.
.
Title : Naruto : The Next SHINOBI NO KAMI
Genre: Adventure( dengan sisipan Romance, Humor dan Family)
Disclaimer: Naruto bukan Punya saya tetapi milik Mr. Masashi Kishimoto
Rating : T
Pair : Naruto x Mikoto dan Minato x Kushina
Author : Uzumaki-Namikaze Elmas
Warning : gaje, OC, OOC, Typo(mungkin), dan masih banyak lagi.
.
.
.
Summary :
Naruto merupakan prodigy dari 4 klan sekaligus. Anak Dari Yugito Senju-Uzumaki ( Anak Hashirama dan Mito) dengan Rei Uchiha-Namikaze. Pada saat Naruto menyempurnakan Jikkukan Ninjutsu Klan Namikaze ( Hiraisin), Ia terjebak dalam dimensi hiraisin, dan dilatih di dimensi itu oleh RIKUDOU SENNIN. dan terlempar ke MASA DEPAN…
Bagaimana Ceritanya? Dapatkah naruto mendapat Gelar SHINOBI NO KAMI? RnR!
.
.
JAWABAN REVIEWS :
.
Hm.. Sekian Jawabannya, Dan saya minta maaf kalau UPDATE gk teratur.
HAPPY READING…
.
Sebelumnya Di Chapter 10 :
.
" SSSRREEETTTT "
Kunai melesat mengenai pipi sebelah kanan dari Ranmaru dan melewatinya.
" Awasi kunai itu… " Perintah Ranmaru kepada Serigala es panggilannya.
" haii, Ranmaru – Sama " jawab Serigala es itu dengan patuhnya.
Seperti dugaan Ranmaru, Minato muncul di tempat kunai itu yang sebelumnya melukai pipi Ranmaru..
" Kau telah terpojok… " Ucap Ranmaru kepada Minato dan Gamabunta karena Ia sudah siap mengeluarkan jutsu yang terkena telak pada Minato.
" Kau salah, Lihat di sekelilingmu… " Ucap Minato kepada Ranmaru . Ranmaru menengok ke sekelilingnya dan terdapat 3 orang Minato yang tengah berdiri di tangan Gamabunta dan masing – masing membawa satu buah Rasengan.
" Rasakan kekuatan dari Yondaime Hokage…." Ucap Minato dengan nada dingin.
Bersamaan ketiga bunshin Gamabunta melemparkan ketiga bunshin Minato yang membawa Rasengan.
" DDDDUUUUUAAAARRRRRR "
Ledakan hebat terjadi dan mengakibatkan terbentuk lubang yang sangat besar yang tercipta dari serangan mematikan Minato, Sedangkan Ranmaru tengah tergeletak tidak berdaya di tengah lubang besar itu.
" Kau tidak tahu, aku sudah menandaimu saat Gamabunta tergelincir di depanmu… " Jelas Minato.
' Sebaiknya aku membantu Kakashi ' pikir Minato. Tetapi ia merasa ada yang menyentuh pundaknya dari belakang.
" Kau sudah menjadi Guru yang baik… " Ucap Naruto kepada Minato, Minato hanya menunduk.
" Apa kau tidak tahu,kak… Aku baru saja kehilangan salah seorang dari muridku… " Ucap Minato sambil menangis haru.
Naruto hanya tersenyum mendengar jawaban dari Minato. Minato yang melihat Naruto tersenyum justu bingung.
" Kenapa kau tersenyum, kak? " Tanya Minato kepada kakashi sambil menghapus air matanya.
" Apa kau sudah menemukan mayatnya? " Tanya balik Naruto kepada Minato yang membuat ia semakin bingung.
" Apa maksudmu,kak? " Ucap Minato tidak mengerti arah pembicaraan.
" Berarti Obito belum tentu terbunuh, bukan? " Tanya Naruto yang membuat Minato mengangguk mengerti…
" Jadi menurutmu… " " Ya, Obito masih hidup.. " ucapan Minato dipotong oleh Naruto dengan tenang
.
.
*Naruto : The Next SHINOBI NO KAMI* Chapter 11 : Kenyataan Pahit
.
.
" Kau sudah mengerti, Minato… " Ucap Naruto, Kemudian Naruto mnembalikan badannya.
" Ikut aku. " Ucap Naruto kemudian ia dan Minato menghilang meninggalkan kilatan merah.
.
.
Di Tempat Pertarungan Kakashi.
.
.
Kakashi sekarang tengah berhadapan dengan seorang Jounin yang sepertinya sudah sangat kelelahan begitu juga dengan Kakashi hanya saja Kakashi memegangi tangan kanannya yang sepertinya sedang kesakitan.
" Sialan kau peniru… " Ucap Jounin Iwa itu pada Kakashi sementara Kakashi hanya tersenyum kecil.
" Haha.. Kau terlalu bernafsu membunuhku… " Ucap Kakashi dengan meringis kesakitan.
" Coba kau tahan jutsu ini sekali lagi…. " Lanjut Kakashi kemudian ia merapal segel tangan.
" Raiton : Chidori "
Setelah mengucapkan itu Kakakashi memanipulasi cakra petirnya untuk melapisi tangan kanannya. Kakashi dengan cepat berlari dan berniat menusuk Jounin itu.
Tetapi Jounin itu sudah siap dengan segel tangannya.
" Doton : Doryuheki "
Muncul tembok besar yang menghalangi jalan Kakashi dengan cepat Kakashi menusukan Chidorinya ke tembok tanah itu, setelah beberapa lama bergesekan akhirnya chidori Kakashi dapat menembus tembok tanah buatan Jounin itu.
