Kyuwook Fanfiction
Disclaimer : Kyuwook bukan milik Laila, tapi mereka milik Tuhan YME, milik SM Entertaiment, dan orang tuanya.
Pair : Kyuwook
Warning : Craick pair, GS, Typo bertebaran, alur berantakan, ide cerita udah umum, OOC.
Rate : T
Genre : sad/ Romance
Its not dreamt
Chapter 3
DLDR!
Previous...
Sungmin menghampiri ketiga orang itu, menatap Ryeowook dalam. Mengisyaratkan untuk pergi saja. Sedangkan Yesung hanya diam sambil memegang tangan mungil Ryeowook. Ryeowook diam tak menjawab apapun. Tidak juga merespon tatapan Sungmin. Tapi dia mengeratkan genggaman tangannya pada Yesung.
"Aku..."
Happy Reading~~
"Aku hanya..."
"Tidak.. Tidak Ryeowook-ah, kau tetap disini dengan ku. Kau istri ku."
"Kyu, aku hanya ingin pergi membeli ice cream."
"Apa?" Tanya Kyuhyun gak kaget. "Ku pikir dia akan pergi meninggalkan ku." Gumam Kyuhyun dalam hati. "Lalu kenapa kau pergi dengan si kepala besar ini?" Ujar Kyuhyun kurang ajar pada orang yang lebih tua dua tahun dengannya.
"Memangnya aku harus pergi dengan siapa lagi?" Tanya Ryeowook. "Hanya Yesung oppa yang bersama ku sejak tadi." Ryeowook melanjutkan omongannya dengan nada sendu.
Kyuhyun terhenyak dengan omongan Ryeowook. Dia seperti orang bodoh saja. Dia merasa sakit hati dengan perkataan Ryeowook. Kyuhyun sadar bahwa dari tadi dia hanya dekat dengan Sungmin, tapi dia tak melepaskan pandangannya pada Ryeowook.
"Tapi aku suami mu Ryeowook-ah, harusnya kau mengajak ku saja, kau hanya perlu memberi tahu ku, jika kau ingin membeli ice cream, pasti aku akan mengantarkan mu." Ujar Kyuhyun dengan menahan emosi. Entahlah kenapa dia tiba-tiba emosi seperti itu.
"Bagaimana aku memberitahu padamu Kyu? Sedangkan kau selalu bersama Sungmin eonnie. Sejak baru sampai disini dan sampai kalian berpelukanpun aku tahu, hiks~.. Jadi tidak mungkin aku mengajakmu pergi." Ryeowook berkata pada Kyuhyun tanpa memandang matanya, karena air mata Ryeowook yang sudah mengalir di pipinya. "Sudahlah Kyu, lebih baik aku pulang. Anyeong...".
Ryeowook berlari meninggalkan tiga orang yang masih diam disitu. Dia tidak memperdulikan teriakan Kyuhyun dan Yesung yang menyuruhnya berhenti.
Yesung mengalihkan pandangannya pada Kyuhyun. Dia menatap tajam Kyuhyun. Kyuhyun masih diam. Dia tidak pernah berfikir, jika Ryeowook memperhatikannya sejak mereka sampai di sungai Han.
"Apa kau sudah puas? Kau kembali membuatnya menangis. Aku tidak menyangka suami yang di cintainya ternyata sering membuatnya menangis." Yesung berbicara dengan nada datar, membuat Kyuhyun menoleh padanya. "Jika kau tidak bisa menjaganya, lepaskan dia. Dan biarkan aku yang menjaganya. Aku berjanji akan ku berikan kebahagian yang utuh untuknya." Ujar Yesung dengan tenang.
Kyuhyun meradang karena ucapan Yesung, dia tidak bisa melepaskan istrinya dengan namja ini. Baru saja dia akan menjawab ucapan Yesung, jika Yesung tidak pergi meninggalkanya. "Aku tidak akan pernah melepaskan Ryeowook untuk namja sepertimu." Lirih Kyuhyun ketika melihat Yesung yang sudah pergi mengendarai mobilnya.
