TRUST MY LOVE
"NAE SARANG EUL-MIDYEO"
Present
Main Pairing : Kyuhyun X Sungmin/KYUMIN/
Slight : Yesung X Ryeowook/YEWOOK/
Rated : M
Genre : Romance, Friendship
Warn : Boy X Boy, Yaoi, Boys Love, Typo(s), NC-17
Disclaim : This Cast isn't Mine. But This plot is mine!
.
.
I've warned you, but I can't forbid you to read this~!
.
.
.
~Don't Like Don't read~
.
.
.
.
Enjoy Reading~!
.
.
Dengan sekali gerakan, Kyuhyun menjatuhkan tubuh Sungmin pada bed king size itu, lalu menindihnya dengan tubuhnya sendiri.
"Yak Kyu!" pekik Sungmin yang terkaget dengan gerakan Kyuhyun yang hanya beberapa detik tersebut.
"nae BunnyMin…" bisik Kyuhyun sambil menatap wajah imut Sungmin dan menunjukan senyuman penuh artinya.
"Mw-Mwo?" Ucap Sungmin terbata. Alarm bahaya Sungmin telah berbunyi menandakan adanya bahaya yang akan terjadi saat ini, apalagi dengan seringaian yang muncul di wajah evil yang berada tepat di atas wajah imutnya.
"Bagaimana jika kita buat aegya baru saja ne?" ucap Kyuhyun lagi dengan nada menggodanya masih dengan senyuman penuh artinya, membuat Sungmin membulatkan matanya sempurna.
.
.
Chapter 8
TMŁ
"MWO?" Pekik Sungmin mendengar ucapan Kyuhyun itu. Kyuhyun masih setia memandangi wajah imut yang hanya berjarak beberapa centi dibawahnya sambil tersenyum manis.
"K-Kyu.. aku lelah.. Kembali lah ke kamarmu ne?" Ucap Sungmin sambil berusaha mendorong tubuh Kyuhyun dari atasnya.
"Shi-reo! Aku juga lelah Bunny.. Apa kau tau? Bahkan sejak kemarin aku belum tidur.." Balas Kyuhyun setengah berbisik membuat Sungmin semakin bergidik.
"Jinja?" Tanya Sungmin masih berusaha menolak, Ia memang terlalu lelah saat ini.
"Ne BunnyMin… Makanya aku mau minta hadiahku ne?" Kyuhyun semakin mendekati wajahnya kepada wajah Sungmin, Tangannya telah mencengkram tangan Sungmin sehingga namja imut itu tak mampu memberi penolakan lagi. Akhirnya bibir tebal itu telah menempel di bibir tipis Sungmin dengan sempurna. Kyuhyun masih melumat dengan sangat lembut berusaha membuat Sungmin nyaman dan mengikuti permainannya. Setelah Sungmin mulai membalas lumatan itu, Kyuhyun mulai menghisapnya dalam, dan menggigit pelan bibir itu. Tangan Sungmin yang telah di lepas pun mulai mengalung di leher Kyuhyun, menekan tengkuknya sehingga Kyuhyun semakin bersemangat melakukan ciuman hangatnya. Lidah Kyuhyun telah menerobos gua hangat milik Sungmin, mengajak lidah namja imut itu untuk bermain dan bergelut bersama. Kyuhyun focus bermain dengan lidah Sungmin sedangkan namja imut itu focus menghisap bibir bawah Kyuhyun. Kecipak saliva telah terdengar jelas di kamar mewah sebuah hotel tersebut. Kyuhyun semakin menindih tubuh mungil Sungmin.
Setelah cukup lama, Sungmin mulai memukul pelan dada Kyuhyun. Dadanya sesak dan nafasnya sudah hampir habis karena ciuman nikmat tersebut. Kyuhyun pun melepas ciuman itu tapi tetap menjilati bibir pulm tersebut. Sungmin menghela nafas dan langsung menghirup oksigen sebanyak-banyaknya.
"Mianhae Bunny…" Ucap Kyuhyun sambil nyengir melihat Sungmin yang benar-benar kehabisan oksigen tersebut.
Kyuhyun pun kembali melanjutkan aktifitasnya, setelah puas dengan bibir pulm tersebut ia menurunkan jilatan nya pada setiap lekukan leher Sungmin membuat namja imut itu menggeliat geli. Menjilati lalu menghisap beberapa spot sensitive Sungmin meninggalkan banyak butterfly kiss pada leher putih Sungmin.
"eungghh…" desah Sungmin yang pertama keluar saat Kyuhyun menghisap sebuah spot sensitive dengan sangat dalam. Desahan Sungmin itu serasa menjadi semangat baru bagi Kyuhyun sehingga tangan Kyuhyun mulai berjalan membuka baju handuk yang di kenakan Sungmin. Ini menjadi sebuah keuntungan bagi namja evil nan tampan itu karena baju ini sangat mudah untuk di lepaskan, bahkan ia tak perlu melepaskan underwear yang memang tak di kenakan Sungmin sehingga saat baju tersebut terbuka terbebas lah junior Sungmin yang mulai menegang.
Kyuhyun kembali menurunkan ciumannya pada bahu Sungmin, dan tangannya focus memilin nipple Sungmin. Hisapan kembali di lakukan oleh Kyuhyun dan memberikan sebuah tanda merah bahwa Sungmin hanyalah milik Kyuhyun seorang,
"eunghh,, kyuhh….." lenguh Sungmin lagi saat Kyuhyun semakin memilin nipplenya yang sudah tegang dengan sangat kuat.
"Minnie aku benar-benar merindukan tubuhmu.." ucap Kyuhyun ditengah pekerjaannya. Sungmin hanya mengangguk dan meremas kemeja yang masih di kenakan Kyuhyun.
Tanpa membuang waktu, Kyuhyun langsung melahap nipple Sungmin yang telah ia mainkan sebelumnya. Menjilati nipple tersebut lalu menggigitnya sama seperti seorang bayi.
"Kyuhhh… engghh…"
Kyuhyun terus menjilati, dan menghisap nipple kiri dan kanan Sungmin secara bergantian. Sungmin hanya bisa menggeliat mendapatkan servis di nipplenya tersebut.
Selagi asyik dengan hisapan di nipple itu, tangan Kyuhyun telah menjelajah kembali, mulai meremas junior Sungmin yang telah menegang sepenuhnya.
"Kyuniieehhhh…. Eunghh…" Sungmin semakin menggeliat saat tangan Kyuhyun mulai meremas dan mengocok junior nya yang telah menegang itu.
"kau memang yang paling sexy hyung.." Kyuhyun mulai menurunkan ciumannya pada perut Sungmin. Sungmin hanya bisa menggigit bibir bawahnya menahan kegelian yang teramat ia rasakan.
"engghhh… " satu lenguhan kembali keluar dari bibir pulm Sungmin saat Kyuhyun mulai menjilati selangkangannya. Tangannya mulai meremas kuat selimut yang mereka tiduri tersebut.
Kyuhyun melihat junior Sungmin yang sudah sangat menggodanya, dan tanpa fikir panjang Kyuhyun langsung mengkulum junior itu dalam mulutnya. Tubuh Sungmin langsung bergetar hebat saat Kyuhyun mulai memainkan junior nya dengah pelan.
"Kyuhh eengghhh…"
Kyuhyun mulai menghisap junior yang ukuran tak terlalu besar itu, memainkan lidahnya di ujung junior itu. Tangan Kyuhyun pun tak tinggal diam, tangannya asyik memainkan twinsball Sungmin, membuat Sungmin semakin menggelinjang nikmat mendapat double servis sekaligus.
"Kyunniieh.. aku mauu.. engghh.."
Sungmin merasakan junior nya mulai berkedut menandakan bahwa ia akan cum. Namun Kyuhyun justru menghisapnya kuat sehingga akhirnya Sungmin cum didalam mulut Kyuhyun.
"Aahhh.." desah Sungmin nikmat setelah ia mengeluarkan cairannya. Kyuhyun langsung menelan habis cairan itu tanpa rasa jijik sedikit pun.
"Kau semakin manis nae Bunny.." ucap Kyuhyun sambil mengelap cairan Sungmin yang tertinggal di sudut bibirnya. Kyuhyun kembali keatas, kembali melahap bibir pulm itu.
"Kyuhh.. kau curang…"Ucap Sungmin di tengah ciuman panas mereka. Kyuhyun melepaskan ciuman mereka lalu tersenyum lembut kearah Sungmin.
"Hahaa.. tapi aku masih belum puas menikmatimu Hyung…" bisik Kyuhyun kembali menjilati telinga Sungmin membuat Sungmin tertawa geli.
"Kyuhh.. aku juga mau pabbo…" ucap Sungmin sambil menggembungkan pipinya. Kyuhyun tertawa kecil, lalu mulai menegakan tubuhnya dan membuka kancing kemeja nya. Sungmin yang melihat itu, langsung mencium bibir Kyuhyun kembali, lalu tangannya mulai menggantikan tangan Kyuhyun untuk membuka semua kancing kemejanya. Setelah kemeja tersebut terbuka dan Sungmin langsung melepaskannya, Sungmin langsung menindih tubuh Kyuhyun tanpa melepas ciuman manis mereka. Sehingga sekarang posisi terbalik, Sungmin on top.
"enggh, Bunnyhh.. kau semakin aggressive eoh?" ucap Kyuhyun di tengah lenguhannya saat Sungmin mulai menciumi leher jenjang Kyuhyun, dan tangannya mulai memilin nipple Kyuhyun yang telah menegang, Tangan Kyuhyun hanya diam dan melingkar di pinggang Sungmin membiarkan namja imut ini bermain dan memberikannya servis.
Setelah puas bermain dengan leher Kyuhyun, Sungmin langsung melahap nipple kanan Kyuhyun, menjilatinya, menghisap bahkan menggigitnya. Dan tangannya setia memilin dan menekan nipple kiri Kyuhyun.