" Rasakan ini… " Ucap Kakashi yang tiba – tiba muncul di depan Shinobi Iwa.
" JJJLLLLEEEBBBB "
Shinobi Iwa itu terkena telak pada dada kirinya. Sementara wajah Kakashi berlumuran darah yang keluar dari dada musuhnya.
Minato dan Naruto muncul di dekat Rin yang sedari tadi sedang menonton pertarungan dari Kakashi. Sementara Shinobi lain yang mengetahui kehadiran Naruto dan Minato memutuskan untuk mundur.
" MUNDUR….. " Ucap Salah satu Shinobi Iwa dan kemudian ia menghilang meninggalkan asap putih.
" HHYYYAAAAHHHH "
Teriakan Kakashi sambil memeggangi tangan kanannya dan secara cepat Rin datang untuk memeriksa tangan kanannya. Naruto dan Minato segera mendekati Kakashi.
" Kau sekarang bertambah kuat setelah memiliki Sharingan… " Ucap Naruto dengan membersihkan wajah Kakashi dari darah musuhnya.
" Aku bukan tandingan dari Obito jika Ia masih hidup… " Ucap Kakashi dengan nada Sedih.
" Apa yang terjadi pada kakashi? " Tanya Minato dengan nada khawatir.
" ini adalah efek samping penggunaan Chidori yang berlebihan… " Jawab Rin dengan tenang.
' Aku merasa tidak berguna berada di team ini… ' Pikir Rin dalam hati.
" Apa kau tidak ingin memastikan tentang obito? " Tanya Naruto yang membuat Kakashi dan Rin sangat bingung untuk menjawab.
Kemudian Naruto berdiri diikuti dengan Minato dan Kakashi yang masih harus dibantu oleh Rin.
" Kita akan memeriksa gua itu… " Ucap Minato.
Setelah mengucapkan itu mereka menghilang meninggalkan kilatan kuning.
.
Naruto, Minato , Kakashi dan Rin. Sekarang telah berdiri di depan gua yang sempat Minato tandai dengan kunai hiraisinnya.
" Untung ada kunaiku yang sempat tertinggal… " Ucap Minato kemudian ia mengambil kunai hiraisinnya.
" Baiklah, Dimana Gua yang kau bicarakan itu Minato? " Tanya Naruto kepada Minato.
Kemudian Minato menunjuk tumpukan batu tepat didepan mereka, Kakashi tanpa perintah merepal segel tangan untuk membentuk sebuah jutsu
" KAGEBUNSHIN NO JUTSU "
Muncul puluhan klon Kakashi.
" Kita harus menemukan Obito setidaknya sampai aku melihatnya lagi… " Ucap Kakashi walaupun dengan nada sedih.
" kau masih dalam penyembuhan Kakashi – kun! " Ucap Rin mengingatkan kakashi bahwa di sedang dalam keadaan yang kurang fit.
Kakashi hanya tersenyum.
" Kau pikir aku selemah itu Rin – Chan? " Tanya Kakashi dengan tersenyum.
' Apa itu benar Kakashi – Kun? ' Tanya Rin dalam hati merasa ada yang janggal pada Kakashi.
Dengan Cepat Klon Kakashi saling membantu begitu juga dengan Minato, Naruto dan Rin yang ikut serta mengangkat reruntuhan gua yang memakan nyawa seorang yang sangat berharga bagi mereka.
" Ini….. " Ucap Minato dengan mengangkat sebuah ikat kepala berlambang konoha.
" Ini milik Obito…. " lanjut Minato dengan lirih.
.
" SEMUA TOLONG KESINI…. " Panggil Minato kepada Naruto, Kakashi, dan Rin.
" Bisa kulihat Ikat kepalanya… " Ucap Naruto kepada Minato dan tanpa membantah Minato memberikan ikat kepala obito kepada naruto.
" hanya ini yang dapat kita temukan, Minato – sensei? " Tanya Kakashi dengan meneteskan air matanya.
Minato hanya mengangguk – angguk dengan menangis. Naruto kemudian menunduk sedih.
" hari sudah malam, sebaiknya kalian kembali ke konoha… " Ucap Naruto kemudian Ia merapal segel tangan.
" Tapiii… " Belum sempat Kakashi mengelak dia, Minato, dan Rin sudah menghilang dengan meninggalkan kilatan merah.
" Aku harus melacak Obito… " Ucap Naruto. Kemudian ia membuat sebuah lingkaran dan tengahnya terdapat ikat kepala Obito, Disekitar lingkaran itu terdapat banyak kanji – kanji yang sangat sulit untuk dimengerti maknanya.
" Semoga jutsu ini dapat bekerja, Hagoromo, Sensei… " Ucap Naruto seakan meminta izin kepada senseinya.
Naruto merapal sebuah segel tangan yang sangat rumit ditambah ia merapal segelnya dengan cepat
" Time – Space :: Sennin Teleport. "
Setelah mengucapkan itu naruto menghilang meninggalkan kilatan merah entah kemana…..
.
Disekitar Naruto hanya kegelapan yang ada.
Naruto sekarang berada disebuah ruang yang sangat gelap. Bahkan naruto sendiri kesulitan untuk mengetahui dimana dia.
" Ada yang datang… " Ucap seseorang.
Setelah ada yang mengucapkan itu tiba – tiba banyak obor yang menyala dengan tiba – tiba, dan sekarang naruto dapat melihat semua yang ada di depannya dengan jelas.
