Chap 1 : Mianhe umma, I lied again
Summary : Rahasia Eunhyuk untuk menyembunyikan hubungannya dengan Minho mulai terungkap oleh Leeteuk. Sementara di satu sisi, Donghae mulai kewalahan menghadapi kelakuan yeoja chingunya ,Im Yoona. Apa yang akan Donghae lakukan?
HE IS MY FAKE BOY FRIEND
Song Hye Rin , 22nd July 2012
● Main Cast:
1. Lee Donghae (namja)
2. Lee Hyukjae (yeoja)
3. Choi Minho (namja)
4. Cho Kyuhyun (namja)
5. Lee Sungmin (yeoja)
6. Lee Henry (yeoja)
7. Zhoumi (namja)
● Pair :
HaeHyuk , KyuMIn and ZhouRy
● Slight:
MinHyuk (MinhoEunhyuk)
● Other Cast:
KangTeuk , HanChul , SiBum , YeWook
-akan bermunculan seiring waktu-
● Warning :
Typos , Yang tidak menyukai ff genderswitch aku harap untuk meninggalkan ff ini. Jangan paksakan untuk membaca ff ini #kamshahamida #deepbow
***HE IS MY FAKE BOY FRIEND***
"EONNIE! PALLI! PALLI cepat segera bereskan barang-barangmu! Kau ingin kita terlambat masuk sekolah eoh? Aish jinjja, sepuluh menit lagi bis akan segera berangkat EONNIE!" teriakan seorang yeoja dengan pipi mochi terdengar membahana di kawasan Seoul pagi itu. Hal seperti ini sudah menjadi rutinitas biasa yang di dengarkan oleh Leeteuk dan Kangin, mereka hanya bisa menggelengkan kepala melihat kelakuan kedua anak mereka.
"YAK ! YAK! Kau tidak bosan setiap hari berteriak kepadaku mochi? Aku rasa aku harus memeriksakan telingaku ke dokter setiap minggu jika begini ," balas eonni dari yeoja kecil itu sembari menuruni tangga dengan kesal.
"Kita tidak punya waktu lagi Eonni,kajja kita segera berangkat!" yeoja yang dipanggil mochi tadi – Henry , segera menarik tangan kakak perempuan kesayangannya dan segera berpamitan dengan kedua orang tuanya.
"Umma,appa aku dan eonnie berangkat dulu ne!"
"Ne,hati-hati chagi!" balas kedua orang tua yeoja itu sembari mencium puncak kepala kedua putri kesayangan mereka.
"Emm,umma mungkin nanti aku akan pulang terlambat. Ada sesuatu yang harus aku kerjakan," pinta yeoja dengan gummy smilenya – Hyukjae atau yang biasa dipanggil Eunhyuk pada ummanya.
"Arraso chagi,jangan pulang lebih dari jam 6 sore!" balas Leeteuk – umma dari kedua yeoja cantik itu sembari tersenyum.
"Ne, aku mengerti umma,"
***HE IS MY FAKE BOY FRIEND***
"Eonnie, kau berbohong lagi pada umma kan tadi?" tanya Henry pada Eunhyuk setelah keduanya berada di bus. Yeoja berumur empat belas tahun itu yakin jika hari ini kakak perempuannya membohongi ummanya lagi.
"Ne mochi,aku harus berbohong lagi pada umma, tapi jika tidak begitu aku tidak akan bertemu dengan Minho oppa. Kau tau sendiri umma dan appa, selama ini namja yang diperbolehkan bermain di rumah kita hanya Donghae dan Kyuhyun," balas Eunhyuk sembari memakan sandwich daging yang dibuat ummanya.
"Aku heran kepadamu eonnie, kau bisa berpacaran diam-diam dengan Minho oppa enam bulan terakhir ini tanpa ketahuan oleh umma. Padahal biasanya umma langsung mengetahui jika kau mulai berpacaran,"
"Mollayo, aku juga tidak tahu mochi,mungkin kali ini kepandaianku berbohong mulai meningkat,Hehehe" balas Eunhyuk yang disambut jitakan oleh dongsaengnya.
"AISH ! APPO! Kau berani menjitak eonni Eoh Henry? Lihat saja akan kubocorkan pada Zhoumi jika kau menyukainya," Eunhyuk pun segera mengeluarkan handphonenya, bersiap mengetik sms pada Zhoumi – namja yang diam-diam disukai Henry.
