BY DontPink
Disclaimer © mashasi Kishimoto
Rate 'T'
Gendre ,Humor ,Friendship ,Romance (Dikit)
Chapter 3
FlashBack 3 tahun yang lalu.
Seorang bocah berusia 14 tahun tampak menggerutu tak suka. Yah saat dia ingin keluar dari rumah mencari udara segar dia langsung di cegat sang pengawal Berbadan besar. "Kenapa, aku hanya ingin keluar sebentar". Ucap nya kepada para pengawal itu.
"Ma'af tuan muda, kami di suruh menjaga anda, dan anda tidak di ijinkan keluar rumah". Jawab salah satu pengawal itu.
Bocah 14 tahun itu lalu berbalik dan kembali masuk rumah tanpa sepatah kata pun. Yah begini lah kehidupan 'Sabaku No Gaara' selalu di jaga ketat. Tidak pernah di ijinkan keluar rumah tanpa pengawal. Karena dia adalah penerus sang tou-san sebagai Kazekage.
Saking ketat nya pengawalan dia bahkan tidak mempunyai satu teman pun apalagi pacaran. Si bocah stoic itu langsung masuk kamar dan mengunci nya. Dia lalu merebahkan diri di ranjang king size nya itu sambil terus menggerutu tak suka.
"Apa sebaik nya aku kabur saja dari sini" kata nya pada diri sendiri "Tapi jika aku kabur, aku harus kemana" .dia menjambak rambut merah bata-nya frustasi.
Bocah stoic itu terus berfikir 'bagaimana' dan 'kemana' dia harus kabur, dia sudah tak betah tinggal di tempat laknat seperti ini.
"Masa bodoh, yang penting aku bisa kabur dari tempat ini". Dia langsung berdiri dan mengambil ransel dan memasukkan baju yang di perlukan untuk kabur. Lalu dia mengambil kertas dan menulis sesuatu di kertas itu.'Sekarang seperti waktu yang tepat untuk kabur' batin nya.
Dia langsung menuju kamar sang Tou-san buat membobol brangkas untuk jaga jaga. Sesampai nya di kamar sang Tou-san, cowok stoic itu langsung jongkok dengan tidak elit nya, sambil memutar mutar kode di brangkas itu,
"Sial, aku sedikit lupa kode nya". Batin Gaara frustasi. Di langsung menendang brangkas tak berdosa Itu dengan sekuat tenaga karna marah campur kesal.!?
'DUAKKHHH !
'JGLEKK.!
Tiba tiba brangkas terbuka Gaara sempat Sweatdrop sejenak sebelum akhir nya memasukkan semua uang ke dalam ransel nya.
dia langsung keluar kamar sang Tou-san sambil meninggalkan kertas yang sempat di tulis nya. Dengan bermodal tekat dan uang hasil membobol brangkas, Gaara langsung berlari mengendap ngendap di rumah nya sendiri, dia takut ketahuan pengawal.
Saat akan sampai di pintu keluar, dia melihat ada dua pengawal yang berjaga di depan pintu, Si cowok stoic itu langsung mengambil 'Linggis' kecil karatan dari dalam ransel nya dan langsung menghajar tengkuk kedua penjaga sekuat tenaga.
'BUAKH !
'BUAKH !.
Dua penjaga pun tepar. Gaara langsung berlari keluar dan masih ada satu penghalang lagi. Yaitu satpam yang berjaga. Gaara celingak celinguk mencari sesuatu. Setelah dia melihat 'Keresek' hitam, dia langsung memakai nya di kepala dan tak lupa memberi lubang buat mata?.
Gaara langsung berlari ke arah satpam sambil menodongkan linggis karatan itu,
"Angkat tangan, jangan bergerak" kata Gaara menirukan agen agen polisi yang sering dia tonton di televisi?
Si satpam langsung angkat tangan dengan bodoh nya."s..siapa k..kau". Tanya satpam itu dengan badan yang mulai gemetar ketakutan karna melihat linggis karatan yang di todong kan pas di leher nya.
