Kyuwook Fanfiction
Disclaimer : Kyuwook bukan milik Laila, tapi mereka milik Tuhan YME, milik SM Entertaiment, dan orang tuanya.
Pair : Kyuwook
Warning : Craick pair, GS, Typo bertebaran, alur berantakan, ide cerita udah umum, OOC.
Rate : T
Genre : sad/ Romance
Its not dreamt
Chapter 4
DLDR!
PS. Di harap dengerin "Winter Sonata- From Beginning to End" sambil baca. Kkk~ kalo gak, juga gak papa sih :D
HAPPY READING~~
Pagi hari yang sangat cerah, dengan burung-burung yang berkicau riang. Membangunkan seorang yeoja dari tidurnya. Yeoja itu tidak langsung bangun melainkan matanya yang kini telah terbuka hanya menatap langit-langit kamarnya.
Memikirkan hubungannya dengan seorang namja terkasihnya. Memikirkan banyak hal yang sudah dia mulai. Termasuk dalam hal menyakiti adiknya.
Sungmin –yeoja tadi- memutuskan untuk bangun dan membersihkan diri. Dia ingin bertemu dengan Kyuhyun, dan memastikan hubungannya. Dia tidak ingin berdiam diri terus.
…..
Setalah rapi dengan setelan seragam kantornya, dia memutuskan untuk sarapan dengan appa dan ummanya.
Sungmin melihat appa yang di sayanginya sedang duduk santai sambil membaca Koran paginya. Sedangkan sang umma sedang menata sarapan untuknya dan appanya. Ada Yesung yang juga duduk di sebelah appanya.
"Selamat pagi appa~." Sapa Sungmin, lalu mengecup pipi kiri sang appa.
"Selamat pagi chagiya~"
"Kau sudah siap akan berangkat? Apa tidak terlalu pagi Sungmin-ah?" Tanya sang umma yang baru saja selesai manata makanan.
"Anniya, aku akan ke suatu tempat dulu pagi ini. Jadi aku berangkat lebih pagi umma."
"Kalau begitu sarapan yang banyak chagi, umma tidak ingin kau sakit karena terlalu memikirkan kesibukanmu itu." Ujar Kibum dengan senyum malaikatnya.
"Ne, umma."
"Yeobo, hari ini aku akan ke Jepang. Hanya sehari, besok aku kembali." Ujar Siwon.
"Hem? Baiklah. Apa ada hal yang harus aku siapkan untuk oppa?"
"Tidak perlu.."
Sungmin hanya memperhatikan kedua orang tuanya yang sedang bercengkrama penuh cinta. Dia merasa iri dengan hal itu. Dia juga ingin merasakannya. Dia dan Kyuhyun menjadi keluarga bahagia. Tapi apa dia akan bisa?.
Namja yang berada disitu juga merasa iri pada kehangatan hubungan Siwon dan Kibum. Dia juga menginginkan kelak memiliki keluarga bahagia seperti itu. Dengan Ryeowooknya. Yesung tersenyum-senyum sendiri membayangkannya.
...
..
.
Di sebuah rumah yang terkesan mewah, dan di dalam rumah itu terdapat sepasang suami istri yang sedang menikmati sarapannya dalam diam.
Hanggeng memperhatikan istrinya yang saat ini diam. "Tidak biasanya dia diam?" Pkirnya.
"Chullie, kau kenapa sayang? Apa ada masalah eum?"
"Ne, kau tahu Hannie, aku tidak bisa menerima semua ini. Aku terlalu saying pada Ryeowookie, dia sudah ku anggap anakku sendiri hiks~. Tapi …"
Heechul menangis. Menyesali semuanya, dia sangat menyayangi putrid bungsu Choi itu.
Hanggeng langsung menghampiri istrinya yang sedang menangis, dan memeluknya dengan sayang. Dia sudah mengetahui semuanya. Awalnya dia sangat emosi dan ingin memukul anaknya yang bodoh itu, yang sudah tega menyakiti menantu mungilnya. Tapi semua itu juga tidak bisa di lakukanya, karena dia tahu Kyuhyun tidak bersalah. Ini semua skenario dan usaha istrinya untuk mendapatkan Ryeowook. Tapi sekarang justru Ryeowook sangat terluka dengan semua ini.
"Shhh~, sudahlah. Nanti kita bicarakan dengan keluarga Choi. Aku akan menjelaskannya pada Siwon-ah. Pasti dia akan mengerti." Ujar Hanggeng.