"Kyu~." Panggil Sungmin.
Kyuhyun tersentak ketika Sungmin memanggilnya, dia baru menyadari jika Sungmin masih bersamanya. Dan dia melupakan fakta satu itu.
"Kyu, ku mohon jangan mencintainya hiks~, aku... aku tidak bisa kehilangan mu Kyu, aku tidak mau hiks~."
Sungmin menangis sambil memeluk erat tubuh Kyuhyun. Dia sakit, ketika melihat Kyuhyun yang mulai terlihat menyukai adiknya. Tidak, dia tidak bisa menyerahkan Kyuhyun pada adiknya. Terlalu berat, apalagi dia dan Kyuhyun telah melakukan hal yang seharusnya di lakukan dengan suaminya kelak. Seharusnya Kyuhyun dapat mengerti, dan tidak menyukai orang lain.
"Mianhe Ming~." Kyuhyun meneteskan air matanya. Entahlah air mata itu untuk siapa, tiba-tiba jatuh begitu saja.
"Kyu, aku mencintaimu sangat. Kau tahu aku sudah menyerahkan semua milikku untukmu. Berjanjilah pada ku kau tidak akan pergi hiks~ ku mohon."
Sungmin terus memohon dan menangis pada Kyuhyun supaya namjanya itu tidak akan meninggalkanya.
"Berjanjilah Kyu!" Paksa Sungmin sambil mengeratkan pelukannya pada Kyuhyun, ketika dia tahu Kyuhyun tidak menjawab pertanyaannya.
"Aku berjanji tidak akan meninggalkan mu Ming." Ucap Kyuhyun dan menyandarkan kepala Sungmin di dadanya. "Tapi aku tidak berjanji dengan cinta ku Ming." Lanjut Kyuhyun dalam hati.
Sungmin tersenyum di dalam pelukan Kyuhyun.
"Gomawo Kyu~ saranghae~." Ucap Sungmin manja pada Kyuhyun.
Kyuhyun hanya diam tak membalasnya, entahlah dia tidak tahu kenapa mulutnya tidak bisa terbuka untuk mengucapkan kata nado sarangahe untuk Sungmin.
Kyuhyun dan Sungmin tidak mengetahui bahwa ada seorang yeoja paruh baya yang melihat dan mendengar pembicaraan mereka, yeoja paruh baya itu juga menangis karena syok melihat hal itu. Dengan langkah tergesa karena emosi akhirnya wanita paruh baya itu yang ternyata Heechul langsung berjalan menuju sepasang kekasih yang masih berpelukan itu.
...
..
.
Di sebuah rumah minimalis itu, di salah satu kamar terdapat seorang yeoja mungil tidur dengan keadaan yang mengenaskan. Air mata yang terlihat mengering di daerah wajahnya, jangan lupakan rambut yang berantakan. Terlihat sekali raut lelah di wajah cantiknya. Iya, setelah dia pulang dari sungai han tadi, dia menangis terisak sendirian di kamarnya, meneriaki nama suaminya yang bahkan tidak mengejarnya saat dia pergi.
Jam sudah menunjukkan pukul tujuh malam, dan Ryeowook yeoja yang dari tadi tertidur akhirnya bangun, karena merasa perutnya lapar. Lalu yeoja mungil itu memutuskan untuk ke dapur untuk memasak makanan.
Baru saja dia akan meneruskan langkah kakinya ke dapur, jika dia tidak mendengar suara pintu terbuka. Dia sudah tahu siapa orang yang baru masuk ke rumahnya itu. yahh~ siapa lagi kalau bukan suaminya –Kyuhyun–.
Ryeowook tidak memperdulikan Kyuhyun yang baru saja datang, dia langsung melanjutkan langkahnya ke dapur.
"Ryeowook-ah." Panggil Kyuhyun pelan.
Ryeowook berhenti, tapi dia tidak membalikkan badannya ke arah Kyuhyun. Dia tetap menghadap ke dapur. Dan dia juga tidak menjawab panggilan Kyuhyun.
