Title : Naruto : The Next SHINOBI NO KAMI
Genre: Adventure( dengan sisipan Romance, Humor dan Family)
Disclaimer: Naruto bukan Punya saya tetapi milik Mr. Masashi Kishimoto
Rating : T
Pair : Naruto x Mikoto dan Minato x Kushina
Author : Uzumaki-Namikaze Elmas
Warning : gaje, OC, OOC, Typo(mungkin), dan masih banyak lagi
.
JAWABAN REVIEWS :
.
altadinata : Itu sih terserah para READERS
.
Guest : Pasti, saya akan melanjutkan..
.
YamiNoMadara226 : Mood saya lagi gk bagus pas buatnya jadi banya kesalahan..
.
koga-san : Saya juga gk begitu bisa. Akan saya Usahakan lebih bagus lagi...
.
Afdhal azmi : Udah sedikit panjang...
.
KentRiBoYs : Bisa jadi... hehehe...
.
uzumakiberzira : Akan Terjawab di Chap ini...
.
Varian Andika : Akan saya usahakan...
.
Mungkin segitu saja... Gk usah banya bacot lagi ini
.
DIBACA...
.
.
.
.
Sebelumnya Di Chapter 5 :
.
" Aku tidak boleh termakan emosi lagi… " gumam Raikage pada dirinya sendiri. Anbu yang merasa ada yang aneh dengan Raikage pun bertanya " Apa anda baik-baik saja, Raikage-sama ? " Raikage pun tersadar dari lamunannya. " Sebaiknya kau beristirahat sekarang.. " ucap Raikage. ' Apa yang terjadi dengan Raikage-sama. Tadi dia memarahiku tetapi sekarang dia menyuruhku pulang ? " Tanya sang Anbu dalam hati. " Haii, Raikage-sama " Setelah mengucapkan itu kepada Raikage. Anbu itu langsung Shunsin kembali ke rumahnya.
.
*Naruto : The Next SHINOBI NO KAMI* Chapter 6 : Teman Lama dan Uchiha Fugaku
.
With Minato…
.
" Apa yang dikatakan Nii-San? kembali ke rumah sakit konoha menemui Mikoto. Sebenarnya apa yang terjadi? " Tanya Minato pada dirinya sendiri. " Sudahlah Minato-Kun, Sebaiknya kita menuruti apa yang diperintahkan Naruto-Kun. " kata Kushina yang mendengar kata-kata yang bingung dari Minato. " hm.. benar juga.. " kata Minato dengan pose berfikir. " ahah… Jiraiya-sensei sudah ku berikan kunai hiraisin.. kita berangkat hime.. " ucap Minato dan langsung menggandeng Kushina dan menghilang meninggalkan kilatan kuning.
.
With Jiraiya
.
Jiraiya sedang tidur dengan pulasnya seakan tidak merasakan Minato dan Kushina yang sudah ada di dalam tendanya. " hihihi… Tubuhnya sangat menggoda… " kata – kata itu yang keluar dari mulut Jiraiya dengan senyum mesumnya. ' Dasar guru mesum… sebaiknya aku menolong guruku ini agar tidak dihajar kushina.. ' pikir Minato. " Hm.. Kushi…" ucapan Minato terhenti ketika melihat ke arah Kushina yang rambut merahnya melambai-lambai. ' Benar – benar Red Blood hair ' batin Minato dengan bergidik ngeri membayangkan senseinya dihajar kushina.
.
" Sensei… " Gumam kushina lirih. Tidak ada jawaban selain dengkuran dari jiraiya yang sedang tidur. " Sensei.. " kata Kushina dengan sedikit kencang. " SEENNSSEEIII… " Teriak Kushina sambil mengayunkan pukulan ke muka dari senseinya itu. " DDUUAAKK " Kepalan tangan kushina sukses melesat ke muka mesum senseinya.
.
'Aku terlambat…' batin minato merasa iba dengan keadaan senseinya. " GWWAAAHH…. " Teriak jiraiya sambil mengelus – elus pipinya yang dihajar kushina. " Kenapa kau memukulku kushina? " ucap Jiraiya memasang wajah bingung yang membuat Kushina ingin menghajarnya. Kushina langsung bersiap menghajar tepat di muka Jiraiya tetapi minato langsung menghalangi niatnya. " hm.. Kushina – Chan sebaiknya kita langsung menuju ke rumah sakit bersama Jiraiya – Sensei… " ajak Minato yang berusaha sebisa mungkin menghindari percek cokan antara guru dan murid. ' Hari ini kau selamat sensei mesum… ' batin kushina sambil mengeluarkan seringaiannya.
.
" Apa maksudmu? Aku sama sekali tidak mengerti apa yang dibicarakan.. " Kata Jiraiya. " Hm… Terlalu panjang untuk diceritakan .. " ucap Minato. " Sebaiknya kita pergi sekarang… " Lanjutnya . Minato langsung memegang Jiraiya dan Kushina kemudian mereka menghilang meninggalkan kilatan kuning.
.
Konohagakure No Sato, Rumah Sakit.
.
Minato, Jiraiya, dan Kushina muncul di salah satu ruangan yang terdapat Mikoto yang tengah terbaring di ranjang bersama Naruto yang sedang menungguinya. " Kenapa kalian lama sekali? " Tanya Naruto yang sudah mengetahui kedatangan Minato, Jiraiya, dan Kushina. " maaf kak, tadi kami mendapat sedikit masalah… " ucap Minato sambail melirik ke arah Jiraiya dan Kushina. " OH " Naruto sudah mengetahui apa yang terjadi.
.
" Apa yang terjadi dengan Mikoto – Chan, Naruto? " Tanya Jiraiya kepada Naruto dengan nada serius seakan berbicara ' apa yang sudah kau lakukan? '. " Kau tidak berfikir yang macam – macamkan sensei? " kata Naruto berusaha menggoda Senseinya. " Sudahlah, sekarang jelaskan apa yang terjadi? " kata Jiraiya.