"Tapi hiks~ bagaimana dengan Ryeowook? Dia pasti tidak memaafkan aku hiks~, aku tidak siap di benci olehnya Han."
"Tidak, Ryeowook adalah orang yang baik. Kau bahkan telah mengenal Ryeowook luar dan dalam. Pasti Ryeowook akan mengerti."
Kedua orang itu melanjutkan sarapannya yang baru saja tertunda.
…
..
.
Di salah satu dapur yang terdapat di rumah minimalis itu. Ada seorang yeoja yang terlihat sedang asik memasak. Yeoja dengan rambut yang di kuncir ke atas memperlihatkan leher jenjangnya yang sangat putih dan mulus, membuat namja yuang baru saja sampai di ruang makan menelan ludahnya susah payah.
Ryeowook meletakkan masakan nya di meja makan. Dia melihat Kyuhyun yang sudah siap dengan seragam kantornya. "Tidak biasanya dia duduk disini? Biasanya langsung berangkat." Pikir Ryeowook.
"Kyu, kau tidak berangkat?"
Kyuhyun yang tadinya melamunkan yeoja itu jadi tersentak.
"Ahh, ak..aku ingin sarapan. Tak apa kan Wook-ah?"
Ryeowook mebulatkan matanya, dia merasa aneh pada namja satu ini. Tidak biasanya bertingkah seperti itu.
Ryeowook tidak menjawab, tapi hanya menganggukan kepalanya. Tanda menyetujui permintaan Kyuhyun.
Mereka berdua makan dalam diam. Terkadang Ryeowook terlihat mencuri-curi pandang pada suami, ehhem calon mantan suaminya itu. Begitupun dengan Kyuhyun yang juga mencuri-curi pandang pada Ryeowook.
"Ryeowook-ah." Panggil Kyuhyun.
"Ne?"
"Hari ini kita ke rumah appa dan umma Choi. Untuk membicarakan semua tentang kita."
DEG~
Ryeowook diam, dia menundukan kepalanya. Air matanya hamper jatuh kalau saja dia tidak menahan sekuat tenaganya. Tidak, dia tidak mau menangis lagi. Dia harus tegar. Kyuhyun tidak mencintainya.
"Wook-ah, apa kau mendengar ku?" Tanya Kyuhyun saat tak menemukan balasan dari mulut Ryeowook.
"Ahh… Ne Kyu, setelah ini kita ke rumah appa dan umma."
Ryeowook menatap mata Kyuhyun dengan senyum manis yang terlihat sanagt terpaksa.
Kyuhyun berpura-pura melanjutkan acara makannya, dari pada sakit melihat Ryeowook yang menahan tangisnya. Bisa-bisa dia kehilangan kendali lalu memeluk yeoja rapuh itu.
"Tuhan, semoga aku benar-benar tidak akan menyesal dengan semua ini." Doa Kyuhyun dalam hati.
Setelah menyelesaikan acara sarapan, Kyuhyun menunggu Ryeowook yang sedang mengganti pakaiannya.
Kyuhyun merenung sendiri. Dia memikirkan apa yang akan terjadi selanjutnya , jika dia telah jujur tentang hubungannya dengan Sungmin. Serta keadaan pernikhannya dengan Ryeowook.
Jika di katakan Kyuhyun tidak sedih, tidak sakit hati. Kalian salah besar. Kyuhyun juga sakit hati, dia menyakiti yeoja sebaik Ryeowook. Ryeowook selalu ada untuknya, sejak saat dia baru tinggal di Seoul. Orang yang pertama mau berteman denganya adalah yeoja manis itu.
Dia sangat ingat, ketika pertama kali melihat snyum manis Ryeowook, senyuman yang seolah membawanya ke surga.
Flashback on~
Seorang yeoja sedang berjalan menuju taman kesukaanya, dengan menenteng boneka jerapahnya. Bersenandung riang dan menyebarkan senyum hangat pada setiap orang yang di lewatinya. Yeoja manis bernama Choi Ryeowook dengan rambut sewarna coklat. Membuatnya semakin cantik dan manis secara bersamaan.
Ryeowook melihat seorang namja berambut ikal, terlihat sangat tampan dan membuat muka Ryeowook memerah dengan sendirinya. Namja itu, sedang duduk di tempat yang biasanya di dudukinya. Ryeowook langsung saja menghampiri orang itu. Dia tidak pernah merasa melihat namja itu, ketika sedang di taman ini.
"Siapa dia?" Ryeowook bertanya pada dirinya sendiri.