"Wook-ah..." Panggilnya lagi.
Ryeowook tetap tidak menjawab, dia memejamkan matanya.
Kyuhyun menarik tangan Ryeowook, lalu membalik badan Ryeowook menghadapnya. Sedangkan Ryeowook kaget karena tangannya yang tiba-tiba di tarik kasar oleh Kyuhyun.
"Kenapa kau tidak menjawab panggilan ku?" Tanya Kyuhyun tajam pada Ryeowook.
"Tolong lepaskan tangan mu Kyu, aku ingin memasak. Karena aku lapar." Bukannya menjawab pertanyaan Kyuhyun Ryeowook malah menyuruh Kyuhyun melepaskan genggamanya tangannya.
"Tidak, sebelum kau menjawab pertanyaan ku tadi." Kyuhyun semakin mengeratkan genggaman tangannya pada Ryeowook, dan membuat Ryeowook meringis.
"KYU, LEPASKAN ITU SAKIT!" Ryeowook berteriak pada Kyuhyun.
Kyuhyun langsung melepaskan genggamannya. Dan mendorong Ryeowook ke dinding.
"Kenapa kau tiba-tiba mengurusiku seperti itu? Biasanya kau bahkan tidak menganggap ku ada. Kau hanya akan berbicara pada ku, jika itu sangat mendesak. Lalu kenapa sekarang kau tiba-tiba peduli? Kenapa Kyu? Hiks~ ."
Lagi air mata itu jatuh karena Kyuhyun. Kyuhyun hanya memandang miris Ryeowook. "Kenapa aku hanya bisa membuatnya menangis." Pikir Kyuhyun.
"Kau..hiks~, ketika kau bilang padaku, jika kau mulai mencintaiku. Itu hanya kebohongan kan? Kau hiks~, tidak benar-benar seperti itu. Kau memberi harapan kosong padaku. Kau membuat ku senang dan dalam sekejap membuatku sakit. Apa itu hukuman yang harus aku terima karena aku mencintaimu hiks~?"
Ryeowook berkata dengan nada lirik mengisyaratkan bahwa dia benar-benar terluka. Dan hal itu membuat sang namja menjadi merasa bersalah. Ryeowook sudah tidak perduli lagi, jika dia akan di cap sebagai yeoja yang cengeng. Dia sudah tidak bisa lagi menahan sakit hatinya. Tidak di perdulikan oleh suaminya, di tinggal selingkuh dengan dua orang yang sangat berharga di hidupnya. Di beri harapan kosong oleh suaminya. Itu menjadi luka yang sangat menyakitkan untuk Ryeowook. Cinta yang tulus untuk Kyuhyun menjadi kekecewaan dan luka yang pasti akan sangat membekas pada hati yeoja itu, dan entah kapan luka itu dan kecewa itu bisa sembuh, mungkin akan membutuhkan waktu yang sangat lama.
Kyuhyun hanya diam, dia hanya menatap yeoja yang memang mulai di cintainya itu dengan sendu. Bukannya dia tidak bisa menjawab pertanyaan Ryeowook, tapi mulutnya serasa di kunci karena ucapan Ryeowook yang membuat dirinya semakin bersalah.
"Aku hiks~ lelah Kyu~, bisakah kau melepaskan ku? Aku benar-benar sudah tidak sanggup hiks~. Setiap malam aku di hantui rasa bersalah karena memisahkan cintamu dengan Minnie eonnie, pernikahan yang sangat aku ingin kan tapi tak membuat ku bahagia. Kau tidak pernah tahu kan bagaimana rasanya ketika melihat orang yang kau cintai bercinta di depan mu? Sakit Kyu hiks~. Itu semua hal yang bisa membuat ku mati secara perlahan hiks~."
