Title : Naruto : The Next SHINOBI NO KAMI

Genre: Adventure( dengan sisipan Romance, Humor dan Family)

Disclaimer: Naruto bukan Punya saya tetapi milik Mr. Masashi Kishimoto

Rating : T

Pair : Naruto x Mikoto dan Minato x Kushina

Author : Uzumaki-Namikaze Elmas

Warning : gaje, OC, OOC, Typo(mungkin), dan masih banyak lagi.

Summary :

Naruto merupakan prodigy dari 4 klan sekaligus. Anak Dari Yugito Senju-Uzumaki ( Anak Hashirama dan Mito) dengan Rei Uchiha-Namikaze. Pada saat Naruto menyempurnakan Jikkukan Ninjutsu Klan Namikaze ( Hiraisin), Ia terjebak dalam dimensi hiraisin, dan dilatih di dimensi itu oleh RIKUDOU SENNIN. dan terlempar ke MASA DEPAN…

Bagaimana Ceritanya? Dapatkah naruto mendapat Gelar SHINOBI NO KAMI? RnR!

JAWABAN REVIEWS :

Namikaze uzumaki ilham :Lanjut...

Ini Sudah Lanjut...

.

Ae Hatake : Kok cepet banget hamilnya...
Pernikahan sebelum Naruto melawan iwa, kumo, kiri 5 hari lalu beberapa saat udah hamil...
Tapi ceritanya bagus kok...

hm... mungkin saya kurang memikirkan hal itu

.

15 : akhirnya update juga gw mau kasih saran yang jadi yondaime naruto dong trus kushina jangan di matiin la sayang, itu aja saran gw oke lanjutkan karyamu

saya sudah memikirkan kalau yang jadi yondaime itu tetap minato. kalau soal Kushina sepertinya tidak akn terbunuh...

.

Kirisaki Shin : Lanjut, kayanya yg jdi hokage minato, soalnya naruto paling mls jdi hokage..
:v tebakan ku aja sih..

Hahah.. Tepat sekali.

.

Dewi15 : lanjut dong..
mesti yang dipilih Naru tapi Naru nolak dan dikasih ke Mina,, cuma asal tebak.. \\/

boleh juga usulnya...

.

Vin'DieseL D' :Seru seru. .apakah naruto akan berkorban?. . .eh chakra naruto seperti tidak terbatas ya. .tidak kelelahan. .hei hei ini bukan flame. Ini fict fav ku. Haha.

Berkorban? hm.. sepertinya tidak. kalo soal cakra, Naruto hanya mengeluarkan beberapa jutsu.

.

TotokCorePride : apa penyebab perang dunia shinobi ke3 ?

Akan dijelaskan di Chap berikut.

.

Lutfisyahrizal : nice. ..tapi scan narumiko tambah bro

Walaupun ini bukan FIC Romance tapi akan saya tambahkan.

.

: ceritanya. yah walaupun baru baca dri chap 1. tp thor-san

terimakasih atas pujiannya.

.

Uzumaki 21 : soal jutsu ni.
gue heran kok "Tajuu Kagebunshin No Jutsu " Muncul lima bunshin Naruto.
"Kagebunshin
No Jutsu" muncul ratusan bunshin Minato. Padahal dari namanya #maybe banyakan punya Naruto.

" Doton : Doryuheki "
Ucap Naruto sambil
menghentakan tangannya ke
tanah, 3 Naga air itu melesat
dengan cepat ke tembok Naruto. " BBBLLLAAARRR " 1 dari Naga api itu menabrak
tembok sekaligus
menghancurkan benteng tanah
Naruto. Kok naga api? Typo?
Lanjut? Tentu saja.

Itu salah tulis hehehe...

.

Rijal Harits : menurutku penulisannya bagus,cuman ada sedikit kata yg salah.
Semangat terus,dan lanjutkan karyamu sobat. :)

Ya, saya juga merasa banyak kesalahan dalam penulisannya.

.

: Mikoto hamil ... anak Naruto nanti siapa yy... apakah masih Sasuke ?

tapi,, yang lebih penasaran kapan buat ny yy ? -.- *pervert*
#lariii...

LANJUT...

hahaha... Kalau diliatin Ratingnya naik donk...

.

Koga-san : Penulisannya sudah agak meningkat author-san tapi mungkin coba lihat-lihat gaya penulisan dari Galerians atau Kristoper21 mungkin bisa menginspirasi author-san dalam membuat fic ini, kalau ada kata yang kurang mengenakkan saya minta maaf..hehehe. ohya apakah Sasuke dan Itachi jadi anak Naruto? Oh satu lagi author-san adegan Fight-nya kurang greget..hehheehe

Akan saya Usahakan...

.

Ndah D. Amay : Update kilat,,;)

kayaknya gk bisa...

.

Keasikan jawab Reviews malah gk jadi Update nih..

READ THIS...

.

.

Sebelumnya Di Chapter 7 :

.

" TOK… TOK… TOK.. "

Suara pintu diketuk oleh seseorang. Naruto yang mendengar itu menuju ke pintu masuk untuk membukakan pintu, Minato dan yang lain hanya bisa mengira – ngira siapa yang datang. Naruto membuka pintu dan terlihat seorang Anbu yang terlihat seoerti Anbu pengawal Hokage.

" Naruto – San, Anda dan Minato – San dipanggil oleh Hokage – Sama… " Ucap Anbu itu.

" Memangnya ada apa? " Tanya Naruto pada Anbu yang disuruh Hokage untuk memanggilnya.

" Saya juga tidak tahu. Sebaiknya anda segera bertemu dengan Hokage – Sama… " Jawab Anbu itu dengan nada tegas.

" Baiklah… " Ucap Naruto meng iyakan ucapan Anbu itu

" Kalau begitu, Saya pergi dulu… " Ucap Anbu. Kemudian ia menghilang meninggalkan kepulan asap.

' Kami – Sama, Semoga ini kabar baik… ' doa Naruto di dalam hati. Naruto kembali masuk ke dalam rumahnya.

Naruto masuk ke dalam rumahnya dan ia sampai di Ruang Keluarga. Minato, Kushina, dan Mikoto mememandang Naruto dengan muka penuh pertanyaan.

" Hokage memanggil kita, Minato… Sebaiknya kita bersiap… " Ucap Naruto kepada Minato dengan nada yang datar dan dijawaba dengan anggukan pasti oleh Minato. " Kita berangkat sekarang… " Lanjutnya.

Naruto sekarang berada di depan Mikoto dengan memandangnya.

" Aku pergi dulu… " Ucap Naruto berpamitan dengan Mikoto. Mikoto sempat kaget karena seakan mereka akan berpisah lama.

" Naruto – Kun kan hanya ke kantor Hokage… " Ucap Mikoto dengan memandang Naruto.

" Aku merasa… Aku akan mendapat misi yang sangat lama… " Ucap Naruto dengan memegang tangan Mikoto dengan erat.