"Balik badan dan tutup mata, atau mati?". Perintah nya seenak alisnya yang hilang.
begitu satpam itu berbalik Gaara langsung menghajar tengkuk satpam itu hingga kejang kejang dengan mulut ber-buih buih.
Gaara menyeringai sambil berlari keluar, dia lupa kalau masih memakai topeng kresek. Alhasil orang orang yang melihat nya Sweatdrop Gede?!.
Seorang anak kecil yang berjalan dengan ayah nya itu bertanya dengan polos."Eh tou-san Nii-chan itu gila ya".
"Ya, mungkin baru lepas dari rumah sakit jiwa?". Jawab sang ayah enteng.
Gaara langsung mencegat taxi dan langsung masuk ke dalam, si supir nampak sweatdrop melihat bocah edan yang memakai topeng kresek itu.
"Dek mau kemana, dan kenapa memakai keresek". Tanya sang sopir penasaran. Lagi lagi Gaara langsung menodongkan linggis karatan itu pas di tengkuk sang sopir, membuat sang sopir menelan ludah paksa.?!
"Cepat jalan ke stasiun kereta Api terdekat, Atau mati". Ancam Gaara bak seorang buronan yang baru kabur dari penjara?.
Si supir langsung tancap gass. Karna takut linggis karatan itu menancap di leher mulus nya?!.
Sang kepala rumah Sabaku selaku kazekage itu nampak menaikkan satu alis nya binggung melihat para penjaga tepar itu. Dia gak peduli dan masuk kamar. Sesampai nya di kamar dia mlongo melihat berangkas kesayangan nya terbuka dan tampak kosong mlompong itu. Dia lalu menemukan kertas yang ada di dalam brangkas, lalu membacan nya?!.
tou-san, maaf kan aku, aku sudah tak sanggup hidup di tempat laknat ini.
aku memutuskan untuk mengakhiri hidup ku, maaf seperti nya aku tak bisa menuruti keinginan mu sebagai kazekage.
Jika kau sudah membaca surat ini, tak usah mencari ku, karna aku memutuskan menenggelamkan diriku di lautan Amegakure.
TTD : Gaara.
'TIDAAAAKKKKKK...
Teriak sang Kazekage membahana, setelah membaca surat Laknat dan ngawur dari Gaara itu.?.
Di hari yang sama di Manshion Uchiha tampak dua orang saling bertatap mata tajam .Seorang pria paruh baya itu tampak marah. Suasana di ruangan itu tiba tiba jadi panas karena aura Angker dari Fugaku Uchiha.
'BRAKK..!
Fugaku mengebrak meja se-enak jidat, membuat bocah di depan nya jantungan sejenak.
"APA APAAN KAU SASUKE, KENAPA KAU TAK MAU MENURUTI KEINGINAN TOU-SAN". Teriak Fugaku di depan bocah (sok) cool itu.
Sasuke mengelap 'kuah' di wajah nya akibat semprotan Fugaku. Sasuke langsung menatap tajam Fugaku dan..?
'BRAKK..!?
Sasuke mengebrak meja gak terima?."KAU PIKIR AKU INI BARANG APA."Semprot nya sambil muncrat muncrat.
"JIKA KAU TIDAK MAU DI JODOH-KAN MAKA AKAN TOU-SAN SITA SEMUA FASILITAS-MU". Ancam Fugaku sambil menyeringai, soal nya Sasuke gak akan pernah bisa hidup tanpa kemewahan.
"MASA BODOH DENGAN FASILITAS BODOH". Teriak Sasuke sambil mengebrak meja lagi.?
'BRAKK..!?
Fugaku melotot. Dia gak nyangka Sasuke bakalan menjawab seperti itu. Sasuke menyeringai penuh kemenangan.
Tiba tiba Fugaku menyeringai sadis 'Setelah ini apa kau masih menolak Sasuke' batin Fugaku.
"JIKA KAU TIDAK MENURUT MAKA SILAH-KAN ANGKAT KAKI DARI RUMAH INI". Balas nya sambil menunjuk pintu keluar.