" Tempat macam apa ini? " Tanya Naruto entah kepada siapa. Tetapi muncul seseorang dengan badan berwarna hitam-putih dengan tumbuhan venus di badannya dari dalam tanah yang membuat naruto terkejut.
" Uzumaki Namikaze Senju Uchiha Naruto? " Ucap mahluk berwarna hitam-putih dengan tumbuhan venus di badannya a.k.a Zetsu.
" Kau… " Ucap naruto dengan terkejut.
Kemudian Naruto teringat dengan kata – kata jiji – nya dulu saat ia mendengar berita kematian keluarganya.
.
.
FLASH BACK ON
.
.
Di Ruang Hokage pada saat Nindaime Hkage menjabat, terdengar suara keributan
" Orang Tuamu… Yogito dan Rei… Nenekmu… Yuki…" Kata Tobirama dengan Nada sedih.
" Kenapa dengan Tou-san,Kaa-san,Baa-chan?" Tanya Naruto semakin penasaran.
" Telah meninggal 6 tahun yang lalu" ucap Tobirama dengan nada rendah di kata '' meninggal ''.
" APA….! " teriak Naruto ia Marah kepada Keluarganya yang bahkan tidak mengabarkan berita itu kepadanya.
" KENAPA KAU TIDAK MENGABARIKU… HAH?" Lanjut Naruto dengan Nada marah kepada Sang hokage.
" Karena Kaa-sanmu yang memintanya sebelum ia meninggal…" ucap Tobirama yang mulai menitihkan Air Matanya. Hening selama beberapa menit…
" Siapa yang melekukan ini semua…". Tanya Naruto dengan Dinginnya.
" seseorang yang memiliki warna tubuh yang berwarna hitam dan putih juga terdapat tumbuhan Venus yang seperti menyatu dengan tubuhnya" ucap Tobirama dengan mengusap air matanya.
.
.
FLASH BACK OFF
.
.
Naruto mengepalkan tangannya kuat - kuat dengan membayangkan pembunuh keluargannya sekarang tepat didepannya.
" Kau…. Yang telah membunuh keluargaku? " Ucap Naruto dengan dingin.
Dengan cepat terbentuk rasengan besar di kedua tangan Naruto. Sementara Zetsu hanya kaget karena naruto berniat untuk membunuhnya.
" Sudah cukup…. " Ucap Seseorang yang terdengar seperti suara seorang kakek.
Naruto menengok ke sumber suara, Dan ia melihat Seorang Kakek tua yang dengan dibantu sebuah tongkat ia berdiri.
" Uzumaki Namikaze Senju Uchiha Naruto? Hahaha…. Bagaimana kau bisa kemari? " Ucap Kakek tua dengan ramah, Kakek itu hampir semua rambutnya berwarna putih.
" Jangan menyapaku seperti itu! Aku akan membunuh mahluk ini… " Ucap Naruto dengan marahnya.
Naruto yang akan menghantamkan kedua rasengan besar itu kepada Zetsu entah kenapa kedua rasengan yang akan dihantamkan tiba – tiba saja menghilang.
" Jutsu Teleportasi… Kamui… " Ucap Naruto lirih.
Kemudian Naruto menengok tepat menghadap Kakek tua, Alangkah terkejutnya Naruto bahwa mata Kakek tua itu berputar menjadi mangekyou sharingan.
' Uchiha?...Dia seorang Uchiha? Kenapa aku tidak menyadarinya? Dan Mata itu… hanya dimiliki oleh… UCHIHA MADARA ' pikir Naruto dalam hati, walaupun ia terkejut ia masih bisa menyembunyikan ekspresinya.
" Bukankah kau kemari untuk mencari seorang bocah… " Ucap Kakek Tua yang disebut Naruto sebagai Uchiha Madara.
" Dimana dia? " Tanya Naruto kepada Madara.
Madara yang tua itu hanya tersenyum, Dan Ia memberikan sebuah sandi kepada Zetsu untuk memmbawa bocah yang dimaksud a.k.a Obito. Zetsu pun menghilang dengan masuk ke dalam tanah.
" Kau tahu Uzumaki Namikaze Senju Uchiha Naruto, Sebenarnya dulu, aku yang telah menyuruh Zetsu membunuhmu… " Ucap Madara dengan nada yang serius.
" LALU? KENAPA DIA MALAH MEMBUNUH KELUARGAKU…. " Teriak Naruto dengan nada marah.
" Zetsu hanya mematuhi perintah yang diberikan olehku… Dan Zetsu akan menghabisi semua musuh yang menghalangi misinya, jadi kau tidak bisa menyalahkan Zetsu untuk hal ini…. " Ucap Madara dengan tersenyum layaknya seorang teman dengan Naruto.
Naruto mengepalkan tangannya dengan keras yang mengakibatkan tangannya berdarah, Sementara Madara masih tersenyum seakan dia berbicara tanpa salah.
" Karena kau sudah berada disini….. Aku mengajakmu dalam sebuah misi untuk memperoleh PERDAMAIAN " Ucap Madara dengan kata penekanan ' PERDAMAIAN '.
" Membuat sebuah dunia yang damai, tanpa terjadi peperangan yang menyedihkan. Dengan membangkitkan dunia ini kita akan memerintah di dunia yang sangat kuimpikan ini… " Jelas Madara kepada Naruto.