" Kalau begitu aku akan segera pergi… " Ucap Naruto kepada Mikoto.

Naruto dan Minato berbalik segera menghilang menggunakan hiraisin. " Tunggu…. " ucap Mikoto pada NaruMina.

Mikoto segera mendekat dengan ke Naruto dan memeluknya dari belakang. " Aku... sedang hamil, Naruto – Kun… " bisik Mikoto kepada Naruto dan Sekarang terlihat senyuman tulus dibibir Naruto.

Naruto berbalik dan jongkok di depan Mikoto. " Aku juga belum pamit padamu… Doakan Tou – Sanmu ini…" bisik Naruto pada calon anaknya.

Mikoto yang mendengar itu hanya tersenyum tulus. " Kuharap kau akan menjadi anak yang hebat… " Tambah Mikoto pada Omongan Naruto.

" Aku pergi dulu… " Ucap Naruto yang sudah berdiri di depan Mikoto. Naruto dan Minato menghilang meninggalkan kilatan merah dan kuning.

.

Di Konohagakure, Ruangan Hokage….

.

Mncul Kilatan Merah dan Kuning di depan Meja Hokage. " Akhirnya kalian sampai juga… " Ucap Sandaime hokage a.k.a. Hiruzen Sarutobi. Naruto dan Minato hanya tersenyum ke Hiruzen.

" Ada apa Hokage – Sama memanggil kita? " Tanya Naruto pada Hiruzen.

" Aku akan menjadikan salah satu dari kalian menjadi Yondaime Hokage… " Jawab Hiruzen dengan nada yang tegas…

.

*Naruto : The Next SHINOBI NO KAMI* Chapter 8 : Perang Dunia Shinobi dimulai…..

.

" Yondaime…. " Ucap Minato lirih. Ia memandang Hiruzen seakan tidak percaya, Naruto melihat itu hanya tersenyum seakan mengetahui isi pikiran Minato.

" Ya, Yondaime… Karena Jiraiya menolak menjadi Yondaime.." Ucap Hiruzen seakan sedikit kesal saat mengucapkan kata '' Jiraiya.. ''

' Sensei… menolaknya… ' batin Minato seakan tidak percaya dengan omongan Hiruzen.

" Lalu kenapa Hokage – Sama menawarkan posisi itu pada kami? Bukannya anda memiliki 2 murid lagi… " Tanya Naruto dengan mengeluarkan seringaiannya.

' Sebaiknya aku menolaknya dengan lembut, Memangnya menjadi Hokage itu enak apa? Kurasa tidak… ' Lanjut naruto berkata dalam hati.

" Memang benar aku memiliki dua murid lagi… Kukira mereka tidak memiliki sifat seorang pemimpin… " Ucap Hiruzen mulai berdiri dari bangku kagenya.

" Orochimaru kukira dia terlalu bernafsu dalam melakukan sesuatu hal, Dan Tsunade dia tidak terlalu terobsesi menjadi Hokage… " Lanjut Hiruzen yang sekarang sudah ada di depan Naruto.

" Apa tidak ada orang lain yang mampu menjadi Hokage… " Ucap Naruto mencoba menghindari hal yang tidak ingin dia lakukan. Hiruzen hanya menyeringai lebar di depan Naruto, Minato yang berada di sebelah Naruto merasa tidak enak berdiri disebelahnya.

" Kenapa denganmu Naruto, apa kau tahu aku akan menawarimu? " Tanya Hiruzen dengan nada yang sedikit Horor. Naruto yang ada disana hanya menelan ludah.

" hahaha… Aku bercanda… " Ucap Hiruzen yang tertawa. Naruto yang dari tadi menahan nafas akhirnya mulai bernafas dengan normal.

" Tapi itu benar aku menawarimu posisi itu! " Ucap Hiruzen yang mengganti ekspresinya menjadi serius.

" Bagaimana? Kuharap kau dapat menjadi Yondaime? " Lanjut Hiruzen dengan bertanya kepada Naruto yang semakin terpojok.

" Huh… Sepertinya masih ada orang yang menginginkan posisi itu.. " Ucap Naruto dengan menghela nafas dan menunjuk seseorang di sampingnya yaitu Minato.

" Tak perlu mengalah seperti itu… " Ucap Hiruzen dengan menepuk pundak Naruto. " Biarkan senseimu sendiri yang memilihmu… " Lanjut Hiruzen.

" TOK…TOK…TOK… "

Suara pintu diketuk dari luar, Secara reflex semua pandangan tertuju pada pintu itu. " Masuk.. " Kata Hiruzen mempersilakan seseorang yang diluar untuk masuk ke ruangannya.

" SSRRREEETT "

Pintu mulai terbuka dan sekarang terlihat siapa yang mengetuk pintu. Alangkah terkejutnya semua orang disana bahwa yang mengetuk pintu hanya seekor katak.

" Gomen, saya hanya diperintahkan Jiraya – Sama untuk mengetuk pintu… " Ucap Katak itu. " Karena itu tugasku sudah selesai… jaa… " Lanjut Katak itu dan menghilang meninggalkan kepulan asap.

Semua orang disitu hanya melongo tidak mengerti dengan apa yang terjadi sekarang. " Apa yang terjadi? " Tanya semua orang yang berada di sana.

" BBBBBBAAAAAAHHHHH " Teriak Jiraiya yang sedang bersandar di jendela. Hiruzen yang mendengar suara itu langsung jatuh tersungkur karena kaget.

" Apa yang kau lakukan Sensei? " Tanya Minato dengan suara dengan bingung.

" Bukannya aku dipanggil Hokage. Ngomong – ngomong Hiruzen-sensei dimana, minato? " Tanya Jiraiya dengan nada tanpa bersalah kepada Minato.

" Disini.. " Ucap seseorang yang ternyata adalah Hiruzen sendiri tadi yang tadi tersungkur karena dikagetkan oleh jiraiya. " Sudah kubilang Jiraiya jika kau masuk ke Kantorku, kau harus mengetuk pintu dalam kata lain lewat pintu… " Lanjut Hiruzen dengan sabar dan mulai berdiri.

" Bukannya ada katak yang mengetuk pintu tadi… " Kata Jiraiya dengan muka yang sedikit menjengkelkan.

" Kau ini… " Geram Hiruzen dengan omongan Jiraiya yang menurutnya menyebalkan. Naruto dan Minato hanya tersenyum dengan tingkah guru dan murid yang berada di depannya.

" Jadi… " Ucap Minato mencoba mendapat perhatian dari Jiraiya dan Hiruzen yang tengah berdebat. " Untuk apa anda memanggil Jiraya – Sensei, Hokage – Sama? " lanjut Minato dengan bertanya kepada Hiruzen Sarutobi.

Jiraiya dan Hiruzen yang mendengar ucapan Minato, Secara reflex melihat Minato, Jiraiya lalu melihat ke Senseinya dan Hiruzen mengangguk mengerti yang ada dipikiran Jiraiya.

