Kyuwook Fanfiction
Disclaimer : Kyuwook sama sekali bukan milik aku :3 tapi mereka milik Tuhan YME , milik SM Entertaiment , dan Orang Tua nya.
Pair : Kyuwook, slight Kyumin
Warning : Crack Pair, GS, Typo(s)
Rated : M
Genre : Romance/ hurt / comfort
Ff pertama jadi harap maklum aja ya kalau banyak kekurangan
Dont copas oke ;)
DLDR~
Chapter 1
Happy Reading ...
Gadis itu duduk sendirian di taman, suasana hatinya benar-benar sangat berbeda dengan suasana taman tersebut. Di mata indahnya tersirat luka , luka yang disebabkan oleh suaminya dan eonnienya sendiri. "Haaahhhhh~." Ryeowook menghela nafas lelah memikirkan hal yang tadi menimpanya. Dia duduk sambil menatap lurus ke depan, tempat anak-anak kecil bermain sepak bola, saling merebut bola satu sama lain dan berusaha mencetak angka di gawang teman –lawan– nya. Jika tubuhnya berada di tempat itu tapi tidak dengan pikirannya. Ryeowook teringat hal yang membuat eonninya sakit hati tentang perjodohan itu.
Flashback on...
Ryeowook baru saja pulang dari toko boneka yang letaknya lumayan jauh dari rumahnya, dia membeli boneka jerapah untuk menambah koleksinya di kamar, baru saja dia akan duduk di kursi, kalau saja dia tidak kaget karena teriakan seseorang yang bisa menyebabkan telinganya berdengung. "Ryeowookieeeeee~~~." Teriakan itu membuat sang empu yang punya nama menolehkan kepalanya kearah tangga tepat ketika seorang yeoja yang kira-kira lebih tua dua tahun darinya berlari kearahnya. "Huwaaaa~ Sungmin eonnie kapan eonnie pulang? Kenapa tidak mengabari wookie?" Ryeowook bertanya pada Sungmin yang kini sudah berada di depannya lalu memeluknya erat. "Aighoo~ dongsaengku yang manis ini, eonnie jadi tidak bisa bernafas jika kau memeluk eonnie seperti ini, eonnie baru sampai hehe dan eonnie memang sengaja tidak memberitahumu supaya bisa memberi kejutan padamu baby~." Jawab Sungmin disertai kekehan karena melihat adiknya yang cemberut. "Eonnie jahat kenapa seperti itu? Padahal wookie sangat merindukan eonnie~". Ryeowook merajuk pada sungmin dengan bibir yang dipoutkan seperti anak kecil. "Mianhe Ryeowookie~ eon ..." Ucapan Sungmin terputus ketika suara bel rumahnya berbunyi.
Seorang maid membukakan pintu rumah itu, lalu maid tersebut berjalan kearah dua yeoja yang yang masih berdiri, di belakangnya diikuti seorang namja tinggi berambut ikal berwarna hitam yang senada dengan baju yang sekarang dipakainya. Sungmin terkesima ketika melihat sang namja berjalan mendekati adiknya, begitupun sang namja yang juga terlihat terpanah melihat mata foxy Sungmin. Ryeowook yang melihat kejadian itupun sudah bisa membaca situasi akhirnya memutuskan adegan tatap menatap itu. "Kyu~ ada perlu apa?" Tanya Ryeowook pada sang namja yang ternyata Kyuhyun. Kyuhyun yang awalnya masih berpandangan dengan Sungmin akhirnya mengalihkan pandangannya pada Ryeowook. "Emm~ aku kesini ingin bertemu dengan Kibum ajhumoennie". "Umma ada didalam kau masuk saja". Kyuhyun pun masuk dan meninggalkan Sungmin dan Ryeowook di ruang tengah, sebelum Kyuhyun benar-benar meninggalkan mereka berdua dia menyempatkan menatap Sungmin sebentar. "Wookie-ah namja itu siapa? Kenapa aku baru melihanya? Dia sangat tampan ya? Ahhh~ aku menyukainya." Ucap Sungmin pada Ryeowook dengan muka memerah karena membayangkan namja yang tadi mentapnya. Sungmin tidak menyadari tubuh Ryeowook yang sempat menegang karena ucapannya. "Di...dia Kyuhyun tetangga kita, dia sudah tinggal 3tahun ini,selama eonnie tinggal di Cina." Ungkap Ryeowook dengan terbata karena masih syok dengan ucapan eonnienya yang menyukai Kyuhyun namja yang dari dulu sudah disukainya. "Eonnie aku mohon jangan jatuh cinta padanya, karena aku mencintainya." Lirih Ryeowook dalam hati karena sunnguh dia tak mau kehilangan Kyuhyunnya.