" Misimu itu busuk, Aku tidak akan bergabung denganmu. Lagi pula kau hanya seorang KAKEK TUA, Kau tidak mungkin bisa mewujudkan Perdamaian bodohmu itu. " Tolak Naruto dengan keras sementara Madara masih tersenyum seakan sudah tahu Naruto akan menolak.
" Mungkin dengan tubuh tua – ku ini, Aku bukan tandingan untukmu Uzumaki Namikaze Senju Uchiha Naruto. Tapi suatu saat aku akan mencapai semua yang telah kuimpikan ini… " Ucap Madara kemudian ia tersenyum ketika sebuah ranjang tidur beserta dengan Obito muncul di depannya dan juga Naruto.
" Semua yang anda sampaikan sudah saya laksanakan, Madara – sama… " Ucap Zetsu dengan penuh hormat kepada Madara.
Naruto Nampak sangat syok ketika melihat yang terjadi pada Obito. Setengah badannya hancur dan dengan keadaan itu tidak mungkin seseorang dapat selamat…
" Obito? " Ucap Naruto dengan memandang sedih pada Obito yang ternyata masih bisa bernapas.
" Tenang, Dia akan baik – baik saja. " Ucap Madara dengan tenangnya.
" Apa yang telah kau lakukan pada Obito? " Tanya Naruto dengan nada marahnya, sementara Madara hanya menjawab dengan tersenyum.
" Aku hanya menanamkan Sel dari Kakekmu Hashirama. pada bocah ini… " Ucap Madara pada Naruto dengan tersenyum lagi.
" Kau tahu, zetsu terbentuk dari sel kakekmu hashirama dan mungkin sel ini juga mampu untuk menyelamatkannya, buktinya dia masih bisa hidup sampai sekarang… " Lanjut Madara yang membuat Naruto semakin bingung, Kenapa madara mau menolongnya.
" Kenapa? Kenapa kau melakukan ini? " Tanya Naruto pada Madara.
" Ini adalah sebuah hadiah untukmu, Naruto. Karena kau adalah cucuku " Lanjut Madara yang membuat Naruto terkaget – kaget hingga ia menatap madara seakan tidak percaya.
" Ya, benar. Ibumu adalah anakku yang telah ku titipkan pada Klan Namikaze. Dan mengenai itu mereka tidak tahu kalau aku mempunyai seorang putri. " Lanjut Madara menjelaskan tentang semua asal mulanya.
Naruto memandang pada Madara dengan pandangan seakan tidak percaya, Tetapi Ia tiba – tiba mengubah ekspresinya seperti orang yang sangat marah besar.
" BERDEBAH KAU MADARA! KAU INGIN MEMPERDAYAIKU DENGAN CARA SEPERTI ITU… DASAR BODOH, JIKA KAU MERUPAKAN KAKEKKU KENAPA KAU MEMERINTAHKAN ZETSU UNTUK MEMBUNUH ANAKMU SENDIRI… " Teriak Naruto pada Madara yang memasang muka datar.
" Asal kau tahu. Aku baru mengetahuinya ketika aku menguji selnya yang sangat persis dengan diriku. " Jawab Madara dengan santai.
" BRENGSEK KAU! AKU AKAN MEMBUNUHMU SEKARANG JUGA… " Ucap Naruto dengan membentuk sebuah rasengan ditangan kanannya.
Naruto memegang sebuah rasengan seukuran yang hampir sama dengan tubuh Madara. Ia berniatan untuk menghancurkan tubuhnya. Tinggal beberapa centi rasengan super itu menyentuh tubuh madara naruto menghilangkan rasengan itu dengan tiba – tiba.
" Aku akan membiarkanmu hidup untuk sekarang, Karena kau telah menyelamatkan Obito. Tetapi aku tidak akan mengganggapmu sebagai keluargaku jika kau melakukan sebuah kejahatan yang sangat fatal… UCHIHA MADARA… " Ucap Naruto dengan kata penekanan pada kata ' UCHIHA MADARA '.
Madara kembali tersenyum setelah naruto mengancamnya. Madara kemudian mendekat pada Naruto dan ia berusaha berbicara sedekat mungkin pada naruto.
" Dirimu hampir mirip sepetiku dulu… " Ucap Madara dengan tersenyum sadis pada Naruto yang membuat Naruto tidak dapat mengetahui ekspresi dari Madara.
" Jangan mencoba mengalihkan pembicaraan… " Ucap Naruto dengan nada tegas yang dengan yakinnya menyuruh Madara untuk diam.
" Jika aku bertemu denganmu lagi aku akan membunuhmu, Uchiha Madara… " Ucap Naruto kemudian ia merapal segel tangan dengan cepat.
Naruto menyentuh Obito tetapi beberapa detik sebelum Naruto menghilang madara membisikan sesuatu padanya.
" Kau adalah cucuku. Uzumaki Namikaze Senju Uchiha Naruto… " bisik Madara sebelum Naruto menghilang meninggalkan kilatan merah.
" Kenapa Anda membiarkan anak itu pergi dengan naruto? " Tanya Zetsu pada Madara yang dalam muka datarnya.
" Walaupun uchiha muda itu dapat menjadi alat untuk melakukan rencana kita tapi aku memiliki anak yang jauh lebih hebat dengan memanfaatkannya kita akan membuat dunia yang sangatku impikan… " Jelas madara kepada Zetsu sementara Zetsu hanya angguk – angguk mengerti.
.
.
Di Sebuah Hutan Belantara.
.
.
Naruto dan Obito muncul di sebuah Hutan yang cukup lebat.
