.
.
.
Title : Naruto : The Next SHINOBI NO KAMI
Genre: Adventure( dengan sisipan Romance, Humor dan Family)
Disclaimer: Naruto bukan Punya saya tetapi milik Mr. Masashi Kishimoto
Rating : T
Pair : Naruto x Mikoto dan Minato x Kushina
Author : Uzumaki-Namikaze Elmas
Warning : gaje, OC, OOC, Typo(mungkin), dan masih banyak lagi.
.
.
.
Summary :
Naruto merupakan prodigy dari 4 klan sekaligus. Anak Dari Yugito Senju-Uzumaki ( Anak Hashirama dan Mito) dengan Rei Uchiha-Namikaze. Pada saat Naruto menyempurnakan Jikkukan Ninjutsu Klan Namikaze ( Hiraisin), Ia terjebak dalam dimensi hiraisin, dan dilatih di dimensi itu oleh RIKUDOU SENNIN. dan terlempar ke MASA DEPAN…
Bagaimana Ceritanya? Dapatkah naruto mendapat Gelar SHINOBI NO KAMI? RnR!
.
.
JAWABAN REVIEWS :
.
Guest : Klo cuma pengumuman ngapain di update hanya akan membjat reader(termasuk saya) pada kesel karna udh lama nunggu tau"nya ug di update cuma pengumuman
haha.. saya minta maaf soal itu...
.
.1 : Yah kirain update tapi cma pengumuman,
thor aku mw nnya
1. Apakah Obito akan bergabung dengan Akatsuki
2. Apakah akan ad pembantaian Clan Uchiha
Kalo sempet mohon dijawab
haha sekali lagi saya minta maaf mengenai Pengumuman, Yang saya akan beritahu Akan ada pembantaian Klan Uchiha.
.
.792 : Salam kenal. Cerita nya bgus
Arigatou, Ayub - san.
.
Prisoner Max Bright : Saya tahu, mungkin ini gaya penulisan anda...
Tapi, menjelaskan sesuatu yang sudah ada diatas percakapan adalah hal aneh menurut saya...
Ex: " Kalau begitu Pasukan Konoha ini tanpa dipimpin? Baiklah sekarang kumpulkan mereka disini… " Ucap Naruto memperintahkan Minato dan Timnya untuk mengumpulkan semua Ninja Konoha yang berada di Champ ini.
Kalau udah ada di convert ngapain di ulangi lagi?
Dan lagi, saya mau tanya...
Jika udah ada nama Naru, maka kelak nama MinaKushi siapa? Menma? Nggak mungkin, masa Naru anak MinaKushi di Canon di sini dinamain sama hal yang paling ia benci, sayur? Jadi, namanya siapa? Terus, yang ngelancarin kudetanya siapa? Fugaku? Apa Naru? Keduanya nggak mungkin! Naru terlalu sayang sama Konoha! Fugaku, disini nggak mungkin jadi Headclan Uchiha'kan?
Dan, yang ngasih tau kabar melemahnya segel Kyuubi siapa? Dicanon'kan FugaMiko, disini masa NaruMiko. Masa Naru mau membunuh adiknya?
Sekian, Wassalam!
Please jawab!
Huh, disini akan ada 2 Naruto mungkin anda akan tahu setelah Penyerangan Kyubi.
.
firdaus minato : saya mohon cepetan udch gak sabar senpai lanjutttt
kalau bisa sasuke jadi anakx naruto hehehehe
Sasuke memang akan jadi anak Naruto.
.
Kayanya udah dulu ya hmm... Happy Reading!
Sebelumnya Di Chapter 9 :
.
.
" DDDUUUAAARRR "
.
.
Ledakan terjadi karena jutsu andalan Tsuchikage Oonoki berhasil dilakukan. Semua shinobi yang ada disitu melihat asap ledakan yang berangsur menghilang, Semua shinobi itu tersenyum puas ketika melihat pimpinan mereka, Tsuchikage Oonoki masih berdiri ditempat pertarungan. Sementara Minato entah mati atau hidup.
Oonoki turun berjalan mendekat pada Naruto, sementara Naruto masih tetap diam duduk di bawah sebuah pohon.
" Seperti kesepakatan kita, Aku telah mengalahkannya. Jadi kau harus mundur! " Ucap Tsuchikage dengan tersenyum puas karena merasa telah mengalahkan Minato.
" Kau salah, lihat itu.. " Ucap Naruto sambil menujuk ke belakang Oonoki yang sekarang Minato tengah berdiri di bawahnya terdapat kunai Hiraisin.
.
.
" Doton :: Kengan No Jutsu "
.
.
Setelah mengucapan itu tangan Oonoki langsung dilapisi dengan batu. Ia hanya menggeram kesal karena Jutsu andalannya dapat dihindari lagi Olah Minato. Oonoki berbalik dan ia terbang, entah menggunakan jutsu atau tidak.
" Aku adalah Yondaime. Aku tidak akan kalah dengan mudah, setidaknya sampai kau sekarat… " Ucap Minato kepada Oonoki yang sekarang berada di depannya.