" hm.. Seperti yang aku katakan , Biarkan senseimu sendiri yang akan memilih diantara kalian.. " Ucap Hiruzen merangkul Jiraiya yang selama ini menjadi muridnya.

" Maksud anda! Jiraiya sensei yang akan memilih kami? " Tanya Minato pada Hiruzen.

" Ya, seperti itulah.. " Jawab Hiruzen dengan senang hati.

" Jadi aku harus memilih? " Tanya Jiraiya dengan ekspresi yang sulit ditebak. " Bagaimana kalau aku, Naruto, dan Minato akan berlatih selama 3 tahun untuk mengetahui sifat dan kemampuan keduanya? " Lanjut jiraiya dengan menawarkan kepada Hiruzen.

" Sepertinya itu ide yang bagus. Tapi, Apa tidak apa – apa dengan keadaan dunia ninja yang seperti ini? " Jawab Hiruzen kepada salah satu anak didiknya.

" Kita serahkan keputusan di tangan mereka! " Jawab Jiraiya dengan tegas dan Lamgsung melirik ke arah Naruto dan Minato yang tengah berfikir. " Bagaimana? Apa kau akan ikut Naruto, Minato? " Lanjut Jiraiya bertanya pada NaruMina

" Pasti aku akan ikut " Ucap Minato dengan bersemangat. ' Walaupun harus meninggalkan Kushina untuk waktu yang lama… ' lanjut pikirnya dengan sedikit sedih karena harus berpisah dengan kushina.

" Kalau boleh, Sebaiknya beberapa bulan saja, bagaimana sensei? Kau ini tahu kan, aku sudah mempunyai istri… " Ucap Naruto mencoba memohon agar latihannya tidak terlalu lama.

" Walaupun aku sudah cukup lama bersamamu Naruto! Aku belum melihat secara langsung kemampuanmu ! " Jawab Jiraiya dengan serius. " Walaupun begitu aku percaya kalian mampu untuk memimpin desa… " Lanjut Jiraiya dengan bangga pada Naruto dan Minato semenatara Hiruzen hanya tersenyum penuh arti.

" Oleh karena itu kalian perlu dilatih dibawah bimbinganku untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan masing – masing… " Ucap Jiraiya yang dari tadi menjelaskan panjang lebar pada keduanya. " Dan Untuk itu aku menginginkan kalian ikut… " Lanjut Jiraiya.

" Dimana kita akan memulainya? " Tanya Minato kepada senseinya.

" Tempatnya sangat Jauh didekat perbatasan negara api dan air " Jawab Jiraiya memperlihatkan sejauh apa perjalanan mereka.

" baiklah kutunggu kalian di gerbang konoha 20 menit lagi…. " Ucap Jiraiya mengambil komando pada dua murid bimbingannya.

" Haii, Sensei… " Ucap Naruto dan Minato dengan mantap.

Kemudian Naruto dan Minato menghilang menggunakan Hiraisin dan Jiraiya menggunakan Shunsin.

" Entah siapa yang akan dipilih Jiraiya, Kuharap itu yang terbaik untuk Konoha… " Ucap Hiruzen dan kembali dengan pekerjaannya dengan menandatangani tumpukan kertas yang berada di meja Hokagenya.

.

Time Skip 25 Menit Kemudian….

.

Jiraiya tengah menunggu kedua muridnya yang nampaknya telat, Beberapa saat kemudian kilatan Merah dan Kuning muncul di depan Jiraiya yang tengah bersandar di dinding.

Muncul Naruto dan Minato yang sekarang memakai pakaian Jouninnya.

" Kalian lama sekali, Apa Kalian berpamitan dengan semua orang di Konoha? " Tanya Jiraiya mencoba membuat lelcucon yang Nampaknya tidak merubah wajah Naruto yang nampaknya lesu.

" Kami hanya terlambat 5 menit… " Jawab Minato kepada senseinya.

" Jangan memasang wajah seperti itu…. Ini adalah Tanggung jawab yang diberikan Hiruzen - Sensei pada Kalian… " Ucap Jiraiya mencoba menyemangati salah satu muridnya yang nampaknya tidak bersemangat. Yaitu Naruto.

" Lalu Kenapa kau menolaknya? " Tanya Naruto pada Jiraiya.

" Ehh… Aku… aku kira masih ada orang yang lebih baik dariku…. " Jawab Jiraiya dengan gugup kepada Muridnya.

" Kau ini selalu memberikan alasan yang sama… " Ucap naruto dengan muka ditekuk dari yang biasanya.

" Naruto – Kun… "

" Minato – Kun… "

Teriak dua orang perempuan yang sangat dikenal oleh Naruto dan Minato yaitu Kushina dan Mikoto. Kushina dan Mikoto tengah membawa masing – masing sekotak makanan yang nampaknya untuk pasangannya masing – masing.

" Minato – Kun, kuharap bekal ini dapat kau makan, saat kau berlatih… " Kata Kushina pada Kekasihnya yaitu Minato.

" Naruto – Kun juga harus memakan bekal dariku ini… " Ucap Mikoto dengan menunjukan sesuatu yang tengah ia bawa.

Naruto hanya tersenyum tipis dengan apa yang dilakukan istrinya padanya. Naruto mendekat tepat didepan Mikoto.

" Kukira aku tidak akan menemanimu saat kau melahirkan… " Ucap Naruto dengan nada yang sungguh pesimis. " Ternyata benar firasatku aku akan mendapatkan misi yang sungguh lama…. " Lanjutnya dengan nada masih lemas dan terkesan wajahnya menunduk.

Mikoto yang mendengar itu kemudian tersenyum. Bukan senyum tidak ikhlas tapi senyum benar – benar tulus terlihat dari wajahnya.

" Tak apa, Naruto – Kun. Ini mungkin sudah menjadi jalan yang ditentukan oleh Kami – Sama… " Ucap Mikoto dengan tersenyum dan mencoba menaikan wajah suaminya yang tertunduk.

Naruto kemudian memandang wajah mikoto lekat – lekat.

" Aku… Berterimakasih kepadamu Mikoto – Chan… " Ucap Naruto dengan tersenyum kepada Mikoto yang dibalas senyum balik oleh Mikoto.

" GGRREEPP "

Tiba – tiba mikoto langsung memeluk naruto dengan eratnya.

" Aku akan melakukan apapun untukmu Naruto – Kun… Karena aku Mencintaimu… " Ucap Mikoto yang tengah berada di pelukan Naruto.

" Aku juga mencintaimu Mikoto – Chan… " Ucap Naruto lirih tepat di telinga Mikoto sehingga hanya mikoto yang mendengarnya.

Minato yang melihat itu hanya tersenyum dengan memerah melihat Mikoto dan Naruto tengah berpelukan.

" Kushina – Chan, Apa kau tidak memelukku sebagai salam perpisahan… " Ucap Minato pada Kushina yang tengah melamun. " Seperti… " Ucap Minato dengan menunjuk – nunjuk Naruto dan Mikoto yang tengah berpelukan.

