Kyuwook Fanfiction

Disclaimer : Kyuwook sama sekali bukan milik aku :3 tapi mereka milik Tuhan YME , milik SM Entertaiment , dan Orang Tua nya.

Pair : Kyuwook, slight Kyumin, slight yewok

Warning : Crack Pair, GS, Typo(s)

Rated : T+

Genre : Romance/ hurt / comfort

Ff pertama jadi harap maklum aja ya kalau banyak kekurangan

Dont copas oke ;)

DLDR~

Chapter 2

Happy Reading ...

Pagi ini, di rumah keluarga Choi sangat ramai. Rumah yang biasanya terisi hanya dengan tiga orang kini bertambah tiga orang lagi. Rumah itu sangat terlihat damai. Ingat hanya terlihat kan? Bukan berarti keadaannya benar-benar damai. Karena seorang namja berkulit pucat yang duduk disitu, masih menatap tajam seorang namja berambut brunnete di depannya.

"Aighoo~ kalau keadaannya seperti ini, kita seperti keluarga bahagia, Ryeowook dengan Kyuhyun , lalu Sungmin dengan Yesung." Ucap Siwon lalu di hadiahi deathglare mematikan dari Sungmin.

"Appa, jangan berbicara seperti itu. Aku bahkan tidak mengenal namja di depan samping ku ini." Ujar Sungmin dengan kesal dan mempoutkan bibir imutnya.

Sungmin menoleh ke arah Kyuhyun dan menatap aneh namja itu. Karena tidak merespon ucapan Siwon ketika dirinya sedang di bicarakan dengan Yesung. Sungmin berharap jika Kyuhyun akan menyangkalnya, meskipun nanti akan menjadi masalah. Tapi Kyuhyun bahkan tak meliriknya saat ini. Apa Kyuhyun tidak cemburu? Pikir Sungmin.

"Haha… Ku rasa tidak Siwon ahjussi, aku lebih menyukai Ryeowook-ssi, dari pada Sungmin-ssi." Ucap Yesung jujur, dan mengedipkan matanya pada Ryeowook.

Ryeowook tersedak makanannya, karena ucapan frontal Yesung. Hei bahkan mereka baru sehari, tidak ini bahkan baru beberapa jam berkenalan. Tapi Yesung sudah menyatakan perasaan sukanya secara gamblang, dan ohh~ di depan suami Ryeowook?. Ckckck dasar Yesung.

"Hahaha… apa kau ingin merebut Wookie dari Kyuhyun? Ryeowookie sudah punya suami yesung-ah.." Ujar Siwon di sertai tawa beratnya, karena berpikir Yesung hanya bercanda.

"Tak apa ahjussi, aku akan menunggu Ryeowook sampai dia menjadi janda tua. Itu tak masalah untukku." Kata Yesung dengan serius tapi di selingi kekehan di akhir kalimatnya. Semua yang disitu terdiam mendengar omongan Yesung.

DEG~

Kyuhyun menatap tajam Yesung, apa dia gila?. Begitulah pikir Kyuhyun. Tapi Kyuhyun tau jika ucapan Yesung sangat tidak sebodoh atau sepolos orang-orang yang ada disitu. Yesung dan Kyuhyun masih berpandangan tajam. Seolah berbicara "Aku akan merebut Ryeowook darimu. Tunggu saja." Begitulah arti pandangan Yesung untuk Kyuhyun. Sementara Ryeowook melanjutkan makannya dengan canggung.

"Kenapa Kyuhyun tidak marah? Kenapa dia tidak mencoba mempertahankan ku? Apa ini memang saat yang tepat untuk ku menyerah dengan cintamu Kyu~? Ahh~ iya aku lupa, dia kan tidak mencintaiku. Jadi dia tidak mungkin memperthankanku. Dasar Ryeowook bodoh!" Ryeowook bermonolog sendiri dengan pikirannya sendiri.

.

.