"ANIYA! Jebal jangan beritahu namja itu jika aku menyukainya. EONNNI! " penumpang lain di dalam bus sekolah hanya bisa menggelengkan kepala dan menutup telinga mereka akibat teriakan dari yeoja dengan pipi chubby itu.
***HE IS MY FAKE BOY FRIEND***
Suasana kelas 2 D pagi itu yang mulanya terlihat lengang , tiba-tiba terusik dengan kehadiran yeoja berambut hitam ikal dengan gummy smilenya. Dengan penuh semangat yeoja itu mulai menyapa satu persatu teman sekelasnya.
"Annyeong Tiffany,"
"Anyyeong Hyoyoen,"
"Anyyeong Jonghyun,"
"Annyoeng Onew,"
"Annyeong ...,"
Hal itu bukan merupakan hal aneh lagi bagi siswa kelas 2 D , setiap pagi Eunhyuk selalu menyapa mereka dengan gummy smilenya. Dan entah mengapa hal tersebut sudah menjadi suntikan semangat tersendiri bagi mereka.
"Annyeong Wookie," tidak lupa Eunhyuk menyapa yeoja mungil disebelahnya - Ryeowook, chairmate dan sahabat Eunhyuk di Paran High School ini.
"Annyeong Eunhyukkie , kau terlihat lebih semangat pagi ini," kata Ryeowook sembari mengeluarkan buku untuk pelajaran pertama mereka.
"Hehe, kau tau saja Wookie-ah. Siang ini aku akan berkencan dengan Minho oppa. Dan kau tahu tepat hari ini aku sudah berpacaran dengannya selama enam bulan," jelas Eunhyuk dengan senyuman yang tersungging di bibirnya.
"Wah,chukkae Hyukkie. Lantas apa kau akan memberikan sesuatu pada Minho oppa?"
"Emm, R-A-H-A-S-I-A Wookie-ah. Hanya aku, Minho oppa dan Tuhan yang tahu,"
"Yah? Kau tidak mau memberitahu sahabatmu ini eoh?"
"Aniya, ini kan rahasia Wookie-ah. R-A-H-A-S-I-A. Hehe" Ryeowook pun hanya bisa mendengus kesal melihat kelakuan sahabatnya itu. Yah tampaknya kali ini Eunhyuk telah menyiapkan sesuatu yang spesial untuk namja chingunya.
***HE IS MY FAKE BOY FRIEND***
Di lain tempat, terlihat seorang namja brunete dengan wajah ikan (?) menumpahkan isi hatinya pada sahabat kecilnya , yeoja berambut blonde yang biasa dipanggil Sungmin atau Minnie.
"Minnie, apa yang harus aku lakukan untuk memutuskan Yoona?"
"Hae? Kau mau memutuskan yeoja yang baru tiga minggu berpacaran denganmu?" Sungmin hanya bisa menggelengkan kepalanya heran. Namja brunete di depannya ini memang tidak pernah memilki hubungan serius dengan yeoja lebih dari lima bulan lamanya.
"Aku sudah bosan dengannya Minnie, aku tidak suka sifatnya yang terlalu manja padaku. Dia juga terlalu over protektif padaku . Dan yang lebih parah Yoona pernah cemburu padamu, sahabatku sendiri. Hah, aku kesal dengan kelakuannya," jelas namja brunete - Donghae panjang lebar pada dirinya.
"MWO? Yoona cemburu padaku?"
"Neh, dia yang mengatakan hal itu tadi malam padaku. Dia cemburu melihat kedekatan kita Min,"
"Apa yang harus aku lakukan Minnie?" tanya Donghae lagi , tampaknya namja brunete yang selalu menjadi incaran para yeoja di SM High School tidak sabar ingin segera mengakhiri hubungannya dengan yeoja yang baru dipacarinya selama tiga minggu belakangan ini.
"YAH, Lee Donghae! Mengapa kau selalu meminta saran padaku. Kau tahu sendiri aku belum pernah berpacaran. Tapi kau selalu saja meminta saranku dalam urusan percintaanmu," nampaknya Sungmin - yang biasa dipanggil Minnie oleh orang-orang terdekatnya mulai terlihat kesal pada namja brunete di depannya.
"Jebal kau kan sahabatku Minnie. Kau tega melihatku tersiksa dengannya?"
"AISH, kau kan tinggal memutuskannya Lee Donghae. Apa susahnya sih? Tinggal mengatakan dengan baik-baik padanya jika kau tidak menyukainya lagi. Selesai kan? "
"Yak, tidak semudah itu Minnie. Kau tahu kan bagaimana Yoona itu. Aku tidak bisa memutuskan hubungan dengannya segampang itu," Donghae mulai mengacak rambutnya dengan kesal. Jika ia tahu lebih awal sifat Yoona tentu dia tidak akan menerima pernyataan cinta Yoona.