" DDUUUAAAGG "

Sebuah jitakan sukses didaratkan di kepala Namikaze Minato. Minato merasa kesakitan terus memegangi kepalanya.

" Kau ini masih berfikiran yang tidak – tidak. Naruto – Kun dan Mikoto – Chan itu sudah menikah, pantas saja mereka begitu.. " Ucap Kushina dengan nada lemah pada kata ''begitu''

Minato hanya tersenyum sambil memegangi kepalanya yang terkena jitakan dari Kushina.

" Aku akan menikahimu setelah ini… " Ucap Minato dengan memandang serius pada Kushina. Sementara Kushina hanya menunduk malu.

" Apa kau setuju? " Tanya Minato mencoba menaikan wajah Kushina yang tertunduk.

" Te….tentu… " Ucap Kushina dengan malu – malu kucing.

" Apakah Sudah SELESAI acara Perpisahannya… " Ucap Jiraiya yang kesal karena ia diabaikan oleh kedua muridnya.

' Lama – lama aku menjadi iri dengan mereka… ' pikir Jiraiya dengan raut wajah yang nampaknya kesal dengan Naruto dan Minato yang tengah bermesraan dengan pasangannya masing – masing.

Naruto dan Minato yang sedang bersama pasangannya masing – masing hanya menatap senseinya seakan berkata ' Bisa tunggu sebentar… '.

Naruto yang sudah lepas dari pelukan Mikoto. Dan ia akan mengatakan sesuatu.

" Aku sudah menyiapkan nama untuk anak kita… " Ucap Naruto pada Mikoto .

" Dan kuharap kau menyetujui kalau anak kita akan aku berinama Itachi… " lanjut Naruto dengan ekspresi bahagia.

" Itachi… Sepertinya itu cocok untuk anakmu, kak " Ucap Minato yang mendengar Naruto berbicara dengan Mikoto.

" Sudah 5 menit aku mendengar kalian berbicara… " Ucap Jiraiya yang sekali lagi merasa dabaikan oleh kedua murid didiknya.

" Baiklah, sensei… " Ucap Naruto dan Minato bersamaan dan Akhirnya Naruto, Minato dan Jiraiya berangkat menuju tempat latihan mereka.

" Kita berangkat dulu… " Ucap Jiraiya pada Kushina dan Mikoto dengan melambaikan tangan.

Naruto dan Minato bersama Jiraiya berangkat menuju tempat latihan yang sebelumnya belum pernah mereka singgahi.

.

Di Perjalanan….

.

" SLLEEEBB… "

Kunai melesat ke arah Jiraiya dan dapat dihindari oleh Jiraiya, Sehingga kunai itu menancap di Pohon yang berada di dekat Jiraiya.

" Ternyata kita kedatangan tamu…. " Ucap Jiraiya dengan melirik kea rah kunai yang melesat menuju kea rahnya.

Keluar dua orang yang memakai topeng yang hampir menutupi semua bagian wajah dan rambutnya.

" Hahaha…. Hanya ada dua anak kecil dan 1 orang tua… " Ucap Seseorang bertopeng itu yang muncul

dibalik pohon pada temannya yang berada disebelahnya.

' Cakra ini… ' pikir naruto dengan ekspresi kaget.

Jiraiya hanya menggeram kesal pada mereka yang tengah menghinanya.

' Mereka hanya 2 seorang bercakra Jounin yang sombong…' Pikir Jiraiya dengan kesal.

" Mau apa kau? " Tanya Naruto dengan datar pada ke dua orang yang sempat menyerangnya.

" Membunuhmu! " Ucap Seorang yang bertopeng yang menutupi hampir semua wajah dan rambutnya.

Lalu orang itu mengeluarkan sebuah pedang. Dengan cepat seorang yang bertopeng itu melompat dengan mengayunkan pedangnya secara vertical pada Naruto.

" CCTTTAANGG "

Pedang orang itu ditahan dengan kunai, yang entah kapan Naruto mengeluarkannya.

" Bukan seorang ninja..eeh? " Tanya Naruto yang sedang menahan pedang yang diarahkan padannya.

" cih… " Orang yang menyerang Naruto hanya mendecih tidak suka pada naruto.

Minato dan Jiraiya masih diam melihat jalannya pertarungan Naruto. Sementara Seorang bertopeng yang satu lagi juga tengah melihat temannya yang sedang bertarung.

Seorang bertopeng yang tadi sedang melawan Naruto melompat kebelakang sambil merapal segel tangan. " Suiton : Mizuteppaudama " orang bertopeng itu menyemburkan peluru air yang melesat dengan cepat kea rah Naruto.

Naruto hanya mengeluarkan seringainannya.

Naruto melesat dengan cepat menghindari peluru air itu satu persatu,

' Dia dapat menghindarinya tanpa cakra? ' Tanya pria bertopeng itu dalam hati sambil melihat Naruto meliak – liuk menghindari puluhan peluru air yang melesat ke arahnya.

" Ini belum selesai… " Ucap pria bertopeng yang tengah melawan Naruto dengan merapal segel.

" Suiton :: Bakusui Shoda "

Pria bertopeng itu menyemburkan air yang sangat banyak hingga membuat semua pepohonan tergenang air itu. Tetapi Naruto, Minato dan Jiraiya sudah berada di atas pohon.

" Suiton :: Suiryuudan No Jutsu. "

Muncul Naga air yang terbentuk dari air yang menggenangi pepohonan. Naga air itu melesat dengan cepat kea rah Naruto. Naruto hanya tersenyum kea rah orang itu.

" Kau hebat juga… " Ucap Naruto dengan merapal heandseal dan tanpa merasa khawatir dengan naga air yang sudah dekat padanya.

" Katon :: Gokkakyou No Jutsu "

Naruto menyemburkan bola api yang mengarah pada naga air buatan orang bertopeng itu. Naruto yang sudah mengatasi naga air tersenyum pada Minato seolah memberikan isyarat pada Minato dan dijawab anggukan oleh Minato sendiri.

Naga Air itu berbenturan dengan Bola api buatan Naruto yang mengakibatkan asap mengepul menghalagi pandangan Jiraiya dan kedua orang bertopeng itu. Tetapi tidak untuk Naruto dan Minato.

Beberapa saat asap mulai menipis dan memperlihatkan Naruto tengah menodongkan kunainya pada leher Pria bertopeng yang dilawannya begitu juga dengan Minato yang tengah menodongkan kunainya pada leher pria bertopeng yang sedang melihat pertarungan.

' Cepat sekali… ' Pikir Pria bertopeng yang dilawan Naruto.

" Skak mat… " Ucap Naruto yang merasa dirinya tengah menang telak.

Jiraiya yang tengah melihat pertarungan hanya melihat Naruto dan Minato dengan bangga.

' Strategi yang bagus… ' batin Jiraiya dengan tersenyum bangga pada kedua muridnya yang mengalahkan musuhnya dengan mudah.