.
" hm.. jadi begini… " kata Naruto memulai bercerita.
.
FLASH BACK ON
.
" Mikoto – Chan ada 10 Ninja setingkat Anbu elit menuju kemari? " ucap Naruto dengan mengambil perlengkapan ninjanya. " Haii. " Ucap Mikoto berusaha secepat mungkin memakai peralatan ninjanya. Belum selesai mereka mempersiapkan diri 10 ninja itu langsung menghujamkan kunai peledak ke arah tenda Mikoto dan Naruto. Bagi Naruto itu tidak masalah tetap bagi Mikoto itu akan sulit dan "BUUUMMM " puluhan kunai peledak meledak di tenda Mikoto tetapi Mikoto berhasil diselamatkan Naruto dengan Hiraisin.
.
FLASH BACK OFF
.
" Oh, Jadi Mikoto hanya pingsan? " Tanya Jiraiya mencoba menyimpulkan yang diceritakan Naruto. " Hn. " Jawab Naruto singkat. " Sebaiknya kita pulang ke rumah masing – masing.. " ucap Jiraiya. " Tapi aku harus bertanggung jawab dengan menunggui Mikoto – Chan disini. " Ucap Naruto. " Ya Sudah, Kita pulang dulu kak? " Ucap Minato kemudian ia menghilang di sertai kilatan kuning. Disusul dengan kepergian Kushina dan Jiraiya menggunakan Shunsin.
.
" Kenapa kau tetap akan menungguiku Naruto –Kun? " Tanya Mikoto yang sedari tadi sudah sadar. " Ehh.. Mikoto – Chan sejak kapan? " Tanya Naruto yang kaget Mikoto sudah sadar. " Semenjak kau memasuki kamarku.. " jawab Mikoto diiringi dengan senyuman. " Huh… Kalau kau sudah sadar sebaiknya aku mengantarkanmu pulang.. " Ucap Naruto. Kemudian ia berdiri dan mengulurkan tangannya ke Mikoto. " Bagaimana? Kurasa kau sudah sehat.. " Ucap Naruto dengan tersenyum yang membuat Mikoto Blushing.. ' Kenapa aku jadi begini? ' Tanya Mikoto dalam hati. Tanpa membuang kesempatan berduaan, Mikoto langsung menyambut tangan Naruto dan Naruto menggendong Mikoto di punggungnya.
.
Semua orang meihat Naruto dan Mikoto seakan berbicara ' Tampan ' dan ' Cantik '. Mikoto yang merasa diperhatikan hanya memerah dan Naruto hanya tersenyum. Mereka berdua tetap berjalan ke kompleks Klan Uchiha tepatnya di rumah Mikoto Uchiha. Tanpa terasa mereka berdua sudah sampai di depan Kompleks Uchiha.
.
" Siapa kau? Beraninya membawa anak ketua Klan.. " ucap penjaga gerbang Kompleks Uchiha. " Aku hanya mengantarkan Mikoto – Chan.. " ucap Naruto. " Sebaiknya kau kembali kerumahmu! Jika ingin kembali dengan selamat… " ancam penjaga gerbang dengan mengaktifkan sharingan yang masih bertomoe 2. Tanpa mengambil resiko Naruto langsung menghilang meninggalkan kilatan berwarna merah. " Kemana dia? " Tanya penjaga kepada temannya.
.
Di Kamar Mikoto, Komplek Uchiha.
.
" Kita sudah sampai,.. Mikoto – Hime… " ucap Naruto kepada Mikoto yang memeluk lehernya dengan erat. " Arigatou Naruto – Kun " ucap Mikoto kepada naruto. " Apa kau tidak mau turun? " Tanya Naruto dengan nada yang sedikit Gombal menurut para wanita. " Ah.. iya " Naruto langsung turun dari gendongan pujaan Hatinya. Naruto langsung menghadap kearah Mikoto dan ia langsung tertunduk dengan membawa kotak kecil di tangan kirinya. " Mikoto – Chan,.. Maukah kau menjadi istriku? " Ternyata Naruto sedang melamar Mikoto Untuk menjadi Istrinya. " Iya… Tapi Naruto – Kun harus melamarku ke orang tuaku setelah i... " " tenang saja aku pasti akan melakukannya untukmu Hime… Sebaiknya aku pulang… " ucapan Mikoto terpotong oleh Naruto meminta untuk pulang setelah memberikan sekotak perhiasan yang berisikan cincin. " CUP "Kening mikoto dicium oleh Naruto. " Sampai besok Hime! " ucap Naruto dengan melambai – lambaikan tangannya dan menghilang meninggalkan kilatan merah. ' Arigatou Naruto – Kun.. ' omong Mikoto dalam hati
.
Di Ruangan Hokage.
.
" Lapor Hokage – Sama. Misi mengawasi perbatasan berhasil walau terdapat gangguan. " Lapor Naruto kepada Sandaime Hokage a.k.a. Hiruzen. " Jiraiya sudah melaporkan misinya, Naruto. " ucap Hiruzen dengan penuh wibawa. " Oh, maaf, bila mengganggu anda Hokage – Sama. " kata Naruto masih tertunduk di depan Hokage. " Jangan terlalu formal kepadaku.. Sebenarnya kau itu lebih tua dariku.. " ucap Hiruzen kepada Naruto. " Tapi anda adalah HOKAGE, Hokage – Sama. " kata Naruto dengan diakhiri dengan senyuman. " Huh.. Kenapa kau belum pergi juga? " Tanya Hiruzen yang merasa heran dengan apa yang dilakukan Naruto. " hm.. Bisakah anda memberiku tanah untukku tinggal? Saya merasa tidak enak hidup menumpang di rumah minato. " Kata Naruto yang sudah berdiri. " hm… Kau bisa mendirikan rumah di tanah kosong sebelah Komplek Uchiha.. " ucap Hiruzen kepada Naruto. " Arigatou Hokage – Sama. " ucap Naruto. kemudian ia meninggalkan ruangan dengan shunsin keluar . ' Menurut Tobi – Sensei. Naruto merupakan Prodigy Klan Namikaze. Sebaiknya aku pasangkan dia dengan Minato. ' Pikir Hiruzen. Kemudian ia kembali ke tugasnya menjadi Hokage.
