Thanks ya buat reviewnya yang menambah:). btw, ini emang sengaja aku nyesekin wkwk.
-
Desclaimer : BoBoiBoy Milik Monsta
Cast : BoBoiBoy, Fang etc.
Genre : Drama&Romance
Warning: Gaje,Typo,EYD ancur dll.
Happy reading
***
BoBoiBoy memasuki rumahnya lebih tepatnya rumah kakeknya.
"BoBoiBoy, kenapa kau basah-basahan? kenapa tidak berteduh dulu" Ucap Ochobot, robot kuning yang ia temukan di dekat Gang pak senin koboy(?) dan BoBoiBoy juga yang memperbaikinya karena saat menemukannya, Ochobot dalam keadaan rusak.
"Tidak sempat Ocho, Aku ingin mandi dulu sebelum flu akan menyerangku" Sahut BoBoiBoy sambil memasuki kamarnya.
"Ochobot, Sebaiknya kamu membuatkan BoBoiBoy coklat hangat" Ujar kakek aba, kakek BoBoiBoy.
"Oke bos!" Ochobot segera pergi kedapur untuk membuatkan BoBoiBoy coklat hangat.
Setelah BoBoiBoy mandi, ia menggunakan Baju lengan panjang dan celana panjang agar ia merasa hangat. Ia duduk di atas ranjangnya sambil melamun.
"Fang, aku harus mencairkan es di hatimu dengan apa? Bahkan saat aku di dekatmu pun kamu kelihatan risih. Apa aku harus menjauhimu?" Gumam BoBoiBoy. Tak lama kemudian, Ochobot masuk kedalam kamar BoBoiBoy.
"Hei BoBoiBoy, ini aku buatkan Coklat hangat. Minumlah!" Ucap Ochobot. BoBoiBoy menegak setengah coklat panasnya.
"Terima kasih,Ocho!" Ucap BoBoiBoy. Ochobot tersenyum walau tak nampak di wajahnya.
***
Fang merasa gelisah di rumah, ia memikirkan gadis itu, apa gadis itu baik-baik saja? atau sakit? karena tadi ia berhujan-hujanan. Ah, harusnya ia tadi mengizinkan BoBoiBoy masuk kedalam rumahnya untuk berteduh. Ia memegang ponselnya, menatap Gambar BoBoiBoy yang ia ambil diam-diam saat BoBoiBoy tengah tertawa bersama yaya.
"Semoga kau tidak sakit BoBoiBoy" Gumam Fang dengan wajah resah. Ia akhirnya memilih tidur untuk mengistirahatkan pikirannya sejenak.
***
Keesokan harinya, BoBoiBoy berangkat lebih pagi. Saat di jalan dekat rumah fang, BoBoiBoy melihat rumah fang berharap Fang akan keluar dan menyapanya, namun kemudian ia menggeleng. Tak mungkin fang akan menyapanya, itu hanya mimpimu BoBoiBoy.
"huft" BoBoiBoy menghela nafas.
"Apa rumahku sebagus itu hingga kau memandangnya pun tidak berkedip?" Desis seseorang membuat jantung BoBoiBoy Berdegup kencang. Suara itu, suara pria idamannya, Siapa? ya tentu fanglah *Plakk.
Fang menghela nafas dan berusaha agar sikapnya tidak muncul. Ia mendekati BoBoiBoy dan meletakkan telapak tangannya di kening BoBoiBoy.
"Hangat, kau tidak sakit kan?"Tanya Fang khawatir. BoBoiBoy terkejut, lidahnya terasa kelu. Apa fang minum obat lupa diri? *emangAda*/digampar.
"Ayo kesekolah" Ucap fang lalu menggenggam tangan mungil BoBoiBoy, BoBoiBoy menunduk berharap ini bukan mimpi.
"Kau tidak bermimpi, bodoh!" Ucap fang dengan nada sinis. BoBoiBoy terkejut bagaimana fang bisa tau pikirannya. Mereka berjalan berdua menuju sekolah, fang sama sekali tidak melepaskan genggamannya.
Sesampainya di sekolah, sekolah masih sepi. Fang mengantarkan BoBoiBoy sampai di depan kelas. Ia mengacak lembut kepala BoBoiBoy lalu tersenyum lembut membuat BoBoiBoy tertegun.
"Belajar yang benar. Aku ke kelas dulu" Ujar Fang lalu berlalu.
BoBoiBoy masih terpaku di tempat, Lima menit kemudian BoBoiBoy mengembangkan senyum senangnya.
"KYAAAAAA, AKU SENANG! I LOVE YOU FANG" Teriak BoBoiBoy histeris. Teriakan BoBoiBoy masih dapat di dengar Fang membuat fang tersenyum kecil.
" Dasar gadis bodoh! I love you too" Gumamnya.
***
Yaya dan gopal terheran-heran melihat BoBoiBoy yang sedari tadi tersenyum terus.
"Hei BoBoiBoy, kau sehat kan?" Tanya Gopal membuat yaya memicingkan matanya.
"Ah, iya gak papa kok hehe" sahut BoBoiBoy cengengesan. Yaya hanya tersenyum melihat sahabatnya tertawa bebas bukan karena terpaksa.
"Eh, nanti kerja tugas di kedai kakekmu saja ya BoBoiBoy" Ucap gopal.
"Kau mau mengutang lagi ya" Tuduh BoBoiBoy membuat gopal nyengir kuda.
"Kau ni gopal, nggak baik menghutang"Omel yaya pada sahabat barunya itu.
"Iyelah, nanti aku bayar"Sahut Gopal. BoBoiBoy memilih membiarkan kedua sahabatnya mengobrol. Ia sendiri mencoret-coret buku halaman paling belakang dengan tulisan "FANG" sesekali bergumam tak jelas.
"Aku rasa aku tau penyebab sahabatku ini gila" Desis Yaya memutar bola matanya bosan. Gopal memandang yaya penuh tanya. Ia ingin bertanya namun takut gadis itu akan melototinya .
***
Bel istirahat tiba,BoBoiBoy langsung berlari menuju kelas fang. Kebetulan saat ia sampai di depan kelas fang, Ying dan Fang keluar kelas.
"Eh BoBoiBoy, kenapa kau ada di sini?" Tanya ying tersenyum. BoBoiBoy membalas senyum ying.
"Aku ingin bertemu dengan fang" Sahutnya senang. Namun sedetik kemudian fang menggenggam tangan ying lalu berlalu dari hadapan BoBoiboy membuat BoBoiBoy terkejut melihat perubahan fang yang hanya dalam sekejap saja.
"Kau gila fang, BoBoiBoy pasti sakit hati!" Pekik ying saat mereka sampai di kantin. Fang memutar bola matanya malas.
"Biarlah" Sahutnya singkat. Fang meruntuk dalam hati, sikap ini lagi. Untuk kesekian kalinya datang kembali. Padahal tadi ia berhasil mendekati BoBoiBoy dan membuatnya tersenyum tapi kini ia membuat gadis terluka lagi.
-
TBC
terbangg sekejap lalu terjatuh(?) sakit betul :v
Ada yang ingin menampar fang?
Fang: Hoy apehal kau ni author?!
Author: huaaaaa ada fangg Kaboorrrr! *Lari
Fang: Awas kau. Harimau bayang. seraaangggg!
BoBoiBoy: Dah nasib terime jelah
Yaya: Oke akhir kata. review pleaseee *PuppyEyes*
tuh yaya minta review. kabulin dong wkwkwk.
Oke babaiii. jangan lupa tinggalkan review !