" Kuharap mereka ada disini… " Ucap Naruto entah pada siapa.
Naruto melompati pohon demi pohon. Sepertinya ia mencari sesuatu, Pandangannya terasa sangat puas ketika ia menjumpai karavan dengan lambang pusaran air.
" Klan Uzumaki pasti bisa merawat Obito… " Ujar Naruto dengan percaya diri.
Naruto memasuki caravan setelah ia memasuki ada seorang Uzumaki yang bertanya pada Naruto.
" Naruto – sama? Apa anda ingin bertemu dengan Uzukage – sama? " Tanya Seorang Uzumaki pada Naruto, Naruto hanya mengangguk.
" Dan siapa anak ini? Kenapa ia terluka sangat parah, Naruto – sama? " Tanya lagi seorang Uzumaki itu.
" Dia…. Dia adalah muridku! Namanya Obito Uchiha… " Jawab Naruto asal menjawab.
" Baiklah mari kuantar… " Ucap Uzumaki itu mrnyuruh Naruto untuk mengikutinya bertemu dengan Uzukage.
Naruto yang sedang menggendong Obito pun merasakan keanehan pada tubuh Obito, yang sepertinya tubuh Obito sedang beregenerasi.
" Kenapa denganmu Obito? Eh…. Cepat sekali ia beregenerasi… " Ucap Naruto entah pada siapa tetapi ia melihat lengan obito yang hancur kembali tumbuh.
Akhirnya Naruto sampai dan ia menceritakan semuanya pada Uzukage dan meminta agar Obito tinggal di Karavan. Dengan senang hati Uzukage menerima tawaran Naruto dan Akhirnya Naruto pulang ke Konoha.
.
.
Di Konohagakure No Sato
.
.
Naruto muncul didepan rumahnya. Tak terasa hari sudah malam, Dan ia masuk ke dalam. Alangkah terkejutnya, ia melihat Minato dan Kakashi bersama dengan Rin tengah menunggunya.
" Naruto – Nii? " Panggil Minato pada Naruto dan dengan otomatis ia mendekat.
" Bagaimana dengan Obito? " Tanya Minato pada Naruto yang membuat naruto bingung untuk menjawab.
" Obito….. Aku tidak dapat menemukannya… " Ucap Naruto dengan nada sedih, sementara Rin menangis dan Kakashi hanya menunduk pasrah.
' Apakah tindakanku benar untuk menyembunyikan semuanya dari Minato dan kedua muridnya? ' Tanya Naruto pada dirinya sendiri.
" Tapi aku akan mengembalikan ini… " Ucap Naruto dengan memberikan ikat kepala konoha milik Obito pada Kakashi.
Kakashi menerimanya dengan bangga karena itu milik sahabatnya Obito Uchiha.
" Kuharap kalian jangan terlalu berlarut pada Kesedihan karena ini masih dalam tahap perang, Dan Minato kuharap kau tetap bersama dengan kedua muridmu apapun yang terjadi. " Ucap Naruto memberikan nasihat kepada semuanya.
" kau telah menjadi pahlawan mendahului kami, Aku akan membuktikan padamu Obito bahwa aku akan menjadi lebih hebat darimu… " Ucap Kakashi dengan bersemangat, Naruto, Minato, dan Rin hanya geleng – geleng seakan bertanya ' Apa ini seorang Kakashi Hatake.. '.
" Aku mengucapkan terimakasih Naruto – nii, Dan semoga Itachi lekas sembuh… Aku pamit dulu… " Ucap Minato dan Ia menghilang meninggalkan kilatan kuning disusul dengan Kakashi, Rin yang pergi menggunakan sunshin.
" UHUK…UHUK… " Batuk Naruto karena asap putih yang disebabkan Sunshin No Jutsu.
" GRAAAAA.. Dasar Kalian tidak diuntung, meninggalkan rumah orang menggunakan jutsu itu… " Marah Naruto entah pada siapa.
Tiba – tiba naruto teringat akan sesuatu.
" Itachi… " Ucap Naruto lirih dengan cepat ia memasuki kamar Itachi mencoba untuk melihat keadaannya.
" Naruto – Kun? " Panggil Mikoto yang melihat Naruto mondar – mandir mencari Itachi.
" Dimana? … Dimana? …. Dimana Itachi? " Tanya naruto dengan napas yang sangat tidak teratur.
" Jika Naruto – Kun ingin mencarinya carilah di halaman belakang… " Setelah mengucapkan itu Mikoto tertawa kecil.
Naruto segera berlari ke halaman belakang rumahnya dan sangat terkejut ketika Naruto melihat Itachi yang sedang bermain – main dengan peralatan ninjanya..
" Apa? Apa yang terjadi pada Itachi? " Tanya Naruto entah pada siapa.
" Kukira setelah kejadian itu ia lebih tertarik dengan senjata Ninja dari pada mainan untuk seumurannya… " Jawab Mikoto seakan percaya bahwa anaknya tidak akan terluka.
" Tapi masa kecilnya tidak akan ia rasakan jika seperti ini? "Tanya balik Naruto pada Mikoto.
" kukira ini akan menjadikannya seorang ninja hebat sepertimu. Naruto – Kun… " Ucap Mikoto dengan wajah merah padam…
" Kau sudah pandai merayu, Mikoto – Chan… " Ucap Naruto setelah itu dan iapun tersenyum dan tertawa bersama dengan Mikoto pada malam hari itu.
..
