Title : Naruto : The Next SHINOBI NO KAMI

Genre: Adventure( dengan sisipan Romance, Humor dan Family)

Disclaimer: Naruto bukan Punya saya tetapi milik Mr. Masashi Kishimoto

Rating : T

Pair : Naruto x Mikoto dan Minato x Kushina

Author : Uzumaki-Namikaze Elmas

Warning : gaje, OC, OOC, Typo(mungkin), dan masih banyak lagi

.


JAWABAN REVIEWS :

Sebelumnya Di Chapter 3 :

.

Kirisaki Shin : Ashura : Anak MinaKhusi, Indra : NaruMIko

.

15 : Akan terjawab di Chap ini...

.

Blood D. Cherry : Ya...

.

Guest : Akan terjawab di Chap ini...

.

.7 : Itu Kartu ASnya Naruto...

.

N : ikuti aja jalan ceritanya...

.

Mungkin itu saja Gomen, kalau banyak kekurangan...


" Aku akan mendamaikan dunia ini dengan kasih sayang. Dan melenyapkan apa yang disebut kejahatan dan Dendam" ucap Naruto dengan Semangat. " Baiklah sekarang kau tutup kedua matamu " Perintah Hagoromo kepada Naruto. Naruto mengikuti perintah Hagoromo dan Hagoromo menempelkan tangan ke mata Naruto. " Sekarang buka matamu " perintah Hagoromo..

.

*Naruto : The Next SHINOBI NO KAMI* Chapter 4 : Kekuatan dan Konoha yang Baru

.

Naruto menuruti perintah Hagoromo. Ia membuka matanya terlihat Mata berwarna merah darah si sertai pola riak air, di matanya juga terdapat tomoe yang berjumlah 9. " Apa yang kau lihat Naruto?" Tanya Hagoromo kepada Naruto. " Aku melihat aliran cakra Hagoromo-sensei!" kata Naruto dengan bangga. " Itu adalah hadiah yang pertama" Kata Hagoromo dengan tersenyum. " Hadiah yang pertama adalah Ultimate Rinnegan" kata Hagoromo. "dengan Ultimate Rinnegan kau dapat memakai jutsu-jutsu mangekyou sharingan dan Rinnegan " ucap Hagoromo menunjukan fungsi mata pemberiannya. " Ini yang kedua " Setelah berkata seperti itu dia langsung merapal segel tangan dan mengucapkan.

.

" Kuchiyose No Jutsu : Empat Penjaga Mata Angin".

.

'POOOFFTT' kepulan asap menjulang tinggi..

.

Setelah asap putih menghilang empat mahluk ( sebesar Gamabunta) pun muncul. Pertama adalah burung yang di bulunya terdapat api yang menyala atau seperti Phoenix. Mahluk yang kedua adalah Macan yang berwarna putih. Mahluk yang Ketiga adalah Naga yang berwarna Biru. Mahluk yang keempat adalah Kura-kura yang berwarna Hitam.

.

" Hagoromo-sama kenapa anda memanggil kami?" Tanya seekor kura-kura. " Aku memanggil kalian hanya untuk menjadikan kalian menjadi Kuchiyose anak ini" kata Hagoromo sambil menunjuk Naruto. " Apa anak ini sekuat anda Hagoromo-sama" Sekarang giliran macan putih yang bertanya. " hn " ucap Hagoromo.

.

" Karena dia murid anda kami akan mengikuti apa yang anda perintahkan " Kata seekor Naga berwarna Biru. " Sekarang kau tuliskan namamu di Gulungan ini dengan darahmu!" Perintah burung Phoenix, sambil memberikan gulungan yang lumayan besar. Kemudian Naruto menggigit jarinya hingga berdarah dan menuiskan namanya dengan darahnya. " Sudah, Sekarang perkenalkan diri kalian! Namaku Naruto" kata Naruto dengan Nyengir lima jari. " Namaku Suzaku" kata seekor burung Phoenix. " Namaku Genbu" Ucap kura-kura Hitam. " Namaku Seiryuu" Kata Naga yang berwarna biru. " Namaku Byakoo" ucap Macan yang berwarna putih. " Sekarang, kami harus pergi. Jika kau membutuhkan bantuan kami panggillah kami Naruto-sama." Ucap Suzaku mewakili ketiga temannya.

.

' POOOOFFT' mereka pun menghilang meninggalkan asap putih.

.