Karena ini masih hari libur, jadi Ryeowook memutuskan ingin tetap tinggal di rumah orang tuanya. Dia tidak memperdulikan Kyuhyun yang tadi membentaknya di kamar karena mengajaknya pulang. Sekarang Ryeowook duduk di salah satu kursi di dekat kolam renang dengan Kyuhyun yang berada di sampingnya.

"Kyu~." Panggil Ryeowook pelan. Kyuhyun hanya diam dan menatap ke arah kolam yang tenang.

"Aku tahu selama ini… kau dan Sungmin eonnie…" Ryeowook menghapus air mata yang mengalir di pipi tembamnya. Ryeowook masih merangkai kata-kata yang akan terlontarkan dari mulutnya.

"Maafkan aku, aku telah egois memisahkan kalian…"

"Ya. Kau memang egois Ryeowook-ah." Sahut Kyuhyun dengan nada datar, tanpa memandang Ryeowook

Ryeowook masih menangis, Kyuhyun ingin sekali menghapus air mata itu. Tapi dia merasa tidak berhak. Karena Ryeowook bukan gadis yang dicintainya. Masih menyangkal eoh Kyu?

"Kyu~ kau… harus bertanggung jawab pada Sungmin eonnie atas perbuatan kalian."

DEG~

Jantung Kyuhyun berpacu dengan cepat. Entahlah dia merasa hatinya sakit mendengar kata-kata yang terlontar dari bibir pink Ryeowook. Kyuhyun ingin menghentikan percakapan ini. Kyuhyun merasa tidak sanggup untuk mendengar lanjutan kata-kata Ryeowook.

"Apa maksudmu Ryeowook?" Sahut Kyuhyun ketus dan menatap tajam mata mungil Ryeowook yang sudah di banjiri air mata. Bukannya dia tidak menegerti. Tapi dia hanya tidak ingin mengerti.

"Maksudku? Bukankah sudah jelas Kyu. Apa perlu ku perjelas lagi?" Ryeowook berdiri dan Suaranya tiba-tiba meninggi, karena sakit di hatinya. Mengingat perbuatan Kyuhyun dan Sungmin yang telah tidur bersama, membuat hati Ryeowook terus berdenyut sakit.

Kyuhyun juga ikut berdiri, melihat Ryeowook yang berdiri. Ryeowook masih menangis dan Kyuhyun diam, tak melakukan apapun untuk membuat Ryeowook agar berhenti menangis. Padahal hati Kyuhyun sudah menyuruhnya. Tapi badannya tak bergerak sama sekali.

"Apa maksud Wook-ah?" Suara Kyuhyun tiba-tiba melembut.

"Kyu~ kita berpisah saja… Aku sudah menyerah untuk cintamu. Aku tidak bisa lagi melanjutkan pernikahan kita. Aku lelah berjuang sendiri selama ini." Ucap Ryeowook dengan sesenggukan karena sudah tidak bisa menahan emosi yang di tanggungnya selama menjadi seorang istri Cho Kyuhyun.

DEG~ DEG~ DEG~

Kyuhyun langsung diam mematung. Kyuhyun masih syok dengan apa yang di katakan Ryeowook. Dia tidak ingin Ryeowook meninggalkannya. Kyuhyun langsung mengenggam tangan Ryeowook dengan erat.

"Kenapa kau ingin berpisah Ryeowook-ah? Apa kau ingin bersama namja berkepala besar yang bernama Yesung itu eoh?" Tanya Kyuhyun dingin dan penuh penekanan di setiap kata-katanya.

Hei Kyu, apa kau masih tak sadar hah? Kenapa kau masih menyalahkan Ryeowook? Bukannya sudah jelas disini siapa yang tersakiti? . ckck dasar…

"Apa maksudmu Kyu?" Ryeowook menatap Kyuhyun tak mengerti.

"Maksudku. Kau ingin berpisah dengan ku karena kau ingin bersama Yesung itu kan Ryeowook-ah! Jujur saja padaku. Aku sudah mengerti jalan pikiranmu. Kau pikir aku sebodoh itu hah?"