Tanpa menjawab Oonoki langsung memukul perut Minato dengan tangannya yang sudah dilapisi oleh batu. Minato menahan pukulan Oonoki agar ia tidak terpental, Minato menyentuh perut Oonoki untuk menandainya tanpa sepengetahuan Oonoki.
" Rasakan ini… " Ucap Oonoki dengan memperkuat hantamannya pada Minato yang membuat Minato terlempar.
Minato dapat menyeimbangkan dirinya dengan berteleportasi pada kunai yang dilemparkannya saat pertarungan dimulai.
" Aku tidak akan main – main lagi. Cobalah tahan seranganku ini… " Ucap Minato kemudian ia menghilang meninggalkan kilatan kuning dan muncul di depan Oonoki yang nampaknya terkejut.
Minato muncul didepan Oonoki dengan membawa dua bola spiral rasengan. Oonoki yang tidak mempersiapkan untuk menahan serangan, memilih menahan serangan dengan tangannya yang sekeras batu untuk melindungi dirinya.
" Ini untuk Nii – Sanku… " Ucap Minato dengan menghantamkan Rasengan ditangan kananya pada perut Oonoki yang masih bisa ditahan oleh tangan batunya.
Muncul gesekan hebat antara rasengan dan tangan batu yang melindungi Tsuchikage Oonoki, akhirnya tangan batu Oonoki mulai retak dan Akhirnya hancur oleh rasengan minato.
" Dan ini Untuk Konoha… " Ucap Minato dengan menghantamkan rasengan yang berada di tangan kirinya. Serangan ini terkena telak pada Tsuchikage, Yang mengakibatkan Tsuchikage terlempar ke atas.
Minato dengan cepat mengambil kunai hirasin dari kantong peralatan ninjanya dan Ia melemparkannya, sehingga kunai itu melesat ke Tsuchikage yang sedang terlempar. Ternyata kunai itu hanya melewati Tsuchikage bahkan tidak melukainya. Minato kembali tersenyum dan ia kembali menghilang dan muncul di kunai yang tadi ia lemparkan.
" Dan Ini demi perdamaian... " Ucap Minato dengan menyodorkan rasengan yang tiba – tiba muncul di tangan kanannya, Akhirnya Tsuchikage terkena rasengan Minato dan kembali terlempar hanya sekarang ia terlempar ke tanah dengan cepat.
.
.
" DDUUUUAAARRR "
.
.
Terjadi ledakan di tempat Tsuchikage Oonoki jatuh, Naruto berdiri dan melihat pertarungan saudaranya.
Asap menghilang dan sekarang terlihat Tsuchikage yang tengah terkapar dengan banyak luka ditubuhnya. Sementara Shinobi yang tadi memperingati Tsuchikage langsung berteriak histeris.
" TSUCHIKAGE – SAMA…. " Teriak Shinobi Iwa itu yang nampaknya penasihatnya.
" BANGUNLAH… PASUKAN BANTUAN AKAN SEGERA KEMARI…. " Ucap Shinobi Iwa itu yang membuat Minato jantung Minato seakan berhenti berdetak.
" Apa maksudmu? " Tanya Minato pada Shinobi Iwa yang berteriak tadi, Shinobi Iwa itu memandang dengan tatapan membunuh pada Minato.
" Pasukan bantuan… Pasukan bantuan itu akan meratakan konoha… " Ucap Shinobi itu dengan penuh amarah pada Minato.
" Bukan itu. Maksudku, Bagaimana pasukan itu kemari? " Tanya Minato yang hatinya sudah tidak karuan.
" Jembatan Kannabi, Kusagakure… " Ucap Shinobi Iwa itu kepada Minato yang nampaknya kaget.
" Kakashi, Obito, Rin… " Ucap Minato dengan lirih….
.
.
*Naruto : The Next SHINOBI NO KAMI* Chapter 10 : Perpisahan Obito
.
.
' DDDDEEEEEEGGGGG '
.
.
Detak jantung Minato berdetak dengan keras yang membuat dirinya tertunduk. Sementara Shinobi Iwa itu hanya tersenyum iblis ketika melihat Minato tertunduk.
' Apa? Ada yang menggoyang – goyangkan kunai hiraisinku yang kutitipkan pada Kakashi… " pikir Minato yang sudah lemas tanpa ada harapan.
" Kau akan mati…. " Ucap Shinobi Iwa itu dengan nada yang mengerikan.
" Kak.. " Ucap Minato lirih, Ia berusaha memanggil Naruto.
Merasa tidak ada jawaban Minato langsung melihat keselilingnya, Dan Ia tidak mendapati kakaknya tengah berdiri disampingnya. Sementara Shinobi Iwa itu bersiap mengeluarkan kunai untuk membunuh Minato yang tidak sadar akan diserang.
" MAAAATIIIII….. KAAAAAAUUUU…. " Kata Shinobi Iwa itu dengan menusukan kunainnya pada Minato.
.
.
" JJJJJLLLLLEEEEBBBB "
.
.