"engghh…" desah Kyuhyun tak tertahankan saat Sungmin menghisap kuat nipple dan dadanya yang bidang tersebut. Tangan Kyuhyun yang sudah mulai gerah berdiam diri, mulai meremas dan mengocok junior Sungmin kembali. Sungmin tak ambil pusing, ia masih asyik dengan nipple Kyuhyun yang terasa manis baginya.
Sungmin mulai menjilati dan menghisap dalam abs Kyuhyun, memberikan beberapa kissmark disana. Tangannya pun mulai menarik zipper Kyuhyun, lalu menurunkan celana itu, menyisahkan underwear yang juga langsung di lepaskan oleh Sungmin sehingga membebaskan junior Kyuhyun yang cukup besar dan telah menegang itu.
"Nice chagy.. Berikan dia servis terbaikmu.." Ucap Kyuhyun membuat Sungmin langsung mengkulum Junior itu. Kyuhyun menggeliat hebat saat juniornya telah masuk dalam gua hangat Sungmin.
Sungmin mulai menghisapnya, menggesekan giginya pada kulit Junior itu membuat Kyuhyun kembali mengeluarkan desahannya. Dengan sangat mahir Sungmin memainkan lidahnya di ujung junior Kyuhyun, lalu mulai mengocok junior itu dengan mulutnya.
"Aah.. bunnyhhh ,, kau pintarrhh.. enghh…"
"Terusshh Minniehh…" Kyuhyun mendesah nikmat mendapat servis hebat dari namjachingunya tersebut. Sungmin merasa junior Kyuhyun mulai berkedut didalam mulutnya semakin menambah kecepatan kocokan itu.
"Aahh…" desah Kyuhyun saat ia telah mengeluarkan cairannya dalam mulut Sungmin. Sungmin yang masih belum menelan cairan Kyuhyun pun langsung kembali mencium bibir tebal namja tampan itu, membagi cairan yang masih berada dalam mulutnya.
"Kau hebat bunnyMin…" ucap Kyuhyun sambil menjilat bibir pulm Sungmin. Kyuhyun pun membawa Sungmin untuk terduduk, lalu melingkarkan kaki Sungmin di pinggangnya.
"engghh Kyuhh…" lenguh Sungmin saat Kyuhyun kembali menjilati dan menggigit leher putih Sungmin. Kyuhyun pun kembali mendaratkan bibirnya pada bibir Sungmin, mulai mengkulum dan mengisapnya begitu pula dengan Sungmin. Tangan Kyuhyun masih setia memainkan twinsball Sungmin dan tangan Sungmin hanya melingkar di punggung Kyuhyun.
"Bunny, kau siap?" Tanya Kyuhyun sambil terus menjilati bibir pulm itu. Sungmin hanya bisa menganggukan kepalanya. Tubuhnya sudah melemas saat ini.
"Apa aku perlu melakukan pemanasan hyung?" Tanya Kyuhyun lagi sambil menjilati lekuk leher Sungmin.
"enggh.. ne Kyuh.. kita sudah lama tak melakukannya…" jawab Sungmin di tengah desahannya.
"Arrasso…" Kyuhyun kembali merebahkan tubuhnya, menindih tubuh Sungmin dan mulai membuka kaki Sungmin, mencari single hole Sungmin.
Kyuhyun kembali memainkan lidahnya di bahu putih Sungmin, namun tangan mulai mengarah pada single hole Sungmin untuk memberikan pemanasan. Kyuhyun mulai memasukkan 2 jari sekaligus. Ini bukan pertama kalinya Kyuhyun memasukan miliknya pada hole Sungmin namun Sungmin masih menggigit bibir bawahnya menahan rasa sakit.
"enghh.. Kyuhh.." pekik Sungmin saat 4 jari Kyuhyun mulai masuk dan bergerak membuka hole Sungmin.
"Apa masih sakit Bunny?" Tanya Kyuhyun sambil menjilati pipi chubby Sungmin, Sungmin hanya bisa mengangguk namun tangannya mungkin telah mencakar punggung mulus Kyuhyun.
"Tahanlah.." Ucap Kyuhyun lalu kembali melumat bibir Sungmin mengalihkan perhatian namja imut itu.
Jari Kyuhyun kembali melonggarkan hole Sungmin, Setelah cukup longgar, ia mulai mengeluarkan jarinya, dan langsung menyetakan Juniornya masuk kedalam single hole yang hangat tersebut.
"Ahh.. Kyuh! Sakitt…" Pekik Sungmin kembali saat junior Kyuhyun mulai masuk dan langsung menyentak mengenai prostatnya. Setetes air mata mengalir dari pucuk mata kanan Sungmin. Kyuhyun menjilat air mata tersebut lalu mengecup kelopak mata Sungmin yang tertutup itu. Ia mendiamkan junior nya didalam hole Sungmin selama beberapa saat untuk beradaptasi dalam goa hangat tersebut dan merasakan juniornya yang menegang tengah di remas oleh dinding hole Sungmin. Tangan Kyuhyun pun mulai mengocok junior Sungmin dengan tempo teratur membuat Sungmin kembali mendesah nikmat.
"enngghh Kyuhnniehh…." Lenguh Sungmin saat juniornya kembali dimanjakan.
Setelah cukup nyaman, Kyuhyun mulai menggerakkan pinggulnya melakukan in out membuat Sungmin kembali melenguh nikmat.
"engghh.. kyuhh.., fast.. errhh…."
Mendengar ucapan nikmat Sungmin, Kyuhyun tersenyum lalu mulai mempercepat gerakan pinggulnya dan tak lupa melakukan kocokan yang seirama dengan in out Kyuhyun membuat Junior Sungmin mulai kembali berkedut dan akhirnya Sungmin melakukan cum yang kedua kalinya. Cairan Sungmin tumpah di perut abs Kyuhyun.
"Aish Hyung.. kau curang… aku saja baru sekali.." ucap Kyuhyun masih setia memberikan in out nya.
"Engghh Kyuhh.. disanahh.. enghh…" pekik Sungmin saat Junior Kyuhyun telah sampai pada sweat spotnya. Kyuhyun langsung menyentaknya dan membuat sungmin kembali mendesah sangat nikmat,
Kyuhyun semakin mengocok junior Sungmin yang mulai menegang kembali akibat sentakan sweat spotnya. Kyuhyun juga memainkan twinsball Sungmin.
"engghh kyuhhh…" desah Sungmin ketika mendapat triple servis sekaligus.
"Kyuhh… aku.. mauhh.. keluarrhh lagii,… engghh…"
Junior Sungmin kembali berkedut untuk ketiga kalinya, namun kali ini, Kyuhyun menutup ujung junior Sungmin tak membiarkan namja imut itu untuk cum.
"Sabarlah Hyung.. aku juga mau.. sebentarhh lagihh…" Ucap Kyuhyun semakin cepat menggerakan pinggulnya. Sungmin semakin menggigit bibirnya bawahnya menahan untuk tidak cum..
"Kyuhhh…"
"Enggh, ne, Bunny.. Kita lakukan bersama ne?" ucap Kyuhyun saat dirinya juga akan cum.
"Aaahhh…." Teriak keduanya saat cairan mereka keluar bersamaan. Hole Sungmin terasa penuh dengan cairan Kyuhyun saat ini. Kyuhyun masih asyik menjilati tangannya yang terkena cairan Sungmin. Keduanya terengah, nafas mereka sama-sama memburu.
Kyuhyun tersenyum lembut lalu kembali melumat bibir Sungmin, kali ini tanpa ada nafsu sedikit pun, hanya lumatan sayang yang nikmat.
"Kau yang terbaik nae Bunny…" ucap Kyuhyun sambil menjilat bibir pulm itu.
"aku lelah kyu.. kau tidak akan melanjutkannya lagi kan?" Ucap Sungmin terengah sambil menatap obsidian coklat Kyuhyun. Kyuhyun menggelengkan kepalanya.
"Untuk kali ini cukup satu ronde ini.. haha" Ucap Kyuhyun sambil tertawa kecil membuat Sungmin tersenyum lega.
"Kajja kita tidur, aku masih memiliki sebuah hadiah lagi untukmu.." ucap Kyuhyun sambil member kecupan manis di pucuk kepala Sungmin lalu merebahkan tubuhnya disamping Sungmin dan menarik namja imut itu dalam pelukannya.
"Mwo? Apa itu Kyu?"Tanya Sungmin sambil menenggelamkan wajahnya pada dada hangat Kyuhyun.
"besok kau akan tau Minnie.." jawab Kyuhyun sambil mengelus lembut rambut Sungmin.
"Saranghae babyKyu.." Ucap Sungmin sambil mengeratkan pelukannya.
"nado BunnyMin…" balas Kyuhyun lalu mengecup kembali pucuk kepala Sungmin.
Setelah itu kedua nya memejamkan mata dan terbang kealam mimpi indah mereka.
TMŁ
Sang mentari mulai terbangun dari tidurnya, kembali memancarkan cahaya nya pada bumi ini. Air laut pun terlihat berkilau saat cahaya mentari terpantul darinya. Burung-burung mulai keluar dari rumah, pergi menjalankan aktivitasnya.
Namun tidak bagi 2 namja yang masih bergulung dalam selimut mereka melindungi tubuh mereka dari udara dingin yang masih menusuk tulang. Namja imut kita mulai menggeliat dalam tidurnya saat sinar matahari mulai menerpa wajah imutnya itu. Sungmin mulai mengerjapkan matanya yang masih terasa berat tersebut. Setelah beberapa kali mengerjapkan matanya, akhirnya matanya terbuka sempurna dan pemandangan indah yang pertama tertangkap oleh iris matanya adalah sosok namja tampan yang masih menutup matanya namun terlihat jelas senyuman terukir di wajah itu. Sungmin tersenyum, lalu menjulurkan tangannya menyisihkan surai rambut dark brown Kyuhyun yang menutupi kelopak mata yang masih tertutup itu.