" Itu yang kedua. Ini yang ketiga" kata Hagoromo sambil mengeluarkan sebuah pedang yang terdapat sebuah ukiran Naga. " ini adalah pedang yang hanya aku dan kau yang dapat memakainya pedang ini bernama Dragon Sword" kata Hagoromo. Hagoromo pun melempar pedang itu kearah Naruto. " Ini ambilah" katanya.

.

'GGRAAPP' pedang pemberian Hagoromo berada tepat di genggaman Naruto. " Tapi kenapa hanya aku dan sensei yang dapat memakainya?" Tanya Nauto bingung akan pernyataan yang di ucapkan senseinya.

.

" Karena berat pedang itu sama dengan berat 100 gunung " kata Hagoromo enteng. Naruto Terbelabak dengan apa yang dikatakan senseinya itu. " Ba…ba…bagaimana.. Bii…sa?" Tanya Naruto belabakan. " Kau pikir latihan denganku itu seperti latihan biasa begitu?" hagoromo kembali bertanya kepada naruto.

.

" Tidak sensei, pada saat aku pertama berlatih denganmu aku merasa tubuhku itu tidak dapat digerakan. Pertama aku berfikir karena Gravitasi di dimensi Hiraisin berbeda dengan Gravitasi di Dunia Ninja. Tetapi aku berfikir ulang dengan apa yang aku pikirkan. Ternyata kau yang menambahkan Gravitasi di sini hingga berkali-kali lipat dengan Gravitasi di Dunia Ninja, Apakah aku benar sensei." Jelas Naruto panjang lebar kepada senseinya.

.

Hagoromo yang sedari tadi melongo pun kembali brbicara " Jenius seperti biasa. Hmm.. Naruto?" kata Hagoromo kepada Naruto sedangkan Naruto hanya tersenyum. " Aku menambahkan 1 ton berat Gravitasi di sini setiap harinya.." tambah Hagoromo.

.

" Itu yang ketiga sekarang yang ke empat" kata Hagoromo dengan memberikan Sekotak Box yang berukuran sedang. " Apa ini sensei?" Tanya Naruto yang sedang melihat-lihat kotak tersebut. " Ini berisi pakaian, Baka… tidak mungkin kau memakai pakaian yang sudah terlalu kecil untukmu itu" tambah Hagoromo.

.

Sedangkan Naruto hanya tersenyum dan menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal. " Kau adalah diriku. Kau adalah diriku yang Baka." Kata Naruto dengan nada yang sangat mengejek kepada Hagoromo. ' Sial, kenapa aku harus memakai kata itu saat perkenalan' batin Hagoromo. Dia menjadi salah tingkah, Naruto yang melihat itu hanya tertawa terbahak-bahak melihatnya.

.

" Sudah sekarang buka " kata Hagoromo yang mencoba mengalihkan pembicaraan. Naruto membuka kotak tersebut dan terlihat Baju dan celana yang berwarna putih berlengan panjang dan sebuah jubah. Tetapi ia melihat jubah Berwarna dasar merah dengan jilatan api putih di bawahnya, dan dengan Kanji '' SAGE '' di belakang ( Bayangin jubah Naruto saat lawan pain. Bedanya jilatan apinya bukan hitam tetapi putih, dan ditambah kanji Sage di belakangnya).

.

" Hadiah terakhir untukmu " setelah mengatakan itu Hagoromo langsung merapal segel tangan yang sangat panjang dan rumit, lalu ia mengucapkan " Jikkukan : Time Travel". Lalu muncul portal akibat jutsu Hagoromo.

.

" Kau akan ku kirim ke Masa Depan sedikit merubah Takdir yang ditentukan.." ucap Hagoromo. " Sekarang simpan hadiah yang aku berikan.."kata Hagoromo. Lalu Naruto yang mendengar itu langsung merapal segel tangan dan mengucapkan "Fuuinjutsu : Things Seal " lalu barang pemberian Hagoromo seperti Pedang dan Box tersedot ke tangan Naruto.

.

" Masuklah.. Naruto ingat pesanku ubahlah takdir takdir yang buruk.. ciptakanlah perdamaian melalui jalan yang aku ajarkan…" kata Hagoromo yang tubuhnya menjadi transparan dan menghilang ditiup angin…

.

" Aku akan melakukan sesuai pesanmu sensei.!" Kata Naruto bersemangat lalu ia pun melompat kearah portal dan menghilang di telan portal..

.

Di Konoha Masa Depan….