Sasuke nampak syok berat mendengar ucapan Tou-san nya. Kemudian Sasuke berdiri dan berjalan ke arah kamar nya tanpa berbicara apapun lagi.
'Fufufu..sudah ku duga, cecunguk? Itu pasti menyerah'. Batin Fugaku ketawa iblis.
Tiba tiba Sasuke kembali sambil membawa ransel dan berjalan dengan santai melewati Fugaku yang mematung itu, dia gak nyangka Sasuke bakal se berani ini.
Fugaku langsung mengejar sasuke dan menghadang nya."Sas tou-san hanya bercanda? Jangan di ambil hati". Pinta Fugaku se-enak udel sambil memasang wajah memelas yang menurut Sasuke 'Memuakkan'.
"BERCANDA MBAH-MU". Teriak Sasuke di depan wajah Fugaku sambil bawa bawa buyut nya 'dasar sinting?'
"Mbah ku kan buyut mu juga sas". Kata Fugaku yang kehilangan 'wibawa' karna kalah adu debat dengan bocah ingusan.
"MASA BODOH".Kata Sasuke sambil menendang sang Tou-san dengan kurang ajar sambil menyelonong pergi.
"SASUKEEEEE". Teriak Fugaku OOC, sambil nangis bombay.?
Sasuke berjalan dengan linglung menuju halte bus. Lalu dia mendudukkan diri di halte sambil bertopang dagu."Aku harus kemana, jika aku kembali, pasti aku bakalan di jodohkan oleh tua bangka bangkotan itu". Batin Sasuke nista?.
Bus berhenti di depan halte, Sasuke langsung masuk dan duduk di dekat jendela sambil menikmati pemandangan luar.
"Hn. Ku harap menemukan tempat tinggal gratis?." Batin sasuke mengada ngada.(dasar uchiha gak modal).
Masih di hari yang sama di sebuah pemakaman umum, tampak lah seorang bocah ingusan berwajah bego yang lagi Menangis sambil memeluk batu nisan yang bertuliskan 'jiraiya'
"Hiks..hiks. kenapa kau meninggal kan aku Ero sennin, kenapa kau cepat sekali mati, aku tak sanggup hidup sendiri,". Tangis bocah pirang Lebay.
Ya dia si bocah ingusan 14 tahun Uzumaki Naruto yang telah di rawat jiraiya dari kecil, karna orang tua nya meninggal karena kecelakaan saat Naruto masih kecil, Karna Jiraiya adalah mantan guru Minato. dia dengan senang hati merawat Naruto penuh kasih sayang. Maka tak heran jika Naruto sangat menyanyangi jiraiya. Jiraiya tewas akibat terpeleset kulit 'kacang'.?
"Hiks..hiks..pada siapa aku minta makan hari ini". Kata Naruto yang masih sempat-sempat nya memikirkan makanan.'dasar otak udang'
Dia pun berjalan linglung keluar dari pemakaman yang menurut Naruto 'Angker' itu. Karna dia berjalan tidak memperhatikan arah bawah. dia tersandung batu nisan dan nyungsep dengan tidak elit nya.
"Aduh sial banget gue hari ini". Gerutunya sambil berdiri dan melihat batu Nisan yang membuat nya terjatuh tadi. Naruto langsung menendang Batu nisan laknat itu dengan sekuat tenaga.
'DUAAKKKHHH...!?
'ADAAOOOOOWWWWW...!?
Naruto langsung memegangi kakinya yang bengkak itu akibat menendang batu Nisan tak berdosa.
Naruto lalu berjalan terhuyung huyung pergi meninggalkan kuburan sesat itu. Dengan kaki bengkak. *malang sekali nasibmu naru*
Seorang bocah berwajah stoic itu tampak memperhatikan sekeliling. Dia baru turun dari stasiun kereta api. Dan tentu tak tau arah tujuan?
"Seperti nya di sana ada tempat tukang tato".batin nya sambil berjalan menuju tempat tato itu.
Gaara langsung masuk dan melihat ada seorang pria berbadan cungkring dengan tubuh penuh tato. "WAOOWW Kereeennn" Kata Gaara Norak.