Ryeowook terus memperhatikan wajah yang tampan bak malaikat itu sedang memejamkan mata. Lalu matanya membulat sempurna, ketika manik caramelnya, bertemu pandang dengan manik dark brown yang kini juga memandangnya kaget.
"Ha..hai~." Sapa Ryeowook terbata. "Boleh aku duduk disini?" Lanjut Ryeowook.
Namja itu hanya mengangguk tanpa membalas sapaan Ryeowook yang di tujukan untuknya.
Mereka berdua sama-sama diam, entahlah apa yang sedang ada di pikiran dua orang itu.
"Emm… perkenalkan namaku Choi Ryeowook, kau bisa memanggilku Wookie." Ujar Ryeowook.
Pemuda itu hanya memandangnya aneh, tapi dia menarik kedua belah bibirnya, membentuk senyuman tampan yang sukses membuat kerja jantung Ryeowook menjadi lebih cepat, dan wajah Ryeowook yang memanas.
Ryeowook mengerjapkan matanya lucu, lalu mengalihkan wajahnya, agar sanga namja itu tidak melihat wajahnya yang tiba-tiba memerah hanya karena senyuman malaikat sang namja.
"Ne, namaku Cho Kyuhyun.. Salam kenal Ryeowook-ssi." Balas Kyuhyun, dengan masih mempertahankan senyuman di wajah tampannya.
Ryeowook menolehkan kepalanya pada Kyuhyun, dan membalas senyuman Kyuhyun dengan senyuman termanisnya. Membuat namja di sampingnya menahan nafas untuk tidak memeluk Ryeowook. Kkk~ dasar Kyuhyun!
"Aku tidak pernah bertemu dengan mu, apa kau orang baru disini?" Tanya Ryeowook.
"Ne, aku baru saja sampai di Seoul tiga hari yang lalu, dan sekarang aku tinggal disini."
Ryeowook membulatkan bibirnya. Lalu dia menjatuhkan pandangannya ke arah kolam yang ada di taman itu. Ryeowook mengeratkan pelukannya pada boneka jerapah miliknya.
Kyuhyun memandang aneh pada Ryeowook. "Untuk apa dia membawa boneka seperti itu?" Pikir Kyuhyun.
Karena tidak ingin mati penasaran, Kyuhyun memutuskan bertanya pada Ryeowook.
"Kenapa kau membawa boneka? Seperti anak kecil." Tanya Kyuhyun.
Ryeowook yang di katai seperti anak kecil hanya mempoutkan bibirnya lucu. Dia menatap Kyuhyun.
"Aku sangat menyayangi Kiki."
"Kiki?" Tanya Kyuhyun memotong penjelasan Ryeowook.
"Ne, boneka ini bernama Kiki, aku sangata memnyayanginya, karena ini bonek pemberian appa saat aku masih kecil." Ungkap Ryeowook jujur, dengan mata caramel cerahnya berbinar.
"Ohh.."
Kyuhyun menatap Ryeowook kagum, dia tidak pernah menemui yeoja yang unik seperti Ryeowook selama hidupnya. Yeoja dengan senyuman yang teramat manis dan mata bualat namun agak sipit, dan tubuh mungil yang nampak pasjika di peluk. Otak Kyuhyun berpikir semakin kemana-mana.
Mereka sudah duduk dua jam di taman itu, lalu Ryeowook memutuskan untuk pamit pulang pada Kyuhyun.
"Kyuhyun-ssi, aku pulang dulu ne. Anyeong~."
Ryeowook tersenyum, lalu meninggalkan Kyuhyun yang masih duduk santai di taman itu. Sepertinya Kyuhyun masih enggan untuk pergi dari tempat itu.
…..
Semakin lama hubungan Kyuhyun dan Ryeowook semakin dekat, seperti seorang sahabat. Kyuhyun yang selalu menjaga Ryeowook dan membantu Ryeowook, ketika yeoja itu sedang mendapat masalah.
Sampai ketika umma Kyuhyun jatuh cinta pada Ryeowook, karena kebaikan dan senyuman manis Ryeowook. Umma Kyuhyun sangat mendukung kedekatan mereka berdua. Bahkan kadang Heechul suka menyuruh Kyuhyun ke rumah Ryeowook dengan alasan menemani Ryeowook belajar. Karena Kibum-umma Ryeowook- akan pergi dengannya.
Kyuhyun yang memang menyukai, ahh ani. Tapi menyayangi Ryeowok hanya mengiyakan permintaan sang umma yang seolah menjodohkankannya dengan Ryeowook. Kyuhyun setuju-setuju saja sebelum satu orang yeoja, yang ternyata eonnnie Ryeowook, merubah sayang Kyuhyun menjadi cinta pada eonnie Ryeowook itu.