( Terjadi hal yang dilakukan oleh suami – istri tidak boleh diceritakan nanti Ratenya jadi M )
.
Pada Malam Hari Naruto terbangun karena ia bermimpi bahwa yang sangat aneh baginya yaitu asal muasal kelahiran Ibunya Rei Uchiha Namikaze.
.
FLASH BACK ON
.
.
" TOLOOONGGGG " Teriak seorang Ibu muda yang berambut kuning berteriak meminta tolong.
" Madara – Kun, TOLONG ! Aku sudah tidak kuat lagi!... " Teriak Ibu muda itu kepada Madara yang sekarang berada disamping Ibu muda.
" Baiklah. Aku membawamu ke rumah sakit yang ada di desa ini, Yuki – Chan… " Ucap Madara Uchiha pada Ibu muda itu yang nampaknya adalah istrinya yang bernama Yuki. Madara dengan cepat menggendong istrinya ala bridal style dan dengan cepat melakukan sunshin ke rumah sakit.
Madara yang sekarang dalam penyamarannya. Mencari pertolongan dengan membawa Istrinya untuk pergi ke sebuah rumah sakit.
' Apa di Uzushiogakure ini tidak ada ninja medis satupun? ' pikir Madara dengan kesal karena dirinya tidak menemui seorang pun ninja medis.
Ia pun bertemu dengan seorang ninja medis yang akan membawa istrinya ke ruangan persalinan.
" Gomen, Ninja – san anda harus menunggu di luar… " Ucap Ninja medis itu pada Madara yang sedang menyamar dan madara menyanggupi omongan ninja medis itu.
Madara tengah menunggu di depan pintu persalinan. Madara tersenyum senang ketika mendengar tangisan dari seorang bayi dari dalam ruangan tsb, Madara dengan cepat memasuki ruangan itu. Ia tersenyum lebar ketika melihat istrinya tengah memeluk seorang bayi perempuan yang sangat mirip dengannya.
" Itu anak kita? " Tanya Madara dengan menatap tidak percaya pada Yuki.
" Ya, Madara – Kun.. " Jawab Istri Madara dengan pasti.
Kemudian Semua suasana bahagia menghilang ketika melihat ada seorang yang tengah mematai gerak – geriknya. Madara dengan tenang membisikan pada Yuki Namikaze.
" Pulanglah ke Konoha… Jangan beritahu identitas asli anak kita… Kita sedang diawasi oleh Hunter – Nin Konoha… " bisik Madara pada Istrinya dan istrinya pun meninggalkan ruang persalinan dengan memaksakan dirinya untuk berjalan.
" Di luar Gerbang Uzushiogakure, akan ada sebuah caravan yang akan menuju ke konoha untuk berdagang. Sebaiknya ikutlah dengan mereka, Aku tahu cakramu tidak akan bisa digunakan untuk melakukan teknik Hirasin…. " Perintah Madara pada istrinya sementara Istrinya hanya menggangguk setuju mengetahu keselamatan anaknya yang dipertaruhkan…
Madara pun memadang sedih ketika melihat anak dan istrinya pergi meninggalkannya. Namun tiba – tiba ada dua orang yang muncul didepan madara menggunakan sunshin.
" Anda kami tangkap, Madara Uchiha… " Ucap seeorang yang menggunakan topeng elang a.k.a Hunter – Nin.
" Sungguh mengejutkan kau berhasil selamat dari Shodaime Hokage… " Ucap seorang lagi yang menggunakan topeng macan.
Madara hanya tersenyum setelah itu ia menghilang meninggalkan kepulan asap diiringi dengan kedua hunter – Nin itu juga menghilang. Mereka muncul di sebuah hutan yang sangat lebat.
" Jika aku mati disini… Aku akan hidup dalam jiwa putriku… " Jawab Madara dengan nada yang sangat tenang.
" Henge No Jutsu " Ucap Madara melepaskan hengenya.
Kedua Hunter – Nin hanya tersenyum senang ketika melihat wujud yang Madara yang sebenarnya, Hampir semua tubuh Madara dipenuhi luka.
" Lebih baik kau tetap memakai hengemu itu… Aku jadi merasa iba denganmu Madara – sama… " Ucap Kedua Hunter – Nin itu berbarengan dengan membuka kedua topeng mereka.
" Uchiha…. Bahkan Klanku sendiri memburuku seperti seekor hewan, Kalian kuibaratkan adalah seorang manusia kanibal. Memakan daging dari saudara kalian… " Ucap Madara dengan nada mendecih tidak suka ketika kedua Hunter – Nin itu mengaktifkan kedua sharingan tiga – tomoenya.
" Kau bilang Putri… Salah satu bunshinku tengah mengejar orang yang tadi kau temui… " Ucap Salah satu Hunter – Nin yang tadi memakai topeng macan.
" Kepalamu pasti sangat tinggi di pasar gelap Madara – sama, dengan keadaanmu yang seperti ini aku dapat menghabisimu hanya dengan sebuah bunshin. " Ejek Hunter – Nin yang tadi memakai topeng elang dengan tersenyum sadis.
" Apa kalian berniat membunuh Putriku? " Geram Madara ketika mendengar yang dibicarakan kedua Hunter – Nin.
" Dan sekarang aku telah menerima sebuah Memori bahwa seorang anak dan ibunya yang berambut kuning sudah bunshinku bunuh… " Ucap Hunter – Nin yang memakai topeng macan.
" GYYYAAAHHH…. AKAN KUBUNUH KALIAN SEMUA….! " Teriak Madara dengan kerasnya..