.

Terlihat seorang perempuan berambut biru tua bermata hitam legam a.k.a. Mikoto Uchiha dan teman satu timnya yang bermbut merah panjang a.k.a. Kushina Uzumaki sedang menunggu seseorang…

.

" Kushina-chan bagaimana hubunganmu dengan Minato-kun?" Tanya Mikoto kepada kushina. Kushina yang mendengar itu wajahnya langsung memerah.

.

" Kenapa kau bertanya seperti itu Mikoto-Chan?" Tanya bailk Kushina dengan wajah yang masih memerah. Tiba-tiba muncul kilatan dan terlihat seseorang berambut pirang dengan pakaian Jounin yang compang-camping dan tidak luput luka-luka yang menyertainya. " MIINNATO-KUUN" kushina berlari kearah pemuda berambut pirang.

.

Tetapi Mikoto menarik tangan Kushina " Tunggu… Minato, tadi baik-baik saja kan Kushina?" Tanya Mikoto mikoto segera mengaktifkan Sharingannya. ' Ini bukan Genjutsu kenapa dia mirip dengan Minato?' tanyanya dalam hati. " Kushina katakan pada minato aku tidak dapat ikut misi bersama kalian, aku harus merawat pemuda ini." Lanjut Mikoto. Mikoto menonaktifkan Sharingannya dan membawa pemuda itu ke rumahnya sendiri.

.

Sudah 2 hari sejak kejadian itu dan pemuda yang sekarang seluruh badannya sedang di perban itu sekarang sedang berbaring di ranjang mikoto dan mikoto sedang memandangi wajah pemuda itu lekat-lekat… ' Tampan sekali' batin mikoto dengan wajah yang memerah..

.

Lalu tiba-tiba pemuda itu membuka matanya dan ia mengucapkan " Ini dimana?" Tanya pemuda itu. Mikoto yang ketauan sedang memandangi pemuda itu langsung memerah karena malu. "Di Konoha, dirumahku " kata mikoto yang sedang memerah. Naruto yang mendengar kata Konoha langsung bangun dan menggeram kesakitan " AAARRGGHH" rintihnya. " Kau ini masih sakit. Lebih baik kau tidur lagi" ucap mikoto khawatir.

.

Tanpa mendengar perintah Mikoto Naruto langsung duduk silang dan menutup matanya berkonsentrasi… beberapa menit kemudian ia membuka matanya dan melihat kea mikoto yang sedang tidur memegangi tangannya. Naruto pun tanpa berpikir langsung memandangi Mikoto.

.

' Dia Cantik ' sambil mengelus-elus tangan mikoto yang memegangi tangannya. Dan secara tidak langsung membangunkan mikoto. " Kau sudah bangun, aku akan lapor pada Sandaime-sama.." dan mikoto menghilang disertai dengan kepulan asap putih.

.

Di Kantor Hokage…

.

Tiba-tiba asap menepul di depan meja sang Hokage. " Lapor Hokage-sama, pemuda itu sudah bangun" kata mikoto memberi Hormat. Hokage yang sedang melihat jendela besar yang ada di ruangannya pun menjawab " Mari kita kerumahmu Mikoto-Chan" dan mereka berdua menghilang disertai kepulan asap putih.

.

Di Kamar Mikoto,Komplek Uchiha

.

Terlihat pemuda berambut pirang yang sedang bermeditasi tepatnya sedang menyerap energy alam untuk menyembuhkan luka-lukanya yaitu tokoh utama kita Uzumaki Namikaze Senju Uchiha Naruto.

.

NARUTO POV ON

.

Aku terbangun dan melihat gadis cantik yang sedang menungguiku aku sediki kaget kenapa dia ingin melapor ke pada Sandaime, karena dimassaku Hokage masih Nidaime yang dipimpin Kakekku Tobirama Senju. Ternyata aku tidak terlempar terlalu jauh ke masa depan. Lalu aku aku memutuskan untuk mengganti perban yang ada di tubuhku dengan pakaian hadiah dari Hagoromo-Sensei.

.

NARUTO POV OFF

NORMAL POV ON

.

Muncul dua kepulan asap putih tepat di kamar Naruto bermeditasi. Mereka pun memandang kaget kearah pemuda tersebut. " Kau beberapa hari yang lalu melapor dia terluka parah bukan?" Tanya sang Sandaime a.k.a. Hiruzen Sarutobi. " Saya juga kaget, Hokage-sama." Jawab Mikoto.