Tidak terasa, waktu sudah berjalan cepat kini dengan bergantinya jam, tanggal, hari, hubungan Sungmin dan Kyuhyun menjadi lebih dekat tidak seperti dulu. Mereka bahkan memutuskan untuk menjadi sepasang kekasih. Sungmin yang hari ini akan kencan dengan Kyuhyun telah bersiap-siap, Ryeowook yang ingin mengetahui kenapa eonnienya tiba-tiba berdandan dan berpenampilan cantik itu pun bertanya.
"Eonnie kau ingin kemana? Kenapa berpenampilan berbeda hari ini, apa eonnie ingin berkencan? Aighoo~?". Sungmin yang mukanya sudah bertranformasinya menjadi merah karena godaan adiknya itupun menjawab. "Ne hari ini eonnie akan berkencan dengan kekasih eonnie". "Mwoo? Eonnie sudah punya kekasih? Siapa? Kenapa Eonnie tak bercerita pada Wookie?" Cerca Ryeowook dengan tidak sabarnya. Baru saja Sungmin ingin menjawab pertanyaan Wookie, tiba-tiba bunyi mobil berhenti didepan rumahnya dan membuat Sungmin tersenyum. "Itu dia kekasihku Wookie, dia ada sudah di depan rumah..." . Sungmin berujar dengan nada yang kelewat ceria. Kyuhyun berjalan santai memasuki rumah sang kekasih dengan membawa sebuket bunga lalu dia memberikan bunga itu pada salah satu yeoja yang ada disitu. "Gomawo Kyuhyunie~." Sungmin menerima bunga itu dengan ceria lalu memeluk Kyuhyun, sedangkan yeoja yang satunya –Ryeowook– hanya bisa berdiri mematung karena syok mengetahui bahwa kekasih eonnienya adalah namja yang dicintainya dari dulu. "Mianhe Ryeowookie~ eonnie juga mencintainya." Lirih Sungmin dalam hatinya, sebenarnya Sungmin sudah tau bahwa Ryeowook mencintai Kyuhyun dan Kyuhyun dulu juga sempat menyukai Ryeowook, tapi Sungmin selalu mendekati Kyuhyun, dan Kyuhyun lama-lama juga merasa bahagia ketika dekat dengan Sungmin lalu memutuskan untuk bersamanya dan menganggap Ryeowook sebagai sahabatnya.
Beberapa bulan setelah kejadian itu Ryeowook berubah menjadi pendiam dia tidak terlalu banyak bicara seperti dulu, hubungannya dengan Sungmin juga agak merenggang. Dan ketika dia baru pulang dari taman, tiba-tiba sang umma menyuruhnya berdandan cantik malam ini, karena akan ada acara pertemuan dan makan malam dengan keluarga Cho. Ryeowook sebenarnya malas mengikuti acara ini karena dia tidak ingin bertemu dengan Kyuhyun. Setelah semuanya sudah siap Ryeowook dan Sungmin duduk berdua di kursi belakang didalam mobil. "Eonnie~ sebenarnya ini ada acara apa? Kenapa kita harus berdandan seperti ini?" Ryeowook bertanya pada Sungmin, "Eonnie juga tidak mengerti Wook-ah kita ikuti apa kata appa dan umma saja." Jawab Sungmin tanpa menoleh kearah adiknya karena dia juga sedang memikirkan alasan appa dan ummanya mengadakan acara makan malam seperti ini.