"Mau tato di mana dek" tanya si penjaga tato itu.
"Di sini". Kata Gaara sambil nunjuk jidat nya.
"Silahkan duduk, dan mau di tato apa, KALAJENGKING kah, AYAM kah, IKAN kah, atau CEWEK BUGIL? Kah". Tanya si tukang tato tanpa rem.
"Hn. Tato tulisan 'cinta' saja, warnah merah" pinta Gaara PD.
"Kok aneh banget minta nya". Si tukang tato nampak garuk garuk ketek binggung.
"Cepat lakukan, atau mati". Lagi lagi Gaara menodongkan linggis karatan itu pas di jidat si tukang tato.
"O..ok, turunkan dulu linggis karatan itu". Pinta si penato dengan keringat dingin di jidat nya. Gaara langsung mengantongi Linggis nya?.
Setelah selesai di tato Gaara langsung menatap tajam si penato. Membuat si penato itu gemetar ketakutan. Gaara langsung mengambil uang beberapa lembar dan menamparkan uang itu ke wajah tukang tato,
'PLAKK !
"AAHHHHH !
Gaara sweatdrop mendengar teriakan tukang tato yang gak masuk akal itu. Dia pun langsung ngibrit gak peduli.
"WOOII DEEK UANG NYA LEBIH". teriak si tukang tato.
Gaara nampak gak peduli sambil siul siul geje, dia langsung mencegat bus di halte terdekat, "meskipun tak tau arah dan tujuan, harus tetap Enjoy". Batin nya sangat gak masuk akal.
Seorang bocah berambut pantat ayam itu turun dari dalam bus yang membawa nya berjalan 3 jam itu, dia melihat jam tangan nya yang menunjukkan pukul 17-30.
"Sial, aku sangat lapar, uang sudah ku buat bayar bus tadi". gerutu Sasuke sambil memegangi perut. Saat Sasuke meninggalkan rumah dia hanya membawa uang sisa jajan di sekolah.
Saat Sasuke terus berjalan, dia melihat ada minimarket yang tidak terlalu ramai. Sasuke nampak berfikir sejenak, dan memutuskan untuk masuk ke minimarket tanpa uang sepeser pun?.
"Masa bodoh dengan harga diri". Batin Sasuke yang entah memikirkan apa.?!
Dia lalu mengambil minuman bersoda beberapa kaleng dan roti secukup nya, setelah di rasa sudah cukup, Sasuke langsung berjalan dengan lagkah PD menuju meja kasir yang di jaga seorang cewek berambut coklat.
Sasuke langsung meletakkan bawaan nya itu di meja kasir, dia lalu tersenyum sexy kearah sang penjaga, membuat si penjaga kasir memerah wajah nya.
"Siapa nama-mu manis". Gombal sasuke sambil membelai rambut coklat si penjaga kasir itu.
"M-matsuri".Jawab nya gugup+blushing gak jelas.
"Nama yang cantik seperti orang nya". Katanya lagi bak playboy cap ikan teri.
"A-ah bisa saja". Jawab nya malu malu kucing.
"Apakah aku boleh mencium-mu". Katanya sambil memasang senyum manis. Matsuri mengangguk malu malu.
Sasuke lalu memegang dagu Matsuri dan langsung mencium bibir tipis itu..!?
:
:
'BRUKK..
Oh ternyata matsuri pingsan dengan senyum bahagia. Sasuke nampak menyeringai sambil nyelonong pergi membawa Minuman dan Roti hasil 'Merayu-nya'.
"Hn, buat apa punya wajah tampan kalau tak di manfaat kan". Batin Sasuke Narsis. 'Dasar uchiha gak modal'
Sasuke lalu berjalan kearah taman dekat minimarket itu untuk meng-hajar makanan nya. Dia melihat ada seorang cowok berambut pirang duduk termenung di taman sambil memegang buku bergambar 'kelinci berdasi'?.
Sasuke angkat bahu dan berjalan menuju orang itu. Karna bangku yang lain tampak penuh. Sesampain nya di bangku, Sasuke langsung mendudukkan diri dan langsung meng-hajar makanan itu tanpa menawari bocah pirang di samping nya.!?