Tanpa disangka ternyata bukan Minato yang tertusuk melainkan Shinobi Iwa tersebut yang tertusuk. Sementara Minato segera bangkit dan berteleport ke tempat Kakashi, Obito dan Rin berada.
' Cepat lakukan kewajibanmu, Minato… ' Ucap Naruto dalam hati. Yang ternyata Narutolah yang menolong Minato.
.
.
Whit Kakashi Obito dan Rin.
.
.
Kakashi, Obito, dan Rin tengah terpojok dikepung oleh 6 orang Anbu dari Iwagakure sementara salah satu Anbu tengah memegang kunai pemberian Minato.
" Kunai macam apa ini? Menurutmu mana ada kunai seperti ini? " Tanya Anbu yang memegang Kunai Hiraisin kepada salah satu teman Anbunya dan tanpa sadar menggoyang goyangkan kunai itu.
" Sepertinya aku pernah melihatnya kunai itu, Tapi sebelum aku menjawab lebih baik kita bunuh bocah – bocah itu… " Ucap Anbu yang ditanya tadi sambil tersenyum dibalik topengnya yang tentunya tidak diketahui.
" Biarkan dia mati oleh kunainya sendiri… " Ucap Shinobi yang memegang kunai hiraisin dengan mengacungkannya pada Obito.
Anbu itu langsung melemparkan kunai hiraisinnya ke arah Obito dengan cepat.
.
.
" WWWUUUSSHH… SSSRRREEETT…. GRREEEPP…. "
.
.
Kunai itu melesat tepat ke arah Obito tetapi Obito berhasil diselamatkan oleh Kakashi yang mempertaruhkan dirinya untuk menjadi tameng Obito. Minato datang tepat pada waktunya menangkap kunainya yang sudah sempat menggores mata kiri dari Kakashi.
" Kalian! Tidak akan aku ampuni! " Ucap Minato dengan nada marah.
" Yellow Flash? Oh iya, ternyata kunai itu milikmu! " Kata Anbu itu dengan tenangnya.
" Hirasin. " Ucap Minato dengan lirih.
" Hiraisin,? ehhh apa? " Tanya Anbu itu dengan bodohnya.
Minato langsung menghilang meninggalkan kilatan kuning dan muncul di belakang anbu itu tepat dimana ada kunai yang dia sudah lemparkan tanpa sepengetahuan Anbu itu.
.
.
" JJJJLLLEEEBBB "
.
.
Minato dengan cepat menikam Anbu itu dari belakang sementara ke lima Anbu lainnya hanya menatap seakan tidak percaya.
" Sekarang giliran kalian… " Ucap Minato dengan nada dingin.
Ke lima Anbu itu langsung sadar dari lamunannya dan segera melakukan shunshin untuk menjauh dari jangkauan Minato. Minato hanya memandang pada Obito yang sepertinya sangat syok mendapat perlakuan seperti itu oleh Kakashi.
" Rin, bagaimana keadaan Kakashi? " Tanya Obito dengan nada khawatir.
" Sepertinya mata kanannya, tidak berfungsi. " Jawab Rin dengan nada lemah saat memeriksa Keadaan Kakashi.
" Tak apa. Aku masih kuat untuk kembali bertarung. " Jawab Kakashi dengan tegar, walaupun tegar jelas sekali dirinya tengah meringis kesakitan. Karena tidak tahan dengan rasa sakit yang dideritanya Kakashi pun pingsan.
Obito hanya menangis mengetahui keadaan Kakashi. Sementara Minato dan Rin memandang Khawatir pada Obito.
" TIIDDAAAAAKKKK…. " Teriak Obito dengan kerasnya.
Minato memandang perubahan yang sangat signifikan dari Obito yaitu matanya sekarang berubah menjadi merah dan memiliki 3 tomoe yang masih berputar. Kemudian berubah menjadi Mangekyou Sharingan.
" Akan kuhabisi semua ninja Iwa itu! " Ucap Obito dengan muka marah. sementara, Minato dan Rin hanya memandang kaget pada perubahan mata Obito.
" Obito! Matamu… " Ucap Minato yang nampaknya kaget.
.
.
" HYYYYYYAAAA …. "
.
.
Teriak kesakitan Obito dengan memegangi kedua matanya. Rin dengan cepat memeriksa keadaan Obito sementara Minato hanya diam menunggu Rin memeriksa keadaan Obito.
" Bagaimana keadaan Obito? " Tanya Minato yang sangat khawatir.
" Kurasa, Obito – kun tidak bisa menon aktifkan kedua Sharingannya jadi cakra yang ia miliki akan terus terkuras hingga dia kehabisan cakra. " jawab Rin dengan apa adanya.
" Rin? " panggil Obito pada Rin saat dia terbaring dengan lemah.
" Kurasa sekarang akan menjadi akhir hidupku….. " lanjut Obito dengan lirih yang membuat Rin menitihkan air mata.
Sementara Minato hanya memandang dengan sedih, peristiwa yang ada di depannya. Salah satu muridnya akan menjadi seorang pahlawan dengan mati didepan matanya sendiri.