Kedua keluarga bahagia itu berkumpul di café yang berinterioir mewah yang di pesan khusus oleh seorang bermarga Choi. Mereka duduk bersama seperti keluarga besar yang sangat bahagia, dimana keluarga Cho Hanggeng dengan istrinya yang sangat cantik bak Cinderella yang bernama Heechul dan anak yang tampan dengan rambut ikal bernama Kyuhyun, lalu di depan keluarga Cho ada satu keluarga lagi, keluarga itulah yang mengadakan acara makan malam itu yaitu Choi Siwon lelaki yang sangat berwibawa dan tampan jangan lupakan istrinya yang juga sangat cantik Choi Kibum dan kedua putrinya yang satu cantik dan yang satunya manis."Jadi bagaimana hyung apa kau sudah membicarakannya dengan anak mu? Aighoo aku sudah tidak sabar berbesan dengan mu hyung." orang itu dia adalah Choi Siwon mengawali pembicaraan, bertanya pada Hanggeng tentang rencana mereka. "Tentu Siwon-ah aku juga tidak sabar ingin berbesan dengan mu dan segera menimang cucu hahaha...". Ucap Hanggeng dengan suara beratnya lalu tertawa bersama. Siwon menoleh ke arah kedua putrinya yang duduk di sampingnya "Wookie-ah….". Panggilnya, sedangkan yang di panggil hanya memandang ke arah namja yang sedari tadi menatap ke arah eonnie nya. "Wookie~..". Siwon menepuk pelan bahunya, orang yang di tepuk akhirnya tersentak "Ahh.. ne appa waeyo~?" Jawab nya sambil menoleh ke arah appa nya."Appa dan umma serta keluarga Cho berkumpul disini karena ingin menjodohkan mu dengan Kyuhyun...Chagi bersedia kah kau?" Tanya siwon menatap harap pada Ryeowook, anak yang sangat di sayanginya.
DEG~
Kedua putri Choi sama-sama tersentak terlebih Sungmin , dia langsung menatap Kyuhyun yang juga menatapnya dengan sendu, Sungmin memegang sebelah tangan adiknya dan meremasnya "Kenapa begini?" Sungmin berkata pelan agar tak ada yang menyadarinya. Lalu Sungmin menatap Ryeowook yang juga kaget , Ryeowook yang merasa di tatap lalu melihat ke arah eonnienya , Sungmin memberi isyarat menggeleng agar Ryeowook tidak menerima perjodohan itu tapi ketika… " Ne appa aku bersedia." DEG~ dia mengetahui jawaban Ryeowook dia langsung kecewa dan melepas tangan adiknya itu. Sedangkan Kyuhyun namja itu tidak bisa berbuat apapun karena dia tidak ingin mengecewakan umma dan appa nya. Sungmin langsung berdiri dari kursinya "Mianhe tapi aku mohon pamit, karena ada urusan mendadak." Sungmin langsung berlari menjauhi semua orang yang telah menyakitinya."Eonnie~~ Mianhe tapi aku mencintainya." Ryeowook berkata dalam hati.
"Kibummie~ ada apa dengan Sungminnie? Kenapa dia tiba-tiba ada urusan?" Tanya Siwon pada sang istri yang menatap kepergian putri sulungnya. "Aku tidak tahu yeobo~." Jawab Kibum. Sedangkan Hanggeng dan Heechul yang memang sudah mengetahui alasannya hanya diam dan sambil melirik putranya yang melihat kearah kepergian Sungmin. "Ehemm~ jadi bagaimana Ryeowook-ah? Apa kau bersedia menikah dengan putraku yang tampan ini atau tidak?" Tanya Heechul lagi pada sang calon menantu disertai godaan di akhir kalimatnya. Kkkk~ dasar umma yang satu ini. "Ne ahjumoennie saya bersedia." Ryeowook menjawab pertanyaan Hechuul dengan senyuman yang agak di paksakan karena memikirkan kepergian eonnienya tadi. "Jadi pernikahan akan di laksanakan minggu depan dan semuanya harus setuju hehehehe..." Heechul berujar dengan senang yang sangat kentara di dalam ucapannya.
