Chapter 2

" Kau tau tidak oppa, aku menunggumu lama sekali dan tadi ada laki" yang menghampiriku"

" lalu kau diapakan?"

" aku tidak diapa-apakan, hanya mengajakku berkenalan"

…..

"…memang siapa yang mengajakmu berkenalan?"

" ehm, kalau tidak salah namanya tadi Bara, eh bukan Baro, si cowok playboy"

" mwo? Baro? "

"nde.."

Chapter 3

" tunggu, bagaimana kau bias tau kalau dia playboy?"

" orang playboy itu gampang dilihat oppa"

" ne, hati" lah dengan dia jangan sampai kau jadi korbanya"

" tidak akan pernah"

" Hyung, kau melihat I-pad ku tidak?" ucap Chunji tiba-tiba berdiri di pintu kamar Donghae

" Aniy, memang terakhir kau letakkan dimana?" Tanya Donghae

" Aku taruh dimeja ruang keluarga"

" Maksut oppa ini" ucap Hera dengan memperlihatkan i-pad yang dipegangnya

" nde, itu milikku" Chunji berjalan kearah Hera bermaksud mengambil i-padnya dan sebelum Chunji sampai kehadapanya Hera sudah berlari menjauhi Chunji dan memperlihatkan i-pad yang dipegangnya ke Donghae

" Oppa Donghae, coba lihat ini"

" Mwo?! " ucap Donghae dengan mata melotot ketika melihat layar i-pad milik Chunji

"..waaa…Chunji-ya ige yeoja chingumu nde" Tanya Donghae dengan menatap Chunji

" ya! Apa yang kalian lihat " ucap Chunji mengahampiri Donghae dan Hera yang berada diranjang kingsize milik Donghae

" hahaha…difoto ini kau terlihat sangat manis oppa" goda Hera

" hahaha bahkan lebih cantik dari yeojachingumu" tambah Donghae

" Yak! Hyung! Hera! Apa yang kalian lihat! Cepat kembalikan, itu i-padku" ucap Chunji dengan mencoba merebut ipadnya yang malah dibawa lari oleh hyung dan dongsaengnya

" Ternyata dongsaeng hyung ini diam" sudah punya yeojachingu" goda Donghae

" ya hyung! Kembalikan! "

" Chagia bersiaplah aku akan menciummu"

" nde oppa, aku sudah siap"

" emuaah " ucap Donghae dan Hera serempak.

" hahahhaha" tawa tanpa dosa oleh Donghae dan Hera

" ya kembalikan kalau tidak aku akan menggelitiki kalian" ucap Chunji mengancam mereka yang tentu saja diabaikan karna mereka masih tertawa

" hahahahahaha…"

" rasakan ini" ucap Chunji menggilitiki Donghae dan Hera

" Ya oppa hentikan hahahahhaha" ucap Hera

" yya! Chunji rasakan pembalasanku" balas Donghae

" ahahahhahahha..donghae hyung.."

" ahahhahaa..oppa hentikan.." seperti itulah suara kegaduhan dari kamar Donghae yang didengarkan oleh kedua orangtua mereka dengan penuh Tanya.

20 Menit Kemudian

Karena penasaran, Ny. Lee yang tidak lain eomma Donghae, Chunji dan Hera, datang kekamar Donghae, melihat apa yang sedang terjadi.

Pintu yang dibiarkan terbuka lebar sehungga Ny. Lee tidak perlu membuka pintunya, melihat ke-3 anaknya yang sudah tertidur pulas didalam satu ranjang membuat Ny. Lee menggeleng"kan kepalanya dan tersenyum.

" Eomma" ucap tuan Lee yang berdiri disamping

" appa, appa sudah pulang" Tanya

" nde, tadi saat appa masuk sepi sekali, biasanya suara Hera dan Chunji sudah membuat appa pusing" ucap Tuan Lee

" Mereka sudah tidur appa"

" lalu kenapa kamu berdiri dipintu kamar Donghae eomma" Tanya tuan lee

" lihatlah appa, anak kita sudah tumbuh besar ne appa, tapi kelakuan mereka masih seperti anak kecil" ucap Ny. Lee menatap ketiga anaknya

" ne eomma mereka sudah menjadi orang dewasa " ucap tuan Lee dengan merangkul istrinya.