Tubuh Ryeowook sudah akan merosot jika saja Kyuhyun tidak menahanya. Kyuhyun lalu membawa Ryeowook ke pelukanya. Menciumi puncak kepala Ryeowook berusaha membuat Ryeowook menjadi tenang, meskipun hal itu tidak bisa membuat Ryeowook tenang . Kyuhyun sudah menangis sejak Ryeowook meminta dia melepaskannya. Tidak Kyuhyun tidak bisa melepaskan Ryeowook, tapi dia juga tidak mau membuat Ryeowook menangis terus. Dia juga masih memikirkan perasaannya dengan Sungmin. Dia juga tidak bisa meninggalkan Sungmin begitu saja. Dia tahu dia sudah membuat kesalahan yang benar-benar fatal. Bercinta dengan orang yang bukan istrinya, tidak pernah memperhatikan istrinya, dan dia lebih memilih bersama kekasihnya.
Kyuhyun mengambil napas dalam, bersama dia akan mengambil keputusan yang dia tidak tahu akan di sesalinya atau tidak.."
"Baiklah Ryeowookie-ya~, aku rela melepasmu, pergi lah, cari lah namja yang jauh lebih baik dan sempurna dari pada aku. Aku mengijinkan mu terbang dan mencari cinta yang baru." Ucap Kyuhyun dengan agak berat hati, air matanya juga sudah mengalir bersama dengan ucapannya.
Ryeowook mendongak melihat wajah Kyuhyun. Dia langsung menangis keras dalam pelukan Kyuhyunnya. Kyuhyun semakin mengeratkan pelukannya pada Ryeowook. "Aroma ini, aku pasti akan merindukannya. Minahe Ryeowookie~." Ucap Kyuhyun dalam hati. Tidak di pungkiri hatinya begitu sakit, ketika kata itu terucapkan dari mulutnya.
Kyuhyun menarik pelan dagu Ryeowook, mengarahkan agar mendekat dengannya. Perlahan Kyuhyun memajukan dan memiringkan kepalanya. Agak menunduk supaya bisa mencapai bibir mungil istrinya. Bibir yang menurutnya sangat manis, ketika dia merasakannya.
Cuppp~
Kyuhyun mencium lembut bibir istrinya, mengecup pelan bibir tipis itu,lalu melumat bibir atas bergantian dengan bibir bawahnya. Tangan yang awalnya di dagu Ryeowook merayap ke tengkuk Ryeowook, mendorongnya untuk memperdalam ciumannya. Mereka berdua sama-sama menikmati ciumannya. Ciuman terakhir kalinya, ciuman yang benar-benar membuat sesak kedua orang itu. Ciuman yang sebenarnya tidak ingin mereka lepaskan, jika saja mereka bisa.
"Ini ciuman terakhir ku dengan mu Kyu~, aku pasti akan merindukanya. Aku sangat mencintaimu Kyu. Ciuman ini akan membuat kita berdua menjadi orang asing. Kau dan aku akan menjadi orang yang berbeda." Ucap Ryeowook dalam hati.
"Ini ciuman terakhir ku dengan Wook-ah, tapi aku tidak rela melepasnya. Aku takut ketika aku melepas ciuman ini. Ciuman termanis yang pernah aku rasakan. Maafkan aku Wook-ah menjadi orang jahat dan sangat egois untukmu." Ucap Kyuhyun dalam hati.
Mereka melepaskan ciuman yang berdurasi sangat lama itu. Ryeowook memandang wajah Kyuhyun dengan mukanya yang sudah memerah karena ciuman itu. Ryeowook mengarahkan tangannya menulusuri wajah tampan Kyuhyun suaminya, yang sebentar lagi akan menjadi mantan suaminya. Ryeowook mengelus pelan pipi Kyuhyun dan membuat sang empu yang punya pipi menutup matanya, karena ingin menikmati sentuhan istrinya.
Ryeowook sedikit berjinjit untuk mencium kening Kyuhyun, lalu mencium kedua kelopak mata turun menuju hidnungnya yang mancung. Dan terkahir kalinya mengecup lama~ bibir tebal suaminya.
"Terimakasih Kyu~"
Ryeowook tersenyum manis lalu memutuskan pergi ke kamar tamu yang sekarang di tempatinya. Ryeowook tak menoleh lagi ke belakang. Dia berjalan dengan senyuman tapi juga dengan air mata yang mengalir.
