YO~ Chapter kedua nih buat kesalahan di Chapter sebelumnya udah saya ganti kok, jika masih ada yang salah lagi di chapter pertama mohon beritahu saya saja, akan saya ganti lagi, terima kasih banyaaak untuk Owwie Owl, Rukaga Ann untuk sarannya itu sangat membantu ;3~

Bleach created by Tite Kubo.

Chapter II

"Forget it"

Paulownia Plaza Mall

Pukul 14.55

Rukia POV

Akhirnya kami telah sampai di Paulownia Mall, Kami segera pergi ke bioskop dan memesan tiket. Entah sejak awal aku merasa curiga dengan Tatsuki dan kawan kawan mereka sepertinya merencanakan sesuatu.

"Err kita di Theater 1 kan?" tanya Renji

"Yap kita masuk bioskop masih lama kira kira 1 jam an lagi!, Ichigo kau dimana tempat duduknya? Coba ku lihat." Segera aku mengambil tiket yang sedang dipegang Ichigo dan saat itu juga aku terkejut.

"HAHH AKU BERSEBELAHAN DENGAN KAUU?!" teriakku kepada Ichigo, Sampai semua orang yang berada di mall itu melihat kami.

"O..oii berisik, Ini tempat umum bodoh!" jawab Ichigo

"Masa bodo!, Tatsuki-san! Pasti ini semua ulahmu kan!, Coba kulihat tiketmu!" kataku sambil mengambil tiket Tatsuki.

"W-waaaaa k..kau kok di tempat B sedangkan aku dan Ichigo di C?" jawabku bingung

"Hoho kami semua ditempat B, sedangkan kau dan Ichigo dibawah kami" Jawab Renji

Aku masih bingung dan masih mencerna kata dari Renji, Yaah sepertinya telmi ku kumat.

"APA?!, TATSUKI PASTI INI SEMUA RENCANAMU KAN!" jawabku sambil berteriak.

"Hehee.. bukan kok!, Ini rencana kami semuaa." Kata Tatsuki sambil membentuk tangannya seperti huruf v.

Yap ternyata rencana mereka adalah membuat aku dan Ichigo berduaan sedangkan mereka melihat kami dari belakang!. Sungguh tak adil.

"Lebih baik aku tidak ikut menonton! Daripada harus bersebelahan dengan kau midget!" jawab Ichigo sambil menghela nafasnya.

saat mendengar kata kata dari Ichigo aku merasa kesal, memang siapaaa juga yang mau duduk bersebelahan dengan dia.

"Memangnya kau pikir aku mau apa duduk bersebelahan denganmu?! jeruk bodoh!" jawabku tidak kalah lantang dengannya.

"Apa kau bilang! Haah?! Midget!"

"Jeruk!"

"Pendek!"

"Lemon!"

"Cebol"

Dan yap aku kehabisan kata kata.

"A..kauuu terserahlah!" setelah itu kami berdua baru sadar kami sudah menjadi perhatian banyak orang sedangkan Tatsuki dan yang lain telah mencari restaurant untuk makan siang.

"Wah pasangan yang lucu yaah." Kata seseorang dibelakang kami

"Dasar kau sih midget!, Ayo ke Renji dan yang lain, tadi kulihat mereka di restaurant Sushimi itu." Jawab Ichigo sambil memegang tanganku.

Deg!

Aku sangat kaget saat Ichigo memegang tanganku dan membawaku lari dari kerumunan banyak orang. Entahlah rasanya malu dan dicampur aduk, tapi sekarang aku merasa mukaku sangat merah. Akhirnya kami memasuki restaurant itu dan duduk di tempat Tatsuki dan kawan kawan.

"Wah kalian sudah selesai berpacaran?" jawab Renji sambil bergeser untuk mempersilahkan kami duduk.

Aku masih mengingat apa yang dilakukan Ichigo tadi, walaupun hanya memegang tanganku saja. Aku tidak bisa fokus sekarang.

"Rukia-chan! Rukia-chan!" jawab Inoue kepadaku yang membuatku kaget.

"Ah ya, ada apa?" jawabku buru buru.

"Hem kau kenapa dari tadi kok diam? Tidak mau pesan makanan?" kata Ishida.

"Aah ya baiklah aku pesan salmon, Sushi tei, dan ocha panas saja." Jawabku dengan nada buru buru.

Dan setelah hidangan telah siap, kami siap makan dan mengobrol. Aku segera melupakan kejadian tadi, lagipula itu tidak sengaja kan?.

Setelah beberapa menit kemudian kami segera masuk ke bioskop.

Pintu theater 1 telah dibuka harap yang telah memiliki karcis segera masuk ke theater.

"Hey ayo! Keburu banyak yang masuk!, aku sudah membeli popcorn dan minuman" Jawab Momo, dan setelah itu kami segera masuk ke theater.

Mau tidak mau aku harus duduk bersebelahan dengan Ichigo, yah demi menghilangkan stress ku pada hari ini. Eh tunggu? Ini film apa?.

"Em Tatsuki? Ini film apa ya? Aku lupa hehe" jawabku sambil menengok kebelakang.

"Bodoh ini Silent Hill, kau tidak memperhatikan tiketmu ya?" kata Ichigo

"Biarin! Ehh apa S..Silent Hill?!" kataku.

"Kenapa takut?" jawab Ichigo.

"Husshh.. tuh liat dilarang pacaran atau mengobrol!" jawab Renji.

"Apa apaan tidak ada tulisan pacaran kok!" jawabku

"Oh kalian mau pacaran?" Kata Tatsuki

"TIDAK! Sudahlah lupakan." Kataku dan setelah itu kami duduk santai sambil memakan popcorn.

Memang benar ini bisa menghilangkan stress ku, tapi ini mengganti stress dengan tegang!. Semoga saja aku tidak menjerit lah.

END CHAPTER II

"Forget it"

Naahh akhirnya selesai nih Chapter kedua~ Jika ada protes atau ada kesalahan penulisan dimohon review itu sangat membantu loh :') alah lebay wkwk, chapter ketiga akan segera saya selesaikan!. Sekali lagi terima kasih!