Title: 'Spain Guitar' Girl
By: Thie-yuek강희
Cast:
Do Kyung-Soo (yeo, 17 yo)
Kim Jong-In (nam, 17 yo)
Summary:
Just a story about Jong-Soo life...
Rated T/Chaptered/genderSwitch
Don't like don't read
~~~Happy Reading~~~
Ruangan yang awalnya berantakan, semakin berantakan karena ulah kedua insan tersebut. Jongin semakin memperdalam ciumannya, melumat bibir sang Kyungsoo yang sangat merekah. Kancing seragam mereka telah terlepas, namun tak ada kain yang terlepas dari tubuh mereka masing-masing. Kyungsoo menahan Jongin, mengambil napas dalam – dalam. Jongin mengelus pipi gadisnya lembut.
"Kau yakin?" tanya Jongin. Kyungsoo menyentuhkan tangan Jongin ke balik rok sekolahnya, menuntun pemuda itu untuk menyentuh daerah pribadinya. Sementara Jongin hanya tersenyum, kagum akan keindahan yang dirasakannya.
"Gemuk dan indah." bisiknya lirih. Kyungsoo menggigit bibirnya, masih merasa janggal dengan tangan besar Jongin, walaupun tangannya menuntun tangan Jongin. "Apa aku boleh mencicipinya?"
Kyungsoo menarik Jongin untuk duduk di lantai, sementara ia melepaskan bawahannya, membiarkan kemejanya terkulai dengan indah di bahu putihnya. Menampakkan bra pink yang tergantung di perut ratanya, beserta bukit kembar yang menggantung menegang minta disayangi. Kyungsoo duduk di atas ranjang, menampakkan miss-vnya yang bersih dihadapan wajah Jongin. Gadis itu menggigit bibirnya, menatap cermin besar yang berada di belakang Jongin. Jongin mengikuti tatapan mata Kyungsoo. Menyeringai melihat tatapan sayu Kyungsoo.
"Kurasa aku ada ide yang lebih baik." Pemuda itu bengkit dan melumat bibir Kyungsoo sekilas. Kyungsoo mengernyit ketika Jongin mengambil smartphone-nya.
"Kau mau apa?" tanya gadis itu.
"Pegang ini." Kyungsoo menurut saja, memandangi aplikasi kamera yang aktif.
Chakkaman,
KAMERA?
AKTIF?
"Jongiee," Kyungsoo merengek pada Jongin yang duduk dibelakangnya, menampakkan mereka berdua di cermin besar tersebut. Jongin menyentuh miss-v Kyungsoo, membuat gadis itu mendesah.
"See?" lirih Jongin di telinga gadisnya itu. Kyungsoo melirik dirinya yang pasrah dalam pelukan Jongin. "You're so fucking hot now. I want to record our first experience." Pemuda itu meremas payudara Kyungsoo yang sedari tadi haus kasih sayang.
"Akh," Kyungsoo memejamkan matanya. Sementara Jongin sudah menundukkan dirinya ke miss-v Kyungsoo. Pemuda itu mengecup sebentar lalu mulai menikmati yang terhidang di hadapannya. Kyungsoo mengarahkan kamera ke cermin, layaknya selca. Gadis itu terus menatap cermin, melihat dirinya yang terus blingsatan dan mendesah sementara sang kekasih menikmati bagian pribadinya. Sebelah tangannya ia gunakan untuk meremas paha Jongin.
"Kenapa tak kau remas saja 'lollipop'ku?" tanya Jongin. Kyungsoo memberengut imut.
"Celanamu saja masih terpasang rapi, bagaimana mau kupegang?"
"Kau pemarah sekali, princess." Jongin bangkit dan melepas celananya, menampakkan kejantanannya yang besar untuk ukuran anak SMA yang masih puber. Mata Kyungsoo melebar.
"Besar sekali." gumamnya. O_O
"Memangnya kau sudah pernah melihat penis pria?" Jongin kembali duduk dibelakang gadisnya. Kyungsoo mengangguk.
"Eonje?" Jongin mendekap Kyungsoo dari belakang, sekalian meremas payudara gadis imutnya itu.
"Nggh, aku pernah beberapa kali melihat film yadong bersama Jongdae Oppa. Kata Oppa aku tak boleh terlalu polos, yang ada aku diperkosa saking polosnya. Eomma juga bilang kalau untuk sekedar tahu saja tak masalah, asal jangan dipraktekkan."
Jongin cengo.
"Kau diizinkan?"
Kyungsoo mengangguk imut.
"Ayahmu bagaimana?"
"Ayah juga sependapat."
"Oke, bunuh aku sekarang." batin Jongin. Bagaimana mungkin ada orangtua yang membiarkan anak gadisnya menonton yadong?
"Bukankah sekarang kita melakukannya?" Jongin kembali berkutat dengan payudara Kyungsoo, sesekali ia melumatnya. Menimbulkan desahan indah dari bibir Kyungsoo.
"'Asalkan dengan Jongin, Eomma sih tak masalah. Tapi jangan sampai sex ya.' Eomma bilang begitu." Kyungsoo menirukan gaya bicara Nyonya Do. "Kalau Appa baru melarang."
"Jongdae-hyung?"
"Oppa malah menyuruhku melakukannya."
Jongin tiba-tiba merasa pusing. Ada apa dengan keluarga kekasihnya ini? Bahkan Tuan Do pun hanya setengah normal.
"Jongie?"
Jongin terkejut, mendapati wajah cantik Kyungsoo tak berjarak dengan wajahnya.