"Kyunnie…" bisik Sungmin sambil mengelus lembut rambut coklat itu.
"eungh.. kenapa pagi datang terlalu cepat.." ucap Kyuhyun lirih. Ternyata sentuhan Sungmin langsung membangunkan namja tampan ini. Sungmin tertawa kecil saat mendengar ucapan Kyuhyun itu, ia tau bahwa namja tampan dihadapannya pasti terlampau lelah.
"Tidurlah lagi kalau kau masih mengantuk.." ucap Sungmin masih setia mengelus rambut Kyuhyun dengan begitu lembut.
Kyuhyun menggelengkan kepalanya, lalu matanya yang tertutup itu mulai terbuka sempurna, Kyuhyun mulai memberikan senyuman manisnya yang mampu membuat semua yeoja dan namja tewas seketika (?)
"Anii.. Kita harus pergi ke suatu tempat Hyung.." ucap Kyuhyun masih dengan senyumannya.
"Mwo?" Sungmin hanya mengerjapkan matanya imut tanda ia tengah bingung.
Bukannya menjawab Kyuhyun justru melumat bibir pulm itu lalu menghisapnya.
"Morning kiss…" ucap Kyuhyun sambil menjilati bibir itu tanpa bosan. Sungmin hanya mampu tersenyum.
"Kajja.. Kita harus siap-siap.." ucap Kyuhyun lagi.
"Yak! Keluarkan dulu milikmu dariku pabbo.." ucap Sungmin sambil menggembungkan pipinya melihat Kyuhyunyang sepertinya melupakan juniornya masih tertanam dalam hole Sungmin. Kyuhyun hanya memberikan cengiran lalu mulai mengeluarkan juniornya.
"Jangan menggembungkan pipimu Hyung, kau bisa menggoda ku lagi.." Ucap Kyuhyun sambil mengecup pipi chubby Sungmin lalu langsung bangkit dari tidurnya dan berjalan menuju kamar mandi,. Sungmin hanya bisa menggelengkan kepalanya.
TMŁ
"Kyunnie.. Memang kita mau kemana?"
Entah sudah berapa kali Sungmin menanyakan hal ini pada Kyuhyun. Mereka tengah berada dalam mobil yang melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Sudah hampir 30 menit mereka melakukan perjalanan ini namun tempat yang tuju belum juga dicapai membuat Sungmin semakin penasaran dan bosan berada dalam mobil.
"Kyunniiee…" Rengek Sungmin lagi karena Kyuhyun tak menjawab pertanyaan yang selalu Sungmin ajukan itu. Ia sudah melipat tangannya di dada dengan mempoutkan bibirnya membuat Kyuhyun tertawa kecil saat memperhatikannya.
"Aissh.. BunnyMin bisakah kau sabar eum?" Akhirnya Kyuhyun membuka suaranya. Kyuhyun mencubit sayang pipi Sungmin dengan tangan kanannya dan tangan kiri masih focus kepada kemudi.
"Tapi beritahu aku kita mau kemana? Kalau ke tempat tidak jelas lebih baik aku di hotel.." Ucap Sungmin, jujur tubuh Sungmin masih sangat lelah setelah kemarin ia melakukan banyak hal yang teramat melelahkan.
"Anggap saja ini liburan Hyung.. Ayolah hilangkan cemberutmu itu…" goda Kyuhyun sambil tertawa kecil. Sungmin pun menghela nafas berat dan mulai diam. Melihat itu Kyuhyun hanya tersenyum puas.
Mobil memasuki kawasan pertokoan dekat pantai Jejungnum. Pertokoan di tempat cukup terkenal dan memang banyak toko yang tersebar di kawasan ini baik toko dengan merk terkenal dan harga tinggi maupun hanya toko dengan harga cukup murah.
Kyuhyun menepikan mobilnya di kawasan pertokoan itu.
"Kajja…" Ajak Kyuhyun sambil melepas save belt nya. Sungmin masih memperhatikan pemandangan pertokoan di luar mobil seakan menebak-nebak apa yang akan di lakukan oleh namja tampan disebelahnya itu.
"Kyu~ kau ingin belanja eoh?" Tanya Sungmin masih tetap mengedarkan pemandangannya kearah luar mobil.
"Mungkin.. Kajja Bunny…" Kyuhyun yang gerah dengan Sungmin yang masih setia di tempat duduknya mulai mendekati Sungmin dan melepaskan save beltnya lalu mengecup singkat bibir pulm itu.
Mereka pun keluar dari mobiltersebut. Tangan Kyuhyun mulai melingkar di pinggang Sungmin lalu mereka mulai berjalan menyusuri pertokoan tersebut.
Tak jarang orang yang berpapasan dengan mereka akan berdecak kagum. Akan ada bisikan mengatakan bahwa mereka pasangan cocok dan serasi.
"Eh, lihat-lihat… mereka serasi ya.. namja tampan dan yeoja imut dan cantik… Aku jadi iri deh.."
"iyaa benar… yeoja itu imut sekali.."
Seperti itulah bisikan-bisikan yang terdengar oleh Kyuhyun dan Sungmin saat mereka berjalan. Jika ini di komik, mungkin sudah banyak sudut segiempat di kepala Sungmin. Namja imut kita ini tengah menahan amarahnya agar tidak melakukan martial art nya pada orang-orang tersebut. Bagaimana tidak? Mereka semua mengira bahwa dirinya adalah seorang Yeoja, catat Yeoja! Hei jangan salahkan orang-orang itu, salahkan penampilanmu yang terkesan imut itu. Sungmin memakai kemeja putih yang sangat pas body lalu di hiasi dengan rompi berwarna soft pink, ia juga mengenakan pants baby blue yang membuat lekukan kaki indah Sungmin terlihat dengan jelas, dan jangan lupakan rambut blonde Sungmin yang sangat lembut, pipi putih chubby dan bibir pulm cherry yang memang sangat natural itu. Akan banyak yang salah menyangka Sungmin adalah yeoja yang begitu imut kan?
"Aku bukan Yeoja!" gumam Sungmin kecil. Sungmin sekarang hanya bisa mendesah nafas berat dan kesal. Kyuhyun yang melihat itu hanya tertawa kecil.
"Tapi kau lebih imut dan manis dari Yeoja BunnyMin.." ucap Kyuhyun lalu mengecup pipi mulus Sungmin. Sungmin hanya bisa tersenyum mendengar itu.
Mereka pun terhenti di sebuah toko yang besar dan cukup mewah. Kyuhyun mulai melangkahkan kakinya memasuki toko tersebut namun Sungmin tetap terdiam di tempatnya memperhatikan toko ini setiap detailnya. Diamond Shop?
"Bunny.. Kenapa diam? Ayo.." Ajak Kyuhyun sambil menarik tangan Sungmin.
"Kyu~! Untuk apa kita kemari?" Tanya Sungmin penuh selidik.
"Tentu saja untuk membeli sesuatu.." balas Kyuhyun santai membuat Sungmin mengernyit bingung.
"Eh? Diamond shop? Mau beli apa di tempat ini?" Tanya Sungmin lagi. Kyuhyun mulai menghela nafas.
"Cincin.." Jawab Kyuhyun masih dengan nada santai.
"Cincin lagi? Untuk apa?" Sungmin masih belum mau melangkahkan kakinya. Ia masih bingung, Apa Kyuhyun ingin memberinya cincin lagi? Kemarin ia baru memberikan cincin yang woow menurut Sungmin. Kyuhyun pun kembali mendekati tubuh Sungmin, mendekatkan wajahnya pada telinga Sungmin lalu membisikan sesuatu.
"Ne, cincin untuk pernikahan kita BunnyMin.." Bisik Kyuhyun sambil sedikit menjilat daun telinga Sungmin membuat empunya menggeliat geli.
"Mwo?" Pekik Sungmin tertahan. Ia menatap Kyuhyun tak percaya. Pernikahan? Kapan?
"Seminggu lagi kita akan menikah jadi kita memerlukan cincin bukan?" Bisik Kyuhyun lagi dengan senyuman penuh arti saat melihat Sungmin yang terkaget.
"MWO?" Sungmin benar-benar terlonjak kaget saat mendengar ucapan Kyuhyun barusan. Ia menatap wajah tampan Sungmin seakan memastikan.
"Kyu~ kau serius? Itu terlalu cepat.." Ucap Sungmin tak percaya.
"Anii… Aku sangat serius Hyung.. Aku sudah menyiapkan semuanya, jadi kau hanya duduk santai dan ikuti saja ne?" balas Kyuhyun sambil tersenyum manis.
"Jinja?" Sungmin masih belum mempercayai ini. Ini semua seperti mimpi.
"Ne My Lovely BunnyMin.. Ppalli ppalli…" Kyuhyun mulai mendorong tubuh Sungmin agar memasuki shop tersebut. Tanpa ada penolakan lagi, Sungmin mengikuti langkah Kyuhyun. Sungmin masih berusaha meyakinkan bahwa ini semua bukan hanya mimpi.
Mereka disambut oleh seorang pelayan dengan hangat. Pelayan tersebut membungkukan tubuhnya sopan. Ia mulai membawa Kyuhyun dan Sungmin memasuki sebuah ruangan yang cukup besar. Kyuhyun dan Sungmin pun duduk di sebuah king sofa menunggu pelayan tersebut mengambil koleksi cincin mereka, pelayan itu kembali dan memperlihatkan beberapa cincin yang cantik dan mewah ke hadapan KyuMin, lalu menjelaskan tentang cincin tersebut.
"Bunny.. kau pilih yang mana?" Tanya Kyuhyun sambil memainkan jari Sungmin yang masih terdiam memperhatikan banyak cincin di depan meja tersebut.