.
With Naruto.
.
Naruto sekarang tengah berlari melompat dari rumah ke rumah menuju ke rumah Minato. Tetapi tanpa diduga Naruto melihat Minato dan Kushina tengah duduk di Danau. Dengan berhati – hati Naruto mencoba menguping pembicaraan Minato dan Kushina yang lebih cenderung sedang bermesraan. Naruto mencoba meneleport dirinya di salah satu cabang pohon dan menurunkan tekanan cakranya hingga titik terendah.
.
" Hm… bagaimana harimu Kushina – Hime? " Tanya Minato dengan berpegangan tangan dengan kushina yang terlihat malu – malu.
.
" Ba..baik. Minato – Kun.. " ucap Kushina gelagapan. Karena diperlakukan bagai seorang istri oleh Minato.
.
" Kenapa kau malu – malu Kushina? Kita kan sekarang sudah menjadi sepasang kekasih.. " ucap Minato dengansedikit murung..
.
" GGUUBBBRRAKK " terdengar seseorang jatuh tepat dibelakang mereka. Secara Refleks Minato dan Kushina menengok ke belakang dan melihat Naruto yang tengah terjungkal dengan posisi yang tak etis. " Sedang apa kau kak? " Tanya Minato yang heran dengan tingkah laku kakaknya. " haha… apa benar kalian sekarang sudah menjadi sepasang KEKASIH? " ucap Naruto sambil menggaruk – garuk kepalanya yang tidak gatal dan mencoba bangkit dari adegan terungkalnya. 'Blush' pipi kedua orang yang berada di depan Naruto tiba – tiba memerah semerah tomat. " Kalian sedang bermesraan ya? " ucap Naruto dengan Nada yang sangat menggoda. " Iy " " TI..TI..DAK " ucapan Naruto terpotong oleh Kushina. " Haha… Kalau begitu kenapa kalian sangat dekat? " Tanya Naruto lagi mencoba menggoda kedua rekan satu timnya. Minato dan Kushina menengok ke arah yang berlawanan. " TIDAK " ucap Kushina sambil mendorong Minato menjauh dari dirinya. " Hahaha.. sudah jangan berekting.. aku dari tadi sudah menguping pembicaraan kalian.. " ucap Naruto dengan menatap kedua temannya.
.
"Hahahaha… Sudahlah.. Minato jurus apa yang kau gunakan saat melawan Tsuchikage? " Tanya Naruto dengan sungguh – sungguh walaupun sempat tertawa. " Kalau tidak salah namanya.. RANGESAN eh. Bukan – bukan.. " " RASENGAN " Ucapan Naruto terpotong oleh Minato. " Bisa kau ajarkan itu.. " Ucap Naruto dengan tatapan memohon.
.
" hah… jurus ini juga belum sempurna! Tetapi akan ku buat metode pengajarannya. " ucap Minato dengan menghela nafas. " Jadi kapan memulai latihan? " ucap Naruto kepada Minato. " Belum bisa dipastikan kak.. Akan ku usahakan membuatnya dengan cepat.. " kata Minato.
.
' Setiap kali aku berada di dekat timku aku merasakan cakra kyubi atau jangan – jangan ' pikir Naruto dalam hati. " Hm… Apakah diantara tim kita ada seorang Jinchuriki? " Tanya Naruto dengan serius. " Kenapa kau bertanya begitu kak… " ucap Minato yang sudah mengerti arah pembicaraan. " Aku merasakan Cakra Kyubi.. Kalau Tim kita berkumpul.. " Ucap Naruto menjelaskan. " Tepat sekali, Di tim kita ada seorang Jinchuriki! " ucap Minato dengan nada yang datar. " Kushina " bisik Minato kepada Naruto yang terdengar jelas oleh Naruto. Dan dibalas anggukan olehnya. " Hm… Kushina – Chan boleh aku lihat perutmu? " ucap Naruto dengan tersenyum.
.
Belum ada jawaban. 1 detik, 2 detik, 3 detik. " BBBUUAAKK " kepalan tangan Kushina tepat mendarat di muka seorang Uzumaki Namikaze Senju Uchiha Naruto. " Apa yang kau mau dasar mesum! " ucap kushina atau bisa dibilang teriakan. " Hahahaha… aku tak pandai memilih kata – kata… " ucap Naruto dengan tertawa dan mengusap - usap pipinya yang dihajar Kushina. " Kushina – Chan boleh aku lihat segel di perutmu? " Tanya Naruto dengan lembut. " Untuk apa? " Tanya Kushina. " Untuk bertemu kawan lama. Jadi bisa kau perlihatkan sekarang..? " Ucap Naruto dengan nada memohon.
.
Kushina menuruti perintah Naruto dengan berat hati Kushina membuka pakaiannya sedikit agar segelnya terlihat. " Aku akan mengajakmu ke alam bawah sadarmu, Kushina – Chan. Bersiaplah! " Ucap Naruto. " Tutup matamu sekarang… " Lanjutnya. Kemudian Naruto menutup matanya dan membuka matanya dan sekarang mata Naruto sudah berubah menjadi Pola riak air bertomoe 9.
.
Kushina POV ON.
.