Tapi tetap saja perasaan Kyuhyun pada Ryeowook, juga tidak mudah hilang. Dia terkadang masih sering terlihat bercanda dan memikirkan Ryeowook.
Flahback off~
Kyuhyun tersenyum sendiri mengingat-ingat hal itu. Tiba-tiba air mata menetes dari pelulpuk matanya. Entah kenapa dia tiba-tiba sedih, jika mengingat kejadia yang sudah lama itu.
Ryeowook yang sebenarnya sudah ada di dekat Kyuhyun sejak Kyuhyun melamun, tiba-tiba kaget melihat air mata Kyuhyun yang menetes.
Ryeowook mengusap air mata itu, membuat Kyuhyun tersentak. Ryeowook memeluk Kyuhyun, membuat Kyuhyun bingung akan tingkah istrinya itu.
Kyuhyun merasakan bagaian belakang kemejanya telah basah, tapi dia tidak marah. Dia justru membalas pelukan Ryeowook.
Ryeowook melepas pelukan Kyuhyun, lalu berdiri dan mengusap air matanya sendiri. Dan menatao Kyuhyun sambil tersenyum Senyum yang dulu pernah di perlihatkan pada Kyuhyunnya. Senyum manis yang telah hilang, karena tertutupi luka hati.
"Ayo Kyu, kita harus berangkat. Aku sudah memberitahu appa dan umma, jika kita akan kesana."
Kyuhyun dan Ryeowook berjalan pelan menuju mobil yang sudah terparkir di depan rumahnya.
Mereka membiarkan suasana di dalam mobil itu hening. Tidak ada yang ingin memulai pembicaraan. Mereka sedang sibuk dengan pikirannya masing-masing.
…
Kyuhyun dan Ryeowook turun dari mobil, ketika mobil mereka telah terparkir sempurna di halaman rumah keluarga Choi.
Setelah melngkah menuju ruang keluarga. Dimana semua orang telah berkumpul disitu. Lengkap dengan appa dan umma Kyuhyun, serta Sungmin dan Yesung yang juga sudah duduk bersebelahan disitu.
Sedangkan tuan rumah –Choi Siwon– menatap bingung dengan hal ini." Kenapa tiba-tiba mengadakan perkumpulan keluarga. Apa sudah terjadi sesuatu." Monolog Siwon.
Kyuhyun berdehem untuk mengawali pembicaraan. Tubuhnya terlihat menegang, karena rasa takut menjalarinya.
"Siwon appa, Kibum umma, Kyunie, ingin mengucapkan maaf sebesar-besarnya. Tolong jangan potong penjelsan saya dulu." Ujar Kyuhyun melihat Siwon yang akan bertanya.
"Aku telah memutuskan berpisah dengan Ryeowook." Ungkap Kyuhyun.
Siwon hampir sja berteriak marah,jika Kibum tidak menyuruhnya untuk diam, dan mndengarkan penjelasan Kyuhyun.
"Pernikahanku dengan Ryeowook, Selama ini tidak bahagia seperti yang terlihat di mata kalian. Aku, telah melakukan kesalahan yang sangat besar, aku telah menyakiti hati anak kalian. Aku mencintai kakak ipar ku sendiri. Lalu berhubungan dengannya selama aku hiks.."
Ucapan Kyuhyun sukses membuat Siwon marah dan memukulnya.
Bugh~
Kejadian tak pelak membuat semua orang disitu memkik kaget, termasuk Ryeowook yang sedari tadi menunduk.
"APPA!" Teriak Sungmin.
"Apa yang appa lakukan pada Kyuhyun hiks~, jangan sakiti dia. Yang slah disini adalah aku, bukan dia." Ujar Sungmin tegas.
Siwon menatap kecewa putrid sulungnya itu. Dia tidak menyangka putri yang di banggakan dengan segudang prestasinya, tega menyakiti hati adiknya sendiri.
Sedangkan Kibum dan Heechul sudah menangis sejak pengakuan Kyuhyun. Kibum merasa menjadi umma yang bodoh, karena tidak bisa merasakan kesakitan putri bungsunya selama ini.
Hanggeng dan Yesung hanya diam menjadi penonton. Mereka tidak bisa melakukan apapun. Ini adalah akibat yang harus di terima Kyuhyun.