.

" Siapa Namamu nak?" Tanya Hiruzen kepada Naruto. Lalu Naruto membuka matanya dan terlihat sepasang mata biru sahire miliknya.

.

" Uzumaki Namikaze Senju Uchiha Naruto " jawabnya singkat dan kembali menutup matanya. " Hiruzen yang mendengar nama itu lansung kaget setengah mati.

.

" Ba…ba…gaaii…mana.. bisa.." Tanya hiruzen terbata-bata. Mikoto yang melihat hokage kaget langsung mengaktifkan Sharingannya dan melempar kunai kearah naruto. Naruto dengan masih duduk mengangkat tangan kanannya dan menangkap kunai dengan mengapitkan jari telunjuk dan jari tengahnya dan membuat Hiruzen dan Mikoto kaget.

.

' Dia dapat menangkap kunai secepat itu dengan jarinya pula ' batin keduannya. " Kau jangan terlalu galak nona manis… Hiruzen ceritakan kepadannya.." kata Naruto santai.

.

Sang sandaime kaget namanya di ketahui. Dia membuang jauh-jauh pikirannya. Karena dia pernah bertemu dengan Naruto jauh di masa lalu. Dia mulai menceritakan semuanya kepada Mikoto. Mikoto sempat kaget bahwa lelaki yang ia sukai ternyata berumur lebih dari 90 tahun.

.

" Kau jangan menceritakan hal bodoh Hiruzen. aku ini berumur 20 tahun, aku ini terlempar ke dimensi Hiraisin dan terlempar ke masa ini." Jawab Naruto. " Oh" mereka berdua hanya ber OH ria dengan apa yang naruto ceritakan.

.

Naruto bangun dan memegang pundak hiruzen dan mikoto. Mereka menghilang dan muncul lagi di Kantor Hokage. ( Naruto mampu berteleportasi tanpa tanda apapun, tanpa cakra berkat latihannya dengan rikudou. Jadi Hiraisinnya Naruto itu termasuk Jurus Dewa karena tanpa Cakra dan tanpa tanda.)

.

Di Kantor Hokage…

.

Semua Anbu yang berada di ruangan. Itu kaget kilatan berwarna merah datang di kantor tersebut. Kilatan tersebut menghilang dan muncul Hokage,Mikoto dan Orang yang asing bagi para Anbu tersebut.

.

Lalu para Anbu yang berjumlah 10 orang keluar dan menodongkan kunai mereka kearah Naruto. " ternyata ini sambutan Konoha terhadapku yang sudah kembali" Tanya Naruto. Hiruzen yang tau maksud naruto langsung menyuruh para Anbu untuk keluar.

.

" Naruto, Kenapa kau meneleport ku kesini?" Tanya Hiruzen sedikit bingung dengan tindakan naruto yang membawanya kembali ke kantornya. " aku hanya ingin kau menambahkanku sebagai jounin Konoha." Ucap Naruto memasang muka tak berdosa.

.

" Lalu, kenapa kau meneleportku juga?" Kata Mikoto bingung melebihi Hiruzen. " Aku ingin berterimakasih kepadamu dengan mengajakmu jalan-jalan. Bagaimana kau mau apa tidak?" jawab Naruto dengan tersenyum.

.

' KKKKYYYAA… Jalan-jalan itu namanya Kencan' jerit Mikoto dalam hati. " A….ku…" " mau" ucapan mikoto terpotong dengan ucapan Hiruzen. " Baiklah kita jalan sekarang " ucap Naruto langsung menarik Mikoto keluar ruangan hokage.

.

' DASAR ANAK MUDA' batinnya dengan menyeringai, Hiruzen pun kembali kemeja Kerjanya untuk menandatangani Kertas yang menumpuk.

.

Naruto yang sedang berjalan dengan Mikoto pun memulai pembicaraan " Hmm… Mikoto-Chan kita sampai tempat saat aku sedang senang" Ucap Naruto kepada Mikoto. Sedangkan Mikoto sedang mengatur Nafasnya kaget Kalau orang yang disukainya menambahkan suffix ' Chan' pada namanya.

.

" Ehmm. Danau ini juga tempatku jika sedang sendiri.." kata Mikoto memerah. " hah? Bagaimana bisa?" Tanya Naruto. " Karena aku suka dengan apa yang namanya sendiri.." Jawab Mikoto dengan mulai duduk juga diikuti dengan Naruto.