Aku menuruti perintah Naruto – Kun, dengan menutup mataku. Hingga beberapa detik tidak ada suara apapun yang terdengar di telingaku. Sampai ada suara yang aku kenal yaitu suara Naruto – Kun.
.
" Kushina – Chan sekarang buka matamu… " ucap seseorang yang sepertinya aku kenal. Akupun membuka mata dan apa yang kulihat sekarang berbeda 180 derajat dari yang kulihat tadi. Yang ku lihat adalah lorong pipa pembuangan yang hanya diterangi lilin.
.
Benar saja suara yang ku kenal adalah suara Naruto – Kun yang juga sedang melihat keadaan sekitar. " Kita ada di mana? Sepertinya aku belum pernah kesini… " Tanya Kushina kepada Naruto. " Di Alam Bawah Sadarmu.. " jawab Naruto singkat.
.
Kushina POV OFF
.
" Sekarang ikuti aku.. " ucap Naruto kepada Kushina yang masih kebingungan. Naruto mulai berjalan menelusuri lorong yang gelap sambil diikuti oleh Kushina. Akhirnya ia sudah sampai tempat yang ia tunggu yaitu sebuah kurungan besar yang di pintunya terdapat kertas bertuliskan '' Segel '' dalam kanji.
.
Lalu terlihatlah mata merah darah vertical yang sangat mengintimidasi dari dalam kurungan tersebut. Dan terlihat 9 ekor melambai – lambai di udara. " GGGRRROOOAARR " aungan dari sesosok mahluk rubah berekor Sembilan. " HOST KU AKHIRNYA DATANG… " Suara yang terdengar berat dari Rubah berekor Sembilan atau yang biasa dipanggil KYUBI NO YOKOU. Kushina yang sudah tahu dirinya adalah seorang jinchuriki terlihat biasa saja. " hm... DAN BOCAH ORANGE, SIAPA KAU? " Tanya Kyubi No Yokou. " Kau sudah lupa denganku? " Tanya Naruto. ' Suara itu.. ' pikir Kyubi dengan wajah yang sedikit ketakutan. " TIDAK MUNGKIN.. " ucap Kyubi dengan suara yang menggelagar. " Kau sudah dinyatakan mati puluhan tahun yang lalu. " Lanjut Kyubi. " huh.. Panjang ceritanya.. " ucap Naruto dengan menghela nafas. " JADI UNTUK APA KAU KEMARI? " Tanya Kyubi dari dalam kurungan. Naruto melangkah memasuki kurungan besar tempat Kyubi disegel. " Naruto – Kun bahaya… " Ucap Kushina memperingatkan Naruto agar tidak masuk lebih jauh. " Tenang saja.. " ucap Naruto dengan tersenyum.
.
Naruto langsung melompat ke atas kepala dari Kyubi dan mencoba membisikan sesuatu padanya. " Kurama, Kau akan mendapat partner! Dan jangan kurang ajar pada Hostmu… " ucap Naruto berbisik di telinga Kyubi. " Darimana kau tahu namaku? " Tanya Kyubi dengan heran. " Dari Hagoromo – Sensei.. " ucap Naruto dengan santai.
.
" Kakek… " ucap Kyubi lirih. " Dan apa maksudmu? Aku akan mendapatkan partner? " Lanjut Kyubi dengan bertanya kepada Naruto. " Aku sudah diberitahu olehnya, rahasia kehidupan.. " ucap Naruto yang sekarang sudah mulai serius. " hahaha… bagaimana kakek bisa memberitahukan pada seorang bocah sepertimu? " ucap Kyubi dengan menghina. " Seperti yang kau pikirkan dulu, aku adalah dirinya.. "ucap naruto dengan nada yang sedikit menakutkan. " Apa…? huh.. ya sudah sekarang, Siapa yang kau maksud? " Tanya Kyubi dengan serius. " kau akan tau… hahaha.. " ucap naruto dengan tertawa.
.
Kushina yang penasaran apa yang Kyubi dan Naruto bicarakan, Akhirnya ia memutuskan memanggil Naruto. " Naruto – Kun….. " panggil Kushina dari luar sel besar. Naruto yang merasa dirinya dipanggil menengok kearah Kushina. " Bagaimana caranya kembali… " Teriak Kushina kembali berniat untuk memanggil Naruto.
.
Naruto yang mengerti apa yang dimaksud Ksuhina segera turun dari kepala Kyubi dan berjalan kearah Kushina. " Tunggu.. " Ucap Kyubi berusaha menghentikan langkah kaki dari Naruto. " Siapa yang kau maksud? " Tanya Kyubi lagi. " Naruto " ucap Naruto kemudian memilih berteleport ke samping Kushina. ' Apa yang ia maksud… Naruto… Dirinya sendiri.. ' pikir Kyubi dengan serius.
.
Naruto muncul disebelah Kushina. " Kushina Chan.. tutup matamu berkonsentasilah untuk kembali.. " ucap Naruto mencoba memberikan petunjuk cara kembali. Kushina langsung menuruti apa yang dikatakan Naruto. Seiring beberapa detik terdapat suara panggilan dari seseorang.
.
" Naruto – Nii… Kushina – Chan… " ucap Minato yang dari tadi diam melihat teman dan kekasihnya melamun. " hn. " jawab Naruto. " Apa yang kau lakukan, kak? " Tanya Minato penasaran. " Hanya bertemu teman lama.. " ucap Naruto singkat. " Dan kenapa Kushina belum sadar? " Tanya Minato lagi. " Aku sudah sadar.. " Sekarang Kushina yang telah keluar dari alam bawah sadarnya. " huh, Syukurlah " ucap Minato.
.
Tak terasa hari sudah semakin sore, dan terpaksa Naruto menginap di rumah Minato. Dalam perjalanan ke rumah Naruto dan Minato lebih memilih berlari untuk menambah stamina bersama dari pada menggunakan hiraisin yang menurut mereka terlalu singkat.