"Mollayo Kyu.. Kau saja yang pilih.. Aku bingung.." Jawab Sungmin tanpa mengalihkan tatapannya pada cincin yang terlihat berkilau di depannya. Ini terlalu berlebihan, mungkin seperti itulah yang dirasakan Sungmin saat ini.
"Nona, anda sangat imut dan cantik. Bagaimana dengan cincin ini? Ini akan membuat anda yang simple dan imut akan semakin membuat anda cantik." Saran sang pelayang sambil memperlihatkan sebuah cincin emas putih dengan blue Swarovski bertabur di atasnya, terlihat sangat cantik. Namun Sungmin justru mendeath glare pelayan tersebut.
"e-eh? Apa anda tidak menyukainya nona?" Tanya pelayan tersebut gugup dengan tatapan membunuh Sungmin.
"Anii.. tapi nona, perlu anda tau. Saya bukan Yeoja, tapi Namja! Ingat itu.." ucap Sungmin tajam dan jelas. Pelayan tersebut terlonjak kaget namun sedetik kemudian ia tertawa kecil yang tertahan membuat Sungmin mengernyit bingung dan tambah kesal.
"Nona.. Anda memiliki selera humor yang tinggi ya.. hahaha" Ucap Pelayan itu dengan santainya.
"Mwo?" pekik Sungmin tak percaya, ia sedang serius namun di anggap bercanda oleh pelayan itu.
"Sudahlah nae Bunny…" Kyuhyun akhirnya menengahi pembicaraan keduanya, ia mengecup pipi Sungmin berusaha menenangkan Sungmin.
"Nona, kami pilih yang itu saja. Itu terlihat baik, tolong di siapkan ne?" Ucap Kyuhyun sambil menunjuk cincin yang tengah di pegang pelayan tersebut. Pelayan tersebut mulai menanyakan nama Kyuhyun dan Sungmin untuk bisa mengukir nama nya di cincin tersebut. Setelahnya, Kyuhyun dan Sungmin pun meninggalkan diamond shop tersebut.
Setelah puas berkeliling di kawasan pertokoan itu, Kyuhyun dan Sungmin pun mulai berjalan-jalan di pantai Jejungnum. Walaupun hari masih siang, namun udara tak begitu panas dan sang awan tebal menutupi sang mentari membuat sinarnya tak terlalu menyengat sehingga udara menjadi lebih sejuk.
Tawaan dan candaan menemani mereka saat bermain di pantai ini. Saling berlari dan bermain air bersama, berjalan menyusuri pantai berpasir putih tersebut.
"Kyu~" panggil Sungmin sambil berlari kecil di tepi pantai dan memainkan ombak yang mencapai pantai.
Kyuhyun hanya mendekati Sungmin lalu memeluknya dari belakang, memainkan ombak kecil itu bersama.
"Kau senang Bunny?" Tanya Kyuhyun, Sungmin menganggukan kepalanya mantap.
"Tentu saja Kyu.. Aku benar-benar menyukai pantai ini…." Ucap Sungmin sambil memandang hamparan laut luas di depannya sambil memainkan tangan Kyuhyun yang melingkar di perutnya.
"Ne, Arrasso Bunny.." Kyuhyun mulai menenggelamkan kepalanya pada curuk leher Sungmin. Mereka menikmati semilir angin yang berhembus kencang dan hamparan laut yang terlihat berkilau.
"Minnie.. Apa kau sudah puas? Masih ada yang ingin ku tunjukan padamu.." Ucap Kyuhyun setengah berbisik.
"Mwo? Apa lagi Kyu? Kenapa kau jadi punya banyak kejutan seperti ini eoh?" Tanya Sungmin sambil tertawa kecil. Ia sadar sudah banyak hal yang dilakukan Kyuhyun padanya, ini sudah lebih dari cukup.
"Apa pun akan ku lakukan untukmu Hyung…" Ucap Kyuhyun ikut tertawa kecil.
"Jinja? Tapi semua ini sudah lebih dari cukup Kyu.. Aku tidak menginginkan apapun asal kau sudah berada di sampingku" Ucap Sungmin lembut
"Arrasso…" Kyuhyun mengecup kembali pipi chubby Sungmin, lalu mulai melepaskan pelukannya dan menarik tangan Sungmin.
"Kajja…" Ajak Kyuhyun, Sungmin hanya mengekor di belakang Kyuhyun.
TMŁ
Mereka pun berjalan menyusuri pantai itu kembali,namun mereka mulai menanjak ke sebuah kawasan yang lebih tinggi. Sudah 5 menit mereka berjalan menyusuri kawasan pantai Jejungnum ini.
"Kyu~ kita mau kemana?" Tanya Sungmin setelah mereka memasuki sebuah kawasan yang mulai sepi dari kerumunan wisatawan lain. Kyuhyun tidak menjawab dan tetap melangkah. Sungmin hanya menggembungkan pipinya kesal namun pandangannya mulai teralih pada beberapa rumah yang mulai terlihat di kawasan itu. Rumah-rumah yang terlihat mewah dan sejuk dengan jarak yang cukup berjauhan.
Kawasan yang lebih tenang, dengan beberapa hamparan kebun dengan rumput hijau yang sepertinya lembut dan berbagai tanaman yang menghiasi.
'di kawasan ini ada rumah juga? Menyenangkan..' batin Sungmin saat melewati rumah-rumah tersebut, Senyuman manis terukir melihat pemandangan indah tersebut.
Kyuhyun mulai berhenti lalu menoleh kearah Sungmin yang masih memperhatikan kawasan sejuk berbalik dan menghadap Sungmin. Sungmin hanya memiringkan kepalanya seakan bertanya ada apa. Kyuhyun hanya menunjukan senyumannya lalu sedetik kemudian ia menutup mata Sungmin kembali dengan telapak tangannya.
"Yak! Cho Kyuhyun, kenapa menutup mataku? Aisshh.." umpat Sungmin saat matanya kembali di tutup lalu menuntun Sungmin kembali berjalan. Hanya beberapa langkah mereka berjalan lalu Kyuhyun kembali berhenti begitu pula dengan Sungmin.
"Kyunnie.." panggil Sungmin
"nae BunnyMin…" Kyuhyun mengeluarkan suara indahnya, memanggil Sungmin dengan nada sangat lembut. Sungmin hanya bergumam kecil, tangannya masih berusaha melepaskan telapak tangan Kyuhyun.
"Suatu saat nanti aku ingin sekali tinggal di suatu tempat yang indah, dengan hamparan laut dan pantai yang membuat hari-hari ku tenang bersama dengan orang yang ku cintai…" Ucap Kyuhyun setengah berbisik di telinga Sungmin yang hanya mengernyit bingung.
"Itu salah satu keinginanmu kan Hyung?" Tanya Kyuhyun sambil tersenyum manis walau Sungmin tak dapat melihat senyuman itu.
"Darimana kau tau Kyu~? Kau juga membacanya?" Tanya Sungmin saat mendengar kata-kata itu.
"Ne, aku membaca nya Hyung dan….." Kyuhyun kembali menggantung ucapannya, lalu melepaskan tangannya dari mata Sungmin membiarkan namja imut itu melihat. Sungmin mengerjapkan matanya, dan ia melihat Kyuhyun berada tepat di depannya sambil tersenyum senang.
"Kyu~?" Gumam Sungmin pelan sambil memiringkan kepalanya. Kyuhyun pun mulai menggeser tubuhnya menjadi berada di samping Sungmin.
"Tada~!" Teriak Kyuhyun sambil menunjuk sebuah rumah yang telah berdiri kokoh di depan mereka.
"Kyunnie.." gumam Sungmin kembali saat melihat sebuah rumah yang cukup besar, natural dan modern minimalis. Rumah itu berdiri di sebuah kawasan sejuk dan indah tersebut. Sebuah rumah dengan perkarangan taman yang cukup luas, membuat suasananya menjadi nyaman dan tenang.
"Kajja…" Kyuhyun menarik kembali tangan Sungmin yang masih terdiam kaku memandang rumah itu untuk memasuki rumah tersebut.
Mereka memasuki rumah tersebut dan terlihatlah bagian dalam rumah yang terlihat luas dengan berbagai perabot yang telah mendiami rumah tersebut. Mereka memasuki ruangan utama, terlihat king sofa berwarna coklat susu, dan ada karpet berbulu di bawahnya, ada sebuah meja dan LCD TV yang lumayan besar dengan berbagai sound sistem lainnya. Kyuhyun masih menarik tangan Sungmin, membawanya kesebuah balkon di ruang utama tersebut.
"Kyu~" gumam Sungmin, matanya telah berbinar melihat pemandangan yang di suguhkan dari atas balkon tersebut. Hamparan laut luas, dan pantai Jejungnum terlihat jelas dari tempat ini. Rumah ini memang berdiri mengarah pada laut dan pantai Jejungnum yang indah.
"Kau suka Bunny?" Bisik Kyuhyun sambil memeluk Sungmin dari belakang. Sungmin hanya terdiam, tak tau apa yang harus di katakana lagi.
"Ini rumah kita, kita akan tinggal disini nanti…" Ucap Kyuhyun lagi.
"Kau bisa bermain ke pantai kapan pun kau mau. Dan jarak rumah ini dari gallery kita juga hanya beberapa menit.." Lanjut Kyuhyun lagi.
Sungmin melepaskan pelukan itu, lalu berbalik dan menatap Kyuhyun yang tengah tersenyum manis.
"Kyu.. Ini terlalu berlebihan. Aku… " Sungmin tak sanggup melanjutkan kata-katanya, Ia merasa apa yang dilakukan Kyuhyun sudah sangat berlebihan. Sungmin senang, sangat senang namun ia merasa tidak pantas menerima semua perlakuan Kyuhyun yang terlalu banyak ini sedangkan ia tak pernah melakukan apapun.