Madara Akhirnya bertarung dengan kedua Hunter – Nin Konoha yang ternyata adalah seorang Uchiha. Dan Kenyataan lain menyatakan bahwa yang dibunuh oleh Hunter – Nin Itu bukanlah istri dan anak madara melainkan orang lain.
Setelah membunuh kedua Hunter – Nin dia berjanji untuk menhancurkan semua dunia shinobi.
.
.
FLASH BACK OFF.
.
.
Setelah bermimpi Naruto langsung berdiri dari tempat tidurnya.
" Madara Uchiha? Benarkah dia adalah… Semua ini menjadi masuk akal Hagoromo - Sensei " Ucap Naruto dengan bingnung ketika mendapat sebuah ingatan kelahiran ibunya.
" Tapi Hagoromo – Sensei pernah berkata bahwa telah diramalkan yang akan menjadi penghancur dunia shinobi juga merupakan orang yang berdarah Uchiha, sedangkan penyelamat Dunia Shinobi ini, adalah diriku, Minato, dan anak kami berdua. " Lanjut Naruto dengan mengingat perkataan Senseinya.
" Atau mungkin Uchiha Madara yang dimaksud oleh Hagoromo – Sensei? " Tanya Naruto pada dirinya sendiri.
" Dia adalah Missing – Nin pertama di dunia, Walaupun nama harumnya dalam perang Klan. Tetapi dia tetaplah seorang penjahat, yang akan membunuh siapa saja yang menghalangi jalannya walaupun keluargannya sendiri. " Ucap Naruto dengan pose berfikir.
" hm… Aku harus berhati – hati.. " Ucap Naruto dengan mengangguk – angguk.
Naruto pun kembali dan melanjutkan tidurnya setelah ia berfikir mengenai mimpinya tadi…
.
.
TIME SKIP 1 BULAN KEMUDIAN….
.
.
Minato menikah dengan Kushina.. Itulah yang terjadi satu bulan yang lalu.
Di Komplek Klan Uchiha, Halaman Belakang Rumah Naruto Uchiha.
" Lempar kunainya sekarang…! " Teriak Naruto kepada seorang bocah yang masih 3 tahun a.k.a. Itachi yang sedang dilatih oleh Tou – sannya.
" TRRRAAAPPP "
Lemparan kunai itachi tepat mengarah disebuah titik merah di batang pohon. Naruto tersenyum senang karena anaknya dapat menguasai kunai dalam umur 3 tahun, tetapi naruto sedikit sedih karena masa kecil itachi ia gunakan untuk berlatih.
" Bagus, Itachi – Kun… Kau sudah hebat sekarang… " Ucap Naruto dengan mengacak – acak rambut Itachi kecil itu.
" Jadi aku bisa mengalahkan Tou – san? " Tanya Itachi dengan polosnya, Dengan tersenyum Naruto menjawab.
" Ya, mungkin kau akan melampaui Tou – Sanmu ini…. " Ucap Naruto setelah mendengar itu Itachi kembali melanjutkan latihannya dengan melempar kunainya lagi yang hampir semuanya tepat sasaran.
.
" Naruto – Kun? " Panggil seseorang dari dalam rumah.
" Semua pasukan konoha bersiap untuk melanjutkan perang… Kau harus segera berkumpul di depan gerbang… " Ucap Mikoto pada Naruto dan dengan cepat naruto menghilang meninggalkan kilatan merah.
" WAAAHHH " Ucap Itachi kagum melihat Tou – sannya yang menghilang dalam sekejap.
Beberapa menit kemudian Naruto muncul didepan Itachi dan Mikoto. Naruto berpakaian seperti Jounin biasa menggunakan Rompi Jouninnya dan tanpa dilapisi jubah bercorak api hitam miliknya.
" MIkoto – chan aku pamit dulu… " Ucap Naruto dengan member kecupan di kening Mikoto.
" Dan Itachi jadilah anak yang kuat… Jagalah Kaa – sanmu dan adikmu dengan baik.." Lanjut Naruto memberikan pesan pada Itachi agar terus berlatih dan berlatih.
Setelah mengucapkan itu Naruto langsung menghilang meninggalkan kilatan merah.
" Kenapa Tou – san menghilang? " Tanya Itachi kecil yang masih lugu.
" Hmm… Dia akan melawan penjahat… " Ucap Mikoto bingung harus menjawab apa pada seorang anak kecil seperti Itachi.
.
Itachi pun melanjutkan latihannya dengan sangat keras.
" Itachi? " Tanya seseorang yang belum Itachi kenal.
" Paman ini siapa? " Tanya Itachi kecil dengan nada polosnya.
" Hahaha… Kau ini anak yang pandai. Dan mengenaiku, kau boleh memanggilku Paman..Uchiha Fugaku " Ucap dirinya yang mengaku bernama Fugaku Uchiha.
" Apa paman ingin bertemu dengan Tou – san? " Tanya Itachi yang masih polosnya, sementara Fugaku hanya tersenyum.
" Hmm, tidak. Paman ingin berbicara denganmu… " Ucap Fugaku yang membuat Itachi kebingungan.
" Memang ada apa, Paman? " Tanya Itachi pada Fugaku tetapi sekarang suaranya sangat serius.
' Cara berbicaranya seperti orang dewasa? Hm.. anak ini akan sulit dapatku manfaatkan untuk membunuh, Tou - sannya itu.. ' pikir Fugaku dengan tersenyum yang tentunya menambah curiga pada Itachi.