Sedangkan Kyuhyun hanya diam terpaku di tempat itu, menangis dalam diam. Tidak bisa berbuat apa-apa lagi, ketika Ryeowook meninggalkannya. Ini adalah keputusannya. Dia hanya berharap semoga setelah ini Ryeowook dan dirinya kan bahagia dengan hidupnya masing-masing. Dia teringat ucapan ummanya tadi siang, ketika dia ketahuan sedang berpelukan dengan Sungmin.
Flashback on~
Seorang yeoja paruh baya yang masih sangat terlihat cantik, mengendarai mobilnya dengan pelan. Sambil bersenandung lagu yang sangat di sukainya berjudul Hate U Love U dari salah satu boyband yang sudah sangat mendunia yaitu Super Junior. Aighoo~ umma yang satu ini -_-.
Saat matanya melihat ke arah luar, dia melihat dua orang yeoja , dan dua orang namja yang sepertinya sedang bertengkar. Saat dia mencoba mengabaikannya, tapi dia langsung membelalakan matanya, saat ternyata yang sedang berdiri disana adalah menantu dan anaknya.
Heechul memutuskan untuk meminggirkan mobilnya, lalu berjalan menuju kea rah empat orang dewasa itu. Tapi langkahnya terhenti ketika melihat Ryeowook, menantunya berlari menjauh. Dan di susul seorang namja yang idak di kenalnya.
"Apa yang terjadi pada menantu kesayangan ku itu?" Pikir Heechul.
Baru saja Heechul akan menghampiri anak kesayangannya itu,jika saja sesuatu hal yang telah di dengarnya itu tidak membuatnya membeku.
Heechul tidak menyangka bahwa Cho Kyuhyun anak kebanggannya, anak yang telah dia percaya bisa menjaga menantu yang sangat di sayanginya, ternyata berselingkuh dan telah melakukan hubungan terlarang dengan kakak iparnya sendiri.
Heechul menangis mengetahui fakta itu, dia tidak menyangka bahwa Kyuhyun tega melakukan itu pada Ryeowook.
Dengan emosi yang sudah meluap-luap. Heechul menghamipiri Kyuhyun dan Sungmin. Lalu menarik Kyuhyun supaya melepaskan pelukannya pada Sungmin.
Plakkkk~
Dengan sekuat tenaga Heechul melayangkan tamparan kerasnya pada slah satu orang disitu.
"Umma…" Lirih namja yang di tampar Heechul –Kyuhyun–.
"Umma, tidak menyangka ternyata anak yang sudah umma rawat sejak kecil, melakukan hal kotor seperti ini." Ujar Heechul pelan.
Air mata sudah membasahi pipi yeoja paruh baya itu. Hatinya sakit, kenapa anaknya seperti ini. Kenapa anaknya menyakiti hati menantu kesayangannya. Dia pikir, jika Kyuhyun telah menikah dengan Ryeowook, namja itu lama-lama akan mencintai dan meneriman Ryeowook sebagai istrinya. Tapi kini? Semua itu jauh dari perkiraannya.
"Umma… Tolong dengarkan dulu penjelasan ku. Ini tidak seperti yang umma pikirkan." Ujar Kyuhyun panik, ketika melihat ummanya yang tampak sangat menyeramkan ketika emosi.
"Penjelas apa? Umma sudah mendengar semuanya dari mulut kalian berdua, umma tidak menyangka. Kalian benar-benar telah melukai hati Ryeowook. Umma kecewa pada mu Kyu." Ujar Heechul menatap kecewa anak satu-satunya itu.
Heechul mengalihkan pandangannya pada Sungmin yang masih setia menangis, melihat kemurkaan umma kekasihnya.
"Dan kau.." Tunjuk Heechul pada Sungmin. "Kau benar-benar yeoja perusak rumah tangga orang lain, oh tidak bahkan ini rumah tangga adik mu sendiri yang kau rusak, eonnie macam apa yang tega merusak kebahagiaan rumah tangga adiknya sendiri?" Cerca Heechul.