Chu~~
Kyungsoo memegang pipi kiri Jongin sementara tangan kanannya masih mengarahkan kamera ke cermin. Perlahan ciuman Jongin turun hingga ke miss-v gadisnya. Kembali melumat daging gemuk yang memerah itu. Kyungsoo tak tinggal diam. Tangan kirinya mencari penis Jongin dan meremasnya erat. Geraman keluar dari bibir Jongin. Kyungsoo menatap cermin, diikuti Jongin. Keduanya saling menatap, saling memuaskan hasrat.
"Akh," Kyungsoo mendesah lega saat hasratnya lepas. Gadis itu melepaskan kuluman Jongin dan bangkit dari pelukan pemuda itu. Memberikan smartphone Jongin. Ia berdiri di hadapan Jongin.
"Mwoji?"
"Record me, please?" Desah gadis imut itu sambil memasang aegyo terbaiknya. Jongin hanya menuruti keinginan sang kekasih.
"Eung," Kyungsoo mengadu kedua jari telunjuknya. Menatap Jongin dengan puppy eyes.
"Waeyo, princess?" Jongin menaikkan sebelah alisnya. Kyungsoo bertingkah seolah-olah ia akan menyatakan cinta.
"Chagi-ya, bisakah aku mengulum 'lollipop'mu?"
"'Lollipop'ku?" Jongin mulai mengikuti permainan kekasih kecilnya itu
"Nee." Kyungsoo mengangguk imut. "'Lollipop'mu yang besar dan mengacung gagah diantara selangkanganmu."
"Memangnya lollipopmu kemana?'
"Eung, Jongdae Oppa membuangnya. Oppa bilang gigiku bisa rusak kalau terus mengulumnya." Kyungsoo mengerucutkan bibirnya. "Setauku, 'lollipop' ini takkan membuat gigiku keropos." Kyungsoo menyentuh penis Jongin, membuat pemuda itu menggeram rendah. "Bolehkah?"
Jongin menyeringai, "Apa keuntungan untukku?"
"Kau akan puas."
"Selain itu?"
Kyungsoo mendengus kesal. "Ayolah, Jongie Oppa." gadis itu memasang puppy eyesnya yang sangat menggoda diikuti raut kesalnya. Jongin tertawa melihatnya. Pemuda itu menepuk tempat di belakangnya. "Like before?"
"Jinjjayo?" Kyungsoo melonjak gembira. "Gomawo, Jongie." Gadis itu duduk di belakang Jongin dan merapatkan tubuh mereka, sehingga Jongin dapat merasakan payudara Kyungsoo menempel di punggungnya. Pemuda itu meremas miss-v Kyungsoo kasar.
"Jongh,"
"Call me Oppa."
"Oppahh, aku ingin makan 'lollipop'" rengek Kyungsoo. Jongin mengecup bibir Kyungsoo sekilas. Pemuda itu mulai mengarahkan kamera ke cermin, menampilkan dirinya yang mengangkang beserta Kyungsoo yang menyembul di balik punggung lebarnya. Kyungsoo mulai mendekati penis Jongin dan mengemutnya, sementara tangannya meremas penis yang tak terkulum. Jongin mengulurkan tangan kanannya dan meremas kedua payudara Kyungsoo bersamaan, membuat gadis itu mendesah. Penis Jongin pun terkena dampak desahan Kyungsoo.
"Kyungh," pemuda itu terus menatap cermin. Melihat Kyungsoo yang menikmati penisnya, sementara payudara gadis itu diremas kasar. Tak ada terdengar kecuali desahan Kyungsoo. Jongin yang merasa penisnya berkedut melepas kuluman Kyungsoo, membuat gadis manis itu protes.
"Jangan telan spermaku, tahan saja di dalam mulutmu biarpun itu meluber." ujar Jongin. Kyungsoo mengangguk dan duduk di lantai, kembali mengulum penis kekasihnya. Matanya tak berhenti menatap Jongin, yang tak disia-siakan Jongin untuk merekamnya.
"It comes." geram Jongin, bersamaan dengan spermanya yang keluar. Kyungsoo melebarkan mulutnya dan menuruti perintah Jongin untuk menelannya, sehingga sperma itu meluber dan mengalir di dagunya, berlanjut dileher jenjangnya, payudaranya, perutnya dan berakhir di miss-v merahnya. Jongin terpana akan keindahan yang terpampang dihadapannya, pemuda itu mendekati Kyungsoo dan mengambil sebagian sperma dari mulut mungil Kyungsoo. Melumatnya kasar dan lama. Kyungsoo terengah-engah saat melepas tautan mereka. Jongin mendekap Kyungsoo sehingga gadis itu berdiri dan ia mulai menjilat tubuh Kyungsoo, tak lupa melumat payudara Kyungsoo yang basah oleh spermanya. Kyungsoo yang sudah lemas jatuh kedalam dekapan Jongin.
"Kakiku seperti jelli." bisik Kyungsoo lemah. Jongin tersenyum. Mengusap peluh di wajah kekasihnya.
"Bahkan kita belum menikmati hidangan utama." ujar pemuda itu.
"It's really makes me tired, Jong."
"I'm not." bisik Jongin. "But i don't want to lose your virgin before our married. I'll let you sleep in my arms."
Kyungsoo mengecup pipi Jongin sekilas. "Kau hot dan sexy."
"You more than hot, my love. Sleep well."
ToBeCon
Annyeong
Oke, silakan bunuh saya karena membuat sampah seperti ini. Keliatan banget amatirannya, ga ada feel sama sekali.
Review please? ^^
Kamsahamnida