Flashback off...
Ryeowook tersenyum lemah ketika mengingat kejadian yang membuatnya bahagia sekaligus sedih. "Tidak.. bukankah ini keputusan ku untuk menerima perjodohan itu? Jadi aku akan masih mempertahankan dan berjuang demi kau Kyuhyun-ah." Gadis itu terus menanam kan semangat untuk memperjuangkan cintanya. Bibir mungil yang tadi tersenyum sendu itu perkahan tertarik ke atas membentuk senyuman tulus yang manis, membuat seseorang yang dari tadi memperhatikanya dari tadi ikut tersenyum.
~Lailatulwookie~
Namja tampan dengan pakaian kantor yang sudah tidak rapi lagi itu mengendarai mobilnya dengan tergesa. Tidak, bukannya dia sedang terburu-buru atau apa, tapi dia hanya sedang menghawatirkan yeoja yang dicintainya keluar dari perusahaan dengan menangis. Namja berwajah seperti ikan bernama Lee Donghae terus melihat ke kanan dan ke kiri guna untuk mencari yeojanya. Ehhh~ dia bukan milikmu Tuan Lee, ckckckck.
Donghae berhenti di pinggir jalan dekat taman ketika melihat yeoja yang dicarinya sedang duduk manis di dalah satu kursi taman. Donghae tidak segera menghampiri Ryeowook –yeoja yang di carinya– karena Dongahe masih ingin memandangi Ryeowook, dari jarak yang tidak terlalu jauh dengan tempat duduknya. "Ryeowook-ah, benar kah tak ada kesempatan untukku? Merebut hatimu darinya? Cintaku untukmu bahkan lebih besar dari pada cintamu padanya." Air mata yang sedari tadi ditahanya tiba-tiba terjatuh karena memikirkan hal yang memang benar-benar tidak mungkin terjadi. Donghae perlahan ikut tersenyum ketika di lihatnya Ryeowook tersenyum. "Bahkan tak apa jika aku terluka Wook-ah, yang penting untukku adalah melihatmu tersenyum." Lirih Donghae. Lalu Donghae berjalan mendekati Ryeowook, menepuk pelan bahu sempit yeoja itu. Dan terkekeh pelan ketika melihat reaksi dari Ryewook.
Mata caramel Ryeowook membulat lucu seperti bola pingpong yang hendak keluar ketika melihat Donghae oppanya berada dibelakangnya, membuat Donghae yang baru duduk di sampingnya mencubit pipi tembam dan halus Ryeowook. "Ahh~ appo oppa~." Ringis Ryeowook lalu menarik tangan Dongahe dari pipinya sambil menatap Donghae dengan muka yang tekuk. "Sedang apa kau disini Ryeowookie~ ckckck ini sudah sore, bukannya sebagai istri yang baik kau harusnya menyiapkan makan malam untuk suami tercintamu itu eoh~?". Pipi Ryeowook bersemu merah ketika di goda oleh Donghae. Aighoo~ Ryeowook-ah apa kau telah melupakan sakitmu tadi eh?.