"Ahjumma, ini bukan hiks~ salah kami. Salahkan saja Ryeowook hiks~ yang telah merebut Kyuhyun dari ku, jadi jangan salahkan aku, jika aku tetap berusaha mempertahan kan hubungan ku dengan Kyuhyun. Ahjumma aku sangat mencintai Kyuhyun, tolong Heechul ahjumma mengertilah." Mohon Sungmin.
Heechul diam dan menutup matanya. Dia masih tidak bisa menerima kenyataan pahit yang menghantamnya saat ini. Heechul sadar dan tahu bahwa sebenarnya Kyuhyun dan Sungmin saling mencintai. Tapi karena rasa saying Heechul yang terlampau besar pada Ryeowook. Heechul menutup matanya dari kenyataan itu.
"Andaikan aku dulu merestui kalian, andaikan aku dulu tidak memaksakan kehendak ku untuk menikahkan Kyuhyun dengan Ryeowook. Andaikan semua itu tidak terjadi pasti semuanya tidak akan terluka seperti ini. Ryeowookie~ kau pasti sangat terluka sayang~ maafkan umma mertuamu ini chagi~" Heechul terus bermonolog sendiri.
"Maafkan umma Kyu, umma telah memaksakan kehendak terhadapmu. Kini umma sadar yang telah umma lakukan salah. Sekarang lakukan lah sesuai keinginan mu. Tapi satu hal yang umma minta. Lepaskan Ryeowook, biarkan dia bahagia dengan jalannya sendiri. Dia sudah terlalu terluka oleh perbuatan kalian. Dan menurut umma Kau harus bertanggung jawab atas apa yang kau lakukan pada Sungmin."
"Umma~…" Lirih Kyuhyun kaget.
Heechul langsung meninggalkan tempat itu. Satu hal yang mengganjal pikiranya. Bagaimana bias dia tidak pernah tahu hubungan Kyuhyun dan Ryeowook jauh dari kata bahagia? Dan malah banyak luka?
Heechul memutuskan langsung pulang untuk istirahat. Setelah kejadian ini, dia siap menanggung malu pada keluarga Choi dan menanggung kecewa dari menatu kesayangannya –Ryeowook–.
Flashback off~
End~~~
Ehhhh...
TBC ding~ :D
Hai~ *lambaitangan*
Hehehe laila hadir membawa chap tiga nih~ ada yang nunggu ff ini gak? *krikkk krikkk*
Emmm~ aku mau ngucapin maaf sebesar-besarnya buat yang udh nagihin ff ini dari kemarin-kemarin ..tapi aku baru sempet update sekarang …. Ini semua gara-gara otakku yang tumpul sama ff ini …. Maaf yahhh
Huwaaaaaaaaaa~ semoga chap ini gak mengecwakan deh ….
Maaf yahhh disini kyuwook harus terpisah deh , salahkan saja Kyuhyun yang udh nyakitin urio Ryeowookie~ hukss~ :'(
Hehhehehe chap depan juga bakaln gak ada kyuwook moment deh *kemungkinan* hehehe …
Ahhh~ okelah cukup itu aja curcolan laila ,,, maaf yaaa laila nyampah mulu T.T
Big Thanks To :
FikaClouds , guest1 , ryeohyun09 , , ryeosun , Kim Midori , yuliwookie , Oktaavannyaa , , guest2 , key yoshi , mcaryeong , hanazawa kay , meidi96 , Alif ryeosomnia , Mufidatul Andriani , Ryeon9yu , Adeismaya , guest3 , ryeo ryeong , park Kyungmi , guest4 , iekha12693 , choi ryeosomnia , Byun Hyerin , NishaRyeosomnia , guest5 , ermagyu.
Maaf jika ada penulisan namanya dan makasih buanyak dehhh pokonya buat semuanya, yang udah ngasih semangat, kritik ,dan saran yang gak ada habisnya buat epep amburadul ini … hehe aku bener-bener terharu :') … I love you all #cium satu-satu#
Terakhir….
Riview Yeorobun….. :D