Plakkk~

Ryeowook menampar Kyuhyun keras. Dia tidak habis pikir Kyuhyun berpikir jauh seperti itu. Apa kurang jelas, bahwa selama ini pengorbanan dan kesakitan yang dia rasakan demi Kyuhyun, agar Kyuhyun melihatnya?

"Kau… kau adalah namja terbodoh yang pernah aku temui. Kau tidak bisa melihat pengorban dan cintaku untukmu! Dan sekarang kau menuduhku dengan alasan, karena aku ingin menjalin hubungan dengan Yesung? Apa yang sebenarnya yang ada di otakmu Cho Kyuhyun? Aku.. hikss~ mencintaimu…sangat mencintaimu Kyu~ , dari dulu. Bahkan sebelum kau bertemu dengan Sungmin eonnie."

Deg~

"Wook-ah~." Lirih Kyuhyun

Ryeowook sudah bersiap akan berlari, jika Kyuhyun melepaskan genggaman tangannya. Tapi Kyuhyun justru menariknya, dan memeluknya erat. Ryewoook kaget. Kyuhyun tiba-tiba memeluknya dengan erat. Ryeowook ingin memberontak tapi tidak bisa, tubuh Kyuhyun memeluknya dengan kuat.

"Kyu~ lepaskan aku… ughh~." Ryewook memukul, menarik tangan Kyuhyun dari pingangnya. Tapi Kyuhyun tetap tidak mau melepasnya.

"Ani Wook-ah. Aku tidak akan melepasmu. Kau adalah milikku!" Kukuh Kyuhyun dengan memluk erat Ryeowook.

"Tapi Kyu…"

Mata Ryeowook membulat, bukan karena apa. Tapi Kyuhyun mencium bibirnya. Mencegah Ryeowook berkata apapun lagi, Kyuhyun mencium Ryeowook lembut. Tapi Ryeowook hanya diam. Tidak membalas bahkan menutup matanyapun tidak. Dia hanya menatap Kyuhyun yang menikmati ciumannya sendiri. Entahlah Ryeowook harus bahagia atau tidak, tapi dia tidak merasakan apapun ketika Kyuhyun menciumnya. Mungkin luka hatinya telah menutupi cinta yang dulu selalu bersemi dalam hatinya. Kyuhyun melepas ciumannya dengan kecewa, karena tidak mendapat balasan dari Ryeowook. Dia menatap Ryeowook tepat di mata sewarna caramel itu. Menyampaikan sesuatu yang belum di mengerti oleh hatinya.

Kyuhyun dan Ryeowook tidak mengetahui bahwa, ada dua pasang mata yang melihat kegiatan itu dengan tatapan penuh emosi. Tapi mereka tidak bisa berbuat apapun. Entah sejak kapan Yesung, dan Sungmin berada disitu di dekat kolam tempat Kyunyun dan Ryeowook berciuman.

"Kumohon Wookie, jangan pergi. Jangan menyerah, perjuangkan aku. Aku…mungkin mencintaimu." Ungkap Kyuhyun dengan nada meragu.

Ryeowook membalalakan matanya. Apa Kyuhyun ini sedang mempermainkanya? Baru saja, kemarin dia bercinta dengan eonnienya. Dan sekarang Kyuhyun bilang mencintanya? Ryeowook hanya diam tidak membalas omongan Kyuhyun. Ryeowook memutuskan pergi dari kolam itu untuk memasuki kamarnya meninggalkan Kyuhyun yang jatuh berlutut di samping kursi kolam sendirian.

"Kenapa, sakit sekali…" Kyuhyun memukuli dada sebelah kirinya, suapaya sakit itu hilang.

Sungmin tidak berniat menghampiri Kyuhyun, dia hanya diam di tempat berdiri sejak tadi. Bahkan Yesung juga sudah pergi menyusul Ryeowook. Sungmin hanya syok dengan hal ini.