"Anio oppa, aku masih ingin disini, apa oppa mau menemaniku duduk disini?". "Kau mau membayar oppa berapa eh dengan meminta oppa menemanimu?". Tanya Donghae pada Ryeowook. "Aishhh~ kenapa oppa perhitungan sekali, kalau oppa tidak mau, ya sudah oppa pergi saja." Sungut Ryeowook dengan mempoutkan bibirnya sebal karena pertanyaan dari Dongahe. "Uri Ryeowookie~ sedang merajuk eoh~". Donghae terus menggodanya membuat Ryeowook semakin memajukan bibirnya. Tak tahan dengan aegyo yang digencarkan oleh Ryeowook akhirnya Donghae mencubit bibir itu. "Aww~ ughh~ Donghae oppa itu sakit, dasar oppa menyebalkan, bukannya menghiburku malah membuatku sakit, awas saja nanti akan ku adukan pada Kyuhyun, agar oppa di pecat menjadi sekertarisnya." Ryeowook berujar dengan marah karena di goda oleh Donghe, tapi bukannya membuat Donghae takut malah tertawa dengan sangat nyaring hingga membuat Ryeowook makin kesal, lalu Ryeowook berdiri dan memilih berjalan meninggalkan Donghae yang masih tertawa, "Dasar oppa menyebalkan, aishh~ awas saja dia blab blab bla..." Ryeowook terus menggerutu sambil berjalan, dia tersentak ketika tangannya di pegang oleh Donghae lalu membalikan badannya menghadap Donghae. "Ada apa?" Tanya Ryeowook. "Hah~ baiklah-baiklah maafkan oppa oke." Dongahe berujar sambil menahan tawanya. "Sebagai permintaan maaf oppa, oppa kan mentraktirmu makan es cream, otte?" Donghae merayu agar Ryeowook tidak merajuk lagi padanya dan Ryeowook yang mendengar kata es cream pun tak bisa menolaknya, "Ahhh~ jinjjaeyo? Ne palli oppa, aku mau~." Ryeowook berujar dengan semangat dan menarik tangan Donghae yang sedari tadi memang menggenggamnya.
"Ryeowook-ah pelan-pelan makan nya kau ini seperti anak kecil, memakan es cream saja sampai belepotan kemana-mana. Ujar Donghae, lalu Dongahe mengambil tisu untuk membersihkan wajah Ryeowook yang terkena noda es cream. Ryeowook hanya mempoutkan bibirnya lagi karena di bilang anak kecil oleh Donghae. "Haishhh~ oppa aku bukan anak kecil, dsar Donghae oppa pabbo." Cela Ryeowook. Donghae hanya tersenyum mendapati Ryeowook mengatainya, baginya tak apa, jika dia hanya bisa membuat Ryeowook marah, setidaknya jika bersamanya, Ryeowook lebih sering tersenyum.
~Lailatulwookie~
Ryeowook baru kembali ke rumahnya setelah berjalan-jalan dengan Donghae, ketika jam yang berada di pergelangan tangannya menunjukkan pukul 8 malam. Dia melepas sepatunya dan menaruh di rak, tapi gerakannya terhenti ketika melihat sepatu sang suami telah berada disitu. "Apa Kyuhyun sudah pulang? Ahh~ tumben sekali dia pulang lebih awal, tapi kenapa dia tidak menghubungiku? Semoga saja karena dia merindukanku mangkanya dia pulang cepat hihihi~." Ryeowook memekik senang dengan apa yang dia pikirkan, dengan wajah yang agak kemerah-merahan dia langsung berjalan memasuki rumahnya dan Kyuhyun. Apa kau tak menyadari jika ada sepasang sepatu yeoja disitu Ryeowook-ah? Terlalu senang eoh~ sampai tak menyadarinya. "Kenapa dia tidak ada diruangan ini? ahh~ mungkin dia di kamar, lebih baik aku langsung ke kamar saja". Ryeowook melangkahkan kakinya sepelan mungkin agar orang yang berada di dalam tidak menyadarinya.
Ceklekkk~
"Kyuu~". Suara Ryeowook langsung hilang setelah membuka pintu kamarnya dan Kyuhyun. Mata yang tadi berbinar kini mengembun lagi, siap menumpahkan air mata. Baru saja dia ingin memanggil suaminya tapi tidak bisa, matanya terus terfokus pada dua orang yang sedang berada diatas ranjang itu. dia ingin melangkah pergi dari tempat itu tapi otaknya tak memberi respon pada kakinya untuk bergerak. Sedangkan dua orang itu masih tidak menyadarinya hingga "Hikss~". Satu isakan yang memilukan itu juga tidak menyadarkan dua orang yang dari tadi sibuk dengan dunia mereka sendiri. Ryeowook langsung pergi dari rumah itu, dia berlari cepat menuju garasi, lalu mengendarai mobilnya dengan cepat. Tidak di perdulikannya orang yang dari tadi hampir di tabrak oleh berhenti ketika sudah sampai di sebuah Rumah mewah bergaya Eropa itu. Sebelum memasuki Rumah yang sudah di tinggalinya selama 20 tahun ini, dia mengahpus air matanya dan merapikan dandanan nya.