"Salah sendiri kau menerimanya LEE DONGHAE. Aku tahu Yoona termasuk salah satu flower girls di sekolah kita. Kau menerima yeoja itu tanpa berfikir dua kali kan?"
"Aku kan tidak tahu jika ternyata Yoona merupakan yeoja yang menyebalkan. Begitu tahu salah satu flower girls menembakku, dan apalagi itu Yoona – yang kau tahu banyak sekali namja di sekolah ini ingin menjadi pacarnya, tentu saja aku langsung menerima pernyataan cintanya,"
"Itu urusanmu Hae, aku tidak mau ikut-ikutan lagi dengan urusan percintaanmu," balas Sungmin kesal. Ia lelah untuk terus ikut campur dalam urusan percintaan sahabat kecilnya. Mulai dari cara menyatakan cinta hingga cara memutuskan yeoja , Donghae selalu meminta sarannya.
"Jebal, untuk sekali ini saja Minnie aku meminta bantuanmu," pinta Donghae diiringi dengan puppy eyes andalannya. Dan hal itu yang selalu ia lakukan untuk membuat Sungmin menuruti permintaanya.
"Arrasso, aku rasa aku tidak memiliki pilihan lain, jika begitu keadaannya lebih baik kau berpura-pura saja berpacaran dengan yeoja lain dan bilang kepada Yoona bahwa ternyata kau sudah dijodohkan dengannya sejak kecil. Dan kau tidak punya pilihan lain selain menuruti perintah appa dan ummamu, dan sebagai pelengkap kau bilang padanya bahwa kau sudah mulai mencintai yeoja yang dijodohkan denganmu," jelas Sungmin sembari menatap namja brunete di hadapannya. Entah mengapa saat memberikan sarannya kali ini, Sungmin sangat berharap bahwa Donghae akan memilihnya menjadi pacar palsunya. Ya jauh di lubuk hati yeoja blonde itu , ia mencintai namja brunete di hadapannya. Tiga belas tahun ia memendam perasaan pada sahabat kecilnya. Lee Donghae.
"WAH MINNIE KAU MEMANG DAEBAK!"
'Ne Hae, ini semua aku lakukan untukmu. Dan aku harap yeoja yang kau pilih adalah aku' batin Sungmin sembari membalas pelukan dari sahabat kecilnya.
***HE IS MY FAKE BOY FRIEND***
TEET ... TEET... TEET ...
"Yah, anak-anak saya akhiri dulu pelajaran kita hari ini. Jangan lupa untuk mengerjakan pekerjaan rumah kalian. Arrasso," Kim songsenim segera mengakhiri pelajaran Kimia di kelas 2 D sesaat setelah bel tanda berakhirnya pelajaran dibunyikan.
"Neh , kamshahamida songsenim," jawab siswa kelas 2 D Paran High School serentak.
Setelah Kim songsenim mulai meninggalkan ruangan kelas 2 D, Lee Hyukjae atau yang lebih dikenal dengan Eunhyuk dengan tergesa memasukkan buku-buku dan alat tulisnya ke ransel kesayangannya.
"Wookie, aku pulang dulu neh," pamit Eunhyuk pada yeoja mungil disebelahnya.
"Neh, aku tau kau sudah tidak sabar bertemu dengan oppa-mu kan Hyuk? " balas yeoja mungil tadi menggoda sahabtnya.
"Ani... bukan begitu Wookie, hanya saja...Yah Wookie berhenti menggodaku," balas Eunhyuk tanpa sanggup meyembunyikan rona merah pada pipinya.
"Arraso..cepat segera temui oppamu,aku rasa dia juga tidak sabar untuk bertemu denganmu,"
"Yah, Wookie hentikan!"
DRRTTT DRRTT , tiba-tiba handphone yeoja dengan gummy smile bergetar. Segera ia buka isi pesan itu.
From : "MY OPPA"
To : "MY GIRL"
Chagi , aku sudah berada di depan gerbang sekolahmu. Cepat keluar neh ^^
Tanpa sadar sebuah senyuman manis tersungging di bibir yeoja penyuka susu strawberry itu. Sms tadi berasal dari namja chingunya, Choi Minho. Dengan cepat tangan kanannya mengetik balasan untuk namja chingunya.