Bocah pirang itu melirik orang di samping nya itu sejenak. Dan tanpa rasa malu dia langsung mengambil roti dan minuman bersoda dan ikut meng-hajar makanan itu tanpa tau diri.?!
"Cih dasar otak udang". Komentar sasuke gak terima karna makanan nya di embat se-enak jidat oleh bocah pirang di samping nya.
Si bocah pirang itu langsung menatap tajam Sasuke karna gak trima di bilang 'Otak udang'.
"Apa, ngajak ribut eh". Tantang Sasuke sambil menarik kerah baju pria blonde itu. Bocah blonde itu langsung menggampar Sasuke pakai majalah bokep? Yang dia pegang.
'PLAKK. !
"Awww..Sial ku hajar kau". Sasuke ambil ancang ancang buat membogem bocah blonde itu sebelum..
"Hahaha, maaf maaf aku hanya bercanda?". Kata si blonde sambil garuk garuk kepala takut.!?
"Cih,," Sasuke mendecih dan melepaskan cengkraman di kerah cowok blonde itu.
"Hehe. Habis aku lapar sekali". Kata nya sambil nyengir. "Aku Uzumaki Naruto, kau siapa". Tambah nya.
"Uchiha Sasuke". Jawab nya Nge-Flat.
"Owh, Teme". Kata naruto memberi nama julukan se-enak udel,
Sasuke tampak melotot "Ck, dasar 'Otak udang' Dobe". Sasuke pun juga ikut ikutan memberi julukan se-enak jidat.
Sasuke mengkerutkan kening saat melihat bocah berambut merah yang membawa 'linggis' di tangan kanan nya dan sebuah Nasi Kotak se-kresek penuh di tangan kiri nya.
Si bocah berambut merah yang sadar di perhatikan itu langsung berjalan mendekati bangku taman tempat Sasuke dan Naruto duduk. Tak butuh waktu lama dia telah sampai di bangku itu.
"Hn, ada apa" .Tanya Sasuke datar.
"Tidak ada apa apa, aku hanya ingin duduk, apa boleh". Tanya nya dengan 'Linggis' yang mengarah ke sasuke. Sasuke menelan ludah kecut?. Dan hanya mengangguk ..
Si cowok stoic itu langsung meng-hajar Nasi Kotak nya dengan membabi buta, Sasuke dan Dan Naruto menelan ludah melihat makanan yang menurut mereka 'menggiurkan' itu. karena menurut mereka. roti hanya numpang lewat dalam perut.?(dasar rakus)
"Kalau kalian mau, ambil saja tak apa". Katan nya.
Naruto Dan Sasuke yang memang dasar nya sangat lapar itu langsung mengambil Nasi kotak di dalam kresek itu Dan langsung meng-hajar nya secara membabi buta.?!
Setelah selesai mengahabiskan Nasi kotak se-kresek, mereka nampak Enjoy sambil bersandar di bangku taman.
"Jadi nama mu siapa". Tanya Naruto kepada bocah stoic itu.
"Sabaku No Gaara". Jawab nya nge-flat. "Lalu kalian".
"Aku Uzumaki Naruto dan yang rambut nya kayak pantat ayam ini Uchiha Sasuke". Katanya sambil nyengir.
Gaara hanya mengangguk dan tanpa sengaja melihat majalah yang di pegang Naruto itu membuat nya penasaran. "Itu majalah apa Naru". Tanyanya ingin tau.
"Ini majalah Bokep". Jawab Naruto sambil garuk garuk kepala.
Si cowok stoic itu nampak binggung. "Apa itu bokep". Tanya nya polos (dasar kampungan).
'GUBRAAKKK...
Sasuke dan Naruto terjungkal dari duduk nya."Sebenar nya mahluk apa kau ini". Pikir Sasuke ngaco.
"Duh Gaara, nih kau lihat saja". Saran Naruto sambil memberikan majalah 'warisan' jiraiya itu..
