- Your Reflection in My Eyes-

Chapter 3

Warning : OOCness! GaJe! Abal! Lebay! Menyebabkan Mual-mual, Muntah, Kebutaan sekejap Mata! *dipecut* Dan humor yang gak humoris =w=b *kick*

~~DON'T READ IF U DON'T LIKE!~~

-ChikaFtNeiyhaPresent-

"Aku hanya bisa berharap selalu di sampingmu…"

"Agar bisa mendengakan merdu suaramu…."

"Agar bisa merasakan lembut sentuhanmu…"

"Agar bisa melihat elok dirimu…."

"Aku ingin hidup dalam dekapan kasih sayangmu…."

"Hingga akhir waktu ku…."

"…."

-ChikaFtNeiyhaPresent-

Matahari yang beberapa jam lalu masih menyinari, sudah menyembunyikan cahaya. Menandakan ditutupnya sebuah maid café di daerah itu. Di sana, tempat Len kagamine, lelaki berambut kuning yang mengaku buta, bekerja sebagai koki. Tiba-tiba Len mencetuskan sebuah permintaan kepada Luka, gadis berambut merah muda yang diam-diam dia cintai.

"Luka-Chan, boleh gak hari ini aku ikut nemenin kamu ke bar?" Pinta Len penuh harap.

"Engga" Jawan Luka dingin

"Heeee?! Kok gitu, aku kan kesepian tanpa Luka-Chan, kali-kali dong aku temenin Luka-Chan dari pagi sampe Luka-Chan tidur" Dengan nada manjanya yang selalu ampuh meluluhkan hati Luka, dan akhirnya berhasil untuk ke sekian kalinya.

"Uhk…Ya sudah baiklah, tapi nanti kau duduk manis saja ya…" Luka yang sudah luluh hanya bisa menuruti permintaan laki-laki yang menurutnya seperti bocah itu.

-ChikaFtNeiyhaPresent-

Sepasang mata ungu yang menatap tajam seorang bocah berambut kuning dengan tatapan dingin. Mata cowo ungu yang mengawasi gerak gerik bocah kuning yang keliatan sedang berbahagia ketika sang bocah sedang bersiap-siap untuk pulang.

"Hoy…" Ucap Gakupo yang merasa geli dengan tingkah Len yang senyam senyum sendiri.

"Ada apa om mesum?" Jawab Len dengan nada riang.

"Grrr… Hei iblis mungil! Bisa kau hentikan tingkah mu itu? Menjijikan tau!" Si om mesum semakin jengkel, rasanya ingin me*piiiip* eh, salah, maksudnya ingin menghajar si Iblis mungil.

"Hahaha, tenang saja, sebentar lagi aku akan pergi dari hadapanmu kok, aku ada kencan sama Luka-Chan… fufufu~ bye pervert master~" Dengan nada jailnya, Len berlalu dari hadapan Gakupo dan kembali berperan sebagai si buta yang manis.

"DAFUUQ! Dasar iblis sialan!" Akhirnya Gakupo hanya bisa menyesal mendengar gadis yang ia cintai berkencan dengan seorang bocah.

-ChikaFtNeiyhaPresent-

Rintik hujan membasahi sepasang tangan yang saling menggenggam. Sepasang insan yang sedang berlari menuju bar tempat seorang gadis berambut merah muda mengalunkan nada-nada merdu yang keluar dari mulutnya. Hingga sampai lah, seorang lelaki yang berperan sebagai si buta dan seorang gadis yang menjual suaranya untuk menghidupi dirinya dan si buta.

"Selamat datang" Sambut seorang bartender tampan berambut biru dengan senyumnya yang indah.

"Ah, Kaito-kun, bisa aku titip dia sebentar? Aku mau mengeringkan diri dulu.." Ucap Luka sambil menuntun Len duduk di depan meja bar.

"Baiklah, Luka-Chan"

"Oh iya! Hampir lupa" Luka yang teringat sesuatu segera mendekat ke telinga Kaito. "Ehm.. Dia buta, jadi… tolong ya.." Bisik Luka.

"Iya, Aku mengerti.." Jawab Kaito. Luka pun segera berlalu setelah mendapatkan kepastian dari lelaki tampan yang satu ini.

"krik…krik.."

"…."

"….."

Hening….

"Hei… Kau masih belum mengenaliku Kaito?" Len memulai percakapan.