.
Time Skip Keesokan Harinya.
.
" Naruto – Nii, kita akan berlatih rasengan hari ini. karena aku sudah menyelesaikan metodenya tadi malam.. " ucap Minato yang baru selesai makan di pagi hari. " Ya, lebih cepat lebih baik.. " ucap naruto dengan mengelap sisa makanan yang berada di pipinya. Naruto dan Minato memakai perlengkapan Ninjanya. Minato memakai ( Pakaian yang sama kaya di canon saat masih Jounin ) dan Naruto memakai kaos panjang berwarna hitam dan Celana Standar Hitam dilapisi Rompi Jounin.
.
" Tok.. Tok.. Tok.. " ada seseorang yang mengetuk pintu kediaman Minato Namikaze.
.
" Sebaiknya, aku yang membuka pintunya kak.. " ucap Minato lalu ia membuka pintu dan Nampak seorang Anbu memakai topeng elang dan berlambang desa Konoha. " Minato – San anda dan Naruto – San diharap menemui Hokage – Sama. " ucap Anbu bertopeng elang tersebut. " Secepatnya saya dan Nii – San berangkat, Arigatou Anbu – San… " ucap Minato dengan ramah. Dan Dijawab dengan kepulan asap yang menandakan Anbu telah pergi..
.
" Ada apa Minato? " Tanya Naruto kepada Minato yang baru kembali setelah membukakan pintu. " Kita disuruh menghadap ke Hokage – Sama. " Ucap Minato dan dijawab anggukan mengerti oleh Naruto. " Baiklah sekarang kita berangkat… " ucap Naruto. Kemudian Kedua kakak – beradik itu berangkat menuju Kantor Hokage..
.
Kantor Hokage, 15 menit Kemudian..
.
" Tok.. Tok.. Tok.. " Seseorang mengetuk pintu di ruangan Hokage.
.
" Masuk " ucap Kakek – Kakek yang sekarang menjabat sebagai Sandaime Hokage a.k.a. Hiruzen Sarutobi. Masuk dua orang yang cukup lama ditunggu oleh sang Hokage. Siapa lagi kalau bukan NaruMina ( Naruto dan Minato ). " Akhirnya, Kalian datang juga.. " Ucap sang Sandaime Hokage. " Ada apa Hokage – Sama memanggil kami? " Tanya Minato. " Perang Besar Shinobi ke 3 sudah dimulai… Sejauh ini Negara Api belum terlibat. Dan aku mohon agar kalian berlatih keras mulai sekarang. Karena kalian adalah Ninja muda berbakat dari Konoha. " Ucap Hiruzen kepada Kedua Prodigy di depannya.
.
" Baik, aku berjanji akan Berlatih keras mulai sekarang.. " ucap Minato kepada Hiruzen. " Lalu kau Naruto? " Tanya Hiruzen yang merasa ganjil dengan Naruto yang dari tadi diam. " Aku itu lebih kuat darimu Hokage –Sama… " Ucap Naruto dengan sedikit Arrogant. " Walaupun aku belum melihatmu bertarung aku percaya dengan kekuatanmu itu Naruto.. " Ucap Sandaime dengan tersenyum ke arah Naruto yang dibalas Senyuman balik oleh Naruto. " Kalau begitu kami pergi dulu… " Ucap Naruto mewakili adiknya untuk pamit. " Ya, semoga kalian berhasil menjadi Ninja yang hebat " Ucap Hiruzen mencoba menyemangati Naruto dan Minato dalam berlatihnya.
.
" Tenang saja Hokage – Sama. Kami sudah hebat " Ucap Minato bersemangat. Dan NaruMina menghilang meninggalkan kilatan merah.
.
Naruto dan Minato muncul di rumah Minato. " kenapa kau meneleport kita kembali ke rumah kak? " Tanya Minato kepada Naruto. " Sudahlah sekarang pakai Kimono ini… " Ucap Naruto sambil melemparkan Kimono yang berwarna putih. " Wah… Darimana kau mendapatkannya kak? " Ucap Minato bertanya kembali mengenai hal yang tidak penting yang membuat Naruto jengkel. " Lebih baik kau pakai cepat… sekarang juga… " Ucap Naruto kepada Minato. Merekapun memakai Kimono yang hampir sama hanya di bedakan wajah mereka. Meskipun begitu mereka terlihat sangat mirip penampilan Fisiknya. Setelah 15 Menit persiapan Naruto dan Minato akhirnya selesai mempersiapkan sesuatu yang tidak diketahui oleh Minato.
.
" Sebenarnya kita mau kemana kak? " Tanya Minato kepada Naruto. Naruto dengan sedikit kesal menjawab pertanyaan yang selalu dilontarkan oleh Minato dengan " Hn. " Itu cukup ampuh menghentikan pertanyaan yang selalu diberikan oleh Minato. Naruto dan Minato keluar dari kediamannya dan langsung berteleport ke depan Kompleks Uchiha. " Uchiha,…. apa yang kau lakukan kak? " Tanya Minato lagi. Dan hanya dijawab " Hn. " oleh kakaknya. NaruMina dicegat oleh penjaga yang rupanya mengetahuinya. " Maaf, Naruto – San atas perlakuan kami kemarin.. " Ucap penjaga yang hanya dijawab anggukan oleh Naruto. " Silakan, Naruto – San.. " kedua penjaga itu mempersilakan Naruto masuk ke Kompleks Klan Uchiha. " Bisakah kau mengantar kami ke tempat ketua Klan Uchiha.. " Ucap Naruto kepada salah satu dari penjaga. " Hm.. Tentu.. Naruto – San. " Ucap penjaga yang bersedia mengantarkan Naruto ke kediaman Ketua Klan.
.