From : "HYUKKIE ^^"
To : "MiNHO OPPA"
Tunggu sebentar ne oppa, aku akan segera keluar ^^
"Aku rasa namja chingumu telah datang ya Hyuk? Palli kau temui namja chingumu. Jangan biarkan dia menunggu terlalu lamu Hyuk,"
"Ne, arraso. Annyeong Wookie hati-hati neh,"
"Ne, kau juga hati-hati neh Hyuk,"
***HE IS MY FAKE BOY FRIEND***
"Oppa! Kau sudah lama menungguku ?" tanya Eunhyuk sesaat setelah bertemu dengan namja chingunya.
"Ani, oppa baru menunggu sekitar lima menit. Kajja kita berangkat," ajak Minho sembari memaikan helm pada yeoja chingunya.
"Ne,"
"Jangan lupa pegangan neh chagi,"
"Arraso! oh ya hari ini kita mau kemana oppa?"
"Terserah padamu chagi," balas Minho tersenyum pada yeoja dibelakangnya.
"Yah , oppa. Kau selalu saja begitu. Kenapa harus selalu aku yang memilih tempat kencan. Bukankah sebenarnya itu tugasmu?" dengus Eunhyuk kesal dan mempoutkan bibir cherrynya itu.
"Kau ngambek chagi? Jangan ngambek neh. Itu akan membuat wajahmu semakin terlihat cantik. Hehe,"
"Oppa.. berhenti menggodaku. Kau sama saja seperti Wookie. Eughh," rona kemerahan pun mulai mewarnai wajahnya.
"Haha,arrasso. Jika begitu kita pergi ke Sungai Han saja neh. Aku ingin berjalan-jalan denganmu sembari melihat matahari terbenam,"
"Emm,aku rasa itu bukan ide yang buruk oppa," balas Eunhyuk tersenyum menanggapi perkataan namja chingunya.
***HE IS MY FAKE BOY FRIEND***
Langit kemerahan mulai menampakkan wajahnya. Matahari mulai kembali ke peraduannya. Terlihat sepasang anak muda bergandengan tangan menikmati indahnya sore itu. Yeoja cantik dengan rambut ikalnya tampak tersenyum memandangi namja jangkung di sebelahnya. Namja yang telah menemani hari-harinya selama enam bulan terakhir ini.
"Oppa, kau ingat hari ini tanggal berapa?" tanya yeoja itu kepada namja di sebelahnya
"Tanggal 22 Juli chagi, wae?"
"Oppa, kau lupa hari ini hari apa ? Huh!" yeoja itu pun mempoutkan bibirkan kembali seperti yang dilakukannya tadi saat oppanya menggodanya.
"Memang ada apa dengan hari ini chagi? Sepertinya hari ini penting sekali untukmu, eoh? Haha" namja di sebelahnya hanya bisa tertawa melihat wajah kesal yeoja chingunya.
"Tanyakan saja pada dirimu!"
"Chagi, kau marah?"
"Aniya!"
"Chagi? Jika kau tidak marah kenapa kau memalingkan mukamu dariku?"
"...,"
"Chagi lihat aku, jebal," pinta namja itu pada yeoja yang kini berada dihadapannya.
"Ani, aku tidak mau. Kau jahat opaa. Kau lupa padahal hari ini..," belum sempat yeoja itu melanjutkan kalimatnya. Sebuah ciuman singkat mendarat di bibir cherrynya. Hal tersebut kontan membuat muka yeoja memerah. Meski ciuman tadi bukan ciuman pertamanya dengan namja di depannya, tetap saja ia masih merasa malu.
"Hehe,aku tahu chagi hari ini tepat enam bulan kau menjadi kekasihku bukan?"
"YAH CHOI MINHO! Jika kau tahu dari awal mengapa kau masih saja membuatku kesal ,eoh?"
"Bukankah aku sudah bilang jika aku suka melihatmu cemberut chagi, wajahmu terlihat lebih cantik jika cemberut seperti tadi ," balas namja jangkung itu sembari memandang intens ke wajah yeoja chingunya.
"Oppa...kau,"
"Lee Hyukjae, gomawo telah menemaniku selama enam bulan ini. Aku mencintaimu Lee Hyukjae. Jeongmal saranghae," kembali namja jangkung itu mendaratkan ciuman pada bibir cherry yeoja chingunya.
"Nado saranghae oppa," balas yeoja itu sembari membenamkan kepalanya pada dada bidang namjachingunya.