.

Naruto melempar batu ke danau tersebut. " Kau tau Mikoto-Chan. Sebenarnya aku…" ucap Naruto dengan ragu-ragu. ' Apa ini tidak terlalu cepat aku memberitahukannya kepada Mikoto-Chan, Ah… sepertinya ini terlalu cepat' pikirnya karena ada yang mengganjal dalam dirinya atau lebih tepatnya dalam hatinya.

.

" Sebenarnya Apa Naruto-kun?" Tanya Mikoto kepada Naruto yang membuat Naruto bingung ingin berbicara apa.

.

" hehe.. tidak apa-apa kok." Kata Naruto dengan menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.

.

'' DEEGGG''

.

jantung Naruto berdetak kencang dan merasakan firasat buruk tentang Uzushiogakure. " Maaf, Mikoto-Chan aku harus pergi…" setelah mengucapkan itu Naruto langsung menghilang disertai kilatan merah. ' Padahal aku belum.. mengatakannya' Batin Mikoto yang tidak senang di tinggalkan begitu saja.

.

Di Kantor Hokage….

.

Muncul kilatan merah di Ruangan Hokage. Hokage yang tahu itu adalah Naruto ( Karena tidak ada Shinobi yang menghilang dan muncul meninggalkan Kilatan Merah ).

.

Ia langsung bertanya " Kenapa kau kembali kesini?" Tanya Sandaime Hokage a.k.a. Hiruzen Sarutobi. " Aku merasakan Firasat tentang Uzushiogakure? Sepertinya ini keadaan genting di Uzushigakure, Oleh karena itu aku meminta izin untuk pergi ke Uzushio sekarang.." kata Naruto panjang dengan Nada yang serius.

.

" Baiklah jika terjadi apa-apa? Kau dapat membantunya karena Uzushio adalah Sahabat baik Konoha." Kata Hiruzen dengan wibawanya. " Haii, Hokage-sama" lalu Naruto menghilang dengan meninggalkan kilatan merah. ' Kemampuannya sangat jauh di atasku..' Batin Hiruzen lalu ia melanjutkan pekerjaannya menjadi Hokage.

.

Di Uzushiogakure, Ruangan Uzukage.

.

" Kita harus bertempur Habis-habisan. Kita tidak dapat meminta bantuan Konoha karena Musuh sudah siap tempur." Kata seseorang yang terdengar seperti pemimpin dari Desa Uzushiogakure a.k.a. Sandaime Uzukage. " Haii, Uzukage -sama." Ucap seseorang dengan topeng, atau mungkin seorang Anbu.

.

Muncul kilatan merah yang membuat sang Uzukage kaget. Terlihat seseorang yang berambut pirang yang berambut panjang didepan dan rambut belakangnya dikuncir dengan berpakaian putih tetapi dengan Jubah merah dengan jilatan api putih.

.

" Siaa..pa..kau?" Tanya sang Sandaime Uzukage.

.

' Dia cepat sekali' hanya itu yang berada dipikiran sang Sandaime. " Nama saya Uzumaki Namikaze Senju Uchiha Naruto, Saya kesini mengecek karena saya mendapat firasat buruk disini." Kata Naruto dengan mengenalkan namanya yang membuat Sandaime Uzukage tersebut ' TERKAGET '.

.

" Tii..dak mungkiiin…" kata Sandaime dengan terkejut. " Naruto merupakan keponakan kakekku atau pamanku." Ucap seseorang Sandaime karena sekarang umurnya menginjak kepala 6. " Hn… Sekarang apa yang terjadi disini..?" Tanya Naruto yang dengan sedikit kesal karena semua kakek-kakek yang mengenal namanya semuanya terkejut.

.

" Aliansi Kumo-Iwa-Kiri berniat menghancurkan desa ini… " Dengan nada sedih. " Hmm.. sekarang ungsikan seluruh Penduduk dan Ninja ke konoha.. Aku yang akan menghadapi mereka.." kata Naruto santai tetapi ia Serius dengan apa yang ia katakan.

.

" Kau jangan bercanda nak… Tidak mungkin kau akan mengalahkan sekitar 10.000 Ninja berpangkat Jounin dan Chunnin sendirian." Kata Sandaime dengan nada yang sedikit meremehkan .

.

" Kumpulan Semua Ninja dan penduduk ke lapangan…. Sekarang" lalu Naruto menghilang dengan kilatan berwarna merah. " Neko" ucap Sandaime atau lebih tepatnya itu memanggil. Muncul seseorang Anbu bertopeng ''Neko = Kucing''.