"Wae? Kau tidak suka Bunny?" Tanya Kyuhyun sambil menatap obsidian hitam Sungmin. Sungmin langsung menggelengkan kepalanya.
"Anii.. hanya saja.. Aku tidak pantas Kyu.. Aku tak pernah memberikan apapun untukmu.." Jelas Sungmin sambil menundukkan kepalanya.
"Mwo? Kenapa kau berkata begitu? Banyak yang telah kau berikan untukku Bunny.." Ucap Kyuhyun sambil memegang dagu Sungmin agar bisa menatap wajah imut itu.
"Dengar.. mulai saat ini, apa pun yang ku miliki adalah milik mu juga. Dan kau sangat pantas menerima ini semua. Kau adalah orang yang paling berharga bagiku BunnyMin…" Lanjut Kyuhyun lagi membuat Sungmin tersenyum lega,
"Kyunnie… Gomawo.. Gomawo.." Ucap Sungmin lagi dengan sedikit isakan yang sudah ia tahan.
"Anii Hyung.. Saranghae,.." ucap Kyuhyun lagi sambil tersenyum manis.
"nado Kyunnie.. Nado saranghae,.." balas Sungmin lalu mulai mengecup bibir tebal Kyuhyun, Kyuhyun pun membalasnya dengan lumatan yang lembut.
.
.
.
Kyuhyun dan Sungmin pun mengelilingi rumah ini. Melihat apa saja yang terdapat dalam rumah yang sudah sejuk tanpa adanya pendingin ruangan itu. Ya, Rumah ini adalah rumah yang di beli dan langsung di renovasi oleh seorang Kyuhyun dari 1 bulan yang lalu, dan sekarang namja tampan itu bisa tersenyum puas saat melihat seorang Sungmin yang tertawa senang saat melihat setiap ruangan dalam rumah ini.
Terdapat beberapa ruangan dalam lantai 1 ini. Ada ruangan utama yang cukup besar, dapur yang cukup minimalis, ruang makan yang menghadap kearah kolam ikan kecil di sudut ruangan, ada 1 kamar yang bisa di gunakan sebagai kamar tamu.
Lalu di lantai 2 ada sebuah perpustakaan kecil yang bergabung dengan ruang kerja yang bisa Sungmin gunakan untuk menghasilkan karya-karya baru, ada sebuah studio kecil berisi berbagai instrument music seperti gitar dan piano sebagai hiburan keduanya, lalu ada 2 kamar lagi di lantai ini. 1 kamar yang tak terlalu besar dan 1 kamar lagi dengan ukuran lebih besar dari kamar lainnya, bisa di bilang ini sebagai kamar utama di rumah ini.
"Wuuaaa…." Teriak Sungmin senang saat berada di balkon kamar utama ini. Kamar ini memiliki balkon yang juga menghadap kearah hamparan laut luas dan ini adalh the best view untuk melihat sunrise. Sungmin merentangkan tangannya dan menutup matanya. Angin laut berhempus menerpa tubuhnya, mengibaskan rambut blonde nya. Kyuhyun hanya terduduk di bed king size sambil memperhatikan Sungmin yang terus teriak kesenangan persis anak kecil.
"Kyunniie… Rumah ini hebat…" Sungmin kembali memasuki kamar dan duduk di sebelah Kyuhyun.
"Ne, aku juga sangat menyukainya." Balas Kyuhyun sambil mengelus lembut surai blonde Sungmin yang tengah tertawa senang.
"Ah! Apa itu kamar mandinya?" Sungmin bangkit dari duduknya dan berjalan kearah ruangan yang berada di dalam kamar itu. Kyuhyun pun mengikuti Sungmin dari belakang.
"waahhh…" decak kagum Sungmin kembali saat melihat kamar mandi yang sangat luas ini. Kamar mandi yang berdinding soft pink dengan bath tub natural berwarna putih bersih yang terlihat besar. Ada box shower di sudut ruangan dan ada jalan setapak dengan bebatuan sungai dari box shower menuju bath tube tersebut. Dan ada wastafel yang juga berwarna putih, juga jangan lupakan ada audio yang terpasang di dinding dekat bath tube, mungkin bisa menjadi hiburan saat berendam nanti. Sangat manis dan terkesan alami namun modern.
"dingin tapi sejuk.." gumam Sungmin saat mengetes air dari shower yang mendengar itu hanya tertawa kecil.
"Kyu.. aku bisa berdiam lama di kamar mandi ini.." ucap Sungmin sambil tertawa kecil.
"Jinja? Asal kau tidak tidur di tempat ini itu tidak masalah Hyung.." balas Kyuhyun yang juga tertawa kecil sambil terduduk di pinggiran bath tube ini.
"Aku jadi ingin mandi.." Ucap Sungmin lagi sambil memperhatikan setiap sudut kamar mandi yang sangat nyaman itu. Kyuhyun hanya tersenyum tapi sedetik kemudian seperti ada lampu yang menyala di atas kepalanya. Senyumannya secara perlahan berubah menjadi seringaian err~
Otak pervertnya kembali aktif dalam sekejap, ia pun mulai bangkit berdiri, menghampiri Sungmin yang masih berada dalam shower box tersebut.
TMŁ
"Bunny.." panggil Kyuhyun saat telah berada dalam box yang cukup besar itu, Sungmin hanya memiringkan kepalanya bingung. Kyuhyun masih tersenyum lalu mulai mendekatkan wajahnya pada wajah imut Sungmin, menyapu jarak di antara mereka, kembali membawa Sungmin kedalam sebuah ciuman. Lumatan lembut di berikan oleh Kyuhyun, tangannya telah melingkar sempurna di pinggang Sungmin. Sungmin hanya terdiam dan membalas setiap lumatan tersebut.
Secara perlahan Kyuhyun mulai mendorong tubuh Sungmin hingga terpojok di dinding shower box tersebut, mengunci setiap gerakan Sungmin, sedikit menindih tubuh imut tersebut pada dinding. Kakinya pun telah mengapit kaki Sungmin membuat junior mereka saling bergesekan.
"engghh kyuhh.." desah Sungmin saat Kyuhyun mulai menjilati bibir dan pipinya.
"Minnie.. kau bilang kau ingin mandi kan?" Tanya Kyuhyun seduktif, Sungmin hanya bisa menggigit bibir bawahnya menahan desahan nikmat dari jilatan Kyuhyun yang mulai turun ke lehernya.
"Kyuhh…"
"Kita mandi bersama saja nae Bunny?" Ucap Kyuhyun lagi di tengah kegiatannya. Tangan Kyuhyun mulai melepas rompi Sungmin, juga melepaskan kemeja yang di kenakan Sungmin, membuat namja imut itu half naked.
"Enngghh Kyuhhnie…" lenguh Sungmin lagi saat Kyuhyun mulai menjilati nipple nya dan tangan Kyuhyun mulai memilin dan menekan nipple Sungmin yang lainnya.
"Kyuhh.. akuhh mau berendamh.. enggh.." Lenguh Sungmin lagi karena merasakan gesekan antara juniornya dan junior Kyuhyun yang masih terlapisi pants masing-masing. Kyuhyun hanya tersenyum saat mendengar hal itu.
"As your wish baby…" Kyuhyun langsung menggendong Sungmin ala bridal style, keluar dari shower box menuju kearah bath tube, lalu merebahkan tubuh Sungmin dalam bath tube tersebut. Kyuhyun membuka bajunya sendiri terlebih dahulu menjadi full naked lalu kembali masuk ke dalam bath tube melepaskan pants yang di gunakan Sungmin.
Kyuhyun kembali melumat bibir pulm Sungmin. Lalu tangannya memutar keran sehingga air mulai memenuhi bath tube tersebut. Tak lupa ia menyalakan audio yang tertempel di dinding samping bath tube. Alunan lagu klasik menemani acara mandi special mereka.
Sungmin hanya bisa menekan tengkuk Kyuhyun dengan tangannya meminta ciuman yang lebih dalam dan nikmat.
Setelah puas dengan bibir itu, Kyuhyun menurunkan kembali ciumannya pada leher dan bahu Sungmin menambah banyak kissmark yang sudah terlihat banyak hasil dari pekerjaannya semalam. Tangannya pun tak tinggal diam, ia mulai meremas junior Sungmin yang telah berada dalam air.
"Engghh… Kyuhhh….." Lenguh Sungmin saat Kyuhyun mulai meremas dan mengocok juniornya didalam air. Tak mau kalah, Sungmin pun ikut meremas junior Kyuhyun yang sudah menegang itu, lalu memainkan twinsballnya.
"Ahh. Bunny.. you're so hot baby…" Ucap Kyuhyun sambil mengemut nipple Sungmin.
Air telah memenuhi bath tube, sehingga tangan Kyuhyun mulai menjulur mematikan kran air tersebut.
"BunnyMin, kau mau sabun aroma apa eoh?" Tanya Kyuhyun sambil menjilati bibir Sungmin
"Engh.. apa pun babyKyu.." jawab Sungmin di tengah desahannya, lalu mulai mencium dan menghisap leher Kyuhyun.
Kyuhyun pun mulai membuka rak yang berada di samping bath tube tersebut, mengambil sebuah botol sabun 'cherry flavour' lalu menuangkan beberapa tetes ke dalam bath tube tersebut, sehingga air dalam bath tube mulai beraroma cherry dan berbusa.
"Ahh Bunny.." lenguh Kyuhyun saat Sungmin mulai menghisap nipple kanannya.
Kyuhyun kembali mengangkat dagu Sungmin lalu melumat bibir itu kembali, sembari mulai menenggelamkan tubuh mereka ke dalam air sabun tersebut, melakukan sebuah ciuman di dalam air membuat tubuh mereka telah basah sempurna. Hanya beberapa detik di dalam air, Kyuhyun kembali menegakkan tubuhnya dan tubuh Sungmin.