Ting Tong~~
Seorang maid membuka pintu tersebut dan langsung memekik senang "Noona Ryeowook, aighoo~ ajhumma merindukanmu." Ucap sang ajhumma dengan memeluk Ryeowook. "Kenapa noona jarang sekali ke rumah ini? Ahhh~ ini pasti karena Tuan muda Cho hihi, memang pengantin baru." Ujarnya lagi, sedangkan Ryeowook hanya tersenyum sambil membalas pelukan ahummanya yang memang dekat dengan Ryeowook karena dialah yang merawat Ryeowook dari kecil. "Mari noona, saya antarkan ke Tuan dan Nyonya." Ryeowook hanya mengangguk dan mengikuti langkah kaki maidnya. "Tuan, nyonya…" Panggil sang maid. Kibum dan Siwon menolehkan kepalanya ke belakang,dan langsung berdiri. "Ryeowookie~ anak umma~." Lirih Kibum umma Ryeowook, "Umma, hikss~ umma ,Wookie merindukan umma dan juga appa." Ungkap Ryeowook dia langsung memeluk erat kedua orang tuanya untuk menghilangkan rasa rindu dan rasa sakitnya. "Umma juga chagia~." Ryeowook tersenyum lalu menghapus air mata ummanya, dia merasa bersalah karena membuat ummanya menangis.
Drrt~ Drrt~
Ponsel milik Siwon bergetar menandakan adanya panggilan. Siwon langsung mengangkat telepon yang menurutnya penting.
"Yeoboseyo~ Yunho hyung."
"…"
"Ne benarkah? Ya sudah, biarkan dia tinggal di rumahku saja selama dia liburan."
"…"
"Besok pagi? Oke, aku akan memberi tahukan pada istri ku." Piip~
Bunyi telepon di matikan menandakan pembicaraan Siwon dengan seseorang yang bernama Yunho itu berakhir. "Ada apa yeobo?" Tanya Kibum pada Siwon, Siwon tersenyum dan menyuruh dua wanita itu duduk. "Kibummie~, Ryeowookie~, besok kita akan kedatangan tamu namanya Yesung, dia anak dari Yunho, rekan kerja appa, tapi appa menganggapnya sebagai hyung." Kata Siwon. Ryeowook hanya mengerjapkan matanya lucu, "Lalu apa hubungannya dengan ku?" Begitulah pikir Ryeowook. "Kibummie~ aku tidak melihat Sungmin, Dia kemana? Aighoo~ anak itu kenapa sering pulang malam." Keluh Siwon pada istrinya. Ryeowook kembali murung karena mendengar nama eonnienya. "Appa Umma Wookie tidur dulu ne." Chup~ .Setelah mengecup pipi kedua orang tuanya dia langsung berjalan menuju kamarnya, guna mengistirahatkan tubuhnya yang lelah.