"Kyu kau tahu, aku sangat kecewa padamu! Kau menyakiti dua hati putriku. Putri yang selalu aku jaga dengan sekuat tenagaku." Air mata Siwon menetes.
"Maafkan aku appa.."
"Sekarang apa yang akan kau lakukan? Apa kau akan pergi meninggalkan Ryeowook, lalu menikah dengan Sungmin?" Tanya siwon menhan emosinya.
"Aku.."
Sebelum Kyuhyun melanjutkan omongannya, tapi langsung di potong oleh Ryeowook.
"Appa, Wookie, memutuskan berpisah dengan Kyuhyun, dan tolong maafkan dia. Dia tidak bersalah, begitupun dengan eonnie. Disini aku yang bersalah hiks~, aku .. aku telah memisahkan cinta mereka. Hiks~" Ucap Ryeowook sambil menunuduk.
Kibum memeluk anak bungsunya itu. Dia terus menangis melihat Ryeowook yang berusaha mati-matian menhan sakit hatinya.
"Wookie~" Lirih Sungmin, membuat Ryeowook menatapnya.
Ryeowook menatapa sungmin dengan pandangan terluka. Lalu tersenyum pada eonnie yang di sayanginya itu.
"Eoonie, sekarang aku dan Kyuhyun memutuskan untuk berpisah. Aku menyerahkan Kyuhyun padamu."
Sungmin berlari ke arah Ryeowook, dan memeluk adik yang sudah di sakitinya itu dengan sayang. Mengucapkan kata terima kasih pada Ryeowook. Tak tahukah Sungmin, bahwa Ryeowook sangat terluka?
Ryeowook mengalihkan tatapannya dan menoleh kepada appanya.
"Appa~. Appa sayang wookie kan? Bolehkan Wookie meminta dua hal pada appa?"
Siwon menatap penuh sayang pada putrinya itu. Dia merasa gagal menjadi ayah yang baik untuk kedua putrinya.
"Ne, kau ingin meminta apa eum?" Siwon bertanya penuh kelembutan.
"Wookie, ingin appa merestui hubungan Minnie eonnie dengan Kyuhyun."
Permintaan Ryeowook membuat semua mata menoleh ke arahnya. Termasuk Kyuhyun. Kyuhyun tidak menyangka bahwa Ryeowook benar-benar rela berpisah dengannya. Hati kecil Kyuhyunsakit, ketika mendengar keputusan Ryeowook.
"Dan permintaan Wookie selanjutnya, Wookie ingin tinggal di Mokpo dengan halmonie. Bolehkah appa?"
Siwon kaget mendengar permintaan Ryeowook. Dia tidak bisa membiarkan Ryeowook tinggal jauh dari rumahnya. Bukannya apa, tapi dia sangat khawatir pada anak bungsunya itu.
Siwon berpikir berulang kali, dengan mempertimbangkan keputusannya. Dia juga ingin Ryeowook bisa melupakan kejadiannya ini. Lalu dengan sangat berat hati Siwon akhirnya mengangguk.
Ryeowook tersenyum melihat appanya yang mengangguk, lalu Ryeowook memeluk appa yang di sayanginya itu dengan erat.
Tapi tidak dengan umma Kyuhyun, dia melarang keras Ryeowook pergi ke Mokpo. Dia tidak ingin Ryeowook pergi jauh dari pengawasannya. Dia terlalu menyayangi menantu mungilnya itu.
Heechul menangis melihat Ryeowook yang tersenyum ke arahnya. Lalu Heechul membawa Ryeowook ke pelukannya, mengucapkan permintaan maaf pada Ryeowook. Mengecupi pucuk kepala menantunya.
Tapi keputusan Ryeowook sudah bulat, dia ingin pergi jauh dari semua ini. Dia ingin membangun dan mencari kebahagiaannya sendiri.
Semua orang disitu hanya menangis, karena peristiwa ini. Telah di putuskan bahwa Ryeowook akan berangkat ke Mokpo setelah pernikahan Kyuhyun dan Eonninya.
…
..
.
TBC
Anyeong~ Laila hadir membawa chapter empat nih ….Gimana-gimana sama chap ini? Bagus gak? Bikin nangis gak? #krikk krikkk#
Ahhhh~ laila nangis sendiri pas baca ulang, hukss ternyata Kyumin jahat juga ya ama wookie huksss gak nnyaka kyu sejahat itu.
oh iya sumpah... laila bener-bener minta maaf gak bisa nyebutin nam kalian. soalnya laila ke buru-buru mau pergi.
tapi makasih banyak yaaaaaaaaaaaaaaa...