" Kenapa kalian menyerang kami? " Tanya Naruto pada kedua orang yang sekarang sudah diikat pada sebuah pohon yang mereka pilih.

" Kami hanya diperintahkan oleh pimpinan kami… " Ucap Seorang bertopeng yang dilawan Naruto.

Naruto tersenyum setelah mendengan jawaban dari seorang bertopeng itu.

" Kenapa Kau tersenyum, kak? " Tanya Minato merasa sesuatu yang ganjil tengah terjadi pada kakaknya.

" Sebenarnya mereka ini seorang Uzumaki… " Ucap Naruto dengan membuka topeng pada pria bertopeng yang dilawannya. Dan menampakan seorang laki – laki berambut merah dengan ikat kepala berlambang pusaran air atau Uzushiogakure.

" Bagaimana kau tahu? " Tanya Jiraiya. Ia sedikit bingung dengan pernyataan Naruto yang sudah mengetahui bahwa lawannya adalah seorang Uzumaki.

" Aku ini pernah tinggal selama 2 tahun di Uzushiogakure sebelum Uzushiogakure dihancurkan… " Ucap Naruto pada Jiraiya. " Dan aku sangat hapal betul cakra seorang Uzumaki… " Lanjut Naruto yang membuat Jiraiya dan Minato ber 'OH' ria.

Pernyataan Naruto membuat seorang Uzumaki yang dilawan Naruto bingung.

" Bukannya kau ini Missing Nin? " Tanya Pria bertopeng yang dilawan Naruto.

" Apa kau tidak lihat ini! " Ucap Naruto dengan menunjukan Hitae ate Konoha yang terpasang di dahinya.

' Konoha? Aku akan mendapat masalah… ' pikir Pria bertopeng yang dilawan Naruto.

" Gomen, Ninja – San. Perkenalkan Nama saya Kotaru Uzumaki dan saudara saya Hitaru Uzumaki. Kami adalah kakak beradik yang diperintahkan Sandaime Uzukage untuk membunuh missing nin yang sejak tadi mengikuti rombongan kami… " Ucap Pria bertopeng yang dilawan Naruto atau yang sekarang bisa disebut Kotaru Uzumaki.

" Tunggu sepertinya aku pernah melihat kau! " Ucap Pria bertopeng yang satu lagi atau sekarang bisa disebut Hitaru Uzumaki.

" Benar, Kalian adalah Namikaze Naruto dan Namikaze Minato. Pahlawan Uzushiogakure yang telah menyelamatkan desa kami. " Lanjut Hitaru seakan tidak percaya dengan apa yang sedang terjadi.

' Pahlawan… ini akan gawat… ' Ucap Kotaru dalam hati. Ia merasa gelisah karena menyerang tanpa sebab pahlawan Uzushiogakure.

" Saya meminta maaf atas semua yang kami lakukan Naruto – Sama, Minato – Sama… " Ucap Kotaru dan Hitaru berbarengan dengan menunduk hormat kepada Naruto dan Minato.

" Kau sudah kumaafkan… Dan Jangan terlalu formal kepadaku… " Ucap Naruto kepada Kotaru dan Hitaru. Dan dijawab anggukan oleh Kotaru dan Hitaru.

" Lalu Siapa Pak Tua yang bersama anda Naruto – San? " Tanya Hitaru pada Naruto dengan menunjuk Jiraiya.

Jiraiya hanya menggeram kesal karena disebut kata yang di bencinya.

" Kau mengenal muridku tetapi tdak mengenalku… " Ucap Jiraiya dengan marah pada Hitaru.

" Aku memang tidak mengenalmu? Oleh Karena itu aku bertanya PAK TUA? " Tanya Hitaru lagi dengan muka yang sangat menyebalkan bagi Jiraiya.

" ASAL KAU TAHU… AKU INI MASIH MUD.. " " cukup sensei… " Ucapan Jiraiya terpotong oleh Naruto yang menatap kedua orang yang berdebat dengan insten.

" Biar kujelaskan… Dia adalah Senseiku.. ." Ucap Naruto pada Hitaru yang membuat Hitaru angguk – angguk mengerti sementara Jiraiya tersenyum puas.

" Jika pertanyaanmu sudah selesai bawa aku pada Sandaime… " Ucap Naruto pada kedua Uzumaki yang ada di depannya dan dijawab anggukan oleh kedua Uzumaki itu.

" Mari Ikuti kami Naruto – San… " Ucap Kotaru dan Hitaru bersamaan. Kemudian Kotaru dan Hitaru pergi diikuti oleh Naruto, Minato dan jiraiya.

Naruto dan Minato terus mengikuti Kotaru dan Hitaru yang terus berjalan.

" Bagaimana keadaan Klan Uzumaki setelah Invasi? " Tanya Naruto pada Kotaru yang memimpin dalam perjalanan.

" Keadaan kami baik – baik saja, tetapi muali beberapa minggu yang lalu banyak missing nin yang menyerang rombongan kami… " jawab Kotaru pada Naruto yang sepertinya bingung.

" Missing nin? " Ucap Naruto dengan bingung.

" ya, Mereka rata – rata adalah mantan Ninja pasukan Alianshi yang menyimpan dendam pada kami…" Ucap Kotaru dengan menunduk.

' Bahkan Klan Uzumaki merasakan dampaknya! ' pikir Naruto memandang Iba pada Kotaru dan juga Klan Uzumaki.

" Aku akan melindungi kalian mulai saat ini… " Ucap Naruto memberikan harapan pada Kotaru.

" Arigatou, Naruto – Sama… " Ucap Kotaru dengan menunduk hormat pada sang Pahlawan Uzumaki.

Tiba – tiba Kotaru berhenti dan membuat Naruto dan yang lain juga ikut berhenti.

" Kenapa berhenti, Kotaru – San? " Tanya Minato pada Kotaru yang tiba – tiba berhenti.

" Kita sudah sampai… " Ucap Kotaru dengan tersenyum.

Naruto melihat didepannya terdapat banyak tenda dan orang berambut merah. Kotaru dan Hitaru mulai melangkah maju dan diikuti oleh Naruto, Minato dan Jiraiya. Kotaru menuju Ke Tenda terbesar diantara tenda lainnya.

Kotaru dan yang lain akhirnya sudah sampai di depan tenda terbesar dan mereka masuk.

" Naruto, Kenapa kau kemari? " Tanya Sandaime Uzukage pada Naruto dan kawan – kawan yang berada di ruangannya.

" Hanya mampir… " Jawab Naruto dengan menggaruk – garuk kepalanya yang tidak gatal.

" Kotaru, dan Hitaru. Kenapa Kalian kemari? " Tanya Uzukage dengan wajah bingung.

" Kami mengantarkan mereka, Uzukage – Sama… " Jawab mereka berdua kepada Kage mereka.

" DDUUAAARR "

Terjadi ledakan bersar diluar tenda Kage. Naruto bersama Minato menengok kea rah ledakan terjadi.