" Ketua Klan, Jangan bercanda kak? Lebih baik kita kembali.. " Ucap Minato yang sudah menciut nyalinya karena Ketua Klan Uchiha terkenal tidak segan membunuh seseorang yang bukan berasal dari Klan Uchiha. " Sebaiknya, kau tetap di belakangku.. " Ucap Naruto dengan datar. ' Kenapa denganmu kak? ' Tanya Minato dalam hati. Penjaga itu berjalan dengan diikuti oleh Naruto dan Minato dibelakangnya. " Naruto – San rumah Ketua Klan berada disana… " Ucap Penjaga tadi sambil menunjuk Rumah paling besar di amtara rumah disekitarnya. " Arigatou.. " Ucap Naruto mencoba berterimakasih kepada Penjaga yang tadi. " kalau begitu saya kembali bertugas Naruto – San.. " Ucap Penjaga itu kemudian ia pergi menuju arah gerbang.
.
" Sebenarnya apa yang akan kau lakukan kak? " Tanya Minato kepada Naruto. " huh… Melamar seseorang.. " Ucap Naruto Singkat. " Nani? Siapa yang akan kau lamar? Tunggu… Mikoto? Mikoto yang akan kau lamar kak? " Ucap Minato menembakan banyak pertanyaan kepada Naruto. " hn. " Ucap Naruto singkat. " Kita ini bukan berasal dari Klan Uchiha… Klan Uchiha tidak menerima pernikahan dengan Klan lain.. Saat ini Klan Uchiha memang murni berdarah Uchiha. " Penjelasan yang lumayan Rumit dikeluarkan dari mulut Seorang Namikaze Minato. " Mungkin tidak untukmu. Tetapi Iya untukku.. " Jawab Naruto tanpa basa – basi. " Sebaiknya kita masuk.. " Ucap Naruto kepada sang adik. " huh… baiklah aku akan selalu bersamamu kak.. " Ucap Minato dengan menghela Nafas dan Tersenyum ke Naruto.
.
Naruto dan Minato pun masuk ke dalam rumah Ketua Klan Uchiha. Setelah mengetuk pintu akhirnya ada yang membukakan pintu dari dalam. " Anda Siapa? " Tanya seseorang perempuan yang nampak seperti ibu – ibu. " Aku Uchiha Naruto. " Ucap Naruto singkat. Minato yang mendengar perkenalan Naruto kaget. ' Aku Lupa, Naruto – Nii mempunyai Marga lebih dari 3. ' Pikir Minato dalam hati. Karena ia tidak berani mengucapkannya secara langsung.
.
' Dia tidak Nampak seperti seorang Uchiha.. Ah.. Lebih baik aku suruh masuk saja.. ' Pikir ibu – ibu tadi atau bisa dibilang ibu Mikoto Uchiha. " Silahkan masuk.. " Ucap Ibu tadi walau ada rasa ragu di dalam hatinya dan dijawab anggukan oleh Naruto. Naruto memasuki ruang tamu dan sekarang terlihat ada seseorang pemuda yang menatapnya dengan tajam, Ada juga Mikoto Uchiha yang memandang bingung, dan Seorang bapak – bapak yang Nampak juga bingung.. " Siapa kau? " Tanya Seseorang yang sudah bapak – bapak itu dan yang memiliki mata hitam legam dan Rambut hitam legam seperti Seorang Uchiha.
.
" Uchiha Naruto " jawab Naruto singkat. Mikoto sempat Kaget dengan marga Naruto. Ia tidak mendengar jelas marga Naruto saat perkenalan pertama dan di team 9. " Oh.. kalau begitu kalian boleh duduk.. " Ucap Bapak – bapak tadi atau ayah seorang Mikoto Uchiha. Naruto bersama Minato langsung duduk di ruang tamu. " Hm… Untuk apa Naruto – San kesini? " Ucap Ayah Mikoto dengan menatap langsung ke arah Naruto. " Ingin melamar anak anda.. " Ucap Naruto yang masih terlihat santai. ' Ternyata ini alasanmu Naruto – Niisan. ' batin Minato. Mikoto kaget dengan niatan Naruto yang sama dengan pemuda yang datang. Dan Pemuda yang berada disana langsung menggebrak meja. " SIALAN KAU, DATANG – DATANG BERNIAT MELAMAR… " Ucap pemuda itu tadi dengan emosi. " Hn. " Ucap Naruto dengan memasang wajah yang tidak biasa ditunjukannya yaitu wajah Stoic. " Sudahlah, Fugaku – San. Sebaiknya kita tanyakan langsung pada orang yang dilamar… " Usul Ayah mikoto mengeluarkan sifat Bijaksananya sebagai Ketua Klan.
.
" Tidak bisa, Dia ini bukan berasal dari Klan Uchiha. Dia itu Naruto Namikaze. " Ucap Pemuda yang bernama Fugaku dengan sedikit keras kepala. " Sebenarnya aku ini anggota Klan Uchiha… " Ucap Naruto dengan datar. ' Naruto – Kun / Naruto - Nii pernah menjadi anggota Klan Uchiha. " Ucap Mikoto dan Minato bersama - sama dalam hati.
.
" Huh… baiklah aku akan membuka buku yang berisi Anggota Klan. " Ucap Ayah Mikoto lalu ia pergi berniat mengambil buku yang dimaksud. " Kau pasti kalah, Namikaze Naruto… " Ucap Fugaku dengan seriangainya. " hn. " Hanya itu yang keluar dari mulut naruto. Naruto dan Fugaku saling tatap menatap dengan pandangan membunuh.
.