Kringgg~~
Ryeowook terbangun karena bunyi alarm yang diaturnya semalam. Dia langsung merapikan kamarnya, membersihkan diri, lalu ke dapur guna membantu ummanya memasak. Baru samapi di ruang makan, ada seorang namja yang tak di kenalnya duduk di salah satu kursi di ruang makan tersebut. Ryeowook menghampirinya, lalu menepuk punggungnya. "Hei, kau… siapa?" Tanyanya pada sang namja yang menurutnya tak sopan karena masuk rumah orang sembarangan, dan langsung duduk seenak kepala besarnya itu. "Anyeong~ kenalkan nama ku Yesung. Aku anak dari Kim Yunho rekan kerja Siwon ajhussi, aku akan tinggal disini selama masa liburan ku" Ungkap Yesung sambil mengarahkan tangannya kepada Ryeowook, tapi Ryeowook tak membalanya, karena dia sibuk berfikir tentang namja ini. Bagaikan sebuah lampu yang menyala di otaknya, dia langsung teringat perkataan appanya semalam. "Ohhh~ ne Yesung-ssi, salam kenal nama ku Choi Ryeowook, putri bungsu keluarga Choi." Ucap Ryeowook sambil tersenyum lembut dan mnyebabkan namja yang di depannya itu susah berkedip. "Aighoo~ manisnya yeoja ini, mata bulatnya tapi agak sipit, rambutnya yang indah, bibir pinknya yang penuh, ahh~ pasti manis, jika ku kecup." Itulah isi pikiran Kim Yesung dengan fantasi liarnya. Ckckck kau tak tau saja Yesung, dia sudah termili orang bermarga Cho di luar sana."
~Lailatulwookie~
Kyuhyun dan Sungmin telah membersihkan ruangan yang di pakai untuk menuntaskan nafsu mereka. Dan Kyuhyun merasa ada yang aneh pagi ini, dia tidak mendengar suara Ryeowook. "Kemana dia? Apa dia tidak pulang dari semalam?" Begitulah pikiran Kyuhyun sudah dipenuhi tentang Ryeowooknya. Ehhh~ Kyuhyun menggelengkan kepalanya guna menyadarkan dirinya. "Ck, apa yang baru saja ku pikirkan." Kyuhyun berusaha menghilangkan pikiranya yang berkealana tentang Ryeowook. "Ming, ayo ku antar kau pulang, aku tidak ingin orang tuamu menghawatirkan keadaanmu." Kata Kyuhyun. "Ne, Kyu~." Sungmin dan Kyuhyun pun menaiki mobil Audi hitam milik Kyuhyun menuju rumah keluarga Choi. Setelah sampai Kyuhyun tak langsung pulang, karena dia ingin menyapa kedua mertuanya. Baru saja masuk Kyumin langsung mendengar gelak tawa seseorang di taman belakang. Karena tidak ingin penasaran lebih jauh, akhirnya Kyuhyun dan Sungmin melangkah menuju taman. Sungmin langsung memanggil adiknya, "Ryeowook~." Panggil Sungmin. Mata Ryeowook membulat ketika pupil matanya bertemu sepasan mata Kyuhyun yang memandangnya tajam. Sedangkan namja yang dari tadi bersama Ryeowook –Yesung– dia hanya mengerjapkan matanya.
^O^ TBC ^O^
Huwaaa~ akhirnya ff ini selesai juga, Hahhh~ tepar … saya bingung mau berkata apa … yang jelas makasih buat semua yang udah ngedukung laila buat ngekanjutin nih ff, yang udah ngasih masukan , saran , kritik , DeElEl kekeke~ …
Saatnya bales ripiu~~~
Kim Midori Kimi : Hihi makasih eon , iya fav aja deh sesuka eonnie :D … iya nih si kyu ngajak rebut dia mah nyebelin. Ayok dah aku bantuin buat ngajar si Kyu :D *di gorok Sparkyu*
: muehehegomawo aii :3 kekeke~ ,,, mian mommy mu masih tersakiti disini tapi tenang saja nanti dia kan bahagia kok :D .. dan Kyumin mereka bakaln mendapat balasan nya. Nyiahahaha #epilsmirk