" Pasti mereka menyerang lagi! " Ucap Uzukage dengan muka marah.

" Biarkan kami yang mengatasi ini… " Ucap Minato pada Uzukage yag hanya hanya mengangguk mengiyakan permintaan Minato.

Naruto dan Minato langsung menghilang meninggalkan kilatan merah. Naruto muncul lagi didepan sekitar 5 orang shinobi yang nampaknya mereka adalah missing nin, yang terlihat dari Hitai ate mereka dicoret garis Horizontal pada lambing desa mereka.

" RED FLASH… YELLOW FLASH… " Ucap Shinobi yang berpakaian seperti Jounin dari Kumo.

" Aku akan menjadi pahlawan Iwa jika membunuhmu…. " Ucap Shinobi dengan Hitae ate iwagakure dengan lambang iwa dicoret dengan garis Horizontal dengan tatapan membunuh.

" 2 Mantan Ninja Kumo, 2 Mantan Ninja Kiri, 1 Mantan Ninja Iwa. " Ucap Naruto memadang mereka dengan tatapan serius.

" Benar sekali, Kami ini yang akan mencabut nyawamu… " Ucap Shinobi Kiri dengan pandangan membunuh yang sangat pekat.

Kemudian Dua Shinobi Kiri melesat dengan bermodal pedang yang mereka bawa menyerang Naruto dan Minato. Dengan gesit Naruto dan Minato menghindari tebasan pedang yang diarahkan pada mereka, namun Naruto mendapat sebuah goresan di pipi kanannya.

" Lain kali pedangku akan memotong kepalamu… " Ucap Shinobi kiri yang melukai Naruto dengan menyeringai sadis.

Naruto mengusap pipinya yang terluka. Dan menatap kedua orang yang ada di depannya dengan pandangan membunuh.

Naruto menghilang meninggalkan kilatan merah dan mucul didepan kedua ninja tadi dengan membawa dua buah rasengan ditangan kanan dan kirinya.

" Time - Space : Rasengan Barrage "

Naruto menghantamkan kedua rasengan itu pada dua Shinobi itu. Kedua shinobi itu terlempar menabrak pepohonan dan ttidak sadarkan diri akibat terkena jutsu dari Naruto.

" DEG "

Tiba – tiba jantung ke tiga missing nin itu berdetak dengan keras.

" Perasaana apa ini? " Tanya Shinobi Iwa dengan tatapan tidak percaya.

" Perasaan ini… " Ucap Shinobi Kumo dengan tatapan tidak percaya. " Takut " lanjut Shinobi Kumo dengan lirih.

Naruto memandang ke 3 missing nin lagi yang sedang ketakutan. Kemudian Naruto menengok ke Minato yang menatap ke Naruto dengan pandangan khawatir.

" Lebih baik kalian pergi… " Ucap Naruto pada 3 Missing nin yang ada di depannya.

" Dan jangan kembali lagi menyerang Klan Uzumaki…. " Lanjut Naruto pada ke tiga missing nin yang ada di depannya.

Ketiga missing nin itu hanya mengangguk dan menghilang menggunakan shunsin. Minato mendekati Naruto dan menepuk pundak naruto.

" Kenapa denganmu, kak? " Tanya Minatoa dengan menatap khawatir pada Naruto.

" Emosiku sering tidak terkendali ,seperti sekarang… " Ucap Naruto dengan mengetur nafasnya.

" Hari sudah sore, Sebaiknya kita beristirahat dulu… Kita lanjutkan perjalanan esok… " Ucap Minato pada Naruto dan dijawab anggukan oleh Naruto.

Naruto dan Minato kemudian menghilang meninggalkan kilatan merah dan muncul lagi di dalam tenda Kage. Uzukage, Jiraiya menatap Khawatir pada Naruto.

" Apa kau baik – baik saja, Naruto? " Tanya Jiraiya pada naruto.

" Naruto – nii, baik – baik saja. Sensei, Sepertinya kita harus menginap disini terlebih dahulu! " Ucap Minato pada Senseinya dan dijawab anggukan oleh senseinya.

.

Time Skip Kesokaan Harinya….

.

Naruto, Minato dan Jiraiya sekarang berada di depan Uzukage untuk berpamitan untuk melajutkan menuju tempat latihan. Dan Naruto, Minato dan Jiraiya akan meninggalkan ruangan kage untuk melanjutkan perjalanan…

" Tunggu… " Ucap Uzukage.

" Naruto apa kau akan meninggalkan kami? " Lanjut Uzukage. Ia bertanya dengan pandangan berharap pada Naruto.

" Tentu, tempat tinggalku adalah Konoha. Meskipun begitu, Jika Klan Uzumaki memerlukan bantuan aku akan selalu siap membantu… " Ucap Naruto dengan tersenyum kea rah Uzukage.

" Kukira kau bisa menggantikanku disini… " Ucap Uzukage kepada Naruto yang hanya tersenyum.

" Mungkin, Sebaiknya kami berangkat sekarang… jaa… " Ucap Naruto. Lalu ia, Minato dan jiraiya menghilang meninggalkan kilatan merah.

' Maksudku menggantikanku sebagai Uzukage apa kau mengerti… ' lanjut Uzukage dalam hati.

.

Di Perjalanan…

.

Naruto muncul lagi di tempat pertarungannya dengan Kotaru dan Hitaru. Naruto menengok ke Minato yang menatapnya dengan kesal.

" Kenapa kau meneleport kita hanya disini, kak? " Tanya Minato dengan pandangan kesal pada naruto.

" Aku hanya menandainya disini… " Bohong Naruto pada Minato yang nampaknya bisa mengetahui kalau Naruto berbohong.

" Jelas sekali kau berbohong kak… " Ucap Minato memandang naruto dengan wajah kesal.

" Setahuku Hiraisin itu hanya bisa dilakukan pada tempat yang sudah ditandai… " ucap Jiraiya menjelaskan pada Naruto dan Minato.

" jadi Naruto hanya bisa berteleport pada tempat yang ditandainya… Apa benar begitu, Minato? " Lanjut jiraiya pada Minato.

" Tapi… " " Sudahlah lebih baik kita bergegas… " Ucapan Minato terpotong oleh Naruto dengan mulai meloncati pohon dan akhirnya diikuti oleh Minato dan Jiraiya..

' Tapi Hiraisin Naruto – nii, berbeda dengan hiraisinku…. ' batin Minato karena tidak bisa mengucapkannya secara langsung.

.

Time Skip 1 jam setelah perjalanan….

.

" huh… Akhirnya sampai juga…. " Ucap Jiraiya dengan menghela nafas.

" Memang dimana kita akan memulai latihan? " Tanya Naruto kepada Senseinya yang tengah melepas rasa lelahnya.

" Di depanmu…. " Ucap Jiraiya sambil menunjuk di depannya.