Tak lama setelah itu Ayah Mikoto datang membawa buku yang sangat tebal. " Huh.. Akhirnya ketemu juga.. " Ucap Ayah Mikoto sambil mengelap keringat yang bercucuran Dan ulai mencari Nama Naruto. " N… Na… Nar… Naru… ahah... Naruto… Disini mengatakan Uchiha Naruto kadidat ketua klan, Dinyatakan meninggal meninggal dalam kejadian yang tidak diketahui. " Ucap Ayah Mikoto yang membuat Semua orang minus Naruto kaget setengah mati. ' Aduh.. Sial, Aku lupa kalau aku berasal dari Masa Lalu… " Ucap Naruto Dengan menggaruk – garuk kepalanya yang tidak gatal. Naruto menengok ke arah Ayah Mikoto tetapi semua orang yang berada di situ melihat ke Naruto dengan pandangan. ' Jelaskan yang sebenarnya.. '. " Saya hanya akan memberitahukannya kepada ketua klan.. " ucap Naruto Kepada semua orang. Ayah Mikoto mengerti kemudian ia mengajak Naruto menjauh dari Semua Orang.
.
' Sebenarnya apa yang mereka bicarakan.. ' Pikir semua orang yang berada disana. Setelah beberapa menit akhirnya Naruto dan Ayah Mikoto kembali ke kerumunan. " Sebaiknya kita langsung bertanya kepada anaku.. " Ucap Ayah Mikoto. " Baiklah " Ucap Fugaku dengan menatap ke arah Naruto dengan tatapan membunuh. " Hm.. Aku.. Aku… " Ucap Mikoto dengan sedikit tergagap. " Memilih… " ucap Mikoto yang membuat semua orang penasaran. " Naruto – Kun " Lanjutnya.
.
" Apa? Aku tidak terima… " Ucap Fugaku. Ia sangat tidak terima dengan apa yang dikatakan Mikoto. " Saya hanya dapat meminta maaf Fugaku – San.. " Ucap Ayah Mikoto. " Aku tidak terima, kalau begitu aku menantangmu bertarung UCHIHA NARUTO.. " Ucap Fugaku menatap Naruto Dengan tatapan membunuh dan penuh penekanan pada kata '' Uchiha Naruto ''. " Sebaiknya kau menerima kekalahan Fugaku – San.. " Ucap Naruto dengan datar. " Apa kau sudah menjadi Seorang PECUNDANG, Uchiha Naruto! " Kata – kata menghina dikeluarkan saja dari mulut Fugaku. " Baiklah kalau itu maumu.. " Ucap Naruto kemudian Ia berdiri yang secara otomatis semua berdiri. Naruto merepal Segel tangan yang hanya diketahui seorang Jikkukan master. " jikkukan : Hiraisin No Jutsu. " Ucap Naruto kemudian semua orang yang ada disitu menghilang meninggalkan kilatan merah.
.
Di Hutan Kematian tepatnya di padang rumput yang sangat luas muncul Kilatan merah dan terdapat Minato, Kedua orang tua Mikoto dan Mikoto sendiri dan Uchiha Fugaku. " Ini sepertinya cocok untuk kuburanmu… UCHIHA NARUTO " Ucap Fugaku dengan sombongnya kepada Naruto yang memasang muka tanpa ekspresi. " Sebaiknya kita mulai, Fugaku – San. " Ucap Naruto yang masih memasang wajah datar. " Tanpa kau suruh aku akan dengan cepat membunuhmu… " Ucap Fugaku dengan arrogant. Fugaku langsung berlari ke arah Naruto yang masih berdiri tanpa kuda – kuda. Naruto memenyentuhkan tangannya ke tanah dan Tiba – tiba dibawah uchiha Fugaku muncul akar yang siap menangkap Uchiha Fugaku. ' Jadi dia benar – benar seorang Senju.. ' Pikir Ayah Mikoto dengan muka kaget. " Apa Tou – San, baik – baik saja? " Tanya Mikoto yang khawatir melihat raut wajah ayahnya. " Tou – San, Baik – baik saja Mikoto " Ucap Ayah Mikoto dengan tersenyum.
.
Akar tersebut langsung menghujam kepada Fugaku tetapi Fugaku berhasil menghindari dengan melompat ke belakang. " Kau lumayan juga.. " Ucap Fugaku dengan mengaktifkan Sharingan tiga tomoe. " Jadi Kau akan Serius? " Ucap Naruto dengan sedikit mengejek kepada Fugaku. " PERSETAN KAU.. " Ucap Fugaku ia langsung berlari ke arah Naruto dengan kecepatan Jounin. " Santai saja… Fugaku – San… " Ucap Naruto kepada Fugaku. " Mati Kau… " Ucap Fugaku sambil mengarahkan kepalan tangannya kepada Naruto. Tinggal beberapa Centi lagi pukulan Fugaku sampai di wajah Naruto. Naruto langsung menghilang meninggalkan kilatan merah. ' Sialan, Dimana dia? ' Tanya Fugaku dalam hati.
.
" Kau mencariku… " Ucap Naruto yang ternyata berdiri tepat dibelakangya. Fugaku langsung mencoba memukul Naruto tetapi Naruto sudah tidak ada di tempatnya. " Sekarang giliranku… " Ucap Naruto kemudian ia menghilang dengan kilatan merah. " HUUAA " Tiba – Tiba Fugaku merintih kesakitan tetapi tidak ada orang yang memukulnya. " ARRGHH " Rintihnya lagi ia merasakan ratusan pukulan dihujamkan padanya tetapi orang itu tidak terlihat. ' Bahkan dengan sharingan tetap tidak dapat melihat gerakannya.. ' batin fugaku sambil mencoba menahan rasa sakit yang dirasakannya saat ini.
.