" hm.. Apa kau tahu kenapa Tou – sanmu jarang meatihmu? " Tanya Fugaku pada Itachi yang membaut Itachi bingung.
" Entah, mungkin seperti yang dikatakan Kaa – san kalau Tou – san sering melawan penjahat. " Jawab Itachi dengan tenang.
" Memang ada apa, paman menanyakan itu? " Tanya Itachi Fugaku.
" Hm.. Sebaiknya kau ikut denganku.. Karena Tou – sanmu berniat membunuhmu dan juga Kaa – sanmu.. " Ucap Fugaku dengan mengancam Itachi, sementara Itachi tetap tenang.
" tidak mungkin, Tou – san itu orang yang baik. " jawab Itachi dengan tenang yang sudah mengetahui jalan pikiran Fugaku.
" Tou – san itu sangat sayang terhadapku dan Kaa - san, jadi jangan membodohiku seperti itu! " Ucap Itachi yang terdengar mengancam tetapi juga terdengar lucu.
' Sialan, Seberapa jenius kah anak ini? ' Tanya Fugaku dalam hati.
" Aku akan memanggil Tou – san… " Ucap Itachi kemudian ia menggoyang – goyangkan kunai yang ditinggalkan Naruto untuk melindunginya.
" Tunggu, nak. Kau akan menyesal.. " Ucap Fugaku pada Itachi tetapi tidak didengar olehnya.
Itachi menggoyang – goyangkan sebuah kunai hiraisin yang ditinggalkan Naruto.
" Uchiha Fugaku? " Ucap Naruto yang tiba – tiba muncul di belakang Fugaku.
" Tou – san dia ingin mengajakku pergi? " Adu Itachi dengan lugunya, sementara Naruto hanya tersenyum senang.
" Kenapa Tou – san tersenyum. Dia bilang Tou – san ingin membunuhku dengan Kaa – san.. " Lanjut Itachi yang tidak paham dengan ekspresi Naruto.
" Apa yang kau lakukan? Kau ingin memperalat Anakku untuk melawanku? " Tanya Naruto pada Fugaku dengan menatap dan nada yang dingin.
" Itu adalah janjiku. Aku tidak tinggal diam dengan apa yang telah kau lakukan kepadaku! " Jawab Fugaku tak kalah dinginnya dengan Naruto.
" Tatap Mataku Uchiha Fugaku… Tsukyunomi…" Ucap Naruto yang langsung mengubah matanya sebelah kirinya menjadi Ultimate Rinnegan.
" Hyaaa…. " Ucap Fugaku berteriak kesakitan sekeras – kerasnya.
Fugaku tergeletak di depan Naruto. Bebberapa detik kemudian Fugaku berdiri kembali dan menatap ke Naruto dengan mengaktifkan Mangekyou Sharingan.
" Kaget? Aku sudah bisa menguasai Mangekyou Sharingan milikku… " Ucap Fugaku dengan santainya.
.
.
.
.
To Be Continued
.
.
.
.
Huh… CHAP 11 END..
Terdapat yang diluar rencana saya:
1) Obito disini masih hidup.
2) Rin juga masih hidup.
3). Alur ceritanya acak – acakan ( menurut saya… )
Hahaha… Tetapi jalan ceritanya akan sangat berbeda dengan Komik Naruto yang akhirnya sudah tamat ( Chapter 700 ). Tinggal nunggu season duanya yang kira – kira bulan Februari tahun depan.
Baru – baru ini sulit di akses di Internet jadi maaf telat UPDATE. Beberapa hari lagi CHAP 12 akan UPDATE karena sudah saya selesaikan. Untung saya pake Anonymox buat masuk
Hmm… Gimana? Sebenarnya hari – hari yang lalu saya bingung melanjutkan ceritanya atau tidak. Masalahnya bener – bener sibu. Pulang sekolah jam 4, abis itu tidur bangun jam 6, dan malamnya fokus buat ngerjain tugas.
Tolong disimak percakapan ini :
" Tapi Hagoromo – Sensei pernah berkata bahwa telah diramalkan yang akan menjadi penghancur dunia shinobi juga merupakan orang yang berdarah Uchiha, sedangkan penyelamat Dunia Shinobi ini, adalah diriku, Minato, dan anak kami berdua. " Lanjut Naruto dengan mengingat perkataan Senseinya.
Itulah bocoran untuk CHAP ini. ( Gak perlu dijelaskan.. )
Disini murid Naruto adalah Obito jadi akan saya sambung – sambungkan seperti jalan ceritanya. Dan CHAP 12 akan ada pertarungan dengan Fugaku Uchiha yang ternyata….. ( Jangan diterusin ntar gk penasaran lagi CHAP 12 ) hahaha… Jadi penasaran?
.
.
Tunggu CHAP DEPAN….
.
.
Terimakasih buat para READERS sekalian yang telah memberikan KRITIK, DAN SARANnya. Dan untuk waktunya untuk membaca FIC YANG GAJE. Dan Tunggu chapter depan. Klik FAVORITE bagi yang suka dengan FIC ini, Klik FOLLOWS buat yang ingin tahu perkembangan FIC ini dari Chapter ke Chapter, Dan Jangan Lupa REVIEWS nya. KRITIK DAN SARAN YANG MEMBANGUN akan sangat bermanfaat untuk saya.
.
ARIGATOU GOZAIMASU
.
R
.
E
.
V
.
I
.
E
.
W
.
S
.