Obito hanya tersenyum ketika Rin menangis. Sementara Kakashi masih tidak sadarkan diri., Obito menghapus air mata Rin yang tengah menangis.
" Jika aku mati, aku hanya ingin memberikan mataku pada Kakashi! " Ucap Obito kemudian ia tersenyum.
" Tidak. Aku tidak akan membiarkanmu pergi! " Kata Rin dengan cepat mengeluarkan peralatan medis dari kantong ninjanya.
Sementara Rin mempersiapkan Operasi untuk menyelamatkan Obito. Obito memegang tangan Rin sehingga pandangan Rin langsung tertuju.
" Sudahlah, Kumohon… " Ucap Obito dengan tersenyum tulus pada Rin walaupun ia sedang menahan sakit yang sangat luar biasa.
" Mata ini akan sangat bermanfaat bagi Kakashi, sementara untukku seperti penyakit yang tidak bisa disembuhkan, Itu saja jika aku bisa hidup lebih lama. " Ucap Obito dengan seadanya. Yang tentu saja membuat sedih Minato dan Rin.
" Ba..ik..lah….. " Ucap Rin dengan bergetar.
.
.
TIME SKIP 30 MENIT SETELAH TLANPLATASI MATA
.
.
Sekarang ada 2 orang yang tergeletak yang sama – sama salah satu matanya diperban. Sementara Minato hanya berjaga sambil sesekali menitihkan air matanya, Rin juga hanya duduk di sebongkah kayu.
.
.
" HHHYYYAAAAHHH "
.
.
Teriak Kakashi yang terbangun dari istirahatnya. Secara reflex Rin langsung datang memeriksa keadaan Kakashi, Kakashi hanya bingung salah satu matanya diperban.
" Rin? Apa yang terjadi dengan mataku kiriku? " Tanya Kakashi kepada Rin.
" Lalu, Kenapa kau menangis? " Lanjut kakashi dengan bertanya bertubi – tubi pada Rin.
Tanpa menjawab Rin langsung menunjuk seseorang yang berada disamping, Kakashi kemudian menengok dan melihat seorang sahabatnya yang tengah terbaring.
" Obito? " Ucap Kakashi dengan menggoyang – goyangkan tubuh Obito.
' Mata sebelah kirinya diperban begitu juga dengan mataku. Atau mungkin….. ' Pikir Kakashi yang kemudian merubah ekspesinya yang tadi sedih menjadi marah.
.
.
" TIIIIIIDAAAAAKKKKKKKKK "
.
.
Teriak Kakashi dengan kerasnya, dan kemudian dengan paksa membuka perban pada matanya. Mata kanannya yang sharingan tiga tomoe berubah menjadi pola shuriken, Sementara Minato langsung datang menenangkan Kakashi.
" Rasanya ada ratusan Ninja sekelas Jounin yang akan datang kemari! " Ucap MInato yang sepertinya merasakan cakra ratusan ninja.
" Kita harus pergi! " Perintah Minato pada timnya.
" Lalu? Bagaimana dengan Obito? " Tanya Kakashi yang sepertinya tidak setuju dengan perintah Minato.
Kemudian Minato berhenti bergerak dan menunduk yang membuat rambutnya menutupi mukanya.
" Apa kita akan meninggalkannya begitu saja? " Tanya Rin dengan nada tidak setuju.
Tanpa menjawab Minato langsung menggendong obito. Sementara kedua muridnya hanya mengangguk.
" Baiklah ayo berangkat…. " Ucap Kakashi yang memimpin mereka.
Setelah beberapa saat setelah mereka tidak lagi merasakan cakra ratusan shinobi itu. Mereka berhenti di suatu tempat.
" Sepertinya aku sudah tidak merasakan cakra mereka lagi sensei,.… " Ucap Rin dengan nada yang sangat yakin.
" Iya aku juga tidak merasakannya… " Ucap Minato.
" Jadi kita harus bagaimana? " Tanya Kakashi pada Minato dengan nada bingungnya.
" Kau bisa lihat itu! " Ucap Minato sambil menunjuk sebuah gua yang berada tidak jauh dari posisi mereka.
" Kita akan bersembunyi disana…. Sembunyikan cakra kalian serendah mungkin… " Ucap Minato kemudian ia diikuti Kakashi dan Rin memasuki gua yang ditunjuk Minato tadi.
.
.
"TES…TES…TES,,,TES… "
.
.
Suara air yang menetes dari gua itu. Menambah kesan horror pada tempat mereka singgah. Tapi ada sesuatu yang membuat Minato gelisah.
' Kenapa cakra ratusan shinobi bisa hilang begitu saja? ' Tanya Minato dalam hati, sambil ia terus berfikir.
" Sensei, keadaan Obito nampaknya semakin memburuk… " Ucap Rin yang sedang memeriksa Obito.
" Lalu bagaimana? " Tanya Kakashi yang mendengar, sementara Minato tengah berfikir.
" Tidak " Ucap Minato dengan kerasnya yang membuat Kakashi dan Rin kaget.
Beberapa saat setelah itu langit – lagit gua seakan bergoyang – goyang.