Class

Jam pelajaran telah dimulai, Hera dengan tenang mendengarkan dan menulis pelajaran yang disampaikan dari sonsaengnim

" ya, Hera-ssi" ucap Baro setengah berbisik dari belakang Hera duduk

" Hera-ssi" panggil Baro lagi

" Hera-ssi" panggilnya lagi

Sebenarnya Hera mendengar tapi Hera tidak menggubrisnya, Hera tetap focus perhatianya pada sonsaengnim

" yya.. hera-ssi" panggil Baro lagi

Karena tidak tahan mendengar suara Baro yang terus menerus memanggilnya, Hera langsung menghadap ke Brao yang berada tepat dibelakangnya

" Berisik! Diamlah! " ucap Hera ketus dan kembali focus ke penjelasan sonsaengnim

Kantin

" aku bias gila jika tempat dudukku masih berada didepan orang gila itu" ucap hera marah

" siapa yang kau maksud hera-ya?" Tanya Donghae

" Chakkaman, akan ku tebak pasti Barokan?" ucap Raya, teman satu kelas Hera sekaligus sahabatnya

" nde.." ucap Hera singkat

" Jangan" dia menyukaimu Hera-ssi" ucap Raya

" Hah? Seorang playboy mudah jatuh cinta namun juga mudah meninggalkan cinta" ucap Hera

Dilain tempat Baro dan teman"nya melihat Hera

" laki-laki yang sedang dengan Hera itu siapa?" tny Baro kepada Junki

" Itukan Donghae hyung" jawab Junki

" Apa hubunganya dengan Hera" tny Baro lagi

" Banyak yang bilang Donghae itu oppanya Hera" jawab Junki

" Lalu itu siapa? " tunjuk Baro pada laki" yang baru saja duduk disamping Hera dan memberikan sekaleng minuman

" Oh itu Chunji hyung dia juga oppanya Hera" ucap Gongchan

" Nde arraso" ucap Baro

" Eomma, Hera pergi ke took biku sebentar nde" ucap Hera pada eommanya yang sedang duduk diruang keluarga

" nde dengan siapa kau akan pergi" Tanya

" Aku sendiri eomma" ucap Hera dengan berjalan keluar

" berarti kau yang mengemudikan mobilnya? Ya! Hera jangna mengemudi sendiri ajak oppamu " teriak dgn berlari mengejar Hera, namun terlambat karna mobilnya sudah hilang didean gerbang

Toko Buku

Hera menelusuri setiap sudut rak-rak buku untuk mencari buku yang dia cari. Tiba" saat Hera tengah asyik mencari buku, ada seseorang yang mengintai Hera.

" Dimana buku itu berada? Setiap sudut rak-rak buku aku cari tidak ada, nah ini dia ketemu " ucap Hera dengan sumringah

Namun ketika Hera membuka-buka buku yang didapatnya, dia merasa ada yang menatapnya dan dia melihat kebelakang, kekanan dan kekiri namun tidak ada siapa" selain para pengunjung toko buku.

" seperti ada yang mengintaiku" ucap Hera berbisik

" mungkin perasaanku saja , mending aku bayar buku ini lalu pulang"

" ige bukunya " ucap Hera menyerahkan buku yang dibelinya kepada petugas kasir

" nde " jawab petugas kasir mengambil buku Hera

" semuanya 5won nona " ucap petugas kaisr

" ige uangnya " ucap Hera menyodorkan uangnya

Saat Hera memberikan uangnya, tidak sengaja melihat kekaca yang berada dibelakang kasir diatas pojok, Hera melihat lelaki berbaju hitam dan muka yang tertutupi topi, dan menatap Hera.

TBC :D