu? Lihat saja pakaian yang dipakai nya sekarang! Sweater abu-abu yang sedikit ke beseran di bagian leher nya yang di tutupi oleh syal putih, di padu dengan celana jeans dan bot nya yang malah menambah kesan feminim pada Kyuhyun.
"Ah sudahlah Kyunie~ Sudah kau pergi sana lihat Siwon sudah menunggu mu."
Siwon terbangun dari lamunan nya saat nama nya di sebut, Ahra dan Kyuhyun langsung menatap Siwon bingung saat tiba-tiba saja Siwon menjadi salah tingkah.
"Hahhh… baiklah lagipula kalau aku ganti baju akan memakan waktu lagi. Ayo Siwon hyung." Kyuhyun kemudian berjalan mendekati Siwon yang sedikit kikuk. Dan lagi Ahra kembali membuat kedua namja itu semakin salah tingkah karena perkataan nya.
"Selamat berkencan kalian berdua~" Ahra kemudian menutup pintu rumah nya sambil terkikik geli melihat raut kedua namja itu setelah dia mengucapkan kata-kata tadi.
"KAMI TIDAK KENCAN!" teriak Kyuhyun sambil menatap ke arah pintu yang telah di tutup oleh Ahra. Mereka berdua pun diam selama beberapa saat sampai akhirnya Kyuhyun melakukan hal yang membuat jantung Siwon berdetak lebih cepat.
"Ayo kita berangkat~" ucap Kyuhyun sambil mengandeng lengan Siwon dan berjalan berdampingan layak nya sepasang kekasih. Untung nya mereka tidak bisa mendengar bunyi detak jantung satu sama lain yang sudah berdetak semakin cepat. Tanpa mereka berdua sadari kalau mereka memikirkan hal yang sama saat ini.
'Apakah ini di sebut kencan?'
.
.
.
TBC
*keluar dari semvak Kyu* … HOLLA SEMUA~ Saya balik! Lama ya? HAHAHAHA /di gampar readers/
Mian lama nih~ Tapi semoga masih pada minat baca dan review ff ini .-. seharus nya saya update dari hari jumat kemarin tapi karena Sabtu nya saya mau nonton GD jadi aja update nya sekarang huhu.. mianhae ne readers~ *bow*
Nah gimana chap 7 nya? Kurang memuaskan kah? Jujur aja gpp kok^^ dan yang pasti masih ada typo bertebaran kayak nya deh._.
Maaf sekali lagi jika chap 7 nya sangat-sangat tidak memuaskan~ Hehe.. dan oiya, apakah saya buat 'kencan' Wonkyu jadi So Sweet atau malah berakhir sad? ;3
Ya sudah deh segitu saja cuap author nya~
PLEASE
REVIEW
JUSEYO~~