"Haahhh.." Sungmin mengambil nafas sebanyak-banyaknya setelah sesak dengan ciuman itu apalagi ciuman didalam air tersebut. Kyuhyun hanya tertawa kecil sambil mengusap pipi chubby Sungmin yang mulai memerah.
"Segar bukan chagya?" bisik Kyuhyun sambil menjilati daun telinga Sungmin membuat namja imut itu menggeliat geli namun juga menganggukan kepalanya menyetujui perkataan Kyuhyun.
Selama beberapa mereka hanya saling bermain dengan jilatan dan lumatan di bagian wajah. Namun tangan mereka saling mengusapkan badan pasangannya berusaha membersihkan diri dalam air. Tangan Kyuhyun pun tak lupa tetap memberikan servis pada junior Sungmin.
20 menit lebih mereka telah berendam dalam cairan sabun yang menyegarkan tersebut di temani dengan permainan-permainan kecil yang mereka buat sendiri.
"Enggh kyyuhhh….." Lenguh Sungmin saat tangan Kyuhyun kembali meremas junior nya.
"Kajja Bunny.. kita sudah terlalu lama disini.. Aku bosan.." bisik Kyuhyun. Sungmin menggelengkan kepalanya.
"Aku masih mau berendam.." Ucap Sungmin sambil meletakkan dagunya di bahu Kyuhyun lalu memainkan rambut dark brown Kyuhyun.
"Anii.. Aku tak mau kau sakit karena terlalu lama berendam.." Balas Kyuhyun sambil menegakan tubuhnya, lalu mengangkat tubuh Sungmin kembali menggendongnya ala bridal style menuju shower box untuk membersihkan tubuh mereka dari busa.
Kyuhyun menurunkan tubuh Sungmin lalu kembali menidih tubuhnya pada dinding box, lalu menyalakan shower sehingga air hangat meluncur membasuh tubuh mereka.
"Engghh Kyuuhh…." Desah Sungmin saat Kyuhyun langsung melahap kembali nipplenya yang telah memerah itu. Sungmin hanya menjambak 'sayang' rambut Kyuhyun.
Kyuhyun mulai menurunkan ciumannya pada perut Sungmin dan memainkan lidahnya pada pusar Sungmin membuat namja imut itu kembali menggeliat geli. Kyuhyun pun berjongkok di depan Sungmin, matanya berbinar saat melihat junior Sungmin di depan matanya, tanpa fikir panjang ia pun mengkulum junior itu, memberikan blow job pertamanya, tangannya setia memainkan twinsball Sungmin. Sungmin kembali menggelinjang dashyat saat juniornya yang telah menggigil itu masuk kedalam gua hangat Kyuhyun. Tangannya mulai mencakar dinding box itu, tak ada yang bisa di remas saat ini.
"Kyuuhhhhh….Aahhhh"
Akhirnya untuk pertama kalinya Sungmin dapat cum juga, seperti biasa ia cum dalam mulut Kyuhyun. Kyuhyun langsung berdiri lalu melumat bibir Sungmin, membagi cairan milik Sungmin yang belum ia telan seluruhnya.
"terasa cherry hyung.. haha" Kyuhyun tertawa kecil setelah menelan cairan tersebut, Sungmin hanya bisa tersenyum. Lalu Kyuhyun memutar tubuh Sungmin, menyenderkan tubuh kekar nya pada dinding box.
"sekarang giliranmu Bunny.. berikan servismu…" perintah Kyuhyun.
Sungmin pun langsung menjilati dada bidang Kyuhyun juga setiap lekukan absnya, tangannya mulai meremas junior Kyuhyun yang sudah sangat menegang tersebut.
"Aahh Hyungg…." Lenguh Kyuhyun pun keluar setelah merasakan kocokan di juniornya. Sungmin mulai berjongkok dan langsung mengkulum junior Kyuhyun, memberikan kocokan dari mulutnya, melakukan blow job sempurna nya.
"Bunnyhh.. Aahh…." Kyuhyun mulai menggelinjang hebat saat Sungmin mulai menggesekan giginya pada kulit junior Kyuhyun sehingga junior itu pun mulai berkedut.
"Aahh…" teriak nikmat Kyuhyun saat ia berhasil mengeluarkan cairannya. Sungmin langsung menelan cairan itu seperti seorang yang sedang kehausan. Kyuhyun mendirikan tubuh Sungmin lalu kembali bermain dan menghisap leher Sungmin.
"Enghh.. Kyunniehh….."
"aahhh…."
Tanpa sadar mereka pun mulai terduduk di lantai, masih dengan air hangat dari shower yang membasuh tubuh mereka,Kyuhyun kembali menyenderkan tubuh Sungmin pada dinding. Ia melingkarkan kaki Sungmin ke pinggangnya.
"Minnie.. aku akan melakukannya dengan cepat dan tanpa pemanasan. Aku tahu kau sudah kedinginan. Arrasso?" Ucap Kyuhyun, Sungmin hanya mengangguk lalu kembali memeluk tubuh Kyuhyun, menenggelamkan wajahnya dalam lekuk leher Kyuhyun.
Kyuhyun pun mulai mengarahkan juniornya pada single hole Sungmin, bersiap untuk langsung menerobos hole hangat itu.
"Aaahh.. Kyuuhh~!" Teriak Sungmin saat junior Kyuhyun langsung menyentak masuk kedalam hole nya dan langsung mengenai prostatnya. Sungmin hanya bisa memeluk Kyuhyun dengan sangat erat, juga menjabak rambut yang telah basah itu.
"Hangat Bunny…" bisik Kyuhyun dengan nafas terengah. Acara saat ini lebih melelahkan di banding dengan semalam. Kyuhyun berdiam sejenak, menikmati kehangatan hole Sungmin dan mengumpulkan kembali tenaga yang sudah terkuras itu.
"Kau lelah Kyunnie?" Tanya Sungmin saat merasakan Kyuhyun terdiam cukup lama. Sungmin hanya menjilati leher Kyuhyun memberikan kenikmatan disana. Kyuhyun hanya mengangguk mengiyakan. Sungmin pun mengelus lembut punggung Kyuhyun berusaha menyalurkan kekuatan yang juga tinggal sedikit itu.
"Aku mulai Hyung.." Ucap Kyuhyun kemudian mulai menggerakan pinggulnya, melakukan in out pada Sungmin, menyentak sweat spot Sungmin yang sudah sangat di ketahui letaknya oleh junior Kyuhyun.
"Ahhh Kyuhhh… laaggihhh… Aaahh…"
"Fassteerhhh kyyuuuhhhh…"
Lenguh nikmat Sungmin membuat Kyuhyun tersenyum dan menambah kecepatan dan tempo dari in out nya.
Kyuhyun mulai merasakan junior nya mulai berkedut, dan dengan kekuatan terakhir ia pun mengeluarkan cairannya di dalam hole Sungmin yang semakin menghangat.
"Aaahhh…" Teriak keduanya nikmat.
Mereka berdua masih terdiam dalam duduk, menstabilkan nafas yang memburu. Dengan perlahan Kyuhyun mengeluarkan juniornya dari hole Sungmin. Lalu mendirikan tubuh Sungmin. Sedikit membilas tubuh mereka dengan air shower itu.
Setelah cukup, Kyuhyun mematikan shower dan langsung menggendong tubuh Sungmin yang sudah lemas menuju keluar kamar mandi. Kyuhyun mengambil handuk yang tersimpan dalam lemari kecil di kamar mandi. Kemudian kembali melangkahkan kakinya menuju kamar.
Ia merebahkan tubuh Sungmin di atas bed king size itu lalu mengeringkan beberapa bagian tubuh Sungmin. Sungmin hanya terdiam sambil memejamkan matanya, sepertinya ia sudah benar-benar kehilangan tenaganya sehingga langsung tertidur. Kyuhyun pun ikut merebahkan tubuhnya di sebelah Sungmin, lalu menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka yang masih naked.
Kyuhyun merengkuh tubuh Sungmin dalam pelukannya, memberi kehangatan yang luar biasa, membuat Sungmin menggeliat nyaman dalam tidur nyenyaknya. Kyuhyun tersenyum memperhatikan wajah imut Sungmin yang tengah tersenyum dalam tidurnya.
"Saranghae Lovely BunnyMin.. Neomu Saranghae…" bisik Kyuhyun di telinga Sungmin lalu memberikan sebuah kecupan manis di kening Sungmin, kemudian ia pun mulai memejamkan matanya, mengistirahatkan tubuhnya yang terlampau lelah itu.
.
.
.
TMŁ
.
.
.
1 WEEK LATER
Minggu yang melelahkan namun juga sangat menyenangkan. Minggu yang paling indah dalam hidup 2 orang manusia ciptaan Tuhan tersebut.
Hari ini adalah hari yang paling special.
Matahari muncul dengan sangat cantik menyinari setiap hal yang ada di bawahnya, sang awan berjalan beriringan dan terkadang sedikit menutupi sang pemilik cahaya agar sinar yang di pancarkan tidak terlalu panas dan menyengat. Suasana dingin dari hembusan angin dan juga aroma air laut membuat sebuah kebun di dekat tepi pantai tersebut semakin sejuk dan indah.
Sebuah garden yang telah di sulap menjadi sebuah tempat yang indah dengan berbagai pita, bunga, juga decoration indah untuk menyambut sebuah pesta besar, Weeding Garden Party.
Ya, Sebuah acara pernikahan sakral yang menggunakan konsep out door, dengan background kebun yang sangat indah. Venue yang besar dengan warna soft pink dan baby blue yang saling memadu, dekorasi cantik, mewah namun sangat simple. Sebuah venue dan garden indah yang akan menjadi saksi bagi kedua anak manusia yang akan saling mengikat janji untuk menjadi satu.
Para undangan telah memenuhi venue di weeding garden tersebut. Saling berbincang dan menunggu sang calon pengantin memasuki venue. Alunan music khas weeding terus mengalun di garden tersebut.