" Hiraisin… " Ucap Minato kemudian mereka menghilang.
.
.
"DDDDDDUUUUUUUAAAAARRRRRRRR "
.
.
Ledakan tercipta beberapa saat setelah Minato berteleport. Minato dan lainnya muncul lagi di luar gua yang sebenarnya adalah jebakan.
" Dimana Obito? " Tanya Minato pada semuannya.
" Bukannya kau masih memeganya Rin? " lanjut Minato bertanya kepada kedua muridnya yang nampaknya masih bingung.
Minato langsung tertunduk kemudian ia tejatuh. Sambil menangis, membuat kedua muridnya juga ikut mengetahui apa yang terjadi yaitu mereka harus kehilangan salah satu dari mereka.
.
.
" TTTTTTIIIIIIIDAAAAAAKKKKKKK "
.
.
Teriak Minato dengan Kerasnya
" Ini salahku… mengapa aku tidak memberitahu kalian bahwa sebenarnya kita sudah memasuki sebuah genjutsu Rank S yang bahkan aku sendiri tidak merasakan ini. Sebenarnya gua yang kita masuki bukan gua sembarangan. Tetapi di dalam gua itu terdapat banyak bahan peledak… " Ucap Minato dengan panjang lebar dan dengan nada yang sangat menyesal.
" Seharusnya aku yang salah sensei. Aku telah berjanji akan selalu memegang tangan Obito – kun agar ia selalu terlindungi olehku… " Ucap Rin yang nampaknya juga sangat menyesal akan kematian Obito…
" Kalian telah terkepung… " Ucap Shinobi Iwa dengan rasa bangganya.
Ratusan bahkan sekitar 1 Jounin batalion. Shinobi Iwa juga mengepung mereka dengan menodongkan kunai mereka.
" Kita akan membuat sejarah… Kita telah menangkap Yellow Flash yang gesit itu… hahahahaha…. " Ucap salah satu dari Shinobi Iwa yang nampaknya adalah pemimpin mereka.
Minato hanya menggeram kesal ketika shinobi Iwa mengatakan hal yang seperti itu.
" Kalian telah membunuh murid kesayanganku…. " Ucap Minato dengan nada sangat marah.
" Dan juga kita telah membunuh salah satu dari penerusnya…. " Ucap Pemimpin Shinobi iwa itu dengan keras yang membuat Minato sangat geram dengan ucapan Shinobi iwa yang terkutuk.
" Hirasin… " Ucap Minato dengan meneleport sebuah gulungan ke suatu tempat.
" Kau pikir dengan mengirim sebuah gulungan kau dapat menyelamatkan nyawamu dan kedua muridmu itu! " Ucap Pemimpin Shinobi Iwa itu dengan arrogantnya.
" Apa kau lupa aku dan Nii - Sanku pernah membantai pasukan alianshi Kumo – Iwa – Kiri… " Ucap Minato mencoba menciutkan nyali 1 batalion pasukan Iwa di depannya.
Tetapi ada berbagai tanggapan dari 1 batalion shinobi Iwa itu. Seperti ada yang mengeluarkan keringat dingin dan ada yang hanya tersenyum iblis pada Minato termasuk pemimpin Shinobi Iwa itu.
" Itu jika Nii – Sanmu ikut dalam pertempuran kita ini… bahkan kau hanya menyusahkan Nii – sanmu…. " Hina Pemimpin pasukan shinobi Iwa diiringi dari tawaan semua shinobio iwa yang lain.
' Kenapa Naruto – Nii tidak datang kemari? ' Tanya Minato dalam hati.
Minato semakin geram dengan ocehan dari semua shinobi Iwa itu, sedangkan Kakashi yang dari tadi diam mulai tidak terima gurunya dihina.
" Minato – Sensei tidak akan bertarung sendiri…. " Ucap Kakashi yang masih menutupi mata kanannya.
" Kau bocah mungkin kau akan menyusahkan senseimu saja! " Ucap salah satu Shinobi Iwa itu dengan nada sangat menghina Kakashi sementara Kakashi hanya menggeram kesal.
" 2 orang lebih baik dari 1 orang kan? " Tanya Kakashi, kemudian ia membuka perban matanya dan membuat semua shinobi Iwa terkejut.
" Sharingan? " Ucap hampir semua shinobi berbarengan.
" Tapi coba kau rasakan ini…. " Ucap Pemimpin Shinobi itu dengan melemparkan dua Fuma Shuriken kepada Kakashi.
Kakashi yang sudah merasa pasrah ingin menyusul Obito secara spontan mengaktifkan Mangekyou sharingannya.
.
.
" KAMUI "
.
.
Setelah mengucapkan itu entah mengapa kakashi berhasil membuat salah satu Fuma Shuriken seperti terserap oleh lubang yang tiba – tiba muncul. Tetapi masih ada Fuma Shuriken yang mengarah pada Kakashi dengan sigap Minato langsung bergerak menyelamatkan Kakashi.
" Apa kau masih bisa bertarung, Kakashi? " Tanya Minato pada Kakashi yang sepertinya sangat kelelahan ketika mengeluarkan jutsu itu.