Naruto menengok ke depan dan melihat gunung yang terdapat bangunan yang seakan menempel pada gunung tersebut ( bayangin tempat latihan Minato dan Jiraiya di Naruto The Movie Road To Ninja 6 ).

" Itu tidak terlihat seperti tempat latihan! " Ucap Minato yang Nampak heran pada Senseinya.

" Aku juga beranggapan seperti itu, saat pertama kali aku kesini… " Jawab Jiraiya dengan santai. " Lebih baik kita masuk, mungkin akan menjawab beberapa pertanyaanmu… " Lanjutnya mengajak Naruto dan Minato untuk masuk.

" Ayo.. " Ucap Minato yang pertamakali masuk pada bangunan yang kelihatan aneh itu.

" hn. " Gumam Naruto dan Mengikuti Minato masuk pada bangunan itu.

Naruto dan Minato diikuti Jiraiya masuk ke bangunan itu. Minato memandang takjub pada saat memasuki ruangan utama.

" Kita akan berlatih keras disini… " Ucap Minato dengan bersemangat.

" Sayangnya kita tidak akan berlatih di ruangan ini… " Ucao Jiraiya pada Minato yang membuat Minato menjadi lemas. " haha… Kita akan berlatih di ruang bawah tanah… " Lanjut Jiraiya yang membuat Minato penasaran.

Jiraiya menuruni tangga dan diikuti oleh Naruto dan Minato.

" Ini adalah tempat kita latihan… " Ucap Jiraiya pada Minato yang menatap sekitar latihan dengan tatapan tidak percaya.

' Ini lebih mirip neraka daripada tempat latihan ' Pikir Minato sambil menelan ludah.

' Ini akan menyenangkan… " Pikir Naruto dalam hati sambil mengeluarkan seringaiannya.

.

Time Skip 3 tahun kemudian…

.

Naruto dan Minato sedang berhadapan setelah selesai sparring.

" Kemampuanmu sangat meningkat Minato… " Ucap Naruto pada Minato yang sedang mengatur nafasnya.

" Ya, semenjak Jiraiya sensei izin pulang ke konoha terlebih dahulu aku semakin giat berlatih, kak… " Ucap Minato juga sedang mengatur nafasnya

" Ya… 1 tahun yang lalu, semenjak anbu konoha yang datang kesini… Aku merasa Curiga… " Ucap Naruto mencoba mengingat – ingat saat ia dilatih Jiraiya.

" Aku juga merasa Curiga… " Ucap Minato menyetujui perkataan Nii – Sannya.

.

FLASH BACK ON

.

Naruto bersama Minato tengah berlatih dengan melawan Jiraiya.

" Aku sudah merebut gulungan kontrak ini darimu, Sensei… " Ucap Naruto dengan menunjukan gulungan kontrak katak dari Jiraiya.

" Bagus Naruto, Sudah kukira kau sudah bertambah pintar dalam menyelesaiknan suatu masalah…" Puji Jiraiya pada Murid tertuanya. " Kalau begitu kau boleh membuat Kontrak Kuchiyose dengan katakku… " Lanjut Jiraiya dengan memperbolehkan Naruto membuat kontrak dengan Kuchiyosenya.

" hahaha… Aku mempunyai Kontrak dengan hewan yang lebih hebat, tidak seperti katakmu itu sensei! " Tawa Naruto pada senseinya. " Lebih baik aku berikan ini pada Minato… " Lanjut Naruto melemparkan Gulungan kontrak itu pada Minato dan berhasil ditangkap oleh Minato.

" Gomen, Naruto – nii. Aku sudah membuat Kontrak dengan katak jiraiya sensei.. " Ucap Minato pada Naruto yang terus menertawai senseinya.

" PPOOOOFFTT "

Ledakan Asap kecil berwarna putih di dekat Jiraiya. Jiraiya yang belum mengetahui siapa dan mengapa ada seorang yang datang menggangu Naruto dan Minato latihan, ia hanya bisa menebak – nebak. Jiraiya terkejut bahwa yang datang adalah seorang Anbu Konoha yang datang dengan senjata lengkap.

" Jiraiya – San, anda diharap ke Konoha sekarang…. " Ucap Anbu itu dengan nada tegas.

" Kemari… " Ucap Jiraiya mengajak Anbu dan mencoba menjauh dari kedua muridnya.

Naruto dan Minato hanya bisa bertanya – Tanya dalam hati apa yang dibicarakan senseinya yang agak jauh dari posisinya.

With Jiraiya

" Memangnya ada apa? " Bisik Jiraiya dengan serius dan sesekali mengawasi kedua muridnya agar tidak mendengar pembicaraanya.

" Anda diharapkan membantu pasukan Konoha… " Ucap Anbu tersebut.

" Memangnya Kenapa? " Tanya Jiraiya yang sudah merasa tidak enak dengan arah pembicaraan.

" Kemungkinan terburuk terjadi! " Ucap Anbu itu dengan nada gelisah.

" Apa maksudmu? " Tanya Jiraiya yang semakin penasaran dengan apa yang ingin Anbu itu katakan.

" Perang Dunia Shinobi Ke – Tiga telah dimulai,Dan sekarang Konoha terseret dalam peperangan besar itu.. hingga saat ini kami sangat membutuhkan tenaga anda Jiraiya – San… " Ucap Anbu tersebut dengan serius. Jiraiya memandang ke Anbu dengan kaget.

" Tetapi bagaimana dengan Naruto, dan Minato? " Tanya Jiraiya yang masih dalam keadaan Syok.

" Menurut Hokage – Sama, Sebaiknya Naruto – San dan Minato –San harus menyelesaikan tugas yang Hokage - Sama berikan… " Ucap Anbu yang sepertinya diperintahkan langsung oleh hokage untuk membawa jiraiya kembali ke Konoha.

" Baiklah, Tetapi aku harus memberikan alasan yang tepat untuk kepergianku… " Ucap Jiraiya dan ia mulai mendekati Naruto dan Minato.

Naruto dan Minato yang akan menanyakan banyak pertannyaan. Langsung terjawab oleh perkataan Jiraiya,

" Aku akan pergi sekarang… " Ucap Jiraiya dengan nada dangat menyesal. " Karena Hiruzen – Sensei memenggilku untuk memata – matai seseorang… " Bohong Jiraiya dengan ekspresi meyakinkan.

" Lalu, Bagaimana dengan kami sensei? " Tanya Minato pada senseinya.

" Biarkan Naruto yang akan melatihmu, Minato… " Ucap Jiraiya kepada Minato yang Nampaknya kaget setengah mati.

'huh … sensei kan sudah mengetahu sifatku… ' Batin Naruto dengan menghela nafas dan mengangguk pada senseinya menyatakan ia setuju untuk melatih Minato.

" Kalau begitu aku harus pergi sekarang… " Ucap Jiraiya berpamitan pada kedua muris kesayangannya.

" Biarkan aku mengantarkanmu sensei… " Ucap Minato menawarkan untuk mengantar senseinya ke konoha.