"Apa pengorbanan ku selama ini akan sia-sia Kyu? Kau bahkan sudah mulai mencintainya Kyu, lalu apa yang harus aku lakukan?" Lirih Sungmin sambil menatap Kyuhyun.

.

.

"Ryeowookie~." Panggil seseorang yang ternyata Yesung.

"Kenapa Yesung-ssi?" jawab Ryeowook dengan membalikan badannya menghadap Yesung.

"Eum~ .." Yesung menggaruk tengkuknya supaya tidak salah tingkah. "Apa kau mau menemaniku ke suatu tempat?" Tanya Yesung menatap Ryeowook.

Sebelum Ryeowook menggelengkan kepalanya Yesung sudah menarik tangannya terlebih dahulu, dan membawa Ryeowook berlari bersamanya.

"Yakkk! Yesung-ssi apa yang kau lakukan?" Pekik Ryeowook karena Yesung menarik tangannya.

Buaghh~

"Yakk! Apa yang kau lakukan pada istriku hah? Lepaskan dia!" Pekik Kyuhyun dengan keras sehingga Kibum dan Siwon langsung turun dan melihat pertengkaran Yesung dan Kyuhyun.

"Ada apa ini Yesung-ah, Kyuhyunie?" Lerai Siwon pada dua namja yang masih bersitegang itu.

"Appa, dia menarik istriku sembarangan. Padahal istriku tidak mau menurutinya." Kata Kyuhyun dengan menunjuk Yesung.

Cih. Istri? Kau baru mengakuinya Kyu? Kenapa? Apa karena Ryeowook akan meninggalkanmu? Jadi kau mengakuinya sebagai istri? Atau ini hanya karena acting mu di depan Siwon dan Kibum.

"Aku sudah meminta ijin padanya, tapi memang Ryeowookie belum mengiyakan ajakan ku ahjussi. Coba kita tanyakan saja pada Ryeowook, dia mau atau tidak menemaniku." Ungkap Yesung dengan cengiran anehnya.

Semua mata sekarang menatap Ryeowook untuk mendengarkan jawabanya. Kecuali satu pasang mata yang hanya memutar bola matanya bosan. Eahh~ kalian tahulah dia siapa?

"A...aku. Ya aku mau menemanimu Yesung-ssi." Ryeowook tersenyum sangat manis dan hampir saja Yesung akan memeluk Ryeowook, jika Ryeowook tidak di tarik oleh Kyuhyun.

"Aku suamimu Wookie, dan aku tidak mengijinkanmu pergi dengan namja yang mengancam posisiku menjadi suamimu." Kata Kyuhyun dengan menatap tajam Yesung.

Deg~~

Sungmin dan Ryeowook sama-sama tersentak dengan ucapan Kyuhyun. Sungmin menatap nanar Kyuhyun yang masih memegang tangan Wookie.

"Sudahlah Kyu, Ryeowook hanya menemani Yesung sebentar. Lagi pula Yesung datang kesini untuk liburan dan tak ada salahnya kan kalau dia berkeliling di Seoul di temani seseorang." Ungkap Siwon membuat Kyuhyun cemberut, dan ucapan itu juga membuat senyuman di bibir Yesung semakin melebar.

"Kenapa tidak di temani oleh sopir saja appa?" Tanya Kyuhyun. Ohh~ rupanya Kyuhyun masih belum terima, kalau Ryeowook pergi dengan Yesung.

"Ya, kalau kau mau, kau ikut saja dengan Yesung Kyu~, Sungmin kau juga ikut saja. Kalian berjalan-jalan berempat." Kata Siwon memberi solusi yang bijak.

"Emm~ boleh juga ahjussi, saya pikir itu lebih baik." Kata Yesung dengan sedikit kecewa karena tidak bisa berdua dengan Ryeowook.

.

.