.

" Kunpulkan semua penduduk dan Ninja di Lapangan " ucap Sandaime dengan tegas. "Haii, Sandaime-Sama." Lalu menghilang dengan tempat itu via Shunsin.

.

10 menit kemudian…

.

Terlihat suara Riuh gaduh terdengar di Lapangan di tengah Desa Uzushiogakure. Muncul Kilatan berwarna merah. " Apakah semua sudah berkumpul? " Tanya Naruto kepada Sandaime. "sudah. Apa yang akan kau lakukan?" Tanya Sandaime.

.

" Memindahkan kalian ke Konoha" ucap Naruto singkat. Kemudian setelah mengucapkan itu merapal segel rumit dan muncul kanji-kanji lalu Naruto mengentakan kakinya dan semua orang yang sedang ricuh lenyap menghilang ke konoha.

.

Di Konoha, Gerbang Konoha

.

Muncul banyak orang berambut merah yang muncul. " Dimana ini?" hanya kata-kata itulah yang membuat para penduduk maupun Ninja berdebat. " Kita ada di Konoha" sekarang Sandaime Uzukage berbicara menenangkan masyarakatnya. " Kita akan mengungsi di Konoha" lanjut sang Sandaime.

.

Lalu semua orang masuk menuju ke konoha. Sang sandaime Uzukage mewakili Semua Klan Uzumaki, melapor kepada Sandaime Hokage.

.

Di Ruangan Hokage

.

" Oh, Uzukage-dono. Kenapa Anda kesini? Menurut Anbu yang berpatroli, Anda datang besama warga dan ninja Uzushiogakure apa itu benar?" kata Sang Sandaime Hiruzen. " Benar, Hokage-dono. Kami kesini untuk mengungsi karena Desa kami diserang oleh Aliansi Kumo-Iwa-Kiri." Jawab Uzukage.

.

" Bagaimana dengan Naruto-san?" Tanya Hokage kepada Uzukage. " Oh.. Naruto-san dia berniat menghadapi mereka.." jawab Uzukage dengan Nada sedikit khawatir.

.

" hm… sepertinya aka nada Perang Dunia hinobi ke- 3" dengan Nada yang cenderung santai. " Kenapa anda terlihat santai Hokage-dono?" Tanya Uzukage dengan penasaran.

.

" Karena dipihak kita ada ninja Hebat." Kata Hokage dengan tersenyum. " Kalau boleh saya tau siapa yang dimaksud?" Tanya Uzukage tambah penasaran. " Namikaze Bersaudara " kata Hokage singkat.

.

Lalu sang Sandaime Hokage memegang sebuah kunai bercabang tiga dengan kertas fuiin yang melekat.

.

" Kunai apa itu Hokage-dono?" Tanya Uzukage. " Ini milik.." ucap Hokage sambil menggoyang-goyangkan kunai itu dan muncul kilatan kuning. " Dia " Lanjut Hokage sambil menunjuk kilatan kuning. Kilatan kuning itu muncul seseorang yang mirip dengan Naruto.

.

" Ada apa Hokage-sama?" Tanya Pemuda itu atau yang biasa kitasebut Namikaze Minato. " Bantu… Saudara satu di Uzushiogakure yang sedang menghadapi 10.000 Ninja yang akan mengancurkan Uzushiogakure… cepat laksanakan" Kata Hiruzen penuh wibawa " Haii, Hokage-sama " lalu minato menghilang dengan meninggalkan kilatan kuning. ' Shinobi Konoha memang menakutkan' Batin sang Sandaime Uzukage.

.

TO BE CONTINUED

.

Gomen gak ada adegan actionnya. Chapter depan saya jamin ada Battlenya. Terimakasih buat para READERS sekalian yang telah memberikan KRITIK, DAN SARANnya. Dan untuk waktunya untuk membaca FIC YANG GAJE. Dan Tunggu di chapter depan. Klik FAVORITE bagi yang suka dengan FIC ini, Klik FOLLOWS buat yang ingin tahu perkembangan FIC ini dari Chapter ke Chapter, Dan Jangan Lupa REVIEWS nya. KRITIK DAN SARAN YANG MEMBANGUN akan sangat bermanfaat untuk saya.

ARIGATOU GOZAIMASU

.

R
E

V
I
E
W
S