" Ehhh… Tidak Usah.. itu akan merepotkanmu… " Ucap Jiraiya dengan gugup yang membuat Naruto dan Minato curiga.

' Bukannya dengan hiraisin akan lebih cepat dan menghemat cakra… ' pikir Naruto dan Minato bersamaan merasa ada yang ganjil dengan senseinya.

" Aku pergi dulu … Jaa… " Ucap jiraiya menghilang meninggalkan kepulan asap bersama Anbu Konoha tadi. Sebelum Naruto bertanya Jiraiya langsung menghilang.

' Ahh… Mungkin sensei melakukan pemanasan untuk pergi ke Konoha… ' Pikir Naruto membuang perasaan curiga pada senseinya.

.

FLASH BACK OFF

.

" Berarti ada sesuatu yang gawat terjadi pada Konoha… Kenapa aku tidak memikirkan kemungkinan terburuk… " Ucap Naruto yang sepertinya menyesal tidak mencurigai senseinya.

" benar sekali, Sebaiknya kita harus segera kembali ke Konoha, kak? " Usul Minato mengajak naruto untuk segera meninggalkan tempat latihan.

" Hn. " Gumam Naruto sambil merapal segel tangan dengan sangat cepat.

" Hiraisin No Jutsu "

Naruto dan Minato menghilang meninggalkan Kilatan merah atau menggunakan Hiraisin.

.

Di Konohagakure, Pintu gerbang….

.

Naruto muncul di depan gerbang desa berlambang Konoha. Tetapi ada yang berbeda di desa konoha, banyak tower penjaga yang didirikan, dan gerbang yang sepertinya dijaga ketat.

" Apa yang terjadi? " Tanya Minato dengan memandang tidak percaya entah pada siapa.

' Ternyata sudah terjadi… " pikir Naruto yang hanya geleng – geleng pasrah.

" Lebih baik kita tanyakan pada Hokage saja, Minato… " Usul Naruto pada Minato sekaligus mengajak Minato memasuki desa mereka yang sekarang sudah menjadi desa militer.

Naruto dan Minato memasuki gerbang namun dicegat oleh seseorang yang muncul dengan shunsin.

" sensei, kemana saja? " Tanya seseorang berambut perak yang rambutnya seakan melawan gravitasi a.k.a. Kakashi Hatake.

" Kau Kakashi… Aku hanya berlatih beberapa tahun… " ucap Minato dengan tersenyum dan mengacak – acak rambut kakashi.

" Eh.. Kukira sensei ikut berperang! " Ucap Kakashi seperti biasa dengan muka datar.

" Perang? " Minato hanya bingung mendengar ucapan Kakashi.

" Ya, perang. Jiraiya – sama sudah berangkat 1 tahun yang lalu. Kukira sensei ikut dengan beliau… " Ucap Kakashi dengan kata kehormatan saat menyebutkan kata 'Jiraiya'.

" Kenapa Kau menyebut si Ero – Sensei begitu? " Tanya Naruto tidak kalah datar dengan kakashi.

" Kau muridnya tidak tahu? " Tanya Kakashi dengan menatap Naruto seakan tidak percaya.

" Ya memang kenapa? " Tanya Naruto bingung dengan mengangkat sebelahg alisnya.

" Jiraiya – sama, Tsuade – sama, dan Orochimaru – Sama sudah terkenal dengan Sannin Konoha setelah melawan ninja hebat seperti Hanzou no salamander.. " Jelas Kakashi yang membuat Naruto dan Minato melongo saat kakashi menjelaskan.

" Karena sensei sudah kembali, mungkin Tim kita akan mendapat misi! " Ucap Kakashi dengan tersenyum dibalik maskernya.

" Ya, Tapi aku bingung Kenapa kau tidak ikut berperang bukannya hanya seorang genin yang tidak boleh berperang? Semsentara kau Kakashi, seorang Chunnin? " Ucap Minato menembakan pertanyaan bertubi – tubi pada Kakashi.

" karena Hokage memerintahkan agar seorang anak dibawah 17 tahun tidak boleh terjun ke medan perang, Namun jika kemampuan Tim itu sudah diakui dan terdapat jounin pembimbing. Tim itu dapat terjun ke medan perang, Dan untuk pertanyaan sensei aku seorang Chunnin kau salah sensei. Aku ini seorang Jounin sekarang… " Jelas Kakashi panjang lebar pada Minato yang membuat Minato tersenyum puas.

" Tetapi, kenapa sensei memangil sensei? Tapi tidak memanggil kami? " Tanya Naruto entah pada siapa.

" Lebih baik kita menuju kantor Hokage sekarang… " Ucap Minato kepada Naruto yang hanya menjawab anggukan.

"Kita pergi dulu, kakashi … jaa …. " Ucap Minato kepada kakashi. sebelum Minato dan Naruto menghilang meninggalkan kilatan merah.

.

Di Konohagakure, Ruangan Hokage…

.

" Apa? Iwa ingin menyerang Konoha? Yang benar saja " Teriak Sandaime dengan memijit kepalanya yang terkadang sakit jika mendengar berita buruk

Muncul Kilatan merah didepan Sandaime Hokage.

" Aku sudah menduga kalian akan datang! " Ucap Sandaime Hokage dengan melepas Topi Kagenya.

" Banyak hal yang harus anda jelaskan, Hokage – Sama… " ucap Naruto dengan tatapan mengintimidasi.

.

To Be Continued.

.

Gomen, Author gk bisa Update minggu lalu karena Author sedikit bingung saat menentukan kelanjutan fic ini. Dan kalau bisa para READERS sekalian dapat memberikan saran. Dan untuk Wordnya mungkin belum 7k tetapi akan saya usahakan, Saya sedikit bingung karena saat saya ketik di MW ( Microsoft Word ) wordnya udah 6,155 tetapi setelah di UPLOAD. Wordnya berkurang mungkin ada yang bisa kasih saran…

Seperti yang telah READERS sekalian sudah baca. Aku putuskan Nama Anak Naruto adalah Itachi, karena saya sedikit bingung saat penentuan nama. Mungkin cerita ini akan saya bagi jadi 2, cerita ini akan tamat setelah penyerangan Kyubi, sementara Season 2 akan saya Publish hm…. Kapan – kapan aja dah…

Hahaha… mungkin setelahnya.

Sekali lagi GOMENASAI,…

.

Terimakasih buat para READERS sekalian yang telah memberikan KRITIK, DAN SARANnya. Dan untuk waktunya untuk membaca FIC YANG GAJE. Dan Tunggu chapter depan. Klik FAVORITE bagi yang suka dengan FIC ini, Klik FOLLOWS buat yang ingin tahu perkembangan FIC ini dari Chapter ke Chapter, Dan Jangan Lupa REVIEWS nya. KRITIK DAN SARAN YANG MEMBANGUN akan sangat bermanfaat untuk saya.

.

ARIGATOU GOZAIMASU

.

R

.
E

.

V

.
I

.
E

.
W

.
S

.