"Ah… Maaf tuan, tapi apakah ki-" Terdiam sejenak "AH! L-Len-sama?" Kaito sontak terkejut ketika melihat Len melepas kacamata hitamnya.

"Akhirnya kau sadar juga Kaito… Bagaimana kabarmu?" Tanya Len dengan santai.

"Sa-saya, baik… Bagaimana dengan anda? Sebuah kehormatan bisa berjumpa dengan anda.." Jawab Kaito dengan gugup.

"Hahaha, Kaito… tak usah terlalu formal seperti itu… sepertinya kau melakukan pekerjaan dengan baik ya… tak salah aku mempercayakan bar ini kepadamu… " Ujar Len sambil tersenyum bangga.

"Hehe… Terima kasih atas pujiannya… apa kah saya boleh menanyakan sesuatu Len-sama?"

"tentu saja"

"Kenapa anda berpura-pura buta?" Tanya Kaito yang dari tadi sudah penasaran dengan tingkah Len.

Len terdiam sejenak..

"Aku hanya ingin ada di sisi orang yang aku cintai… Aku tak akan bisa kalau aku tak berpura-pura seperti ini…" Len menjawabnya dengan nada lirih.

"Jadi… Len-sama sampai sekarang masih mencintainya? Tapi bukankah anda seharusnya-"

"Ssstt… sudah, cukup sampai situ.." Len memotong ucapan kaito, senyumnya yang terlihat sedih seakan mengisyaratkan sesuatu.

"Len-sama…" Kaito seperti mengerti apa yang Len isyaratkan.

-ChikaFtNeiyhaPresent-

"Just be friends… all we gonna do just be friends…. It's time to said goodbye… just be friends…."

Alunan musik yang lirih menyertai suara Luka yang merdu. Air muka gadis itu yang begitu menghayati lirik lagu tersebut, membuat para mengunjung bar terdiam menikmati setiap melodi yang keluar dari bibir Luka. "Just be Friends" lagu yang populer di nyanyikan sang bintang bar tersebut, kini ia nyanyikan dengan lebih lamban dan lembut.

"no… not just be friends luka but just can look at you…" gumam Len yang makin terpesona dengan keindahan gadis yang ia cintai itu.

Mata sang bintang yang ada di atas panggung mini itu, memandang senyum seorang lelaki berambut kuning yang sedang mendengar merdu suaranya. Ia pun menebarkan senyum manisnya kepada lelaki yang mulai ia sayangi itu, meskipun Luka masih mengira lelaki yang selama ini menumpang di apartementnya tak bisa melihat sosok dirinya.

-ChikaFtNeiyhaPresent-

" We're match ~~ all we gonna do~ always match~ it's time to said hello~ we're match~ " Bernyanyi sang bocah kuning itu, suara yang keluar dari tenggorokan Len mengobrak-abrik lirik indah ciptaan Luka.

"Huwaaa~ Len, hentikan! Jangan rusak laguku, lagipula suaramu itu cempreng tau!" Hujat Luka yang sedang menuntun lelaki perusak lirik itu pulang ke apartement milik gadis itu.

"Huuu… Luka-chan tegaaa~~" Ucap Len manja. " Tapi… memang kenyataankan, Luka-chan? Kita itu match~ " Godanya.

Luka hanya bisa terkejut melihat bocah yang di tampungnya itu sudah mulai bisa ngegombal secara frontal. Di palingkan wajahnya yang memerah itu dari bocah yang ia tuntun. Dibalik kacamata hitam, mata biru yang melirik tingkah pemilik tangan halus yang menuntunnya. Tersenyum lembut, senyuman yang dipenuhi kasih sayang.

-ChikaFtNeiyhaPresent-

" That sound from your beautiful heart…. Let me hear it "

" That smile from your wonderful feeling…. Let me see it "

" Everything about you… I want to know it… "

-ChikaFtNeiyhaPresent-

N/A: After several month….
Huwaaa! Gomen minna-san for late update QAQ
kesibukan sekolah menghalangi langkahku melanjutkan FF ini =w= #alesan
aku tau FF ini semakin abal karena aku sudah tak bisa merangkai kata-kata lagi XD #halah
di mohon
silahkan Komeng, Kritik, saran, hujatan dan caciannya, seperti biasa please, not flame~ wb
dan Terima kasih minna-san sudi membaca chapter yang gaje ini, sangat terima kasih~ #sujud, sujud#
dan saya ucapkan sekali lagi terima kasih jika sudi me-Review XD #taburbunga
sampai berjumpa lagi di chapter 4~