' Cepat sekali ' Ucap semua orang yang berada di sana minus Naruto dan Fugaku yang sedang bertarung. Naruto muncul tepat di depan Fugaku sambil memegang sebilah pedang yang kita kenal sebagai Dragon Sword. " Sebaiknya kau menyerah Fugaku – San.. " Ucap Naruto kepada Fugaku yang tengah terengah – engah. " Kurang ajar. Kau telah menjatuhkan jatuhkan harga diriku.. " Ucap Fugaku dengan Emosi. " Sebenarnya aku ingin menyelamatkan harga dirimu itu Fugaku - San.. " Ucap Naruto kepada Fugaku. " Aku tidak akan menyerah. Aku merasa terhina jika harus kalah Olehmu… " Ucap Fugaku keras kepala.
.
Fugaku merapal segel tangan dan mengucapkan " Katon : Gokkakyu No Jutsu. " Bola api melesat ke Naruto dengan cepatnya. Naruto mengayunkan pedangnya ke arah bola api yang dibuat Fugaku dan Bola api itu terbelah menjadi dua. " Cih… itu baru permulaan.. " Ucap Fugaku. Fugaku merapal segel tangan dan mengucapkan " Katon : " Muncul peluru – peluru api yang melesat dengan cepat ke arah Naruto. Naruto yang tengah membawa pedang hanya menatap Peluru itu dengan pandangan yang sulit diartikan. Naruto menancapkan pedangnya ke tanah untuk merapal Heandseal dan Terjadi gempa sejenak. ' Pedang macam apa itu… ' Batin semua orang yang berada disitu minus Naruto. " Doton : Doryuheki " Ucap Naruto yang telah selesai merapal segel tangan. Muncul tembok tanah yang melindungi Naruto. " UCHIHA NARUTO…. " Teriak Fugaku yang sudah berada di belakang naruto. Tinggal beberapa centi Fugaku dapat memukul Naruto akan tetapi Naruto sudah menghilang digantikan kilatan merah. " KURANG AJAR KAU…. RED FLASH.. " Ucap Fugaku yang kesal karena setiap ia memukul Naruto, Naruto langsung menghilang entah kemana…
.
" Mokuton : Hijutsu Jukai Kotan " Ucap Naruto yang ternyata berada di salah satu Cabang pohon di belakang Fugaku. Tiba – tiba tumbuh ratusan pohon di tempat pertarungan antara Fugaku dan Naruto. Minato , Kedua orang tua Mikoto, dan Mikoto yang sudah berada jauh di tempat pertarungan hanya melihat jutsu itu dengan kagum. ' Yang hanya dapat menggunakan Jutsu itu adalah Shodaime Hokage. ' Pikir Minato yang melihat jutsu Naruto dengan tatapan kagum. " Ini belum selesai… " Ucap Naruto yang telah selesai merapal Heandseal. " Katon : Gokka Mengakkyu no Jutsu. " naruto menyemburkan api dengan sekala besar dan membakar hutan buatannya yang terdapat Fugaku disana.
.
" AMATERASU " Ucap seseorang yang beada di dalam hutan yang tengah terbakar. Api merah yang membakar hutan itu digantikan dengan api hitam yang membakar habis hutan buatan Naruto. Dan Terlihat Fugaku yang tengah memegang mata kirinya yang berlumuran darah. Api hitam itu kemudian dipadamkan oleh Fugaku. " Sekarang giliranmu.. Uchiha Naruto.. " Ucap Fugaku dengan seringaiannya. Kemudian ia membuka mata kirinya lagi dan berkata " AMATERASU " Api hitam muncul di depan Naruto tetapi Mata Naruto sudah berubah menjadi Ultimate Rinnegan. " SUSANO'O " Ucap Naruto dan Seketika itu juga Naruto dilapisi mahluk seperti Prajurit yang berwarna putih yaitu Susano'o sempurnanya. Susano'o Naruto mempunyai empat tangan tangan kirinya yang dibawah memegang cermin yata, tangan kanan yang dibawah membawa pedang Totsuka. Sedangkan sepasang tangan yang diatas tidak memegang apa- apa.
.
" It…itu.. SUSANO'O… " Ucap Ayah Mikoto dengan tergagap. " hanya Uchiha Madara yang mampu menguasainya.. " Lanjutnya. " Shinra Tensei " Ucap naruto mencoba menyingkirkan api hitam yang masih membara di badan Susano'o nya. Naruto menghilang meninggalkan kilatan merah dan Muncu di depan Fugaku. Fugaku yang kaget tidak sengaja melihat Ultimate Rinnegan Naruto dan terpengaruh oleh Genjutsu. " Lupakan tentang mataku…dan Kekuatanku… " Ucap Naruto kepada Fugaku yang berada dalam genjutsunya yang hanya dibalas anggukan oleh Fugaku. Walaupun Level Sharingan Fugaku sudah mecapai Mangekyou Sharingan tetapi ia tidak dapat mematahkan Genjutsu dari Naruto.
.
" Tsukyunomi " Ucap Naruto. " GGGWAAAHHH " Teriak Fugaku sedetik setelah Naruto mengucapkan kata itu. Fugaku langsung tergeletak dengan tatapan kosong.
.
TO BE CONTINUED
.
Menurut saya FIC ini alurnya sudah pas kok.. Dan Tentang masalah Update. Sabtu besok saya akan melaksanakan UKK jadi mohon doanya agar Nilai saya Bagus. Saya akan Update setelah UKK kira – kira hari Sabtu 14 Juni 2014, Sekian Infonya…
.
Terimakasih buat para READERS sekalian yang telah memberikan KRITIK, DAN SARANnya. Dan untuk waktunya untuk membaca FIC YANG GAJE. Dan Tunggu chapter depan. Klik FAVORITE bagi yang suka dengan FIC ini, Klik FOLLOWS buat yang ingin tahu perkembangan FIC ini dari Chapter ke Chapter, Dan Jangan Lupa REVIEWS nya. KRITIK DAN SARAN YANG MEMBANGUN akan sangat bermanfaat untuk saya.
.
ARIGATOU GOZAIMASU
.
R
.
E
.
V
.
I
.
E
.
W
.
S
.