Gaara langsung membuka majalah yang katanya 'bokep' itu dengan santai, sampai terlihat ada gambar wanita sexy berbikini pasang pose 'kiss bye'.
'Tik..
'Tik..
'Tik..
'CROOOT !.
Gaara langsung membuang majalah laknat itu sambil memegangi hidung nya yang berdarah-darah. Naruto langsung berlari menyelamatkan majalah kesayangan nya itu.
"Baru kali ini aku melihat ada gambar wanita HOT di majalah". Batin Gaara 'kampungan'.
"Jadi kau kenapa bawa bawa linggis dan ransel Gaara". Tanya Naruto penasaran.
"Aku kabur dari rumah,". Jawab Gaara santai.
"Eh..kenapa kabur". Tanya si 'beruk' lagi..
"Karena tidak bisa merasakan kebebasan. Dan aku tak suka hidup di atur atur seperti mainan". Jawab Gaara panjang lebar?.
"Dan kau tame, sepertinya kau juga kabur dari rumah, karena kau tampak sangat kelaparan tadi". Selidik Naruto yang gak nyadar dia juga sangat kelaparan.? (dasar otak udang)
"Di usir dari rumah, karena Aku tak mau di jodohkan". Jawab Sasuke datar..
"Lalu kalian bakalan tinggal dimana". Tanya nya lagi.
"Entahlah". Jawab SasuGaara kompak.
Naruto tiba tiba tersenyum, "apa kalian mau tinggal di rumah ku". Usul Naruto.
"Lalu bagaimana dengan orang tua mu, apa tak apa". Tanya Sasuke.
Naruto nampak mengeleng sebelum berkata."kedua orang tua ku sudah meninggal saat aku masih kecil. Dan aku di asuh oleh mantan guru tou-san ku, tapi sekarang dia juga sudah meninggal". Jelas Naruto sambil pasang wajah (sok) sedih.
"Meninggal karna penyakit apa Naru". Tanya Gaara,
"Kepeleset kulit 'kacang'."
'GUBRAAAKKK...
Sasuke dan Gaara langsung terjungkal dari bangku taman itu. "Cih, dasar Otak udang". Gumam Sasuke gak percaya.
"Kalian gak percaya ya". Tanya Naru. Kedua 'teman' barun nya menggeleng. "Apa Lagi aku". Tambah nya enteng..
Sasuke Dan Gaara sweatdrop.
"Apa kalian pernah berpacaran". Tanya Gaara gak penting.
Naruto tampak garuk garuk kepala sambil mengeleng geleng. Sementara Sasuke acuh tak acuh.
"Memang nya kenapa". Tanya Sasuke penasaran dengan bocah stoic 'kampungan' itu.
"Tak apa, hanya ingin tau saja" .jawab nya sambil memandang langit malam.
"Hn, jadi kita bakalan kerja apa". Tanya Sasuke. Naruto hanya menggeleng gak tau.
"Ngerampok saja". Usul Gaara enteng. Sasuke dan Naruto melongo.
Gaara yang melihat dua 'taman' barunya melongo itu langsung mengambil ransel nya dan mengeluarkan uang segebok buat nabok dua bocah yang masih mlongo itu.
'PLAK. !
'PLAK. !
Seketika SasuNaru langsung sadar. "Waaww, kau dapat uang itu dari mana Gaara" Tanya Naruto heboh melihat uang segebok di tangan Gaara.
"Mencuri di brangkas Tou-san". Jawab Gaara sombong sambil menunjukkan yang ada di ransel nya juga.
Sasuke dan Naruto langsung berbinar binar melihat uang yang sangat banyak di ransel Gaara itu. (Dasar penjilat-Plak*)
"Bagaimana apa kalian tertarik". Tanya Gaara sambil mengayun ngayun kan duit nya.
"Yeeeaaahhhhh". Jawab SasuNaru Norak.
Dan Setelah pertemuan tak terduga mereka. Mereka memulai kehiidupan baru sebagai 'perampok' ulung.
END FlashBack.
-TBC-
Aduh jari jari ku linu semua *PLAK* .
Reviews ,ya bray.