" Ya, Aku masih bisa bertarung! " Ucap Kakashi dengan sangat yakin walaupun dirinya sangat kelelahan.
Minato kemudian melemparkan satu kunainya ke atas.
.
.
" Tajuu Kagebunshin No Jutsu "
.
.
Kunai yang dilemparkan Minato menjadi ribuan menjadi hujan kunai yang berjatuhan mengenai beberapa Shinobi musuh. Minato kembali tersenyum puas serangannya membawa hasil.
" Kita harus keluar dari kumpulan kunai ini… " Perintah Pemimpin Shinobi Iwa kepada semua bawahannya dan tanpa menunggu balasan dari semua bawahannya, Pemimpin Shinobi Iwa itu lagsung melarikan diri dari medan Pertempuran.
" Mau kemana kau? " Ucap Minato kemudian Ia menghilang dan tiba – tiba muncul di depan pemimpin Shinobi Iwa yang sepertinya juga Kaget.
Minato mencoba menusuk Pemimpin Shinobi Iwa itu dengan kunai hiraisinnya tetapi Pemimpin Shinobi itu sudah melakukan sunshin menjauh dari pertarungan.
" Kakashi? " panggil Minato pada Kakashi yang sedang sibuk melawan ratusan Shinobi di depannya.
" Ambil salah satu kunaiku, bila kau berada dalam posisi terpojok kau tinggal mengoyang – goyangkan kunaiku itu..! " Perintah Minato kepada kakashi yang sedang menangkis beberapa kunai yang diarahkan padanya.
" Haii, Sensei. Tapi Kurasa aku tidak membutuhkan kunaimu itu.. " Ucap Kakashi dengan yakin.
.
.
" Raiton : Chidori "
.
.
Tangan Kakashi dibalut ratusan ribu volt listrik yang mengakibatkan suara ribut seperti ratusan burung yang bersiul dengan keras. Kakashi berlari mendekati salah satu Shinobi musuh dan dengan cepat menusuk dada dari musuhnya itu tepat pada jantungnya bukan hanya satu shinobi, semua shinobi yang berada di dekatnya ia bunuh dengan menusuk dada mereka.
Sementara Rin hanya bisa melihat Kakashi yang tengah mengamuk membabi buta menghancurkan seluruh musuh yang ada didekatnya..
Minato yang melihat kemarahan Kakashi juga terbawa emosinya.
" Aku sudah menandaimu, pengecut..! " Ucap Minato kemudian Ia menghilang meninggalkan kilatan kuning yang sepertinya menuju pemimpin shinobi iwa yang tadi melarikan diri dari medan pertarungan,
.
Whit Minato.
.
Pemimpin Shinobi Iwa itu beserta 5 Anbu khusus yang bertugas mengawalnya tengah beristirahat di bawah sebuah pohon besar.
" Kurasa Yellow Flash itu tidak akan mengejar kita sampai kesini! " Ucap Pemimpin Shinobi Iwa dengan mencoba mengatur nafasnya.
' Aku salah mengenai kekuatannya dan muridnya. ' lanjutnya dalam hati.
" Aku sekarang berada disini… " Ucap Minato yang sekarang berada di balik pohon besar yang sama – sama sedang menyender pada pohon besar itu.
Dengan sigap ke – lima Anbu Khusus mengepung Minato dengan menodongkan kunai mereka.
.
.
" PPOOOWW "
.
.
Ternyata Minato yang tengah bersender di pohon hanyalah Kagebunshin. Sementara Pemimpin Shinobi Iwa itu hanya bisa merinding ngeri dengan keadaan yang ada di sekitarnya.
Beberapa saat kemudian Pemimpin Shinobi itu tergeletak seketika dengan kondisi kepalanya sudah tidak berada pada tempatnya. 5 Anbu Khusus itu mencoba menahan rasa takut mereka.
" Kalian sekarang tahu dimana aku… " Ucap Minato yang sekarang keluar dari persembunyiannya.
5 Anbu khusus itu menatap Minato dengan tajam.
" Apa kalian tidak tahu apa yang terfjadi pada Kage kalian sekarang? " Tanya Minato dengan santai kepada 5 Anbu khusus di depannya.
" Lebih baik kalian lindungi kage kalian saja… " Ucap Minato lagi pada semua Anbu khusus itu.
' Pemimpin tidak akan mati semudah itu, Genjutsu… ' pikir salah satu Anbu khusus itu.
.
" KAI "
.
Semua Anbu itu terbangun dengan keadaan terikat sementara pemimpin mereka tengah berhadapan dengan Minato.
.
.
Pertarungan Minato dengan Pemimpin Shinobi Iwa.
.
.
" Sebelum kita bertarung, izinkan aku memperkenalkan diriku…. Namaku Ranmaru Yuki. " Ucap Pemimpin Shinobi itu yang sebenarnya bernama Ranmaru Yuki.
" Yuki? " Ucap Minato bingung.
" Bukankah Klan kalian sedang dilanda perang saudara? " Tanya Minato dengan penasarannya sehingga ia tidak lagi marah.