.
.
.
Seorang namja imut tengah berjalan mondar mandir dalam sebuah ruangan. Tangannya terus mengepal, dan ia kakinya tidak bisa diam.
"Hyung… bisakah kau berhenti berjalan? Aku pusing melihatmu.." protes seseorang yang tengah memperhatikan namja imut it uterus memutari ruangan bernuansa putih ini.
"Wookiie.. Otthoke? Otthoke?" Racau Sungmin sambil sambil menatap Ryeowook dengan tatapan cemas dan khawatir.
"Aish Hyung. Apa lagi?" geram Ryeowook melihat Hyung kesayangannya terus panic hanya karena akan melakukan acara spesialnya.
"Wookie,, Aku takut… huwwee…" teriak Sungmin lagi sambil menunjukkan wajah melas nan memprihatinkannya pada Ryeowook yang hanya dibalas dengan helaan nafas berat seorang Ryeowook.
"Hyung! Dengar.." Ryeowook yang geram pun mulai menelungkupkan kedua tangannya pada wajah imut Sungmin yang telah di lampisi make up tipis natural tersebut. Mata Ryeowook menatap tajam kedalam mata bunny Sungmin.
"Tenanglah.. Kau hanya perlu berjalan menghampiri Kyuhyun lalu mengucap janji di depan semuanya, dan selesai. Itu mudah Hyung. Kau pasti mampu melakukannya. Tak perlu khawatir ne?" Ucap Ryeowook sambil tersenyum manis berusaha memberikan kekuatan pada Hyungnya. Sungmin pun akhirnya mulai tenang dan senyuman super manis mulai terukir di wajahnya.
"Gomawo wookie.." ucap Sungmin pelan. Ryeowook hanya menganggukan kepalanya.
Krriiieett…..
"Minnie… Minniee.. Ppalli.. ppalli… aduh.. kenapa aku jadi gugup…" Seorang namja paruh baya memasuki ruangan Sungmin dengan mengucapkan banyak kata kegugupan.
"Appa… Jangan seperti itu.. " Ucap Sungmin kesal saat melihat Appanya masuk dengan raut kecemasan.
"Iya, Lee ahjussi, jangan membuat Minnie Hyung tambah panic.." Timpal Ryeowook, membuat Tuan Lee hanya member cengiran menyesal.
"Mianhae.. Kajja.. mereka sudah menunggu mu…" Ucap Tuan Lee.
Sungmin menutup matanya berusaha menenangkan diri dan menghembuskan nafasnya lalu kembali membuka matanya lalu mulai melangkahkan kakinya ke luar ruangan menuju garden bersama sang Appa.
"Hyung Hwaiting!" Teriak Ryeowook senang seakan memberi semangat. Sungmin hanya melambaikan tangannya.
Ryeowook tersenyum puas melihat bayangan Hyung kesayangannya itu mulai memasuki area garden.
"Ternyata kau masih disini chagya…" Yesung tiba-tiba muncul di ambang pintu sambil tersenyum manis. Ryeowook pun mulai melangkahkan kakinya.
"Kajja Hyung, aku tak mau ketinggalan moment ini.." Ucap riang Ryeowook. Yesung tersenyum manis lalu mengecup lembut bibir Ryeowook singkat.
"Ne.., Kajja…" balas Yesung sambil melingkarkan tangan Ryeowook pada lengannya, dan mereka pun berjalan menuju garden yang telah hening menunggu sang mempelai memasuki ruangan.
TMŁ
Seorang namja tampan telah berdiri dengan gagah di dapan altar. Namja yang mengenakan setelah jas berwarna putih bersih dengan bunga berwarna merah yang menghiasi saku bagian kirinya, dengan dasi kupu berwarna hitam dan ada sebuah bross metalik menghiasi dasi kupu tersebut, sepatu mengkilap berwarna putih, ia juga mengenakan sarung tangan berwarna putih bersih, membuat namja tampan itu seakan bersinar. Rambut brunnete coklatnya di tata dengan begitu rapi, wajah tampannya di poles dengan sedikit make up dan eyeliner natural di matanya membuat mata itu terlihat sangat tajam. Penampilan yang sangat perfect dan keren.
Ia berdiri di depan altar pemberkatan nikah bersama dengan sang pendeta yang telah siap untuk menuntun mereka dalam acara sakral itu, tak lupa para undangan yang telah hening dan santai terduduk di vanue yang telah di sediakan. Mereka semua tengah menunggu seseorang yang akan segera memasukki venue tersebut, seorang yang sangat penting dalam acara ini, sang pengantin yang akan menjadi seorang istri nantinya.
Alunan music kembali terdengar lebih keras yang berasal dari sebuah piano putih yang berada di sudut venue tersebut. Musik terus mengalun mengiringi seorang namja imut yang mulai memasuki venue bersama sang Appa tercinta. Semua para undangan pun mulai berdiri menyambut kehadiran namja imut itu.
Namja imut ini terlihat sangat elegan dan juga cantik, memakai setelan jas yang tak jauh beda dengan yang namja tampan itu kenakan, lalu terdapat sebuah bross berbentuk rose metalik di bagian saku kanannya, Ia mengenakan rompi berwarna soft pink yang masih sedikit terlihat walau telah tertutupi jas putih itu menambah kesan imut dan manisnya. Rambut blonde nya hanya di tata secara natural, begitu pula dengan wajah imutnya hanya di make up natural sehingga tak menutupi aura imut dan manis dari wajah aslinya.
Kyuhyun tersenyum saat melihat Sungmin mulai memasuki venue dengan wajah yang bersemu merah. Matanya menatap lembut kedalam mata bunny tersebut.
Tuan Lee menyerahkan tangan Sungmin yang sebelumnya melingkar dalam lengannya kepada Kyuhyun, Kyuhyun sedikit membungkukkan tubuhnya kepada Tuan Lee sembari melingkarkan tangan Sungmin pada lengannya. Tuan Lee mulai meninggalkan altar sebelumnya menepuk pundak Kyuhyun seakan memberi restu penuh pada namja tampan itu.
Para undangan kembali duduk di tempatnya, menyaksikan acara sakral yang akan segera dimulai. Alunan music mulai terhenti memberikan keheningan di garden tersebut.
Kyuhyun dan Sungmin mulai menghadap kearah altar , berhadapan dengan sang pendeta yang akan menuntun mereka dalam acara ini.
"Baiklah, mari kita mulai acara sakral kita ini.. Acara penyatuan kedua anak manusia ini menjadi satu.." Ucap sang pendeta sambil menatap kedua anak manusia di depannya ini.
"Cho Kyuhyun-ssi, Apa kau bersedia menerima Lee Sungmin-ssi menjadi istrimu. Menjaganya seumur hidupmu dalam suka maupun duka, dalam keadaan senang maupun susah, akan selalu terikat menjadi satu?" Tanya pendeta tersebut sambil menatap Kyuhyun.
"Ne, saya bersedia.." Jawab Kyuhyun mantap sambil tersenyum Sungmin pun ikut tersenyum saat melihat wajah tampan Kyuhyun melalui ekor matanya.
"Lee Sungmin-ssi, Apa kau bersedia menerima Cho Kyuhyun sebagai suami mu. Menjaganya seumur hidupmu dalam suka maupun duka, setia mengikutinya seumur hidupmu dan akan selalu terikat menjadi satu?" Kembali sang pendeta menanyakan hal tersebut pada Sungmin. Sungmin terdiam sejenak membua Kyuhyun menolah dengan tatapan cemas.
"Ne, saya bersedia.." Jawab Sungmin sambil tersenyum senang, membuat seorang Cho Kyuhyun menghela nafas lega.
"Baiklah, mulai saat ini kalian adalah sepasang suami istri, takkan ada yang bisa memutuskan hubungan kalian selamanya." Ucap sang pendeta sambil mengangkat tangannya memberkati acara pernikahan tersebut.
"Silahkan untuk bertukar cincin." Perintah sang pendeta.
Kyuhyun dan Sungmin pun mulai saling menghadap. Saling menatap ke dalam manic mata pasangannya, menyalurkan rasa bahagia yang memenuhi hati mereka saat ini. Kyuhyun pun mulai mengambil tangan kanan Sungmin, memasukkan cincin yang telah mereka siapkan dalan jari manis namja imut itu. Setelahnya Sungmin pun memasukan cincin itu ke dalam jari manis tangan kanan Kyuhyun. Tanpa menunggu banyak waktu, Kyuhyun langsung menarik tangan Sungmin, membawanya dalam sebuah ciuman manis, saling menyalurkan cinta mereka di saksikan oleh seluruh undangan yang telah berdiri dan member tepukan tangan, begitu pula sang alunan music yang kembali terdengar seakan memberikan ucapan selamat pada kedua manusia tersebut.
TMŁ
Acara berjalan dengan sangat lancar. Acara demi acara terlewati dengan sangat baik. Dan sekarang setiap undangan telah menikmati makanan yang telah di siapkan di temani dengan music yang terus mengalun.
Kyuhyun dan Sungmin pun tengah asyik berbincang dengan para undangan, menyapa dan memberikan salam sebagai rasa terimakasih atas kehadiran mereka.
"Kyu oppa~~" Sebuah suara cempreng nan manja langsung masuk kedalam pendengaran Kyuhyun dan Sungmin. Seorang yeoja langsung berhambur, mengalunkan tangannya pada lengan Kyuhyun.
"Aish. Minji-ah, apa yang kau lakukan pabboya?" Pekik Kyuhyun tertahan mengingat banyaknya undangan sambil melepaskan tangan Minji dari lengannya. Sebenarnya Kyuhyun masih takut bahwa namja imut di sebelahnya ini akan marah jika minji melakukan hal semacam itu. Tetapi salah, Sungmin hanya tersenyum melihat itu.