Ghaldabalqies : Aighoo eonnie~ne, gomawo eon saran nya ..huks~ typo emang nih susah banget aku buat memperbaikinya :D, yahh hae disini bukan takdir wookie eon :D , Kyu emang jahat nih … tapi dia lama" bakaln di buat nyesel kok :D
Oktaavannva : Bang Hae disini bukan takdir Wook, :D
ryeohyun09 : Wookie nangisnya Cuma bentar kok, iya Kyumin jahat… minta di getok tuh mereka… Nanti ada saatnya Wookie bahagia dan Kyumin menderita kkk~
Guest 1 : hehe ne … gomawo udah RnR . baca lagi ne …
Ryeosun : iya kyumin kejam sama wookie … gomawo udah RnR chingu~ ^O^
Meidi96 : woahhh kalo sandaran buat uri Wookie banyak chingu~ ,,, tenang saja kekeke… gomawo udah RnR
Ryeo ryeong : huwaaa tenang nanti ada balasan buat Kyumin … ini udah dilanjut :D
Jjjj : Hukss~ iya map ya aku buat wookie menderita :D … gomawo udh RnR
Park KyungMi : woahhh tenang chingu … kekeke~ sedihnya Cuma sedikit kok ,, mungkin… :D *Kaburrrrrr~
Mcryeong : Hukss~ tanyakan saja pada rumput yang bergoyang, kenpa laila nyiksa Wookie? #plakkk … tenang nanti ada balasan nya :D
fierdha pesekkk : Hukss~ maksih chingu tapi jangan panggil aku thor , panggil saja laila oke ;)
iis the best : huksss kyunya jahat emang .. gomawo udh RnR
Key yoshi : wookie disakitin karena menurut kyumin dia jahat , dia udh misahin cinta kyumin … Nanti ada saatnya dimana wookie bahagia..
ChieKyu-Yewook : iya Ff perdana hehehe gomawo udah RnR chingu~ ^O^ ini bakalan di certain peklan" sepelan cinta Kyuhyun sama wookie :D gomawo semangatnya
Lee Chizumi : Ini sudah lanjut … gomawo dh RnR
FikaClouds : hukss iya ayok jitak kyu bareng" :D Gomawo udh RnR
Ryeozaki : Laila imnida, hihi iya nih alur nya cpet banget kayak kereta api ,,, makasih udah RnR zaki-ya
Choi Ryeosomnia : Ahhhh~ gomawo Noona. Choi hukss~ aku jadi terharu hukss~ huwaaa aku mikirnya ceritanya begin huks~ awalnya juga gak enak soalnya nyerempet ke M :D hehe tapi gpp deh ya udh terlanjur nn. Choi makasih lagi atas … masukan , dan saran mu yang bener" membantu ku… aku gak tau lagi mau ngomong apa, terlalu banyak kebaikan mu buat membantu ff ini jeongmal gomawoyo~ *Hug*
cloud prince : gomawo eon~ ^^ hehehe … semua akan terungkap seiring berjalannya waktu eonnie-ya , jangan terburu-buru …hehehe gomawo udh RnR
iekha12693 : huksss~ eobbie mianhe bukannya gak ngasih tahuatau tempe *plakkk* apasih? .. tapi aku udh sms dan ternyata eonnie gak bales karena sakit.. jadi mungkin sudah takdir hehehe … gomawo eonnie atas masukannya itu bener" membantu aku dalam memperbaiki tulisan nya *hug* salam manis dari Ryeola :*
yuliwookie : anyeonghaseyo~ laila imnida … 95lines juga ^^ .. ne ini udh dilanjut … gomawo udh RnR …
dyahYWS : ini udh dilanjutttt ,,, gomawo udh RnR
: hehe iya nih sad :D mian laila nyakitin wookie :D ,, ne ini udh di lanjut lagi .. gomawo udh RnR
Guest 2 : hehe iya kyumin jahat ,,, gomawo udh RnR
Guest 3 : ini udh dilanjut gomawo~
Kyaaaaaaaaaa~~ buat semuanya makasih ya udh dukung laila, kasih repon positif sama ff laila… laila bner" terharu *ngelapingus* maaf kalo laila salah dalam penulisan namanya .. atau ada namnya yang ketinggalan juga :D … dan maaf lagi jika masih ada typo nya hukss~ soalnya laila ngejer waktu nih balapan sama tugas" yang menumpuk :D … salam hangat dari Laila .. Jeongmal Gomawo …*kecup basah reader*
Akhir Kata Review Yeorobun~~~ ^O^