Ya, memang. Apa kau masih ingin bertarung denganku? " Tanya Ranmaru dengan nada yang sangat mengejek.
" hahaha… baiklah kita bertarung… " Jawab Minato setelah tertawa ia kembali memasang wajah serius.
Kelima Anbu Khusus itu berhasil keluar dari ikatan yang dibuat Naruto tetapi tangan Ranmaru mengentikan gerakan kelima Anbu pengawalnya itu.
" Biarkan aku melawan dia! " Perintah Ranmaru pada Kelima Anbu khusus bawahannya.
" Tapi Ranmaru – Sama.. "" Biarkan aku mencoba kekuatan Yondaime Hokage… " Ucapan Anbu khusus itu dipotong oleh Ranmaru.
" Haii " jawab Kelima Anbu Khusus itu kemudian mereka menghilang menggunakan shunsin.
Dengan cepat Ranmaru merapal segel tangan begitu pula dengan minato yang merapal segel tangan dengan sangat persis setelah selesai merapal segel tangan mereka menghentakan tangan mereka ke tanah.
.
.
" KUCHIYOSE NO JUTSU "
.
.
Ucap mereka berdua berbarengan.
Asap putih menutup seluruh hutan tempat mereka berdua berada. Berapa saat kemudian setelah asap yang menutupi pertarungan menghilang sekarang terlihat Minato tengah berdiri dikepala seekor katak raksasa sementara Ranmaru tengah berdiri di kepala serigala es.
" Yondaime – Sama, Apa yang membuat anda memanggilku? " Tanya Gamabunta kepada Minato yang hanya tersenyum dan menunjuk ke depannya.
" Baiklah… " Lanjut Gamabunta sambil melemparkan puntung rokok raksasa dari mulutnya.
Gamabunta melompat dengan cepat kea rah Serigala Es yang berhasil dipanggil oleh Ranmaru. Dengan cepat Gamabunta mengibaskan pedangnya, tanpa kesulitan serigala e situ hanya menggigit pedang Gamabunta, berniat untuk menangkis sabetan pedang Gamabunta.
.
" Suiton :: Mizurappa "
.
Ucap Ranmaru Ia menyemburkan Air dengan volume yang sangat besar.
Air menggenangi hutan, Sementara Minato hanya tidak mengetahui maksud Ranmaru mengeluarkan jutsu itu hanya melihat apa yang terjadi,
" Tunggu… " Ucap Minato berfikir.
" Melompat… " Ucap Minato kepada Gamabunta.
" Apa maksud anda Yondaime – Sama? " Tanya Gamabunta bingung dengan perkataan Minato yang mendadak.
" Sekarang Lompat… " Perintah Minato kepada Gamabunta, Tanpa membantah Gamabunta melompat.
.
" Ice Element : water freezes "
.
Ucap Ranmaru dan air yang menggenangi hutan tiba – tiba membeku.
Gamabunta yang sekarang tengah melayang hanya bisa mengangguk – angguk mengetahui maksud Minato.
' Jika aku tidak melompat aku akan terjebak… ' pikir Gamabunta.
Gamabunta dan Minato mendarat di lempeng es. Entah mengapa Gamabunta merasa sulit bergerak di atas es.
" Kenapa Yondaime, Kau tidak biasa dengan dingin? " ledek Ranmaru kepada Minato sementara Gamabunta yang dihina ia hanya mendecih tidak suka.
" Aku akan menghancurkanmu… " Ucap Gamabunta, Ia melompat dan bersiap menyayat serigala es beserta dengan Ranmaru tetapi Ranmaru hanya tersenyum.
Gamabunta mendarat dengan cepat tetapi alangkah terkejutnya ia langsung terjatuh beserta dengan Minat dan membuat Ranmaru hanya tertawa. Jadi Gamabunta hanya melewati Ranmaru tanpa mengoresnya.
" hahahaha… Kukira Kuchiyosemu jenius seperti anda Yondaime – Sama! " Ledek Ranmaru kepada Minato dan Gamabunta yang kesulitan bangkit karena medan yang tidak mendukung.
.
" Mokuton Hijutsu: Jukai Kōtan "
.
Ucap Seseorang yang belum jelas siapa. Ia menumbuhkan ratusan Pohon raksasa yang besarnya 3 kali lipat dari gamabunta. Sementara Minato hanya tersenyum mengetahui siapa yang menolongnya.
' Arigatou Naruto –Nii…. ' ucap Minato dalam hati berterima kasih pada Naruto yang ternyata telah menolongnya.
" Lompat Kesalah satu cabang pohon itu… " Perintah Minato kepada Gamabunta, Ia mengetahui maksud pohon raksasa itu dibuat.
Tanpa membantah Gamabunta langsung melompat menaiki salah satu cabang. Pohon raksasa itu. Ranmaru hanya bingung siapa yang membantu Minato.
" Mokuton ya…. Pasti kau Namikaze Naruto? " Tanya Ranmaru kepada seseorang dari kejauhan.