"Aaahh… Minnie oppaa…." Teriak Minji lagi langsung memeluk tubuh Sungmin yang harus mundur beberapa langkah karena pelukan dadakan itu.
"Yak! Minji lepaskan istriku!" Ucap Kyuhyun kesal, namun Minji semakin mengeratkan pelukannya. Sungmin pun masih tersenyum sambil mengelus lembut punggung yeoja yang telah memeluknya itu.
"Mianhae oppa.. mianhae, waktu itu aku membuatmu menangis.." Ucap Minji sedikit terisak. Sepertinya ia merasa bersalah telah membuat Sungmin menangis walau itu hanya acting.
"Gwenchana…" Balas Sungmin lembut, membuat Minji melepaskan pelukannya lalu menatap wajah imut itu.
"Jinja? Kau tidak marah?" Tanya Minji sambil memberikan puppy eyes nya.
"Awalnya aku memang marah, tapi aku yang harusnya meminta maaf padamu, aku tak tau kau sepupu Kyu dan langsung menjudge mu seperti itu.." Ucap Sungmin sambil memberikan senyuman manisnya.
"Wuuaa, Gomawo oppa.. hehe…" Minji tertawa senang mendengar ucapan Sungmin barusan.
"Aish, Sudahlah.. hei yeoja manja, cepat kembali pada orang tua mu, jangan mengganggu kami.." Usir Kyuhyun membuat Minji mempoutkan bibirnya kesal,
"Oke oppa.. Chukae ne.. Kau harus sabar menghadapi namja evil yang saat ini ingin aku tenggelamkan di laut sana.." Ucap Minji riang lalu langsung berlari saat melihat Kyuhyun mulai mendeath glarenya. Sungmin hanya tersenyum kecil.
"Menyebalkan…" dengus Kyuhyun kesal.
"Kyunnie.. Jangan seperti itu.." Ucap Sungmin sambil menelungkupkan kedua telapak tangannya pada wajah tampan Kyuhyun. Kyuhyun pun tersenyum menatap mata bunny Sungmin.
Mereka kembali menikmati pesta. Saat ini mereka tengah berbincang bersama Ryeowook dan Yesung dengan tawa yang terkadang terlontar.
"Ming.."
Sebuah bisikan di terima telinga kanan Sungmin, membuat namja imut itu menoleh dan menemukan namja tinggi dan tampan tersenyum lembut padanya.
"Jungiiee~" Pekik Sungmin girang saat melihat Jungmo berada di hadapannya.
"Aish, pengganggu lagi.." umpat Kyuhyun yang justru mendapat injakan dari namja mungil di sebelahnya –Ryeowook-
"Hyung.." Pekik Kyuhyun saat sepatu indahnya ternoda dengan injakan Ryeowook. Ryeowook hanya mendeath glarenya seakan berkata berikan Sungmin dan Jungmo waktu untuk berbicara.
"Aku kira kau tidak datang Jungie.." Ucap Sungmin sambil memeluk Jungmo.
"Anii.. tidak mungkin aku tidak datang di hari special mu kan?" Balas Jungmo sambil membalas pelukan itu, berusaha memuaskan dirinya akan kerinduannya pada namja imut itu.
Hei.. tidak taukah kalian berdua, jika kalian tengah di tatap kesal oleh seorang evil yang terus mengumpat kata-kata kasar? Kyuhyun memang terdiam membiarkan moment JungMin yang sangat mengiritasi matanya tersebut, kalau bukan sebagai rasa terima kasih pada Jungmo, bisa di pastikan ia akan memukul dan menendang ular phyton tersebut ke laut Jejungnum sekarang juga. Sedangkan Yesung dan Ryeowook hanya terkikik geli melihat tingkah Kyuhyun.
"Ming… Aku akan pergi.." Ucap Jungmo setelah mereka melepaskan pelukan sahabat itu.
"pergi?" Sungmin memiringkan kepalanya bingung dengan ucapan Jungmo.
"Ne, aku akan kembali ke Amerika, dan bekerja disana..sekalian menata hati ku kembali" Jelas Jungmo sambil menunduk dada kirinya. Sungmin hanya menatap sendu Jungmo, ia mengerti maksud dari ucapan Jungmo tersebut.
"Mianhae Jungie…" Ucap Sungmin sambil menatap lembut wajah tampan Jungmo.
"Anii.. Chukae Ming… Aku senang bisa melihat tersenyum dan tertawa seperti ini. Jangan pernah menangis lagi.. Arrasso?" Balas Jungmo sambil ikut tersenyum lembut.
"Gomawo… Jeongmal Gomawo…" Ucap Sungmin setengah tertawa riang. Jungmo pun tertawa kecil melihat itu.
"Ah, Ming.. Boleh aku meminta sesuatu padamu?" Tanya Jungmo hati-hati.
"Eh? Sesuatu? Apa itu? Kalau aku bisa aku pasti melakukannya untukmu" Tanya Sungmin bingung tapi tetap memberikan senyumannya.
"Tentu.. Kau pasti bisa…." ucap Jungmo lagi.
"Jinja?" Sungmin hanya memiringkan kepalanya bingung membentuk sebuah pose yang teramat imut. Jungmo tersenyum dan menganggukkan kepalanya, dan dengan kecepatan kilat Jungmo mendekatkan wajahnya pada wajah Sungmin lalu mengecup bibir pulm Sungmin.
Sungmin hanya membulatkan matanya tak percaya, ia tak bisa melakukan apapun karena itu hanya kecupan lembut dan singkat.
"Gomawo Ming.. Saranghae… Sekarang aku akan melepasmu, berbahagialah.. Arrasso?" Ucap Jungmo sambil tersenyum lembut. Sungmin masih terdiam kaku dengan wajah yang bersemu merah lalu mulai menganggukan kepalanya pelan. Jungmo pun tersenyum melihat itu.
"YAK ULAR PHYTON SIALAN! KAU MAU CARI MATI HAH?" Teriak Kyuhyun penuh amarah dengan aura evil menguar dari tubuhnya.
Oh tidak, ternyata sang evil kita menyaksikan seorang Jungmo yang mencium sang istri tercinta di depan matanya. Dan sekarang, pasangan Yesung dan Ryeowook tengah berusaha sekuat tenaga menahan evil yang sudah siap menerjang tubuh Jungmo saat ini.
Jungmo menegakan tubuhnya lalu beralih menatap Kyuhyun yang tengah meronta-ronta meminta di lepaskan oleh YeWook.
"Mwo? Aku hanya mengambil hadiahku.. Kau lupa kalau aku juga membantu mu eoh?" Tanya Jungmo dengan nada santai nya.
"PHYTON JELEK! AKU TIDAK AKAN MEMAAFKANKU!" Teriak Kyuhyun lagi, Jungmo hanya mencibir lalu menjulurkan lidahnya mengejek. Melihat itu Kyuhyun membangkitkan kekuatan evilnya sehingga ia bisa lepas dari YeWook.
"Kau memang cari mati Jungmo Hyung…" Ucap Kyuhyun pelan tapi penuh dengan penekanan di setiap katanya.
Melihat itu, Jungmo hanya memberikan cengiran terbaiknya dan bersiap mengambil ancang-ancang dan berlari menjauhi Kyuhyun,
Kyuhyun pun sudah akan mengejar Jungmo, namun langkahnya terhenti, seseorang menariknya, sehingga Kyuhyun terpaksa membalikkan tubuhnya menatap orang tersebut.
Dan ia melihat namja imut tersayang dan tercintanya tengah menarik lengannya, lalu menarik jas Kyuhyun dan membawa Kyuhyun dalam ciuman hangatnya. Kyuhyun pun akhirnya menyerah untuk membunuh Jungmo di tempat, dan justru kembali menikmati ciuman manis Sungmin. Ciuman yang memabukkan dan membuatnya lupa akan semuanya. Ciuman yang tidak akan pernah Ia lepaskan. Tangan kiri Kyuhyun mulai melingkar di pinggang Sungmin dan tangan kanan nya menekan tengkuk Sungmin sehingga ciuman itu menjadi semakin dalam.
Suara riuh tepuk tangan dari para undangan kembali terdengar saat menyaksikan KyuMin moment kembali. Sebuah moment indah yang menambah keindahan Garden tersebut.
~We will be one from now until Forever. Always together to do Our Lovely Life.~
.
.
.
.
FIN
Selesaaaiiiiii~! *dance bareng KyuMin*
Hahaha, akhirnya FF NC full romance pertama Hye selesai juga…. ;D
Jeongmal Kamsahamnida untuk semua Reader yang telah setia bersama TML ini…
Oiya, ada beberapa reader yang meminta Sekuel.. Apa Reader yang lainnya juga mau? Jika banyak yang meminta, bisa Hye fikirkan dengan sekuel dari TML ini jadi tunggu saja ^^
Intinya, Hye benar-benar terimakasih untuk semua Reader yang telah mendukung Fic ini hingga akhir.. *poppo poppo Reader*
Jeongmal Kamsahamnida… *deep bow*
Mianhae, jika ada Endingnya tak seperti yang kalian harapkan~^^
Special Thanks to :
MINGswife, lovelyMin, Day KyuMin's Fujoshi, KyuLov, Chaeyeon44, hyuknie, Cho Kyuri Mappanyukki, EvilBunnyJoy, kyumin forever, kyurin Minnie, WieLoveWolfBunnySelamanyah, reaRelf, dhianelf4ever, sha, JoBel13ve, mitade13, EchAegyo, Guets -Ryeosung Couple YeWook, Kim Soo Hyun, yv3424, olive1315, minoru, sparkyu, ayachi casey, kim nana, dinlovekyuminsj, RirinYeWooKyuMin, triple3r, BbuingBbuing137, HannieKyuteMing, winecoup134, Evil Thieves, All Reader who call 'Guest'
Jeongmal Kamsahamnida….. *deep bow*