Akhirnya mereka berempat mengunjungi sungai Han. Mereka berjalan dalam diam, tidak ada yang berniat membuka suara. Ryeowook berjalan agak didepan Yesung dan Kyuhyun di belakang Yesung dengan Sungmin. Ryeowook berhenti di salah satu kursi yang menghadap tepat hamparan sungai lebar itu. Senyum manis terpatri di bibirnya. Dua namja yang memperhatikanya dari tadi hanya bisa tersenyum lembut melihatnya. Kyuhyun yang tidak pernah melihat senyum Ryeowook yang seperti itu semenjak kejadian dulu. Akhirnya sekarang dapat melihatnya lagi. Sungmin hanya diam memperhatikan Kyuhyun.

"Kyu~." Panggil Sungmin. Kyuhyun hanya menjawabnya dengan dengungan.

"Jangan mencintainya Kyu, jangan tinggalkan aku. Kau tahu aku sudah berkorban banyak untukmu." Ucap Sungmin dengan mata yang sudah berkaca-kaca.

"Ming~ aku…" Ucapan Kyuhyun terhenti. Dia bingung dengan persaannya sendiri. Kenapa begini?. Pikirnya
"Aku mencintaimu Ming~." Kyuhyun hanya bisa mengucapkan itu, lalu memeluk Sungmin. Matanya langsung berubah sendu ketika ada mata yeoja yang mulai dicintainya memandang dengan nanar dan hampir menangis.

Ryeowook hanya diam melihat adegan itu. "Bukankah tadi kau yang memintaku tak pergi Kyu? Tapi sekarang? Kau sendiri yang membuatku pergi. Maafkan aku." Lirih Ryeowook dalam hati.

Ryeowook merasakan jemari mungil yang menghapus air matanya. Dan berkata, "Uljima Wookie-ah." Ryeowook langsung memeluk Yesung dan menangis di bahu namja itu.

"Menangislah hingga kau puas, aku ada disini untukmu." Ucap Yesung dengan mengelus bahu Ryeowook yang bergetar di dalam pelukanya.

Kyuhyun? Ahhh~ lihat lah dia bingung antara ingin berlari memeluk Ryeowook, atau tetap disini memeluk Sungmin. Kyuhyun hanya bisa mengepalkan tangannya, melihat Ryeowook memeluk Yesung sangat erat. Kyuhyun tersentak ketika melihat mulut Ryeowook berkata. "Mianhe, aku dan Yesung pergi saja." Ryeowook mengisyaratkan ucapan itu dengan pelan agar Kyuhyun mengerti.

Kyuhyun menggelengkan kepalanya, agar Ryeowook tidak pergi. Tapi melihat Ryeowook yang tersenyum lemah dan melangkah dengan Yesung, membuat Kyuhyun langsung berdiri dan melepaskan pelukannya pada Sungmin.
"Kyuu~." Kaget Sungmin.

"Wook-ah!" Teriak Kyuhyun dan berlari mengejar Ryeowook dan Yesung. Betapa sakitnya hati Kyuhyun melihat mata sembab itu.

"Jangan pergi Wooak-ah. Andweyoo~ jebal…" Kata Kyuhyun, matanya sudah berkaca-kaca.

Sungmin menghampiri ketiga orang itu, menatap Ryeowook dalam. Mengisyaratkan untuk pergi saja. Sedangkan Yesung hanya diam sambil memegang tangan mungil Ryeowook. Ryeowook diam tak menjawab apapun. Tidak juga merespon tatapan Sungmin. Tapi dia mengeratkan genggamanya pada tangan Yesung.

"Aku…"

^O^ TBC ^O^

Hohoho anyeong~~ chapter dua hadiroh~~ Aighoo~ mianhe aku gak bisa ngebalesin riview kalian satu-satu huks~ karena waktu yang tidak mencukupi :D huhu tapi aku bener-bener ngucapin terima kasih banyak ... sekali lagi maaf yah~~

ahh iya itu rate aku ganti bukan berarti ada scene yang ehhem ehhem ... aku gak mungkin bikin scene kayak gitu soalnya ada salah satu readerku yang masih di bawah umur XD hehehe ...

dan sekali lagi makasih~ ... ^^ *cium satu-satu*

terkahir~~

REVIEW AGAIN ALL~~~