Ranmaru membalikan pandangannya pada Minato dan Gamabunta. Dengan cepat ia merapal segel tangan.
.
" Ice Element : hundreds of pike ice "
.
Bongkahan es yang menjadi alas merekah menjadi ratusan tombak menuju kea rah Minato dan Gamabunta yang masih memikirkan strategi untuk menyerang. Tanpa berpikir panjang Gamabunta menghindari tombak es dengan cara melompat ke cabang – cabang pohon raksasa buatan naruto.
Sambil melompat Gamabunta juga mendekati Ranmaru, Minato mengeluarkan sebuah kunai hiraisinnya.
Ranmaru yang melihat Minato berlahan mendekatinya tidak tinggal diam ia merapal segel tangan.
.
" Suiton : Suiryuudan No Jutsu. "
.
Ranmaru mengeluarkan sebuah naga air raksasa dengan melelehkan es buatannya.
Tetapi apa yang terjadi Minato dan Gamabunta menghilang meninggalkan kilatan kuning.
.
" SSSRREEETTTT "
.
Kunai melesat mengenai pipi sebelah kanan dari Ranmaru dan melewatinya.
" Awasi kunai itu… " Perintah Ranmaru kepada Serigala es panggilannya.
" haii, Ranmaru – Sama " jawab Serigala e situ dengan patuhnys.
Seperti dugaan Ranmaru, Minato muncul di tempat kunai itu yang sebelumnya melukai pipi Ranmaru..
" Kau telah terpojok… " Ucap Ranmaru kepada Minato dan Gamabunta karena Ia sudah siap mengeluarkan jutsu yang terkena telak pada Minato.
" Kau salah, Lihat di sekelilingmu… " Ucap Minato kepada Ranmaru . Ranmaru menengok ke sekelilingnya dan terdapat 3 orang Minato yang tengah berdiri di tangan Gamabunta dan masing – masing membawa satu buah Rasengan.
" Rasakan kekuatan dari Yondaime Hokage…." Ucap Minato dengan nada dingin.
Bersamaan ketiga bunshin Gamabunta melemparkan ketiga bunshin Minato yang membawa Rasengan.
.
" DDDDUUUUUAAAARRRRRR "
.
Ledakan hebat terjadi dan mengakibatkan terbentuk lubang yang sangat besar yang tercipta dari serangan mematikan Minato, Sedangkan Ranmaru tengah tergeletak tidak berdaya di tengah lubang besar itu.
" Kau tidak tahu, aku sudah menandaimu saat Gamabunta tergelincir di depanmu… " Jelas Minato.
' Sebaiknya aku membantu Kakashi ' pikir Minato. Tetapi ia merasa ada yang menyentuh pundaknya dari belakang.
" Kau sudah menjadi Guru yang baik… " Ucap Naruto kepada Minato, Minato hanya menunduk.
" Apa kau tidak tahu,kak… Aku baru saja kehilangan salah seorang dari muridku… " Ucap Minato sambil menangis haru.
Naruto hanya tersenyum mendengar jawaban dari Minato. Minato yang melihat Naruto tersenyum justu bingung.
" Kenapa kau tersenyum, kak? " Tanya Minato kepada kakashi sambil menghapus air matanya.
" Apa kau sudah menemukan mayatnya? " Tanya balik Naruto kepada Minato yang membuat ia semakin bingung.
" Apa maksudmu,kak? " Ucap Minato tidak mengerti arah pembicaraan.
" Berarti Obito belum tentu terbunuh, bukan? " Tanya Naruto yang membuat Minato mengangguk mengerti…
" Jadi menurutmu… " " Ya, Obito masih hidup.. " ucapan Minato dipotong oleh Naruto dengan tenang
.
To be Continued
.
Huh, akhirnya selesai juga….
Loh, Udah 2 bulan gk Update jadi bingung nentuin kelanjutannya gimana?
Sebenarnya Author mau Update Senin depan, tapi kasihan sama para READERS yang sudah lama menunggu. Dan Untuk pengumunan itu hanya mengecek masih ada gk yang yang mau tahu kelanjutannya.
Gomen, kalau Wordnya berkurang….
Bocoran:
DI Chap depan, Minato akan melihat kembali gua yang diledakan pasukan Iwa untuk mengetahui tentang kepastian Kematian Obito, Sementara Di Lain Pihak Shinobi Iwa mundur…
Penasaran sama kelanjutannya …
Tunggu NEXT CHAP…. JAAA….
.
Terimakasih buat para READERS sekalian yang telah memberikan KRITIK, DAN SARANnya. Dan untuk waktunya untuk membaca FIC YANG GAJE. Dan Tunggu chapter depan. Klik FAVORITE bagi yang suka dengan FIC ini, Klik FOLLOWS buat yang ingin tahu perkembangan FIC ini dari Chapter ke Chapter, Dan Jangan Lupa REVIEWS nya. KRITIK DAN SARAN YANG MEMBANGUN akan sangat bermanfaat untuk saya.
.
ARIGATOU GOZAIMASU
.
R
.
E
.
V
.
I
.
E
.
W
.
S
.