"Oh ya oppa, bisakah kau tutup matamu sebentar. Aku ada sesuatu untukmu," yeoja itu pun mulai mengeluarkan sesuatu dari ransel kesayangannya. Sebuah cupcake dengan enam lilin di atasnya sudah ia siapkan untuk merayakan hari jadinya dengan namja di sampingnya.
"Oppa,buka matamu," pinta yeoja itu lagi setelah selesai menyiapkan kejutan untuk namja chingunya.
"Chagi, kau sengaja menyiapkan semua ini untukku?"
"Ne oppa,kajja oppa kita tiup lilinnya dan ucapkan permohonan kita,"
"Ne,"
"Oppa,aku menyayangimu. Semoga kita bisa terus bersama oppa," ucap yeoja itu dengan senyuman manis pada bibirnya
"Aku juga berharap begitu chagi. Kau tahu,aku beruntung aku memilikimu lagi Hyukkie, aku tidak ingin kehilanganmu untuk yang kedua kalinya,"
"Oppa...,"
***HE IS MY FAKE BOY FRIEND***
Sementara itu di kediaman keluarga Lee , terlihat Leeteuk – umma dari Eunhyuk dan Henry mencari-cari sesuatu pada kamar anak pertamanya. Selama enam bulan terakhir ini dia telah melihat keanehan pada anak pertamanya, dia tampaknya mulai sadar keanehan pada diri anaknya. Feeling seorang ibu tak mungkin dapat dibohongi. Dipandangi seluruh sudut dari kamar bernuansa biru laut itu, hingga pandangannya tertuju pada satu benda di sebelah tempat tidur Eunhyuk.
'Boneka teddy bear? Aku rasa aku tidak pernah membelikan boneka teddy bear ini pada Eunhyuk. Dan tunggu, ada sesuatu di dalam kantong boneka ini'
Dirabanya kantong pada perut boneka teddy bear, hingga ia merasakan sesuatu menyentuh tangannya. Sebuah kartu ucapan bewarna biru laut. Warna kesukaan putri pertamanya.
'It will always been you. Lee Hyukjae'
Tujuh kata dalam kartu ucapan itu , seakan menjawab semua keanehan yang dilakukan putri pertamanya selama enam bulan terakhir ini.
Dan sekarang yang menjadi pertanyaan dalam benak Leeteuk, siapa namja yang menjadi kekasih Eunhyuk saat ini? Jangan sampai namja itu Choi Minho,pikirnya. Ia tidak menyukai namja yang dulu pernah menjadi kekasih anaknya selama dua bulan.
'Aku harus menanyakan hal ini pada Eunhyuk, jika ia sudah sampai di rumah nanti' pikir yeoja berusia empat puluh tahun itu lagi.
Tanpa disadari olehnya, anak bungsu keluarga Lee melihat semuanya. Dengan cepat ia mendial nomor 2 di ponselnya - segera menghubungi korban investigasi sang umma - Lee Hyukjae.
"Yoboseo, Yak Mochi ada apa kau menelponku. Aish kau tahu,kau mengganggu kencanku!" terdengar nada kesal dari seorang Lee Hyukjae
"Yak! Yak! Unnie, cepat pulang ke rumah. Eomma sudah mengetahui semuanya. Palli!"
"MWO? Eomma mengetahui semuanya? Eottokhe? Apa yang harus aku lakukan Mochi? Aku yakin eomma pasti akan menggantungku jika ia tahu aku berpacaran dengan Minho oppa ,"
"Mochi, eottokhe...,"
***HE IS MY FAKE BOY FRIEND***
Anyyeong ^^
Akhirnya aku bisa nyelesein chapter satu ini chingu #ngelap keringet
Semoga chapter ini engga mengecewakan yaah chinguu ^^
Untuk para readers yang kemarin nanyain apakah ini real stroryku , emm 60 % cerita ini emang real story. Tapi untuk real stroynya siapa aku ga bisa ngasih tau hehe #ketawaevil #dirajam readers #pundung dipojokan ;_;
Dan terimakasih untuk review kemarin. Kamshahamida #deepbow
Untuk balesan review aku akan balas di chapter depan neh. ^^
Dan yah seperti yang aku bilang kemarin,kalo respon kalian terhadap ff ini banyak, kelanjutan ff ini bakan aku post dengan cepat, tapi kalo kebalikannya mungkin kelanjutan ff ini aku post agak lama #ditimpukreader #emangsiapalo
Oh yaa bagi kalian yang ingin memberikan kritik dan saran di ff ini, aku bakal terima dengan senang hati.
Akhir kata, dont forget to review neh chingu ^^
Kamshahamida #deep bow
Song Hye Rin
